logo-website
Minggu, 26 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
KONI Papua Tengah Resmi Menunjuk Yomin Wanimbo sebagai Caretaker Ketua KONI Mimika Papuanewsonline.com, Mimika — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Tengah secara resmi menunjuk Yomin Wanimbo sebagai Penjabat Sementara (Caretaker) Ketua KONI Kabupaten Mimika. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 23/K.KONI-KM/I/Tahun 2026 tentang Pengesahan Susunan Personel Caretaker KONI Kabupaten Mimika Tahun 2026.Pembentukan caretaker ini bertujuan untuk melakukan pembenahan organisasi KONI Mimika sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Muskablub). Langkah tersebut diambil guna memastikan roda organisasi kembali berjalan normal setelah beberapa tahun mengalami kekosongan kepemimpinan.Surat keputusan tersebut diterbitkan berdasarkan hasil rapat KONI Papua Tengah yang dilaksanakan pada 20 Januari 2026. Keputusan ini juga merupakan tindak lanjut atas rekomendasi dan permohonan dari sejumlah cabang olahraga, serta surat resmi dari Bupati Mimika Antonius Kemong tertanggal 21 Desember 2025.Antonius Kemong yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Muskablub menyampaikan bahwa pembentukan caretaker menjadi kebutuhan mendesak karena KONI Mimika tidak memiliki kepengurusan definitif dalam kurun waktu cukup lama. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembinaan dan koordinasi olahraga di daerah.Ia menjelaskan bahwa situasi tersebut mendorong Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk mengeluarkan rekomendasi agar organisasi KONI segera dibenahi. Dalam proses tersebut, Yomin Wanimbo yang merupakan pengurus KONI Provinsi Papua Tengah dipercaya untuk menjalankan tugas sebagai Ketua Caretaker.Penunjukan ini juga berkaitan erat dengan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, kesiapan organisasi dan pembinaan atlet di Kabupaten Mimika menjadi perhatian utama.Sebagai bagian dari kepengurusan sementara, Caretaker Bidang Legal KONI Mimika, Hamsel Serat, menegaskan bahwa pelaksanaan Muskablub tidak memiliki hambatan dari sisi hukum selama seluruh cabang olahraga telah memberikan persetujuan dan SK caretaker telah diterbitkan oleh KONI Provinsi.Ia juga menyampaikan bahwa seluruh tahapan Muskablub akan dijalankan sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku. Terkait pembentukan panitia, hal tersebut dinilai tidak menjadi kendala karena kewenangan caretaker telah diatur secara jelas dalam struktur organisasi.Dengan diterbitkannya SK caretaker ini, KONI Mimika diharapkan segera melakukan konsolidasi internal, menyelenggarakan Muskablub secara tertib, serta memperkuat pembinaan olahraga daerah demi mendukung prestasi atlet Mimika pada ajang olahraga tingkat nasional.Penulis: JidEditor: GF 23 Jan 2026, 02:15 WIT
Pemkab Kampung Kadun Jaya Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Olahan Hasil Bumi Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania, menggelar pelatihan pemberdayaan perempuan yang melibatkan anggota Tim Penggerak PKK (TP-PKK) sebagai upaya meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan kampung. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026) ini difokuskan pada pengolahan hasil bumi lokal guna mendorong ketahanan ekonomi keluarga.Pelatihan tersebut dirancang sebagai langkah konkret untuk membekali perempuan kampung dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain memperkuat peran perempuan dalam rumah tangga, kegiatan ini juga diarahkan untuk membuka peluang usaha berbasis potensi lokal yang tersedia di Kampung Kadun Jaya.Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi sarana penting dalam mendorong kemandirian dan produktivitas ibu-ibu PKK. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kemampuan mengolah hasil bumi kampung agar memiliki nilai tambah dan potensi ekonomi yang lebih luas.Melalui pembelajaran praktik langsung, para peserta diperkenalkan pada berbagai teknik pengolahan bahan pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk rumah tangga bernilai jual. Dengan demikian, hasil bumi tidak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga, tetapi juga berpeluang menjadi sumber pendapatan tambahan.Sebagai tindak lanjut dari pelatihan, Distrik Wania juga memfasilitasi pendaftaran peserta untuk bergabung sebagai pelaku UMKM Mimika di bawah binaan Dinas Koperasi Kabupaten Mimika. Langkah ini diharapkan dapat membuka akses legalitas usaha, pendampingan, serta peluang pengembangan usaha yang berkelanjutan.Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata Program Membangun dari Kampung ke Kota, yang menempatkan penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan sebagai fondasi utama pembangunan wilayah. Perempuan melalui wadah PKK diposisikan sebagai penggerak utama ekonomi kampung.Pemerintah kampung berharap pelatihan ini dapat melahirkan unit-unit usaha baru berbasis kampung yang dikelola oleh perempuan, mampu menopang perekonomian keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.Dengan optimalisasi peran perempuan dan pemanfaatan sumber daya lokal, Kampung Kadun Jaya diharapkan dapat tumbuh sebagai kampung yang mandiri, produktif, dan berdaya saing di wilayah Distrik Wania.Penulis: JidEditor: GF 23 Jan 2026, 02:14 WIT
JUMLAH INVESTOR PASAR MODAL PAPUA NAIK 24,7% TAHUNAN, CAPAI 128 RIBU ORANG Papuanewsonline.com, Jayapura – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat tren pertumbuhan yang positif pada jumlah investor pasar modal di wilayah Papua. Per Desember 2025, tercatat sebanyak 128.249 orang telah terdaftar sebagai investor, meningkat sebanyak 25.403 orang dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 102.846 orang. Kepala Wilayah Papua BEI Perwakilan Papua, Kresna Payokwa, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut setara dengan kenaikan sekitar 24,7% secara tahunan (year-on-year). "Capaian yang diraih ini menjadi bukti bahwa literasi dan inklusi pasar modal di Papua terus menunjukkan perkembangan yang baik," ujarnya. Menurut Kresna, peningkatan tersebut menggambarkan bahwa masyarakat mulai menyadari bahwa investasi tidak hanya menjadi hak prerogatif penduduk kota besar, melainkan juga terbuka lebar bagi seluruh lapisan masyarakat di daerah. "Peningkatan jumlah investor tidak terlepas dari upaya edukasi yang kami lakukan secara konsisten dan berkelanjutan bersama seluruh pemangku kepentingan terkait," tambahnya. Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program literasi pasar modal yang digencarkan, seperti kegiatan sosialisasi menyeluruh, penyelenggaraan sekolah pasar modal, serta pembukaan Galeri Investasi di berbagai lokasi termasuk kampus, sekolah, dan instansi pemerintah daerah. Selain itu, pemanfaatan kanal digital juga memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong minat masyarakat untuk memulai berinvestasi. Kemudahan akses informasi, termasuk proses pembukaan rekening efek secara daring, membuat masyarakat semakin percaya diri untuk mengenal dan memanfaatkan berbagai instrumen pasar modal yang ada. Memasuki tahun 2026, BEI Papua menyampaikan rasa optimisme bahwa prospek pertumbuhan investor pasar modal di wilayah ini akan tetap terjaga. Dengan mengacu pada laju pertumbuhan tahun sebelumnya, jumlah investor diproyeksikan akan terus bertambah dalam kisaran 20 hingga 25%. "Proyeksi ini didukung oleh penguatan program edukasi dan literasi pasar modal yang akan dilakukan secara lebih masif, perluasan jaringan Galeri Investasi, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap pasar modal nasional," jelas Kresna. Sebagai informasi tambahan, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menetapkan target penambahan 2 juta investor pasar modal untuk tahun 2026. Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menyampaikan bahwa target tersebut membutuhkan dukungan seluruh pelaku pasar. "Mudah-mudahan target ini dapat tercapai. Tentunya hal ini sangat memerlukan peran aktif dari para pelaku pasar, baik sekuritas, bank kustodian, maupun agen penjual lainnya untuk menarik lebih banyak masyarakat Indonesia untuk menjadi investor pasar modal," katanya. Penulis: JidEditor: GF 23 Jan 2026, 00:53 WIT
Kapolda Maluku Pastikan Aksi Sosial Kemanusiaan di Polres Buru Berjalan Lancar Papuanewsonline.com, Buru – Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat serta upaya memperkuat peran sosial dan kemanusiaan, Polda Maluku dan Polres Buru melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan seperti penyaluran bantuan, bakti kesehatan dan pagelaran UMKM Bhayangkari.Kegiatan yang berlangsung di Markas Polres Buru pada Selasa (20/1/2026), ini ditinjau langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolda Maluku di wilayah Kabupaten Buru, yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program sosial Polri dan Bhayangkari berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Aksi sosial kemanusiaan ini diawali dengan penyaluran paket bantuan kepada sebanyak 500 orang masyarakat. Diantaranya warakawuri, para janda, anak-anak yatim, dan masyarakat kurang mampu. Para penerima bantuan merupakan perwakilan dari 10 kecamatan yang berada dalam wilayah hukum Polres Buru, mencakup 5 Polsek dan 82 desa.Penyaluran bantuan sosial secara simbolis diberikan Kapolda Maluku bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku yang juga selaku Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Maluku. Pemberian bantuan didampingi Kapolres Buru, AKBP. Sulastri Sukidjang. Usai pembagian bantuan sosial, Kapolda Maluku beserta rombongan melaksanakan kembali meninjau Pagelaran UMKM Bhayangkari Cabang Buru. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga Polri dan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat peran Bhayangkari dalam mendukung ketahanan ekonomi lokal.Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini juga meninjau pelaksanaan Bakti Kesehatan. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan golongan darah, serta khitanan massal, yang seluruhnya dilaksanakan secara gratis bagi masyarakat.Pemeriksaan kesehatan umum diikuti 250 orang. Pemeriksaan golongan darah diikuti 30 orang, dan untuk khitanan massal diikuti 16 orang anak-anak.Saat meninjau bakti kesehatan, Kapolda Maluku tampak berinteraksi dengan tenaga medis dan masyarakat penerima layanan.Kapolda menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran sosial dan kemanusiaan dalam membantu masyarakat.“Kegiatan bantuan sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” harap Kapolda Maluku.Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Buru sebagai wujud sinergi dan kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat. PNO-12 22 Jan 2026, 20:51 WIT
Berikan Arahan Kepada Anggota Polri, Kapolda Maluku: Pegang Teguh Semboyan Rastra Sewakottama Papuanewsonline.com, Namlea – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menekankan pentingnya pelayanan cepat dan responsif dari anggota Polri sebagai bentuk kehadiran negara dalam melayani masyarakat.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat memberikan pengarahan kepada personel Polres Buru dan Kompi III Yon A Satuan Brimob Polda Maluku di Aula Polres Buru, Namlea, Selasa (20/1/2026).Dalam pengarahan tersebut hadir Irwasda Maluku, Karo SDM, Dir Reskrimsus, Dir Resnarkoba, Dansat Brimob, Kabid Keu, Kabiddokes, dan Korspripim Polda Maluku, serta Kapolres Buru.Kapolda Maluku dalam arahannya menegaskan kembali jati diri Polri sebagai insan Bhayangkara yang berpegang kepada semboyan Rastra Sewakottama, yakni Polri sebagai abdi utama nusa dan bangsa.Tugas pokok Polri, kata Kapolda adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kapolda menegaskan kehadiran negara dapat dirasakan langsung oleh masyarakat ketika Polri mampu memberikan pelayanan yang cepat dan responsif.“Bagaimana negara hadir? Ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kepolisian, negara harus hadir. Bentuk nyatanya adalah kecepatan respons, termasuk optimalisasi pelayanan melalui call center 110,” tegas Kapolda.Kepada seluruh jajaran Kepolisian, Kapolda Maluku menginstruksikan agar terus meningkatkan patroli, khususnya patroli roda dua, guna mempercepat respons pelayanan kepada masyarakat.“Intinya, polisi harus bisa hadir secepat-cepatnya dalam memberikan pelayanan. Kehadiran negara dibangun melalui hubungan yang baik dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” lanjutnya.Lebih lanjut Kapolda mengingatkan sejumlah potensi gangguan kamtibmas yang perlu mendapat perhatian serius di wilayah Maluku. Di antaranya konflik sosial, tindak pidana asusila, dan kejahatan yang merugikan kekayaan negara, khususnya terkait aktivitas pertambangan ilegal seperti di wilayah Gunung Botak. Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menekankan pentingnya pemetaan prioritas keamanan, termasuk antisipasi bencana, agar Polri dapat melakukan langkah-langkah pencegahan secara dini.Selain itu, Kapolda juga turut menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama dengan seluruh stakeholder, baik pemerintah daerah, TNI, maupun elemen masyarakat.“Membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan stakeholder merupakan kunci utama dalam menyukseskan tugas pemeliharaan kamtibmas,” ujarnya.Seluruh personel diingatkan agar selalu membuka ruang dialog dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga citra positif Polri, termasuk dalam pemanfaatan media.“Polisi harus tampil positif di tengah masyarakat dan di media. Kita harus bangga terhadap institusi kita dan jangan pernah mengkhianati organisasi. Ketika masyarakat meminta bantuan, polisi wajib hadir,” tegasnya. PNO-12 22 Jan 2026, 20:28 WIT
PT Freeport Indonesia Resmi Membuka Rangkaian BK3N 2026 di Tiga Wilayah Operasi Strategis Papuanewsonline.com, Mimika — PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) Tahun 2026 yang dilaksanakan serentak di tiga area kerja utama, yakni Tembagapura dan Kuala Kencana di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, serta fasilitas Smelter PTFI di Gresik, Provinsi Jawa Timur, Senin (12/1/2026).BK3N 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” dengan semangat “Bangkit Bersama, Kerja Selamat, Kerja Sehat”. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang berlangsung selama satu bulan penuh dengan melibatkan seluruh karyawan dan mitra kerja PTFI.Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi fondasi utama dalam setiap aktivitas, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan BK3N tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan, tetapi sebagai bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap perlindungan sumber daya manusia.Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran pribadi terkait keselamatan, sebagaimana disampaikannya bahwa keselamatan dimulai dari rumah dan dari diri masing-masing individu, bukan semata-mata di tempat kerja.Untuk mendukung semangat tersebut, PTFI menyiapkan berbagai kegiatan yang bersifat edukatif, kompetitif, dan partisipatif. Kegiatan tersebut meliputi kampanye keselamatan di area kerja serta lingkungan komunitas seperti sekolah dan kampus, guna memperluas pemahaman tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.Selain itu, sejumlah kompetisi keselamatan turut digelar, antara lain pertolongan pertama dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED), tantangan manajemen risiko fatal, lomba pelaporan keselamatan, inovasi keselamatan, pembuatan video keselamatan, serta kuis edukatif. PTFI juga menyelenggarakan kompetisi virtual run dengan jarak 50 kilometer di Gresik serta 68 kilometer di Tembagapura dan Kuala Kencana.Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PTFI berupaya mendorong peningkatan kompetensi, kesadaran, serta kepedulian seluruh insan perusahaan terhadap penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten dan berkelanjutan.Puncak peringatan BK3N 2026 direncanakan berlangsung di Tembagapura pada 7 Februari 2026 dengan agenda seperti gerakan bersih kota, safety games, simulasi pemadaman kebakaran, serta pertunjukan musik lokal yang melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar.Sementara itu, penutupan seluruh rangkaian BK3N 2026 akan dilaksanakan di Kuala Kencana pada 14 Februari 2026. Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran, turut mengingatkan bahwa tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan, dan peringatan BK3N diharapkan menjadi awal dari komitmen keselamatan yang terus dijaga sepanjang tahun. Penulis: JidEditor: GF 22 Jan 2026, 20:32 WIT
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tinjau Kesiapan Personel di Pegunungan Bintang Papuanewsonline.com, Mimika — Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan kegiatan asistensi dan pengecekan kesiapan personel di Pos Komando Taktis (Poskotis) 431/SSP/3/3 Yonif 4 Rajawali Kostrad, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu sore (21/1/2026).Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan operasional personel sekaligus memberikan dukungan moril kepada anggota TNI–Polri yang bertugas di wilayah pegunungan dengan kondisi geografis dan dinamika keamanan yang menantang. Asistensi lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas pelaksanaan tugas pengamanan.Asistensi dipimpin langsung oleh Kasatgas Banops Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko, S.H., M.H., bersama sejumlah pejabat utama satgas. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin untuk memastikan seluruh elemen pengamanan di wilayah Papua berjalan sesuai dengan rencana operasi.Selain melakukan pemeriksaan terhadap kondisi personel dan sarana pendukung di pos, rombongan juga menggelar pertemuan koordinasi dan silaturahmi dengan personel TNI yang bertugas di lokasi tersebut. Pertemuan ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan soliditas lintas satuan.Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama TNI–Polri di wilayah Distrik Serambakon. Patroli gabungan ini menjadi simbol nyata sinergi aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat setempat.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa asistensi lapangan merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap personel yang bertugas di garis depan, sekaligus upaya menjaga soliditas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas pengamanan.Menurutnya, kehadiran pimpinan di lapangan diharapkan mampu meningkatkan semangat juang, loyalitas, serta komitmen personel dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di Papua, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan dan tantangan medan yang tinggi.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya sinergi yang kuat antar satgas serta koordinasi yang baik dengan kepolisian kewilayahan guna mendukung keberhasilan setiap operasi pengamanan.Melalui kegiatan asistensi, koordinasi, dan patroli bersama ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang dan wilayah Papua secara umum dengan mengedepankan profesionalisme, kerja sama, dan pendekatan humanis.Penulis: JidEditor: GF 22 Jan 2026, 20:20 WIT
Kapolda Maluku Gelar Sholat Dzuhur Berjamaah di Masjid Ar-Ri’aayah Polres Buru Papuanewsonline.com, Buru – Untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan keteladanan di lingkungan Polri, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melaksanakan Salat Dzuhur Berjamaah di Masjid Ar-Ri’aayah, Markas Polres Buru, Selasa (20/01/2026).Kegiatan ibadah tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh jajaran Polda Maluku dan Polres Buru. Salat Dzuhur berjamaah merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolda Maluku di wilayah Kabupaten Buru. Hal ini merupakan komitmen pimpinan Polri dalam memberikan keteladanan kepada anggota, sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.Usai ibadah shalat 4 rakaat tersebut, Kapolda menegaskan kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter personel Polri yang berintegritas, disiplin, dan humanis.“Ibadah kepada Tuhan merupakan fondasi utama dalam membangun keimanan dan ketenangan batin. Dengan keimanan yang kuat, setiap personel Polri diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Kapolda.Seluruh personel Polres Buru diajak untuk menjadikan momentum ibadah berjamaah sebagai sarana mempererat kebersamaan dan soliditas internal di lingkungan Polri.“Kebersamaan dalam ibadah akan memperkuat ukhuwah dan soliditas antar anggota. Dengan kebersamaan yang kuat, pelaksanaan tugas kepolisian dalam melayani masyarakat akan semakin optimal,” tambahnya. PNO-12 22 Jan 2026, 20:18 WIT
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir untuk Sejumlah Distrik di Mimika Papuanewsonline.com, Mimika — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Nabire mengeluarkan peringatan prakiraan cuaca terkait potensi banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Mimika. Peringatan ini berlaku selama 24 jam, terhitung mulai Jumat (23/1/2026) pukul 07.00 WIT hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 07.00 WIT.Dalam rilis resminya, BMKG memprakirakan wilayah Mimika akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Curah hujan tersebut diprediksi terjadi secara merata dan berkesinambungan, dimulai sejak pagi hari, berlanjut hingga malam, bahkan berpotensi berlangsung sampai dini hari.Kondisi cuaca ini dinilai berisiko meningkatkan potensi terjadinya genangan air dan banjir, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerentanan sedang hingga sangat rentan terhadap dampak cuaca ekstrem. Intensitas hujan yang berlangsung dalam durasi panjang menjadi faktor utama meningkatnya ancaman tersebut.BMKG mencatat sedikitnya belasan distrik di Kabupaten Mimika berpotensi terdampak. Wilayah tersebut meliputi Distrik Mimika Baru, Kuala Kencana, Iwaka, Wania, Amar, Alama, Jita, Agimuga, Kwami Narama, Mimika Tengah, Mimika Barat, Mimika Barat Tengah, Mimika Barat Jauh, serta Mimika Timur Jauh.Selain banjir, kondisi cuaca ekstrem ini juga berpotensi memicu dampak ikutan seperti tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan terhadap aktivitas masyarakat, termasuk transportasi darat dan perairan. Distrik-distrik yang memiliki kontur tanah labil dan berada di sekitar aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan.BMKG mengimbau masyarakat agar tetap siaga dan waspada terhadap perkembangan cuaca, khususnya warga yang bermukim di kawasan rawan banjir dan bantaran sungai. Pemantauan informasi cuaca secara berkala dari sumber resmi menjadi langkah penting dalam mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.Pemerintah daerah, aparat distrik, dan kelurahan juga diharapkan segera mengambil langkah antisipatif, termasuk menyiapkan sarana evakuasi dan koordinasi lintas sektor. Upaya kesiapsiagaan dini dinilai krusial untuk meminimalkan potensi kerugian akibat bencana hidrometeorologi.BMKG menegaskan bahwa peringatan dini ini merupakan bentuk langkah preventif agar seluruh pihak dapat lebih siap menghadapi dampak cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah Kabupaten Mimika.Penulis: JidEditor: GF 22 Jan 2026, 20:12 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT