logo-website
Rabu, 29 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Berikan Arahan Kepada Personel Polres Maluku Tengah dan Yon B Pelopor, Ini Pesan Kapolda Papuanewsonline.com, Malteng – Di sela-sela kunjungan kerjanya di wilayah hukum Polres Maluku Tengah, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menyempatkan waktu memberikan pengarahan kepada seluruh personel Polri baik Polres Maluku Tengah, maupun Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku.Didampingi Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, pengarahan kepada seluruh personel Polri berlangsung di Gedung Serbaguna Bhayangkara Polres Maluku Tengah, Jumat (31/10/2025).Pengarahan yang disampaikan bertujuan untuk memperkuat komunikasi, menumbuhkan semangat pengabdian, serta meneguhkan komitmen seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pokok sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.Mengawali arahannya, Kapolda Maluku mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan dapat bersilaturahmi.Ia menegaskan tugas dan tanggung jawab Polri semakin kompleks seiring perkembangan dinamika masyarakat, kemajuan teknologi informasi, dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan Kepolisian. Setiap anggota Polri dituntut memiliki integritas, profesionalitas, serta kepekaan sosial yang tinggi dalam melaksanakan amanah sebagai aparatur penegak hukum.“Polisi adalah profesi yang sangat mulia. Kita dituntut untuk mampu mencegah kerugian jiwa, raga, dan harta benda masyarakat. Oleh karena itu, setiap anggota Polri harus melaksanakan tugas dengan niat ibadah, penuh keikhlasan, dan rasa tanggung jawab tinggi,” tegas Kapolda Maluku.Kapolda juga menekankan pentingnya mewujudkan sasaran strategis Polri di era transformasi menuju Polri yang Presisi, meliputi:1. Peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.2. Membangun hubungan sinergis dengan media, perguruan tinggi, dan elemen masyarakat sebagai mitra dalam menjaga stabilitas keamanan.3. Memperkuat kolaborasi lintas sektoral antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta instansi penegak hukum lainnya.4. Menumbuhkan kepercayaan publik melalui transparansi, empati, dan respon cepat terhadap keluhan masyarakat.5. Menampilkan kinerja yang profesional, bermoral, simpatik, dan menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia.Kapolda menegaskan, Polri harus mampu bertransformasi menjadi “Polisi sipil yang beradab”, yaitu personel yang memahami, menghayati, dan melaksanakan nilai-nilai hukum, norma sosial, serta kaidah moral di tengah kehidupan bermasyarakat.Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya akuntabilitas dan proporsionalitas dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum. Setiap tindakan kepolisian di lapangan harus tegas, terukur, dan berorientasi pada rasa keadilan masyarakat.“Saya minta kepada seluruh anggota, khususnya rekan-rekan di fungsi reserse, agar jangan sekali-kali menzalimi orang yang tidak bersalah, jangan menyakiti masyarakat kecil, dan jangan terlibat dalam praktik koruptif atau perilaku tidak terpuji lainnya,” tegas Kapolda.Kapolda juga memberikan perhatian terhadap disiplin dan etika personel, khususnya dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Ia menekankan, anggota Polri harus menjauhi gaya hidup hedonis, perilaku asusila, serta bentuk pelanggaran moral dan disiplin lainnya.“Polri adalah institusi yang menjadi panutan masyarakat. Maka, setiap anggota wajib menjaga nama baik institusi, menjaga kehormatan diri, dan menjadi teladan bagi masyarakat. Banggalah menjadi Polisi yang bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani dengan sepenuh hati,” pungkas Kapolda.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Maluku Tengah dan Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Maluku atas dedikasi serta kerja keras dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Maluku Tengah yang selama ini terpelihara dengan baik.Beliau berharap agar seluruh jajaran terus meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan tetap menjaga semangat soliditas serta loyalitas dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian. PNO-12 01 Nov 2025, 18:17 WIT
Kapolda Maluku Sholat Jumat Berjamaah di Masjid Ar-Rahman, Maluku Tengah Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H, S.I.K, M.Si, bersama Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H melaksanakan Sholat Jumat Berjamaah dengan masyarakat di Masjid Ar-Rahman, Desa Soahuku, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (31/10).Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Karo Log, Direktur Binmas, dan Direktur Pamobvit Polda Maluku, Kapolres Maluku Tengah, Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Maluku, serta para jamaah sholat jumat.Usai sholat, Kapolda Maluku berkesempatan menyapa dan bersilaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mengajak jamaah untuk memperkuat persaudaraan, menjaga keamanan, dan menjadikan hidup lebih bermakna melalui kebaikan.“Kita tidak bisa memilih lahir sebagai apa, suku apa, atau dari bangsa mana. Tetapi kita bisa memilih untuk berbuat kebaikan. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lain,” ajak Kapolda.1Kapolda mengingatkan makna "Rahmatan lil alamin", yaitu mencakup manusia, alam, serta lingkungan hidup. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan bangsa di Indonesia, termasuk di Maluku, adalah anugerah yang harus dijaga.Menurutnya, keamanan adalah nikmat besar yang sering kali tidak terasa sampai hilang. Keamanan tidak datang begitu saja, melainkan hasil dari usaha, doa, serta tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Keamanan bukan hanya tugas TNI-Polri atau pemerintah daerah, tapi tanggungjawab semua elemen masyarakat.“Keamanan ini amanah kita bersama. Jangan mudah terprovokasi, terutama melalui media sosial. Hidup pasti ada masalah, tetapi mari kita selesaikan dengan introspeksi dan kebersamaan,” harap Kapolda.Polri, lanjut Kapolda, dalam menjalankan tugasnya tidak luput dari kekurangan. Olehnya itu Polri selalu terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari masyarakat demi perbaikan ke depan.Kapolda meyakini Maluku akan semakin dikenal sebagai daerah yang indah, damai, dan penuh kedamaian bila masyarakat terus hidup berdampingan dengan prinsip saling menghargai.“Tugas dan tanggung jawab saya adalah amanah, yang suatu saat harus saya pertanggungjawabkan kepada Allah, bukan kepada manusia. Karena itu mari kita jadikan Maluku sebagai tanah yang damai, tempat di mana umat muslim maupun non-muslim, dari berbagai suku, bisa hidup berdampingan dengan rukun,” jelasnya. PNO-12 01 Nov 2025, 18:04 WIT
Polda Maluku Hadirkan Transformasi Layanan SKCK Digital Lewat POLRI Super App Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui pemanfaatan teknologi digital, kini masyarakat dapat mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) secara cepat dan praktis lewat aplikasi POLRI Super App tanpa perlu mengantre panjang di kantor polisi.Ini merupakan bagian dari upaya Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam menghadirkan layanan publik yang modern, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.Melalui POLRI Super App, yang tersedia di PlayStore dan AppStore, pemohon dapat melakukan verifikasi identitas, mengunggah dokumen persyaratan, serta mencetak bukti pembayaran online sebelum datang ke kantor polisi untuk proses pencetakan SKCK.Pejabat sementara Kasi Pelayanan Administrasi dan Keamanan (Yanmin) Ditintelkam Polda Maluku, Iptu Siti Nurjanah, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa inovasi layanan SKCK digital ini dirancang agar masyarakat dapat mengurus dokumen kepolisian dari mana saja, kapan saja, dengan mudah dan aman.“Pembuatannya bisa sambil santai di rumah. Cukup unduh aplikasi POLRI Super App, pilih menu SKCK, isi keperluan, unggah dokumen yang diminta, lalu cetak bukti pembayaran online. Setelah itu, masyarakat tinggal datang ke kantor polisi yang dipilih termasuk Polda Maluku untuk proses pencetakan dengan memperlihatkan identitas dan bukti bayar,” jelas Iptu Siti.Menurutnya, sistem digital ini bukan hanya memangkas waktu antre, tapi juga meningkatkan akurasi data dan transparansi dalam pelayanan publik.Kehadiran layanan digital Polri ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu pemohon SKCK di Polda Maluku, Laila Witra, mengaku sangat terbantu dengan kemudahan yang ditawarkan.“Biasanya kalau urus SKCK harus datang pagi, bawa banyak berkas, dan antre lama. Sekarang tinggal isi lewat aplikasi di rumah, unggah berkas, dan datang hanya untuk ambil hasilnya. Prosesnya cepat dan petugasnya juga sangat membantu,” ungkap Laila.Testimoni positif seperti ini menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi pelayanan publik Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.Menanggapi keberhasilan implementasi layanan digital tersebut, Direktur Intelkam Polda Maluku, Kombes Pol. I Gede Arsana, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa transformasi pelayanan publik ini sejalan dengan visi Polri untuk terus beradaptasi dengan kemajuan zaman dan kebutuhan masyarakat.“Digitalisasi pelayanan seperti SKCK online melalui POLRI Super App merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga, di mana pun berada, bisa mengakses layanan kepolisian dengan mudah,” ujar Dirintelkam.Ia juga menekankan bahwa Polda Maluku akan terus melakukan pembaruan sistem dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar seluruh jajaran dapat memberikan pelayanan terbaik.“Kami dorong seluruh personel di jajaran Ditintelkam untuk bekerja profesional, responsif, dan ramah terhadap masyarakat. Pelayanan publik adalah wajah Polri, dan kami ingin memastikan wajah itu selalu mencerminkan kepercayaan dan kemajuan,” tambahnya.Polda Maluku berharap transformasi digital ini menjadi langkah konkret dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, melalui pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan transparan.Inovasi ini juga menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, sekaligus memperkuat kehadiran Polri di ruang digital dalam melayani masyarakat.Dengan hadirnya layanan berbasis teknologi seperti POLRI Super App, masyarakat kini dapat menikmati pelayanan kepolisian yang lebih dekat, mudah diakses, dan selaras dengan semangat Polri Presisi, menuju kepolisian yang modern, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan zaman. PNO-12 01 Nov 2025, 17:57 WIT
Pelaku Persetubuhan Anak Ditangkap Polres SBT di Waiketam Baru Papuanewsonline.com, SBT – Tim Buser Polres Seram Bagian Timur (SBT) bersama personel Polsubsektor Banggoi bergerak cepat menangkap seorang pria berinisial PS (34) yang diduga kuat melakukan tindak persetubuhan terhadap anak di bawah umur.Pelaku dibekuk pada Jumat malam, 31 Oktober 2025, sekitar pukul 20.30 WIT, di Dusun Taman Bukit Pemalas, Desa Waiketam Baru, setelah laporan disampaikan oleh orang tua korban kepada pihak kepolisian.Penangkapan dipimpin langsung oleh Ipda Lukman Kubangun, S.H., selaku Kepala Tim Buser Polres SBT, bersama personel Polsubsektor Banggoi, atas perintah Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP Alhajat, S.I.K.Kini, terduga pelaku telah diamankan di Ruang Sat Reskrim Polres SBT untuk proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.Laporan Cepat, Polisi Bergerak TegasKasus ini bermula dari laporan yang dibuat oleh SM, orang tua korban, pada Jumat sore (31/10/2025) pukul 17.00 WIT. Ia melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap anaknya kepada Polsubsektor Banggoi, usai mengetahui perilaku tidak pantas yang dilakukan pelaku terhadap anaknya.Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota kepolisian langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan pengintaian. Hanya dalam hitungan jam, petugas berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan di lokasi persembunyiannya.Komitmen Penegakan Hukum dan Perlindungan AnakKapolres Seram Bagian Timur, AKBP Alhajat, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya akan memproses kasus ini secara profesional dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.“Kami berharap masyarakat tetap tenang menunggu penanganan lebih lanjut oleh kepolisian terhadap kasus ini. Kami juga menghimbau kepada seluruh warga agar bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Bumi Ita Wotu Nusa,” ujar Kapolres.Ia menambahkan, tindak kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang merusak masa depan generasi bangsa, sehingga Polri berkomitmen memberikan perlindungan hukum maksimal bagi korban, serta memastikan pelaku mendapat hukuman setimpal.Sinergi Bersama MasyarakatPolres SBT juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih aktif dalam melindungi anak-anak di lingkungan sekitar, terutama dengan memperkuat pengawasan keluarga dan komunikasi antara orang tua dan anak.Kepolisian menegaskan, pelaporan yang cepat dari warga sangat membantu aparat dalam menindak tegas setiap bentuk kejahatan seksual terhadap anak.Kasus ini kini dalam proses penyidikan intensif di Polres Seram Bagian Timur. Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), guna memberikan pendampingan psikologis dan hukum bagi korban. PNO-12 01 Nov 2025, 17:49 WIT
Kapolda Maluku Lakukan Kunjungan Kerja ke Maluku Tengah Papuanewsonline.com, Malteng – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama rombongan tiba di Pelabuhan Amahai, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (31/10/2025).Kedatangan Kapolda menggunakan Kapal Polisi Yudistira–8003 Ditpolairud Korpolairud Baharkam Polri, dalam rangka kunjungan kerja ke Polres Maluku Tengah sebagai bagian dari pembinaan wilayah dan penguatan sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah.Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran Forkopimda Maluku Tengah, pimpinan TNI/Polri setempat, serta tokoh masyarakat melalui tarian adat dan pengalungan syal khas daerah sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu kehormatan.Turut hadir menyambut Kapolda Maluku di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tengah Drs. Herry Men Carl Haurissa, perwakilan Bupati Maluku Tengah Zahlul Ikhsan, S.K.M., M.Kes., Dandim 1502/Masohi Letkol Inf. Adi Eka Jaya Saputra, S.IP., serta Kapolres Maluku Tengah AKBP Hardi Meladi Kadir, S.I.K., M.H.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin pembinaan wilayah, tetapi juga wujud komitmen memperkuat sinergi lintas sektor demi menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di daerah.“Kami datang tidak hanya untuk melaksanakan kunjungan kerja, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kolaborasi antara seluruh komponen bangsa di wilayah ini. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak,” ujar Kapolda Maluku.Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Forkopimda dan masyarakat Maluku Tengah, serta menegaskan pentingnya soliditas TNI–Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan keamanan yang kondusif sebagai fondasi pembangunan.Selain bersilaturahmi, kunjungan kerja ini juga menjadi momentum evaluasi situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Maluku Tengah, termasuk upaya penanganan berbagai isu sosial yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.Kapolda menekankan bahwa Polri harus hadir sebagai bagian dari solusi, bukan hanya penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial.“Kami berharap Polres Maluku Tengah terus meningkatkan pelayanan yang humanis, cepat, dan transparan. Jaga kepercayaan masyarakat, bangun komunikasi yang efektif, dan hadir sebagai pelindung serta pelayan sejati,” pesan Irjen Pol Dadang.Selain itu, Kapolda juga menyoroti pentingnya kesiapan jajaran Polres dalam menghadapi tantangan ke depan seperti kejahatan berbasis kekerasan, penyalahgunaan narkoba, dan literasi digital di masyarakat.Kegiatan penyambutan dan agenda awal kunjungan berakhir dalam suasana aman dan kondusif. Selanjutnya, rombongan Kapolda melanjutkan kegiatan ke Mapolres Maluku Tengah dan beberapa lokasi pelayanan publik.Kunjungan kerja Kapolda Maluku ke Maluku Tengah ini diharapkan menjadi momentum memperkokoh sinergitas lintas sektor, mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, serta meneguhkan komitmen bersama menjaga Bumi Pamahanunusa yang damai, aman, dan sejahtera. PNO-12 01 Nov 2025, 17:39 WIT
7 Wilayah Adat Bersatu Menyambut Gubernur Papua Baru: Momen Sakral Penuh Makna Papuanewsonline.com, Jayapura — Tanah Papua kembali menorehkan kisah kebersamaan yang sarat makna. Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Papua tumpah ruah di Kota Jayapura untuk menyambut kedatangan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, dan Wakil Gubernur, Aryoko Rumaropen, dalam Ibadah Syukur dan Pesta Rakyat, Jumat (31/10/2025). Kehadiran keduanya disambut dengan prosesi adat dari tujuh wilayah adat di Tanah Papua, menjadikan momentum ini bukan sekadar seremoni politik, tetapi juga manifestasi nyata persatuan, penghormatan, dan harapan baru bagi masa depan Papua. Penyambutan dimulai dari kediaman pribadi Gubernur di Jayapura. Di sana, perwakilan masyarakat Awyu dan Inanwatan mengawali rangkaian penjemputan secara adat, lengkap dengan tarian tradisional, nyanyian pengiring, dan pengalungan noken sebagai simbol kasih dan penghormatan. Rombongan kemudian bergerak melintasi beberapa titik penting di kota, mulai dari Ruko Dok 2, eks Venue Selam Kupang Dok II, hingga akhirnya tiba di halaman Kantor Gubernur Papua yang telah dipenuhi ribuan masyarakat. Sorak-sorai, tabuhan tifa, dan gemuruh nyanyian adat menyertai langkah Gubernur dan Wakil Gubernur baru tersebut. Momen ini menggambarkan bagaimana keragaman budaya justru menjadi kekuatan utama Papua dalam melangkah bersama menuju babak baru pemerintahan. “Penyambutan ini mencerminkan semangat kebersamaan seluruh wilayah adat di Tanah Papua,” ujar Asisten I Sekretariat Daerah Papua, Yohanes Walilo, yang turut mengatur jalannya prosesi adat tersebut. Usai prosesi adat, kegiatan dilanjutkan dengan Ibadah Syukur dan Pesta Rakyat yang terbuka untuk umum. Acara ini bukan sekadar pesta kemenangan, melainkan perayaan spiritual dan budaya untuk mengawali masa kepemimpinan baru yang diharapkan membawa kedamaian, kemajuan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Papua. Suasana penuh kehangatan terasa di sepanjang area perayaan. Sekitar 80 pelaku UMKM, termasuk mama-mama Papua, turut meramaikan acara dengan menjajakan aneka kuliner khas seperti papeda, ikan kuah kuning, dan sagu bakar. Tak hanya itu, panggung hiburan rakyat turut dimeriahkan oleh penampilan artis ibu kota dan musisi lokal Papua, menambah semarak pesta yang dipadati lebih dari 5.000 hingga 10.000 pengunjung. Penyambutan adat yang melibatkan tujuh wilayah adat — dari Mamta, Meepago, La Pago, Anim Ha, Domberai, Bomberai hingga Saireri — menjadi simbol nyata dari harmoni dan tekad bersama membangun Papua yang damai dan sejahtera. Setiap wilayah adat turut menampilkan simbol budayanya masing-masing, mulai dari tarian penyambutan, nyanyian adat, hingga pengalungan manik-manik khas daerah. Bagi masyarakat Papua, penjemputan ini memiliki makna yang dalam: pemimpin tidak hanya dilantik secara politik, tetapi juga diterima secara adat dan spiritual oleh seluruh anak negeri. “Kita berharap dengan semangat adat ini, Gubernur dan Wakil Gubernur dapat memimpin Papua dengan hati yang tulus, menghormati nilai-nilai budaya, dan membawa kemajuan yang berpihak pada rakyat kecil,” ujar salah satu tokoh adat dari wilayah La Pago. Dengan dilantiknya Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen, serta dukungan penuh dari masyarakat adat dan pemerintah daerah, Papua menatap masa depan dengan optimisme baru. Pemerintahan yang berpihak pada masyarakat, menghargai budaya lokal, dan menumbuhkan kolaborasi lintas wilayah diharapkan menjadi tonggak pembangunan yang lebih inklusif. “Momentum ini bukan hanya perayaan, tetapi juga doa bersama agar Papua menjadi tanah yang diberkati, aman, dan sejahtera,” tutur Walilo menutup rangkaian kegiatan. Penulis: Jid Editor: GF   01 Nov 2025, 15:22 WIT
Papua Catat Sejarah Baru: Jadi Provinsi Pertama Gelar Rakorwas Pemda 2025 Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Indonesia yang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat di Hotel Horison Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (29/10/2025) ini dibuka langsung oleh Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Papua, serta perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, BPKP, KPK, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian RI. Langkah ini menegaskan posisi Papua sebagai provinsi yang berinisiatif dan progresif dalam memperkuat sistem pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia. Dalam sambutannya, Gubernur Matius D. Fakhiri menegaskan bahwa Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) kini memegang peran strategis sebagai penjamin mutu dan penasihat terpercaya dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, reformasi birokrasi tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan APIP yang profesional, independen, dan berintegritas tinggi. “APIP yang profesional merupakan pilar utama dalam pemerintahan yang bersih dan efektif. Mereka tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam memastikan kebijakan publik berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas,” tegas Fakhiri. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga untuk memperkuat fungsi pengawasan. “Melalui Rakorwas ini, mari kita satukan langkah antara Inspektorat Daerah, BPKP, KPK, BPK, serta aparat penegak hukum lainnya, agar setiap tindak lanjut hasil pengawasan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan tuntas,” lanjutnya. Salah satu momen penting dalam Rakorwas ini adalah penandatanganan komitmen bersama antara Gubernur Papua dengan para bupati dan wali kota dari sembilan kabupaten/kota di Papua. Penandatanganan tersebut menjadi simbol kuat dari tekad bersama untuk memperkuat pengawasan internal serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan bebas korupsi. Dalam kesempatan itu, Gubernur Fakhiri juga mengajak seluruh kepala daerah untuk memperkuat fungsi Inspektorat Daerah sebagai motor utama dalam memastikan hasil pengawasan tidak hanya menjadi laporan administratif, tetapi berdampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Dr. Ir. Bachril, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Papua atas inisiatif luar biasa ini. “Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Papua karena menjadi provinsi pertama di Indonesia yang melaksanakan Rakorwas Pemda Tahun 2025,” ujar Bachril. Ia menilai langkah cepat Papua ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kinerja pemerintahan di seluruh daerah. Bachril menambahkan, Rakorwas ini diharapkan menjadi inspirasi bagi provinsi lain untuk memperkuat kolaborasi dan membangun budaya integritas dalam birokrasi. “Papua menunjukkan bahwa pengawasan bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan responsif terhadap masyarakat,” ungkapnya. Rakorwas Pemda 2025 di Papua juga menandai dimulainya langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat akuntabilitas, efisiensi, serta pencegahan penyimpangan di lingkungan birokrasi. Kegiatan ini menjadi ajang pertukaran gagasan dan penyamaan persepsi antarinstansi dalam mengelola risiko, meningkatkan kualitas laporan keuangan, serta memperbaiki sistem pengawasan daerah. Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen menjadikan Rakorwas ini sebagai agenda tahunan yang berkesinambungan untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai prinsip good governance. “Dengan kolaborasi yang solid, kita optimistis Papua dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan berorientasi pelayanan publik,” tutup Fakhiri. Penulis: Jid Editor: GF   01 Nov 2025, 15:17 WIT
Warga Pendatang di Yahukimo Kembali Jadi Korban Penganiayaan, Diduga Dilakukan Simpatisan KKB Papuanewsonline.com, Yahukimo - Kasus kekerasan terhadap warga pendatang kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo. Seorang pria bernama Jako, warga asal Sulawesi Selatan, Suku Selayar, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo di salah satu kios yang berlokasi di Jalan Baliem, Distrik Dekai, pada Kamis (30/10/2025). Sekitar pukul 20.10 WIT korban mengalami luka serius akibat sabetan benda tajam, kemudian korban segera dievakuasi ke IGD RSUD Dekai, Yahukimo untuk mendapatkan perawatan medis intensif.Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga datang secara tiba-tiba dan langsung menyerang korban tanpa alasan yang jelas kemudian melarikan diri. Aparat keamanan menduga aksi ini dilakukan oleh simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo dengan tujuan memicu instabilitas keamanan di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo segera melakukan respon cepat di lokasi kejadian dengan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan penyelidikan, serta pengejaran terhadap pelaku.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa setiap bentuk kekerasan terhadap warga sipil akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.“Kami telah menurunkan tim untuk menyelidiki kasus ini dan memastikan pelaku segera tertangkap. Setiap aksi yang mengancam keselamatan masyarakat tidak boleh dibiarkan,” tegas Brigjen Pol Faizal Ramadhani.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat sinergi dengan Polres Yahukimo dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.“Kami meningkatkan patroli dan kegiatan preventif di wilayah Yahukimo. Aparat keamanan akan terus hadir untuk melindungi seluruh masyarakat, baik warga asli Papua maupun pendatang,” ujar Kombes Pol Adarma Sinaga.Satgas Operasi Damai Cartenz mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat keamanan. Aparat berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan di Tanah Papua. PNO-12 01 Nov 2025, 08:32 WIT
Dir Intelkam Sambangi SMAN 3 Ambon Sosialisasi Kamtibmas Papuanewsonline.com, Ambon - Direktur Intelkam Polda Maluku, Kombes Pol I Gede Arsana, S.I.K menyambangi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 di kawasan Jalan Pantai Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Kamis (30/10/2025).Salah satu program Kapolda Maluku (police goes to school) ini bertujuan untuk bersilaturahmi memperkuat sinergi dengan lingkungan pendidikan sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas. Tak hanya itu, kehadiran Polisi di sekolah juga untuk menjaring aspirasi, menerima saran dan masukan.Kedatangan Direktur Intelkam Polda Maluku diterima langsung oleh Kepala SMAN 3 Ambon, Drs. M. J. Joisangadji, Jd beserta jajaran dewan guru."Kami menyampaikan terima kasih sudah menerima kedatangan kami dengan baik," ungkap Dir Intelkam Kombes Pol. I Gede Arsana.Menurutnya, kehadiran pihak Kepolisian bertujuan untuk saling bertukar informasi, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah dan sekitarnya."Pertemuan ini tidak lain adalah kiranya adanya masukan kepada kami pihak Kepolisian. Kita saling memberikan informasi, karena di sekolah tidak lepas dari kenakalan siswa, baik menyangkut Tawuran antar pelajar, perkelahian, pelecehan, kekerasan kepada anak, juga konsumsi miras jenis sopi," ungkapnya. Pertemuan yang dilaksanakan ini, kata Kombes Arsana, diharapkan menjadi awal yang baik dalam menjalin komunikasi dan koordinasi terkait pembentukan generasi penerus bangsa yang unggul."Harapan kami pertemuan ini bukan yang pertama dan yang terkahir namun juga bisa saling komunikasi dan terus dilanjutkan," harapnya.Kunjungan Polda Maluku diterima hangat oleh Kepala Sekolah beserta dewan guru SMAN 3 Ambon. "Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pak Dir Intelkam dan anggota ke sekolah kami," ungkap Joisangadji.Sebelumnya, lanjut Dia, sekolah ini kerap dikunjungi pihak Kepolisian baik dari Polda Maluku, Polresta Ambon, Polsek Teluk Ambon dan Bhabinkamtibmas dalam menyampaikan sosialisasi terkait kamtibmas, kekerasan, dan ketertiban berlalulintas."Kedatangan Polri sangat membantu kami untuk memberikan pencerahan kepada anak-anak di sekolah, sebelumnya juga sudah pernah datang baik dari Ditlantas, Kapolsek Baguala, juga Babinkamtibmas untuk memberikan sosialisasi," katanya.Pihak sekolah juga berharap kehadiran Kepolisian khususnya Bhabinkamtibmas pada jam pulang sekolah untuk mencegah terjadinya perkelahian antar pelajar."Karena jika ada polisi maka siswa juga merasa aman dan takut untuk melakukan tindakan perkelahian dan sebagaianya," pungkasnya. PNO-12 01 Nov 2025, 08:22 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT