logo-website
Jumat, 06 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Jelang Pelantikan Ketua DPRD Sumut, Erni Gelar Syukuran Bersama Tokoh Agama dan Masyarakat Papuanewsonline.com, Medan - Jelang pelantikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut), Erni Ariyanti bersama ayahanda H Khairuddin Syah Sitorus (H Buyung) dan keluarga besar menggelar syukuran dan makan bersama Ulama, tokoh Agama dan masyarakat se-Labuhanbatu Raya di sebuah rumah makan di Kota Medan, Kamis (30/1/2025) malam.Jamuan makan malam bersama tokoh Agama dan masyarakat yang berlangsung sederhana itu sebagai bentuk silaturahmi dan memperkuat hubungan baik yang selama ini terjalin. Sekaligus juga meminta doa restu pelantikan dirinya, agar Erni dapat menjalankan amanah sebagai Ketua DPRD Sumut periode 2024-2029.Pelantikan akan berlangsung pada Jumat (31/1/2025) di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan. Erni Ariyanti yang hadir bersama sang ayah dan keluarga besar mengatakan bahwa ia mengundang tokoh lintas agama dari daerah pemilihan (dapil) Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan. Juga turut hadir Kader Partai Golkar Chaidir Ritonga dan Kepala Dinas Kominfo Sumut, Dr Ilyas Sitorus."Ini kita mengundang para ulama dan pendeta dari dapil saya. Mungkin karena besar hati para Pemuka Agama untuk menghadiri pelantikan kita besok," ujar Erni Ariyanti usai silaturahmi.Kehadiran para tokoh agama tersebut kata Erni, tidak terlepas dari kedekatan pihaknya selama ini dengan menganggap bahwa para Ulama dan Pendeta menjadi bagian penting dari upaya perjuangan masyarakat. Termasuk dalam hal menjaga kerukunan antar umat beragama."Kedekatan kita selama ini, bisa dibilang hari-hari itu kita juga terus minta didoakan oleh para pemuka Agama," jelasnya.Erni juga mengaku selama ini sering berdiskusi meminta saran pendapat para tokoh tentang pentingnya kolaborasi antara legislator dengan masyarakat guna mencapai kesejahteraan dan kemajuan daerah."Sepanjang perjalanan karir saya, dukungan dari para tokoh Agama sangat berarti. Mari kita bersatu untuk membangun Sumut yang lebih baik," lanjut Erni.Sedangkan terkait pelantikan dirinya sebagai Ketua DPRD Sumut, Erni mengatakan bahwa selama ini ia menyerahkan proses penentuan sebagaimana aturan main dan regulasi yang ada. Sehingga ia menerima ketentuan, hingga menuju pelantikan sebagai pimpinan di legislatif. PNO-12 01 Feb 2025, 18:39 WIT
Polres Yahukimo Polda Papua Respon Cepat dan Olah TKP Pembunuhan Papuanewsonline.com, Yahukimo – Personel Polres Yahukimo telah menanggapi peristiwa Pembunuhan di Jln. Gunung, Kabupaten Yahukimo, tepatnya di Jembatan Agung Mulia, pada Kamis (30/1/25). Personil Gabungan Polres Yahukimo, bersama Satgas Tindak ODC 2025 telah melakukan Respon TKP, dimana telah termonitor adanya peristiwa pembunuhan yang terjadi di Jln Gunung. Menurut keterangan dari istri korban, Ratna (40), Ia mengatakan bahwa pada saat setelah selesai melaksanakan Sholat Ashar, sekira pukul 16.00 Wit, korban berpamitan dengan dirinya untuk mengantarkan barang jualan ke sekitaran Bandara Dekai Yahukimo.Ia menjelaskan bahwa saat meninggalkan rumah, korban bersama dengan satu orang masyarakat OAP (dalam lidik), dan untuk OAP tersebut diketahui sudah lama kenal dengan korban, namun baru pertama kali juga datang ke rumah korban, dan untuk HP milik korban, saat keluar tidak dibawa, dan HPnya ditinggalkan di rumah korban.Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, S.Sos., M.M, menyampaikan bahwa, setibanya di TKP, Personil Mendapati Korban sudah tergeletak di Pinggir jalan serta dalam keadaan Bersimbah darah (Korban sudah Meninggal Dunia).“Dari olah TKP tersebut, didapati identitas korban, yang dimana korban bernama LA JAHARI (51), Alamat Pemukiman Jalur III Dekai Kab. Yahukimo,” ujarnya.Kapolres menambahkan, diketahui Korban bertujuan Ke Area Jalan Gunung untuk menawarkan Jualannya di Kios-Kios, dan usai respon olah TKP, Korban dievakuasi menuju ke RSUD Dekai Kab. Yahukimo. “Hingga saat ini Satuan Reskrim Polres Yahukimo masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut untuk mengetahui motif pembunuhan yang di lakukan oleh pelaku,” jelas Kapolres.Adapun beberapa barang bukti yang ditemukan di TKP, yakni 1 (satu) Unit Sepeda Motor Jenis Honda Supra 125, 1 (satu) buah Topi Berwarna Navy Merek Vans, 1 (satu) Pasang Sendal Berwarna Navy bergaris Biru muda Merek Nikko, 1 (satu) Sendal Berwarna Hitam Corak Hijau Merek Swallow, 1 (satu) buah karton yang berisikan 2 (dua) Bal Snack Kacang Sukro, 2 (dua) Bal snack Vinalo, 1 (satu) Bal cutton Bud Merek Kimo, 5 (lima) Dus Pulpen merek Kingsman, serta 2 (dua) Bal Softex merek Laurier.Kapolres Yahukimo menegaskan, Aparat bakal menindak tegas pelaku serta motif dari aksi pembunuhan ini, dimungkinkan pelaku penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut merupakan KKB Kodap XVI Yahukimo.“Saat ini, korban sementara disemayamkan di Masjid At-Taqwa Dekai, untuk tempat, maupun waktu pemakaman menunggu kesepakatan keluarga,” pungkas Kapolres. PNO-12 01 Feb 2025, 18:34 WIT
Kortastipidkor Polri Lakukan Penyidikan Kasus Korupsi dan Pencucian Uang terkait Pembiayaan Oleh LPE Papuanewsonline.com, Jakarta – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri telah resmi memulai penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang dalam pemberian pembiayaan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) kepada PT Duta Sarana Technology (PT DST) dan PT Maxima Inti Finance (PT MIF) periode 2012 hingga 2016. Kasus ini berpotensi merugikan keuangan negara dalam jumlah yang signifikan.Kepala Kortastipidkor, IJP Cahyono Wibowo, SH., MH, menyatakan, “Penyelidikan ini berawal dari temuan penyimpangan dalam proses pemberian pembiayaan yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku di LPEI. Akibatnya, dana yang disalurkan digunakan untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan tujuan awal, berujung pada kerugian negara yang besar. Kami akan menuntaskan penyidikan ini secara profesional guna menemukan tersangka dan memulihkan kerugian negara.”Menurut keterangan penyidik, sejak tahun 2012 hingga 2014, LPEI memberikan pembiayaan kepada PT DST yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku, mengarah pada kredit macet senilai Rp 45 miliar dan USD 4,125 juta. Selanjutnya, dengan skema novasi, PT MIF mengambil alih kewajiban PT DST, namun pembiayaan yang diberikan kepada PT MIF juga digunakan tidak sesuai dengan ketentuan. Dana tersebut sebagian besar digunakan untuk membayar utang PT DST dan kepentingan lain yang tidak terkait dengan tujuan pemberian kredit.Dalam periode 2014 hingga 2016, LPEI memberikan pembiayaan kepada PT MIF sebesar USD 47,5 juta, namun proses pemberiannya penuh dengan penyimpangan dan melanggar ketentuan yang ada, termasuk analisis permohonan kredit yang tidak tepat dan kurangnya monitoring terhadap penggunaan dana. Pada akhirnya, pada tahun 2022, PT MIF mengalami kebangkrutan dan gagal membayar utang kepada LPEI sebesar USD 43,6 juta."Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, kami menemukan adanya potensi tindak pidana pencucian uang yang berasal dari tindak pidana korupsi, di mana dana hasil pembiayaan yang disalurkan digunakan untuk kepentingan pribadi dan perusahaan yang tidak sesuai dengan peruntukannya," tambah Cahyono.Penyidik Kortastipidkor telah memeriksa 27 saksi dan mengumpulkan berbagai dokumen terkait proses pemberian pembiayaan, perjanjian kredit, serta hasil audit yang menunjukkan adanya penyimpangan. Selain itu, penyidik juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti BPK RI dan PPATK, untuk mendalami lebih lanjut dugaan pencucian uang dalam kasus ini.Ke depannya, proses penyidikan akan terus dilakukan secara profesional untuk mengidentifikasi tersangka dan mengembalikan kerugian negara yang ditimbulkan. Penyidik berharap, dengan tuntasnya perkara ini, dapat memberikan efek jera serta menjaga integritas lembaga keuangan negara."Penyidikan ini akan terus kami lakukan dengan komitmen tinggi, untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab serta memastikan bahwa keuangan negara dapat dipulihkan," tutup Cahyono. PNO-12 31 Jan 2025, 19:17 WIT
Antisipasi Putusan MK, Aparat Gabungan TNI-Polri Intensifkan Patroli Dialogis di Puncak Jaya Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Guna mengantisipasi putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Serentak Tahun 2024, Aparat Gabungan TNI-Polri yang ada di Kabupaten Puncak Jaya mengintensifkan kegiatan patroli dialogis sekaligus memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat agar tidak lagi membawa sajam maupun alat perang, Kamis (30/01/2025).Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Puncak Jaya Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom., M.H bersama Pasi Ops Kodim 1714/PJ Kapten Inf. Daniel Sine dan diikuti puluhan personel gabungan yang terdiri dari Polres Puncak Jaya, Kodim 1714/PJ dan Satgas Yonif Raider 715/MTL.Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H melalui Kabag Ops Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom., M.H saat dikonfirmasi mengatakan bahwa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi menjelang putusan MK ataupun PHPUKADA 2024, pihaknya akan terus mengintensifkan pelaksanaan kegiatan patroli dialogis maupun pemberian himbauan-himbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi membawa sajam dan alat perang.“Kami juga berikan himbauan kepada kedua massa pasangan calon agar mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan yang ada agar tetap aman dan nyaman,” ucap Kabag Ops.Ia mengajak untuk menunggu keputusan MK dengan kepala dingin dan jangan saling membuat keributan antara masing-masing pasangan calon dan jaga stabilitas keamanan agar tetap aman kondusif. PNO-12 31 Jan 2025, 19:07 WIT
Kapolda Papua Hadiri Rapim TNI-Polri Tahun 2025 Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si menghadiri Rapat Pimpinan TNI-Polri tahun 2025 bertempat di Ballroom Opus The Tribrata, DKI Jakarta, Kamis (30/01/2025).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Presiden RI, Prabowo Subianto, Kementerian Republik Indonesia dan para pejabat TNI-Polri beserta pimpinan jajaran TNI-Polri seluruh Indonesia.Dalam acara tersebut, Prabowo memberikan sejumlah arahan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta jajaran TNI-Polri. Arahan Prabowo digelar secara tertutup.Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap, arahan yang diberikan para menteri dan Prabowo dapat menambah wawasan jajaran TNI-Polri khususnya dalam mewujudkan misi Asta Cita Presiden Prabowo."Pembekalan tersebut tentunya diharapkan dapat menambah wawasan bagi para perwira tinggi dan menengah TNI-Polri agar lebih siap dalam mendukung berbagai program dan kebijakan pemerintah, utamanya di bidang perekonomian dan pertumbuhan ekonomi, serta dalam merealisasikan ketahanan pangan guna mewujudkan misi Asta Cita," tutur dia.Rapim TNI-Polri, kata Listyo, merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap awal tahun sebagai momentum untuk memperkuat sinergisitas dan soliditas. "Serta penyelarasan tugas dan peran TNI-Polri, guna mencegah ancaman dari dalam maupun luar negeri, menjaga stabilitas Kamtibmas, serta mengawal seluruh agenda pemerintah ke depan," jelasnya. PNO-12 31 Jan 2025, 19:00 WIT
SDM Polres Sarmi Laksanakan Sosialisasi Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A.2025 Papuanewsonline.com, Sarmi – Polri kembali membuka kesempatan bagi pemuda pemudi terbaik untuk bergabung dan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui Kepolisian. Penerimaan Polri 2025 jalur Bintara dan Taruna Akademi Polisi (Akpol) ini untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri melalui penambahan kekuatan personil. Untuk itu, Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Sarmi (Polda Papua) melakukan sosialisasi Penerimaan Polri Terpadu Tahun Anggaran 2025 di SMA Negeri 1 Sarmi, Kamis (30/01/2025)Dikonfirmasi terkait sosialisasi tersebut, Kapolres Sarmi Kompol Suparmin, S.IP.,M.H., melalui Paur Min Bag SDM Polres Sarmi Bripka Sukardi, menjelaskan Pendaftaran Bintara dan Akpol 2025 bisa dilakukan secara online melalui laman resmi penerimaan polri.“Bagi siswa siswi kelas 12 yang berminat menjadi anggota Polri, dapat menyiapkan berkas persyaratan yang dibutuhkan dari sekarang,” ujar Bripka SukardiBripka Sukardi menegaskan, semua proses seleksi mulai dari pendaftaran hingga pengumuman terakhir tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.“Jadi, jangan mudah percaya jika ada yang menawarkan bisa meluluskan dengan imbalan tertentu, semua proses dilakukan secara terbuka,” ucapnya.Untuk tata cara pendaftaran online, penerimaan Polri calon Bintara dan Taruna Akpol 2025 Pendaftar dapat membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website : https//penerimaan.polri.go.id., UjarnyaIa menambahkan, sosialisasi ini menjadi langkah positif dalam mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda yang berpotensi menjadi anggota Polri di masa depan nantinya.Dengan pemahaman yang lebih baik tentang rekrutmen Polri, diharapkan calon anggota Polri akan semakin siap menghadapi tahapan seleksi dan mampu berkontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Sarmi Bapak Eli, M,e,d Mapling, sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi Penerimaan Calon anggota Polri di sekolahnya.“Semoga anak didik kami ada yang menjadi anggota Polri nantinya,” pungkasnya. PNO-12 31 Jan 2025, 18:45 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT