Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Presiden Prabowo Hadiri Osaka Expo 2025 Sebelum Bertolak ke New York
Papuanewsonline.com, Osaka–
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar
negerinya dengan singgah di Osaka, Jepang, untuk menghadiri Osaka Expo 2025,
Jumat (19/09/2025), sebelum melanjutkan perjalanan menuju New York, Amerika
Serikat. Di Osaka, Presiden menyempatkan
diri mengunjungi Paviliun Indonesia yang tahun ini hadir dengan tema “Thriving
in Harmony – Nature, Culture, Future”. Tema tersebut terinspirasi dari
filosofi Tri Hita Karana dari Bali, yang menekankan pentingnya harmoni antara
manusia, alam, dan Tuhan. Kehadiran Presiden di paviliun ini mendapat sambutan
hangat dari panitia dan pengunjung yang bangga melihat Indonesia tampil dengan
kekayaan budaya, teknologi, dan potensi masa depan yang inovatif. “Expo ini adalah panggung dunia.
Kehadiran Indonesia dengan konsep Tri Hita Karana menunjukkan bahwa bangsa kita
mampu tampil percaya diri dengan jati diri yang kuat, sembari membawa pesan
harmoni dan keberlanjutan,” ujar salah satu pejabat pendamping dalam rombongan
Presiden. Setelah dari Jepang, Presiden
Prabowo melanjutkan perjalanan ke New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum
ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada 23 September 2025, Prabowo
dijadwalkan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum, menempati urutan ketiga
setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat. Momentum ini dipandang strategis,
bukan hanya untuk menunjukkan posisi Indonesia di panggung global, tetapi juga
untuk menegaskan peran aktif Indonesia sebagai bagian dari Global South. Dalam
forum itu, Indonesia diharapkan kembali menyuarakan isu-isu penting dunia,
termasuk reformasi tata kelola global yang lebih adil, inklusif, dan
berkelanjutan. Selain menghadiri Sidang PBB,
Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Ottawa, Kanada,
pada 24 September 2025 untuk bertemu langsung dengan Perdana Menteri Kanada.
Lawatan kemudian berlanjut ke Den Haag, Belanda, pada 26 September 2025, di
mana Presiden dijadwalkan bertemu dengan Raja Belanda serta Caretaker Perdana
Menteri Belanda. Rangkaian kunjungan ini disebut
sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral, sekaligus memperluas
jejaring diplomasi Indonesia dengan berbagai negara mitra strategis. Kehadiran Presiden Prabowo di
forum internasional kali ini membawa harapan besar dari rakyat Indonesia agar
suara bangsa semakin diperhitungkan dalam isu-isu global, baik dalam bidang
perdamaian, pembangunan berkelanjutan, hingga transformasi digital dan
ketahanan pangan. Lawatan ke Osaka Expo hingga
pidato di Majelis Umum PBB menandai langkah awal penting Presiden Prabowo dalam
menegaskan arah politik luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinannya: aktif,
inklusif, dan berdaulat.(GF)
21 Sep 2025, 14:13 WIT
Denkav 3/SC Gelar Pasar Pangan Murah Bersama Bulog
Papuanewsonline.com, Mimika – Di
tengah tingginya harga bahan pokok yang belakangan ini dirasakan masyarakat, Detasemen
Kavaleri (Denkav) 3/Serigala Ceta (SC) bekerja sama dengan Bulog Timika
menggelar Pasar Pangan Murah di sekitar Jalan Yos Sudarso, Sabtu (20/9/2025).
Program ini dihadirkan sebagai solusi nyata untuk meringankan beban masyarakat
sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Mimika. Sejak pagi buta, lokasi kegiatan
sudah dipadati warga yang antusias ingin mendapatkan beras dengan harga
terjangkau. Ratusan karung beras telah disiapkan oleh personel Denkav 3/SC, dan
langsung diserbu pembeli begitu kegiatan resmi dibuka. Dadenkav 3/SC Kapten Kav Wahyu
Yossa Aditya menegaskan bahwa program ini bukan hanya tentang distribusi
pangan, tetapi juga bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat. “Kami hadir bukan hanya menjaga
keamanan wilayah, tetapi juga ingin meringankan beban warga. Melalui kegiatan
Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP),
kami berharap kebutuhan sehari-hari masyarakat bisa lebih terjangkau,”
jelasnya. Kapten Wahyu juga menambahkan,
harga beras dan bahan pokok lain yang dijual dalam kegiatan ini jauh lebih
murah dibandingkan dengan harga pasar, sehingga masyarakat benar-benar
terbantu. Antusiasme warga terlihat jelas.
Banyak masyarakat yang datang membawa keluarga, bahkan rela antre panjang demi
memperoleh beras murah. Bagi mereka, kegiatan ini sangat membantu, terutama di
tengah kondisi harga bahan pokok yang melonjak. “Beras yang biasanya sulit
dijangkau karena mahal, hari ini bisa kami beli dengan harga lebih murah.
Terima kasih kepada Denkav 3/SC dan Bulog,” ungkap salah seorang warga yang
hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga menjadi sarana
mempererat hubungan antara personel Denkav 3/SC dengan masyarakat. Prajurit
terlihat sigap membantu warga membawa karung beras, menciptakan suasana
kebersamaan yang hangat di tengah keramaian. Kapten Kav Wahyu berharap program
pangan murah seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Selain
meringankan beban masyarakat, langkah ini juga mampu menjaga stabilitas ekonomi
di tingkat lokal. “Dengan adanya kegiatan seperti
ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi
kondisi sulit. TNI selalu hadir bersama rakyat,” tegasnya. Penulis: Jid Editor: GF
21 Sep 2025, 14:09 WIT
Dua Pekerja PT Freeport Indonesia Ditemukan Meninggal Dunia dalam insiden wet muck
Papuanewsonline.com, Mimika –
Kabar duka menyelimuti dunia pertambangan di Mimika. Dua pekerja PT Freeport
Indonesia (PTFI) yang sebelumnya terjebak dalam insiden wet muck di tambang
bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal
dunia pada Sabtu, 20 September 2025, sekitar pukul 08.45 WIT. Jenazah kedua korban saat ini
sudah dievakuasi ke permukaan dan tengah menunggu proses identifikasi resmi
oleh pihak kepolisian, sebelum nantinya diserahkan kepada keluarga Insiden wet muck—yakni kondisi
longsoran material basah bercampur lumpur yang tiba-tiba menyumbat jalur
tambang—terjadi pada Senin, 8 September 2025 di area kerja GBC. Kejadian
tersebut menyebabkan akses kerja tertutup total dan mengisolasi tujuh pekerja
di dalamnya. Sejak saat itu, tim penyelamat
PTFI bersama aparat terkait terus melakukan pencarian tanpa henti. Evakuasi
dilakukan dengan mengerahkan peralatan berat, tim ahli tambang bawah tanah,
hingga dukungan teknologi khusus untuk menembus material basah yang berbahaya. “Proses pencarian sangat
menantang karena kondisi wet muck tidak stabil dan berisiko menimbulkan
longsoran susulan. Namun, tim tetap bekerja keras siang malam untuk
mengevakuasi para pekerja,” terang salah satu anggota tim penyelamat. Katri Krisnati, Vice President
Corporate Communications PTFI, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi
ini. “Kami menyampaikan belasungkawa
yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Manajemen memastikan dukungan
penuh bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk pendampingan psikologis,
bantuan sosial, dan hak-hak ketenagakerjaan korban,” ujarnya. Freeport menegaskan, pencarian
terhadap lima karyawan lain yang masih terjebak akan terus dilanjutkan dengan
mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Selain proses pencarian,
perusahaan juga berkomitmen memberikan perlindungan menyeluruh kepada keluarga
korban, mulai dari santunan, pendampingan hukum, hingga jaminan pendidikan bagi
anak-anak korban. Pihak kepolisian bersama tim
medis akan segera melakukan autopsi dan identifikasi forensik guna memastikan
kejelasan identitas jenazah sebelum diserahkan kepada keluarga. Peristiwa ini menjadi pengingat
betapa berisikonya pekerjaan di tambang bawah tanah. Serikat pekerja PTFI dan
komunitas di Mimika juga telah menggelar doa bersama untuk keselamatan para
karyawan yang masih terjebak. “Keselamatan pekerja adalah
prioritas utama. Kami semua berharap lima rekan yang belum ditemukan bisa
segera dievakuasi,” ungkap perwakilan serikat pekerja.(GF)
20 Sep 2025, 18:45 WIT
Presiden Prabowo Bertolak ke New York Hadiri Sidang Umum PBB ke-80
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi bertolak ke New York,
Amerika Serikat, pada Sabtu malam (20/9/2025), untuk menghadiri Sidang Majelis
Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Keberangkatan Presiden dari
Bandara Internasional Soekarno-Hatta dilepas dengan penghormatan militer,
menandai dimulainya lawatan kenegaraan yang sarat agenda strategis bagi
diplomasi Indonesia. Sesuai jadwal resmi, Presiden
Prabowo akan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum PBB pada 23 September
2025, menempati urutan ketiga setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika
Serikat. Kehadiran Indonesia pada forum tertinggi PBB ini menjadi momentum
penting untuk menegaskan posisi negara sebagai bagian dari kepemimpinan Global
South, sekaligus menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia yang lebih
adil, setara, dan inklusif. “Sidang ini bukan sekadar forum
seremonial, melainkan panggung strategis untuk memperjuangkan kepentingan
Indonesia dan dunia Selatan, memastikan suara negara berkembang tetap didengar
dalam isu-isu global,” demikian keterangan resmi Istana. Selain menghadiri Sidang Umum
PBB, Presiden Prabowo dijadwalkan melaksanakan rangkaian kunjungan resmi ke
beberapa negara mitra strategis. Pada 24 September 2025, Presiden akan menuju Ottawa,
Kanada, untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kanada. Lawatan kemudian dilanjutkan ke Den
Haag, Belanda, pada 26 September 2025, di mana Presiden dijadwalkan bertemu
dengan Raja Belanda serta Caretaker Perdana Menteri Belanda. Pertemuan tersebut
diharapkan memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, pendidikan, hingga
pertahanan. Sebelum tiba di New York,
Presiden terlebih dahulu melakukan transit di Osaka, Jepang, untuk pengisian
bahan bakar. Kesempatan singkat di Jepang dimanfaatkan Presiden untuk
mengunjungi Paviliun Indonesia di Osaka Expo 2025, sebagai bentuk dukungan
terhadap promosi budaya, pariwisata, dan potensi ekonomi nasional di kancah
dunia. Sidang Majelis Umum PBB ke-80
kali ini dipandang sebagai kesempatan emas bagi Indonesia untuk menegaskan
komitmen pada perdamaian dunia, penguatan multilateralisme, serta reformasi
tata kelola global. Indonesia juga diharapkan membawa isu-isu penting seperti
perubahan iklim, stabilitas kawasan Indo-Pasifik, ketahanan pangan, serta
transformasi digital yang berkeadilan. Kehadiran Presiden Prabowo di
forum internasional ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi
global, menegaskan komitmen negara untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi
turut mengambil peran dalam membentuk masa depan dunia yang lebih baik.(GF)
20 Sep 2025, 11:24 WIT
Raperda Karya Lokal OAP Siap Ditetapkan Jadi Perda Untuk Dongkrak UMKM di Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika –
Upaya mendorong kemandirian ekonomi Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Mimika
semakin nyata. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang hasil karya lokal
OAP kini memasuki tahap akhir sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah
(Perda). Raperda ini diinisiasi oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat
Kabupaten (DPRK) Mimika sebagai bentuk keberpihakan terhadap pengembangan Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis lokal. Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin
Beanal, menjelaskan bahwa Raperda tersebut akan segera dibahas bersama instansi
terkait sebelum resmi ditetapkan. Menurutnya, Perda ini nantinya akan menjadi
payung hukum yang mengatur penataan, pembinaan, pendampingan, hingga pengawasan
terhadap UMKM agar bisa tumbuh lebih tertata dan berdaya saing. “Jadi UMKM ini kita dorong agar
tertata dengan baik, dilakukan pelatihan, misalnya seperti pemeliharaan ikan
dan pembibitan ikan. Ini harus dibina, sehingga UMKM lebih tertib dan diawasi
dengan maksimal,” ungkap Dolfin, Jumat (19/9/2025). Dolfin menegaskan bahwa setelah
Raperda ini rampung, Pemerintah Daerah Mimika perlu segera melakukan launching
serta menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Organisasi Perangkat Daerah
(OPD) terkait. Hal ini penting agar setiap OPD memahami arah kebijakan Perda
yang secara khusus berpihak pada OAP. “Raperda ini sudah ada, tinggal
bagaimana realisasinya. Kami berharap bisa segera dilaunching oleh Pemda, dan
OPD-OPD terkait harus dikumpulkan dalam RDP, supaya jelas bahwa Perda ini
memang berpihak kepada OAP,” ujarnya. Selain mendorong percepatan
penetapan Perda, Dolfin juga menekankan perlunya keberadaan Gedung UMKM Center
di Mimika. Gedung ini diharapkan menjadi wadah bagi UMKM lokal untuk
mendapatkan pembinaan, promosi, hingga pemasaran produk karya OAP secara
terintegrasi. Menurutnya, keberadaan pusat UMKM
tersebut akan memperkuat peran UMKM dalam peningkatan ekonomi daerah, sekaligus
memastikan hasil karya lokal mendapat tempat yang layak di pasar. Raperda karya lokal OAP ini
diyakini dapat menjadi pilar penting dalam membangun kemandirian ekonomi
masyarakat Papua, khususnya di Mimika. Dengan regulasi yang jelas dan dukungan
penuh dari pemerintah daerah, UMKM OAP akan lebih terlindungi sekaligus
memiliki peluang berkembang ke tingkat yang lebih tinggi. Langkah DPRK Mimika ini sejalan
dengan komitmen memperkuat ekonomi berbasis masyarakat, di mana OAP menjadi
subjek utama pembangunan, bukan sekadar objek. Penulis: Jid Editor: GF
20 Sep 2025, 05:07 WIT
Kemenko Polkam Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Nasional
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum,
dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan pentingnya memperkuat industri
pertahanan dalam negeri sebagai langkah strategis menjaga kedaulatan negara di
tengah kompleksitas tantangan global. Penegasan ini disampaikan dalam Forum
Koordinasi dan Sinkronisasi (FKS) Penguatan Industri Pertahanan Dalam Negeri
yang digelar di Jakarta, Rabu (17/9/2025). Forum dibuka secara resmi oleh Deputi
Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesbang, Mayjen TNI Purwito Hadi
Wardhono, yang menekankan bahwa kemandirian dalam pengadaan alat peralatan
pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) menjadi syarat mutlak untuk menjaga
keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa dari berbagai ancaman. “Kemandirian dalam pengadaan
Alpalhankam adalah kunci utama menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah,
serta keselamatan bangsa dari berbagai ancaman,” tegas Purwito saat membuka
forum. Forum ini menghadirkan narasumber
dari berbagai lembaga strategis, mulai dari Kemhan, Kemenperin, BRIN, KKIP,
Defend ID, hingga Pinhantannas, serta diikuti oleh peserta lintas
kementerian/lembaga, TNI-Polri, BUMN, dan BUMS pertahanan. Isu strategis yang dibahas antara
lain fenomena global BANI (Brittle, Anxious, Non-Linear, Incomprehensible) yang
berdampak langsung pada stabilitas pertahanan. Di sisi lain, industri
pertahanan dalam negeri masih menghadapi berbagai hambatan, di antaranya, ketergantungan
pada alutsista impor meski kapasitas industri nasional terus berkembang, stagnasi
anggaran pertahanan yang masih berkisar 0,8% dari PDB, kendala penerapan Tingkat
Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan beban pajak bagi industri tier 2 dan minimnya
dukungan terhadap riset dan pengembangan (R&D) yang berkelanjutan. Brigjen TNI Nur Wahyu Widodo,
Dirjakstra Kemhan, menekankan pentingnya membangun ekosistem industri
pertahanan sebagaimana tertuang dalam Jakum Hanneg 2025–2029 dan Permenhan No.
12 Tahun 2023. Sementara itu, Kementerian
Perindustrian menyoroti perlunya revisi aturan TKDN, pembangunan SDM
berkompetensi tinggi, serta insentif khusus bagi sektor maritim, otomotif, dan
dirgantara. “Kemandirian tidak lahir dari
kenyamanan, tetapi dari kolaborasi dan keberanian mengambil risiko lintas
kementerian, akademisi, bisnis, dan pemerintah,” ujar Pieter, salah satu
narasumber forum. Dari sisi BUMN pertahanan, Joga
Dharma Setiawan, Direktur Utama Defend ID, menyampaikan roadmap industri
pertahanan nasional hingga tahun 2045. Roadmap ini menekankan transformasi
menuju Industri Pertahanan 5.0 dengan fokus pada integrasi kecerdasan buatan
(AI), keamanan siber, serta interoperabilitas sistem persenjataan. Menurut Joga, arah kebijakan ini
akan menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan pertahanan yang adaptif
terhadap perkembangan teknologi global sekaligus memperkuat daya saing
nasional. Forum menghasilkan rekomendasi
penting agar kebijakan pemerintah lebih berpihak pada penguatan industri
pertahanan dalam negeri. Hal ini mencakup dukungan penuh terhadap penerapan
TKDN, insentif pajak, hingga peningkatan dukungan riset dan inovasi. “Dengan kebijakan yang
pro-industri pertahanan, Indonesia bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan
Alpalhankam, tetapi juga memperkuat kemandirian bangsa dalam menghadapi ancaman
global, serta mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045,” pungkas Purwito.(GF)
20 Sep 2025, 05:04 WIT
Kemenko Polkam Tekankan Kemerdekaan Pers sebagai Pilar Demokrasi
Papuanewsonline.com, Banjarmasin – Kementerian Koordinator Bidang Politik,
Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa kemerdekaan pers
merupakan pilar penting bagi tegaknya demokrasi yang sehat dan berkelanjutan di
Indonesia. Hal ini disampaikan dalam Forum Koordinasi dan Sinkronisasi (FKS)
bertajuk Pembahasan Peningkatan Nilai Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) Tingkat
Nasional dan Daerah Tahun 2025 yang digelar di Banjarmasin, Kamis (18/9/2025). Deputi Bidang Koordinasi
Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, yang diwakili oleh Plt. Asisten Deputi
Koordinasi Media Komunikasi dan Informasi, Marsma TNI Arifien Sjahrir,
menekankan bahwa IKP harus dipahami bukan sekadar angka, tetapi cermin kualitas
demokrasi yang menggambarkan sejauh mana kebebasan pers terlindungi dan dijamin
negara. “Indeks Kemerdekaan Pers adalah
tolok ukur kita. Angka ini menjadi refleksi apakah kebebasan pers benar-benar
hadir dan dijaga. Tantangan yang ada bukan untuk kita hindari, melainkan kita
hadapi bersama dengan solusi, termasuk menertibkan praktik pemberitaan yang
dilakukan pihak tanpa kompetensi maupun legalitas,” ujarnya. Forum ini menempatkan Kalimantan
Selatan sebagai model praktik baik peningkatan IKP, karena provinsi ini
berhasil mencatat nilai IKP tertinggi nasional pada tahun 2024 dengan skor
80,91 (kategori Bebas). Keberhasilan tersebut tidak lepas
dari sejumlah faktor pendukung, seperti: Kemitraan setara antara
pemerintah daerah dan media, Keterbukaan informasi publik
melalui PPID dan portal Satu Data Banua, Kebijakan perlindungan pers, Penguatan ekosistem jurnalisme
sehat, di antaranya lewat verifikasi media, konsorsium pers, uji kompetensi
wartawan, serta pembinaan komunitas informasi masyarakat. Pencapaian ini diharapkan menjadi
inspirasi bagi daerah lain yang masih menghadapi tantangan rendahnya capaian
IKP. Dalam diskusi, sejumlah isu
penting turut disoroti, mulai dari perlindungan terhadap jurnalis agar bebas
dari ancaman saat melaksanakan tugas, menjaga independensi media dari
intervensi politik dan kepentingan bisnis, hingga perlindungan hukum bagi karya
jurnalistik sebagai produk kekayaan intelektual. Selain itu, penguatan hak cipta
karya jurnalistik juga dinilai penting untuk mendukung model bisnis media yang
sehat dan keberlanjutan ekonomi pers nasional. Kegiatan ini merupakan bagian
dari upaya berkelanjutan Kemenko Polkam dalam memperkuat indikator IKP di
seluruh wilayah Indonesia. Ke depan, kementerian akan terus memfasilitasi
koordinasi lintas sektor, meningkatkan kapasitas jurnalis, serta melakukan advokasi
perlindungan hukum bagi insan pers agar dapat bekerja lebih aman dan
profesional. “Kemerdekaan pers bukan sekadar
milik jurnalis atau media, melainkan hak seluruh masyarakat untuk mendapatkan
informasi yang benar, akurat, dan berimbang. Dengan pers yang merdeka,
demokrasi Indonesia akan semakin kokoh,” tegas Marsma Arifien Sjahrir.(GF)
20 Sep 2025, 05:00 WIT
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Timika Setelah Buron ke Asmat
Papuanewsonline.com, Mimika –
Kasus pembunuhan sadis yang menggemparkan warga Timika akhirnya menemui titik
terang. Kepolisian Resor (Polres) Mimika berhasil meringkus KB, pelaku
pembunuhan REK yang terjadi pada 17 Agustus 2025. Korban ditemukan dalam
kondisi mengenaskan dengan luka gorok di bagian leher, tepat di belakang Kantor
Agama, Jalan Yos Sudarso Timika. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha
Hildiario Budiman, menjelaskan bahwa pelaku berhasil ditangkap setelah sempat
melarikan diri ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan. KB diketahui merupakan residivis
kasus pencurian dengan pemberatan pada Januari 2023. “Pada 26 Agustus, Sat Reskrim
bersama personel Satgas ODC bergerak ke Asmat melakukan pencarian terhadap
tersangka. Pada 31 Agustus, personel gabungan yang dibantu Polres Asmat
akhirnya berhasil meringkus KB,” ungkap Kapolres dalam konferensi pers, Jumat
(19/9/25). Dari hasil penyelidikan, sebelum
peristiwa pembunuhan, KB diketahui keluar dari sebuah pesta miras sambil
membawa parang. Saat berjalan, ia melihat sepeda motor dengan kunci masih
tergantung dan mulai mencari kesempatan melakukan tindak kejahatan. Pelaku lalu menyelinap masuk ke
rumah korban melalui jendela dengan niat mencuri ponsel. Namun, niatnya berubah
ketika korban terbangun. “Tersangka panik, langsung
membekap korban, lalu menggorok lehernya tiga kali hingga korban tidak
bergerak. Setelah itu, tersangka kabur meninggalkan lokasi,” jelas Kapolres. Selain melakukan pembunuhan,
tersangka sempat berniat memperkosa korban. Namun rencananya batal karena tubuh
korban sudah berlumuran darah. Atas perbuatannya, KB dijerat
dengan pasal berlapis, yakni pembunuhan berencana, pencurian dengan kekerasan,
serta percobaan pemerkosaan. Polisi menegaskan bahwa proses hukum akan
ditegakkan secara maksimal agar memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban
sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku kriminal lain. “Kami akan proses hukum pelaku
sesuai dengan perbuatannya. Tindakan sadis ini tidak bisa ditoleransi,” tegas
Kapolres Mimika. Keberhasilan penangkapan ini
menjadi bukti komitmen aparat kepolisian dalam menindak tegas pelaku kriminal
demi menjaga rasa aman masyarakat Timika. Penulis: Jid Editor: GF
19 Sep 2025, 17:43 WIT
Wabup Mimika Klarifikasi Polemik Slogan “Mimika Rumah Kita”
Papuanewsonline.com, Mimika –
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, akhirnya buka suara menanggapi kritik yang
muncul terkait penggunaan slogan “Mimika Rumah Kita”. Slogan tersebut
sebelumnya menuai pro dan kontra, salah satunya datang dari Ketua Aliansi
Pemuda Kamoro (APK), Rafael Taorekeyau, yang meminta agar pemerintah daerah
mengembalikan slogan “Eme Neme Yauware” sebagai simbol harga diri dan identitas
kultural masyarakat Mimika. Menanggapi hal itu, Wabup Kemong
menegaskan bahwa slogan “Mimika Rumah Kita” tidak dimaksudkan untuk
menggantikan “Eme Neme Yauware”. Menurutnya, “Mimika Rumah Kita” adalah
identitas tambahan yang dirancang sebagai brand daerah sekaligus strategi
komunikasi publik yang selaras dengan visi pembangunan Smart City di Kabupaten
Mimika. “‘Mimika Rumah Kita’ adalah
identitas tambahan yang menjadi penguat bagi pembangunan menuju kabupaten
cerdas. Sedangkan semboyan ‘Eme Neme Yauware’ tetap dipertahankan sebagai motto
utama, karena mengandung makna kultural yang sangat dalam bagi masyarakat
Amungme dan Kamoro,” jelas Kemong, Jumat (19/9/25). Lebih jauh, Emanuel Kemong
mengajak masyarakat agar menyikapi perbedaan pandangan secara bijak tanpa harus
menimbulkan konflik. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah
keberagaman masyarakat Mimika. “Ini rumah kita bersama. Mau lari
kemana lagi? Kita harus jaga baik-baik. Di sini tidak ada musuh, semua adalah
sahabat. Kalau tidak setuju atau kurang memahami, mari kita diskusi dengan
baik. Itu jauh lebih bijak daripada saling menyalahkan,” ujarnya menekankan. Kemong juga menyampaikan bahwa
penggunaan slogan “Mimika Rumah Kita” telah melalui tahapan sosialisasi kepada
berbagai pihak, termasuk tokoh adat dan masyarakat, serta dipublikasikan secara
luas melalui media. Menurutnya, mayoritas pihak telah memberikan dukungan. “Semua sudah setuju. Jadi sekali
lagi saya tegaskan, Eme Neme Yauware tetap menjadi motto orang Mimika. Itu
tidak tergantikan, melainkan diperkaya dengan slogan baru agar Mimika bisa
lebih dikenal luas dan siap menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. Penulis: Jid Editor: GF
19 Sep 2025, 17:41 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru