Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
PKS Mimika Serahkan Beasiswa PIP 2025 dan Gelar Talkshow Hari Ibu di Hotel Serayu Timika
Papuanewsonline.com, Mimika - Partai Keadilan Sejahtera
(PKS) Kabupaten Mimika menggelar acara penyerahan Beasiswa Program Indonesia
Pintar (PIP) Tahun 2025 dan Talkshow Hari Ibu pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Kegiatan berlangsung di Hotel Serayu Timika, Papua Tengah, dan dihadiri oleh
Anggota DPR Provinsi Papua Tengah Ardi, S.T., tokoh masyarakat, serta para
penerima beasiswa.“Kami bersyukur dapat menghadirkan program nyata bagi
anak-anak Mimika melalui Fraksi PKS,” ujar Ardi dalam sambutannya.Beasiswa PIP yang diserahkan dalam kegiatan ini merupakan
titipan dari Fraksi PKS DPR RI. Ardi menyampaikan program tersebut secara
khusus berasal dari Anggota DPR RI Komisi X Reni Astuti, kemudian dialokasikan
untuk Papua Tengah melalui koordinasi lintas fraksi.Dari total 100 kuota yang tersedia, 63 siswa di Mimika
dinyatakan layak menerima beasiswa. Penetapan penerima dilakukan setelah
melewati seleksi sistem oleh Kementerian Pendidikan, sehingga penerima yang
hadir merupakan siswa yang sudah masuk dalam hasil verifikasi sesuai ketentuan
yang berlaku.“Semoga beasiswa ini bermanfaat dan memotivasi anak-anak
untuk terus berprestasi,” tambah Ardi.Selain penyerahan beasiswa, PKS Mimika juga merangkaikan
kegiatan dengan talkshow Hari Ibu bertema “Ibu Sehat dan Bahagia Melahirkan
Keluarga yang Tangguh.” Talkshow ini menghadirkan drg. Praprimadani Mursyid dan
Anis Miftahatul Jannah, S.Pd sebagai pemateri, dengan dukungan DPD PKS
Kabupaten Mimika sebagai bagian dari penguatan peran keluarga.Dalam kesempatan yang sama, Ardi menyampaikan sejumlah
program strategis yang ia kawal sebagai Anggota DPR Provinsi Papua Tengah. Ia
menyebut bantuan rumah bagi guru dan tenaga kesehatan, Program Makan Bergizi
Gratis, pembayaran tunggakan BPJS, serta dukungan bagi perguruan tinggi dan
lembaga pendidikan keagamaan.“Menjadi anggota dewan berarti bekerja keras dan memastikan
masyarakat mendapatkan pelayanan yang adil,” pungkasnya. Ia juga berharap
program PIP dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang agar manfaatnya terus
dirasakan penerima dan keluarga di Mimika.Penulis: BimEditor: GF
20 Des 2025, 17:33 WIT
Pemerintah Masih Acuh saat Semarak Natal Belum Hadir, Labeti Cinta Mimika inisiatif Galang Donasi
Papuanewsonline.com, Mimika - Komunitas Lahir Besar Timika
(Labeti) Cinta Mimika menggelar aksi donasi sukarela untuk menghias Kota Timika
menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan berlangsung pada
Sabtu, 20 Desember 2025 di Jalan Budi Utomo, Bundaran Timika Indah (TI), ikon
Kabupaten Mimika yang memiliki tugu perdamaian.Warga yang melintas, baik menggunakan kendaraan roda dua
maupun roda empat, ikut memberi donasi secara sukarela. Aksi ini mengandalkan
partisipasi publik di titik yang ramai dilalui, sehingga dukungan datang dari
berbagai kalangan yang sedang beraktivitas di sekitar kawasan bundaran.“Kita semua ingin kota ini terasa meriah saat Natal,” ujar
salah satu warga yang berdonasi.Ketua Komunitas Labeti, Ronald Windessy, menjelaskan ia
merasa terpanggil karena sudah memasuki pertengahan Desember namun belum
terlihat kegiatan yang mewarnai suasana Natal di Timika. Ia menilai momen
perayaan membutuhkan penataan yang nyata di ruang publik agar warga merasakan
atmosfer hari besar keagamaan.“Kota yang disebut ‘kota Dollar’ ini belum ada semarak
Natal, jadi kami secara spontan membantu Pemkab Mimika menghias bundaran ikonik
ini,” katanya.Ronald juga menyinggung langkah Pemerintah Kabupaten Mimika
yang sebelumnya menerbitkan surat edaran Bupati Nomor 65 Tahun 2025 pada 8
Desember 2025, yang meminta seluruh unsur memasang lampu hias. Namun hingga
pertengahan Desember, ia menilai semarak perayaan belum terlihat di sejumlah
titik yang menjadi wajah kota.Melalui kegiatan ini, Ronald berharap aksi donasi bisa
mengetuk perhatian pemerintah agar lebih fokus pada perayaan hari besar
keagamaan. Ia menilai upaya membangun suasana Natal tidak cukup berhenti di
imbauan, tetapi perlu terlihat di lapangan melalui pengaturan dan dukungan yang
jelas.Ia menyampaikan bahwa mayoritas warga Nasrani perlu memberi
contoh kepada daerah lain, lalu ia memandang perayaan Natal sebagai peristiwa
sakral yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Ia juga menyebut, jika donasi
mencukupi, komunitas berencana melanjutkan kegiatan ke Bundaran SP2. “Kalau
donasi mencukupi, kami akan lanjutkan ke Bundaran SP2,” pungkasnya. Ia
menegaskan kegiatan ini bukan politik, melainkan tanggung jawab umat Kristiani
untuk menciptakan suasana seagamaan.Penulis: JidEditor: GF
20 Des 2025, 17:28 WIT
Baznas Mimika Perkuat UPZ dan Resmikan Aplikasi Menara Masjid untuk Tata Kelola Zakat
Papuanewsonline.com, Mimika - Badan Amil Zakat Nasional
(Baznas) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan Penguatan Unit Pengumpul Zakat
(UPZ) yang dirangkaikan dengan Launching Aplikasi Menara Masjid pada Sabtu, 20
Desember 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Tata Kelola Zakat yang
Amanah, Transparan, dan Profesional.”Ketua Baznas Kabupaten Mimika, Juma Aziz, menegaskan peran
UPZ sebagai ujung tombak Baznas dalam menghimpun serta mengelola zakat, infak,
dan sedekah di tingkat masjid. Ia menilai potensi zakat di Kabupaten Mimika
sangat besar, lalu potensi itu hanya bisa dikelola secara optimal saat UPZ
bekerja aktif dan profesional.“UPZ adalah ujung tombak Baznas. Tanpa UPZ yang aktif dan
profesional, potensi zakat yang besar di Kabupaten Mimika tidak akan terkelola
dengan baik,” ujar Juma Aziz.Juma Aziz juga menekankan prinsip kerja 3A yang harus
dipegang seluruh UPZ, yaitu aman secara syar’i, aman secara regulasi, dan aman
dalam bingkai NKRI. Ia mengarahkan setiap dana yang masyarakat titipkan agar
dipakai tepat sasaran untuk mengentaskan kemiskinan dan mendorong peningkatan
kesejahteraan umat.Pada kesempatan yang sama, Baznas Mimika melaunching
Aplikasi Menara Masjid yang akan dipakai oleh seluruh UPZ di masjid-masjid.
Aplikasi ini terintegrasi dengan SIMBA (Sistem Informasi Manajemen Baznas),
sehingga proses perencanaan, pengumpulan, dan penyaluran zakat tercatat secara
digital dan berbasis data.“Aplikasi ini memudahkan transparansi dan akuntabilitas.
Masyarakat dapat melihat pengelolaan dana secara terbuka, sementara Baznas
dapat memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran,” jelasnya.Baznas Mimika juga mengarahkan pola penyaluran agar tidak
berhenti di bantuan konsumtif. Juma Aziz menyampaikan Baznas lebih
mengedepankan program produktif, dengan sekitar 70 persen dana diarahkan untuk
pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, agar mustahik dapat berkembang
dan mandiri.Melalui penguatan UPZ dan penerapan Aplikasi Menara Masjid,
Baznas Kabupaten Mimika menargetkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah
berjalan semakin profesional, terintegrasi, dan memberi dampak nyata bagi
kesejahteraan masyarakat di Mimika. Penulis: Bim
Editor: GF
20 Des 2025, 17:23 WIT
Srikandi Polda Maluku, Bripda Arni Silva Pattipeiluhu Sumbang Medali Perak SEA Games 2025
Papuanewsonline.com, Ambon - Tak henti-hentinya publik dibuat kagum oleh Srikandi Polda Maluku ini, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Srikandi Polri dari Bumi Raja-Raja. Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, personel Ditpolairud Polda Maluku, Pada ajang SEA Games XXXII Tahun 2025.Setelah berhasil menyumbangkan medali bagi Maluku pada Ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) medio Oktober kemarin, Bripda Arni kembali berhasil mempersembahkan medali perak untuk Indonesia pada ajang SEA Games XXXII Tahun 2025 yang berlangsung di Pattaya City, Chon Buri, Thailand, Jumat (19/12/2025).Bripda Arni yang turun pada nomor Rowing Beach Sprint tampil gemilang dalam rangkaian perlombaan yang digelar sejak pukul 09.30 hingga 16.45 waktu setempat. Pada babak time trial, atlet Indonesia berhasil finis di posisi kedua dan melaju ke semifinal. Di babak semifinal, Indonesia sukses menaklukkan Filipina, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand pada partai final.Hasil akhir perlombaan menempatkan:Medali Emas: Thailand (Parisa Chaempudsa)Medali Perak: Indonesia (Bripda Arni Silva Pattipeiluhu)Medali Perunggu: Filipina (Kristina Paraon)Keberhasilan ini menjadi capaian penting tidak hanya bagi kontingen Indonesia, tetapi juga bagi institusi Polri, khususnya Polda Maluku, yang terus mendorong pengembangan prestasi personel di bidang olahraga internasional.Capaian Bripda Arni merupakan buah dari proses panjang dan disiplin latihan. Usai meraih prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON), Bripda Arni dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sejak Oktober 2024 di Pangalengan, Jawa Barat.Menjelang keberangkatan ke SEA Games, Arni kemudian menjalani pemusatan latihan lanjutan selama kurang lebih dua bulan di Pantai Samudra Baru, Karawang, Jawa Barat, sebelum akhirnya diberangkatkan ke Thailand pada 14 Desember 2025 sebagai bagian dari kontingen resmi Indonesia.Atas prestasi yang dicapainya, Bripda Arni menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya “Saya bersyukur dapat memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan institusi Polri. Medali perak ini adalah hasil kerja keras panjang, doa keluarga, dukungan pimpinan, pelatih, senior serta rekan-rekan semua. Semoga ke depan saya bisa meningkatkan prestasi dan mempersembahkan hasil yang lebih baik lagi,” ujar Bripda Arni Silva Pattipeiluhu.Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus berlatih dan membawa nama Indonesia di ajang internasional lainnya.Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih Bripda Arni Silva Pattipeiluhu di ajang SEA Games 2025.“Prestasi yang diraih Bripda Arni Silva Pattipeiluhu merupakan kebanggaan bagi Polda Maluku dan institusi Polri secara keseluruhan. Ini membuktikan bahwa personel Polri memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat internasional, tidak hanya dalam tugas kepolisian, tetapi juga di bidang olahraga,” ujar Kapolda Maluku.Kapolda menegaskan bahwa capaian tersebut lahir dari disiplin, kerja keras, dan pembinaan yang berkelanjutan.“Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada personel yang memiliki talenta dan dedikasi tinggi. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi anggota Polri lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan diri dan mengharumkan nama bangsa,” tambahnya.Prestasi Bripda Arni Silva Pattipeiluhu di SEA Games 2025 menjadi bukti nyata bahwa anggota Polri tidak hanya berperan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi di level internasional. Keberhasilan ini mencerminkan sinergi antara pembinaan institusi, disiplin individu, dan semangat nasionalisme.Medali perak yang diraih Arni bukan sekadar capaian pribadi, melainkan simbol dedikasi dan profesionalisme Polri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi personel Polri lainnya, khususnya generasi muda, untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di berbagai bidang. PNO-12
20 Des 2025, 08:48 WIT
Tinjau Pos Pam, Kapolda Maluku Tekankan Pendekatan Humanis dan Respons Cepat Dalam Pengamanan
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan pengecekan langsung Pos Pengamanan (Pos PAM) Antisipasi Konflik Wilayah Jembatan Jodoh STAIN, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (19/12/2025) dini hari.Pengecekan yang dilakukan sekitar pukul 05.40 WIT ini merupakan bagian dari pengawasan langsung pimpinan Polda Maluku guna memastikan kesiapsiagaan personel pada wilayah yang memiliki potensi kerawanan konflik, khususnya pada jam-jam rawan menjelang pagi.Kegiatan tersebut dilaksanakan usai Kapolda Maluku menunaikan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Nurrunisa, Arbes, Desa Batu Merah. Momentum ini sekaligus mencerminkan pendekatan religius dan sosial Kapolda Maluku kepada masyarakat setempat, sebagai wujud bahwa tugas kepolisian berjalan seiring dengan nilai keimanan, keteladanan, dan pengabdian.Dalam pengecekan tersebut, Kapolda Maluku didampingi oleh Dansat Brimob Polda Maluku, Kapolsek Sirimau Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta personel Dit Samapta Polda Maluku dan Polresta Pulau Ambon & P.P. Lease. Kehadiran unsur lintas fungsi ini menegaskan kesiapan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara terpadu.Kapolda Maluku secara langsung memantau kehadiran dan kesiapsiagaan personel, kelengkapan peralatan pengamanan, serta pola pengamanan dan pemetaan wilayah rawan konflik di sekitar kawasan Jembatan Jodoh.Dalam arahannya, Kapolda Maluku menekankan pentingnya tanggung jawab, kewaspadaan, serta kedekatan dengan masyarakat.“Saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Lakukan sambang kepada masyarakat sekitar, karena tindak pidana dapat terjadi apabila ada kesempatan. Ajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah,” tegas Kapolda.Ia juga mengingatkan agar setiap personel mengedepankan pendekatan humanis dan respons cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.“Lakukan pendekatan secara humanis, jangan arogan. Kehadiran Polri adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan, kita harus cepat hadir dan melayani,” ujarnya.Lebih lanjut, Kapolda Maluku menekankan pentingnya pemetaan wilayah rawan konflik sebagai langkah pencegahan dini.“Petakan titik-titik rawan terjadinya konflik, datangi, dan berikan himbauan kamtibmas. Terus berbuat kebaikan, jaga kesehatan, dan jadilah pelindung serta pengayom masyarakat. Polri hadir dan ada untuk masyarakat,” pungkasnya.Pengecekan Pos PAM ini merupakan bagian dari langkah preventif Polda Maluku dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan konflik sosial, sekaligus memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki kerawanan kamtibmas.Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 05.55 WIT dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.Langkah Kapolda Maluku meninjau langsung Pos Pengamanan di wilayah rawan konflik pada dini hari mencerminkan kepemimpinan yang responsif, proaktif, dan membumi. Kehadiran pimpinan Polri di lapangan, terlebih setelah melaksanakan ibadah bersama masyarakat, tidak hanya memperkuat aspek pengawasan internal, tetapi juga membangun kepercayaan publik.Pendekatan humanis yang ditekankan Kapolda Maluku sejalan dengan semangat Polri Presisi, di mana pencegahan konflik dilakukan melalui komunikasi, kedekatan sosial, dan deteksi dini. Sinergi lintas satuan yang ditampilkan menjadi gambaran kesiapan aparat dalam menjaga stabilitas kamtibmas secara profesional dan berkelanjutan.Upaya preventif semacam ini diharapkan mampu meredam potensi konflik sejak dini serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Ambon, khususnya di kawasan yang memiliki dinamika sosial tinggi. PNO-12
20 Des 2025, 08:15 WIT
Wakapolda Maluku Terima Kunjungan Reses Anggota DPD RI
Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, menerima kunjungan reses anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Bisri As Shiddiq Latuconsina, S.Sos., M.Si.Reses dalam rangka penyerapan aspirasi terkait dinamika keamanan di wilayah hukum Polda Maluku ini berlangsung di Ruang Tamu Kapolda Maluku, Kamis (18/12/2025).Turut hadir dalam pertemuan itu Irwasda, Kabidkum, Wadir Reskrimum, Kasubdit III Tipikor Dit Reskrimsus, dan Ps. Kasubbid Wabprof Bid Propam Polda Maluku, serta Wakapolresta P. Ambon & PP. Lease, termasuk jajaran Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Maluku.Dalam pertemuan tersebut Wakapolda menyampaikan gambaran umum mengenai stabilitas Kamtibmas di wilayah Maluku. Meski situasi secara umum terkendali, sejumlah daerah masih memiliki potensi kerawanan yang tinggi akibat gesekan horizontal berbasis hubungan antar-kampung, sengketa batas wilayah adat, serta aksi balasan yang bersifat turun-temurun.Ia juga menjelaskan fenomena perkelahian antar remaja yang melibatkan kelompok pemuda di kawasan perkotaan maupun pinggiran Ambon yang terus menjadi perhatian serius jajaran kepolisian. Perkelahian, kata Wakapolda biasanya dipicu persoalan sepele mulai dari saling ejek, konsumsi minuman keras, hingga tantangan melalui media sosial kerap berkembang menjadi keributan massal yang mengganggu ketertiban masyarakat.Terhadap kondisi tersebut, Polri telah meningkatkan pola patroli dialogis, penguatan peran Bhabinkamtibmas, serta koordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat guna meminimalisir potensi konflik yang mengarah pada benturan fisik. "Hal ini juga perlu adanya kolaborasi multi-level antara pemerintah daerah, lembaga adat, serta masyarakat guna menciptakan ruang sosialisasi yang lebih positif bagi generasi muda," ungkapnya.Bisri Latuconsina pada kesempatan itu menyoroti tantangan keamanan yang masih menghantui masyarakat Maluku, khususnya konflik bermotif sosial dan kekerabatan yang bisa muncul sewaktu-waktu. Ia penyampaian aspirasi tersebut, sekaligus menegaskan bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada Polri untuk menciptakan stabilitas yang berkelanjutan.Bisri mendorong peningkatan pendekatan komunitas serta penguatan dialog antarwarga sebagai bagian dari strategi pencegahan konflik jangka panjang, mengingat struktur sosial Maluku yang kaya budaya namun juga sensitif terhadap sentimen historis.Menanggapi hal tersebut, jajaran Polda Maluku menyampaikan sejumlah langkah konkret yang telah dan akan dilakukan. Di antaranya meningkatkan kehadiran polisi di titik rawan konflik dan lokasi yang sering menjadi arena tawuran pemuda; mengoptimalkan Tim Patroli Respon Time pada areal rawan ganguan krimimal; mempercepat penanganan kasus yang berpotensi menimbulkan ketegangan antar komunitas; menggandeng tokoh adat dan pemuda untuk menciptakan ruang komunikasi yang konstruktif."Kami juga berkomitmen dalam menjaga profesionalisme dan transparansi penegakan hukum agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian terus meningkat," tutup Wakapolda. PNO-12
20 Des 2025, 08:11 WIT
Operasi Lilin Salawaku 2025, Kapolda Maluku Turunkan Personel Gabungan Amankan Nataru
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku resmi melaksanakan operasi kepolisian terpusat Lilin 2025. Operasi pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru ini menggunakan sandi Lilin Salawaku 2025.Operasi Lilin Salawaku 2025 resmi berjalan melalui apel gelar pasukan yang dipimpin Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, didampingi Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M, dan Dankodaeral IX/Ambon Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H yang dihelat di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (19/12/2025).Kepada wartawan gubernur Hendrik menyampaikan apel gelar pasukan merupakan kegiatan untuk memastikan tim gabungan dari TNI Polri dan berbagai pihak. "Ini adalah agenda tahunan. Kita tahu bahwa ada peningkatan mobilitas manusia dalam liburan Nataru tahun 2025," ungkapnya.Peningkatan yang terjadi, kata Hendrik secara Nasional mencapai 8,7 juta orang. Dengan peningkatan mobilutas ini tentu berimplikasi. Karena itu tim gabungan untuk operasi Lilin 2025 diperlukan untuk mengantisipasi. "Bukan cuma gangguan Kamtibmas tapi juga mengantisipasi potensi bencana hidroklimatologi seperti banjir, tinggi gelombang, angin dan sebagainya."Karena itu dari berbagai pihak dinas perhubungan dan pihak yang terkait dengan angkutan darat laut maupun udara," katanya.Gubernur berharap semoga liburan Nataru 2025 berjalan lancar, aman dan tertib. "Kita semua berdoa semoga dijauhkan dari musibah dan sebagainya, segala yang tidak kita kehendaki," harapnya. Di tempat yang sama, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menegaskan komitmen bersama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menjelang hingga berakhir perayaan Nataru 2025-2026."Kita akan menurunkan kekuatan gabungan TNI Polri, Pemerintah Daerah dan bahkan didukung oleh organisasi masyarakat," ungkapnya.Untuk menjaga situasi keamanan, Polda Maluku mengerahkan kekuatan gabungan sebanyak 3.421."Jumlah total kita 3521 itu bisa bertambah dengan stand by yang beroperasi di lapangan, kekuatan yang stand by juga kita siagakan," ujarnya.Target pengamanan, lanjut Kapolda yaitu semua pelaksanaan kegiatan masyarakat, baik ibadah, berlibur maupun aktivitas pergerakan itu berjalan dengan lancar, aman dan sukses. "Oleh karena itu akan dibentuk beberapa pos sebagaimana disampaikan Pak Gubernur dalam sambutan dari Pak Kapolri," jelasnya.Sejumlah Pos yang disiapkan, kata Kapolda meliputi Pos Terpadu yang terdiri dari beberapa instansi. Ada juga Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan. "Di tempat kita sendiri, Gereja-gereja, kemudian transportasi di pusat-pusat aktivitas bisnis, pasar dan sebagainya dan juga konsentrasi masyarakat merayakan tahun baru nanti juga akan menjadi perhatian kita semua," ungkapnya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini menginginkan dukungan semua pihak agar pengamanan perayaan Nataru dapat berjalan dengan baik. Kepada seluruh masyarakat, Kapolda juga menghimbau agar tidak melakukan pelanggaran hukum sekecil apapun. "Jadi jangan menjadi pelaku maupun jangan menjadi korban. Oleh karena itu silahkan Setiap kegiatan bisa dikomunikasikan mulai dari tingkat RT RW ada Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah dan secara berjenjang," pintanya.Kapolda juga kembali mengingatkan masyarakat yang hendak meninggalkan rumah untuk mudik agar dapat dilaporkan sehingga pihak kepolisian atau tim gabungan dapat melakukan patroli rutin."Apabila ada yang akan meninggalkan kediaman supaya melapor, nanti rumah-rumah yang ditinggalkan warga bisa kita lakukan penjagaan," pungkasnya.Pelaksanaan Operasi Lilin Salawaku 2025 menjadi penanda kuat keseriusan negara dalam menjamin rasa aman dan kenyamanan masyarakat Maluku selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sinergi yang ditunjukkan antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta unsur pendukung lainnya merefleksikan pendekatan pengamanan yang komprehensif, terukur, dan berorientasi pada pelayanan publik.Peningkatan mobilitas masyarakat pada momentum Nataru tidak hanya menghadirkan potensi gangguan kamtibmas, tetapi juga risiko keselamatan akibat faktor cuaca dan dinamika transportasi antarwilayah kepulauan. Dalam konteks ini, kehadiran kekuatan gabungan sebanyak 3.421 personel yang disiagakan Polda Maluku menjadi langkah strategis yang relevan dan responsif terhadap karakteristik geografis Maluku sebagai wilayah maritim.Komitmen Kapolda Maluku yang menekankan pengamanan humanis, pencegahan dini, serta keterlibatan aktif masyarakat mencerminkan paradigma Polri yang semakin mengedepankan pendekatan kolaboratif. Imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran hukum, melapor saat meninggalkan rumah, serta memanfaatkan jalur komunikasi berjenjang, menunjukkan bahwa keamanan bukan semata tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama.Lebih dari sekadar agenda rutin tahunan, Operasi Lilin Salawaku 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan kepercayaan publik terhadap institusi keamanan. Dengan perencanaan matang, kesiapsiagaan personel, dan dukungan seluruh elemen masyarakat, perayaan Nataru di Maluku diharapkan berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita, sejalan dengan semangat persaudaraan dan kedamaian yang menjadi nilai utama perayaan tersebut. PNO-12
20 Des 2025, 07:58 WIT
Bupati Boven Digoel Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 di Polres Boven Digoel
Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, S.IP, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat
Lilin 2025 di Polres Boven Digoel pada Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini
diarahkan untuk memperkuat pengamanan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.Apel gelar pasukan menjadi bagian dari langkah kesiapsiagaan
aparat dalam menjaga situasi kamtibmas selama masa libur akhir tahun. Melalui
kegiatan ini, unsur pemerintah daerah, TNI Polri, dan pemangku kepentingan
terkait menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan kondisi yang kondusif di
wilayah Boven Digoel.Dalam pelaksanaan apel, sinergi lintas unsur ditekankan
sebagai kunci agar pengamanan berjalan efektif. Pemerintah daerah menyatakan
dukungan penuh terhadap pelaksanaan operasi, sejalan dengan tujuan operasi yang
menitikberatkan pada perlindungan masyarakat selama rangkaian perayaan dan
mobilitas meningkat.“Pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan operasi ini
demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” kata Bupati Roni Omba. Ia
juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk
menjaga keamanan dan ketertiban.Operasi Lilin 2025 diharapkan memastikan kelancaran ibadah
Natal, aktivitas sosial, serta pergerakan warga di berbagai titik layanan
publik. Aparat keamanan juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi
gangguan keamanan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat selama periode
tersebut.Polres Boven Digoel bersama unsur pengamanan lainnya
menyatakan kesiapan dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman. Kesiapan
ini diharapkan berdampak pada situasi yang stabil, sehingga masyarakat dapat
menjalani ibadah dan merayakan pergantian tahun tanpa kekhawatiran.Melalui pelaksanaan Operasi Lilin 2025, pemerintah daerah
menegaskan komitmen untuk hadir dalam memastikan keamanan sebagai fondasi
kenyamanan warga. Koordinasi dan dukungan lintas pihak akan terus dijalankan
agar upaya pengamanan tetap terarah sesuai kebutuhan lapangan.Dengan adanya operasi ini, diharapkan masyarakat Boven
Digoel dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan damai. Pemerintah
dan aparat keamanan akan terus bekerja sama untuk menjaga keamanan dan
ketertiban masyarakat. Penulis: HendrikEditor: GF
19 Des 2025, 22:04 WIT
Pengurus Cabang FPTI Mimika 2025-2029 Dilantik di Timika, Targetkan Pembinaan Atlet Lebih Terukur
Papuanewsonline.com, Mimika - Pengurus
Cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Mimika periode 2025-2029
resmi dilantik pada Jumat (19/12/2025) di Ballroom Hotel Horison Ultima.
Pelantikan ini menegaskan agenda pembinaan atlet lokal sebagai fokus utama agar
Mimika mampu menyiapkan prestasi berjenjang sampai tingkat nasional.Ketua Harian FPTI Provinsi Papua Tengah, Hasri Hamzah,
memimpin langsung prosesi pelantikan. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika Inosensius Yoga Pribadi,
Sekretaris Umum KONI Mimika Simon Kasamol, SH, serta para pimpinan Organisasi
Perangkat Daerah terkait.Sabelina yang terpilih sebagai pengurus baru menyampaikan
rasa syukur sekaligus menekankan tanggung jawab yang melekat pada kepengurusan
periode ini. “Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan
kepada saya dan seluruh pengurus baru. Ini adalah amanah yang besar untuk
membawa kemajuan olahraga panjat tebing di Kabupaten Mimika,” ujarnya.Pelantikan ini dirangkaikan dengan Rapat Kerja Pengurus
Cabang FPTI Mimika dengan tema “Bersinergi Membangun SDM Panjat Tebing Mimika
yang Profesional, Kompetitif, dan Berintegritas.” Rapat kerja tersebut menjadi
ruang konsolidasi untuk menyusun arah program dan memastikan kegiatan
organisasi berjalan lebih terukur.Dalam arahan setelah pelantikan, Hasri Hamzah menegaskan
pentingnya menjadikan pembinaan atlet lokal sebagai prioritas. “Kita harus
fokus pada pembinaan atlet lokal sebagai prioritas utama. Jangan sampai kita
terus bergantung pada atlet dari luar daerah untuk mengharumkan nama Mimika.
Potensi lokal sangat besar dan perlu digali secara maksimal,” tegasnya.Sambutan Bupati Mimika yang dibacakan oleh Yoga Pribadi
menyoroti langkah strategis untuk memperkuat regenerasi atlet. Ia menekankan
pembinaan usia dini melalui program pencarian bakat yang terarah di
sekolah-sekolah, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelatih dan juri agar
pembinaan berjalan konsisten dari hulu ke hilir.Pemerintah Kabupaten Mimika juga menyampaikan dukungan
terhadap ruang pengembangan talenta generasi muda dan kebutuhan fasilitas
latihan. “Pemerintah Kabupaten Mimika akan terus berupaya memberikan wadah
positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya dalam olahraga.
Kami juga berjanji akan mendukung penyediaan sarana dan prasarana yang memadai
agar atlet dapat berlatih dan berlaga dengan optimal,” ungkapnya.Sabelina menegaskan pelantikan ini menjadi titik awal kerja
nyata, bukan sekadar seremoni. Ia menyampaikan komitmen pada tiga fokus utama,
yaitu pembinaan atlet usia dini, peningkatan kapasitas pelatih dan wasit, serta
memastikan kesehatan dan keselamatan atlet melalui kerja sama erat dengan Dinas
Kesehatan Kabupaten Mimika.Ia juga menyampaikan optimisme karena Mimika telah memiliki
fasilitas yang mendukung persiapan prestasi. “Mimika sudah memiliki venue
panjat tebing standar nasional. Dengan dukungan penuh dari semua pihak, mulai
dari pemerintah, KONI, hingga masyarakat, kami sangat optimis dapat melahirkan
atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan
nasional,” pungkasnya, sambil mengajak semua pihak terus berkolaborasi
membangun olahraga panjat tebing di daerah. Penulis: jidEditor: GF
19 Des 2025, 21:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru