Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
GMNI Minta Presiden Turun Tangan Usut Tuntas Kasus Wamena Berdarah, Yang Merengut Nyawa 10 Warga
Papuanewsonline.com, Wamena- Peristiwa di Wamena merupakan peristiwa yang sungguh menyita perhatian publik, pasalanya peristiwa Berdarah itu menyebabkan 10 warga sipil tewas.Bentrok antara warga masyarakat dan aparat keamanan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (23/2) berujung 10 warga sipil dilaporkan meninggal, 23 orang mengalami luka terkena tembakan dan sejumlah ruko dibakar massa.Buntut insiden yang berujung 10 warga sipil kehilangan nyawa ini, Presiden Joko Widodo diminta turun tangan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) agar mengungkap aktor dibalik insiden berdarah tersebut.“ Kami Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)cabang Kabupaten Mimika, meminta dengan hormat kepada Bapak Presiden agar turun tangan secara langsung membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) agar memberikan rasah keadilan bagi masyarakat Papua secara umum dan lebih khususnya berikan rasah keadilan bagi keluarga korban," Ujar Ketua GMNI Cabang Mimika, Bung Bojan, Sabtu (25/2/2023)Ketua GMNI Bung Bojan mengatakan, kejadian berdarah di Wamena yang terjadi Kamis (23/2) kuat dugaan ada aktor lain yang memanfaatkan situasi dengan isu penculikan anak sebagai alasan untuk memprovokasi sehingga berujung kerusuhan antara warga sipil dengan TNI-Polri, sehingga menyebabkan 10 warga sipil kehilangan nyawa.“ Sekali lagi dengan hormat, kami minta bapak Presiden Joko Widodo dan Menko Polhukam Bapak Mafmud MD segera membentuk tim gabungan agar mengungkap motif sekaligus pelaku dan motif di balik bentrok yang merenggut nyawa warga sipil ini, sehingga memberikan rasah keadilan bagi masyatakat Papua,” ucap Bung Bojan.Bung Bojan menyatakan, mengharapkan agar Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin membentuk TGPF, karena dengan adanya TGPF akan mampu membuka fakta-fakta yang belum diungkap atau sengaja ditutupi, " Kami GMNI ingin publik tahu fakta-fakta sebenarnya, terkait peristiwa berdarah ini, sehingga ada rasah keadilan bagi masyarakat di Papua," sorot Bung Bojan.Bung Bojan berkeyakinan hanya dengan TGPF akan bisa menemukan fakta yang sebenarnya. Sebab, kata dia, ada fakta-fakta dalam kasus ini yang belum diungkap untuk diketahui publik.
"Kami berharap Presiden Jokowi serta Menko Polhukam serius dalam mengungkap peristiwa berdarah ini, sehingga dikemudian hari peristiwa seperti ini jangan terulang kembali," Harapnya.
Lanjut Bung Bojan, apabila hal ini dibiarkan, maka akan ada rasah ketidakadilan masyarakat terhadap Pemerintah.(Redaksi)
25 Feb 2023, 19:28 WIT
Kunker di Asmat, Kapolda Papua Silaturahmi Bersama Uskup Agats
Papuanewsonline.com, Asmat – Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan Sabtu (25/2/2023), Dalam Kungker orang nomor satu Polda Papua ini juga menyempatkan waktu bersilaturahmi dengan Uskup Agats.Setibanya di kantor Keuskupan Agats, Kapolda Papua beserta rombongan disambut oleh Uskup Agats Mgr. Aloysius Murwito, O.F.M. Dirinya mengucapkan selamat datang dan juga berterimakasih karena telah menjadikan Keuskupan Agats menjadi salah satu tujuan kunjungan kerjanya.“Selamat datang bapak Kapolda Papua, mudah-mudahan kita selalu bisa menjalin kerjasama dan bersinergi pada hari-hari yang akan datang di Tanah Asmat yang tercinta ini. Secara umum daerah yang amat unik ini menjadi strategis dimana arus lalu lintas disini menggunakan air dan sangat bermanfaat untuk mengangkut ke wilayah pegunungan, dan kami amat senang tinggal di daerah ini, karena pada umumnya masih alami,” kata Mgr. Aloysius.Kepada Kapolda, Mgr. Aloysius juga mengatakan bahwa sangat bersyukur karena sampai saat ini, Kabupaten Asmat masih aman dan kondusif.“Sekalipun demikian, harmonisasi hubungan bersama Pemerintah, Polri dan masyarakat tetap terjaga, mudah-mudahan ini bisa tetap kami kawal bersama Kapolres dan Pemda beserta jajarannya untuk selalu bisa berantisipasi agar tidak terjadi gejolak-gejolak yang akan datang,” Tambahnya.Kapolda Papua dalam sambutannya mengapresiasi wilayah Papua Selatan, karena selama dirinya menjabat, wilayah selatan terbilang cukup kondusif. Namun dirinya selaku anak asli Papua sangat yakin bahwa suara gereja sangat didengar oleh anak-anak tuhan yang ada dimanapun, terutama di Papua.“Memang ini sangat penting, karena dalam situasi tahun politik ini perlu mengawal gereja dalam mengingatkan anak-anak tuhan untuk bisa menjaga marwah dirinya agar bisa menjadi orang yang baik, dan saya sangat berharap, dari gereja bisa mengingatkan kita semua untuk bisa menjaga dirikita dalam menghadapi masalah besok yang cukup berat ini,” kata Kapolda.Lebih lanjut, Kapolda berharap kedepan bisa lebih banyak anak-anak Asamat yang didorong, baik itu menjadi pemerintah maupun Kepolisian, sehingga pendekatan kebudayaan di Tanah Papua, bisa memberikan pelayanan hukum yang baik.Kunjungan tersebut turut dihadiri Kapolres Asmat, AKBP Agus Hariadi, S.Sos, M.M, Koorspripim Polda Papua, Kompol Leonardo Yoga, S.I.K, Danyon B Pelopor Satbrimobda Papua, Kompol Dionisius Vox Dei Paron Helan, S.I.K. Para Pastor, Suster dan Pastoral Keuskupan Agats.(Redaksi)
25 Feb 2023, 15:16 WIT
Laksanakan Tahapan Tidak Sesuai Juknis PKPU, GMNI Kritik Pedas Kinerja KPUD Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika- Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) cabang Mimika mengkritik keras, atas kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mimika yang Lambat dalam mengikuti tahapan-tahapan sesuai juknis PKPU. " Lambat dalam berbagai tahapan ini, menunjukkan persiapan KPUD Mimika tidak siap selaku penyelenggara, sehingga GMNI yakin, kalau hasil pemilu 2024 nantinya menghasilkan banyak persoalan, karena tahapan yang dilaksanakan KPUD Mimika tidak berdasarkan juknis PKPU, dimana PKPU merupakan pedoman mutlak untuk harus diikuti penyelenggara Pemilu yakni KPUD Mimika," ujar Ketua cabang GMNI Mimika, Bung Bojan di Timika, Rabu (22/2/2023).Kata Bung Bojan, GMNI selaku organisasi mahasiswa harus mengawal kinerja KPUD selaku penyelenggara, karena terlihat sudah terlalu nampak bila Tahapan-Tahapan baik tingkat PPD, PPS dan Pantarlih yang dilaksanakan KPUD Mimika tidak sesuai Juknis PKPU." Ini hajatan Negara sehingga jangan main-main, Kami minta lembaga penyelenggara seperti Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk lebih spesifik melihat hal ini, sehingga harus ada langkah-langkah yang tepat guna mempercepat Tahapan-tahapan yang ada," Jelas Bung Bojan.Bung Bojan mengharapkan agar kedepannya KPUD Mimika lebih siap sebagai penyelenggara, sehingga dalam melaksanakan semua tahapan-tahapan baik proses pemutahiran data , proses verifikasi Partai Politik hingga bakal calon harus sesuai tahapan yang sudah tertuang didalam juknis PKPU." Pemerintah Kabupaten Mimika juga harus serius, memperhatikan kendala-kendala yang dihadapi oleh KPUD Kabupaten Mimika, sehingga semua tahapan dalam menyongsong Pemilu 2024 bisa berjalan dengan baik," Tegas Bung Bojan.Bung Bojan meminta Komisoner KPUD Mimika agar lebih serius ekstra dalam bekerja karena KPUD sebagai penyelenggara sudah sepatutnya independen bukan diboncengi kepentingan-kepentingan. " Kami telah memperoleh informasi terkait kinerja komisoner KPUD ini, sehingga dalam tahap penelusuran jadi kita akan liat kedepanya nanti," tandas Bung Bojan.(Redaksi)
22 Feb 2023, 23:18 WIT
Hadiri FGD KSPN, Menkopolhukam: Danau Toba Harus Menjadi Daerah Pariwisata Super Perioritas
Papuanewsonline.com, Simalungun - Menteri Koordinasi Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia Mahfud MD, hadiri Focus Group Discussion (FGD) tentang pembentukan kesatuan kewilayahan kawasan tertentu sebagai kajian konsep pengamanan destinasi parawisata super perioritas danau Toba di Hotel Niagara Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (22/2/2023).Kehadiran Menkopolhukam di Kota Wisata Parapat Danau Toba ini didampingi secara Gubernur Sumatera Uatara, Edy Rahmayadi bersama Kapolda Irjen Pol RZ Panca Putra dan Pangdam I/BB Mayjen TNI H Achmad Daniel Cardin.Menkopolhukam dalam sambutannya menyampaikan, Danau Toba merupakan Daerah Parawisata super periorotas, sehingga harus di kelola secara baik, didukung dengan pembangunan pada bidang atau sektor lain.Disampaikan Mafmud MD, kalau tempat wisata bagus maka dengan sendirinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah wisata, selain itu akan tumbuh dengan sendirinya investasi - investasi."Sekarang kepercayaan publik kepada pemerintah terkait keamanan dan kenyamanan itu naik lagi sampai 79,3 persen. Ini tinggi banget dan ini kontribusi terbesar, Saya kira ini peningkatan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian, Kalau kita bekerja dengan sungguh- sungguh dan dengan baik, maka akan meningkatkan kepercayaan publik," ujar Mafmud MD.Kata Mafmud MD, kawasan destinasi pariwisata super prioritas harus diselenggarakan acara dengan harapan dapat dikerjakan dengan sungguh-sungguh, sehingga ada manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat."Tergantung hasil diskusi ini, kalau ada nantinya yang sangat penting untuk menambah anggota kepolisian di kawasan wisata maka Pemerintah akan mendorong hal itu," Ujarnya.Menkopolhukam mengajak pemerintah kabupaten yang berada di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, agar memiliki kreatifitas dan inofasi serta memikirkan berbagai aspek dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, seperti peningkatan UMKM."Harus kita lihat dulu aspek apa saja untuk mendukung dan meningkatkan destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, sehingga para wisatawan merasa aman dan nyaman saat berwisata," Ucapnya.Menkopolhukam meminta Kapolda dan Gubernur untuk membantu memikirkan keamanan dari berbagai aspek, sehingga Danau Toba menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang memberikan rasah aman dan nyaman bagi pengunjung. " Keamanan dan kenyamanan ini penting di sini, sehingga pengunjung harus benar - benar merasakan nyaman dalam berkunjung ke Danau Toba," Tandasnya.Kata Mafmud MD, Prospek keamanan pada areah Wisata harus berjalan dengan bagus. Kalau Negara ini aman dan stabilitas seluruh Indonesia ini bisa terjaga. Saya yakin seluruh dunia tidak akan ragu untuk datang berwisata ke Indonesia terkhusus Danau Toba," Sebut Menkopolhukam Mafmud MD.(Redaksi)
22 Feb 2023, 22:08 WIT
Sah!! Polri Putuskan Eksekutor Brigadir J, Richard Eliezer Tetap Sebagai Anggota Polisi
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri menggelar sidang komisi kode etik untuk memutuskan status kepolisian dari sang eksekutor Brigadir J, yakni Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, pasca-divonis 1,5 tahun dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan, dari hasil kode etik tersebut, komisi memutuskan bahwa, Richard Eliezer dipertahankan sebagai personel Polri. Atau dengan kata lain, yang bersangkutan tidak dipecat. "Terduga pelanggar masih dapat dipertahankan untuk tetap berada dalam dinas Polri," kata Ramadhan kepada wartawan di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Februari 2023. Disisi lain, Ramadhan menyebut bahwa, komisi sidang tetap menjatuhkan sanksi etika terhadap justice collaborator kasus pembunuhan berencana Brigadir J tersebut.Ramadhan mengatakan, terkait dengan kasus tersebut, Richard Eliezer dijatuhkan sanksi demosi selama satu tahun lamanya. "Perilaku pelanggar dinyatakam sebagai perbuatan tercela. Kewjiban pelanggar meminta maaf secara lisan dihadapan sidang KKEP dam secara tertulis kepada pimpinan Polri. Sanksi administratif yaitu mutasi bersifat demosi selama satu tahun," ujar Ramadhan. Ramadhan memaparkan pertimbangan hukum dari pada pimpinan komisi sidang etik tersebut. Diantaranya, terduga pelanggar belum pernah dihukum karena melakukan pelanggaran, baik disiplin, kode etik, maupun pidana. Selain itu sebut Ramadhan, Terduga pelanggar mengakui kesalahan dan menyesali perbuatanya. " Terduga pelanggar juga telah menjadi justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama, di mana pelaku yang lainnya dalam sidang pidana pengadilan negeri Jakarta Selatan berusaha mengaburkan fakta yang sebenarnya dengan berbagai cara, merusak, menghilangkan barang bukti dan memanfaatkan pengaruh kekuasaan. Tetapi justru kejujuran terduga pelanggar dengan berbagai risiko telah turut mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi, " Jelasnya.Selain itu, kata Ramadhan, terduga pelanggar bersikap sopan dan bekerja sama dengan baik selama di persidangan sehingga sidang berjalan lancar dan terbuka. Terduga pelanggar masih berusia muda, masih berusia 24 tahun, masih berpeluang memiliki masa depan yang baik apalagi dia sudah menyesali perbuatannya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Lanjut kata Ramadhan, Kemudian, adanya permintaan maaf dari terduga pelanggar kepada keluarga Brigadir J, di mana saat persidangan pidana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, terduga pelanggar telah mendatangi pihak keluarga Brigadir J, bersimpuh, dan meminta maaf atas perbuatan yang terpaksa. Sehingga keluarga Brigadir J memberikan maaf." Semua tindakan yang dilakukan terduga pelanggar dalam keadaan terpaksa dan karena tidak berani menolak perintah atasan. Terduga pelanggar yang berpangkat Bharada atau Tamtama Polri tak berani menolak perintah menembak Brigadir J dari saudara FS karena selain atasan jenjang kepangkatan saudara FS dengan terduga pelanggar sangat jauh," Bebernya.Lebih lanjut Ramadhan menjelaskan, Dengan bantuan terduga pelanggar yang mau bekerja sama dan memberikan keterangan yang sejujurnya sehingga perkara meninggalnya Brigadir J dapat terungkap.(Redaksi)
22 Feb 2023, 21:20 WIT
Dalam Dua Minggu, Polres Jayapura Berhasil Ungkap 3 Kasus Narkoba
Papuanewsonline.com, Jayapura - Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura melaksanakan Press Release terkait pengungkapan 3 kasus penyalahgunaan narkoba yang terjadi di bulan Februari pada tanggal 6, tanggal 11, dan tanggal 19. Press Release tersebut berlangsung di Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, rabu (22/2/2023) pagi.Prees Release dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Resnarkoba AKP Alfrit B. Nadek, S.H., M.H., Kasie Humas Iptu Priyono dan KBO Sat Resnarkoba Ipda Aswan Syarif. SH.Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., mengatakan dalam kurun waktu 2 minggu, Sat Resnarkoba berhasil mengungkap 3 kasus penyalahgunaan narkoba. Pengungkapan dilaksanakan pada tanggal 6, 11 dan 19, Dalam tiga kasus memiliki ciri berbeda antara satu dengan yang lain.“Kasus pertama terjadi pada tanggal 06 Februari dimana awalnya kami menangkap pelaku berinisial YAK (31) di Sentani, dengan barang bukti ganja seberat 379 gram, kemudian berhasil dikembangkan dan kembali tanggal 13 Februari kami menangkap pelaku lain berinisial BY (32), pelaku BY (32) ini ditangkap sesaat setelah keluar atau bebas dari Lapas Makassar yang merupakan residivis di kasus yang sama, pelaku diketahui sebelumnya merupakan warga binaan Lapas Narkotika Doyo namun dipindahkan ke Lapas Makassar, BY (32) ini berperan sebagai pengatur atau pemesan barang saat berada di dalam Lapas, tidak hanya di Kab. Jayapura dia juga turut mengatur peredaran di Sentani, kota Jayapura, Wamena dan kota Manokwari,” ungkap Kapolres.Lanjut Kapolres, Tersangka ke 2 berhasil ditangkap pada tanggal 11 Februari yang merupakan seorang pria berkewarganegaraan PNG dengan barang bukti ganja seberat 1,3 kg yang di simpan di salah satu rumah. “Dari Hasil penangkapan pelaku berinisial KY (29) di Sentani Timur, kami menyita sebanyak 96 bungkus plastik bening narkotika jenis ganja, dengan berat total 1,3 kg,” Terangnya.Lanjut Kapolres, Sedangkan untuk kasus yang ke 3 berhasil diungkap pada tanggal 19 Februari dengan pelaku berinisial SIR (25). “ Dari informasi yang diperoleh kami juga berhasil mengamankan pelaku berinisial SIR (25) di salah satu hotel yang ada di Sentani, dari pelaku tersebut berhasil diamankan 447 gram narkotika jenis ganja, yang dibungkus di dalam 8 plastik ukuran besar, dari pelaku SIR ini juga diamankan barang bukti berupa 2 senjata air shoft gun, 2 buah panel solar sell, dan 4 unit handphone dimana barang – barang ini sebagai alat transaksi yang akan ditukarkan dengan ganja (barter), tidak hanya itu dari pelaku juga didapati satu pohon ganja yang masih kecil ditanam pada median koker dan sebungkus plastik berukuran sedang berisikan biji ganja,” ujar Kapolres.Kata Dia, Ketiga pelaku saat ini sudah mendekam di sel Tahanan Mapolres Jayapura untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “para pelaku kami jerat dengan pasal 111 ayat 2 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 Tahun penjara,” Pungkasnya.(Redaksi)
22 Feb 2023, 20:57 WIT
Kapolri Beri Apresiasi Langsung ke TNI Yang Berhasil Evakuasi Kapolda Jambi
Papuanewsonline.com, Jambi - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyempatkan diri untuk memberikan apresiasi secara langsung kepada TNI dan tim gabungan yang berhasil mengevakuasi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono beserta rombongan helikopter yang mendarat darurat akibat cuaca buruk di Bukit Tamiai, Kerinci. Sigit juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih secara langsung kepada prajurit TNI Kopda Ahmad Novrizal yang mengawal tandu Kapolda Jambi dari bawah ke Helikopter hingga 'berputar' karena faktor angin kencang. "Atas nama pimpinan Polri, saya mengucapkan terima kasih," kata Sigit sembari menyalami satu per satu tim evakuasi gabungan di Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Jambi, pada Rabu, 22 Februari 2023. Dalam kesempatan itu, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan instansi terkait yang telah ikut membantu proses evakuasi dari rombongan helikopter tersebut. "Salam untuk Pak Panglima TNI, Pak KSAD, Pak KSAU, Pak KSAL, pak Kepala Basarnas, dan BMKG dan juga salam saya bagi seluruh masyarakat. Kami keluarga besar Polri menyampaikan apresiasi, dan terimakasih," ujar Sigit. Sebelumnya, Sigit menyadari bahwa proses evakuasi itu tidaklah mudah. Mengingat, tim gabungan harus berjibaku dengan cuaca ekstrem dan lokasi evakuasi yang terjal. Tetapi, kata Sigit, berkat kerja sama dan ketangguhan para tim gabungan itu, di hari kedua penyelamatan, kelompok darat maupun udara, telah berhasil mencapai lokasi dari para korban dan langsung memberikan bantuan pertama yang dibutuhkan. "Alhamdulillah hari kedua bisa diberikan bantuan makanan, obat-obatan dan juga mendirikan tenda atau bivak. Sehingga bisa dilakukan tindakan pertama untuk membantu anggota kita yang terluka," ucap Sigit. Disisi lain, Sigit menegaskan, dengan adanya sinergitas dan soliditas antara personel TNI, Polri, instansi terkait dan masyarakat setempat, membuat proses evakuasi tersebut berjalan dengan sangat maksimal. Sigit berharap, seluruh korban peristiwa tersebut dapat kembali pulih setelah mendapatkan perawatan intensif dari tim dokter yang telah disiapkan. Tak hanya itu, dengan telah diselamatkannya para korban ini, pihak keluarga maupun kolega dapat merasa lebih tenang. "Jadi mohon doanya bahwa setelah ini seluruh korban bisa kembali pulih dan sehat. Tentunya dokter bisa berikan perawatan yang terbaik. Sehingga anggota kami bisa segera pulih seperti sediakala, dan tentunya keluarga yang di rumah yang selama ini menunggu, teman-teman yang semua menunggu tentunya ini bisa mengobati kita semua. Dan juga kepada teman-teman media yang selama beberapa hari ini terus mengikuti," tutup Sigit.(Redaksi)
22 Feb 2023, 16:58 WIT
50 Tahun Berdiri, SMP YPPK Yohanis Pemandi Lahirkan Banyak Alumni Hebat
Papuanewsonline.com, Asmat- Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 tahun SMP YPPK St. Yohanis Pemandi Agats yang dilaksanakan pada Selasa 21 Februari 2023, berlangsung meriah dan penuh khidmat.Perayaan syukur itu tak hanya diikuti oleh seluruh keluarga besar, namun juga melibatkan para alumni hingga mantan tenaga pendidik (tendik) yang pernah mengabdi pada SMP YPKK St.Yohanes Pemandi Agats.Sebagai sekolah tertua di Kabupaten Asmat, SMP Yohanis Pemandi juga telah berkontribusi dalam dunia pendidikan dengan melahirkan jebolan- jebolan alumni yang berkualitas di tanah Papua."Kita punya penjabat Gubernur, kita punya kepala pengadilan negeri, kita pernah punya Bupati, punya wakil Bupati, kita punya anggota DPRD, kita punya kepala Dinas provinsi, kita punya kepala distrik, kita punya ketua KPU, kita punya pilot. Kita juga punya pastor, suster dan ketua LMA. Masih banyak lagi alumni yang berhasil dan mewarnai berbagai institusi-institusi besar Negara maupun di daerah ini," ucap Wakil Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo yang juga adalah alumni SMP Yohanis Pemandi Agats, saat menghadiri HUT SMP YPKK di Asmat Selasa (21/2/2023).Safanpo dalam sambutannya mengatakan, setengah abad bukan waktu yang singkat untuk menjadi sekolah yang hebat, sehingga Masih banyak target yang akan terus digaungkan agar tetap eksis di tengah banyaknya tantangan dalam dunia pendidikan.Ia pun mengingatkan keluarga besar SMP YPPK Yohanis Pemandi agar tetap mempertahankan kualitas proses belajar mengajar agar dapat bersaing dengan sekolah-sekolah lain."Kita sebagai orang katolik memiliki misi adalah menjadi garam dan terang, jadi Kalau kita menjadi tawar apa gunanya kita, Kalau kita menjadi sama dengan yang lain apa gunanya kita," Ungkapnya.Ia pun mengajak siswa-siswi dan segenap civitas SMP Yohanis Pemandi untuk dapat menciptakan budaya literasi, yang baik sehingga dapat mengikuti perkembangan saat ini."Generasi yang tiap hari pegang Hendpone adalah generasi yang masa depannya gelap, sehingga saya berharap untuk siswa- siswi Kurangi main Hendpone, dan perbanyak baca buku. Sering seringlah kunjungi perpustakaan," Pungkasnya.(Piter)
22 Feb 2023, 15:18 WIT
Kapolri Pastikan Kapolda Jambi dan Rombongan dalam Perawatan Maksimal RS Bhayangkara
Papuanewsonline.com, Jambi - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dan rombongan helikopter yang mengalami pendaratan darurat di Bukit Tamiai, Kerinci semuanya sudah dievakuasi. Saat ini, seluruh korban sedang dilakukan pemeriksaan dan perawatan maksimal oleh tim kedokteran Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. "Alhamdulilah tadi sudah dievakuasi kita cek satu per satu yang dirawat tentunya tim dokter melakukan langkah-langkah untuk melakukan pendalaman apakah perlu perawatan lanjutan yang harus dilaksanakan," kata Sigit di RS Bhayangkara Jambi, Selasa, 21 Februari 2023. Sigit menuturkan, RS Bhayangkara akan melakukan pemeriksaan dan perawatan kepada korban. Namun apabila nantinya dari hasil pemeriksaan diperlukan tindakan lanjutan, maka korban akan dibawa ke Jakarta untuk mendapat perawatan medis. "Yang jelas kondisi pasien semuanya berangsur membaik. Tentunya ada tindakan-tindakan awal yang kemudian diberikan dokter di RS Bhayangkara Jambi. Saya mohon doanya untuk teman-teman kita yang sudah dirawat agar kesehatannya membaik," ujar Sigit.Terkait kondisi Kapolda Jambi dan korban lainnya, mantan Kabareskrim Polri ini memastikan semuanya dalam kondisi sadar. Namun, memang ada yang mengalami luka dan patah tulang baik di kaki, tangan, rusuk dan bagian tubuh lainnya."Saat ini sedang dilakukan scanning oleh tim dokter. Nanti akan diputuskan Kapusdokkes apakah akan dirujuk ke Jakarta atau dirawat di sini," ucap Sigit.Lebih lanjut, Sigit menuturkan, total ada enam orang yang dirawat di RS Bhayangkara Jambi termasuk Kapolda. Sedangkan dua orang lainnya ada di GOR Merangin. Nantinya, dua orang tersebut juga akan dirawat di RS Bhayangkara usai diterbangkan pada esok hari."Saat ini 6 orang di sini (RS Bhayangkara Jambi). 2 orang ada di GOR Merangin. Pasti (akan diterbangkan ke RS Bhayangkara Jambi), karena kondisinya sudah agak malam sehingga penerbangan dilakukan besok. Tapi di sana (GOR Merangin) pun saat ini sudah ada tim dokter melakukan perawatan," papar Sigit.Mantan Kapolda Banten menambahkan, saat ini yang terpenting adalah menyelamatkan korban yang terluka. Setelah itu, pihaknya akan melakukan evakuasi puing-puing dan penyebab jatuhnya helikopter.Namun, Sigit memastikan bahwa helikopter yang membawa Kapolda Jambi dan rombongan selama ini dilakukan pemeriksaan berkala, termasuk saat hendak digunakan."Heli ini kita gunakan mulai tahun 2003. Selama ini secara rutin dilakukan maintenance termasuk saat mau digunakan dilaporkan dalam kondisi layak digunakan. Tentunya pendalaman lebih lanjut akan dilaksanakan dari jajaran Poludara terkait dengan permasalahan apa yang terjadi," tutur Sigit.Dalam kesempatan ini, Sigit pun menyampaikan apresiasi, penghargaan dan ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang ikut terlibat dalam proses evakuasi. Menurutnya, proses evakuasi bisa terlaksana berkat kerja sama semua pihak."Saya berterima kasih kepada tim baik dari Basarna, TNI AU, Korem, BMKG, Angkasa Pura termasuk masyarakat, Bupati dan semuanya tergabung yang bisa lakukan evakuasi dengan baik," tutup Sigit.(Redaksi)
22 Feb 2023, 08:31 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru