logo-website
Kamis, 12 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Gelar Apel Gabungan, Kombes Donny: Pentingnya Kesiapan Operasional dan Pengelolaan Aset Negara Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Biro Logistik (Karo Logistik) Polda Maluku, Kombes Pol Donny Setiawan, memimpin apel pagi gabungan personel Polda Maluku yang berlangsung di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Ambon. Senin(8/9/2025)Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni, S.H., S.I.K., M.H., Irwasda Polda Maluku, para pejabat utama, serta seluruh personel satuan kerja di lingkungan Polda Maluku.Dalam arahannya, Karo Logistik menyampaikan sejumlah penekanan penting dari pimpinan, khususnya terkait dengan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan kesiapan sarana operasional guna mendukung pelaksanaan tugas Polri di wilayah Maluku.“Para Kasatker diminta segera menindaklanjuti penyusunan Rencana Kebutuhan BMN (RKBMN) Tahun Anggaran 2027, termasuk mengajukan Penetapan Status Penggunaan (TSP) atas aset yang tercatat dalam SIMAN. Tanpa TSP, proses alokasi anggaran pemeliharaan tidak bisa dilakukan,” tegas Kombes Pol Donny Setiawan.Ia menambahkan, setiap personel merupakan kuasa pengguna barang yang bertanggung jawab terhadap fisik dan legalitas aset negara yang berada di bawah pengelolaannya. Bila terdapat aset dalam kondisi rusak berat, penghapusan harus dilakukan sesuai prosedur, dengan memastikan wujud fisiknya tetap tersedia sebagai bentuk pertanggungjawaban.Sejalan dengan program prioritas Kapolda Maluku, Kombes Pol Donny juga menekankan pentingnya response time dan patroli sebagai etalase pelayanan Polri kepada masyarakat. Ia menginstruksikan agar seluruh kendaraan dinas di setiap satuan kerja dipastikan dalam kondisi siap pakai dan terawat.“Kesiapan kendaraan operasional menjadi kunci dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat. Ini adalah bagian dari wajah profesionalisme Polri yang harus kita jaga,” ujarnya.Disamping hal-hal yang disampaikan diatas, Karolog juga menginovasi Pembelajaran:Setiap satker diminta menyusun video tutorial singkat mengenai pelaksanaan tugas sebagai media pembelajaran internal.Kerapian Lingkungan dan Asrama:Kebersihan dan kerapian lingkungan, terutama asrama, harus menjadi tanggung jawab seluruh personel sebagai refleksi kedisiplinan dan rasa hormat terhadap fasilitas negara.Pengawasan Internal Jelang Audit Irwasum Polri:Mengingat akan dilaksanakannya audit oleh Irwasum Polri pada 12 September 2025, seluruh jajaran diminta untuk meningkatkan pengawasan internal dan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan keuangan negara.Kesiapsiagaan Hadapi Dinamika Kamtibmas:Menanggapi perkembangan situasi pasca-aksi unjuk rasa di beberapa wilayah, Karo Logistik mengingatkan agar seluruh personel tetap siaga dan responsif terhadap dinamika yang terjadi di masyarakat.“Setiap dinamika harus menjadi pemicu bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Profesionalisme Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat adalah kunci terpeliharanya stabilitas Kamtibmas,” pungkasnya.PNO-12#MalukuTarusBikingBae#BasudaraTarusBikingBae 09 Sep 2025, 15:40 WIT
Pimpin Anev Mingguan, Kapolda Maluku Tekankan Profesionalisme dan Respons Cepat Hadapi Konflik Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menggelar rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) kegiatan operasional mingguan bersama seluruh Satuan Wilayah (Satwil) Polres jajaran melalui video conference (vicon) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K. (Senin, 8/9/2025)Rapat Anev yang berlangsung di Ruang Vicon Lantai 2 Mapolda Maluku ini turut dihadiri oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Tobroni, S.I.K., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol, S.I.K., serta para pejabat utama Polda dan perwira perwakilan satuan kerja (satker) masing-masing.Dalam arahannya, Kapolda Maluku menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme personel Polri di lapangan. Ia meminta seluruh jajaran Polres untuk terus memantau situasi keamanan terkini dan menyesuaikan pendekatan kepolisian yang lebih humanis dan proaktif.“Paradigma lama dalam penanganan kontijensi dan unjuk rasa harus adaptif, profesional, dan mampu membangun kedekatan dengan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah rawan konflik,” kita tidak hanya melihat permasalahan di hilir saja, melainkan harus sampai di hulu. Agar melaksakan giat dimulai dari deteksi dan pemberirahuan kegiatan, rapat pembahasan rencana pengamanan sampai dengan sistem pengawasan, dokumentasi dan laporan dukungan logistik, tegas Kapolda.Kapolda juga memberikan penekanan khusus terkait langkah preemtif dab preventif dalam mengantisipasi konflik antar kampung. Ia menginstruksikan kepada para Kapolres, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas agar rutin melakukan sambang dan dialog dengan warga di lokasi-lokasi yang memiliki potensi konflik.Selain isu sosial, Kapolda Maluku juga menyoroti kejahatan yang merugikan kekayaan negara. Ia meminta agar jajaran Polda Maluku memberikan perhatian serius terhadap kasus-kasus pertambangan ilegal, pencurian ikan di laut, serta peredaran narkoba.“Kasus-kasus seperti tambang ilegal, illegal fishing, dan narkoba harus menjadi atensi utama. Jangan sampai kita hanya diam atau ‘tidur’. Jika kita tidak responsif, maka peran kita sebagai pemelihara kamtibmas dan penegak hukum tidak berjalan maksimal,” ujar Irjen Pol Dadang Hartanto.Dengan pelaksanaan Anev mingguan ini, Polda Maluku menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang adaptif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.Kapolda menambahkan bahwa keamanan bukanlah suatu pemberian namun perlu usaha bersama dengan stake holder terkait untuk mewujudkannya.PNO-12#MalukuTarusBikingBae#BasudaraTarusBikingBae 09 Sep 2025, 15:34 WIT
Pj Sekda Mimika Instruksikan ASN: Fokus RKA 2026 dan Verifikasi Data Guru Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Mimika di Pusat Pemerintahan SP3, Senin (8/9/2025), berlangsung khidmat namun penuh penekanan strategis. Dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Mimika, Abraham Kateyau, apel kali ini tidak sekadar seremonial, melainkan forum penting untuk mengarahkan roda birokrasi menuju target pembangunan 2026. Dalam amanatnya, Abraham Kateyau menegaskan sejumlah poin prioritas yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2026 menjadi instruksi utama yang disorot. “Penyusunan RKA 2026 harus segera dimulai. Kolaborasi antara Kepala OPD, Kepala Bidang, dan para programmer sangat penting agar dokumen perencanaan lebih terarah dan realistis,” tegas Abraham di hadapan ratusan ASN yang hadir. Selain soal perencanaan anggaran, Pj Sekda juga menyinggung perkembangan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama yang baru digelar. Ia memastikan bahwa hasil seleksi administrasi akan diumumkan dalam kurun waktu 10 hari. Para kandidat yang lolos akan melanjutkan tahapan berikutnya, mulai dari penulisan makalah, presentasi, hingga wawancara. Tak kalah penting, perhatian khusus diarahkan kepada sektor pendidikan. Abraham menugaskan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika untuk segera melakukan verifikasi data tenaga pendidik, baik guru PNS, guru P3K, maupun guru swasta yang belum bergelar sarjana. “Bagi guru swasta, verifikasi harus dilengkapi dengan rekomendasi yayasan masing-masing. Ini penting agar data benar-benar valid dan kualitas tenaga pengajar bisa ditingkatkan,” tegasnya. Instruksi ini dinilai krusial mengingat kualitas pendidikan sangat bergantung pada kesiapan tenaga pendidik yang mumpuni. Menguatkan kembali arahan yang pernah disampaikan Wakil Bupati Mimika, Abraham mengingatkan para ASN agar tidak terjebak dalam kegiatan seremonial yang berlebihan. Ia menekankan, aparatur harus mengedepankan kerja nyata dibanding sekadar tampilan luar. “Sebagai aparatur negara, kita dituntut untuk bersikap bijak. Jangan mengeluarkan pernyataan yang bisa memicu keresahan masyarakat. Fokuslah pada pelayanan, jaga suasana tetap kondusif, dan bangun kepercayaan publik,” pesannya. Apel pagi yang dipimpin Pj Sekda kali ini menandai arah baru dalam manajemen birokrasi Pemkab Mimika. Dengan penekanan pada perencanaan anggaran yang terukur, verifikasi data guru yang akurat, dan sikap ASN yang profesional, pemerintah daerah berharap pelayanan publik ke depan semakin efisien dan berdampak langsung bagi masyarakat.   Penulis: Bim Editor: GF   08 Sep 2025, 20:25 WIT
Rakor di Mimika, Pemprov Papua Tengah Kumpulkan Data untuk Bangun Sektor Kepemudaan Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemanfaatan dan Pengolahan Data Sektor Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif se-Papua Tengah, bertempat di Hotel Swiss-Belinn Timika, 8–10 September 2025. Rakor ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Papua Tengah, Marten Ukago, SE., M., didampingi oleh Kepala Disporaparekraf Papua Tengah, Jem Telenggen, SE., M.Ap, serta dihadiri para kepala OPD dari delapan kabupaten di Papua Tengah. Dalam sambutannya, Marten Ukago menegaskan bahwa empat sektor utama yang dibahas dalam Rakor ini bukan hanya sekadar bidang kerja birokrasi, melainkan penopang penting masa depan Papua Tengah. “Pemuda adalah agen perubahan, olahraga pemersatu bangsa, pariwisata jendela dunia, dan ekonomi kreatif motor penggerak masa depan. Rakor ini jangan hanya jadi forum seremonial, tetapi harus melahirkan langkah konkrit yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Marten. Ia menambahkan, data yang dikumpulkan dari seluruh kabupaten akan menjadi dasar pengambilan kebijakan dan perumusan program strategis yang lebih tepat sasaran. Kepala Disporaparekraf Papua Tengah, Jem Telenggen, menjelaskan bahwa tujuan utama Rakor ini adalah mengintegrasikan data lintas kabupaten. Data tersebut nantinya akan dimanfaatkan dalam perencanaan program, termasuk pembangunan infrastruktur olahraga, pariwisata, serta pendampingan UMKM di sektor ekonomi kreatif. “Saat ini kami tengah mempersiapkan stadion Your Sports Center yang akan menjadi ikon olahraga di Papua Tengah. Data yang dihimpun dari Rakor ini juga akan menjadi pijakan bagi pemerintah dalam menyusun program pembinaan pemuda, mengembangkan destinasi wisata, serta mendorong industri kreatif daerah,” ujar Jem. Peserta Rakor dari delapan kabupaten menyambut baik inisiatif Pemprov Papua Tengah ini. Mereka menilai bahwa langkah pengumpulan data bersama akan memperkuat koordinasi lintas daerah, meminimalkan tumpang tindih program, serta mempercepat lahirnya kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Melalui Rakor ini, Pemprov Papua Tengah ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memiliki pijakan kuat pada realita di lapangan, bukan sekadar wacana. Harapannya, hasil Rakor dapat menjadi tonggak awal terwujudnya Papua Tengah Emas: maju, mandiri, dan berdaya saing.   Penulis: Jid Editor: GF 08 Sep 2025, 20:22 WIT
Diduga Depresi, Pria Muda di Timika Ditemukan Tewas Gantung Diri Papuanewsonline.com, Mimika — Suasana duka menyelimuti sebuah rumah di Jalan Moses Yawa, Timika, pada Minggu (7/9/2025) dini hari. Seorang pria berusia 28 tahun, berinisial A.T.M, ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya. Pria muda asal Ambon yang berdomisili di Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana itu diduga nekat mengakhiri hidupnya karena dilanda depresi. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh kerabat dekat korban. Sekitar pukul 01.25 WIT, saksi berinisial P.M dan I.R mendatangi rumah korban dengan maksud mengambil telepon genggam yang sebelumnya dipinjam oleh A.T.M. Namun, setelah beberapa kali mengetuk pintu, tidak ada jawaban. Merasa curiga, saksi lalu mendorong pintu dan mendapati pemandangan memilukan: korban sudah dalam keadaan tergantung di dalam kamar. Kejadian ini segera dilaporkan ke pihak berwajib. Aparat gabungan dari Polsek Mimika Baru, Sat Samapta, Sat Reskrim, Sat Intelkam Polres Mimika, serta tim Inafis langsung bergerak menuju lokasi. Proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) berlangsung sekitar pukul 03.20 WIT hingga 03.50 WIT. Kapolres Mimika melalui Kasi Humas Iptu Hempi Ona, S.E., membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa saksi menemukan korban setelah berusaha masuk ke rumahnya. “Saksi awalnya datang ke rumah korban untuk mengambil telepon genggam. Karena tidak ada jawaban setelah mengetuk pintu, saksi mendorong pintu dan mendapati korban sudah tergantung. Kejadian ini langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian,” terang Hempi. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan informasi penting dari keterangan saksi. Sebelum peristiwa tragis itu, korban sempat menggunakan ponsel milik saksi untuk menghubungi kekasihnya yang berada di Dobo. Dalam percakapan tersebut, sempat terjadi pertengkaran hebat yang membuat korban emosi hingga memukul beberapa benda di dalam rumah. Kejadian itu diduga kuat memicu stres dan tekanan psikologis pada korban. Namun demikian, polisi masih mendalami berbagai kemungkinan lain sebagai motif di balik aksi nekat tersebut. Setelah proses olah TKP selesai, jenazah A.T.M langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju RSUD Mimika untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Suasana haru dan tangis keluarga serta kerabat pecah saat jenazah dimasukkan ke dalam kendaraan. “Kami masih mendalami keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini. Dugaan sementara, korban mengalami depresi,” jelas Iptu Hempi. Kasus bunuh diri ini menambah daftar panjang tragedi yang dipicu tekanan psikologis di Timika. Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi mental anggota keluarga maupun kerabat. “Jika ada yang mengalami masalah pribadi atau tanda-tanda depresi, sebaiknya segera dicarikan solusi dengan berbicara kepada orang terdekat atau mencari bantuan profesional. Jangan biarkan masalah menumpuk hingga menimbulkan tindakan fatal,” imbau Hempi. Kematian A.T.M menjadi pengingat pahit bahwa persoalan kesehatan mental perlu mendapat perhatian serius. Bagi keluarga yang ditinggalkan, duka mendalam kini menyelimuti, sementara polisi terus mengusut lebih lanjut guna memastikan apa yang benar-benar menjadi penyebab akhir dari tragedi tersebut. Penulis: Jid Editor: GF   08 Sep 2025, 20:18 WIT
"Stop Cari Muka!": Pj Sekda Mimika Beri Pesan Menohok untuk ASN Papuanewsonline.com, Mimika — Suasana apel pagi di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Kuala Kencana, Senin (8/9/2025), mendadak hening ketika Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Abraham Kateyau, menyampaikan pesan yang menohok kepada ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir. Dalam arahannya, Abraham blak-blakan menyinggung adanya sebagian ASN yang merasa tidak senang dengan penunjukan dirinya sebagai Pj Sekda oleh Bupati dan Wakil Bupati. Ia menegaskan bahwa jabatan adalah amanah, bukan ajang perebutan atau ambisi pribadi. “Saya juga tidak mengharapkan menjadi Sekda, tetapi saya ditunjuk bapak Bupati dan Wakil Bupati sebagai Pj Sekda untuk mengemban tugas. Jadi ini amanah, bukan sesuatu yang saya kejar-kejar,” tegasnya di hadapan peserta apel. Abraham kemudian mengingatkan seluruh ASN agar tidak terjebak dalam perilaku mencari muka atau saling menjatuhkan sesama rekan kerja. Menurutnya, kualitas seorang pegawai akan dinilai berdasarkan kinerja, bukan kedekatan semu dengan pimpinan. “Kita sama-sama pegawai negeri, tidak usah setor-setor muka ke pimpinan daerah. Nanti juga pimpinan yang menilai kinerja ASN. Kalau bekerja baik, pasti akan terlihat. Kalau hanya pandai mencari muka, justru akan merusak suasana kerja,” tandasnya. Pesan ini sontak menjadi sorotan karena disampaikan secara lugas, tanpa basa-basi, seolah menjadi sindiran keras bagi mereka yang lebih sibuk mengejar simpati atasan ketimbang melayani masyarakat. Dalam kesempatan itu, Abraham juga menekankan bahwa tugas utama ASN adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Mimika. Ia meminta agar aparatur pemerintah lebih mengedepankan kerja sama, saling mendukung, dan membangun lingkungan kerja yang sehat. “Jangan lagi ada sikut-sikutan, apalagi mencari kesalahan orang lain. Mari kita bekerja dengan hati, saling menopang, dan berfokus pada pelayanan kepada rakyat. Itu yang paling penting,” ujarnya. Menurutnya, Mimika membutuhkan birokrasi yang solid dan harmonis untuk mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan dasar hingga penyiapan daerah menghadapi berbagai agenda strategis nasional. Pj Sekda Mimika ini menegaskan bahwa setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki jabatan tertentu, termasuk Sekda, asalkan memenuhi syarat kompetensi dan mendapatkan kepercayaan dari pimpinan daerah. Karena itu, ia meminta semua pihak untuk tidak menjadikan jabatan sebagai sumber konflik internal. “Siapapun bisa jadi Sekda kalau dipandang layak dan mampu. Jadi jangan jadikan jabatan ini sebagai bahan iri hati. Yang penting, mari kita sama-sama bekerja membangun Mimika,” pungkasnya. Pesan keras Abraham Kateyau di apel pagi itu menjadi penegasan bahwa birokrasi Mimika membutuhkan aparatur yang berintegritas, profesional, dan bekerja berdasarkan tanggung jawab, bukan sekadar pencitraan pribadi.   Penulis: Jid Editor: GF  08 Sep 2025, 20:15 WIT
Reshuffle Kabinet, Presiden Prabowo Lantik Menteri dan Wamen Baru Papuanewsonline.com, Jakarta — Suasana khidmat menyelimuti Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025), ketika Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah menteri dan wakil menteri baru dalam rangka reshuffle Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024–2029. Pelantikan ini menandai reshuffle pertama sejak Prabowo Subianto dilantik bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Oktober 2024. Prosesi diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden, dilanjutkan pengucapan sumpah jabatan para pejabat baru dengan tangan di atas kitab suci, dan diakhiri penandatanganan berita acara pelantikan. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa perombakan ini dilakukan setelah Presiden menerima berbagai masukan, evaluasi, serta pertimbangan mendalam. “Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore hari ini diputuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian,” jelas Prasetyo. Ia menegaskan bahwa reshuffle bukanlah semata-mata pergantian personal, melainkan langkah penyesuaian arah kebijakan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan bangsa di tengah tantangan global dan dinamika dalam negeri. Beberapa posisi strategis mengalami perombakan, antara lain: Menkopolhukam: Budi Gunawan Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Abdul Kadir Karding Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo Presiden Prabowo kemudian memperkenalkan lima pejabat baru yang langsung dilantik dalam prosesi penuh khidmat: Purbaya Yudhi Sadewa — Menteri Keuangan, menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Mukhtaruddin — Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Fery Joko Juliantono — Menteri Koperasi, menggantikan Budi Arie Setiadi. Mochammad Irfan Yusuf — Menteri Haji dan Umrah, memimpin kementerian baru yang resmi dibentuk melalui reshuffle ini. Dahnil Anzar Simanjuntak — Wakil Menteri Haji dan Umrah. Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menjadi sorotan tersendiri. Presiden menilai kebutuhan umat Muslim Indonesia, yang setiap tahunnya menunaikan ibadah haji dan umrah dalam jumlah besar, harus mendapat perhatian khusus dalam bentuk kebijakan yang lebih terarah, terkoordinasi, dan profesional. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan agar seluruh pejabat baru segera bekerja cepat menyesuaikan diri dengan tantangan yang ada. “Kita menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian. Saya minta para menteri dan wakil menteri baru untuk bekerja keras, menjaga integritas, serta memastikan kebijakan yang dibuat langsung menyentuh kepentingan rakyat,” ujar Presiden tegas. Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran negara, terutama di sektor keuangan dan pelayanan publik. Langkah reshuffle ini dinilai sebagai penegasan arah kebijakan pemerintahan Prabowo–Gibran, yang ingin menekankan stabilitas politik, penguatan ekonomi, serta pelayanan publik yang lebih efektif. Perombakan kabinet ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian visi besar Indonesia, yakni menuju negara maju dengan kesejahteraan merata, stabilitas yang terjaga, serta daya saing global yang semakin meningkat.   Penulis: Bim Editor: GF 08 Sep 2025, 20:11 WIT
Evaluasi Program Polri Triwulan III, Polda Maluku Komitmen Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mengikuti kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Bulanan Program Polri untuk Masyarakat Triwulan III Tahun 2025 yang digelar secara virtual dan dipimpin langsung oleh Wakaposko Presisi Mabes Polri dari Jakarta.Pelaksanaan Anev di lingkungan Polda Maluku berlangsung di Ruang Video Conference lantai 2 Mapolda Maluku pada pukul, senin (8/9/2025) dan dipimpin oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Turut hadir dalam kegiatan ini Irwasda Polda Maluku, para Pejabat Utama (PJU), Kaposko Presisi, koordinator kegiatan, sekretaris, dan operator tingkat Polda.Sementara itu, jajaran Polres/ta se-Maluku juga mengikuti kegiatan ini secara daring dari wilayah masing-masing bersama para pejabat utama, sekretaris, dan operator Polres.Anev bulanan ini merupakan forum penting dalam rangka monitoring, evaluasi, dan konsolidasi pelaksanaan program-program unggulan Polri untuk masyarakat, guna memastikan ketercapaian target kinerja di seluruh satuan wilayah.“Kegiatan ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi antar lini, dan memastikan bahwa setiap program Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Brigjen Pol Imam Thobroni dalam arahannya.Melalui forum Anev ini, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara merata di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Maluku.PNO-12#MalukuTarusBikingBae#BasudaraTarusBikingBae 08 Sep 2025, 18:45 WIT
Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif Terkait Kasus Perkelahian Yang Berujung Penikaman di Desa Piru Papuanewsonline.com, SBB – Polres Seram Bagian Barat bersama jajaran Polsek Piru bergerak cepat menangani kasus perkelahian yang berujung penikaman di Dusun Talaga, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada Minggu (07/09/2025) sekitar pukul 03.40 WIT.Peristiwa ini terjadi usai acara pesta pernikahan (malam rimbi) di lapangan bola Dusun Talaga selesai dilaksanakan. Seorang warga bernama Muhammad Kadafi (29) menjadi korban penikaman di bagian rusuk kiri oleh pelaku Askar Rehalat (24) dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau.Selain itu, salah seorang saksi bernama La Endo (35) yang berusaha menolong korban juga mengalami luka sobek di tangan kiri akibat serangan pelaku. Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah SMP Negeri 11 SBB. Warga sempat mencari pelaku, namun tidak berhasil menemukan pelaku.Sekitar pukul 07.00 WIT, pelaku ditemukan warga dalam kondisi tergeletak di belakang rumah salah seorang warga Dusun Talaga dalam keadaan meninggal dunia. Menindaklanjuti hal tersebut, pihak kepolisian menyatakan bahwa kasus kematian pelaku masih dalam penyelidikan (lidik).Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah melakukan langkah-langkah cepat untuk menangani kasus tersebut.“Polres SBB bersama Polsek Piru langsung turun ke lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi-saksi, serta membawa korban dan pelaku ke rumah sakit. Saat ini situasi di Dusun Talaga sudah kondusif dan dalam pengawasan kepolisian,” tegas Kapolres.Lebih lanjut, Kapolres menambahkan Hingga kini, penyidik Polres SBB masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengungkap secara jelas kronologi peristiwa, termasuk penyebab kematian Sdra. Askar Rehalat.Polres Seram Bagian Barat mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama, serta memastikan setiap kegiatan keramaian atau pesta dilengkapi dengan izin resmi dari kepolisian demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.“Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak warga untuk menghindari tindakan main hakim sendiri dan segera melaporkan ke pihak kepolisian apabila terjadi potensi gangguan kamtibmas,” tutup Kapolres.Dengan adanya kejadian ini, Polres Seram Bagian Barat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam rangka menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Seram Bagian Barat. PNO-12#MalukuTarusBikingBae#BasudaraTarusBikingBae 08 Sep 2025, 18:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT