logo-website
Minggu, 19 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Pelaku UMKM di Mappi Terima Bantuan Tenda, Pj Bupati Turut Memantau dan Bantu Pemasangan Papuanewsonline.com, MAPPI - Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kepi, Kabupaten Mappi merasa senang usai mendapat bantuan tenda untuk berjualan dari Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.,STP, M.,Si. Bukan hanya tenda, bantuan diberikan lengkap dengan meja dan kursi untuk digunakan pedagang menjajakan barang dagangannya. Pj Bupati, Michael Gomar juga turun memantau bahkan turut serta membantu pemasangan tenda pada Sabtu (13/5/2023) yang notabene bukan hari kerja. Dengan gaya santai tanpa pakaian dinas, Pj Bupati juga mengunjungi pasar tradisional yang biasa disebut pasar lilin, tempat mama-mama penjual kuliner. Lapak tempat berdagang yang sudah lapuk, langsung dibongkar dan diganti dengan tenda. M. Nur, salah seorang pedagang di Jalan Irian, Kota Kepi menyampaikan terima kasih kepada Pj Bupati yang telah memberikan bantuan tenda untuk tempat berjualan. "Kami bersyukur, puji Tuhan kalau kami berjualan tenda kami sudah bagus, sehingga tidak lagi bocor kalau pas hujan,"ungkapnya. Hal senada juga disampaikan oleh, Ana pedagang jagung bakar di Kilometer 3 Kota Kepi. Ia mengatakan kurang lebih tiga tahun dirinya berjualan di lokasi tersebut namun baru kali ini mendapat bantuan tenda untuk berjualan. "Terima kasih banyak bapak Pj Bupati sudah membantu meringankan beban kami, kami mendapat bantuan selain tenda ada juga meja dan kursi,"ungkapnya. Sementara itu salah seorang perwakilan pelaku UMKM di pasar lilin Kota Kepi, Monalisa Agawemu mengaku senang dengan adanya pemberian bantuan fasilitas jualan bagi mereka. "Saya Monalisa Agawemu mewakili seluruh pedagang di pasar lilin menyampaikan terimkasih kepada bapak Pj Bupati yang sudah membantu kami dipasar lilin,"ungkapnya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti sekali karena bisa lebih nyaman dan layak untuk berjualan. Apalagi ada kursi dan meja. "Kami berterimkasih sudah diberikan meja dan bangku yang bagus. Kami  tidak bisa balas kebaikan bapak Pj, kami hanya bisa balas dengan doa semoga kebaikan bapak Pj dibalas sama Tuhan,"tuturnya. Monalisa juga berharap, agar tidak hanya bantuan tenda tetapi ke depannya ada petuga keamanan yang ditempatkan di lokasi tersebut. Sebab di malam hari mereka kerap diganggu oleh orang mabuk ketika sedang berjualan. Dalam kesempatan yang sama usai melakukan pemasangan tenda bagi pelaku UMKM,  Pj Bupati, Michael Gomar mengatakan, pemberian bantuan tenda dan meja kursi guna menunjang para pelaku UMKM pada saat berjualan. "Dengan adanya tenda yang bagus untuk jualan, maka para pelaku UMKM bisa merasakan kenyamanan," terangnya. Pj Bupati menambahkan, dukungan untuk pelaku UMKM ini tentunya sangat penting agar UMKM bisa berkembang dan ekonomi masyarakat bisa meningkat. (Redaksi) 18 Mei 2023, 22:29 WIT
2 Warga Boega Meninggal Akibat Mengkonsumsi Miras Oplosan Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Puncak saat ini tengah menangani kasus meninggalnya dua warga yakni an. Candra dan an. Jaminus akibat menenggak miras oplosan jenis minuman alkohol obat luka 70% yang terjadi di Kampung Undugi, Distrik Beoga Kabupaten Puncak, Selasa (16/05) kemarin. Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom saat dikonfirmasi melalui aplikasi Whatsapp membenarkan kejadian tersebut. Kabid Humas mengatakan kejadian bermula saat saksi pertama atas nama Leonard melihat sekelompok orang yang sedang melakukan pesta miras di kios tempat salah satu korban bekerja. “Saksi pertama melihat 3 (tiga) orang yang sedang mengadakan pesta miras di kios tempat korban (Candra) bekerja,” ucap Kabid Humas. Lanjut, Kabid Humas mengatakan saksi yang melihat hal tersebut melaporkan ke piket Polsek Beoga, kemudian piket langsung menuju TKP. “Saat tiba di TKP, personel mendapati bahwa korban Candra sudah terbujur kaku dan korban Jaminus mengalami gangguan kesehatan, namun tidak berselang lama korban menghembuskan nafas terakhirnya,” ungkap Kabid Humas. Kombes Benny mengatakan ada beberapa barang bukti yang diamankan seperti 1 botol besar alkohol 70%, air mineral 600 ml dan kukubima rasa anggur. “Sat Reskrim Polres Puncak telah mengamankan barang bukti dan memintai keterangan saksi yang lain untuk penyelidikan lebih lanjut,” ucap Kabid Humas. Diakhir, Kombes Benny mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman keras apalagi minuman tersebut hasil racikan  karena dapat merusak tubuh dan dapat membuat seseorang kehilangan akal sehat serta yang lebih fatalnya lagi bisa mengakibatkan yang mengonsumsi miras tersebut kehilangan nyawa. Saat ini korban Candra telah dibawa menuju Bandara Timika dengan menggunakan pesawat Revan PK-RVE yang selanjutnya akan dibawa ke kampung halamannya di Sulawesi Selatan sedangkan untuk korban Jaminus akan dimakamkan besok Kamis (18/05). (PNO-11) 18 Mei 2023, 21:05 WIT
Polairud Polda Maluku Melakukan Pencarian Nelayan Asal Asilulu Yang Hilang Di Laut Papuanewsonline.com, Maluku - Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku, melakukan pencarian terhadap Kahar Eli (60 tahun), nelayan asal negeri Asilulu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang diduga hilang saat menangkap ikan di laut. Hingga operasi pencarian hari kedua saat ini, Rabu (17/5/2023), korban belum ditemukan. Rencananya pencarian akan kembali dilanjutkan besok oleh personel Polairud KP.XVI-1010. "Sampai saat ini korban belum ditemukan. Rencananya besok pencarian hari ketiga akan kembali dilanjutkan," kata Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso. Peristiwa yang membahayakan nyawa manusia di laut ini diketahui setelah personel KP.XVI-1010 mendapat laporan dari masyarakat pada Selasa (16/5/2023). Setelah mendapat kabar itu, personel Polairud bersama Polsek Leihitu mendatangi rumah korban di Asilulu. Berdasarkan keterangan Saleh, adik korban, kakaknya ini pergi memancing ikan menggunakan perahu sampan. Korban melaut sejak hari Senin (15/5/2023) sekitar pukul 05.00 WIT. "Pukul 11.05 WIT personel KP.XVI-1010 bersama Polsek Leihitu dan Basarnas Ambon melaksanakan pencarian korban di perairan Pulau 3, Tanjung Alang, dan perairan Luhu, Kabupaten Seram Bagian Barat," katanya. Pencarian dilakukan hingga pukul 17.10 WIT. Karena korban belum ditemukan, pencarian kemudian dihentikan dan dilanjutkan sejak pagi hari tadi. "Sampai sore ini korban juga belum ditemukan. Rencananya besok, tim SAR gabungan juga akan kembali melakukan pencarian, dengan tetap memperhatikan cuaca," katanya. (PNO-12) 18 Mei 2023, 20:12 WIT
Kapolda Maluku Sambut Kunjungan Kerja Komnas HAM RI Papuanewsonline.com, Maluku - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, menerima kunjungan kerja dari Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, Dr. Atniek Nova Sigiro. Kunjungan silaturahmi tersebut berlangsung di ruang tamu Kapolda di Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Rabu (17/5/2023). Dalam kunjungan tersebut Ketua Komnas HAM RI didampingi Ketua Perwakilan Komnas HAM Maluku, Anselemus Sowa Bolen bersama rombongan lainnya. Sementara Kapolda didampingi, Irwasda, Dirreskrimum, Kabidpropam, dan Kabidkum Hukum Polda Maluku. "Terima kasih Pak Kapolda sudah mau menerima kami. Kami diberitahukan oleh Bapak Kapolri untuk melakukan koordinasi dengan Polda di seluruh Indonesia," kata Sigiro. Sigiro mengatakan, koordinasi bersama seluruh Polda di Indonesia dilakukan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang. Kedatangan Ketua Komnas HAM RI bersama rombongan disambut hangat oleh Kapolda Maluku. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerjanya di wilayah Maluku, khususnya di Polda Maluku. "Selama ini hubungan kerja sama kita Polda Maluku dengan Komnas HAM sangat baik dan ini terlihat sejak reformasi hingga saat ini Komnas HAM RI adalah mitranya Polri sehingga kami berharap hubungan baik ini semakin ditingkatkan lagi," pintanya. Kapolda berharap kerjasama dengan Komnas HAM tidak hanya sebatas melakukan pemantauan atau memediasi suatu persoalan semata, namun dapat ditingkatkan dalam melaksanakan berbagai kegiatan lainnya untuk kepentingan masyarakat. "Saya berharap kerja sama Komnas HAM dan Polri jangan hanya melakukan pemantauan dan memediasi suatu permasalahan yang terjadi namun harus memiliki gagasan baru seperti membuat penelitian, melakukan pengkajian dan pelatihan serta kegiatan lainnya yang manfaatnya berdampak luas bagi masyarakat," pintanya. (PNO-12) 18 Mei 2023, 19:54 WIT
2 Warga Itawaka Di Tembak (OTK), Kapolda Maluku Bertekad Akan Mengungkap Si Pelaku Papuanewsonline.com, Maluku - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, sangat menyesalkan kejadian tertembaknya dua orang warga yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) di sekitar kantor Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Senin sore (15/5/2023). Peristiwa tertembaknya dua warga Itawaka, kecamatan Saparua Timur itu menyebabkan Ny. WH, meninggal dunia, dan Bapak RP, saat ini sedang mendapat perawatan medis rumah sakit umum Saparua. Menghadapi situasi tersebut, Kapolda Maluku menghimbau tokoh-tokoh masyarakat dan seluruh warga untuk tetap menjaga ketenangan serta menghindari tindakan yang dapat memanas-manasi keadaan. Ia juga menekankan pentingnya mendukung upaya menjaga stabilitas dan keamanan wilayah. "Kami mendorong tokoh-tokoh masyarakat untuk memberikan pernyataan yang menyejukkan serta menyuarakan kebijaksanaan dalam merespons insiden penembakan ini, dan jangan mudah untuk terprovokasi," pintanya. Irjen Larif mengaku telah mengerahkan personel untuk menyelidiki atau mengusut tuntas hingga menangkap pelaku dalam kasus tersebut. "Kami bertekad untuk mengungkap pelaku penembakan. Upaya penyelidikan yang dilakukan diharapkan dapat membawa keadilan bagi para korban dan masyarakat secara keseluruhan," katanya. Di sisi lain, tambah Dia, kasus tertembaknya dua warga ini mengindikasikan masih ada sebagian masyarakat yang menyimpan senjata api, sisa-sisa peninggalan konflik tahun 1999 silam. Hal ini juga dibuktikan dengan adanya penangkapan warga sipil di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang membawa senjata api. Juga adanya pengungkapan penyelundupan senjata api pada beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, perilaku masyarakat yang suka berburu dengan senapan angin atau senjata-senjata rakitan, kata Kapolda, juga sangat membahayakan apabila ada peluru nyasar yang dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, Irjen Latif juga mengimbau kepada warga yang masih memiliki senjata api agar segera menyerahkannya kepada aparat kepolisian setempat. Dengan menyampaikan senjata api ke pihak berwajib, masyarakat dapat membantu mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang. "Kami juga mengajak masyarakat yang mengetahui adanya individu yang masih menyimpan senjata api untuk melaporkannya kepada polisi. Kerjasama dari masyarakat dalam memberikan informasi sangat berarti bagi upaya pencegahan dan penanganan kejahatan di wilayah ini," pintanya. Kepada keluarga korban yang tertembak Kapolda Maluku menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. "Kami berkomitmen untuk memberikan keadilan dan perlindungan kepada seluruh masyarakat Maluku," tegasnya. Untuk seluruh masyarakat, Kapolda juga mengimbau agar tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian. "Dengan bekerja sama, menjaga kebersamaan, dan memberikan dukungan, kita dapat memastikan bahwa situasi di Saparua tetap kondusif dan aman," ungkapnya. (PNO-12) 17 Mei 2023, 22:28 WIT
Berawal Dari Keresahan Warga, Polda Maluku Menangkap Pria 62 Tahun Yang Bersenjata Api Papuanewsonline.com, Maluku - Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, menangkap seorang warga sipil berinisial WH, karena diduga menguasai, menyimpan, menggunakan, membawa senjata api dan amunisi tanpa hak. Warga Desa Pasinalo, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) itu, diamankan bersama barang bukti senjata api organik jenis AK-47. Pria 62 tahun tersebut diringkus di rumahnya pada Rabu (10/5/2023) sekira pukul 16.30 WIT. Ia diciduk setelah aparat Ditreskrimum Polda Maluku menerima laporan dari masyarakat. "Barang bukti yang kita amankan yaitu 1 pucuk senjata api organik jenis AK-47, 1 buah magasen senpi AK-47, 43 butir amunisi kaliber 7.62 mm, dan 1 buah tas ransel merek polo warna abu-abu," kata Direktur Reskrimum Polda Maluku, Kombes Pol Andri Iskandar, didampingi Kaur Penmas AKP Imelda Haurissa dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Maluku, Kota Ambon, Selasa (16/5/2023). Andri mengaku pelaku diamankan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat. Berdasarkan informasi itu, anggota kemudian menuju rumahnya. "Sesampainya di rumah tersangka, anggota Ditreskrimum Polda Maluku  berbicara dengan tersangka dan menemukan sebuah tas yang didalamnya terdapat 43 butir amunisi kaliber 7.62 mm. Kemudian salah satu anggota masuk dalam dapur dan menemukan 1 pucuk senjata api organik jenis AK 47," jelasnya. Setelah ditemukan barang bukti tersebut, pelaku kemudian digelandang menuju kantor Ditreskrimum Polda Maluku untuk dilakukan pemeriksaan. "Senjata api ini telah dikuasai dan digunakan pelaku selama 3 tahun dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2023. Dia menggunakannya untuk berburuh binatang di hutan dan penggunaanya sudah 50 kali, namun apapun alasannya itu, karena ini senjata api terkait kepemilikan tentunya harus memiliki izin," jelasnya. Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rumah tahanan Polda Maluku di Ambon. Ia disangkakan menggunakan Pasal 1 Ayat (1) Undang Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun. Lebih lanjut dikatakan, dengan ditemukannya senpi tersebut, mengindikasikan sebagian masyarakat masih menyimpan benda-benda berbahaya ini. Olehnya itu, Andri menghimbau masyarakat yang masih menyimpan senpi agar bisa diserahkan kepada aparat kepolisian. "Kalau khawatir dapat diproses hukum, pemerintah desa bisa memfasilitasi masyarakat untuk menyerahkan senpi kepada pihak keamanan. Karena dengan begitu kami tidak akan melakukan proses hukum," jelasnya. Ditanya wartawan terkait oknum anggota DPRD SBB yang diduga sebagai pemilik senpi tersebut, Andri mengaku pihaknya masih terus melakukan pengembangan. "Sementara masih kita kembangkan terkait kepemilikan senjata api ini. Ada beberapa saksi yang kita minta keterangan terkait asal usul senjata api tersebut, dan rencananya besok (Rabu) kita akan meminta keterangan dari yang bersangkutan (Oknum anggota DPRD SBB). Surat sudah dikirim untuk diperiksa besok," ungkapnya. (PNO-12) 17 Mei 2023, 22:11 WIT
Direktur Polair Polda Maluku, Personil Ditpolair Dan Masyarakat Melakukan Aksi Penanaman Mangrove Papuanewsonline.com, Maluku - Direktur Polair Polda Maluku, Kombes Pol. Handoyo Santoso bersama Personil Ditpolair Polda Maluku dan warga Masyarakat melakukan aksi penanaman Mangrove disepanjang pesisir pantai belakang Gedung Serba Guna sampai dengan pesisir pantai belakang Lapangan Tahapary Polda Maluku, Pandan Kasturi-Tantui Ambon .(Selasa, 16/05/2023). Direktur Polairud Polda Maluku, Kombespol Handoyo Santoso S.IK, M.Si.,  mengatakan, “Kegiatan Penanaman Mangrove ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kegiatanPenanaman Mangrove Nasional yang digelar serentak diseluruh Indonesia kemarin (Senin,15 Mei 2023) yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia”. “Hari ini kami melakukan penanaman Mangrove sebanyak 400 anakan disepanjang pesisir pantai belakang Gedung Serba Guna sampai dengan pesisir pantai belakang Lapangan Tahapary Polda Maluku, Pandan Kasturi-Tantui Ambon  dengan melibatkan 50 Personil Ditpolairud Polda Maluku dan warga Masyarakat disekitar kelurahan Pandan Kasturi.” “Kami memilih lokasi disepanjang pesisir pantai belakang Gedung Serba Guna sampai dengan pesisir pantai belakang Lapangan Tahapary Polda Maluku, Pandan Kasturi-Tantui Ambon  karena menurut kami lokasi tersebut merupakan salah satu lokasi yang mengalami degradasi alih fungsi lahan dan pencemaran, kami berharap bahwa dengan adanya penanaman Mangrove disekitar lokasi tersebut dapat menjadi cikal bakal “Kebun Raya Mangrove” dikemudian hari yang dapat memberikan manfaat fisik  dan ekonomi tetapi juga manfaat biologis sebagai penyedia makanan dalam system rantai makanan bagi ekosistim atau Biota laut disekitar,” pungkas Handoyo “Harapan kami,  aksi yang kami lakukan dihari ini dapat menimbulkan kepedulian masyarakat disekitar untuk sama-sama menjaga dan memelihara pohon-pohon mangrove tersebut sehingga dapat memberikan manfaat seperti tersebut diatas tetapi juga bagi lingkungan sekitar dapat terhindar dari ancaman abrasi”, tutupnya. (PNO-12) 17 Mei 2023, 21:49 WIT
Pasca Insiden Penangkapan, Tokoh Masyarakat Mengadakan Pertemuan Dengan Kabag Ops Polres Yahukimo Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Mako Polres Yahukimo Jalan Jendral Sudirman Km 01 Dekai, telah dilakukan pertemuan bersama tokoh masyarakat yang dipimpin Kabag Ops Polres Yahukimo AKP Alwi Wairooy, S.Hi., M.H didampingi Kasat Intelkam Polres Yahukimo Ipda Moh. Ikhsan Dirgantara, S.E, Selasa (16/5). Pertemuan tersebut dilakukan pasca penindakan dan Penangkapan oleh Tim Gabungan dipimpin Kabag Ops Polres Yahukimo Akp Alwi Wairooy S.H yang terjadi pada hari Selasa sekitar Pukul 02.54 Wit di Kompleks Obio, Jalan Pertanian, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan. Hadir dalam pertemuan, koordinator Wilayah Suku Ngalik, Hubla dan Intan Maya Leo Giban, Wakil Kepala suku Ngalik Lazarus Giban, Kepala Suku Intan Maya Thomas Mare, Kepala Suku Kurima Tengah Anton Esema, Kepala Distrik Obio Penius Sigap dan Sekertaris Suku Ngalik Yosua Heluka. Kabag Ops Polres Yahukimo, AKP Alwi Wairooy S.Hi., M.H, menyampaikan terimakasih atas kehadiran para tokoh masyarakat dan menjelaskan maksud serta tujuan pertemuan ini. Dirinya berkomitmen untuk menjawab seluruh pertanyaan dan menerima semua penyampaian dari para tokoh masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Kepala Suku Ngalik, Lazarus Giban, menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak kepolisian atas penerimaan mereka. Ia mengungkapkan bahwa kedatangan mereka adalah untuk menanyakan terkait penangkapan yang dilakukan petugas pada pagi hari. Masyarakat berharap mendapatkan penjelasan dari petugas terkait hal tersebut. Selanjutnya, Koordinator Suku Ngalik Leo Giban, menyampaikan bahwa masyarakat ingin mengetahui apakah semua yang diamankan merupakan anggota suku Ngalik. “Apakah mereka benar-benar terlibat dalam aksi-aksi kejahatan di Kabupaten Yahukimo. Jika terbukti terlibat, mereka meminta agar proses hukum dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ucapnya. Menanggapi pertanyaan tersebut, Kabag Ops Polres Yahukimo, AKP Alwi Wairooy S.Hi., M.H, menjelaskan bahwa penangkapan yang dilakukan pada pagi hari tersebut adalah benar adanya. “Sebanyak 22 orang telah diamankan dan saat ini sedang dalam proses penyidikan. Penangkapan ini dilakukan sebagai hasil pengembangan dari beberapa aksi pembunuhan yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir di wilayah Yahukimo,” jelas Kabag Ops. Dirinya menegaskan bahwa penangkapan tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Kabag Ops juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan melaksanakan proses hukum dengan baik dan adil. “Jika terbukti bahwa orang-orang yang diamankan tidak bersalah, mereka akan segera dibebaskan. Namun, jika terbukti bersalah, mereka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ucapnya. Kabag Ops Polres Yahukimo juga mengajak para tokoh masyarakat untuk mendukung dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan wilayah Yahukimo yang aman dan damai bagi seluruh masyarakat. Pertemuan ini memberikan kesempatan bagi para tokoh masyarakat untuk menyampaikan kekhawatiran dan pertanyaan mereka terkait penangkapan tersebut. Pihak kepolisian dengan terbuka mendengarkan dan menjawab pertanyaan yang diajukan, memberikan penjelasan yang diperlukan untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pihak kepolisian dan tokoh masyarakat. Kolaborasi dan kerjasama yang baik antara keduanya sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Yahukimo. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan tercipta pemahaman yang lebih baik antara pihak kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta kerjasama yang efektif dalam menjaga keamanan dan menyelesaikan kasus-kasus kejahatan yang terjadi di wilayah Yahukimo. Pertemuan tersebut berjalan dalam suasana yang humanis, dengan saling mendengarkan dan menghormati pendapat masing-masing pihak. Semua pihak berharap bahwa melalui kerjasama yang baik, masalah kejahatan di wilayah Yahukimo dapat segera teratasi dan masyarakat dapat hidup dalam keamanan dan ketentraman. Disisi lain, Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K, menegaskan jajaranya akan mencari dan memproses hukum para pelaku kriminalitas yang mengakibatkan beberapa kejadian dan telah meresahkan masyarakat yahukimo. (PNO-11)   17 Mei 2023, 21:09 WIT
34 Kabid Humas Polda ikuti Pelatihan Public Speaking Divisi Humas Polri Di Papua Papuanewsonline.com, Jayapura - Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom.  mengikuti pelatihan komunikasi publik dengan tema "Public Speaking dalam Menangani Krisis Polri" yang digelar oleh Divisi Humas Polri bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan ANTARA di Jakarta, Senin (15/5). Acara tersebut juga turut menghadirkan para Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) dari 34 Polda di seluruh Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kinerja humas dalam membangun dan menguatkan citra serta reputasi Polri di masa depan. Kepala Divisi Humas Polri dalam sambutannya, mengungkapkan pentingnya ukuran kompetensi dalam setiap profesi, termasuk profesi kehumasan. Ia menekankan perlunya para Kabidhumas Polri untuk menguasai kompetensi sesuai bidang kerja masing-masing guna meningkatkan kepercayaan publik dan reliabilitas. “Pelatihan ini juga memfokuskan pada penanganan krisis Polri. Sandi mengatakan bahwa seorang juru bicara harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang pengelolaan krisis, agar konflik yang mungkin muncul dapat diatasi tanpa mengganggu operasional organisasi atau institusi,” ucap Sandi. Selain itu, Sandi juga memberikan apresiasi atas kinerja sukses para Kabidhumas Polda dalam mengawal acara KTT G20, Arus Balik, dan Mudik. Namun, ia juga memperingatkan tentang ancaman berita bohong dan propaganda yang semakin sering ditemui di dunia maya, terutama menjelang tahun politik. Kedepannya diharapkan seluruh anggota Polri adalah pengemban fungsi kehumasan, dan juga sebagai agen-agen dalam memberikan informasi kebenaran dengan memanfaatkan medsos melalui like, share and comment. Pelatihan ini bekerjasama dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara sebagai pengelola kegiatan dan juga para pemateri handal yang adalah para wartawan senior Antara,  praktisi PR, analis senior, redaktur pelaksana ANTARA, produser TV, dan ahli manajemen krisis. Materi pelatihan mencakup teknik komunikasi yang efektif dalam public speaking, teknik menyusun materi public speaking yang efektif Dan efisien serta teknik dan olah vocal atau teknik seni berbicara dan gesture, pengetahuan mengenai dampak disrupsi informasi, perkembangan teknologi media, karakter krisis, proses penyelesaian krisis, serta strategi merespon dan mengelola krisis. Metode pembelajaran yang digunakan dalam pelatihan ini beragam, meliputi paparan materi, diskusi, simulasi, dan role play. Hal ini bertujuan agar peserta selalu terlibat aktif dalam pembelajaran. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada para peserta dalam menghadapi situasi krisis serta mengelola komunikasi secara efektif dan responsif. (PNO-12) 17 Mei 2023, 20:23 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT