Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Pelaku UMKM di Mappi Terima Bantuan Tenda, Pj Bupati Turut Memantau dan Bantu Pemasangan
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kepi, Kabupaten
Mappi merasa senang usai mendapat bantuan tenda untuk berjualan dari Penjabat
Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.,STP, M.,Si. Bukan hanya tenda, bantuan
diberikan lengkap dengan meja dan kursi untuk digunakan pedagang menjajakan
barang dagangannya. Pj Bupati, Michael Gomar juga
turun memantau bahkan turut serta membantu pemasangan tenda pada Sabtu
(13/5/2023) yang notabene bukan hari kerja. Dengan gaya santai tanpa pakaian
dinas, Pj Bupati juga mengunjungi pasar tradisional yang biasa disebut pasar
lilin, tempat mama-mama penjual kuliner. Lapak tempat berdagang yang sudah
lapuk, langsung dibongkar dan diganti dengan tenda. M. Nur, salah seorang pedagang di
Jalan Irian, Kota Kepi menyampaikan terima kasih kepada Pj Bupati yang telah
memberikan bantuan tenda untuk tempat berjualan. "Kami bersyukur, puji
Tuhan kalau kami berjualan tenda kami sudah bagus, sehingga tidak lagi bocor
kalau pas hujan,"ungkapnya. Hal senada juga disampaikan oleh,
Ana pedagang jagung bakar di Kilometer 3 Kota Kepi. Ia mengatakan kurang lebih
tiga tahun dirinya berjualan di lokasi tersebut namun baru kali ini mendapat
bantuan tenda untuk berjualan. "Terima kasih banyak bapak Pj Bupati sudah membantu
meringankan beban kami, kami mendapat bantuan selain tenda ada juga meja dan
kursi,"ungkapnya. Sementara itu salah seorang
perwakilan pelaku UMKM di pasar lilin Kota Kepi, Monalisa Agawemu mengaku
senang dengan adanya pemberian bantuan fasilitas jualan bagi mereka. "Saya Monalisa Agawemu
mewakili seluruh pedagang di pasar lilin menyampaikan terimkasih kepada bapak
Pj Bupati yang sudah membantu kami dipasar lilin,"ungkapnya. Menurutnya, bantuan tersebut
sangat berarti sekali karena bisa lebih nyaman dan layak untuk berjualan.
Apalagi ada kursi dan meja. "Kami berterimkasih sudah diberikan meja dan
bangku yang bagus. Kami tidak bisa balas
kebaikan bapak Pj, kami hanya bisa balas dengan doa semoga kebaikan bapak Pj
dibalas sama Tuhan,"tuturnya. Monalisa juga berharap, agar
tidak hanya bantuan tenda tetapi ke depannya ada petuga keamanan yang
ditempatkan di lokasi tersebut. Sebab di malam hari mereka kerap diganggu oleh
orang mabuk ketika sedang berjualan. Dalam kesempatan yang sama usai
melakukan pemasangan tenda bagi pelaku UMKM,
Pj Bupati, Michael Gomar mengatakan, pemberian bantuan tenda dan meja
kursi guna menunjang para pelaku UMKM pada saat berjualan. "Dengan adanya tenda yang
bagus untuk jualan, maka para pelaku UMKM bisa merasakan kenyamanan," terangnya.
Pj Bupati menambahkan, dukungan
untuk pelaku UMKM ini tentunya sangat penting agar UMKM bisa berkembang dan
ekonomi masyarakat bisa meningkat. (Redaksi)
18 Mei 2023, 22:29 WIT
2 Warga Boega Meninggal Akibat Mengkonsumsi Miras Oplosan
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Puncak saat ini
tengah menangani kasus meninggalnya dua warga yakni an. Candra dan an. Jaminus
akibat menenggak miras oplosan jenis minuman alkohol obat luka 70% yang terjadi
di Kampung Undugi, Distrik Beoga Kabupaten Puncak, Selasa (16/05) kemarin. Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny
Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom saat dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp
membenarkan kejadian tersebut. Kabid Humas mengatakan kejadian bermula saat saksi pertama atas
nama Leonard melihat sekelompok orang yang sedang melakukan pesta miras di kios
tempat salah satu korban bekerja. “Saksi pertama melihat 3 (tiga) orang yang sedang mengadakan
pesta miras di kios tempat korban (Candra) bekerja,” ucap Kabid Humas. Lanjut, Kabid Humas mengatakan saksi yang melihat hal
tersebut melaporkan ke piket Polsek Beoga, kemudian piket langsung menuju TKP. “Saat tiba di TKP, personel mendapati bahwa korban Candra
sudah terbujur kaku dan korban Jaminus mengalami gangguan kesehatan, namun
tidak berselang lama korban menghembuskan nafas terakhirnya,” ungkap Kabid
Humas. Kombes Benny mengatakan ada beberapa barang bukti yang
diamankan seperti 1 botol besar alkohol 70%, air mineral 600 ml dan kukubima
rasa anggur. “Sat Reskrim Polres Puncak telah mengamankan barang bukti dan
memintai keterangan saksi yang lain untuk penyelidikan lebih lanjut,” ucap
Kabid Humas. Diakhir, Kombes Benny mengimbau kepada masyarakat untuk tidak
mengkonsumsi minuman keras apalagi minuman tersebut hasil racikan karena dapat merusak tubuh dan dapat membuat
seseorang kehilangan akal sehat serta yang lebih fatalnya lagi bisa
mengakibatkan yang mengonsumsi miras tersebut kehilangan nyawa.
Saat ini korban Candra telah dibawa menuju Bandara Timika
dengan menggunakan pesawat Revan PK-RVE yang selanjutnya akan dibawa ke kampung
halamannya di Sulawesi Selatan sedangkan untuk korban Jaminus akan dimakamkan
besok Kamis (18/05). (PNO-11)
18 Mei 2023, 21:05 WIT
Polairud Polda Maluku Melakukan Pencarian Nelayan Asal Asilulu Yang Hilang Di Laut
Papuanewsonline.com, Maluku - Kepolisian Perairan dan Udara
(Polairud) Polda Maluku, melakukan pencarian terhadap Kahar Eli (60 tahun),
nelayan asal negeri Asilulu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang
diduga hilang saat menangkap ikan di laut. Hingga operasi pencarian hari kedua saat ini, Rabu
(17/5/2023), korban belum ditemukan. Rencananya pencarian akan kembali
dilanjutkan besok oleh personel Polairud KP.XVI-1010. "Sampai saat ini korban belum ditemukan. Rencananya
besok pencarian hari ketiga akan kembali dilanjutkan," kata Direktur
Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso. Peristiwa yang membahayakan nyawa manusia di laut ini
diketahui setelah personel KP.XVI-1010 mendapat laporan dari masyarakat pada
Selasa (16/5/2023). Setelah mendapat kabar itu, personel Polairud bersama Polsek
Leihitu mendatangi rumah korban di Asilulu. Berdasarkan keterangan Saleh, adik korban, kakaknya ini pergi
memancing ikan menggunakan perahu sampan. Korban melaut sejak hari Senin (15/5/2023)
sekitar pukul 05.00 WIT. "Pukul 11.05 WIT personel KP.XVI-1010 bersama Polsek
Leihitu dan Basarnas Ambon melaksanakan pencarian korban di perairan Pulau 3,
Tanjung Alang, dan perairan Luhu, Kabupaten Seram Bagian Barat," katanya. Pencarian dilakukan hingga pukul 17.10 WIT. Karena korban
belum ditemukan, pencarian kemudian dihentikan dan dilanjutkan sejak pagi hari
tadi.
"Sampai sore ini korban juga belum ditemukan. Rencananya
besok, tim SAR gabungan juga akan kembali melakukan pencarian, dengan tetap
memperhatikan cuaca," katanya. (PNO-12)
18 Mei 2023, 20:12 WIT
Kapolda Maluku Sambut Kunjungan Kerja Komnas HAM RI
Papuanewsonline.com,
Maluku - Kepala
Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, menerima kunjungan kerja
dari Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, Dr. Atniek Nova
Sigiro. Kunjungan silaturahmi tersebut berlangsung di ruang tamu
Kapolda di Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Rabu (17/5/2023). Dalam kunjungan tersebut Ketua Komnas HAM RI didampingi Ketua
Perwakilan Komnas HAM Maluku, Anselemus Sowa Bolen bersama rombongan lainnya.
Sementara Kapolda didampingi, Irwasda, Dirreskrimum, Kabidpropam, dan Kabidkum
Hukum Polda Maluku. "Terima kasih Pak Kapolda sudah mau menerima kami. Kami
diberitahukan oleh Bapak Kapolri untuk melakukan koordinasi dengan Polda di
seluruh Indonesia," kata Sigiro. Sigiro mengatakan, koordinasi bersama seluruh Polda di
Indonesia dilakukan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang. Kedatangan Ketua Komnas HAM RI bersama rombongan disambut
hangat oleh Kapolda Maluku. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan
kerjanya di wilayah Maluku, khususnya di Polda Maluku. "Selama ini hubungan kerja sama kita Polda Maluku dengan
Komnas HAM sangat baik dan ini terlihat sejak reformasi hingga saat ini Komnas
HAM RI adalah mitranya Polri sehingga kami berharap hubungan baik ini semakin
ditingkatkan lagi," pintanya. Kapolda berharap kerjasama dengan Komnas HAM tidak hanya
sebatas melakukan pemantauan atau memediasi suatu persoalan semata, namun dapat
ditingkatkan dalam melaksanakan berbagai kegiatan lainnya untuk kepentingan
masyarakat.
"Saya berharap kerja sama Komnas HAM dan Polri jangan
hanya melakukan pemantauan dan memediasi suatu permasalahan yang terjadi namun
harus memiliki gagasan baru seperti membuat penelitian, melakukan pengkajian
dan pelatihan serta kegiatan lainnya yang manfaatnya berdampak luas bagi
masyarakat," pintanya. (PNO-12)
18 Mei 2023, 19:54 WIT
2 Warga Itawaka Di Tembak (OTK), Kapolda Maluku Bertekad Akan Mengungkap Si Pelaku
Papuanewsonline.com, Maluku - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol
Lotharia Latif, sangat menyesalkan kejadian tertembaknya dua orang warga yang
dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) di sekitar kantor Kecamatan Saparua Timur,
Kabupaten Maluku Tengah, Senin sore (15/5/2023). Peristiwa
tertembaknya dua warga Itawaka, kecamatan Saparua Timur itu menyebabkan Ny. WH,
meninggal dunia, dan Bapak RP, saat ini sedang mendapat perawatan medis rumah
sakit umum Saparua. Menghadapi
situasi tersebut, Kapolda Maluku menghimbau tokoh-tokoh masyarakat dan seluruh
warga untuk tetap menjaga ketenangan serta menghindari tindakan yang dapat
memanas-manasi keadaan. Ia juga menekankan pentingnya mendukung upaya menjaga
stabilitas dan keamanan wilayah. "Kami
mendorong tokoh-tokoh masyarakat untuk memberikan pernyataan yang menyejukkan
serta menyuarakan kebijaksanaan dalam merespons insiden penembakan ini, dan
jangan mudah untuk terprovokasi," pintanya. Irjen
Larif mengaku telah mengerahkan personel untuk menyelidiki atau mengusut tuntas
hingga menangkap pelaku dalam kasus tersebut. "Kami
bertekad untuk mengungkap pelaku penembakan. Upaya penyelidikan yang dilakukan
diharapkan dapat membawa keadilan bagi para korban dan masyarakat secara
keseluruhan," katanya. Di
sisi lain, tambah Dia, kasus tertembaknya dua warga ini mengindikasikan masih
ada sebagian masyarakat yang menyimpan senjata api, sisa-sisa peninggalan
konflik tahun 1999 silam. Hal ini juga dibuktikan dengan adanya penangkapan
warga sipil di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang membawa senjata api.
Juga adanya pengungkapan penyelundupan senjata api pada beberapa waktu lalu. Tak
hanya itu, perilaku masyarakat yang suka berburu dengan senapan angin atau
senjata-senjata rakitan, kata Kapolda, juga sangat membahayakan apabila ada
peluru nyasar yang dapat menyebabkan kematian. Oleh
karena itu, Irjen Latif juga mengimbau kepada warga yang masih memiliki senjata
api agar segera menyerahkannya kepada aparat kepolisian setempat. Dengan
menyampaikan senjata api ke pihak berwajib, masyarakat dapat membantu
mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang. "Kami
juga mengajak masyarakat yang mengetahui adanya individu yang masih menyimpan
senjata api untuk melaporkannya kepada polisi. Kerjasama dari masyarakat dalam
memberikan informasi sangat berarti bagi upaya pencegahan dan penanganan kejahatan
di wilayah ini," pintanya. Kepada
keluarga korban yang tertembak Kapolda Maluku menyampaikan rasa belasungkawa
yang mendalam. "Kami berkomitmen untuk memberikan keadilan dan
perlindungan kepada seluruh masyarakat Maluku," tegasnya. Untuk
seluruh masyarakat, Kapolda juga mengimbau agar tetap tenang dan mempercayakan
proses penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.
"Dengan
bekerja sama, menjaga kebersamaan, dan memberikan dukungan, kita dapat
memastikan bahwa situasi di Saparua tetap kondusif dan aman," ungkapnya. (PNO-12)
17 Mei 2023, 22:28 WIT
Berawal Dari Keresahan Warga, Polda Maluku Menangkap Pria 62 Tahun Yang Bersenjata Api
Papuanewsonline.com, Maluku - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum
Polda Maluku, menangkap seorang warga sipil berinisial WH, karena diduga
menguasai, menyimpan, menggunakan, membawa senjata api dan amunisi tanpa hak. Warga
Desa Pasinalo, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) itu,
diamankan bersama barang bukti senjata api organik jenis AK-47. Pria
62 tahun tersebut diringkus di rumahnya pada Rabu (10/5/2023) sekira pukul
16.30 WIT. Ia diciduk setelah aparat Ditreskrimum Polda Maluku menerima laporan
dari masyarakat. "Barang
bukti yang kita amankan yaitu 1 pucuk senjata api organik jenis AK-47, 1 buah
magasen senpi AK-47, 43 butir amunisi kaliber 7.62 mm, dan 1 buah tas ransel
merek polo warna abu-abu," kata Direktur Reskrimum Polda Maluku, Kombes
Pol Andri Iskandar, didampingi Kaur Penmas AKP Imelda Haurissa dalam konferensi
pers yang digelar di Mapolda Maluku, Kota Ambon, Selasa (16/5/2023). Andri
mengaku pelaku diamankan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat.
Berdasarkan informasi itu, anggota kemudian menuju rumahnya. "Sesampainya
di rumah tersangka, anggota Ditreskrimum Polda Maluku berbicara dengan tersangka dan menemukan
sebuah tas yang didalamnya terdapat 43 butir amunisi kaliber 7.62 mm. Kemudian
salah satu anggota masuk dalam dapur dan menemukan 1 pucuk senjata api organik
jenis AK 47," jelasnya. Setelah
ditemukan barang bukti tersebut, pelaku kemudian digelandang menuju kantor
Ditreskrimum Polda Maluku untuk dilakukan pemeriksaan. "Senjata
api ini telah dikuasai dan digunakan pelaku selama 3 tahun dari tahun 2020
sampai dengan tahun 2023. Dia menggunakannya untuk berburuh binatang di hutan
dan penggunaanya sudah 50 kali, namun apapun alasannya itu, karena ini senjata
api terkait kepemilikan tentunya harus memiliki izin," jelasnya. Pelaku
kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rumah tahanan Polda
Maluku di Ambon. Ia disangkakan menggunakan Pasal 1 Ayat (1) Undang Undang
Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman mati
atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara
setinggi-tingginya 20 tahun. Lebih
lanjut dikatakan, dengan ditemukannya senpi tersebut, mengindikasikan sebagian
masyarakat masih menyimpan benda-benda berbahaya ini. Olehnya
itu, Andri menghimbau masyarakat yang masih menyimpan senpi agar bisa diserahkan
kepada aparat kepolisian. "Kalau
khawatir dapat diproses hukum, pemerintah desa bisa memfasilitasi masyarakat
untuk menyerahkan senpi kepada pihak keamanan. Karena dengan begitu kami tidak
akan melakukan proses hukum," jelasnya. Ditanya
wartawan terkait oknum anggota DPRD SBB yang diduga sebagai pemilik senpi
tersebut, Andri mengaku pihaknya masih terus melakukan pengembangan.
"Sementara
masih kita kembangkan terkait kepemilikan senjata api ini. Ada beberapa saksi
yang kita minta keterangan terkait asal usul senjata api tersebut, dan
rencananya besok (Rabu) kita akan meminta keterangan dari yang bersangkutan
(Oknum anggota DPRD SBB). Surat sudah dikirim untuk diperiksa besok,"
ungkapnya. (PNO-12)
17 Mei 2023, 22:11 WIT
Direktur Polair Polda Maluku, Personil Ditpolair Dan Masyarakat Melakukan Aksi Penanaman Mangrove
Papuanewsonline.com, Maluku - Direktur Polair Polda Maluku, Kombes Pol.
Handoyo Santoso bersama Personil Ditpolair Polda Maluku dan warga Masyarakat
melakukan aksi penanaman Mangrove disepanjang pesisir pantai belakang Gedung
Serba Guna sampai dengan pesisir pantai belakang Lapangan Tahapary Polda
Maluku, Pandan Kasturi-Tantui Ambon .(Selasa, 16/05/2023). Direktur
Polairud Polda Maluku, Kombespol Handoyo Santoso S.IK, M.Si., mengatakan, “Kegiatan Penanaman Mangrove ini
dilakukan sebagai tindak lanjut dari kegiatanPenanaman Mangrove Nasional yang
digelar serentak diseluruh Indonesia kemarin (Senin,15 Mei 2023) yang dipimpin
langsung oleh Presiden Republik Indonesia”. “Hari
ini kami melakukan penanaman Mangrove sebanyak 400 anakan disepanjang pesisir
pantai belakang Gedung Serba Guna sampai dengan pesisir pantai belakang
Lapangan Tahapary Polda Maluku, Pandan Kasturi-Tantui Ambon dengan melibatkan 50 Personil Ditpolairud
Polda Maluku dan warga Masyarakat disekitar kelurahan Pandan Kasturi.” “Kami
memilih lokasi disepanjang pesisir pantai belakang Gedung Serba Guna sampai
dengan pesisir pantai belakang Lapangan Tahapary Polda Maluku, Pandan
Kasturi-Tantui Ambon karena menurut kami
lokasi tersebut merupakan salah satu lokasi yang mengalami degradasi alih
fungsi lahan dan pencemaran, kami berharap bahwa dengan adanya penanaman
Mangrove disekitar lokasi tersebut dapat menjadi cikal bakal “Kebun Raya
Mangrove” dikemudian hari yang dapat memberikan manfaat fisik dan ekonomi tetapi juga manfaat biologis
sebagai penyedia makanan dalam system rantai makanan bagi ekosistim atau Biota
laut disekitar,” pungkas Handoyo
“Harapan
kami, aksi yang kami lakukan dihari ini
dapat menimbulkan kepedulian masyarakat disekitar untuk sama-sama menjaga dan
memelihara pohon-pohon mangrove tersebut sehingga dapat memberikan manfaat
seperti tersebut diatas tetapi juga bagi lingkungan sekitar dapat terhindar
dari ancaman abrasi”, tutupnya. (PNO-12)
17 Mei 2023, 21:49 WIT
Pasca Insiden Penangkapan, Tokoh Masyarakat Mengadakan Pertemuan Dengan Kabag Ops Polres Yahukimo
Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Mako Polres Yahukimo Jalan
Jendral Sudirman Km 01 Dekai, telah dilakukan pertemuan bersama tokoh
masyarakat yang dipimpin Kabag Ops Polres Yahukimo AKP Alwi Wairooy, S.Hi., M.H
didampingi Kasat Intelkam Polres Yahukimo Ipda Moh. Ikhsan Dirgantara, S.E,
Selasa (16/5). Pertemuan
tersebut dilakukan pasca penindakan dan Penangkapan oleh Tim Gabungan dipimpin
Kabag Ops Polres Yahukimo Akp Alwi Wairooy S.H yang terjadi pada hari Selasa
sekitar Pukul 02.54 Wit di Kompleks Obio, Jalan Pertanian, Distrik Dekai,
Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan. Hadir
dalam pertemuan, koordinator Wilayah Suku Ngalik, Hubla dan Intan Maya Leo
Giban, Wakil Kepala suku Ngalik Lazarus Giban, Kepala Suku Intan Maya Thomas
Mare, Kepala Suku Kurima Tengah Anton Esema, Kepala Distrik Obio Penius Sigap
dan Sekertaris Suku Ngalik Yosua Heluka. Kabag
Ops Polres Yahukimo, AKP Alwi Wairooy S.Hi., M.H, menyampaikan terimakasih atas
kehadiran para tokoh masyarakat dan menjelaskan maksud serta tujuan pertemuan
ini. Dirinya berkomitmen untuk menjawab seluruh pertanyaan dan menerima semua
penyampaian dari para tokoh masyarakat. Dalam
pertemuan tersebut, Wakil Kepala Suku Ngalik, Lazarus Giban, menyampaikan rasa
terimakasih kepada pihak kepolisian atas penerimaan mereka. Ia mengungkapkan
bahwa kedatangan mereka adalah untuk menanyakan terkait penangkapan yang
dilakukan petugas pada pagi hari. Masyarakat berharap mendapatkan penjelasan
dari petugas terkait hal tersebut. Selanjutnya,
Koordinator Suku Ngalik Leo Giban, menyampaikan bahwa masyarakat ingin
mengetahui apakah semua yang diamankan merupakan anggota suku Ngalik. “Apakah
mereka benar-benar terlibat dalam aksi-aksi kejahatan di Kabupaten Yahukimo.
Jika terbukti terlibat, mereka meminta agar proses hukum dilakukan sesuai ketentuan
yang berlaku,” ucapnya. Menanggapi
pertanyaan tersebut, Kabag Ops Polres Yahukimo, AKP Alwi Wairooy S.Hi., M.H,
menjelaskan bahwa penangkapan yang dilakukan pada pagi hari tersebut adalah
benar adanya. “Sebanyak
22 orang telah diamankan dan saat ini sedang dalam proses penyidikan.
Penangkapan ini dilakukan sebagai hasil pengembangan dari beberapa aksi
pembunuhan yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir di wilayah Yahukimo,”
jelas Kabag Ops. Dirinya
menegaskan bahwa penangkapan tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Kabag
Ops juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan melaksanakan proses hukum
dengan baik dan adil. “Jika
terbukti bahwa orang-orang yang diamankan tidak bersalah, mereka akan segera
dibebaskan. Namun, jika terbukti bersalah, mereka akan diproses sesuai dengan
hukum yang berlaku,” ucapnya. Kabag
Ops Polres Yahukimo juga mengajak para tokoh masyarakat untuk mendukung dan
menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Hal ini bertujuan untuk
menciptakan wilayah Yahukimo yang aman dan damai bagi seluruh masyarakat. Pertemuan
ini memberikan kesempatan bagi para tokoh masyarakat untuk menyampaikan
kekhawatiran dan pertanyaan mereka terkait penangkapan tersebut. Pihak
kepolisian dengan terbuka mendengarkan dan menjawab pertanyaan yang diajukan,
memberikan penjelasan yang diperlukan untuk memberikan kejelasan kepada
masyarakat. Pertemuan
ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pihak kepolisian dan tokoh
masyarakat. Kolaborasi dan kerjasama yang baik antara keduanya sangat penting
dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Yahukimo. Dengan
adanya pertemuan ini, diharapkan tercipta pemahaman yang lebih baik antara
pihak kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta kerjasama yang efektif dalam
menjaga keamanan dan menyelesaikan kasus-kasus kejahatan yang terjadi di
wilayah Yahukimo. Pertemuan
tersebut berjalan dalam suasana yang humanis, dengan saling mendengarkan dan
menghormati pendapat masing-masing pihak. Semua pihak berharap bahwa melalui
kerjasama yang baik, masalah kejahatan di wilayah Yahukimo dapat segera
teratasi dan masyarakat dapat hidup dalam keamanan dan ketentraman. Disisi
lain, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K, menegaskan jajaranya
akan mencari dan memproses hukum para pelaku kriminalitas yang mengakibatkan
beberapa kejadian dan telah meresahkan masyarakat yahukimo. (PNO-11)
17 Mei 2023, 21:09 WIT
34 Kabid Humas Polda ikuti Pelatihan Public Speaking Divisi Humas Polri Di Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius
Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom.
mengikuti pelatihan komunikasi publik dengan tema "Public Speaking
dalam Menangani Krisis Polri" yang digelar oleh Divisi Humas Polri bekerja
sama dengan Lembaga Pendidikan ANTARA di Jakarta, Senin (15/5). Acara
tersebut juga turut menghadirkan para Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) dari 34
Polda di seluruh Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kinerja humas dalam
membangun dan menguatkan citra serta reputasi Polri di masa depan. Kepala
Divisi Humas Polri dalam sambutannya, mengungkapkan pentingnya ukuran
kompetensi dalam setiap profesi, termasuk profesi kehumasan. Ia menekankan
perlunya para Kabidhumas Polri untuk menguasai kompetensi sesuai bidang kerja
masing-masing guna meningkatkan kepercayaan publik dan reliabilitas. “Pelatihan
ini juga memfokuskan pada penanganan krisis Polri. Sandi mengatakan bahwa
seorang juru bicara harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang
pengelolaan krisis, agar konflik yang mungkin muncul dapat diatasi tanpa
mengganggu operasional organisasi atau institusi,” ucap Sandi. Selain
itu, Sandi juga memberikan apresiasi atas kinerja sukses para Kabidhumas Polda
dalam mengawal acara KTT G20, Arus Balik, dan Mudik. Namun, ia juga
memperingatkan tentang ancaman berita bohong dan propaganda yang semakin sering
ditemui di dunia maya, terutama menjelang tahun politik. Kedepannya diharapkan
seluruh anggota Polri adalah pengemban fungsi kehumasan, dan juga sebagai
agen-agen dalam memberikan informasi kebenaran dengan memanfaatkan medsos melalui
like, share and comment. Pelatihan
ini bekerjasama dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara sebagai
pengelola kegiatan dan juga para pemateri handal yang adalah para wartawan senior
Antara, praktisi PR, analis senior,
redaktur pelaksana ANTARA, produser TV, dan ahli manajemen krisis. Materi
pelatihan mencakup teknik komunikasi yang efektif dalam public speaking, teknik
menyusun materi public speaking yang efektif Dan efisien serta teknik dan olah
vocal atau teknik seni berbicara dan gesture, pengetahuan mengenai dampak
disrupsi informasi, perkembangan teknologi media, karakter krisis, proses
penyelesaian krisis, serta strategi merespon dan mengelola krisis.
Metode
pembelajaran yang digunakan dalam pelatihan ini beragam, meliputi paparan
materi, diskusi, simulasi, dan role play. Hal ini bertujuan agar peserta selalu
terlibat aktif dalam pembelajaran. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan
pemahaman yang mendalam kepada para peserta dalam menghadapi situasi krisis
serta mengelola komunikasi secara efektif dan responsif. (PNO-12)
17 Mei 2023, 20:23 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru