logo-website
Selasa, 10 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Jelang PSU 6 Agustus, Pj Gubernur Papua Serukan Warga Keerom Jaga Damai dan Gunakan Hak Pilih Papuanewsonline.com, Keerom – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pada 6 Agustus 2025, Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Keerom untuk memastikan kesiapan dan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. (24/7/2025) Dalam dialog bersama warga dan tokoh masyarakat, Fatoni menekankan pentingnya menggunakan hak pilih sebagai wujud nyata tanggung jawab sebagai warga negara. “Saya mengajak seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilih sebaik-baiknya. Satu suara sangat berarti bagi masa depan Papua,” ujarnya. Untuk memaksimalkan partisipasi publik, Pemprov Papua telah menetapkan 6 Agustus sebagai hari libur daerah, sehingga masyarakat memiliki waktu dan kesempatan untuk memilih tanpa hambatan. “Kesempatan ini tidak datang setiap hari. PSU hanya terjadi lima tahun sekali, jangan disia-siakan. Ajak keluarga dan tetangga untuk ikut memilih,” tambah Fatoni. Tidak hanya soal partisipasi pemilih, Pj Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas wilayah, khususnya menjelang PSU yang rawan isu sensitif. Ia meminta warga untuk tidak mudah terpancing berita palsu dan ujaran kebencian yang berseliweran di media sosial. “Mari kita rawat suasana damai Papua. Hindari menyebarkan hoaks dan fitnah yang hanya memecah persatuan,” tegasnya. Fatoni juga mengajak masyarakat menjadi bagian dari gerakan membangun citra positif Papua. “Papua harus dikenal dunia karena kerukunan, partisipasi, dan kedewasaan berdemokrasinya. Lawan narasi negatif dengan semangat positif lewat media sosial,” pungkasnya. Dengan semangat kolaboratif ini, Pj Gubernur berharap PSU berlangsung aman, damai, dan menghasilkan pemimpin yang membawa Papua ke arah kemajuan. (Jidan)   27 Jul 2025, 20:07 WIT
Bantu Warga Sarmi, Pj Gubernur Papua Salurkan Hampir 48 Ton Beras dan Tinjau Harga Pasar Papuanewsonline.com, Sarmi – Pemerintah Provinsi Papua terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi masyarakat dengan menyalurkan bantuan pangan berupa cadangan beras pemerintah. Kali ini, penyaluran dilakukan di Kabupaten Sarmi dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, usai kunjungan ke Sekolah Rakyat di daerah tersebut, Jumat (25/7/2025). Bertempat di Pasar Sentral Mararena, Fatoni secara simbolis meluncurkan bantuan beras sebanyak 47,96 ton untuk warga yang tersebar di 10 distrik di Sarmi. “Hari ini dibagikan beras kepada 2.996 warga di 10 distrik, totalnya hampir 48 ton,” ujar Fatoni. Bantuan ini merupakan bagian dari program cadangan beras pemerintah (CBP) untuk bulan Juni–Juli 2025, yang bertujuan meringankan beban masyarakat akibat fluktuasi harga kebutuhan pokok dan tekanan ekonomi. Distrik yang menerima bantuan antara lain: Sarmi, Tor Atas, Pantai Barat, Pantai Timur, Bonggo, Apawer Hulu, Sarmi Selatan, Sarmi Timur, Pantai Timur Bagian Tengah, dan Bonggo Timur. Selain meluncurkan bantuan, Fatoni juga meninjau Pasar Sentral Sarmi untuk memantau langsung ketersediaan dan harga bahan pokok. Ia berdialog langsung dengan para pedagang dan mengamati fluktuasi harga kebutuhan harian seperti cabai, tomat, bawang, dan minyak goreng. “Harga beras masih cukup stabil. Tapi cabai dan bawang memang naik sedikit. Tempe tetap stabil ya? Ini tempe dari sini atau luar?” tanya Fatoni kepada pedagang, sembari mencatat perbandingan harga. Seorang pedagang mengungkapkan bahwa harga telur dan tempe cenderung stabil karena pasokannya berasal dari produsen lokal di sekitar Sarmi. “Harga gula sempat naik, tapi telur tetap karena peternak lokal sudah kerja sama langsung,” katanya. Fatoni menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau kondisi harga pasar agar tetap stabil, serta memastikan bahwa bantuan pangan tersalurkan secara tepat dan merata ke masyarakat yang membutuhkan. “Ini bukan hanya soal bantuan beras, tapi bagaimana negara hadir menjamin kebutuhan dasar rakyat di saat harga belum sepenuhnya stabil,” pungkasnya. (Jidan)   27 Jul 2025, 19:42 WIT
Sekolah Rakyat Sarmi, Harapan Baru Pendidikan Anak Papua dari Wilayah Terpencil Papuanewsonline.com, Sarmi – Komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam menghadirkan pendidikan berkualitas untuk anak-anak dari wilayah terpencil kembali dibuktikan. Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, pada Jumat (25/7/2025), meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sarmi yang dijadwalkan mulai aktif pada 30 Juli 2025. Dalam kunjungannya, Fatoni mengecek berbagai fasilitas seperti ruang kelas, asrama, dan laboratorium. Ia mengapresiasi kesiapan sekolah tersebut yang dinilai sangat layak dan nyaman untuk proses belajar mengajar. “Ruang kelasnya sudah cukup nyaman, asrama memadai, lapangan sudah tersedia, dan sarana pendukung lain juga sudah siap. Di Sarmi ini benar-benar sudah sangat siap,” ujarnya. Sekolah Rakyat Sarmi akan menampung 100 siswa tingkat SMA dari berbagai distrik di wilayah tersebut. Para siswa akan tinggal di asrama dan dibagi ke dalam empat kelompok belajar agar suasana lebih fokus dan kondusif. “Satu kamar akan diisi empat siswa, dan ini sudah diatur dengan memperhatikan kenyamanan mereka,” jelas Fatoni. Sekolah ini merupakan satu dari empat Sekolah Rakyat berbasis asrama yang dibangun di Provinsi Papua. Program ini ditujukan untuk menjangkau anak-anak dari daerah yang selama ini sulit mengakses layanan pendidikan formal karena kendala geografis. “Ini bukan hanya tentang sekolah, tapi tentang membuka masa depan. Sekolah Rakyat adalah jalan agar anak-anak Papua dari wilayah terpencil bisa bersaing secara nasional,” tegas Fatoni. Ia menambahkan bahwa pendidikan adalah fondasi dari pembangunan SDM yang unggul. Oleh karena itu, Pemprov Papua akan terus mendukung dan memperluas akses pendidikan hingga ke pelosok. “Papua siap mendukung Sekolah Rakyat demi masa depan SDM yang kompeten, berdaya saing, dan membangun Indonesia dari timur,” pungkasnya. (GF)   26 Jul 2025, 22:25 WIT
Program 100 Hari Dipertanyakan, Rettob-Kemong : Fokus Birokrasi Bukan Fisik Papuanewsonline.com, Timika - Adanya kritik publik terkait kinerja 100 hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johanes Rettob menanggapi bahwa banyak pihak mempertanyakan realisasi pembangunan, terutama visi pembangunan dari kampung ke kota.  Diakuinya kritikan tersebut, namun beliau menjelaskan prioritas awalnya adalah membenahi birokrasi yang rumit. "Banyak yang bilang kami belum berbuat apa-apa.  Prioritas kami adalah menyelesaikan masalah birokrasi yang berbelit-belit. Ini bukan pekerjaan mudah," ujarnya. Ia menekankan reformasi birokrasi sebagai langkah utama.  Struktur organisasi Pemkab Mimika, yang belum dievaluasi selama lebih dari lima tahun, perlu disesuaikan dengan visi dan misi pemerintahannya.  "Struktur organisasi ini akan segera kami ajukan ke DPRD untuk disahkan menjadi Perda," tambahnya.  Kendala lain adalah APBD 2025 yang telah ditetapkan sebelum masa jabatannya, sehingga visi dan misi belum bisa langsung diimplementasikan, terutama untuk proyek fisik. Meskipun demikian, Rettob mengklaim telah melakukan banyak perbaikan layanan publik, meskipun kurang terlihat karena fokus publik tertuju pada pembangunan fisik.  Terpisah, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menambahkan perspektif berbeda mengenai visi pembangunan dari kampung ke kota.  "Pembenahan akan dimulai dari kota, meliputi berbagai sektor seperti air bersih dan infrastruktur. Setelah Timika dan Mapurujaya tertata, baru kita melangkah ke kampung-kampung," kata Kemong. Lanjut Rettob menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan anggaran untuk program prioritas, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.  "Kami berupaya untuk membangun Mimika yang lebih baik, dan perbaikan birokrasi ini adalah fondasi penting untuk mewujudkannya," tutupnya, (Jidan) 26 Jul 2025, 21:58 WIT
Pj Gubernur Papua Ajak Pedagang Meriahkan PSU 6 Agustus: Satu Suara Tentukan Arah Papua Papuanewsonline.com, Sarmi – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tinggal hitungan hari. Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sarmi, Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pedagang, untuk menggunakan hak pilihnya pada 6 Agustus 2025 mendatang. Fatoni menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pedagang di pasar dan pusat ekonomi lokal. Dalam percakapan yang akrab, ia menanyakan langsung status daftar pemilih mereka. Mayoritas pedagang pun menyatakan bahwa mereka telah terdaftar sebagai pemilih tetap. “Saya sudah tanya langsung ke para pedagang, dan mereka sudah terdaftar. Maka saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk datang ke TPS dan gunakan hak pilihnya. Jangan golput,” tegas Fatoni, Jumat (25/7/2025). Fatoni menekankan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci utama suksesnya PSU. Ia berharap proses demokrasi ini bisa berlangsung damai, jujur, tertib, dan menggembirakan, serta menjadi pesta demokrasi yang bermartabat. “Mari kita buktikan bahwa Papua siap menentukan masa depannya secara damai dan demokratis. Untuk Papua yang makin maju dan makin sejahtera,” imbuhnya. Selain itu, Fatoni mengapresiasi kondisi sosial di Papua yang disebutnya sebagai miniatur keberagaman Indonesia. Ia menyampaikan kekagumannya atas kerukunan antar suku dan budaya yang tetap terjaga di tengah aktivitas ekonomi masyarakat. “Saya bertemu banyak pedagang, dari Papua asli, Jawa Timur, Sulawesi, bahkan Sulawesi Tengah. Mereka semua hidup rukun. Tidak ada konflik. Ini bukti bahwa Papua adalah tanah damai yang harus kita jaga bersama,” ujarnya. Dengan suara lantang, Fatoni pun menutup kunjungannya dengan pesan kuat: “Jangan takut ke TPS. Satu suara kita hari ini adalah pondasi masa depan Papua yang lebih baik.” PSU Papua 2025 diharapkan menjadi momentum penyegaran demokrasi lokal yang partisipatif, inklusif, dan mengedepankan persatuan di atas segalanya. (Jidan)   26 Jul 2025, 21:59 WIT
Kapolres Mimika Raih Penghargaan "Indonesia Most Visionary Leader 2025" Papuanewsonline.com, Timika – Komitmen dan inovasi luar biasa dalam membangun kepolisian yang humanis dan adaptif di wilayah timur Indonesia membawa prestasi membanggakan bagi Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, SIK., MH. Ia resmi menerima penghargaan nasional bergengsi sebagai “Indonesia’s Most Visionary Leader 2025” dari Indonesia Award Magazine (IAM) dan Thanks Institute Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung meriah di Hotel Grand Empire Palace, Surabaya, Minggu (20/7/2025). Acara ini dihadiri tokoh nasional, pejabat daerah, dan pemimpin dari berbagai sektor yang dianggap memberikan kontribusi luar biasa dalam kepemimpinan publik. Dr. Ketut Abid Halimi, Ketua Panelis sekaligus motivator terbaik se-Asia, menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada pemimpin yang tak hanya memiliki gagasan besar, tetapi juga mampu membangun persepsi publik yang positif dan membumi. "AKBP Billyandha adalah sosok pemimpin muda yang visioner, punya keberanian membawa perubahan, dan membuktikan bahwa kepolisian bisa hadir dengan wajah yang lebih bersahabat dan solutif," puji Ketut. Dalam keterangannya, AKBP Budiman mengaku bahwa penghargaan ini adalah bukti kerja keras seluruh jajaran Polres Mimika dan bentuk kepercayaan masyarakat yang terus ia jaga. “Capaian ini menjadi penyemangat kami agar terus memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin Polri di Mimika hadir sebagai pelindung, pengayom, dan mitra yang bisa dipercaya,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang aktif, kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kamtibmas adalah kunci utama keberhasilan institusinya. Dengan torehan ini, AKBP Billyandha membuktikan bahwa kepemimpinan yang visioner lahir dari dedikasi, keteladanan, dan inovasi yang berpihak pada kepentingan rakyat. (Jidan)   26 Jul 2025, 21:38 WIT
Milad 50 Tahun MUI Mimika: Membangun Harmoni dan Kemaslahatan Umat PapuaNewsOnline.com, Timika – Perjalanan panjang Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika mencapai babak baru. Dalam suasana khidmat dan penuh makna, MUI Mimika merayakan Milad ke-50 tahun dengan mengangkat tema “MUI Berkhidmat untuk Kemaslahatan Umat dan Keharmonisan Bangsa”, Sabtu (26/7/2025). Acara yang dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat ini menjadi simbol kesungguhan MUI dalam merawat nilai keislaman, persatuan, dan kesejukan sosial di Bumi Amungsa. Hadir mewakili Bupati Mimika, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Yakobus Kareth, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi MUI selama lima dekade. “Kami mengucapkan selamat kepada MUI. Semoga di usia setengah abad ini, MUI semakin kokoh dalam menjaga ukhuwah islamiyah dan memberi kontribusi nyata dalam membangun akhlak masyarakat Mimika,” ujarnya. Lebih lanjut, Yakobus menekankan bahwa pembangunan daerah tak hanya soal infrastruktur, tetapi juga butuh sentuhan moral dan spiritual. Dalam konteks ini, MUI dianggap sebagai pilar penting dalam menjaga harmoni antarumat beragama di Mimika. “Kami berharap MUI terus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan dakwah yang sejuk dan membangun,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua MUI Mimika, Muhammad Amin, mengungkapkan rasa syukurnya atas sinergi yang telah terjalin baik dengan Pemkab Mimika. Ia berharap kolaborasi ini terus diperkuat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal. “50 tahun bukan waktu yang sebentar. Tapi ini juga bukan akhir. MUI akan terus hadir untuk umat dan bangsa,” tuturnya. Momentum milad emas ini menjadi penanda bahwa peran MUI tak hanya sebagai penjaga moral, tetapi juga sebagai jembatan harmoni yang memperkuat fondasi sosial masyarakat Mimika. (Jidan)   26 Jul 2025, 15:29 WIT
Pemprov Papua Genjot Transformasi Digital Lewat Bimtek Website dan Medsos untuk SKPD Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat langkah digitalisasi layanan publik. Salah satu upayanya adalah dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan CMS Website dan Media Sosial bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi bukti komitmen Pemprov dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka, informatif, dan partisipatif. Bimtek ini ditutup oleh Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Thomas Sibi, yang mewakili Kepala Dinas Kominfo Papua. Dalam sambutannya, Thomas menegaskan bahwa ke depan SKPD harus lebih aktif dan kreatif dalam menyampaikan informasi publik melalui kanal digital resmi. “SKPD harus proaktif dalam mengisi konten di website dan media sosial. Jangan tunggu viral baru bertindak. Informasi harus datang dari sumber resminya—kita sendiri,” ujarnya, Selasa (23/7/2025). Thomas juga mengingatkan agar peserta tidak ragu berkoordinasi dengan Dinas Kominfo jika menghadapi kendala teknis. “Kominfo siap bantu. Bila ada kendala, segera hubungi kami agar informasi ke masyarakat tidak terhambat,” tambahnya. Salah satu peserta, Musa Korwa, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini. Ia menilai Bimtek sangat membantu dalam memahami cara menyusun dan menyajikan konten positif yang mencerminkan citra pemerintah secara profesional. “Kami jadi lebih paham bagaimana membuat konten yang informatif, edukatif, dan tidak membosankan,” ucap Musa. Dengan penguatan kapasitas ASN di bidang pengelolaan media digital, Pemprov Papua berharap penyampaian informasi publik bisa semakin efektif, cepat, dan menjangkau masyarakat luas—khususnya generasi muda yang aktif di dunia digital. Bimtek ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan transformasi digital pemerintahan Papua, sekaligus membentuk wajah birokrasi yang lebih terbuka, adaptif, dan komunikatif. (Jidan)   26 Jul 2025, 15:22 WIT
Pj Gubernur Papua Bersama Bank Papua Dukung Anak Papua dengan Nutrisi dan Layanan Kesehatan Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam semangat memperingati Hari Anak Nasional 2025, Penjabat (Pj) Gubernur Papua Agus Fatoni menunjukkan komitmennya untuk pendidikan anak-anak Papua dengan menyerahkan bantuan langsung ke sejumlah sekolah di Jayapura. Bersama Bank Papua, Pemkot Jayapura, dan stakeholder lainnya, Fatoni menyambangi SD Inpres Bhayangkara dan SD Inpres Angkasapura, Selasa (23/7/2025). Bantuan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Papua yang difokuskan untuk mendukung dunia pendidikan dan kesehatan anak. Berbagai bantuan seperti vitamin, susu, makanan sehat, obat-obatan, hingga layanan kesehatan gratis diberikan kepada para siswa. “Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya anak didik Papua,” ujar Fatoni. Fatoni juga menyampaikan pentingnya kesehatan dan gizi yang baik sebagai fondasi utama dalam proses belajar. Ia menegaskan bahwa menciptakan anak-anak Papua yang cerdas, sehat, berkualitas, dan berakhlak mulia adalah tujuan utama pemerintah. Di hadapan para siswa, Fatoni memberikan semangat dan motivasi agar tidak takut bermimpi besar. Ia berbagi kisah masa kecilnya yang tumbuh di kampung perbatasan hingga akhirnya dipercaya memimpin Papua. “Hari ini adalah hari anak, dan kalian adalah segalanya. Jangan takut bermimpi. Kalian bisa jadi pemimpin, bahkan presiden,” ucapnya disambut sorak sorai siswa. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai simbol komitmen bersama antara Pemprov Papua, Bank Papua, dan mitra lainnya untuk terus mendukung pendidikan anak-anak Papua secara berkelanjutan. Fatoni berharap kegiatan ini menjadi awal dari gerakan besar memuliakan anak-anak Papua, generasi masa depan yang akan membawa perubahan bagi Tanah Papua dan Indonesia. (Jidan)   26 Jul 2025, 15:06 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT