Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Gelar Dialog Publik Divisi Humas Polri Memberikan Inspirasi Dan Motivasi Pada Anggota Polri
Papuanewsonline.com, Jayapura - Polda Papua mengikuti Zoom Meeting
bersama Divisi Humas Polri terkait kegiatan Dialog Publik "Hoengeng:
Keteladanan Melintas Zaman" yang diikuti Kepala Humas (Kabidhumas) Polda
seluruh Indonesia di Jakarta, Selasa (16/5).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut,
Kasubbid PID Bid Humas Polda Papua AKBP Yohanes Buttu Kaka, Kasubbid Penmas
Kompol Bambang Suranggono, S. Sos., Perwira Polda Papua perwakilan PJU. Pdt MPA
Maury, Tokoh Agama, KNPI Provinsi Papua, Siswa SMA/SMK.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dr.
Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum menyampaikan, diskusi tersebut bertujuan
untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada anggota Polri dalam menjalankan
tugas mereka, mewujudkan integritas, serta mengimplementasikan Polri yang
Presisi.
“Nilai-nilai kepemimpinan Hoegeng
harus dijadikan teladan oleh anggota Polri, sehingga semangat kepemimpinan yang
diwariskan oleh sosok Hoegeng dapat terus hidup dan menjadi pedoman bagi
anggota Polri di masa kini dan masa mendatang,” kata Kadiv.
Dirinya mengungkapkan kegiatan
tersebut menjadi penting karena dapat memberikan stimulus kepada seluruh
jajaran Polri, untuk meneladani nilai-nilai dalam kepemimpinan Hoegeng sebagai
spirit yang melandasi terjadinya transformasi
Kadiv Humas Polri juga mengumumkan
bahwa pihaknya akan menyelenggarakan Hoegeng Award pada tanggal 14 Juli 2023.
Acara tersebut bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada anggota Polri yang
telah menunjukkan integritas tinggi dan keteladanan dalam menjalankan tugasnya.
“Spirit meneladani Hoegeng pada era
ini dapat menjadikan transformasi menuju Polri Presisi sebagai ‘standard of
excellence’ yang merupakan agenda besar, dan perlu dimimplementasikan untuk
terwujudnya pelayanan kepolisian yang lebih terintegrasi, modern, mudah, dan
cepat,” tambahnya.
Tampil menjadi pemateri antara lain
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti dan Wakil Ketua MPR RI-Dr. H. Arsul Sani,
S.H., M.Si., Pr.M., guru besar Universitas Bhayangkara Prof. Hermawan Sulistyo,
dan Jurnalis Alfito Deanov Ginting
Dalam kesempatannya Poengky Indarti
mengatakan bahwa Integritas artinya kualitas jujur dan memiliki prinsip moral
yang kuat.
“Integritas harus diajarkan sejak
kecil dan harus dikembangkan di dalam keluarga, sekolah, dan lingkungan. Contoh
sederhananya: di sekolah tidak menyontek,” jelasnya.
Dr. H. Arsul Sani, S.H., M.Si., Pr.M,
juga dalam kesempatannya mengatakan bahwa Polisi adalah bagian dari dan tidak
terpisah dari masyarakat dan sebagian besar waktu Polisi dihabiskan untuk tugas
yang berorientasi layanan daripada tugas penegakan hukum.
“Berdasarkan penelitian Universitas
Kristen Satya Wacana, terdapat beberapa aspek penting yang harus diperhatikan
dalam upaya menciptakan Polisi yang humanis. Aspek-aspek tersebut antara lain
menghormati hak asasi dan martabat manusia, perubahan peran Polisi yang
berorientasi pada community-oriented policing, perhatian terhadap hak-hak
korban dan tersangka dengan memberikan akses keadilan dan perlakuan yang adil,”
ucapnya.
Lebih lanjut, dalam menciptakan citra
Polisi yang humanis, Dr. H. Arsul mengatakan prioritas utama adalah aspek
pelayanan kepada masyarakat daripada tugas penegakan hukum. Polisi diharapkan
dapat menjadi teman, mitra, dan pembela warga masyarakat. Karakteristik Polisi
yang humanis meliputi integritas, yaitu tidak melakukan tindakan koruptif yang
merugikan masyarakat.
“Dari kunjungannya ke sejumlah
daerah, dan dari kunjungan masyarakat terhadap Hoegeng Award, ternyata anggota
Polri yang baik itu jauh lebih banyak. Dari sekitar 450 ribu anggota Polri,
hanya Serse atau Bareskrim yang bertugas melakukan penegakan hukum itu
jumlahnya sedikit,” tambahnya.
Prof. Hermawan Sulistyo dalam dialog
tersebut juga menyampaikan bahwa ada gelar baru dikalangan Polisi yang terjadi
saat ini adalah perubahan cepat diantaranya perubahan lokal, tradisional, dan
juga nasional bahkan internasional, untuk membawa ke institusi Polisi yang baik
dan humanis.
Peningkatan SDM Polisi harus terus
dilakukan dan saat ini sudah terjadi dan hal itu akan mampu membentuk karakter
Polisi yang baik dan bahkan tidak sedikit sekarang Polisi sudah tahu banyak hal
dan mampu melakukan tugas tugas yang harus dilakukan meski diluar tugasnya.
Adapun terkait munculnya wujud nyata
dari adanya polisi baik di Negeri ini, disampaikan oleh Alfito Deanov Ginting,
selaku Jurnalis Senior di Metro TV, dan ketua Panitia Hoegeng Award, bahwa
berawal dari diskusi ini untuk melakukan penjaringan dari masyarakat sehingga
dilakukan Hoegeng Award 2023.
“Banyak nama yang muncul untuk
Hoegeng Award 2023, namun kita melakukan verifikasi dari nama nama Polisi baik
yang muncul tersebut,” (PNO-11)
17 Mei 2023, 15:10 WIT
Kapolda Papua Buka Rapat Kerja Teknis Dengan Tema Solidaritas Satbrimob Polda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D.
Fakhiri, S.I.K., membuka secara resmi kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis)
Sat Brimob Polda Papua T.A 2023 dengan tema "Soliditas Satbrimob Polda
Papua dalam mengawal dan mengamankan Tahapan Pemilu Tahun 2024". Acara ini
berlangsung di Ballroom Suni Hotel & Convention Abepura, Selasa
(16/05/2023) pagi. Turut
hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat,
S.H, Irwasda Polda Papua, Kombes Pol Alfred Papare, S.I.K, Pejabat Utama Polda
Papua serta sejumlah perwira dan personel dari jajaran Sat Brimob Polda Papua. Kapolda
Papua dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh
personel Sat Brimob Polda Papua atas pelaksanaan tugas yang baik dalam menjaga
kedaulatan Negara Republik Indonesia, khususnya di tanah Papua. “Korps
Brigade Mobil (Brimob) merupakan korps tertua dalam Polri dan dikenal sebagai
Korps Baret Biru Tua serta unit paramiliter negara. Sebagai korps tertua,
Brimob diharapkan menjadi teladan tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi
seluruh anggota Polri dalam hal kedisiplinan,” ucap Kapolda. Kapolda
menekankan bahwa tugas mengamankan Pemilu adalah tugas strategis yang penting
dan merupakan tanggung jawab negara sebagai penyelenggara pemilu secara
nasional. Meskipun lembaga penyelenggara secara teknis adalah KPU, Bawaslu, dan
DKPP, namun secara menyeluruh, tanggung jawabnya merupakan tanggung jawab
pemerintah. “Pemilu
tidak akan sukses jika negara tidak aman, oleh karena itu pengamanan merupakan
hal yang penting dalam proses pemilu. Kesiapan menghadapi tahapan Pemilu 2024
membutuhkan persiapan berbagai prosedur, termasuk persiapan pengamanan dan
meredam polarisasi serta hal-hal yang mengarah ke politik identitas dengan
kerjasama antara Brimob, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh daerah, dan seluruh
elemen masyarakat,” ungkap Irjen Fakhiri. Kapolda
meminta seluruh perwira, bintara, dan tamtama Brimob untuk memahami tugas yang
akan dilakukan dengan baik. Para perwira diharapkan dapat membuat perencanaan
yang akurat dalam mengamankan pemilu, mengatasi dan mendeteksi kemungkinan
ancaman, serta membuat rencana untuk menetralisir ancaman agar tidak meluas. “Brimob
harus mempersiapkan segala sesuatu dalam menghadapi potensi ancaman agar
tahapan pemilu dapat berjalan baik dan stabilitas kamtibmas tetap terjaga.
Berikan ruang yang aman bagi pemilih, membantu penyelenggara pemilu,
netralisasi indikasi yang menganggu pemilu, dan menjaga persatuan dan kesatuan
NKRI meskipun berbeda pendapat,” tutup Kapolda Papua.
Kegiatan
Rakernis Biro SDM Polda Papua T.A 2023 secara resmi dinyatakan dibuka pada
tanggal 16 Mei dan akan berlangsung sampai besok Rabu 17 Mei 2023. (PNO-12)
17 Mei 2023, 15:00 WIT
Santai Sore di Taman Mappi Bangkit, Pj Bupati Mendengar Curhatan Anak-anak Putus Sekolah
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.,STP,M.Si menemui anak-anak putus
sekolah yang berjumlah sekitar 28 orang di Kota Kepi. Lewat pertemuan yang
berlangsung di Taman Mappi Bangkit pada Minggu (14/5/2023), Pj Bupati berdikusi
dengan anak-anak putus sekolah. Dari diskusi itu, anak-anak
mengungkapkan keinginannya untuk sekolah. Menyikapi itu, Pj Bupati meminta
Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga
Berencana (DP3A-KB) untuk melakukan pendataan serta memfasilitasi anak-anak kembali
bersekolah. “Saya pikir ini langkah awal yang
baik untuk kita mengumpul anak-anak kita yang selama ini berkeliaran tanpa
tujuan yang jelas. Ini adalah awal yang baik di hari yang baik pada hari Minggu
ini,”ungkap Pj Bupati. Dinas Sosial dan Dinas P3A-KB
untuk membimbing anak-anak dengan melibatkan semua pihak mulai dari organisasi
keagamaan, organisasi pemuda, TP PKK, Bhayangkari, Persit dan semua ormas yang
ada di Mappi. Sebab, ditegaskan Pj Bupati, setiap anak berhak untuk sekolah. Pj Bupati menyatakan persoalan
ini harus jadi perhatian utama dan menjadi atensi bagi semua OPD. Pj Bupati menegaskan, anak -anak
ini akan di bagi menjadi tanggung jawab oleh organisasi-organisasi
kemasyarakatan sebagai Anak Asuh atau Ade Asuh, yang dibina dan didampingi oleh
organisasi baik TP- PKK, Bhayangkari, Persit, OMK, Pemuda Gereja, Lembaga
Gereja, dibawah koordinasi pembinaan dan pengawasan secara Kolaborasi dan
berkelanjutan “Secara teknis ibu Kadis dan pak Kadis tolong
siapkan apa yang akan dilakukan setelah ini. Sehingga saat memasuki tahun
ajaran baru semua bisa diakomodir. Saya tegaskan ini bukan hanya tanggungjawab
Dinas Sosial dan Dinas P3A-KB saja tetapi tanggungjawab semua OPD yang ada.
Dinas sosial dan Dinas P3A-KB hanya sebagai koordinator. Namun kewajiban kita
semua untuk membimbing mereka,”tegasnya. Bule, sapaan salah seorang anak
menyampaikan keinginannya kepada Pj Bupati bahwa ia ingin kembali bersekolah.
Sejak putus sekolah, ia bekerja sebagai buruh di Pelabuhan Kepi untuk membantu
orang tuanya. Namun hasilnya juga digunakan untuk beli lem yang biasa disebut
lem aibon bersama teman-temannya. “Bapak Pj Bupati, selama ini saya kerja di
pelabuhan. Tetapi sekarang saya ingin kembali sekolah,”ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas
P3A-KB, Verdinanda Genoveva mengatakan, saat ini mereka sudah mendata sebanyak
28 orang anak yang putus sekolah di Kota Kepi dan sekitarnya. Kebiasaan mereka
selama ini sering menghisap lem aibon yang berdampak buruk bagi kesehatan dan
masa depan mereka. Dikatakan, Verdinanda bahwa 28
orang anak tersebut berdomisili di tiga
lokasi yakni di 14 orang di kota Kepi, 6 orang di Kampung Emete dan 8 orang di
jalan bandara. Setelah mendapat instruksi dari
Pj Bupati, Verdinanda bersama jajaran terus melakukan pendataan anak-anak putus
sekolah. Disamping itu pihaknya juga menyiapkan skema untuk membimbing
anak-anak tersebut. “Kita akan data kembali umur dan
tempat tinggal mereka, setelah itu kita akan berkoordinasi dengan dinas terkait
agar mereka semua ini bisa kembali bersekolah,”tegasnya. Hal senada juga disampaikan oleh
Kepala Dinas Sosial, Ignasius Babaga yang meminta anak-anak tersebut untuk
berhenti menghirup lem aibon, karena hal itu bisa bisa merusak masa depan
mereka.
“Sore ini kita bersama -sama
dengan bapak Pj Bupati kita ada disini karena sayang dengan adek-adek punya
masa depan. Jadi mulai sekarang stop hirup lem aibon lagi,”pungkasnya. (Redaksi)
17 Mei 2023, 14:19 WIT
50 Personel Diturunkan Untuk Menjemput 4 Karyawan PT. IBS Dari Distrik Okbab
Papuanewsoline.com, Jayapura – Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Mohamad
Dafi Bastomi, S.H., S.I.K., M.I.K, dan Waka Satgas Gakkum Kombes Pol. Joko
Sulistio, S.I.K., M.H pimpin evakuasi para karyawan PT. IBS di Distrik Okbab,
Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (15/5). Pada
proses evakuasi tersebut turut hadir sekitar 50 personel yang diantaranya
Dansatgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 143/TWEJ Letkol Inf. Ari Ismoyo Timor,
S.Hub.INT, Direktur PT. IBS Pusat Makmur Jauhari, Pimpinan PT. IBS Pusat,
Pejabat Utama Polres Pegunungan Bintang, serta personel Ops Damai Cartenz 2023. Diketahui
para karyawan tersebut merupakan korban penyanderaan KKB beberapa waktu lalu
dan kini berhasil diselamatkan kembali oleh aparat keamanan yang dibantu oleh
Pemerintah Daerah serta masyarakat. Kapolres
Pegunungan Bintang menjelaskan, tidak hanya aparat gabungan, Wakil Bupati Kris
Bakweng Uropmabin, S.T, Assisten I Setda Pegunungan Bintang Nicolaus Urobmabin,
S.IP., M.Si, Kepala Kampung Borban Obet Urwan serta Agus Uropka selaku tokoh
masyarakat juga turut melakukan penjemputan kepada keempat karyawan tersebut
menggunakan Pesawat PK-RBP Milik Tariku Aviation. “Sekitar
Pukul 09.30 WIT pagi tadi, dengan menggunakan Pesawat PK-RBP, tim gabungan
bersama Wakil Bupati dan Assisten I Setda serta perwakilan tokoh masyarakat
telah berhasil melakukan penjemputan keempat karyawan yang sebelumnya berada di
Distrik Okbab dan telah tiba di Distrik Oksibil sekitar pukul 10.50 WIT,”
ungkapnya. Adapun
keempat karyawan yang telah berhasil dievakuasi yakni atas nama Asmar dan Feryan
Erlangga yang mengalami luka akibat benda tajam namun masih dalam keadaan sadar
serta saudara Peas Kulka dan Senus Lepitalem dalam kondisi baik.
“Keempat
korban kini telah berada di RSUD Oksibil untuk dilakukan pemeriksaan medis
lebih lanjut. Kami juga akan terus tingkatkan monitoring terkait situasi
kamtibmas di seluruh wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang untuk mencegah
terjadinya hal seperti demikian,” tegas AKBP Mohamad Dafi. (PNO-12)
17 Mei 2023, 14:17 WIT
2 Anak Putus Sekolah di Dogiyai, Minta Diajarkan Baca Tulis
Papuanewsonline.com, Dogiyai – Program Polisi Pi Ajar
(Si-Ipar) mulai diminati masyarakat di Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua
Tengah. Hal itu terbukti 2 anak berusia 12 tahun yang putus sekolah minta
diajari membaca dan menulis. Kasubsatgas
Wilayah Dogiyai AKP Michael L. Ayomi, S.Sos, menjelaskan melalui
Si-Iparnya pihaknya menjaring anak-anak usia dini untuk diajarkan, termasuk
anak-anak putus sekolah. Metode pembelajarannya juga berbeda-beda sesuai
tingkatan usia mereka.“Namun
hari ini kami kedatangan 2 orang anak yang putus sekolah di tingkat SD dan
usianya kini sudah 12 tahun, namanya Samuel Kudupa dan Oktovianus Dakipi.
Mereka datang dan meminta untuk diajari membaca dan menulis. Hal ini membuat
kami senang,” jelasnya.Samuel
Kudupa dan Oktovianus selain diajarkan tentang membaca dan menulis, oleh
personel Satgas Binmas juga memberikan pelajaran tentang wawasan kebangsaan.
Kedepannya, kedua anak ini akan diperjuakan untuk mendapat ijazah paket A
dengan harapan agar kembali bersekolah dijenjang formal.“Mereka
bercerita kepada kami, agar kelak bisa pintar dan bisa memiliki cita-cita.
Mendengar itu anggota kita senang dan haru,” pungkasnya.Michael
menuturkan bahwa figur Polisi mengajar memberikan nilai positif dari sisi
kedekatan anggota Polri bersama masyarakat. Si-Ipar rutin dilaksanakan personel
Binmas Rasaka Cartenz wilayah Dogiyai guna mendukung peningkatan kualitas
Pendidikan di Papua.“Kalau
kita lihat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Dogiyai cukup rendah
yakni sekitar 54,64 atau dibawah 60. Melalui Si-Ipar kita ingin membantu
pemerintah meningkatkan IPM khususnya dari segi pendidikan,” lugasnya.Personel
Satgas Binmas yakni Aipda Taslim merupakan salah satu pendidik yang ditugaskan
untuk mengajari anak-anak binaan. Ia juga sangat sabar memberikan pelajaran
berupa membaca dan menulis kepada anak-anak di Distrik Mapia yang tidak
bersekolah.“Secara
perlahan, anak-anak bahkan sudah bisa membaca dan menulis, hal ini menandakan
bahwa program Si-Ipar memberikan dampak positif untuk pendidikan di Kabupaten
Dogiyai,” kata Aipda Taslim. (PNO-11)
17 Mei 2023, 14:01 WIT
Program Polisi Pi Ajar Kembali Memberikan Bimbingan Belajar Untuk Anak Di Yahukimo
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Anak-anak binaan Polres Yahukimo
yang masuk dalam program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) Ops Rasaka Cartenz-2023 mulai pintar
berhitung dan membaca. Hal itu terlihat dari bimbingan belajar yang digelar
rutin di Jalan Kompleks GPDI Agape, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu
(13/5/2023). Anggota Binmas yang dipimpin Iptu Maryanto Widodo saat ini
sedang fokus memberikan bimbingan belajar melalui program Si-Ipar kepada
anak-anak usia dini dan juga putus sekolah. Materi pembelajaran yang diberikan
yakni berhitung, menghafal penjumlahan
dan pengurangan serta membaca. “Kegiatan mengajar saat ini rutin kami lakukan, kita lakukan
agar anak-anak tidak lupa terhadap materi yang sebelumnya kami berikan,” ungkap
Iptu Maryanto. Iptu Maryanto saat ini bisa berbangga, lantaran anak-anak
didiknya sangat antusias dan bersemangat dalam belajar. Bahkan kini para anak
didik mulai pro aktif bertanya dan menjawab pertanyaang seputar angka dan
berhitung, mereka berebutan mengacungkan tangan untuk menjawab. “Hari ini saya lihat perkembangan anak didik kami seperti
Maria dan Yance. Keduanya berlomba-lomba dalam menjawab tantangan yang kami
berikan dalam pembelajaran berhitung,” katanya. Iptu Maryanto kerab mendidik anak-anak dengan cara bermain
game tebak angka, guna menghilangkan rasa bosan dengan pelajaran yang
diberikan. “Pelajaran hari ini, anak-anak semakin lancar dalam menghafal
penjumlahan dan pengurangan serta membaca,” lugasnya. Iptu Maryanto mengatakan bahwa mengingat Indeks Pembangunan
Manusia (IPM) dalam bidang pendidikan di Kabupaten Yahukimo masih cukup rendah
yakni dibawah 60, sehingga pihaknya ingin membantu pemerintah melalui program
Si-Ipar. “Dengan hadirnya Program Si-Ipar ini, harapannya anak-anak
Papua yang berada di pelosok-pelosok, terutama yang tidak bersekolah, dapat
merasakan pendidikan dan tumbuh cerdas sehingga mendongkrak IPM di Kabupaten
Yahukimo ini,” pungkasnya. Seusai kegiatan belajar mengajar yang dilakukan Satgas
Binmas, salah satu anak didik yakni Maria berbisik kepada Iptu Maryanto untuk
dibawakan buku tulis untuk dipergunakan saat ia belajar dirumah.
“Tentunya ini merupakan bukti bahwa semangat anak-anak untuk
belajar sangat tinggi. Maria juga berjanji akan lebih giat lagi belajar dan
mulai berfikir apa cita-citanya kedepan,” tuturnya. (PNO-12)
16 Mei 2023, 16:01 WIT
Kapolres Dogiyai Melalukan Pengawalan Ketat Terkait Kasus Penganiyaan Seorang Tukang Ojek Di Dogiyai
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Dogiyai saat ini
tengah menangani kasus penganiayaan berat yang terjadi di Kampung Dikiouwa, Distrik
Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Senin (15/5).Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid
Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom
saat dimintai keterangannya melalui via telepon seluler.Penganiayaan tersebut diketahui menimpa
seorang Tukang Ojek berinisial LK (39) yang mengalami luka tusukan benda tajam
dibagian belakang badannya.Kabid Humas menjelaskan bahwa menurut
keterangan saksi yakni JM (32) yang saat itu berada di lokasi kejadian, sekitar
pukul 13.50 WIT hendak melihat korban yang tidak jauh terjatuh dalam keadaan
lemas meminta tolong.“Setelah saksi mendatangi korban,
kemudian saksi melihat darah yang terus keluar dari bagian badan belakang
korban serta barang bukti yang masih tertusuk pada badan korban,” ungkapnya.Lanjutnya, mengetahui hal tersebut,
saksi kemudian dengan cepat membawa korban menuju Puskesmas Moanemani untuk
dilakukan penanganan medis.Ditempat yang berbeda, Kapolres
Dogiyai Kompol Sarraju, S.H saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa saat ini
pihaknya tengah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta
mengumpulkan keterangan dari saksi maupun korban untuk menganalisa pelaku
kejadian tersebut.“Korban telah dibawa menuju RSUD
Paniai untuk diberikan penanganan medis lebih intensif, tentunya pergeseran
korban dilakukan dengan pengawalan ketat anggota Kepolisian. Kami juga akan
melakukan Olah TKP guna mengungkap pelaku untuk segera diproses sesuai hukum
yang berlaku,” tegasnya.Kapolres Dogiyai telah
mengintensifkan upaya pengejaran dan menyelidiki motif dibalik kejadian ini, ia
juga meminta masyarakat agar dapat bekerjasama dengan pihak berwajib dalam
memberikan informasi yang dapat membantu penangkapan pelaku.“Hingga saat ini situasi aman
terkendali, kami juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak
menyebarkan informasi yang dapat menganggu kenyamanan masyarakat lainnya,”
imbuh Kompol Sarraju. (PNO-11)
16 Mei 2023, 15:15 WIT
Wakapolda Papua Hadiri Kegiatan Penanaman Bibit Pohon Manggrove Secara Serentak di Seluruh Indonesia
Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol
Ramdani Hidayat, S.H beserta Pejabat utama Polda Papua hadiri Penanaman Bibit
Pohon Manggrove Secara Serentak di Seluruh Indonesia yang bertempat di Pantai
Ciberi, Kampung Enggros, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Senin (15/5). Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Jhony Banua Rouw,
S.E, Danlantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono, M.Tr.Opsla,
Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, Kepala perwakilan
Bank Indonesia di Papua, Juli Budi Winantya serta sejumlah tokoh juga turut
mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan Penanaman bibit pohon Manggrove Secara Serentak di
Pantai Ciberi Kampung Enggros Distrik Abepura Kota Jayapura ini sangat penting
guna menekan abrasi, untuk menjaga kestabilan ekosistem pantai dan sebagai
tindakan preventif dalam rangka menjaga kelestarian sumber daya perairan laut
terhadap setiap aktivitas yang mengancam kerusakan lingkungan dan sumber daya
laut pesisir pantai. Pada sambutannya, Dan lantamal X Jayapura menyampaikan bahwa
Kegiatan ini awalnya direncanakan akan dilaksanakan pada esok hari Tanggal 16
pukul 10.00 WIB namun karena dinamika dan banyaknya kegiatan bapak Presiden
sehingga kegiatan penanaman bibit pohon mangrove ini dimajukan pada tanggal 15
Mei 2023 pada pukul 16.00 WIB. “Mengingat di Papua pada pukul 16.00 WIB cuaca sudah mulai
gelap sehingga Pimpinan mengizinkan untuk wilayah bagian timur dapat dilaksanakan
mendahului akan tetapi kegiatan ini tetap diliput dan nantinya akan kami
laporkan ke pusat,” ucapnya. Seperti yang diketahui bersama, ini merupakan program tahunan
yang dimana fungsi dari pohon mangrove itu sangat strategis yaitu utamanya
sebagai penahan abrasi pantai, dan juga mangrove ini dapat menjadi sumber
keberadaan ikan dan kepiting yang mana hal tersebut dapat menjadi sumber mata
pencaharian bagi masyarakat di pesisir pantai. “Adanya penurunan luas hutan mangrove secara masif di teluk
youtefa yang disebabkan oleh adanya pembangunan infrastruktur seperti jalan,
pembukaan kawasan wisata, pencemaran dan penebangan oleh masyarakat untuk
kebutuhan sehari-hari. Hutan mangrove di teluk youtefa erat kaitannya dengan
masyarakat, baik secara adat maupun ekonomi,” terangnya. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menjaga
kelestarian ekosistem pantai serta keberlanjutan sumber daya perairan laut di
wilayah tersebut. Dengan upaya serentak seperti ini, diharapkan kesadaran akan
pentingnya perlindungan lingkungan semakin meningkat. (PNO-12)
16 Mei 2023, 15:06 WIT
Daftar 35 Bacaleg di KPUD, DPD PSI Kota Jayapura Target 5 Kursi
Papuanewsonline.com,
Jayapura - DPD PSI
Kota Jayapura secara resmi mendaftarkan
35 bakal calon legislatif ke KPUD Kota Jayapura, Sabtu
(13/5/2023).Soreh. 35 Bacaleg dari DPD PSI Kota Jayapura ini akan maju ke DPRD
Kota Jayapura pada Pileg 2024 mendatang. Usai menerima pendaftaran dari DPD PSI Kota Jayapura, Ketua
KPUD Kota Jayapura, Oktovianus Injama mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan berkas
pencalegan dari DPD PSI, dinyatakan lengkap dan benar sesuai dengan ketentuan. "Setelah kita melakukan pemeriksaan dokumen persyaratan
yang diserahkan kepada KPUD kota Jayapura dan disinkronisasi dengan data SILON,
maka dinyatakan lengkap sehingga
diterima KPUD Kota Jayapura," ucap Injama. Sementara itu Ketua DPD PSI Kota Jayapura, Sinyo Gamma
Timisela, mengatakan DPD PSI Kota Jayapura bersyukur, karena telah resmi terdaftar di KPUD Kota Jayapura. "Kami telah resmi mendaftarkan caleg sesuai dengan
jumlah kursi DPRD Kota Jayapura, yakni
sebanyak 35 orang dari 4 Dapil yang sudah ditetapkan oleh KPUD Kota
Jayapura," ujar Sinyo. Sinyo mengaku, setelah dilakukan pengecekkan dokumen
pemberkasan oleh KPU, maka 35 caleg dari DPD PSI dinyatakan telah memenuhi persyaratan. "Selanjutnya Kami akan mengikuti tahapan dari KPU untuk
pemeriksaan administrasi terhadap keabsahan dokumen yang sudah diserahkan dan
diinput secara by sistem yaitu Sistem Informasi Pencalonan yg disingkat
SILON," Terangnya. Sinyo menjelaskan sesuai arahan dari DPW PSI Papua telah
mengintruksikan bahwa tanggal 13 Mei 2023 ini secara serentak dilakukan
pendaftaran caleg yang akan maju ke Pileg 2024. Baik caleg DPR Provinsi maupun
DPRD kabupaten dan kota ke KPU disemua DPD yang ada di Provinsi Papua. "Jadi dengan resminya para caleg kita di daftarkan ke
KPUD kota Jayapura maka selanjutnya kita akan terus memanfaatkan waktu guna
memaksimalkan semua kekuatan yang ada, agar semua caleg ini berkerja
semaksimal mungkin untuk memenangkan
pileg ditahun 2024," Ujarnya. Sinyo Gama Timisela menyampaikan, target DPD PSI harus meningkat, dimana pada pileg 2019 PSI
mendapat 2 kursi maka pada pileg 2024 PSI kota Jayapura menargetkan 5 kursi DPRD Kota Jayapura.
"Selain merebut 5 kursi sebanyak mungkin DPRD kota
Jayapura. Terget kita juga harus pegang palu pimpinan DPRD Kota Jayapura, yah
minimal posisi Waket 1 DPRD kota Jayapura," Pungkasnya. (PNO-12)
15 Mei 2023, 20:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru