logo-website
Rabu, 29 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Satgas Ops Damai Cartenz Respons Cepat Aksi Percobaan Penembakan oleh OTK di Yahukimo Papuanewsonline.com, Yahukimo - Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Polres Yahukimo dan Brimob Kompi 3 Batalyon D bergerak cepat menindaklanjuti laporan percobaan penembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Kompleks Ruko Blok C, Jalur 1, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (28/10/2025) malam.Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.20 WIT, ketika dua karyawan konter HP, yakni Firman (30) dan Fikri (20), tengah bekerja di dalam Basta Cell. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras seperti lemparan batu mengenai pintu besi konter. Saat korban keluar untuk memeriksa, situasi tampak normal, namun sesaat setelah kembali masuk, pelaku yang tidak dikenal muncul di pojok ruangan sambil membawa senjata laras panjang.Pelaku sempat mengokang senjata berulang kali dan mengarahkan larasnya ke arah dalam konter. Melihat hal itu, korban Firman langsung tiarap untuk berlindung, sementara Fikri yang sedang memperbaiki ponsel baru menyadari bahaya ketika terdengar letusan senjata. Pelaku kemudian melarikan diri ke arah belakang kompleks ruko.Mendengar suara tembakan, seorang saksi berinisial W, yang berada sekitar 20 meter dari lokasi melihat seseorang berlari ke arah belakang Ruko Blok C. Tak lama berselang, masyarakat sekitar melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel gabungan Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dan Brimob Kompi 3 segera menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan penyisiran di area sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).Aparat juga turun melakukan patroli keliling Kota Dekai guna memastikan situasi kembali aman dan kondusif.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tindakan cepat personel di lapangan merupakan bukti kesigapan Polri dalam menjaga keamanan masyarakat Papua.“Kami tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba mengganggu ketertiban dan rasa aman masyarakat. Satgas akan terus meningkatkan patroli serta memperkuat kehadiran aparat di titik-titik rawan,” tegas Brigjen Pol. Faizal.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.“Kami mengimbau warga agar segera melapor kepada aparat keamanan apabila melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo,” ujarnya.Satgas Operasi Damai Cartenz mengecam keras tindakan pihak-pihak yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua. Aksi-aksi kekerasan tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga menghambat pembangunan dan kedamaian yang sedang diupayakan bersama.Polri mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan sepenuhnya penegakan hukum kepada aparat keamanan. Dengan sinergi antara aparat dan warga, Papua yang aman dan damai akan terus terjaga. PNO-12 31 Okt 2025, 14:54 WIT
Presiden Prabowo Apresiasi Upaya Polri Cegah Peredaran Narkoba di RI Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi sebesar-besarnya keberhasilan Polri mengungkap kasus narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Kata Prabowo, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun."Pemusnahan barang bukti narkoba hasil bekerjanya Polri selama satu tahun Oktober 2024-Oktober 2025 yang berhasil mereka sita, rebut, adalah 214,84 ton, yang nilai uangnya Rp 29,37 triliun," kata Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).Prabowo mengatakan penyitaan narkoba berkat kinerja Polri ini telah menyelamatkan dua kali jumlah penduduk bangsa Indonesia. Ada 629 juta jiwa yang bisa diselamatkan."Dan bila tidak berhasil mereka cegah atau mereka sita, mereka tangkap, itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia, berarti lebih dari dua kali bangsa Indonesia, hampir dua kali," ujar Prabowo.Karena itulah, Prabowo pun menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas penangkapan dan penyitaan terkait narkoba ini. Prabowo menyampaikan penghargaan kepada anggota kepolisian di mana pun yang tengah bertugas."Saya dalam hal ini menyampaikan penghargaan saya sebesar besarnya kepada seluruh anggota kepolisian negara Indonesia di mana pun sedang bertugas,"ujar Prabowo.214,84 Ton Narkoba DimusnahkanPolri memusnahkan barang bukti narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Jika dikonversi ke rupiah, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun."Total nilai konversi setara dengan Rp 29,37 triliun dan menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10).Kapolri mengatakan pemusnahan barang bukti narkoba ini dalam rangka mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam memberantas narkoba di Indonesia. Dia mengatakan pemusnahan narkoba ini menjadi wujud dukungan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto."Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari Misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada Program Pemerintah, yaitu 'pencegahan dan pemberantasan narkoba'," kata Kapolri.Dalam kurun waktu setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Polri telah mengungkap 49.306 kasus narkoba yang melibatkan 65.572 tersangka. Polri juga menyita berbagai jenis narkoba dengan berat total 214,84 ton.Total barang bukti narkoba yang sudah dimusnahkan seberat 212,7 ton. Sisa barang bukti yang akan dimusnahkan oleh Presiden Prabowo sebanyak 2,1 ton.Barang bukti narkoba seberat total 214,84 ton yang dimusnahkan terdiri atas 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau Gorilla, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kg ketamin, 34,5 kg kokain, 6,8 kg heroin, 5,5 kg tetrahidrokanabinol (THC), 18 liter etomidate, 132,9 kg hashish, 1,4 juta butir Happy Five, dan 39,7 kg Happy Water.Pembinaan Penyalahgunaan NarkobaPolri akan terus mencegah dan memberantas peredaran narkoba yang berdampak buruk pada masyarakat, terutama generasi muda usia 15-24 tahun. Selain penindakan, Polri juga memberantas narkoba dengan pencegahan hingga penanganan korban penyalahgunaan narkoba."Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia, dan 118 di antaranya telah berhasil ditransformasi menjadi kampung bebas dari narkoba," katanya.Jenderal Sigit juga melaporkan saat ini terdapat 615 lembaga rehabilitasi di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 393 rehabilitasi medis dan 222 rehabilitasi sosial. PNO-12 31 Okt 2025, 14:49 WIT
Dr. Devie Rahmawati: Setiap Anggota Polri Adalah Humas yang Menjaga Kepercayaan Publik Papuanewsonline.com, Jakarta – Di tengah derasnya arus informasi dan banjir konten digital, peran Humas Polri menjadi semakin strategis sebagai garda depan dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Devie Rahmawati, Associate Professor Universitas Indonesia, dalam Dialog Kebangsaan Divhumas Polri T.A. 2025 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-74 Humas Polri, bertempat di STIK-PTIK Lemdiklat Polri Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025).Dr. Devie menegaskan bahwa dunia komunikasi kini memasuki era Experience Economy dan Attention Economy. Dalam era ini, perhatian publik menjadi aset paling berharga, dan keberhasilan sebuah institusi tidak lagi hanya diukur dari apa yang disampaikan, tetapi dari bagaimana pesan itu dihadirkan dan dirasakan oleh masyarakat.“Tantangan terbesar Humas Polri saat ini bukan sekadar bagaimana menarik perhatian publik, tetapi bagaimana mempertahankannya agar pesan institusi tidak tenggelam di tengah kebisingan digital,” ujar Dr. Devie. “Setiap anggota Polri sejatinya adalah humas. Polisi bukan berdiri untuk masyarakat, tetapi adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.”Menurut Dr. Devie, komunikasi publik Polri perlu dibangun di atas empat elemen utama: hiburan (entertainment), pendidikan (educational), estetika (aesthetic), dan keaslian (authentic). Ia menekankan, hiburan dalam konteks komunikasi bukan berarti sekadar menyenangkan, melainkan menenangkan dan menuntun pada kebenaran. Estetika mencerminkan profesionalisme dan kenyamanan pelayanan, sedangkan keaslian menunjukkan ketulusan serta karakter sejati institusi Polri.Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa fenomena “lost in the scroll” yang diungkap Forbes menjadi tantangan nyata bagi lembaga seperti Humas Polri. Di tengah derasnya arus konten media sosial, perhatian publik sangat mudah teralihkan. Karena itu, komunikasi Polri perlu disajikan secara menarik, ringkas, dan relevan agar pesan penting tidak hilang di tengah kebisingan digital.“Pesan apa pun, termasuk dari Polri, jika tidak disampaikan dengan cara yang sesuai dengan pola konsumsi digital masyarakat, akan mudah terlewatkan,” jelasnya. “Judul yang kuat, kalimat pembuka yang menarik, serta visual yang bermakna menjadi kunci agar pesan Polri dapat diterima dengan baik.”Dr. Devie juga menegaskan bahwa membangun citra positif Polri tidak dapat dilakukan hanya melalui strategi komunikasi formal, tetapi melalui praktik komunikasi yang hidup dalam keseharian anggota di lapangan. Masyarakat menilai kinerja Polri bukan hanya dari keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga dari cara setiap anggota berbicara, bersikap, dan berinteraksi.“Komunikasi bukan pekerjaan tambahan, tetapi bagian dari tugas inti Polri,” tegasnya. “Kepercayaan publik tidak dimulai dari seragam, pangkat, atau jabatan melainkan dari tutur kata dan empati dalam berinteraksi.”Sebagai penutup, Dr. Devie mengingatkan bahwa di era digital, komunikasi bukan lagi tentang siapa yang paling sering berbicara, melainkan siapa yang paling tulus dan autentik dalam menyampaikan pesan.“Dunia tidak kekurangan informasi, melainkan kekurangan makna,” ujarnya. “Setiap pesan Humas Polri harus membawa nilai, kejujuran, dan empati. Karena pada akhirnya, Polri tidak hanya bekerja untuk masyarakat Polri adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.” PNO-12 31 Okt 2025, 14:42 WIT
Kapolri Jalin Silaturahmi ke Ponpes An-Nur Malang Papuanewsonline.com, Malang - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur II Al-Murtadlo Bululawang Malang, Jawa Timur (Jatim), Kamis, 30 Oktober 2025. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergisitas antara Umara dan Ulama. "Jadi kalau Umara dan Ulama bersama-sama, tentu kita pastikan negara Indonesia ini akan menjadi maju dan sejahtera," kata Sigit mengawali sambutannya. Silaturahmi ini sendiri, kata Sigit juga sekaligus dalam rangka momen memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2025, lalu. Lebih dalam, Sigit menekankan, dengan semakin menguatnya sinergisitas antara Umara dan Ulama tentunya hal tersebut menjadi kunci untuk menghadapi segala bentuk tantangan zaman yang ada. "Bergotong-royong untuk bisa menyelesaikan apa yang menjadi tujuan besar mewujudkan tujuan nasional, mewujudkan Indonesia yang makmur, sejahtera dan mencapai cita-cita bersama menuju Indonesia yang kita harapkan Indonesia Emas 2045," ujar Sigit. Sigit menegaskan, modal utama untuk mencapai hal tersebut adalah menjaga dan merawat bingkai nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. "Dan kita bersama mungkin ini yang harus selalu kita ingatkan, harus selalu kita jaga bahwa persatuan dan kesatuan tentunya menjadi modal yang penting," ucap Sigit. Menurut Sigit, persatuan dan kesatuan adalah kunci untuk menghadapi ancaman yang datang dari dalam maupun luar negeri. Di sisi lain, Sigit berharap dengan terjalinnya silaturahmi, para Ulama dan tokoh agama dapat memberikan masukan maupun doa kepada Polri maupun seluruh anggotannya agar dapat dilancarkan dalam melaksanakan tugasnya dimanapun. "Tentunya harapan kami dengan silaturahmi-silaturahmi dengan pertemuan-pertemuan yang ada ini tentunya kita bisa saling mengisi. Bisa saling mengingatkan dan kami juga tentunya butuh untuk diberikan masukan, nasihat. Sehingga kami semua jajaran institusi Polri terus bisa melaksanakan tugas pokok kami dengansebaik-baiknya," tutup Sigit. PNO-12 31 Okt 2025, 14:33 WIT
Polda Maluku Laksanakan Pembinaan Rohani & Sosialisasi Anti Kekerasan di SMA Negeri 2 Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melalui Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Sosialisasi Anti Kekerasan bagi siswa-siswi SMA Negeri 2 Ambon, Rabu (29/10/2025).Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membentuk karakter pelajar yang berakhlak, toleran, dan menjauhi budaya kekerasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.Acara yang berlangsung di Aula SMA Negeri 2 Ambon ini dihadiri oleh Kepala Sekolah Ferdinan Philips Soumokil, S.Pi., M.Pd, Pamong Budaya Ahli Muda Kementerian Agama Provinsi Maluku Pdt. Carl H. Thenu, S.Si., M.Si, Penyuluh Agama Kristen Provinsi Maluku Lesly Taribuka, S.Th, serta Aipda Ronald Rafles Pakey, S.Sos., M.Th selaku Ps. Kanit 3 Sijagatah Dittahti Polda Maluku.Kegiatan diikuti dengan antusias oleh para siswa dari berbagai latar belakang agama. Dalam suasana penuh keakraban, mereka diajak memahami bahaya kekerasan, dampak buruk tawuran, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.Dalam materinya, Aipda Ronald Rafles Pakey menegaskan bahwa perilaku kekerasan seperti tawuran dan bullying bukanlah bentuk keberanian, melainkan cerminan lemahnya kontrol diri. Ia mengajak para siswa menjadi pelopor perdamaian dan saling menghargai sesama.“Budaya kekerasan tidak menunjukkan kehebatan, justru merusak masa depan. Mari bersama-sama hentikan bullying, hentikan tawuran. Gunakan energi muda kita untuk hal-hal yang positif dan membangun,” tegasnya.Ia juga mengingatkan agar pelajar bijak menggunakan media sosial. Dunia maya, kata Aipda Ronald, bisa menjadi ruang yang bermanfaat bila digunakan untuk menyebarkan inspirasi dan kebaikan, bukan kebencian atau provokasi.Kegiatan ini juga diisi dengan pembinaan rohani lintas agama oleh para tokoh pendidikan dan keagamaan. Melalui pendekatan spiritual dan moral, para narasumber menanamkan nilai-nilai kasih, toleransi, dan tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda.Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Ambon, Ferdinan Philips Soumokil, mengapresiasi langkah Polda Maluku yang turun langsung ke sekolah.“Kami berterima kasih atas kepedulian Polda Maluku yang hadir memberikan edukasi moral dan spiritual kepada siswa kami. Anak-anak perlu bimbingan agar tidak mudah terbawa arus kekerasan yang kini marak di lingkungan remaja,” ujarnya.Langkah Polda Maluku dalam melakukan pendekatan pembinaan rohani dan moral di kalangan pelajar merupakan strategi humanis yang patut diapresiasi. Di tengah meningkatnya kasus kekerasan remaja dan maraknya cyberbullying, kehadiran Polri di ruang-ruang pendidikan menunjukkan komitmen untuk menanamkan nilai damai sejak dini.Gerakan “Stop Bullying, Stop Tawuran” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan nyata untuk membangun generasi muda Maluku yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak.Sinergi antara Polri, tokoh agama, dan lembaga pendidikan menjadi kunci penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. PNO-12 31 Okt 2025, 14:16 WIT
Kapolri Hadiri Pembukaan Munas ICF ISSI: Komitmen Majukan Olahraga Sepeda Nasional Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Indonesia Cycling Federation di The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Oktober 2025. Sigit sendiri diketahui merupakan Ketua Umum PB ISSI periode 2021-2025. Kegiatan tersebut momentum pemilihan pimpinan baru periode 2025-2029. "Tapi yang jelas kami diberikan kesempatan untuk membacakan visi misi sekaligus juga tentunya raihan-raihan yang telah kita raih, khususnya di masa kepengurusan saya selaku Ketua ISSI. Raihan prestasi baik di ajang asian games, sea games maupun olimpiade," kata Sigit. Sigit memaparkan, sepanjang kepemimpinannya di tahun 2021 hingga 2025, PB ISSI meraih 70 medalo emas, 76 perak, dan 48 perunggu. Prestasi gemilang itu diraih dari berbagai event cabang olahraga sepeda. Sigit menegaskan terus berkomitmen untuk memajukan olahraga sepeda Indonesia. Pihaknya juga terus melakukan pengembangan terkait dengan cabang olahraga tersebut. "Tentunya selain melaksanakan event olahraga kita juga berusaha untuk terus mengembangkan baik itu trek yang bisa digunakan untuk berlatih, bertanding sekaligus juga mungkin memperkenalkan pariwisata di wilayah tersebut. Dan Alhamdulillah partisipasi kejuaraan nasional di tingkat provinsi pun terus meningkat yang awalnya 11 kemudian kemarin menjadi 23 provinsi," papar Sigit. Tentunya ISSI ke depan mendapatkan tugas dan amanat yang tentunya ini di satu sisi menjadi tugas yang berat. Namun di sisi lain ini adalah tugas yang tentunya menjadi kehormatan apalagi untuk membawa nama bangsa melalui atlet sepeda untuk bisa membawa Sang Merah Putih di tingkat tertinggi di kejuaraan-kejuaraan internasional yang ada," tambah Sigit sekaligus mengakhiri. PNO-12 31 Okt 2025, 13:42 WIT
Bapperida Papua Mantapkan Arah Pembangunan Daerah Berkelanjutan Melalui Rapat Strategis Papuanewsonline.com, Jayapura — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Provinsi Papua menggelar rapat strategis pembangunan daerah yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua dan Pelaksana Harian (Plh) Sekda Papua, Kamis (30/10/2025). Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda Kantor Gubernur Papua, Jayapura, itu menjadi momentum penting dalam menyusun arah pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis data untuk lima tahun ke depan. Dalam pertemuan tersebut, Bapperida Papua membahas dua agenda strategis yang menjadi pondasi utama arah pembangunan Provinsi Papua, yakni tindak lanjut usulan perubahan kawasan hutan yang berkelanjutan, serta persiapan proses perencanaan partisipatif dan konsultasi publik dalam penyusunan Rancangan Awal RPJMD Provinsi Papua Tahun 2025–2029. Kepala Bapperida Provinsi Papua, Jimmy Thesia, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan proses perencanaan pembangunan dilakukan secara transparan, kolaboratif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa perencanaan pembangunan daerah ini tidak hanya berbasis data dan bukti, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua,” ujar Jimmy Thesia dalam rapat tersebut. Jimmy menambahkan bahwa penyusunan RPJMD 2025–2029 harus melibatkan semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga masyarakat adat, agar arah pembangunan ke depan dapat mencerminkan kebutuhan nyata rakyat Papua. Salah satu poin penting dalam rapat strategis tersebut adalah pembahasan mengenai tindak lanjut usulan perubahan kawasan hutan di Provinsi Papua. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan pelestarian lingkungan hidup. Menurut Jimmy, pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan harus memperhatikan hak-hak masyarakat adat, keberlanjutan ekosistem, serta potensi ekonomi hijau yang bisa dikembangkan secara bertanggung jawab. “Perubahan kawasan hutan tidak boleh hanya dipandang dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dari perspektif sosial dan lingkungan. Kita ingin pembangunan berjalan tanpa mengorbankan alam dan kehidupan masyarakat adat yang bergantung padanya,” jelasnya. Rapat ini juga menjadi tahap awal penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Papua 2025–2029, yang akan menjadi peta jalan pembangunan lima tahun ke depan. Pemerintah menekankan pentingnya perencanaan partisipatif dan berbasis bukti agar program pembangunan dapat terukur, relevan, dan tepat sasaran. Wakil Gubernur Papua dalam arahannya menegaskan bahwa RPJMD kali ini harus menjadi instrumen nyata untuk memperkuat reformasi birokrasi, memperluas akses layanan dasar, serta mempercepat pembangunan wilayah tertinggal dan pedalaman. “Kita ingin RPJMD ini menjadi dokumen yang hidup, bukan hanya formalitas. Semua pihak harus berpartisipasi agar hasilnya mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Papua dari pesisir hingga pegunungan,” ujar Wakil Gubernur. Melalui rapat ini, Bapperida Papua juga menegaskan pentingnya sinkronisasi data dan kebijakan tata ruang wilayah, agar seluruh program pembangunan antarinstansi berjalan searah dan saling mendukung. Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen memperkuat sistem informasi pembangunan daerah sebagai dasar pengambilan keputusan yang cepat dan akurat. Rapat strategis tersebut menjadi langkah awal yang menegaskan tekad Pemerintah Provinsi Papua untuk membangun daerah dengan prinsip keberlanjutan, keadilan sosial, dan keseimbangan lingkungan. “Kami optimis, dengan kerja sama lintas sektor dan dukungan masyarakat, Papua akan mampu menghadirkan pembangunan yang lebih baik, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyatnya,” tutup Jimmy Thesia. Penulis: Jid Editor: GF   31 Okt 2025, 13:41 WIT
Sarasehan Hari Jadi ke-74 Humas Polri, Nanan Soekarna: Polisi Humanis Berlandaskan Kejujuran Papuanewsonline.com, Jakarta – Humas Polri memperingati Hari Jadi ke-74 dengan menggelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Transformasi Polisi Humanis Guna Mendukung Harapan Masyarakat” di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (30/10/2025). Acara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini dihadiri Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho beserta para pejabat Divhumas, para mantan Kadivhumas Polri, pejabat utama Mabes Polri, Kabidhumas Polda jajaran, hingga pemimpin redaksi media nasional.Dalam forum tersebut, mantan Kadivhumas Polri Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna menegaskan pentingnya nilai kejujuran sebagai fondasi utama bagi Polri. Ia mengingatkan bahwa tanpa kejujuran, institusi kepolisian akan kehilangan kepercayaan publik. “Tanpa kejujuran, hukum kehilangan nurani dan kepercayaan rapuh seperti sekarang. Tanpa kejujuran, Polri kehilangan jiwa,” ujarnya.Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep polisi humanis harus berpijak pada nilai kejujuran dan kebenaran. “Polisi baik adalah polisi yang benar dan jujur. Berkata jujur, berpikir benar, dan bertindak adil, itulah polisi humanis,” kata Nanan.Dalam kesempatan itu, Nanan mendorong seluruh anggota Polri untuk tidak hanya fokus pada pencitraan, tetapi menampilkan integritas sejati dalam setiap tindakan. “Jangan sekadar bicara citra, tampilkan nurani. Dari komunikasi menuju integritas, dari citra menuju nurani. Inilah wujud polisi humanis yang diharapkan masyarakat,” tutupnya.Melalui momentum Hari Jadi ke-74, Humas Polri diharapkan tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga agen perubahan moral publik. Transformasi polisi humanis yang berlandaskan kejujuran dan integritas diyakini akan menjadi jalan utama membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri. PNO-12 31 Okt 2025, 13:32 WIT
Gubernur Papua Matius Fakhiri Buka Rakerda 2025: Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan Papuanewsonline.com, Jayapura — Gubernur Papua Matius Fakhiri secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua bersama para bupati dan wali kota se-Provinsi Papua, yang digelar di Jayapura, Kamis (30/10/2025). Dalam kesempatan itu, Fakhiri menegaskan pentingnya kolaborasi antarpemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di seluruh wilayah Bumi Cenderawasih. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh kepala daerah di Papua untuk menyatukan langkah, menyamakan persepsi, dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis.” Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri mengakui bahwa meski pengeluaran riil per kapita masyarakat Papua mengalami peningkatan, kesenjangan pembangunan antarwilayah masih menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi. “Disparitas ini mencerminkan tantangan nyata yang menuntut kerja keras, inovasi, dan keberpihakan kita dalam memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan merata di seluruh pelosok Papua,” ujarnya tegas di hadapan para peserta Rakerda. Menurutnya, pemerataan pembangunan tidak hanya menyangkut pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Dalam arah kebijakan pembangunan Papua ke depan, Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa pemerintah provinsi telah menetapkan lima misi utama sebagai pedoman transformasi Papua baru, yakni penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan bersih, percepatan pembangunan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal dan pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Kelima misi tersebut, lanjut Fakhiri, harus dijalankan dengan koordinasi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat agar manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan secara merata di seluruh kabupaten dan kota. Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi lintas program dan lintas sektor, khususnya dalam upaya penanganan masalah gizi buruk dan penurunan angka stunting di Papua. Ia secara khusus menugaskan para kepala daerah untuk memperkuat peran Tim Penggerak PKK dan Posyandu di tingkat kampung, agar upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak bisa berjalan efektif dan berkelanjutan. “Momentum positif ini harus dijaga dengan sinergi nyata antara pemerintah daerah, lembaga vertikal, dan masyarakat. Tidak ada lagi kerja sendiri-sendiri. Kita harus bergerak bersama demi Papua yang sehat dan berdaya,” tegasnya. Fakhiri menilai bahwa keberhasilan pembangunan di Papua sangat bergantung pada kemampuan seluruh pihak untuk bekerja sama, terutama dalam mempercepat realisasi program strategis daerah. Ia juga menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam setiap proses pembangunan. “Jika tata kelola pemerintahan kita kuat dan bersih, maka pembangunan akan berjalan lebih cepat dan kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin meningkat,” kata Fakhiri. Rakerda ini diharapkan menjadi wadah bagi para pemimpin daerah untuk menyusun strategi bersama, mengevaluasi capaian program, serta merancang langkah konkret dalam mempercepat kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Papua. Penulis: Jid Editor: GF   31 Okt 2025, 13:39 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT