logo-website
Selasa, 28 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Pemda Nduga Apresiasi Program Kuota Khusus Penerimaan Bintara Polri 2024 di Papua Papuanewsonline.com, Nduga – Pemerintah Daerah Kabupaten Nduga mengapresiasi langkah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terkait kuota khusus penerimaan Bintara Polri tahun anggaran 2024 di Papua. Penjabat Bupati Nduga, Elai Giban, S.E., M.M., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri atas inisiatif tersebut."Terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri atas program penerimaan 2000 Bintara Polri tahun 2024. Program ini sangat berarti bagi kami," ujar Elai Giban. Ia menambahkan bahwa program ini telah membuka peluang besar bagi anak-anak asli Papua, khususnya dari daerah Papua Pegunungan, untuk berkarir di institusi kepolisian.Elai Giban mengungkapkan bahwa banyaknya anak-anak asli Papua yang telah diterima untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri menunjukkan keberhasilan program ini. "Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan berlanjut dengan lancar sesuai dengan harapan seluruh masyarakat," tambahnya.Program penerimaan khusus ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan kesempatan yang lebih besar kepada putra-putri asli Papua dalam mengabdi kepada negara melalui institusi kepolisian. Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan representasi masyarakat Papua dalam tubuh Polri, memperkuat keberagaman, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian."Polri tetap jaya. Wa wa wa," ujar Elai Giban, menutup pernyataannya dengan semangat.Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan program penerimaan khusus ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Papua secara keseluruhan serta mengembangkan potensi sumber daya manusia di Papua demi memajukan daerah dan masyarakat Papua. (PNO-12) 06 Agu 2024, 18:57 WIT
Humas Polri Jalani Evaluasi Menuju WBK dan WBBM Papuanewsonline.com, Jakarta - Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho memaparkan program-program yang dijalankan selama ini untuk menjadi penilaian dalam rangka mewujudkan zona integritas WBK dan WBBM.Irjen. Pol. Sandi menerangkan, pembangunan zona integritas Divisi Humas Polri menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) adalah komitmen untuk melakukan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada media, masyarakat, dan internal Polri. Dengan begitu, Humas Polri semakin siap menghadapi tantangan dunia global untuk menuju Indonesia Emas 2045.“Pembangunan zona integritas bertujuan untuk menggelorakan perubahan budaya organisasi dan membangun birokrasi yang bersih dan melayani,” jelas Kadiv Humas, Senin (5/8/24).Dijelaskan Kadiv Humas, berbagai kekurangan masih ada tentunya dan akan terus ditingkatkan lagi oleh jajaran Divisi Humas Polri. Dengan berbagai masukan, ujarnya, diyakini dapat semakin mematangkan WBK dan WBBM di lingkup Divisi Humas Polri.“Besar harapan kami, predikat wilayah bebas korupsi serta wilayah birokrasi bersih dan melayani, dapat menambahsemangat kerja bagi seluruh personel Divisi Humas dalam memberikan pengabdian dan pelayanan terbaik kepada negara, bangsa, serta seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.Dalam Desk Penilaian dan Evaluasu Zona Integritas ini dihadiri tim TPI, yakni Brigjen. Pol. Indarto, Kombes. Pol. Basori, AKP Antonio Noriega, IPTU Ade Novi Dwiharyanto, dan Penda TK I Dwi Anggraeni. Sementara, Kadiv Humas turut didampingi jajaran Kepala Biro dan Kabag Sebagai Penanggung Jawab 6 Areal Perubahan di Lingkungan Divisi Humas Polri. (PNO-12) 06 Agu 2024, 18:36 WIT
Sita 1.883 Balpress, Kabareskrim: Selamatkan Industri Lokal dan Bisnis UMKM Papuanewsonline.com, Jakarta - Bareskrim Polri yang tergabung dalam Satgas Importasi Ilegal berhasil mengamankan 1.883 bal pakaian bekas atau balpress dari dua lokasi di Kota Bandung dan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Kepala Bareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengatakan, masuknya barang-barang illegal tersebut dapat mengancam stabilitas ekonomi negara.Menurutnya dengan masuknya barang berupa pakaian bekas dari Cina, Korea dan Jepang tersebut dapat mengakibatkan multiplier effect. Pasalnya, tidak hanya merugikan dari sisi penerimaan negara, namun juga berdampak bagi para pengusaha industri dalam negeri dan UMKM.  "Bisa dibayangkan dengan harga baju yang kalau dijual eceran gini saja nilai impor satu piecess aja sudah berapa ribu (rupiah). Tetapi bisa dijual dengan nilai yang sangat-sangat murah. Di mana kita bisa bersaing. Multiplier efffect-nya banyak. Pabrik-pabrik garmen kita tutup, UMKM kita tidak bisa bersaing. Sementara kita menyadari bahwa UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian kita," kata Komjen Wahyu dalam konferensi pers di Penimbunan Pabean Bea dan Cukai Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/8/2024).Jenderal bintang tiga ini berujar, Indonesia merupakan negara besar dan memiliki potensi menjadi sebuah negara dengan perekonomian yang sangat tinggi. Ia mengatakan, Presdien Joko Widodo dan Pemerintah bercita-cita visi Indonesia Emas Tahun 2045. Jikalau, barang-barang impor ilegal terus masuk ke Tanah Air bagaimana hal tersebut bisa tercapai. "Karena syarat menjadi negara dominan adalah pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen dan stabilitas keamanan dan ketertiban. Kalau barang-barang ini masuk terus, UMKM dan industri kita turun, makin banyak pengangguran. Dampaknya juga kepada stabilitas keamanan juga. Karena masalahnya akan lari dengan perut," tuturnya.Wahyu mengatakan, penyitaan tersebut bagian dari penegakan hukum dan menjadi komitmen Polri mendukung upaya yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dan Satgas Importasi Ilegal untuk menyelesaikan permasalahan bersama. Di tempat yang sama, Menteri Pedagangan Zulkifli Hasan mengatakan Bareskrim Polri telah melakukan penindakan terhadap pakaian bekas sebanyak 1.883 bal, Ditjen Bea dan Cukai melalui Kantor Pelayanan Beacukai Tanjungpriok mengamankan balpres sebanyak 3.044 bal, Kantor Pengawasawan Beacukai Cikarang mengamankan 696 produk jadi berupa karpet, 6.578 unit elektronik berupa laptop, handphone, mesin fotokopi dan 5.896 pieces pakaian jadi serta aksesoris. Sementara Kementerian Perdagangan menyita 20 ribu kain rol yang tidak dilengkapi perizinan impor.  "Dari hasil tindak tersebut keseluruhan diperkirakan nilai barang yakni sebesar Rp46.188.205.400. Keseluruhan barang yang disampaikan tadi tidak memenuhi kepatuhan dalam importasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ungkapnya. Mendag mengimbau kepada seluruh pihak untuk bekerja sama, agar masalah ini bisa diselesaikan Bersama. Ia membeberkan banyak keluhan ke Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian akibatnya masuknya barang-barang impor illegal tersebut dapat mengakibatkan industry dalam negeri terancam gulung tikar."Keinginan kita apalagi nanti pemerintahan baru ya ingin tumbuh 8 persen. Kalau ini kita tidak bereskan tentu tidak mudah mencapai 8 persen itu. Tapi kalau ini kita bereskan industri kita akan tumbuh, pusat-pusat perdagangan kita akan tumbuh, UMKM kita juga akan tumbuh . Saya kira demikian saya kira kita satu tim , tim itu perlu perlu kerja sama yang kuat," pungkasnya. (PNO-12) 06 Agu 2024, 18:22 WIT
Jelang HUT Kemerdekaan RI-79, Satgas Yonif 762/VYS Latih Paskibraka Kabupaten Tambraw Papuanewsonline.com, Tambraw - Dalam rangka menyambut Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Papua Barat Daya Yonif 762/VYS Pos FEF melatih Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Tambraw di Kantor Bupati Tambraw, Distrik FEF, Kabupaten Tambraw, Provinsi Papua Barat Daya.Dansatgas Yonif 762/VYS Letkol Inf Dwi Haryanto, S.Hub.,M.H.I., dalam rilisnya mengatakan bahwa Satgas Yonif 762/VYS harus ikut berperan dalam mensukseskan dan menyemarakkan hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke-79 tahun. Selasa 06/08/24 .“Semua pos-pos Satgas Yonif 762/VYS sektor Tambraw, Maybrat dan Sorsel agar melatih dan membina para pemuda dan pemudi untuk dilatihkan PBB, sehingga nanti pada tanggal 17 Agustus mereka dapat dengan mudah untuk bertugas sebagai pasukan Paskibraka. Cuaca panas tidak menyurutkan semangat para siswa dan pelatih dalam melaksanakan latihan. Hal ini ditunjukkan para siswa dalam mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh pelatih,” ucap Dansatgas.Danpos FEF yang notabene menjadi Pos Kout Satgas Yonif 762/VYS Lettu Inf Rizqi Nurcahyono, S.Tr.(Han)., menambahkan bahwa pemuda dan pemudi pelajar SMA (Sekolah Menengah Atas) di wilayah Kabupaten Tambraw yang terdiri dari SMK Advent Sausapor, SMAN 1 Sausapor, SMK Yembun, SMA YPK Imanuel Werur, SMAN 1 FEF ikut dalam pelatihan Paskibraka tersebut. Materi yang kami berikan adalah gerakan dasar dulu, gerakan dasar itu artinya PBB ditempat gerakan PBB berjalan. Gerakan PBB ditempat itu banyak rangkaiannya, yaitu sikap sempurnanya, jalan ditempat, penghormatan dan lain sebagainya. Tak hanya itu, selain menjadi pelatih sekaligus yang menjadi Danpas (Komandan Pasukan) Paskibraka Kabupaten Tambraw kali ini ialah Wadanpos FEF yaitu Letda Inf Felix Nathanael,S.Tr.(Han) yang mana sudah bergabung latihan dengan pasukan pengibar bendera mulai dari awal hingga saat ini.“Selain gerakan PBB ditempat ada juga gerakan berjalan. Disini pelatih akan melatih akan gerakan mulai dari ayunan tangan hingga langkah kaki agar anggota Paskibra terlihat indah saat mengibarkan Bendera Merah Putih. Pelatih juga memfokuskan kekompakan peserta Paskibra saat latihan. Setiap ego yang ada di dalam diri peserta harus dihilangkan,” jelas Lettu Inf Rizqi Nurcahyono, S.Tr.(Han).Kekompakan anggota Paskibra tercermin dari sikap disiplin dalam melaksanakan baris berbaris dan membentuk formasi. Pembinaan dan pelatihan Paskibra tidaklah cukup hanya dengan belajar baris berbaris saja karena tujuan pelatihan ini adalah untuk menciptakan pemuda-pemuda yang terampil sehingga pada akhirnya terbentuklah generasi muda yang kuat baik secara fisik dan mental. (PNO) 06 Agu 2024, 15:23 WIT
Pilot Geofrey Foster Berikan Kesaksian Saat Mendarat di Distrik Alama Papuanewsonline.com, Mimika – Tragedi mengerikan terjadi di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada hari Senin, 5 Agustus 2024, sekitar pukul 10.00 WIT. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., dalam keteranganya menyapaikan bahwa, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyanderaan dan pembunuhan terhadap pilot helikopter milik PT. Intan Angkasa Air Service, Mr. Glen Malcolm Conning (50 tahun), berkebangsaan Selandia Baru. Selain itu, KKB juga membakar helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK tersebut.“Saksi mata dari peristiwa ini adalah Geoffrey Foster yang merupakan pilot berkebangsaan Selandia Baru”, Tutur Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Saksi memberikan keterangan bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula saat, Saksi terbang dari Timika menuju Distrik Alama, Kabupaten Mimika.“Ketika saksi tiba di sekitar bandara Alama, saksi melihat helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK., sudah mendarat di landasan dan baling-balingnya sudah tidak berputar. saksi kemudian mengitari helikopter tersebut dengan jarak kurang lebih 1000 kaki di atas permukaan tanah, kemudian turun untuk mendarat di samping helikopter.” pungkas Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Lanjutnya, Ketika saksi mendarat dengan jarak sekitar 10 kaki, saksi melihat tas-tas berserakan dan pilot terkulai di kursi dengan darah di sekujur tubuhnya. Melihat hal tersebut, saksi langsung lepas landas kembali dan tidak jadi mendarat. Setelah menjauh dari area bandara, saksi melihat sekelompok orang banyak berkumpul di depan rumah sakit yang sedang dibangun.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno kembali menyampaikan, menurut informasi yang diterima dari PT. Intan Angkasa Air Service, pemilik helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK yang dipiloti oleh korban Pilot Mr. Glen Malcolm Conning, terdapat enam penumpang yang terdiri dari 4 orang dewasa (nakes), 1 bayi, dan 1 anak. Nama-nama penumpang tersebut adalah:1. Koraliak Gwijangge (Dewasa)2. Demianus Pakage (Dewasa)3. Naomi Kambu (Dewasa)4. Hasmaya (Dewasa)5. Ferni (Anak)6. Hafidan (Anak)“Kondisi seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan sudah kembali ke rumah masing-masing di Distrik Alama, Kabupaten Mimika” terang Kasatgas Humas.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno Menambahkan, saat ini TNI-Polri serta jajaran Polres Mimika telah melakukan upaya-upaya penegakan hukum dan pengejaran terhadap KKB yang melakukan aksi penyanderaan dan penembakan terhadap pilot. "Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB yang melakukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua," tutup Bayu. (PNO-12) 06 Agu 2024, 15:14 WIT
Kapolda Papua Hadiri Acara Pelantikan Penjabat Gubernur Papua Selatan dan Papua Papuanewsonline.com, Jakarta – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., menghadiri acara Pelantikan Penjabat Gubernur Papua Selatan dan Papua, kemudian dirangkaikan dengan Ketua Penjabat TP PKK Provinsi Papua Selatan dan Papua, serta Pengukuhan Ketua Penjabat Pembina Posyandu Provinsi, Senin (05/08).Kegiatan tersebut berlangsung di Sasana Bhakti Praja (SBP) Lantai 3 Gedung C Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara No. 7, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta, dan turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dan Ketua Umum TP PKK / Ketua Umum Pembina Posyandu, Ny. Tri Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, S.H., M.H., Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Ibu Tri Tito Karnavian, Irjen Kemendagri, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si., serta Para Pejabat undangan lainnya.Acara Penjabat Gubernur ini didasari oleh Pembacaan Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 76 / P / 2024 Tanggal 19 Juli 2024 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Gubernur.Dalam sambutannya Ketua Umum TP PKK / Ketua Umum Pembina Posyandu, Ny. Tri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pada sore ini kita semua bisa hadir dalam keadaan sehat walafiat dalam acara Pelantikan Penjabat Gubernur Papua Selatan dan Papua, dirangkaikan dengan Ketua Penjabat TP PKK Provinsi Papua Selatan dan Papua, serta Pengukuhan Ketua Penjabat Pembina Posyandu Provinsi oleh Menteri Dalam Negeri.“Saya ucapakn selamat kepada Bapak Ibu yang dilantik, kita tahu bahwa TP PKK merupakan amanah Perpres 99 Tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang mana telah diamanahkan Kemendagri untuk laksanakan gerakan PKK ini,” ucapnya.Ny. Tri Tito Karnavian juga menambahkan bahwa PKK ini memiliki 10 program pokok yang tupoksinya lebih banyak daripada bapak-bapak dan tugasnya langsung berhubungan dengan masyarakat.“Meskipun waktu jabatan tidak sampe 1 tahun, tapi kita paling tidak bisa membantu dalam percepatan pembangunan, saya harap ibu-ibu PKK yang dilantik bisa mengatasi masyarakat yang membutuhkan kita, khususnya masalah Posyandu didaerah Papua,” pungkasnya.Pada kesempatan yang sama Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., juga menyampaikan bahwa Kemendagri tidak akan menghalangi hak politik seseorang namun ada tata cara tertentu yang harus dilaksanakann dan sebelum penetapan 22 September, sudah harus mengundurkan diri khusus ASN dan TNI Polri.“Kenapa dicari pengganti penjabat Gubernur Papua dan Papua Selatan dari luar, yakni supaya netral dan tidak menimbulkan kecurigaan adanya pro kontra dalam kontestasi politik Pilkada 2024,” ujarnya. Ia juga menekankan terkait Kordinasi baik antar Forkopimda untuk mengawal Pemilu agar berjalan aman dan lancer, serta masalah Posyandu harus diatensi khususnya di daerah Papua.Adapun ada nama-nama Pejabat yang dilantik yakni, Pj. Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn) Ramses Limbong, S.IP., M.Si., serta Pj. Gubernur Papua Selatan, Komjen Pol. (Purn) Drs. Rudy Sufahriadi. (PNO-12) 06 Agu 2024, 15:08 WIT
Dalam Rangka Harkamtibmas, Polres Jayawijaya Gelar Razia Di Kota Wamena Papuanewsonline.com, Wamena – Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo beserta Personil Anggota Polres lainnya telah melaksanakan Patroli Dan razia dalam rangka Harkamtibmas di Kota seputaran Kota Wamena, Senin (05/08).Kanit Regident, Ipda Cahyo Adi Saputro, mengatakan bahwa kegiatan Patroli dan Razia ini akan dilaksanakan di seputaran Kota Wamena, dan diharapkan bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat tentunya.“Kita tidak akan menetap di satu titik, tapi kita hunting di titik-titik yg kita anggap rawan, serta utamakan keselamatan selama kegiatan Patroli dan Razia berlangsung,” ujar Ipda Cahyo.Adapun hasil dari temuan-temuan dari Razia yang antara lain, 2 (dua) bilah samurai, 7 (tujuh) bilah parang, 16 (enam belas) pisau, 2 (dua) kater, 2 (dua) botol lem aibon, serta 2 (dua) buah katapel.Lebih lanjut Ia menambahkan terkait Sajam yang seharusnya diamankan pada saat giat razia kebanyakan dibawa oleh sopir dan penumpang mobil lajuran lintas kabupaten.“Sajam yg dibawa oleh penumpang dari luar kota wamena rentan digunakan untuk melakukan tindak kriminal di kota wamena,” ujarnya.Ipda Cahyo juga menekankan agar Memonitor pelaksanaan giat Patroli dan Razia sajam serta memetakan lokasi serta jam-jam rawan terjadinya tindak kriminal di kota wamena.“Perintahkan Kabag Ops agar menjadwalkan giat Razia sajam dan miras secara rutin di kota wamena untuk meminimalisir terjadinya aksi kriminalitas di kota Wamena,”pungkasnya. (PNO-12) 06 Agu 2024, 14:57 WIT
Quick Respon Personil Polres Jayapura Terkait Pertikaian Antar Masyarakat Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., telah melaksanakan Quick Respon Personil Polres Jayapura terkait Pertikaian Antara Masyarakat Yabaso, dan Masyarakat Gunung (Lidik) yang mengakibatkan 1 (satu) Unit Mobil Innova Dengan Nomor Polisi L 1012 BS dalam Keadaan Rusak, Senin (05/08).Adapun identitas Korban Brusley Sokoy (44), serta pelaku yang saat ini masih dalam penyelidikan.Berdasarkan keterangan Korban, Ia mengatakan bahwa pada saat pulang kerja menggunakan Mobil jenis Innova melewati Jln. Alternatif Yabaso-komba, namun sesampainya di Jln. Howe, pihak Korban melihat 5 (lima) orang masyarakat melakukan palang dengan menggunakan 2 (dua) unit motor yang melintang di tengah jalan.“kemudian Saya menanyakan terkait aksi palang jalan yang mereka lakukan, dan pada saat Saya melewati mereka, para pelaku ini mengejar dengan menggunakan sepeda motor,” ucapnya.Adapun informasi dari Aparat Kepolisian yang mengatakan bahwa korban dan pelaku sudah membicarakan permasalahan tersebut, sehingga pelaku menyepakati persetujuan motor yang akan diperbaiki nantinya, namun selang beberapa menit, teman dari pada pelaku yang sempat melarikan diri ini membawa sekelompok masyarakat yang menghampiri korban sehingga telah menimbulkan cekcok dan mengakibatkan pengrusakan terhadap mobil Innova milik korban.Dan dari kejadian pertikaian antara masyarakat Yabaso dan Masyarakat Gunung tersebut, tidak menutup kemungkinan bahwa masyarakat Yabaso akan terus melakukan pencarian terhadap masyarakat gunung, dan melakukan pemeriksaan setiap pengendara yang melintasi Jln. Yabaso, serta besar kemungkinan akan terjadi penganiayaan apabila terdapat masyarakat gunung yang tidak mengetahui permasalahan melintasi Jln. tersebut. (PNO-12) 06 Agu 2024, 14:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT