Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Tutup Tanwir IMM di Malang, Kapolri Ajak Dukung Program Pemerintah
Papuanewsonline.com, Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan sekaligus menutup acara Tanwir ke-XXXIII IMM di UMM Dome, Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat, 31 Oktober 2025. Dalam kesempatan ini, Sigit mengajak seluruh peserta untuk berkontribusi dalam rangka mendukung program Pemerintah Indonesia. "Seluruh mahasiswa dan generasi muda bangsa untuk turut berkontribusi dalam mendukung seluruh kebijakan pemerintah," kata Sigit mengawali sambutannya. Menurut Sigit, kegiatan ini merupakan bentuk dan wujud nyata dari terciptanya semangat kolaborasi antara pemuda, mahasiswa, Pemerintah dan seluruh stakeholder. "Untuk terus saling mendukung saling bekerjasama, gotong royong untuk mendorong program pembangunan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi wujudkan Indonesia leboh baik dan tentunya dibutuhkan kerja sama seluruh pihak dan elemen bangsa," tutur Sigit. Sigit menjelaskan, Polri dan elemen mahasiswa memiliki peran strategis dalam mewujudkan kemandirian bangsa, mewujudkan SDM unggul dan kompetitif serta pemberdayaan sektor UMKM. "Mahasiswa harus turut berkontribusi dalam menjaga keamanan dalam menghadapi tantangan bangsa, seperti perkembangan teknologi, maraknya judi daring, dan peredaran narkoba guna mewujudkan stabilitas kamtibmas," ujar Sigit. Menurut Sigit, Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Karenanya, para mahasiswa harus mempersiapkan diri menjadi sumber daya yang unggul. "Teruslah menjadi SDM unggul, SDM yang betul-betul siap menjadi aktor-aktor yang akan menjadi pemain utama di Indonesia Emas 2045," ujar Sigit.Oleh karena itu, Sigit menyebut, pentingnya sinergisitas antara Polri, mahasiswa dan seluruh elemen bangsa demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. "Pentingnya sinergisitas antara Polri, mahasiswa dan seluruh elemen bangsa untuk membangun negeri mewujudkan visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045," tutup Sigit. PNO-12
01 Nov 2025, 08:05 WIT
Pimpin Apel Ojol di Jatim, Kapolri Komitmen Bermitra Jaga Kamtibmas Kondusif
Papuanewsonline.com, Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojek Online (Ojol) Kamtibmas yang diikuti sebanyak 4.425 orang di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Jumat, 31 Oktober 2025. Hal ini komitmen bersama antara Polri dan para driver daring untuk menjaga situasi tetap kondusif. "Alhamdulillah baru saja kita melaksanakan kegiatan apel ojol kamtibmas dengan tema Jogo Jatim bersama ojol dan teman Polda Jatim. Tentunya saya berterima kasih khususnya kepada komunitas ojol yang hari ini telah melaksanakan apel sekaligus juga menyampaikan deklarasi ojol kamtibmas," kata Sigit. Kegiatan ini, dijelaskan Sigit merupakan bentuk kemitraan atau sinergisitas antara Polri dan seluruh komunitas ojol. Tentunya, juga bersama dengan Pemda, TNI dan stakeholder lainnya. Sigit juga menyinggung pentingnya peran ojol terkait dengan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Pasalnya, mereka menjadi penghubung antara pelaku usah dengan konsumen. "Ojol menjadi penghubung antara pelaku ekonomi, pelaku UMKM dengan masyarakat atau konsumen, dan ini tentunya sangat mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Sigit. Di sisi lain, kata Sigit, ojol juga berada di jalanan setiap hari sehingga mampu melihat banyak hal. Di antaranya apabila terjadi kecelakaan bahkan aksi kriminalitas yang merugikan masyarakat. Oleh karenanya, Sigit berharap, para ojol jangan ragu untuk melaporkan hal-hal yang terjadi itu kepada Kepolisian. Dengan begitu, nantinya aparat bakal bergerak cepat merespons aduan tersebut. "Kami Polri tentunya ingin bermitra dan berkontribusi dan saya harapkan teman-teman ojol juga bisa ikut berkontribusi bersama sama menjaga dan menginformasikan apabila ada permasalahan-permasalahan yang tentunya harus direspons cepat oleh Polri," ucap Sigit. Lebih dalam, Sigit memaparkan bahwa, Polri juga telah membangun beberapa gerai yang bisa dimanfaatkan oleh para driver. Misalnya, ada tempat yang bisa dimanfaatkak ojol sebagai bengkel bahkan adapula tempat yang bisa dipakai sebagai tempat istirahat apabila kelelahan saat bekerja. "Saya harapkan ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran khususnya di Jatim untuk terus dikembangkan kemitraan ini. Sehingga kemudian dan kita bisa sama-sama menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Karena kita tahu bahwa agar pertumbuhan ekonomi berjalan agar seluruh masyarakat bisa menjalankan usaha dengan baik tentunya dibutuhkan kondisi kamtibmas yang kondusif. Dan tentujya sinergitas dan kemitraan ini akan terus kita kembangkan," tutup Sigit. PNO-12
01 Nov 2025, 07:49 WIT
Kapolda Maluku Terima Kunjungan Tim Supervisi Korsabhara Baharkam Polri
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menerima kunjungan Tim Supervisi Korsabhara Baharkam Polri yang dipimpin Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Dr. Putu Putera Sadana, S.I.K., M.Hum., M.M. Pertemuan yang dilangsungkan di Ruang Kerja Kapolda Maluku pada Rabu (29/10), ini dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan fungsi Sabhara di jajaran Polda Maluku, khususnya pada Direktorat Samapta dan Direktorat Pamobvit.Dalam pertemuan itu turut hadir Direktur Samapta dan Direktur Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polda Maluku.Kedatangan Tim Supervisi Baharkam Polri bertujuan untuk melaksanakan evaluasi, asistensi, dan penguatan fungsi Sabhara sebagai garda terdepan dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).Fokus supervisi diarahkan pada pelaksanaan tugas-tugas operasional Dit Samapta dan Dit Pamobvit Polda Maluku, termasuk efektivitas pelayanan publik, kesiapsiagaan personel, serta peningkatan kualitas pengamanan obyek vital nasional di wilayah hukum Polda Maluku.Kapolda Maluku dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Ketua Tim Supervisi beserta rombongan, sekaligus menegaskan Polda Maluku mendukung penuh kegiatan supervisi dan siap memberikan data maupun informasi yang diperlukan oleh tim Korsabhara Baharkam Polri.“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Supervisi Baharkam Polri yang telah hadir di Polda Maluku. Kegiatan ini sangat penting dalam rangka memastikan bahwa pelaksanaan fungsi Sabhara di jajaran kami berjalan optimal, profesional, dan sesuai dengan kebijakan Mabes Polri,” ujar Kapolda.Pada kesempatan itu, Kapolda Maluku juga berbagi pengalaman dan strategi yang telah diterapkan jajaran Polda Maluku dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.Ia menegaskan, pendekatan humanis dan persuasif (soft approach) menjadi filosofi utama dalam setiap langkah operasional kepolisian di Maluku, mengingat karakteristik masyarakat Maluku yang plural dan memiliki nilai-nilai solidaritas tinggi.“Pendekatan soft menjadi garda utama kami dalam melayani masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, sinergi antar instansi, dan pelayanan yang berlandaskan empati, kepercayaan publik terhadap Polri dapat terus meningkat,” tutur Kapolda.Sementara itu, Brigjen Pol Dr. Putu Putera Sadana selaku Ketua Tim Supervisi menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan keterbukaan jajaran Polda Maluku dalam mendukung kegiatan supervisi. Brigjen Sadana menilai kondisi lapangan dan komitmen pimpinan Polda Maluku dalam pembinaan personel serta peningkatan pelayanan publik menunjukkan kemajuan yang signifikan.“Kami melihat adanya semangat perubahan dan inovasi di jajaran Polda Maluku, khususnya dalam fungsi Sabhara dan Pamobvit. Hal ini tentu menjadi contoh positif bagi jajaran lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme anggota,” ujar Brigjen Pol Putu Sadana.Kegiatan supervisi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Tim Supervisi Korsabhara Baharkam Polri juga melakukan dialog langsung dengan jajaran Dit Samapta dan Dit Pamobvit untuk menampung berbagai masukan dan kendala operasional di lapangan.Dari hasil interaksi tersebut, disepakati perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi sarana prasarana, serta penguatan fungsi pencegahan dan kehadiran polisi di tengah masyarakat.Kapolda Maluku menegaskan bahwa hasil supervisi ini akan dijadikan dasar dalam perbaikan sistem kerja, pengawasan internal, serta penguatan manajemen pelayanan kepolisian agar sejalan dengan semangat Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang digagas oleh Kapolri.“Kami siap menindaklanjuti hasil supervisi ini sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan profesionalisme personel Polda Maluku,” tutup Kapolda.Silaturahmi dan supervisi yang dilakukan diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara Baharkam Polri dan Polda Maluku dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang unggul, responsif, dan berorientasi pada masyarakat. PNO-12
01 Nov 2025, 07:41 WIT
Silaturahmi Dengan Kabinda Maluku, Kapolda: Perkuat Sinergitas Kamtibmas dan Polemik Daerah
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, melaksanakan kunjungan silaturahmi di kantor Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Maluku, Rabu (29/10/2025).Kedatangan Kapolda yang didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H bersama sejumlah PJU Polda Maluku disambut hangat oleh Kepala Binda Maluku, Marsekal Pertama TNI Paskhas Drs. R. Harys Soeryo Mahendra, M.M, beserta jajaran.Pertemuan yang dihelat merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi strategis antar lembaga intelijen dan aparat penegak hukum dalam mendukung stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah Provinsi Maluku.Kabinda Maluku Marsma TNI R. Harys Soeryo Mahendra menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas kunjungan Kapolda Maluku beserta jajaran. Ia menyebut, kehadiran Kapolda merupakan kehormatan sekaligus momentum penting untuk mempererat kerja sama antarinstansi.“Ini merupakan kebanggaan bagi kami menerima kunjungan silaturahmi Bapak Kapolda Maluku bersama jajaran. Kehadiran Bapak memberikan semangat dan dorongan moril bagi kami di Binda Maluku. Harapan kami, hubungan baik antara Binda dan Polda Maluku yang telah terjalin selama ini dapat terus berlanjut dan semakin kokoh,” ungkapnya.Kabinda juga menjelaskan pihaknya merupakan lembaga yang terdiri dari personel gabungan lintas instansi baik TNI, Polri, maupun ASN yang bekerja dalam satu kesatuan misi intelijen negara. Sejumlah isu strategis dan dinamika keamanan yang menjadi perhatian, termasuk potensi kerawanan sosial serta fenomena yang memerlukan penanganan bersama secara sinergis, juga dipaparkan Kabinda Maluku.Sementara itu, Kapolda Maluku Prof. Dr. Dadang Hartanto menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin baik selama ini antara Polda Maluku dan Binda Maluku.Kapolda menegaskan hubungan kolaboratif antara kedua lembaga intelijen dan penegak hukum merupakan pondasi penting dalam menjaga kestabilan wilayah dan penegakan hukum yang berkeadilan.“Terima kasih kepada Bapak Kabinda dan seluruh jajaran atas sambutan hangat yang diberikan. Silaturahmi ini merupakan wujud sinergitas yang terus kami bangun bersama Binda Maluku dalam pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi (3K) antara seluruh unsur keamanan dan pemerintahan daerah dalam menghadapi berbagai dinamika sosial yang terjadi di Maluku.Menurutnya, situasi kamtibmas di Maluku sejauh ini relatif aman dan kondusif, namun tetap membutuhkan kewaspadaan dan kerja sama lintas sektor untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.“Kita tidak boleh terlena dengan kondisi yang terlihat aman. Dinamika sosial itu cepat berubah, dan tindak pidana berbasis kekerasan masih menjadi tantangan utama di wilayah ini. Untuk itu, kolaborasi dan sinergitas antara Polda dan Binda harus terus diperkuat,” tegasnya.Kapolda juga menyoroti pentingnya menghapus budaya kekerasan di Maluku dengan pendekatan edukatif, humanis, serta penguatan kesadaran hukum masyarakat.Ia mengaku komunikasi efektif antar lembaga intelijen menjadi faktor kunci dalam mengantisipasi berbagai potensi konflik dan masalah sosial yang dapat berkembang menjadi polemik lebih luas.Pertemuan silaturahmi tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama antara Polda Maluku dan Binda Maluku dalam mewujudkan Maluku yang aman, damai, dan tertib. Kedua lembaga sepakat untuk memperkuat pertukaran informasi strategis, mempererat koordinasi operasional, dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman kamtibmas di wilayah kepulauan Maluku.“Maluku harus tarus biking bae. Basudara tarus biking bae. Binda dan Polda Maluku tarus biking bae,” ucap Kapolda menutup pertemuan dengan penuh semangat kekeluargaan. PNO-12
01 Nov 2025, 07:31 WIT
Polda Maluku Meraih Prestasi Gemilang Pada Perayaan HUT Humas Polri ke-74
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku kembali mengukir prestasi pada perayaan HUT Humas Polri ke-74, Dalam penilaian SPIT (Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu) dan Lomba Kreatif Polri 2025, Polda Maluku berhasil meraih Juara 1 Zona C kategori SPIT dan Juara 3 Zona C kategori Keaktifan Video Polri.Penghargaan ini menjadi bukti nyata konsistensi Polda Maluku dalam menghadirkan konten yang informatif, inspiratif, dan membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.Lomba yang digelar oleh Divisi Humas Polri sejak 1 hingga 25 Oktober 2025 tersebut diikuti oleh seluruh satuan kewilayahan se-Indonesia. Penilaian mencakup aspek kreativitas, keaktifan, dan efektivitas penyebaran pesan positif Polri di media sosial.Pada puncak acara HUT Humas Polri ke-74 yang dilaksanakan di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, pada Kamis, (30/10/ 2025.Penghargaan diterima langsung oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., mewakili jajaran Polda Maluku.Kombes Pol Rositah Umasugi menyampaikan bahwa prestasi ini adalah hasil kerja kolektif seluruh personel yang berkomitmen menghadirkan komunikasi publik yang efektif dan humanis.“Kami terus berupaya membangun citra positif Polri melalui penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Rositah.“Media sosial bukan sekadar ruang informasi, tetapi sarana edukasi dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat.”Melalui lomba ini, Divisi Humas Polri menegaskan pentingnya komunikasi publik yang terbuka dan partisipatif. Polri tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengajak masyarakat menjadi bagian dalam menyebarkan pesan-pesan positif dan nilai-nilai kebangsaan di dunia digital. PNO-12
01 Nov 2025, 07:18 WIT
Polri Berbenah: Wakapolri Tinjau Peningkatan Pelayanan SPKT di Denpasar
Papuanewsonline.com, Denpasar - Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan pembenahan menyeluruh dalam pelayanan publik, menjawab tuntutan masyarakat akan kinerja kepolisian yang cepat, adil, dan transparan. Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meninjau langsung implementasi Pamapta dan peningkatan pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polresta Denpasar, Polda Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri yang menjadi tonggak penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.Sesuai dengan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., seluruh pelayanan kepolisian di SPKT baik di tingkat Polsek, Polres, hingga Polda di seluruh Indonesia harus direvitalisasi secara menyeluruh. Revitalisasi ini dilakukan dengan mengaktifkan kembali peran Pamapta sebagai sistem komando terintegrasi yang mampu merespons laporan masyarakat secara cepat, mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), serta menindaklanjuti laporan kejahatan dan gangguan kamtibmas secara tepat dan terukur. Langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun sistem pelayanan publik Polri yang modern, responsif, dan akuntabel. Melalui revitalisasi tersebut, setiap laporan masyarakat akan langsung terhubung ke jaringan pengawasan terpadu dari Mabes hingga kewilayahan, memastikan respon cepat dan penanganan yang transparan di seluruh Indonesia.Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Polri, antara lain Irjen Pol. Umar Effendi, S.I.K., M.Si. selaku Kasatgas Penjamin Mutu Akselerasi Transformasi Polri dan Dosen Kepolisian Utama PTIK Lemdiklat Polri; Irjen Pol. Iman Prijantoro, S.H. selaku Analis Kebijakan Utama Bidang Manajemen Operasional Itwasum Polri; Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Kapolda Bali; serta jajaran pejabat utama Polda dan Polresta Denpasar. Kehadiran para pejabat tinggi ini menunjukkan keseriusan Polri dalam memastikan bahwa transformasi pelayanan publik berjalan nyata hingga ke tingkat terdepan.Wakapolri menegaskan bahwa peningkatan pelayanan publik merupakan prioritas utama Polri dalam mewujudkan lembaga kepolisian yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat. Dalam arahannya, ia menyoroti pentingnya penguatan fungsi SPKT dan Pamapta. “Pamapta harus berani dan tegas memimpin serta mengarahkan piket fungsi, karena Pamapta adalah Kapolres di luar jam dinas,” ujarnya. Ia juga menekankan perlunya penyesuaian pola patroli berdasarkan tingkat kerawanan wilayah agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Sebagai langkah konkret, Polri akan meluncurkan pilot project penerapan Pamapta pada pelaksanaan Apel Kasatwil mendatang sebagai model nasional dalam meningkatkan efektivitas pengawasan dan respon cepat di lapangan.Dalam tinjauannya, Wakapolri juga memberikan perhatian terhadap peningkatan fasilitas di SPKT agar masyarakat merasa nyaman saat melapor. Polri tengah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, antara lain ruang bermain anak, ruang laktasi bagi ibu menyusui, serta ruang KASPKT yang dilengkapi perlengkapan operasional seperti rompi, senjata listrik, body vest, jas hujan, dan Quick Response Set Sabhara. Semua ini dirancang untuk menciptakan pelayanan yang ramah, humanis, dan inklusif bagi seluruh masyarakat yang datang ke kantor polisi.Dari sisi teknologi, Polri terus mengembangkan sistem digitalisasi pelayanan publik. Sistem pelaporan akan dilengkapi fitur identifikasi pelapor berupa foto, nama, dan lokasi yang dapat dipantau langsung oleh petugas on duty. Operator di SPKT juga dapat mengarahkan kamera, melakukan video tour di titik rawan, dan memantau situasi lalu lintas secara real-time melalui video drone. Sistem ini akan segera diintegrasikan dengan aplikasi Mabes Polri guna membentuk data tunggal tanpa duplikasi, mempercepat proses analisis, serta memastikan setiap laporan dapat direspons dengan akurat.Wakapolri menegaskan bahwa seluruh inovasi dan sistem pelayanan digital ini tidak boleh berhenti pada tataran formalitas. “Semua aplikasi dan perangkat yang dibangun harus benar-benar digunakan untuk melayani masyarakat, bukan sekadar menjadi simbol modernisasi. Polri harus hadir dengan bukti kerja, bukan hanya janji,” tegasnya. Ia juga mendorong penggunaan body camera sebagai alat pengawasan dan bukti otentik dalam setiap kegiatan kepolisian di lapangan.Langkah-langkah tersebut menjadi jawaban konkret Polri terhadap berbagai kritik dan isu negatif yang berkembang di masyarakat mengenai pelayanan kepolisian yang dinilai belum maksimal. Melalui transformasi digital, penguatan peran Pamapta, dan revitalisasi SPKT secara nasional, Polri menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berkeadilan.“Polri harus berubah dan terus berbenah. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan terbaik, dan Polri harus hadir dengan wajah humanis, profesional, dan mampu memberikan rasa aman,” ujar Wakapolri menutup arahannya.Dengan implementasi terukur dan komitmen berkelanjutan dari seluruh jajaran, Polri optimistis ke depan pelayanan SPKT di seluruh Indonesia akan menjadi simbol nyata dari transformasi Polri menuju institusi yang modern, transparan, dan dipercaya rakyat. PNO-12
31 Okt 2025, 15:04 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Respons Cepat Aksi Percobaan Penembakan oleh OTK di Yahukimo
Papuanewsonline.com, Yahukimo - Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Polres Yahukimo dan Brimob Kompi 3 Batalyon D bergerak cepat menindaklanjuti laporan percobaan penembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Kompleks Ruko Blok C, Jalur 1, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (28/10/2025) malam.Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.20 WIT, ketika dua karyawan konter HP, yakni Firman (30) dan Fikri (20), tengah bekerja di dalam Basta Cell. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras seperti lemparan batu mengenai pintu besi konter. Saat korban keluar untuk memeriksa, situasi tampak normal, namun sesaat setelah kembali masuk, pelaku yang tidak dikenal muncul di pojok ruangan sambil membawa senjata laras panjang.Pelaku sempat mengokang senjata berulang kali dan mengarahkan larasnya ke arah dalam konter. Melihat hal itu, korban Firman langsung tiarap untuk berlindung, sementara Fikri yang sedang memperbaiki ponsel baru menyadari bahaya ketika terdengar letusan senjata. Pelaku kemudian melarikan diri ke arah belakang kompleks ruko.Mendengar suara tembakan, seorang saksi berinisial W, yang berada sekitar 20 meter dari lokasi melihat seseorang berlari ke arah belakang Ruko Blok C. Tak lama berselang, masyarakat sekitar melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel gabungan Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dan Brimob Kompi 3 segera menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan penyisiran di area sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).Aparat juga turun melakukan patroli keliling Kota Dekai guna memastikan situasi kembali aman dan kondusif.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tindakan cepat personel di lapangan merupakan bukti kesigapan Polri dalam menjaga keamanan masyarakat Papua.“Kami tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba mengganggu ketertiban dan rasa aman masyarakat. Satgas akan terus meningkatkan patroli serta memperkuat kehadiran aparat di titik-titik rawan,” tegas Brigjen Pol. Faizal.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.“Kami mengimbau warga agar segera melapor kepada aparat keamanan apabila melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo,” ujarnya.Satgas Operasi Damai Cartenz mengecam keras tindakan pihak-pihak yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua. Aksi-aksi kekerasan tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga menghambat pembangunan dan kedamaian yang sedang diupayakan bersama.Polri mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan sepenuhnya penegakan hukum kepada aparat keamanan. Dengan sinergi antara aparat dan warga, Papua yang aman dan damai akan terus terjaga. PNO-12
31 Okt 2025, 14:54 WIT
Presiden Prabowo Apresiasi Upaya Polri Cegah Peredaran Narkoba di RI
Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi sebesar-besarnya keberhasilan Polri mengungkap kasus narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Kata Prabowo, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun."Pemusnahan barang bukti narkoba hasil bekerjanya Polri selama satu tahun Oktober 2024-Oktober 2025 yang berhasil mereka sita, rebut, adalah 214,84 ton, yang nilai uangnya Rp 29,37 triliun," kata Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).Prabowo mengatakan penyitaan narkoba berkat kinerja Polri ini telah menyelamatkan dua kali jumlah penduduk bangsa Indonesia. Ada 629 juta jiwa yang bisa diselamatkan."Dan bila tidak berhasil mereka cegah atau mereka sita, mereka tangkap, itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia, berarti lebih dari dua kali bangsa Indonesia, hampir dua kali," ujar Prabowo.Karena itulah, Prabowo pun menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas penangkapan dan penyitaan terkait narkoba ini. Prabowo menyampaikan penghargaan kepada anggota kepolisian di mana pun yang tengah bertugas."Saya dalam hal ini menyampaikan penghargaan saya sebesar besarnya kepada seluruh anggota kepolisian negara Indonesia di mana pun sedang bertugas,"ujar Prabowo.214,84 Ton Narkoba DimusnahkanPolri memusnahkan barang bukti narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Jika dikonversi ke rupiah, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun."Total nilai konversi setara dengan Rp 29,37 triliun dan menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10).Kapolri mengatakan pemusnahan barang bukti narkoba ini dalam rangka mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam memberantas narkoba di Indonesia. Dia mengatakan pemusnahan narkoba ini menjadi wujud dukungan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto."Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari Misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada Program Pemerintah, yaitu 'pencegahan dan pemberantasan narkoba'," kata Kapolri.Dalam kurun waktu setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Polri telah mengungkap 49.306 kasus narkoba yang melibatkan 65.572 tersangka. Polri juga menyita berbagai jenis narkoba dengan berat total 214,84 ton.Total barang bukti narkoba yang sudah dimusnahkan seberat 212,7 ton. Sisa barang bukti yang akan dimusnahkan oleh Presiden Prabowo sebanyak 2,1 ton.Barang bukti narkoba seberat total 214,84 ton yang dimusnahkan terdiri atas 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau Gorilla, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kg ketamin, 34,5 kg kokain, 6,8 kg heroin, 5,5 kg tetrahidrokanabinol (THC), 18 liter etomidate, 132,9 kg hashish, 1,4 juta butir Happy Five, dan 39,7 kg Happy Water.Pembinaan Penyalahgunaan NarkobaPolri akan terus mencegah dan memberantas peredaran narkoba yang berdampak buruk pada masyarakat, terutama generasi muda usia 15-24 tahun. Selain penindakan, Polri juga memberantas narkoba dengan pencegahan hingga penanganan korban penyalahgunaan narkoba."Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia, dan 118 di antaranya telah berhasil ditransformasi menjadi kampung bebas dari narkoba," katanya.Jenderal Sigit juga melaporkan saat ini terdapat 615 lembaga rehabilitasi di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 393 rehabilitasi medis dan 222 rehabilitasi sosial. PNO-12
31 Okt 2025, 14:49 WIT
Dr. Devie Rahmawati: Setiap Anggota Polri Adalah Humas yang Menjaga Kepercayaan Publik
Papuanewsonline.com, Jakarta – Di tengah derasnya arus informasi dan banjir konten digital, peran Humas Polri menjadi semakin strategis sebagai garda depan dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Devie Rahmawati, Associate Professor Universitas Indonesia, dalam Dialog Kebangsaan Divhumas Polri T.A. 2025 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-74 Humas Polri, bertempat di STIK-PTIK Lemdiklat Polri Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025).Dr. Devie menegaskan bahwa dunia komunikasi kini memasuki era Experience Economy dan Attention Economy. Dalam era ini, perhatian publik menjadi aset paling berharga, dan keberhasilan sebuah institusi tidak lagi hanya diukur dari apa yang disampaikan, tetapi dari bagaimana pesan itu dihadirkan dan dirasakan oleh masyarakat.“Tantangan terbesar Humas Polri saat ini bukan sekadar bagaimana menarik perhatian publik, tetapi bagaimana mempertahankannya agar pesan institusi tidak tenggelam di tengah kebisingan digital,” ujar Dr. Devie. “Setiap anggota Polri sejatinya adalah humas. Polisi bukan berdiri untuk masyarakat, tetapi adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.”Menurut Dr. Devie, komunikasi publik Polri perlu dibangun di atas empat elemen utama: hiburan (entertainment), pendidikan (educational), estetika (aesthetic), dan keaslian (authentic). Ia menekankan, hiburan dalam konteks komunikasi bukan berarti sekadar menyenangkan, melainkan menenangkan dan menuntun pada kebenaran. Estetika mencerminkan profesionalisme dan kenyamanan pelayanan, sedangkan keaslian menunjukkan ketulusan serta karakter sejati institusi Polri.Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa fenomena “lost in the scroll” yang diungkap Forbes menjadi tantangan nyata bagi lembaga seperti Humas Polri. Di tengah derasnya arus konten media sosial, perhatian publik sangat mudah teralihkan. Karena itu, komunikasi Polri perlu disajikan secara menarik, ringkas, dan relevan agar pesan penting tidak hilang di tengah kebisingan digital.“Pesan apa pun, termasuk dari Polri, jika tidak disampaikan dengan cara yang sesuai dengan pola konsumsi digital masyarakat, akan mudah terlewatkan,” jelasnya. “Judul yang kuat, kalimat pembuka yang menarik, serta visual yang bermakna menjadi kunci agar pesan Polri dapat diterima dengan baik.”Dr. Devie juga menegaskan bahwa membangun citra positif Polri tidak dapat dilakukan hanya melalui strategi komunikasi formal, tetapi melalui praktik komunikasi yang hidup dalam keseharian anggota di lapangan. Masyarakat menilai kinerja Polri bukan hanya dari keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga dari cara setiap anggota berbicara, bersikap, dan berinteraksi.“Komunikasi bukan pekerjaan tambahan, tetapi bagian dari tugas inti Polri,” tegasnya. “Kepercayaan publik tidak dimulai dari seragam, pangkat, atau jabatan melainkan dari tutur kata dan empati dalam berinteraksi.”Sebagai penutup, Dr. Devie mengingatkan bahwa di era digital, komunikasi bukan lagi tentang siapa yang paling sering berbicara, melainkan siapa yang paling tulus dan autentik dalam menyampaikan pesan.“Dunia tidak kekurangan informasi, melainkan kekurangan makna,” ujarnya. “Setiap pesan Humas Polri harus membawa nilai, kejujuran, dan empati. Karena pada akhirnya, Polri tidak hanya bekerja untuk masyarakat Polri adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.” PNO-12
31 Okt 2025, 14:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru