Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Kunjungi SMA Kristen YKPM, Polresta Ambon Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melaksanakan kegiatan sambang serta sosialisasi di SMA Kristen YKPM Kota Ambon, Senin (13/10/2025).Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini dipimpin oleh Kabag Log Polresta Ambon, Kompol Jandry F. Alfons, didampingi Kabag SDM AKP Richard W. Hahury, Kasat Binmas AKP Djafar Lessy, Kasat Tahti Iptu D.E. Sapulette, Kasi Humas Polresta Ambon, dan Kanit Bhabinkamtibmas Iptu Kartini Pelu.Dalam kesempatan tersebut, para personel memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya menjaga disiplin dan etika di lingkungan sekolah.“Pelajar harus menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter. Hindari pergaulan negatif yang bisa merusak masa depan, serta jadilah pelopor keamanan dan ketertiban di sekolah,” pesan Kompol Jandry F. Alfons dalam arahannya di hadapan ratusan siswa.Selain memberikan penyuluhan kamtibmas, personel Polresta Ambon juga menyampaikan informasi mengenai tata cara pendaftaran menjadi anggota Polri, termasuk persyaratan administrasi dan tahapan seleksi yang berlangsung secara transparan dan objektif.Para siswa terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab, terutama saat membahas peluang menjadi anggota Polri serta tips mempersiapkan diri sejak dini.Tak hanya itu, sosialisasi juga mencakup pengenalan layanan darurat Kepolisian “Call Center 110”, yang dapat digunakan masyarakat dan pelajar untuk melaporkan kejadian atau potensi gangguan keamanan secara cepat dan gratis.Pihak sekolah memberikan apresiasi atas kegiatan ini dan menyatakan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga situasi kondusif di lingkungan pendidikan.“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan pembinaan dari Polresta Ambon. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab,” ujar perwakilan pihak sekolah.Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab, penuh semangat, dan berakhir dengan tertib pada pukul 09.40 WIT. Melalui kegiatan ini, Polresta Ambon berharap terbangun sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh negatif. PNO-12
13 Okt 2025, 19:47 WIT
Yohanes Kemong Soroti Kontroversi Penghargaan “Pendiri Mimika”: Kritik Tajam untuk Pemda Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana
peringatan Hari Ulang Tahun ke-29 Kabupaten Mimika yang semestinya berlangsung
penuh sukacita mendadak diwarnai perdebatan hangat. Hal itu terjadi setelah
Pemerintah Daerah Mimika memberikan penghargaan kepada sejumlah individu yang
disebut sebagai “pendiri Mimika”. Langkah tersebut menuai reaksi
keras dari Yohanes Kemong, tokoh masyarakat dan anggota DPRD Provinsi Papua
Tengah, yang menilai keputusan itu tidak berdasar dan berpotensi menyinggung
perasaan masyarakat adat — khususnya suku Amume dan Kamoro, dua suku besar yang
secara turun-temurun mendiami wilayah Mimika. “Siapakah pendiri Mimika? Apakah
manusia yang mendirikan Mimika, atau Allah yang menciptakan Mimika?” tegas
Yohanes Kemong saat menyampaikan pendapatnya di hadapan awak media, dengan nada
kecewa. Menurutnya, Mimika bukanlah
wilayah yang didirikan oleh manusia, melainkan tanah yang diciptakan oleh Tuhan
dan diwariskan kepada suku Amume dan Kamoro sebagai penjaga dan pewaris sah.
Karena itu, istilah “pendiri Mimika” dianggapnya tidak tepat dan justru
merendahkan makna sejarah serta nilai budaya yang melekat dalam identitas
masyarakat lokal. Kemong juga mempertanyakan dasar
pemberian penghargaan yang dinilai tidak melalui kajian historis maupun
konsultasi adat. Ia menyoroti keputusan pemerintah daerah yang menobatkan Maria
Retop sebagai salah satu penerima penghargaan “pendiri Mimika”. “Mengapa penghargaan itu
diberikan kepada individu yang tidak memiliki hubungan langsung dengan sejarah
atau leluhur Amume dan Kamoro? Keputusan seperti ini bisa menimbulkan
perpecahan dan melukai hati masyarakat adat,” ujarnya menegaskan. Pernyataan tersebut sontak memicu
perdebatan di kalangan masyarakat Mimika. Sebagian menilai bahwa penghargaan
itu merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi tokoh-tokoh pembangunan daerah,
namun sebagian lainnya berpendapat bahwa label “pendiri Mimika” mengandung
makna simbolis yang terlalu dalam dan sensitif untuk digunakan tanpa
persetujuan masyarakat adat. Yohanes Kemong mendesak agar
Pemerintah Kabupaten Mimika segera memberikan klarifikasi resmi terkait dasar
pemberian penghargaan tersebut. Ia juga meminta agar Dewan Adat dan perwakilan
suku Amume serta Kamoro dilibatkan dalam setiap kebijakan yang berkaitan dengan
nilai-nilai identitas dan sejarah masyarakat. “Kami tidak menolak penghargaan
bagi tokoh pembangunan. Tapi jangan memakai istilah ‘pendiri Mimika’ yang bisa
menimbulkan tafsir keliru. Mimika sudah ada jauh sebelum pemerintahan
terbentuk,” tambahnya. Hingga berita ini diturunkan, Bupati
Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Oskar Rettob belum memberikan
pernyataan resmi terkait kontroversi tersebut. Namun, sejumlah pihak berharap
agar polemik ini segera diselesaikan melalui dialog terbuka antara pemerintah
daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga adat, demi menjaga keharmonisan di tengah
momentum perayaan HUT ke-29 Kabupaten Mimika. Penulis: Hendrik Editor: GF
13 Okt 2025, 16:13 WIT
Perkuat Pengawasan Internal, Kabid Propam Polda Maluku Sosialisasikan Quick Wins di Polres Buru
Papuanewsonline.com, Buru - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) terus memperkuat pengawasan internal dan pembinaan disiplin di jajaran kepolisian wilayah. Pada Sabtu (11/10/2025), Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., memimpin apel pengarahan personel Polres Buru di lapangan Mapolres Buru.Kegiatan ini bertujuan untuk menegakkan kedisiplinan, meningkatkan profesionalisme anggota dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, serta menyosialisasikan Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri, yang menjadi prioritas dalam mewujudkan Polri yang presisi dan adaptif terhadap tuntutan masyarakat.Apel diikuti oleh Kapolres Buru, Wakapolres, para pejabat utama (PJU) Polres Buru, personel Polres Buru, serta perwakilan Bidpropam Polda Maluku.Dalam arahannya, Kombes Pol. Indera Gunawan menegaskan bahwa kedisiplinan dan integritas merupakan pondasi utama bagi setiap anggota Polri dalam melaksanakan tugas pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum di tengah masyarakat.“Saya tekankan kepada seluruh anggota agar selalu menjaga disiplin, etika, dan profesionalisme dalam bertugas. Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap anggota bekerja sesuai aturan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Indera Gunawan dalam arahannya.Ia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan anggota di lapangan mencerminkan citra institusi Polri di mata publik. Oleh karena itu, Bidpropam akan terus melakukan pengawasan melekat (waskat) dan pembinaan secara berkelanjutan untuk menjaga marwah serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri.“Ingat, kepercayaan masyarakat adalah modal utama kita. Laksanakan tugas dengan hati, hindari pelanggaran sekecil apa pun, dan jadikan pengawasan sebagai cermin untuk memperbaiki diri,” tegasnya.Selain itu, Kombes Indera Gunawan turut menyosialisasikan Program Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri, yang di antaranya meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, serta penguatan sinergitas dengan masyarakat dan instansi lain.“Quick Wins bukan sekadar program, tapi langkah nyata untuk mempercepat perubahan menuju Polri yang semakin dipercaya, dicintai, dan diandalkan masyarakat,” imbuhnya.Apel pengarahan ini juga menjadi momentum bagi jajaran Polres Buru untuk memperkuat komitmen dalam menjaga soliditas, loyalitas, serta semangat pengabdian di setiap pelaksanaan tugas. PNO-12
13 Okt 2025, 13:39 WIT
Pasar Lama Dekai Dilalap Api: Belasan Kios Hangus, Warga Yahukimo Berjuang Padamkan Kobaran
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kepulan
asap hitam membumbung tinggi dari kawasan Pasar Lama Dekai, Kabupaten Yahukimo,
Papua Pegunungan, pagi tadi. Api yang diduga berasal dari salah satu kios di
sisi utara pasar dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya dan melalap
habis belasan kios yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu ringan. Kebakaran terjadi sekitar pukul
07.00 WIT, saat aktivitas pasar mulai ramai. Para pedagang dan warga panik
berhamburan mencoba menyelamatkan barang dagangan masing-masing. Suara jeritan,
bentakan, dan permohonan bantuan bercampur dengan panasnya kobaran api yang
terus membesar. “Api sangat cepat membesar, kami
hanya bisa menyelamatkan sebagian barang,” tutur Jhones Asso, warga yang berada
di lokasi kejadian dan ikut membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Minimnya sarana pemadam kebakaran
membuat upaya pemadaman berlangsung dramatis. Warga bahu-membahu menggunakan ember,
selang rumah, dan karung basah untuk mencegah api menjalar lebih luas. Namun,
kondisi pasar yang padat dan banyak material mudah terbakar membuat api sulit
dikendalikan. Hingga api berhasil dipadamkan
sekitar dua jam kemudian, belasan kios sudah rata dengan tanah. Sejumlah
pedagang terlihat menangis menyaksikan kios dan barang dagangan mereka berubah
menjadi abu. Petugas kepolisian dari Polres
Yahukimo langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara
(TKP). Dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik
atau puntung rokok yang dibuang sembarangan. “Masih dalam penyelidikan. Tim
sedang memeriksa sumber api dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” ujar
salah satu petugas kepolisian di lokasi kejadian. Kerugian material akibat
kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Tidak ada laporan
korban jiwa, namun beberapa warga mengalami luka ringan saat berusaha
menyelamatkan barang dagangan. Peristiwa ini kembali menyoroti
lemahnya kesiapan infrastruktur penanggulangan bencana di wilayah pedalaman
Papua. Masyarakat menilai tidak tersedianya unit pemadam kebakaran menjadi
faktor utama yang memperparah kebakaran di Pasar Lama Dekai. “Kalau ada mobil pemadam, mungkin
tidak separah ini. Setiap tahun selalu ada kebakaran, tapi belum ada tindakan
nyata dari pemerintah,” kata Yuliana Lokbere, salah satu pedagang yang kiosnya
ikut terbakar. Warga berharap agar Pemerintah
Kabupaten Yahukimo segera menyiapkan fasilitas pemadam kebakaran dan sistem
keamanan pasar yang lebih baik. Selain itu, mereka juga meminta adanya bantuan
darurat bagi pedagang yang kehilangan sumber penghidupan. Hingga berita ini diturunkan,
belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Daerah Yahukimo. Namun,
sejumlah aparat terlihat masih berjaga di lokasi untuk mengamankan area dan
menghindari potensi kebakaran susulan. Penulis: Hendrik Editor: GF
13 Okt 2025, 13:40 WIT
Presiden Prabowo Gelar Pertemuan dengan Para Menteri dan Pejabat Tinggi Negara di Kertanegara
Papuanewsonline.com, Jakarta — Presiden
Prabowo Subianto menggelar pertemuan terbatas dengan sejumlah Menteri
Koordinator, Menteri, Gubernur Bank Indonesia, Kapolri, dan Wakil Panglima TNI
di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu malam (12/10).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana serius namun penuh keakraban,
membahas arah kebijakan ekonomi nasional jelang peluncuran stimulus ekonomi
baru yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Menurut sumber dari lingkungan
Istana, pertemuan ini merupakan bagian dari langkah cepat Presiden Prabowo
dalam merespons dinamika ekonomi global sekaligus memperkuat fondasi ekonomi
nasional agar tetap tumbuh stabil di tengah tantangan inflasi dan ketidakpastian
pasar dunia. “Presiden Prabowo memutuskan
beberapa stimulus ekonomi strategis yang akan mulai dijalankan pekan depan.
Fokusnya adalah menjaga daya beli masyarakat, membuka lapangan kerja baru, dan
mempercepat perputaran ekonomi rakyat,” ungkap salah satu pejabat yang hadir
dalam pertemuan tersebut. Dalam rapat tersebut, Presiden
menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong program-program produktif yang
telah berjalan, sekaligus memperkuat implementasi program baru yang berdampak
langsung bagi masyarakat. Beberapa di antaranya meliputi Program
MBG (Makan Bergizi Gratis) yang kini telah memiliki lebih dari 11.000 dapur
komunitas di seluruh Indonesia, serta pembangunan 350.000 rumah subsidi bagi
masyarakat berpenghasilan rendah yang telah terealisasi dalam tahap pertama. Selain itu, Presiden juga
menyoroti pembukaan lahan pertanian baru di sejumlah daerah strategis sebagai
upaya memperkuat ketahanan pangan nasional serta menciptakan lapangan kerja di
sektor pedesaan. “Saya meyakini ekonomi nasional
kita akan terus membaik. Tenaga kerja bertambah, roda ekonomi berputar, dan
daya beli masyarakat meningkat. Semua program ini harus dikawal secara serius
agar berjalan sesuai target,” ujar Presiden Prabowo dengan nada optimistis. Presiden juga menekankan
pentingnya sinergi antar-lembaga dalam memastikan efektivitas program ekonomi
yang dijalankan. Ia meminta kementerian terkait, aparat keamanan, dan Bank
Indonesia untuk memperkuat koordinasi, terutama dalam menjaga stabilitas harga,
mempercepat penyaluran bantuan produktif, serta memastikan pengawasan ketat
terhadap anggaran publik. “Kita tidak boleh lengah. Setiap
rupiah yang dikeluarkan harus sampai kepada rakyat. Kita ingin pertumbuhan
ekonomi yang tidak hanya tinggi di angka, tetapi juga dirasakan di meja makan
setiap keluarga Indonesia,” tegasnya. Pertemuan di Kertanegara malam
itu menandai konsolidasi awal menuju kebijakan ekonomi besar yang diprediksi
akan diumumkan secara resmi pada pekan depan. Para menteri yang hadir terlihat
mencatat berbagai arahan Presiden, termasuk instruksi untuk memperkuat
komunikasi publik agar masyarakat memahami arah kebijakan ekonomi yang ditempuh
pemerintah. Sejumlah analis menilai langkah
Presiden Prabowo ini sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah ingin menjaga
momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah situasi global yang masih penuh
ketidakpastian. “Presiden tampak ingin memastikan
setiap program strategis betul-betul berdampak langsung. Pendekatan berbasis
aksi nyata dan lapangan kerja menjadi fokus utama pemerintah saat ini,” ujar
seorang pengamat ekonomi nasional. Pertemuan tersebut berlangsung
hingga larut malam dan ditutup dengan komitmen bersama untuk mempercepat
pelaksanaan program-program prioritas pemerintah dalam beberapa minggu ke
depan.(GF)
13 Okt 2025, 13:37 WIT
Raih Prestasi Gemilang, Polwan Sumut Sabet Emas di Piala Dunia Kickboxing Uzbekistan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Prestasi gemilang kembali ditorehkan keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Seorang Polwan muda dari Polda Sumatera Utara, BRIPDA APRILIA EKA PUTRI LUMBANTUNGKUP, S.Pd., berhasil mengibarkan Merah Putih di kancah olahraga dunia dengan meraih Medali Emas pada Uzbekistan Kickboxing World Cup 2025.Kejuaraan bergengsi yang berlangsung pada 7-12 Oktober 2025 di Tashkent, Uzbekistan ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia dari negara-negara dengan tradisi dan pembinaan kickboxing yang sangat kuat. Di tengah persaingan yang ketat, BRIPDA APRILIA tampil perkasa dan berhasil keluar sebagai juara dunia pada kategori K-1 52 KG Female.Merespons kemenangan ini, Irjen Pol Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si. selaku Kakorsabhara Baharkam Polri menyampaikan apresiasi dan kebanggaan yang mendalam.“Atas nama pimpinan dan seluruh jajaran, kami mengucapkan selamat sebesar-besarnya kepada BRIPDA APRILIA. Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat juang dan daya saing personel Polri di bidang olahraga tidak kalah tangguh dibanding di medan tugas operasional. Di panggung dunia yang keras, ia tidak hanya bertanding, tetapi menang dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar IJP Ritonga.Lebih lanjut, IJP Ritonga menegaskan komitmen Komite Olahraga Polri (KOR) dalam membina bakat-bakat unggulan di tubuh Polri.“Komite Olahraga Polri akan terus mendorong dan memfasilitasi personel berprestasi. Kemenangan BRIPDA APRILIA menjadi inspirasi dan pembuktian bahwa program pembinaan atlet kita berada di jalur yang tepat. Ini baru awal, kita akan terus pertahankan dan tingkatkan prestasi ini. Kami buktikan, Polri turut aktif mengibarkan Merah Putih melalui prestasi olahraga dunia,” tegasnya. PNO-12
13 Okt 2025, 08:02 WIT
Patroli "Blue Light" Samapta Polda Maluku Redam Ketegangan Warga di Air Besar Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melalui Direktorat Samapta menggelar patroli skala besar dengan nama Blue Light Patrol pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (11-12/10/2025) di kota Ambon.Patroli yang dipimpin langsung oleh Direktur Samapta Polda Maluku Kombes Pol. Agus Pudjianto, SH., M.Si ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, atau tindak kejahatan di ibukota provinsi Maluku.Menggunakan sejumlah kendaraan bermotor, personel Samapta Polda Maluku melaksanakan patroli di sejumlah daerah rawan di Ambon termasuk menyasar kawasan Aster, Batu Merah, Belakang Soya, Taman Pattimura, Jalan Ay. Patty, Tugu Trikora, Batu Gantong, Belakang Amplas, Pelabuhan Slamet Riyadi, Pasar Mardika, Ongko Liong hingga kembali ke Markas Ditsamapta di Tantui.Dalam kegiatan tersebut, para personel juga menyapa dan berdialog dengan masyarakat untuk menerima saran dan masukan. Termasuk menghampiri sekelompok pemuda yang masih nongkrong di tengah jalan."Kami berdialog dengan masyarakat, dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas," kata Kombes Agus.Pada kesempatan itu, tim juga melakukan sosialisasi terkait Call Center 110 sebagai layanan pengaduan masyarakat kepada pihak Kepolisian."Daerah titik rawan premanisme juga kami sasar. Termasuk patroli ke tempat pemukiman warga, tempat keramaian/hiburan, serta memonitor kegiatan masyarakat," ungkapnya.Tak menggunakan kendaraan bermotor, patroli juga dilakukan dengan cara berjalan kaki. Tim menghampiri masyarakat yang sementara duduk berkelompok secara humanis, menyapa menjalin kedekatan, menyerap informasi keluhan dan laporan masyarakat. "Kami juga menghimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama - sama menjaga situasi Kamtibmas di seputaran Kota Ambon," ungkapnya.Patroli yang kerap dilaksanakan ini juga merupakan komitmen Polda Maluku untuk selalu hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat."Patroli yang dilakukan ini juga untuk mencegah terjadinya potensi gangguan, ancaman gangguan dan gangguan nyata karena adanya niat dan kesempatan," ungkapnya.Saat patroli digelar, tim juga menerima laporan terjadinya bentrok antar warga di kawasan Air Besar. Kedua kelompok massa yang bertikai akhirnya berhasil dipisahkan."Saat itu petugas mencari tau sebab terjadinya bentrok dan mengamankan kedua pihak, kemudian melakukan pendekatan secara humanis, membangun komunikasi, dan berdialog dengan kelompok masyarakat," jelasnya.Pada kesempatan itu, selain meminta kedua belah pihak kembali ke rumah masing-masing, tim patroli juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman keras."Kami juga memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Juga melakukan pendekatan secara humanis dengan tokoh masyarakat yang berada di daerah Kahena," jelasnya. PNO-12
13 Okt 2025, 07:52 WIT
Bidpropam Polda Maluku Tanam Jagung Serentak, Wujud Nyata Dukung Asta Cita Presiden
Papuanewsonline.com, Buru – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional di bidang ketahanan pangan. Pada Sabtu (11/10/2025), Bidpropam Polda Maluku melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal IV di Desa Savana Jaya, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru.Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian.Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., dan diikuti oleh jajaran Bidpropam serta unsur masyarakat setempat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: para perwira dan perwakilan personil Bidpropam Polda Maluku dan Sie Propam Polres Buru, Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dan penyuluh pertanian Desa Savana Jaya serta Kelompok Tani “Garda” Desa Savana JayaDalam sambutannya, Kombes Pol. Indera Gunawan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni semata, tetapi bentuk nyata dukungan Polri terhadap visi pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI.“Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak dan mitra masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan melalui sektor pertanian. Program penanaman jagung ini merupakan salah satu langkah konkret kami untuk mendukung kemandirian pangan nasional,” ujar Indera Gunawan.Penanaman jagung serentak ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat tani. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan hasil panen yang akan datang mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan ketahanan pangan di wilayah Maluku. PNO-12
13 Okt 2025, 07:45 WIT
RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri Terima Kunjungan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta
Papuanewsonline.com, Jakarta - Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri menerima kunjungan dari perwakilan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih efektif antara Koroner Inggris dengan otoritas terkait di Indonesia, terutama dalam hal penanganan autopsi jenazah yang akan direpatriasi ke Inggris serta penanganan kasus hukum yang berkaitan dengan kondisi kematian jenazah tersebut.Rombongan dari Kedutaan Besar Inggris terdiri dari Poonam Jandu selaku Coroner Liaison Officer, Falma Kemalasari selaku Vice Consul - British Embassy Jakarta, dan Gilang Ahmad Rizki selaku Pro-Consul - British Embassy Jakarta. dan diterima langsung oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono, M.Kes., M.H., beserta jajaran pejabat utama dan tim dari Instalasi Kedokteran Forensik.Kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang prosedur dan layanan forensik di Indonesia, sekaligus berbagi pengalaman terkait penanganan jenazah warga negara asing (WNA) dalam proses repatriasi, baik di Indonesia maupun di Inggris. Kepala RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini menegaskan pentingnya kerja sama lintas negara di bidang forensik.“Kami sangat menyambut baik kunjungan ini. Komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pihak kedutaan sangat penting untuk memastikan proses forensik berjalan profesional dan transparan,” ujarnya pada Jumat, (10/10/2025).Perwakilan Kedutaan Besar Inggris juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai praktik forensik di Indonesia.Melalui kunjungan ini, RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri dan Kedutaan Besar Inggris berharap dapat terus memperkuat kerja sama di bidang kedokteran forensik serta membangun sinergi dalam penanganan kasus kemanusiaan lintas negara. PNO-12
12 Okt 2025, 19:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru