Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, Tim Gabungan Berjibaku Lakukan Evakuasi
Papuanewsonline.com, Sukabumi – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Sukabumi sejak Kamis (6/3) malam mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan. Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 13 kecamatan terdampak, dengan total 104 kepala keluarga (KK) yang terimbas bencana. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.Tim gabungan dari Polres Sukabumi, BPBD, TNI, Basarnas, dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi bencana untuk melakukan evakuasi serta pendataan kerusakan."Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penanganan. Fokus utama kami adalah penyelamatan korban serta memastikan jalur transportasi kembali bisa diakses," ujar Kabag Ops Polres Sukabumi, Kompol Dedi Suryadi, S.E., M.Si., Jumat (7/3).Beberapa wilayah yang mengalami banjir cukup parah di antaranya Kecamatan Jampang Kulon, Lengkong, Cisolok, dan Palabuhanratu. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 cm hingga 100 cm, yang merendam pemukiman, jalan raya, serta fasilitas umum.Di Kecamatan Palabuhanratu, banjir menggenangi Puskesmas dan sejumlah permukiman warga. Akibat luapan Sungai Ciranca, sebanyak 64 jiwa terpaksa mengungsi ke Kantor Bank Supra."Kami sudah menyiapkan dapur umum dan bantuan logistik bagi para pengungsi. Tim masih bekerja keras untuk membuka akses yang tertutup longsor," kata Kepala BPBD Sukabumi.Selain banjir, tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Lengkong, Simpenan, dan Warungkiara. Longsoran tanah sempat menutup jalan utama di Desa Cilangkap, menghambat mobilitas warga dan kendaraan logistik.Yang paling tragis terjadi di Kampung Cijangkar, Kecamatan Simpenan. Sebuah rumah tertimbun longsor, menewaskan seorang anak berusia 7 tahun, sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian."Saat kejadian, hujan masih sangat deras. Kami berupaya maksimal dengan alat seadanya untuk menggali dan mencari korban yang tertimbun," ujar seorang relawan yang ikut dalam pencarian.Di Kecamatan Cikembar, luapan Sungai Bojong menyebabkan genangan air di Perumahan Pratama Indah Residence, membuat 115 warga terdampak, sebagian mengungsi ke Kantor Desa Bojong.Tim gabungan terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi terdampak, mengingat hujan deras masih mengguyur wilayah Sukabumi."Situasi masih dinamis. Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor untuk tetap waspada, terutama jika hujan deras kembali terjadi dalam waktu dekat," tutup Kompol Dedi Suryadi.Pihak berwenang juga meminta warga untuk segera melaporkan jika ada kejadian darurat agar dapat ditangani dengan cepat. Upaya pencarian korban dan pemulihan pasca-bencana masih terus berlangsung. PNO-12
07 Mar 2025, 20:03 WIT
Yayasan Kemala Bhayangkari & Polres Metro Bekasi Kota Ulurkan Bantuan Bagi Korban Banjir
Papuanewsonline.com, Bekasi - Yayasan Kemala Bhayangkari bersama Polres Metro Bekasi Kota menunjukkan kepedulian mendalam terhadap warga yang terdampak banjir di Bekasi. Pada Kamis (6/3/2025), rombongan yang dipimpin oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani, beserta Ketua Cabang Bhayangkari Ny. Yani Dani Hamdani (mewakili Ibu Kapolri) dan Wakil Ketua Ny. Ela Dhany Aryanda, menyambangi langsung sejumlah lokasi terdampak banjir.Kegiatan yang dilaksanakan meliputi trauma healing oleh anggota Polwan, pendirian dapur umum, pemeriksaan kesehatan oleh Sidokkes Polres Metro Bekasi Kota, dan pemberian bantuan sembako. Bantuan menyasar tiga titik utama yakni Asrama Polres Metro Bekasi Kota, Kampung Pangkalan Bambu, dan Perumahan Pondok Gede Permai."Di Asrama Polres Metro Bekasi Kota, diserahkan 58 paket sembako kepada warga sekitar yang terdampak banjir. Selanjutnya, di Kampung Pangkalan Bambu, bantuan berupa makanan dan minuman, perlengkapan bayi, handuk dan selimut, serta minyak kayu putih," Polri, Bhayangkari Bersama TNI dan Pemerintah Daerah dan Instansi Terkait akan terus bekerja keras untuk menangani dampak banjir dan memastikan keselamatan serta kesejahteraan warga terdampak jelas Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, Kamis (6/3/2025). Atas bantuan yang diberikan Polri itu, Lurah Margajaya, Bapak Ahyar Adrian, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi. "Kami atas nama warga Kelurahan Margajaya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Metro Bekasi Kota dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat, terutama bagi warga RT 01 RW 04," ujarnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Posyandu Dahlia, Ibu Niroh, dan Ketua RT 01, Bapak Agus Salim.Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Perumahan Pondok Gede Permai dan bergabung di Kantor BNPB untuk menyerahkan bantuan.Ibu Ika, warga RT 09 RW 10, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Terima kasih atas bantuannya yang telah diberikan oleh Bapak Kapolres dan pengurus Bhayangkari yang sangat bermanfaat untuk kami yang sedang kena musibah," ujarnya.Ketua Cabang Polres Metro Bekasi Kota Bhayangkari Ny. Yani Dani Hamdani Mewakili Ibu Kapolri mengatakan. “Semoga perhatian kecil dari kami dapat membantu meringankan beban dan kesedihan masyarakat korban bencana alam banjir," tuturnya.Kegiatan ini merupakan Kegiatan Bhakti Sosial Bhayangkari Peduli Dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari Ibu Juliati Sigit Prabowo yang merupakan wujud nyata kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari dan Polres Metro Bekasi Kota terhadap masyarakat yang membutuhkan, serta diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir. PNO-12
07 Mar 2025, 19:52 WIT
Gubernur Akpol Resmi Buka SIPSS Gelombang I Tahun Ajaran 2025
Papuanewsonline.com, Semarang - Gubernur Akpol Irjen. Pol. Krisno Holomoan Siregar memimpin upacara pembukaan pendidikan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Gelombang I Tahun 2025. Kali ini, tema yang diusung adalah Transformasi Digital Leadership Untuk Menghasilkan Perwira Polri yang Presisi Menuju Indonesia Emas 2025.“Selaku Gubernur Akademi Kepolisian, Saya mengucapkan selamat kepada 100 orang siswa yang terdiri dari 67 orang putra dan 33 orang putri yang telah dinyatakan lulus dan terpilih menjadi peserta didik SIPSS Gelombang I tahun 2025,” ujar Gubernur Akpol di Semarang, Kamis (6/3/25). Gubernur Akpol pun menyampaikan kepada peserta didik bahwa pendidikan, pelatihan dan pengasuhan akan berjalan 4,5 bulan. Ia menekankan, semangat dan kebanggaan dalam menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian harus ditanamkan seluruh peserta. “Saya percaya kalian akan dapat menyesuaikan pendidikan ini dengan baik, tepat waktu, dan berprestasi untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045. Selanjutnya kepada para dosen, pelatih, instruktur, dan pengasuh yang terlibat dalam pendidikan ini,” ujarnya.Ia pun menekankan agar seluruh pengajar melaksanakan tugas tanggung jawab dengan penuh semangat, profesional, berintegritas, serta mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada seluruh peserta pendidikan SIPSS gelombang I tahun 2025. Sebelumnya diberitakan, Polri menggelar seleksi anggota baru dari jalur penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2025. Terdapat 210 calon siswa (casis) mengikuti tingkat pusat di Akademi Kepolisian (Akpol), Jalan Sultan Agung, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).SIPSS merupakan jalur pendidikan khusus bagi Iulusan D-4, S-1, maupun S-2 untuk menjadi Perwira Pertama (Pama) Polri. Para peserta pun tiba di Semarang pada 14 Februari 2025."Sekarang di Akpol, ada gedung khusus namanya Gedung Werving Hoegeng, itu baik calon siswa SIPSS atau catar Akpol. Seleksi tingkat pusat di gedung itu," kata Kasubbagrim Bagdiapers Rodalpers SSDM Polri AKBP Adi Dharma Pramudita, dalam rilis SSDM Polri, Senin (17/2/25).Para peserta sendiri terdiri atas 150 pria dan 60 wanita. Mereka berangkat dari polda masing-masing dengan latar belakang lulusan pendidikan tingkat D-4, S-1, dan S-2."Ada yang lulusan S-1, D-4, S-2. Kami memang mencari kompetensi masing-masing siswa ini, untuk pendukung tugas pokok fungsi (tupoksi) Polri," ungkapnya. PNO-12
07 Mar 2025, 19:46 WIT
Polisi Ciduk 2 Pemuda Pemilik Narkoba
Papuanewsonline.com, Ambon - Dua pemuda di kota Ambon, Kamis (26/2/2025) berhasil di ciduk oleh aparat kepolisian satuan Reserse dan Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease.Keduanya diamankan sekitar pukul 23.00 WIT di wilayah kecamatan Sirimau Kota Ambon.Keduanya adalah AR (38), wiraswasta dan HH (38).Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, IPDA Janet S Luhukay menjelaskan, sebelum penangkapan awalnya aparat kepolisian mendapat informasi bahwa kedua tersangka ini memliki, membawa, menyimpan,narkotika jenis sabu.Dari informasi tersebut, petugas Kepolisian standby di areal TKP di wilayah kecamatan Sirimau tepatnya di kawasan dimana kedua tersangka berdomisili."Berawal dari informasi bahwa tersangka ada memliki, membawa, menyimpan,narkotika jenis sabu, dan dari informasi tersebut, petugas Kepolisian standby selanjutnya melakukan penangkapan dari hasil tersebut petugas Kepolisian berhasil menyita 3 (tiga) paket sabu ukuran kecil dari tangan tersangka HH dan menyita 6 (enam) paket sabu ukuran kecil dari tangan tersangka AR," jelas Kasi Humas.3 paket BB dari tangan tersangka HH itu dikemas dengan plastik klip bening berisikan benda berbentuk kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu berat total 0,2016 Gr.Sementara dari tangan tersangka AR sebanyak 6 paket terdiri dari 1 (satu) plastik klip bening berukuran sedang di dalamnya terdapat 5 (lima) plastik klip bening ukuran kecil yang masing-masing berisikan benda berbentuk kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dan 1(satu) plastik klip bening ukuran kecil didalamnya lagi terdapat 1 (satu) plastik klip bening ukuran kecil berisikan benda berbentuk kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat total 0,4490 Gr. "Setelah diamankan tersangka bersama barang bukti tersebut dibawa ke kantor Sat Resnarkoba Polresta Ambon guna diproses lanjut sesuai hukum yang berlaku," beber kasi Humas.Kini keduanya sudah ditahan. Tersangka AR dijerat Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 12 tahun dan tersangka HH dijerat dengan Pasal 127 ayat 1 huruf a No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. PNO-12
07 Mar 2025, 19:35 WIT
Polresta Ambon Bagikan Takjil Gratis di Depan Pelabuhan Yos Sudarso
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Ambon menggelar aksi sosial berupa pembagian takjil gratis kepada masyarakat, Rabu (06/03/2025). Kegiatan ini berlangsung di depan Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, dipimpin langsung oleh Ps. Kasat Intel Polresta Ambon AKP Julkisno Kaisupi, didampingi Ps. Wakasat Intel IPTU Ferizal bersama personel gabungan dari Sat Intel dan Polsek Sirimau.Sebanyak 100 paket takjil dibagikan kepada buruh pelabuhan, tukang becak, ojek, sopir angkot, serta masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian Polresta Ambon dalam membantu masyarakat yang tengah menanti waktu berbuka."Kegiatan ini sebagai wujud rasa kebersamaan dan dukungan kami kepada masyarakat, terutama di bulan Ramadan. Semoga bisa bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa," ujar AKP Julkisno Kaisupi.Kegiatan pembagian takjil berjalan aman, tertib, dan mendapat respon positif dari masyarakat. Kegiatan ini berakhir pada pukul 18.00 WIT. PNO-12
07 Mar 2025, 19:08 WIT
Brimob Sebar Ratusan Anggota Ke Titik Banjir Jabodetabek, Evakuasi Anak-Lansia
Papuanewsonline.com, Jabar - Korps Brimob Polri mengerahkan ratusan anggotanya untuk memastikan keamanan warga dan memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir di sejumlah titik Jabodetabek. Seperti diketahui banjir melanda sejumlah titik di Jabodetabek, akibat hujan dengan intensitas tinggi, dan sejumlah lokasi masih tergenang hari ini.Dalam rilis Itwasum Polri, Rabu (5/3/2025), tim SAR dari Pasukan Pelopor Korps Brimob mengevakuasi warga terjebak banjir di Tambun, Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Mereka juga membawakan bahan makanan untuk warga terdampak banjir."Polri akan terus mengerahkan personel an peralatan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat proses pemulihan pascabanjir," ucap Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo.Sebanyak 14 personel Brimob Kompi I Batalyon C, dipimpin AKP Hady Mulyono, tiba pukul 19.00 WIB dan langsung menyisir lokasi-lokasi yang terisolasi karena tingginya luapan air, di tengah hujan yang kembali turun.Di lokasi momen berbeda, 83 personel Brimob dikerahkan untuk melakukan evakuasi, pendistribusian bantuan untuk warga korban banjir. Puluhan anggota Brimob ini dikirim Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi. Di Bojong Kulur, Gunungputri, Kabupaten Bogor, tim SAR berjumlah 31 anggota Brimob yang dipimpin AKBP Ginanjar Fitriadi mengevakuasi 51 warga. Kemudian di Klapanunggal, Bogor, tim SAR berjumlah 24 personel, yang dipimpin Ipda Rui Algeria mengevakuasi 7 warga.Banjir di Bojong Kulur dan Klapanunggal melanda permukiman dengan ketinggian banjir 80 cm hingga 3,2 meter. Sementara itu pasukan yang bertugas di Bekasi, tepatnya Perumahan Vila Nusa Indah I dan Pondok Gede Permai, berjumlah 16 orang. Tim yang dipimpin Ipda Yoni Fatinasarani menghadapi kendala yakni arus banjir yang deras. Kketinggian banjir di Vila Nusa indah 1 dan Pondok Gede Permai mencapai 4 meter.Masih dalam rangka evakuasi warga dan penanggulangan banjir pada Selasa (4/3), Pasukan Brimob berjumlah 29 orang, dipimpin AKBP Satria Darma, tiba di Jatiasih dan Kemang Pratama, Bekasi. Mereka mendapat laporan dan permintaan evakuasi warga.Dalam proses penanggulangan banjir di sejumlah lokasi, nampak warga terutama anak-anak hingga lansia berhasil dievakuasi oleh pasukan Brimob Polri. PNO-12
07 Mar 2025, 18:48 WIT
SSDM Polri Gelar Trauma Healing Untuk Korban Banjir di Tambun Utara
Papuanewsonline.com, Bekasi – Kepolisian Republik Indonesia melalui SSDM Polri menggelar kegiatan pendampingan psikososial bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Tambun Utara, Bekasi, pada Kamis (6/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu korban banjir, terutama anak-anak dan orang dewasa, agar dapat pulih dari trauma pascabencana.Kegiatan trauma healing ini dipimpin oleh AKBP Hairil Susanto, S.Ps, dari Tim ROPSI SSDM Biro Psikologi Polri, yang berkolaborasi dengan AKBP Ribut Sugeng, M.Psi, selaku Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya. Mereka merancang program pemulihan trauma dengan metode yang disesuaikan untuk berbagai kelompok usia.“Untuk anak-anak, trauma healing dilakukan melalui permainan interaktif dan pemberian snack agar mereka bisa kembali ceria. Sementara untuk orang dewasa, kami fokus pada sesi relaksasi dan konseling guna membantu mereka mengatasi stres akibat bencana,” jelas AKBP Hairil Susanto.Banjir yang melanda wilayah Villa Gading Harapan, Tambun Utara, mengakibatkan ratusan warga harus mengungsi dan kehilangan banyak barang berharga mereka. Dalam situasi ini, dukungan psikososial sangat penting agar mereka dapat bangkit kembali.AKBP Ribut Sugeng menambahkan bahwa pendekatan psikologis ini dilakukan agar para pengungsi dapat berbesar hati dalam menghadapi musibah yang menimpa mereka.“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mendapat bantuan fisik, tetapi juga dukungan mental agar mereka bisa segera pulih dan kembali menjalani aktivitas normal,” ungkapnya.Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian bantuan serta edukasi singkat tentang cara mengelola stres pascabencana. Polri berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana, baik dalam bentuk bantuan fisik maupun pendampingan psikologis, demi memastikan mereka dapat bangkit kembali dengan semangat baru. PNO-12
07 Mar 2025, 17:54 WIT
Gubernur Sumut, Bobby Nasution Tekankan Tugas Pemerintah Melayani Masyarakat
Papuanewsonline.com, Medan - Sejak pertama dilantik pada 20 Februari 2025, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution baru secara perdana memasuki Kantor Gubernur, Senin (3/3/2025). Pada sambutan perdananya sebagai Gubernur, Ia menekankan tugas pemerintah adalah melayani masyarakat. “Kita ini semua adalah pelayan, dan tugasnya melayani, kalau masyarakat perlu minum, kita sebagai pemerintah harus menyiapkan, kalau masyarakat butuh makan, kita perlu memastikan pasokannya. Butuh keamanan dan kenyamanan, kita bertugas memastikannya,” kata Bobby Nasution, saat pisah sambut dan serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30, Medan. Selain itu, Bobby Nasution juga meminta ASN Pemprov Sumut untuk senantiasa beradaptasi dengan zaman dan situasi. Ia mencontohkan, ada hewan kecil yang mampu bertahan hidup ketimbang dinosaurus pada masa itu. Hewan kecil tersebut mampu beradaptasi dengan lingkungannya, sementara dinosaurus tidak. “Yang mampu bertahan bukanlah dinosaurus, tapi hewan kecil yang hidup pada masa itu, kuncinya bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman dan waktu, oleh karena itu saya minta semua harus jadi seperti hewan kecil itu, kita sama-sama adaptif, ikuti perkembangan zaman, teknologi dan kepemimpinan,” kata Bobby Nasution, didampingi Wakil Gubernur Surya. Pada sambutannya yang perdana itu, Bobby Nasution juga mengajak Forkopimda Sumut untuk terus melanjutkan kolaborasi yang selama ini telah terbangun. Salah satu fokus yang ditargetkannya adalah menghilangkan Narkoba di Sumut. Menurutnya, Indonesia Emas 2045 Sumut akan terwujud apabila Narkoba dapat hilang.“Saya minta support dan dukungan untuk Narkoba di Sumut, benar-benar harus kita hilangkan, kami (Pemprov Sumut) akan support penuh dengan gerakan, gebrakan, dan kami akan lakukan tindakan pencegahan di Sumut,” ujar Bobby Nasution.Sementara itu, Agus Fatoni yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sumut mengucapkan selamat pada Gubernur Bobby dan Wakil Gubernur Surya. Ia optimis, keduanya mampu membawa Sumut ke arah yang lebih baik. “Menjadi pemimpin di Sumut tidak ringan dan tidak mudah, di semua sektor kita perlu kerja keras, saya yakin dengan kepemimpinan Pak Bobby dan Pak Surya, Sumut bisa melesat dan membanggakan bagi kita semua,” ucap Fatoni. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan serah terima jabatan Ketua TP PKK Sumut dari Tyas Fatoni kepada Kahiyang Ayu. Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, istri Wakil Gubernur Surya, Titiek Sugiarti, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/BB Rio Firdianto, Kajati Sumut Idianto, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Juga hadir Walikota Medan Rico Waas. PNO-12
05 Mar 2025, 20:20 WIT
Kapolda Papua Hadiri Kegiatan Peletakan Batu Pertama Serentak Oleh Kapolri
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., telah menghadiri kegiatan Peletakan Batu Pertama Serentak oleh Kapolri, Jendral Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., dan dengan didampingi oleh Menteri Perumahan Kawasan Pemukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait melalui zoom, Selasa (04/03/25).Kegiatan tersebut bertempat di Perumahan Bersubsidi Griya Alika Presisi Polda Papua, Kampung Holtekamp, dan turut dihadiri oleh Para PJU Polda Papua, serta Pangdam XVII Cenderawasih Papua, Mayjen TNI Rudi Puruwito, S.E., M.M.Dalam kesempatannya, Karo Watpers SSDM Polri, Brigjen Pol. Dr. Budhi Herdi Susianto, S.H., S.I.K., M.Si., menyamoaikan bahwa hari ini telah dilaksanakan peletakan batu pertama secara simbolis yang menandai dimulainya program pembangunan rumah subsidi bagi anggota Polri."Kegiatan ini dilakukan serentak di 34 Polda sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program Asta Cita yang digagas oleh Bapak Prabowo Subianto," ujarnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa Kapolri telah memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini, sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan personel Polri di seluruh Indonesia, dan sebagai upaya mempermudah pendataan kepemilikan rumah bagi anggota Polri, telah dikembangkan sebuah aplikasi bernama Griya PNPP.“Aplikasi ini memungkinkan pendataan yang lebih sistematis dan akurat terkait jumlah personel yang telah memiliki rumah pribadi, dan dengan adanya teknologi ini, diharapkan seluruh anggota Polri dapat terpantau dengan baik sehingga program perumahan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” pungkas Brigjen Pol. Dr. Budhi. PNO-12
05 Mar 2025, 20:16 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru