logo-website
Kamis, 30 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Presiden Prabowo Hadiri Osaka Expo 2025 Sebelum Bertolak ke New York Papuanewsonline.com, Osaka– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar negerinya dengan singgah di Osaka, Jepang, untuk menghadiri Osaka Expo 2025, Jumat (19/09/2025), sebelum melanjutkan perjalanan menuju New York, Amerika Serikat. Di Osaka, Presiden menyempatkan diri mengunjungi Paviliun Indonesia yang tahun ini hadir dengan tema “Thriving in Harmony – Nature, Culture, Future”. Tema tersebut terinspirasi dari filosofi Tri Hita Karana dari Bali, yang menekankan pentingnya harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan. Kehadiran Presiden di paviliun ini mendapat sambutan hangat dari panitia dan pengunjung yang bangga melihat Indonesia tampil dengan kekayaan budaya, teknologi, dan potensi masa depan yang inovatif. “Expo ini adalah panggung dunia. Kehadiran Indonesia dengan konsep Tri Hita Karana menunjukkan bahwa bangsa kita mampu tampil percaya diri dengan jati diri yang kuat, sembari membawa pesan harmoni dan keberlanjutan,” ujar salah satu pejabat pendamping dalam rombongan Presiden. Setelah dari Jepang, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada 23 September 2025, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum, menempati urutan ketiga setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat. Momentum ini dipandang strategis, bukan hanya untuk menunjukkan posisi Indonesia di panggung global, tetapi juga untuk menegaskan peran aktif Indonesia sebagai bagian dari Global South. Dalam forum itu, Indonesia diharapkan kembali menyuarakan isu-isu penting dunia, termasuk reformasi tata kelola global yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. Selain menghadiri Sidang PBB, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Ottawa, Kanada, pada 24 September 2025 untuk bertemu langsung dengan Perdana Menteri Kanada. Lawatan kemudian berlanjut ke Den Haag, Belanda, pada 26 September 2025, di mana Presiden dijadwalkan bertemu dengan Raja Belanda serta Caretaker Perdana Menteri Belanda. Rangkaian kunjungan ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral, sekaligus memperluas jejaring diplomasi Indonesia dengan berbagai negara mitra strategis. Kehadiran Presiden Prabowo di forum internasional kali ini membawa harapan besar dari rakyat Indonesia agar suara bangsa semakin diperhitungkan dalam isu-isu global, baik dalam bidang perdamaian, pembangunan berkelanjutan, hingga transformasi digital dan ketahanan pangan. Lawatan ke Osaka Expo hingga pidato di Majelis Umum PBB menandai langkah awal penting Presiden Prabowo dalam menegaskan arah politik luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinannya: aktif, inklusif, dan berdaulat.(GF)  21 Sep 2025, 14:13 WIT
Denkav 3/SC Gelar Pasar Pangan Murah Bersama Bulog Papuanewsonline.com, Mimika – Di tengah tingginya harga bahan pokok yang belakangan ini dirasakan masyarakat, Detasemen Kavaleri (Denkav) 3/Serigala Ceta (SC) bekerja sama dengan Bulog Timika menggelar Pasar Pangan Murah di sekitar Jalan Yos Sudarso, Sabtu (20/9/2025). Program ini dihadirkan sebagai solusi nyata untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Mimika. Sejak pagi buta, lokasi kegiatan sudah dipadati warga yang antusias ingin mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Ratusan karung beras telah disiapkan oleh personel Denkav 3/SC, dan langsung diserbu pembeli begitu kegiatan resmi dibuka. Dadenkav 3/SC Kapten Kav Wahyu Yossa Aditya menegaskan bahwa program ini bukan hanya tentang distribusi pangan, tetapi juga bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat. “Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ingin meringankan beban warga. Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), kami berharap kebutuhan sehari-hari masyarakat bisa lebih terjangkau,” jelasnya. Kapten Wahyu juga menambahkan, harga beras dan bahan pokok lain yang dijual dalam kegiatan ini jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasar, sehingga masyarakat benar-benar terbantu. Antusiasme warga terlihat jelas. Banyak masyarakat yang datang membawa keluarga, bahkan rela antre panjang demi memperoleh beras murah. Bagi mereka, kegiatan ini sangat membantu, terutama di tengah kondisi harga bahan pokok yang melonjak. “Beras yang biasanya sulit dijangkau karena mahal, hari ini bisa kami beli dengan harga lebih murah. Terima kasih kepada Denkav 3/SC dan Bulog,” ungkap salah seorang warga yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara personel Denkav 3/SC dengan masyarakat. Prajurit terlihat sigap membantu warga membawa karung beras, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di tengah keramaian. Kapten Kav Wahyu berharap program pangan murah seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Selain meringankan beban masyarakat, langkah ini juga mampu menjaga stabilitas ekonomi di tingkat lokal. “Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi kondisi sulit. TNI selalu hadir bersama rakyat,” tegasnya.   Penulis: Jid Editor: GF  21 Sep 2025, 14:09 WIT
Dua Pekerja PT Freeport Indonesia Ditemukan Meninggal Dunia dalam insiden wet muck Papuanewsonline.com, Mimika – Kabar duka menyelimuti dunia pertambangan di Mimika. Dua pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) yang sebelumnya terjebak dalam insiden wet muck di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu, 20 September 2025, sekitar pukul 08.45 WIT. Jenazah kedua korban saat ini sudah dievakuasi ke permukaan dan tengah menunggu proses identifikasi resmi oleh pihak kepolisian, sebelum nantinya diserahkan kepada keluarga Insiden wet muck—yakni kondisi longsoran material basah bercampur lumpur yang tiba-tiba menyumbat jalur tambang—terjadi pada Senin, 8 September 2025 di area kerja GBC. Kejadian tersebut menyebabkan akses kerja tertutup total dan mengisolasi tujuh pekerja di dalamnya. Sejak saat itu, tim penyelamat PTFI bersama aparat terkait terus melakukan pencarian tanpa henti. Evakuasi dilakukan dengan mengerahkan peralatan berat, tim ahli tambang bawah tanah, hingga dukungan teknologi khusus untuk menembus material basah yang berbahaya. “Proses pencarian sangat menantang karena kondisi wet muck tidak stabil dan berisiko menimbulkan longsoran susulan. Namun, tim tetap bekerja keras siang malam untuk mengevakuasi para pekerja,” terang salah satu anggota tim penyelamat. Katri Krisnati, Vice President Corporate Communications PTFI, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi ini. “Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Manajemen memastikan dukungan penuh bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk pendampingan psikologis, bantuan sosial, dan hak-hak ketenagakerjaan korban,” ujarnya. Freeport menegaskan, pencarian terhadap lima karyawan lain yang masih terjebak akan terus dilanjutkan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Selain proses pencarian, perusahaan juga berkomitmen memberikan perlindungan menyeluruh kepada keluarga korban, mulai dari santunan, pendampingan hukum, hingga jaminan pendidikan bagi anak-anak korban. Pihak kepolisian bersama tim medis akan segera melakukan autopsi dan identifikasi forensik guna memastikan kejelasan identitas jenazah sebelum diserahkan kepada keluarga. Peristiwa ini menjadi pengingat betapa berisikonya pekerjaan di tambang bawah tanah. Serikat pekerja PTFI dan komunitas di Mimika juga telah menggelar doa bersama untuk keselamatan para karyawan yang masih terjebak. “Keselamatan pekerja adalah prioritas utama. Kami semua berharap lima rekan yang belum ditemukan bisa segera dievakuasi,” ungkap perwakilan serikat pekerja.(GF)  20 Sep 2025, 18:45 WIT
Presiden Prabowo Bertolak ke New York Hadiri Sidang Umum PBB ke-80 Papuanewsonline.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi bertolak ke New York, Amerika Serikat, pada Sabtu malam (20/9/2025), untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Keberangkatan Presiden dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dilepas dengan penghormatan militer, menandai dimulainya lawatan kenegaraan yang sarat agenda strategis bagi diplomasi Indonesia. Sesuai jadwal resmi, Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum PBB pada 23 September 2025, menempati urutan ketiga setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat. Kehadiran Indonesia pada forum tertinggi PBB ini menjadi momentum penting untuk menegaskan posisi negara sebagai bagian dari kepemimpinan Global South, sekaligus menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia yang lebih adil, setara, dan inklusif. “Sidang ini bukan sekadar forum seremonial, melainkan panggung strategis untuk memperjuangkan kepentingan Indonesia dan dunia Selatan, memastikan suara negara berkembang tetap didengar dalam isu-isu global,” demikian keterangan resmi Istana. Selain menghadiri Sidang Umum PBB, Presiden Prabowo dijadwalkan melaksanakan rangkaian kunjungan resmi ke beberapa negara mitra strategis. Pada 24 September 2025, Presiden akan menuju Ottawa, Kanada, untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kanada. Lawatan kemudian dilanjutkan ke Den Haag, Belanda, pada 26 September 2025, di mana Presiden dijadwalkan bertemu dengan Raja Belanda serta Caretaker Perdana Menteri Belanda. Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, pendidikan, hingga pertahanan. Sebelum tiba di New York, Presiden terlebih dahulu melakukan transit di Osaka, Jepang, untuk pengisian bahan bakar. Kesempatan singkat di Jepang dimanfaatkan Presiden untuk mengunjungi Paviliun Indonesia di Osaka Expo 2025, sebagai bentuk dukungan terhadap promosi budaya, pariwisata, dan potensi ekonomi nasional di kancah dunia. Sidang Majelis Umum PBB ke-80 kali ini dipandang sebagai kesempatan emas bagi Indonesia untuk menegaskan komitmen pada perdamaian dunia, penguatan multilateralisme, serta reformasi tata kelola global. Indonesia juga diharapkan membawa isu-isu penting seperti perubahan iklim, stabilitas kawasan Indo-Pasifik, ketahanan pangan, serta transformasi digital yang berkeadilan. Kehadiran Presiden Prabowo di forum internasional ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi global, menegaskan komitmen negara untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil peran dalam membentuk masa depan dunia yang lebih baik.(GF)  20 Sep 2025, 11:24 WIT
Raperda Karya Lokal OAP Siap Ditetapkan Jadi Perda Untuk Dongkrak UMKM di Mimika Papuanewsonline.com, Mimika – Upaya mendorong kemandirian ekonomi Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Mimika semakin nyata. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang hasil karya lokal OAP kini memasuki tahap akhir sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Raperda ini diinisiasi oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika sebagai bentuk keberpihakan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis lokal. Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal, menjelaskan bahwa Raperda tersebut akan segera dibahas bersama instansi terkait sebelum resmi ditetapkan. Menurutnya, Perda ini nantinya akan menjadi payung hukum yang mengatur penataan, pembinaan, pendampingan, hingga pengawasan terhadap UMKM agar bisa tumbuh lebih tertata dan berdaya saing. “Jadi UMKM ini kita dorong agar tertata dengan baik, dilakukan pelatihan, misalnya seperti pemeliharaan ikan dan pembibitan ikan. Ini harus dibina, sehingga UMKM lebih tertib dan diawasi dengan maksimal,” ungkap Dolfin, Jumat (19/9/2025). Dolfin menegaskan bahwa setelah Raperda ini rampung, Pemerintah Daerah Mimika perlu segera melakukan launching serta menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hal ini penting agar setiap OPD memahami arah kebijakan Perda yang secara khusus berpihak pada OAP. “Raperda ini sudah ada, tinggal bagaimana realisasinya. Kami berharap bisa segera dilaunching oleh Pemda, dan OPD-OPD terkait harus dikumpulkan dalam RDP, supaya jelas bahwa Perda ini memang berpihak kepada OAP,” ujarnya. Selain mendorong percepatan penetapan Perda, Dolfin juga menekankan perlunya keberadaan Gedung UMKM Center di Mimika. Gedung ini diharapkan menjadi wadah bagi UMKM lokal untuk mendapatkan pembinaan, promosi, hingga pemasaran produk karya OAP secara terintegrasi. Menurutnya, keberadaan pusat UMKM tersebut akan memperkuat peran UMKM dalam peningkatan ekonomi daerah, sekaligus memastikan hasil karya lokal mendapat tempat yang layak di pasar. Raperda karya lokal OAP ini diyakini dapat menjadi pilar penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat Papua, khususnya di Mimika. Dengan regulasi yang jelas dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, UMKM OAP akan lebih terlindungi sekaligus memiliki peluang berkembang ke tingkat yang lebih tinggi. Langkah DPRK Mimika ini sejalan dengan komitmen memperkuat ekonomi berbasis masyarakat, di mana OAP menjadi subjek utama pembangunan, bukan sekadar objek.   Penulis: Jid Editor: GF  20 Sep 2025, 05:07 WIT
Kemenko Polkam Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Nasional Papuanewsonline.com, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan pentingnya memperkuat industri pertahanan dalam negeri sebagai langkah strategis menjaga kedaulatan negara di tengah kompleksitas tantangan global. Penegasan ini disampaikan dalam Forum Koordinasi dan Sinkronisasi (FKS) Penguatan Industri Pertahanan Dalam Negeri yang digelar di Jakarta, Rabu (17/9/2025). Forum dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesbang, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, yang menekankan bahwa kemandirian dalam pengadaan alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) menjadi syarat mutlak untuk menjaga keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa dari berbagai ancaman. “Kemandirian dalam pengadaan Alpalhankam adalah kunci utama menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa dari berbagai ancaman,” tegas Purwito saat membuka forum. Forum ini menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga strategis, mulai dari Kemhan, Kemenperin, BRIN, KKIP, Defend ID, hingga Pinhantannas, serta diikuti oleh peserta lintas kementerian/lembaga, TNI-Polri, BUMN, dan BUMS pertahanan. Isu strategis yang dibahas antara lain fenomena global BANI (Brittle, Anxious, Non-Linear, Incomprehensible) yang berdampak langsung pada stabilitas pertahanan. Di sisi lain, industri pertahanan dalam negeri masih menghadapi berbagai hambatan, di antaranya, ketergantungan pada alutsista impor meski kapasitas industri nasional terus berkembang, stagnasi anggaran pertahanan yang masih berkisar 0,8% dari PDB, kendala penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan beban pajak bagi industri tier 2 dan minimnya dukungan terhadap riset dan pengembangan (R&D) yang berkelanjutan. Brigjen TNI Nur Wahyu Widodo, Dirjakstra Kemhan, menekankan pentingnya membangun ekosistem industri pertahanan sebagaimana tertuang dalam Jakum Hanneg 2025–2029 dan Permenhan No. 12 Tahun 2023. Sementara itu, Kementerian Perindustrian menyoroti perlunya revisi aturan TKDN, pembangunan SDM berkompetensi tinggi, serta insentif khusus bagi sektor maritim, otomotif, dan dirgantara. “Kemandirian tidak lahir dari kenyamanan, tetapi dari kolaborasi dan keberanian mengambil risiko lintas kementerian, akademisi, bisnis, dan pemerintah,” ujar Pieter, salah satu narasumber forum. Dari sisi BUMN pertahanan, Joga Dharma Setiawan, Direktur Utama Defend ID, menyampaikan roadmap industri pertahanan nasional hingga tahun 2045. Roadmap ini menekankan transformasi menuju Industri Pertahanan 5.0 dengan fokus pada integrasi kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, serta interoperabilitas sistem persenjataan. Menurut Joga, arah kebijakan ini akan menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan pertahanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global sekaligus memperkuat daya saing nasional. Forum menghasilkan rekomendasi penting agar kebijakan pemerintah lebih berpihak pada penguatan industri pertahanan dalam negeri. Hal ini mencakup dukungan penuh terhadap penerapan TKDN, insentif pajak, hingga peningkatan dukungan riset dan inovasi. “Dengan kebijakan yang pro-industri pertahanan, Indonesia bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan Alpalhankam, tetapi juga memperkuat kemandirian bangsa dalam menghadapi ancaman global, serta mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045,” pungkas Purwito.(GF)  20 Sep 2025, 05:04 WIT
Kemenko Polkam Tekankan Kemerdekaan Pers sebagai Pilar Demokrasi Papuanewsonline.com, Banjarmasin – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa kemerdekaan pers merupakan pilar penting bagi tegaknya demokrasi yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam Forum Koordinasi dan Sinkronisasi (FKS) bertajuk Pembahasan Peningkatan Nilai Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) Tingkat Nasional dan Daerah Tahun 2025 yang digelar di Banjarmasin, Kamis (18/9/2025). Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, yang diwakili oleh Plt. Asisten Deputi Koordinasi Media Komunikasi dan Informasi, Marsma TNI Arifien Sjahrir, menekankan bahwa IKP harus dipahami bukan sekadar angka, tetapi cermin kualitas demokrasi yang menggambarkan sejauh mana kebebasan pers terlindungi dan dijamin negara. “Indeks Kemerdekaan Pers adalah tolok ukur kita. Angka ini menjadi refleksi apakah kebebasan pers benar-benar hadir dan dijaga. Tantangan yang ada bukan untuk kita hindari, melainkan kita hadapi bersama dengan solusi, termasuk menertibkan praktik pemberitaan yang dilakukan pihak tanpa kompetensi maupun legalitas,” ujarnya. Forum ini menempatkan Kalimantan Selatan sebagai model praktik baik peningkatan IKP, karena provinsi ini berhasil mencatat nilai IKP tertinggi nasional pada tahun 2024 dengan skor 80,91 (kategori Bebas). Keberhasilan tersebut tidak lepas dari sejumlah faktor pendukung, seperti: Kemitraan setara antara pemerintah daerah dan media, Keterbukaan informasi publik melalui PPID dan portal Satu Data Banua, Kebijakan perlindungan pers, Penguatan ekosistem jurnalisme sehat, di antaranya lewat verifikasi media, konsorsium pers, uji kompetensi wartawan, serta pembinaan komunitas informasi masyarakat. Pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain yang masih menghadapi tantangan rendahnya capaian IKP. Dalam diskusi, sejumlah isu penting turut disoroti, mulai dari perlindungan terhadap jurnalis agar bebas dari ancaman saat melaksanakan tugas, menjaga independensi media dari intervensi politik dan kepentingan bisnis, hingga perlindungan hukum bagi karya jurnalistik sebagai produk kekayaan intelektual. Selain itu, penguatan hak cipta karya jurnalistik juga dinilai penting untuk mendukung model bisnis media yang sehat dan keberlanjutan ekonomi pers nasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kemenko Polkam dalam memperkuat indikator IKP di seluruh wilayah Indonesia. Ke depan, kementerian akan terus memfasilitasi koordinasi lintas sektor, meningkatkan kapasitas jurnalis, serta melakukan advokasi perlindungan hukum bagi insan pers agar dapat bekerja lebih aman dan profesional. “Kemerdekaan pers bukan sekadar milik jurnalis atau media, melainkan hak seluruh masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar, akurat, dan berimbang. Dengan pers yang merdeka, demokrasi Indonesia akan semakin kokoh,” tegas Marsma Arifien Sjahrir.(GF)  20 Sep 2025, 05:00 WIT
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Timika Setelah Buron ke Asmat Papuanewsonline.com, Mimika – Kasus pembunuhan sadis yang menggemparkan warga Timika akhirnya menemui titik terang. Kepolisian Resor (Polres) Mimika berhasil meringkus KB, pelaku pembunuhan REK yang terjadi pada 17 Agustus 2025. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka gorok di bagian leher, tepat di belakang Kantor Agama, Jalan Yos Sudarso Timika. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menjelaskan bahwa pelaku berhasil ditangkap setelah sempat melarikan diri ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan. KB diketahui merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan pada Januari 2023. “Pada 26 Agustus, Sat Reskrim bersama personel Satgas ODC bergerak ke Asmat melakukan pencarian terhadap tersangka. Pada 31 Agustus, personel gabungan yang dibantu Polres Asmat akhirnya berhasil meringkus KB,” ungkap Kapolres dalam konferensi pers, Jumat (19/9/25). Dari hasil penyelidikan, sebelum peristiwa pembunuhan, KB diketahui keluar dari sebuah pesta miras sambil membawa parang. Saat berjalan, ia melihat sepeda motor dengan kunci masih tergantung dan mulai mencari kesempatan melakukan tindak kejahatan. Pelaku lalu menyelinap masuk ke rumah korban melalui jendela dengan niat mencuri ponsel. Namun, niatnya berubah ketika korban terbangun. “Tersangka panik, langsung membekap korban, lalu menggorok lehernya tiga kali hingga korban tidak bergerak. Setelah itu, tersangka kabur meninggalkan lokasi,” jelas Kapolres. Selain melakukan pembunuhan, tersangka sempat berniat memperkosa korban. Namun rencananya batal karena tubuh korban sudah berlumuran darah. Atas perbuatannya, KB dijerat dengan pasal berlapis, yakni pembunuhan berencana, pencurian dengan kekerasan, serta percobaan pemerkosaan. Polisi menegaskan bahwa proses hukum akan ditegakkan secara maksimal agar memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku kriminal lain. “Kami akan proses hukum pelaku sesuai dengan perbuatannya. Tindakan sadis ini tidak bisa ditoleransi,” tegas Kapolres Mimika. Keberhasilan penangkapan ini menjadi bukti komitmen aparat kepolisian dalam menindak tegas pelaku kriminal demi menjaga rasa aman masyarakat Timika.   Penulis: Jid Editor: GF  19 Sep 2025, 17:43 WIT
Wabup Mimika Klarifikasi Polemik Slogan “Mimika Rumah Kita” Papuanewsonline.com, Mimika – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, akhirnya buka suara menanggapi kritik yang muncul terkait penggunaan slogan “Mimika Rumah Kita”. Slogan tersebut sebelumnya menuai pro dan kontra, salah satunya datang dari Ketua Aliansi Pemuda Kamoro (APK), Rafael Taorekeyau, yang meminta agar pemerintah daerah mengembalikan slogan “Eme Neme Yauware” sebagai simbol harga diri dan identitas kultural masyarakat Mimika. Menanggapi hal itu, Wabup Kemong menegaskan bahwa slogan “Mimika Rumah Kita” tidak dimaksudkan untuk menggantikan “Eme Neme Yauware”. Menurutnya, “Mimika Rumah Kita” adalah identitas tambahan yang dirancang sebagai brand daerah sekaligus strategi komunikasi publik yang selaras dengan visi pembangunan Smart City di Kabupaten Mimika. “‘Mimika Rumah Kita’ adalah identitas tambahan yang menjadi penguat bagi pembangunan menuju kabupaten cerdas. Sedangkan semboyan ‘Eme Neme Yauware’ tetap dipertahankan sebagai motto utama, karena mengandung makna kultural yang sangat dalam bagi masyarakat Amungme dan Kamoro,” jelas Kemong, Jumat (19/9/25). Lebih jauh, Emanuel Kemong mengajak masyarakat agar menyikapi perbedaan pandangan secara bijak tanpa harus menimbulkan konflik. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Mimika. “Ini rumah kita bersama. Mau lari kemana lagi? Kita harus jaga baik-baik. Di sini tidak ada musuh, semua adalah sahabat. Kalau tidak setuju atau kurang memahami, mari kita diskusi dengan baik. Itu jauh lebih bijak daripada saling menyalahkan,” ujarnya menekankan. Kemong juga menyampaikan bahwa penggunaan slogan “Mimika Rumah Kita” telah melalui tahapan sosialisasi kepada berbagai pihak, termasuk tokoh adat dan masyarakat, serta dipublikasikan secara luas melalui media. Menurutnya, mayoritas pihak telah memberikan dukungan. “Semua sudah setuju. Jadi sekali lagi saya tegaskan, Eme Neme Yauware tetap menjadi motto orang Mimika. Itu tidak tergantikan, melainkan diperkaya dengan slogan baru agar Mimika bisa lebih dikenal luas dan siap menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.     Penulis: Jid Editor: GF  19 Sep 2025, 17:41 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT