logo-website
Sabtu, 25 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Satgas Humas Ops Damai Cartenz Kunjungi SD Torsina Timika Papuanewsonline,com, Timika – Dalam rangka mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 mengunjungi SD Torsina Timika, Rabu (16/5). Kegiatan ini diwarnai dengan kehadiran Bripda Annisa, personel Satgas Humas Ops Damai Cartenz, sosok anggota Polri yang dikenal ramah dan dekat dengan anak-anak, yang turut bermain dan berinteraksi hangat dengan para siswa.Suasana penuh semangat dan tawa menghiasi halaman sekolah. Para siswa yang mengenakan seragam pramuka tampak antusias menyambut kedatangan Bripda Annisa. Dengan tangan terkepal ke udara dan senyuman lebar, mereka mengikuti setiap arahan dan permainan yang diberikan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai positif, seperti kebersamaan, semangat, dan cinta tanah air sejak dini.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan yang dilakukan oleh Polri melalui Operasi Damai Cartenz 2025, yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pembangunan karakter serta kedekatan sosial dengan masyarakat Papua. Anak-anak diajak untuk melihat bahwa polisi bukanlah sosok yang menakutkan, melainkan sahabat yang siap hadir dan melindungi.Kaops Damai Cartenz 2025 Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam tugas kepolisian.“Kami ingin membangun kepercayaan dari masyarakat, dimulai sejak anak-anak. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap Polri semakin dekat di hati masyarakat Papua, khususnya generasi mudanya. Anak-anak harus tumbuh dengan rasa aman dan percaya bahwa Polri adalah bagian dari mereka,” ujarnya.Senada dengan itu, Wakaops Damai Cartenz 2025 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi jembatan yang efektif untuk membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.“Anak-anak adalah harapan masa depan Papua. Saat mereka merasakan kehadiran Polri yang humanis sejak dini, akan tumbuh kepercayaan dan rasa aman yang kuat. Itulah semangat yang kami bawa dalam setiap langkah Operasi Damai Cartenz 2025,” tutur Kombes Adarma.Melalui kegiatan ini, Bripda Annisa tidak hanya menjadi representasi Polri yang tangguh, tetapi juga menjadi simbol kasih dan kepedulian. Kehadirannya di tengah anak-anak SD Torsina menjadi momen yang meninggalkan kesan mendalam dan membangun fondasi kepercayaan yang kuat antara kepolisian dan generasi masa depan Papua.Usai kunjungan dari Operasi Damai Cartenz 2025, pihak SD Torsina Timika menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan, melalui Kepala Sekolah SD Torsina, Ibu Yeri.“Terima kasih Pak atas kehadiran dan pemberian bingkisan bagi anak-anak kami di SD Torsina. Hari ini membawa sukacita bagi anak-anak kami, dan semoga Bapak serta jajaran dari Ops Damai Cartenz selalu diberkati serta menjadi berkat bagi banyak orang,” ujar Ibu Yeri. PNO-12 19 Apr 2025, 18:15 WIT
Rekrutmen Taruna Akpol 2025, As SDM Kapolri: Hanya Catar Terbaik Yang Akan Terpilih Papuanewsonline.com, Jakarta - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. menegaskan rekrutmen Taruna Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2025 hanya melalui jalur reguler dengan menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH). Penegasan ini disampaikan Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. dalam rapat koordinasi yang diikuti Irwil III Itwasum Polri Brigjen Pol Drs. Herukoco, M.Si., Pejabat Utama SSDM Polri, Divpropam Polri dan Biddokkes Polri secara langsung dan juga diikuti secara daring oleh Wakapolda, Irwasda, Karo SDM, Kabid Propam dan Kabid Dokkes Polda Jajaran, Kamis (17/05/2025). “Rekrutmen Akpol jalur reguler adalah langkah strategis jangka panjang untuk mempersiapkan calon pimpinan Polri 30 tahun ke depan. Kita butuh perwira yang cerdas, kompeten, berintegritas, serta inovatif dan adaptif dalam menghadapi dinamika tugas-tugas kepolisian yang semakin kompleks di masa mendatang,” ujar Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si.As SDM Kapolri menambahkan rekrutmen Taruna Akpol juga bertujuan menyiapkan perwira Polri yang andal dalam analisis dan pemecahan masalah untuk menyelesaikan persoalan dengan solusi efektif.Selain itu rekrutmen Taruna Akpol juga diharapkan menghasilkan perwira yang kolaboratif, mampu bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun internasional untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.Mantan Kapolda Bengkulu itu juga menambahkan rekrutmen dengan menerapkan prinsip BETAH juga merupakan concern Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.“Tolong jadikan prinsip BETAH ini sebagai pegangan. Saya minta kepada Karo SDM Polda untuk memedomani dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab. Ini bukan sekadar slogan, tapi komitmen nyata membangun kualitas SDM Polri,” tambah As SDM Kapolri. Seleksi Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2025 saat ini sudah sampai tahap tes Psikologi. Penerapan prinsip BETAH rekrutmen anggota Polri telah memenuhi standar internasional dan mendapat penghargaan ISO 9001:2015. Prinsip BETAH dirancang untuk memastikan proses seleksi berjalan adil, terbuka, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).Bersih berarti tidak ada ruang sedikit pun bagi praktik curang atau titipan. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa intervensi pihak luar.Transparan artinya seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan menggunakan sistem berbasis teknologi informasi. Prosesnya juga diawasi oleh pengawas internal dan eksternal, sehingga tidak ada yang bisa disembunyikan.Akuntabel berarti semua proses dan hasil seleksi bisa dipertanggungjawabkan. Setiap langkah sesuai dengan aturan yang berlaku, dan hasilnya berdasarkan penilaian objektif.Humanis menegaskan bahwa setiap peserta diperlakukan dengan adil, sopan dan tidak diskriminatif. Semua diberi layanan yang baik sebagai warga negara yang punya hak untuk ikut seleksi.“Persiapkan diri sebaik mungkin. Percaya dengan kemampuan dengan diri sendiri. Insya Allah, kalau memang sudah mempersiapkan diri dengan baik akan terpilih,” pungkas Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. PNO-12 19 Apr 2025, 18:03 WIT
Ungkap 4 Kasus Peredaran Gelap Narkoba di Ambon Polda Maluku Tangkap 5 Tersangka Papuanewsonline.com, Ambon - Tim penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku kembali berhasil mengungkap peredaran gelap narkoba di kota Ambon. Tercatat ada empat kasus yang diungkap dengan jumlah tersangka yang ditangkap 5 orang.Pengungkapan peredaran narkoba yang berlangsung di sejumlah daerah di Ambon dilakukan sejak tanggal 11, 12, 13 dan 15 April 2025. Penggerebekan dilakukan setelah tim opsnal Ditresnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H, mengatakan, 5 tersangka narkoba yang ditangkap berinisial MHM (37) alias Memix, SA alias Apil (29), KK alias Olik (23), VVS alias Ian (17), dan FAP alias Axel (19).Pengungkapan peredaran narkoba berawal pada Jumat, 11 April 2025 di kawasan Pelabuhan Slamet Riyadi, Jl. Pantai Mardika Ambon, pukul 20.50 WIT. Tim opsnal mengamankan APIL yang memiliki 2 paket sabu-sabu. Serbuk kristal bening ini dikemas menggunakan plastik klip bening berukuran kecil yang dimasukan dalam kemasan permen Garuda berwarna merah. Narkotika golongan 1 ini dipegang menggunakan tangan kiri.Setelah ditemukan, Apil kemudian digelandang ke kantor untuk dilakukan interogasi. Apil mengaku mengambil narkotika ini dari Memix. Tim Opsnal Subdit III kemudian melakukan pengejaran dan esok harinya Memix ditangkap. Memix ditangkap di kos-kosannya yang ada di desa Batu Merah, Kota Ambon, Sabtu (12/4/2025) pukul 02.00 WIT.Saat ditangkap Memix mengakui barang bukti sabu-sabu yang ditemukan di tangan rekannya adalah pemberiannya. "Kedua tersangka sudah diamankan. Mereka dijerat menggunakan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata Kombes Areis.Terpisah, di jalan Sultan Babullah, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau Ambon, tim penyidik kembali menyergap Olik, Minggu (13/4/2025) pukul 21.10 WIT.Penangkapan terhadap Olik terjadi setelah penyidik curiga dengan gerak-geriknya. Saat dihampiri, tim kemudian menanyakan aktivitasnya setelah menunjukan surat tugas. Olik kemudian menunjukan satu kemasan mie sedap goreng. Ternyata di dalamnya berisi 20 paket kertas pembungkus nasi berisi narkotika jenis tembakau sintetis.Setelah diamankan, Olik kemudian dibawa ke kantor Ditresnarkoba untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. "Tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika," tambahnya.Hal yang sama juga berhasil diungkap tim penyidik di sekitar SPBU jalan Soabali, Kelurahan Silale, Kecamatan Nusaniwe Ambon pada Selasa (15/4/2025) pukul 00.15 WIT."Kalau di SPBU Soabali tim mengamankan Ian seorang anak di bawah umur," kata Kombes Areis.Saat diamankan, penyidik menemukan 1 paket narkotika jenis ganja. "Bahwa terduga mengetahui telah terjadi tindak pidana narkotika namun tidak melaporkan kepada pihak Kepolisian. Tersangka dikenakan Pasal 111 Ayat (1), dan Pasal 131 Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika," jelasnya.Di tempat berbeda di depan Alfamidi Jalan Sultan Baabullah 2 Kelurahan Honipopu Kecamatan Sirimau Ambon, tim kembali menyergap tersangka Axel pada Selasa (15/4/2025) pukul 15.40 WIT.Saat diamankan Axel ditemukan memiliki, menyimpan, menguasai 3 paket narkotika jenis ganja yang dikemas menggunakan plastik klip bening ukuran 3x2,5 cm.Tersangka mengaku membeli ganja dari PM, yang kini telah ditetapkan sebagai DPO. "Tersangka sudah diamankan dan disangkakan menggunakan Pasal 114, dan Pasal 111 Ayat (1) Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika," jelasnya.Kombes Areis mengaku, hingga saat ini tim penyidik Ditresnarkoba Polda Maluku masih terus melakukan pengembangan terhadap peredaran gelap narkotika tersebut. PNO-12 17 Apr 2025, 20:36 WIT
Polri Siaga Amankan Ibadah Jumat Agung dan Perayaan Paskah 2025 Papuanewsonline.com, Jakarta – Menyambut Hari Jumat Agung pada Jumat, 18 April 2025, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pengamanan telah dimulai sejak hari ini Kamis, 17 April 2025.Langkah strategis dilakukan Polri melalui pendeteksian dini terhadap potensi gangguan keamanan, baik sebelum, saat pelaksanaan, maupun setelah rangkaian perayaan Paskah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh umat Kristiani dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan khidmat.“Polri bersinergi dengan stakeholder lainnya turut mengamankan gereja-gereja yang berada di Indonesia salah satunya di Gereja Katedral dengan jumat jemaat kurang lebih sebanyak 2.000 umat yang akan beribadah.” Ujar Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago.Pelibatan personel dalam pengamanan Jumat Agung disesuaikan dengan jumlah tempat ibadah di masing-masing wilayah, dan setiap Polda telah melakukan persiapan secara optimal.Selain itu, patroli siber juga diperkuat guna mencegah penyebaran berita hoaks dan konten provokatif di ruang digital yang dapat mengganggu suasana perayaan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni dan ketentraman di tengah masyarakat yang majemuk.Memanfaatkan momentum libur panjang, masyarakat banyak melakukan perjalanan untuk berlibur, demi mendukung kelancaran arus lalu lintas, Polri turut menyiapkan pengamanan di titik-titik rawan kemacetan seperti jalan tol, jalur arteri, bandara, pelabuhan penyeberangan, hingga kawasan wisata. Kekuatan personel di masing-masing wilayah pun dioptimalkan guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.“Polri menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Ibadah Jumat Agung secara aman dan tertib. Kehadiran aparat di lapangan menjadi wujud nyata pelayanan kepada masyarakat serta bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai toleransi dan kebebasan beragama di Indonesia. “ Imbuh Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago. PNO-12 17 Apr 2025, 19:30 WIT
Upacara HKN Karo Ops Polda Maluku Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Biro Operasi Polda Maluku, Kombes Pol. Ronald R. Rumondor, S.I.K., M.Si, kepada seluruh personel Polri menekankan tentang loyalitas dan profesionalisme dalam menjalankan tupoksinya.Penekanan ini disampaikan Karo Ops saat memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dilaksanakan di lapangan Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Kamis (17/4/2025). Upacara rutin setiap tanggal 17 ini ini dihadiri para Pejabat Utama Polda Maluku. Karo Ops mengatakan, HKN merupakan momentum penting untuk memperkuat kesadaran, loyalitas, dan semangat pengabdian sebagai insan Bhayangkara."Upacara ini bukan sekadar rutinitas, namun menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menunjukkan loyalitas, disiplin, serta kerja keras dalam setiap pelaksanaan tugas, baik yang bersifat rutin maupun operasional di lapangan," katanya.Ia juga menekankan pentingnya kerja sama yang solid antar instansi, termasuk TNI dan stakeholder lainnya, guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara maksimal.Dalam arahannya, Kombes Ronald juga menyoroti tantangan tugas Polri yang semakin kompleks, seiring dengan dinamika politik nasional, dan persoalan lainnya.Ia mengajak seluruh personel Polda Maluku untuk terus meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia, kualitas pelayanan publik, serta membangun integritas dalam setiap aspek tugas."Sebagai bentuk komitmen kepada masyarakat, mari terus berbuat baik. Jangan sakiti masyarakat, jangan merugikan masyarakat, institusi, dan keluarga," pungkasnya. PNO-12 17 Apr 2025, 19:21 WIT
Patroli Perintis Presisi, Polda Maluku Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Keselamatan Saat Berkendara Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Polda Maluku terus melaksanakan Patroli Perintis Presisi pada malam hari di Ambon menggunakan kendaraan roda empat maupun berjalan kaki.Patroli Perintis Presisi yang intensif dilaksanakan setiap malam hingga dini hari ini bertujuan untuk memelihara situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.Pada Rabu malam (16/4/2025), sejumlah daerah di Ambon dilalui untuk mengantisipasi kejadian yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.Patroli tadi malam dimulai dari Markas Direktorat Samapta Polda Maluku di Tantui. Tim melalui rute Aster - Galunggung - Batu Merah - Karang Panjang - Belakang Soya - Tanah Tinggi - Taman Pattimura - Jl Ay Patty - Jl. Pattimura - Tugu Trikora - Batu Gantong - Talake - Jl. Tulukabessy - Ongkoliong hingga Kapaha."Sasaran patroli yang dilaksanakan yaitu menyambangi masyarakat sekitar lokasi, memantau kondisi situasi kamtibmas, pelaku tindak pidana, dan kejadian - kejadian yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Areis Aminnulla S.IK., M.H.Puluhan personel Polri dikerahkan melakukan patroli keliling yang dipimpin Aipda J. Lesnussa, sebagai pawas. Para personel saat berpatroli menghampiri sejumlah pemuda atau masyarakat yang masih nongkrong hingga tengah malam di sejumlah ruas jalan. Seperti di trotoar Jasa Raharja, pangkalan ojek Tanah Tinggi, lorong Dasilva dan jalan Pattimura.Saat menyapa warga yang masih duduk nongkrong, personel melakukan dialog dan mengajak serta menghimbau untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Ambon agar tetatap kondusif."Warga juga diingatkan untuk berhati-hati saat berkendara di jalan. Utamakan keselamatan berlalulintas dengan tidak melakukan pelanggaran lalulintas," katanya. Personel juga mengingatkan masyarakat terkait dampak bahaya mengkonsumsi minuman keras (miras). "Warga juga diminta untuk segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau melapor ke Polsek apabila ada kejadian menonjol," ungkap Kombes Areis.Para pemuda yang ditemui juga diingatkan agar tidak terprovokasi dengan isu-isu negatif yang berseliweran di WAG maupun media sosial. Seperti isu Sara, ujaran kebencian dan berita hoaks lainnya. "Para warga yang ditemui juga diminta untuk tetap menjaga hubungan baik antar sesama. Jika ada masalah hukum, segera laporkan ke aparat kepolisian terdekat. Jangan main hakim sendiri, karena hal itu tidak akan menyelesaikan masalah," jelasnya. PNO-12 17 Apr 2025, 19:17 WIT
Jenazah Ferdina Buma dari TKP Muara Kum Berhasil Diidentifikasi Papuanewsonline.com, Yahukimo – Satgas Ops Damai Cartenz bersama Tim DVI Polri pada Hari ini kembali mengumumkan hasil identifikasi jenazah yang ditemukan di lokasi muara Kum kemarin. Satu jenazah tersebut hari ini Rabu (16/4) telah dievakuasi dan berhasil diidentifikasi atas nama Ferdina Buma, pria asal Kampung Rumusu, Papua Tengah.Konferensi pers digelar di RSUD Dekai Kabupaten Yahukimo, dengan dihadiri oleh Direktur RSUD Yahukimo Dr. Glenn M. Nutanyo, M.Kes., serta tim medis dari RS Bhayangkara Jayapura.Proses identifikasi dilakukan berdasarkan kecocokan tiga data sekunder yang dikumpulkan dari data antemortem dan postmortem dengan label IHK 2025-015.“Jenazah ditemukan di TKP muara Kum, dan hari ini berhasil dievakuasi serta diidentifikasi sebagai Ferdina Buma, lahir di Nabi Re pada 30 April 1995, jenis kelamin laki-laki, dan berdomisili di Jalan Nabi Re Ilaga KM 36, Kampung Rumusu, Papua Tengah. Saat ini jenazah sudah diserahkan langsung kepada pihak keluarga,” ungkap Commander DVI sekaligus Karumkit RS Bhayangkara TK. II Jayapura, AKBP. Dr. Romy Sebastian.Ia mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat dalam proses penanganan jenazah, termasuk dalam evakuasi terakhir ini.“Keberhasilan mengidentifikasi seluruh korban ini adalah hasil kerja keras bersama. Identifikasi bukan hanya soal data medis, tetapi juga tentang kemanusiaan dan memberi kepastian kepada keluarga korban. Kami pastikan setiap langkah dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan menghormati hak para korban,” ujar AKBP Romy Sebastian.Ia juga menyampaikan bahwa dengan teridentifikasinya Ferdina Buma, total 16 jenazah yang diterima di RSUD DKI Yahukimo kini telah seluruhnya teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.“Ini adalah tanggung jawab kami sebagai bagian dari Polri dan tim kemanusiaan. Kami hadir bukan hanya untuk memberi kepastian identitas, tapi juga untuk menumbuhkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara di tengah duka,” tambahnya.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menyampaikan penghargaan atas kerja cepat dan profesional dari tim DVI yang telah menyelesaikan proses identifikasi dengan penuh dedikasi.“Kami sangat mengapresiasi kerja keras tim DVI Polri dan seluruh pihak yang terlibat. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen Polri untuk selalu hadir memberikan kepastian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, aparat keamanan juga akan terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” tegas Brigjen Faizal.Dengan rampungnya proses identifikasi ini, Tim DVI Polri Ops Damai Cartenz berharap kehadirannya tidak hanya memberikan kejelasan tentang identitas para jenazah tetapi juga memberikan ketenangan bagi seluruh keluarga jenazah korban. PNO-12 17 Apr 2025, 19:02 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT