Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
122 Warga Binaan Lapas Timika Dapat Remisi Khusus Natal 2025
Papuanewsonline.com, Mimika - Menyambut hari Natal, Lapas
Timika telah menyiapkan 122 warga binaan yang layak untuk mendapatkan remisi.
Proses seleksi ini dilakukan dengan ketelitian untuk memastikan kelayakan
setiap individu yang diusulkan. Mansur menekankan pentingnya pemberian remisi
sebagai sebuah penghargaan atas upaya mereka dalam memperbaiki diri selama masa
pidana.Remisi ini mencakup berbagai kategori tindak pidana, antara
lain penyalahgunaan narkotika, perlindungan perempuan dan anak (PPA), serta
kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Rincian penerima remisi mencakup 20 orang
karena penyalahgunaan narkotika, 48 orang terkait PPA, serta beberapa kategori
lainnya seperti kekerasan seksual, penganiayaan, dan pencurian.Salah satu kriteria utama untuk mendapatkan remisi ini
adalah warga binaan harus telah menjalani masa pidana minimal enam bulan.
Selain itu, mereka harus memiliki perilaku baik tanpa catatan pelanggaran
disiplin selama enam bulan terakhir dan aktif mengikuti program pembinaan yang
diselenggarakan di lapas.Mansur menegaskan bahwa kriteria ini diterapkan untuk
memastikan bahwa remisi bukan hanya sekadar pengurangan masa hukuman, tetapi
juga sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang serius berkomitmen untuk
berubah. Hal ini diharapkan dapat memberikan makna yang positif bagi proses
rehabilitasi mereka.Dengan pemberian remisi ini, Mansur berharap dapat
memotivasi warga binaan untuk terus menjaga perilaku baik dan terlibat aktif
dalam proses pembinaan. “Semoga dengan ini, mereka dapat kembali ke masyarakat
dengan kondisi yang lebih baik dan siap membangun kehidupan baru yang positif,”
ungkapnya menutup pernyataan.Pemberian remisi khusus ini bertujuan untuk memberi
kesempatan kedua kepada warga binaan agar dapat kembali menata hidup dengan
lebih baik. Diharapkan, hal ini akan berkontribusi bagi masyarakat di sekitar
mereka, dengan menegaskan pentingnya rehabilitasi yang berkesinambungan.Acara remisi ini diharapkan membawa angin segar bagi semua
warga binaan yang telah berusaha untuk berubah ke arah yang lebih baik, dengan
harapan bahwa mereka dapat kembali berfungsi secara produktif di dalam
masyarakat. Penulis: JidEditor: GF
19 Des 2025, 00:05 WIT
Menghargai Dedikasi: Kepala Kampung Nawaripi Berikan Apresiasi untuk Pelayan Masyarakat
Papuanewsonline.com, Mimika - Acara penghargaan yang
berlangsung di Kampung Nawaripi tersebut, menandai bentuk penghormatan dan
pengakuan terhadap kerja keras petugas pemerintah yang sering kali bekerja
dalam situasi yang menantang. Norman mengungkapkan bahwa pelayanan yang baik
dari tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Nawaripi
sangat krusial untuk kesejahteraan masyarakat."Dalam situasi Kamtibmas yang sering fluctuasi,
terutama di tengah tantangan konsumsi miras lokal oleh anak muda, para tenaga
medis selalu menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan pelayanan yang
prima," ungkap Norman.Kepala Kampung tersebut juga mengapresiasi kerja keras para
guru di SD INPRES Nawaripi, yang telah memberikan pendidikan yang layak
meskipun menghadapi kondisi yang tidak selalu mendukung. "Kerja yang
dilakukan oleh para pendidik ini adalah bentuk pengabdian yang luar
biasa," katanya, menekankan pentingnya pendidikan dalam mengembangkan
potensi generasi muda.Pemerintah Kampung Nawaripi sangat menghargai sikap sabar
dan dedikasi para tenaga medis serta guru. Norman secara khusus mengucapkan
terima kasih kepada berbagai institusi pendidikan, termasuk SMK Harapan
Nawaripi, YPNU Nawaripi, SMAN I, SMAN 7, Sekolah Kalam Kudus, PAUD, dan TK
Merah Putih serta TK Katolik. "Mereka telah berperan besar dalam mendidik
anak-anak Nawaripi yang merupakan bagian dari generasi muda bangsa
Indonesia," tambahnya.Selain mengapresiasi tenaga pendidikan dan kesehatan, Norman
juga memberikan penghargaan khusus kepada aparat keamanan. Ia mengungkapkan
rasa terima kasih kepada Babinter TNI AU, Babinsa TNI AD, dan Babinkamtibmas
yang terus memantau dan menciptakan situasi aman di Nawaripi. "Peran
mereka sangat penting dalam menjaga ketertiban dan stabilitas di kampung
kami," jelas Norman.Pentingnya kerjasama antar berbagai pihak diungkapkan dalam
penutup sambutannya. Norman berharap semua elemen masyarakat dapat terus
bersinergi untuk membangun Kampung Nawaripi yang lebih baik di masa depan.Dengan acara ini, diharapkan rasa kebersamaan dan
solidaritas para petugas serta masyarakat dapat terus terjalin, sehingga upaya
membangun lingkungan yang lebih kondusif bagi semua dapat terwujud.Penulis: JidEditor: GF
19 Des 2025, 00:02 WIT
LAN Mimika Menyelenggarakan FGD untuk Mewujudkan Mimika Bersih Narkoba
Papuanewsonline.com, Mimika - Acara ini resmi dibuka oleh
Staf Ahli Bupati Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, yang memberikan sambutan
hangat agar semua pihak mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi bahwa masalah narkoba adalah isu serius
yang memerlukan perhatian yang holistik.Yoga mengungkapkan, "Narkoba bukan sekadar persoalan
hukum, melainkan bahaya serius bagi generasi muda. Tanpa generasi yang sehat,
semua upaya pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Mimika akan menjadi
sia-sia." Ia menekankan bahwa kerja sama lintas sektor sangat penting
untuk menangani permasalahan ini secara efektif.Lebih lanjut, Yoga berharap FGD ini tidak hanya menjadi
ajang diskusi, tetapi juga dapat melahirkan rekomendasi strategis dan langkah
konkret untuk diterapkan di lapangan. "Pemberantasan narkoba tidak bisa
hanya bergantung pada aparat kepolisian atau BNN, tetapi harus melibatkan
sinergi semua pihak, termasuk peran aktif LAN dan masyarakat," jelasnya.Dalam acara tersebut, peserta diajak untuk memetakan
titik-titik rawan peredaran narkoba, menyusun program edukasi yang menjangkau
baik kampung maupun sekolah, serta memperkuat kolaborasi antara semua pihak
agar program kerja yang direncanakan untuk tahun 2025 dapat tepat sasaran. Hal
ini diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pemberantasan narkoba di wilayah
Mimika.Ketua LAN Mimika, Mawar Soplanit, juga menyoroti peran
penting masyarakat dalam memerangi narkoba. Dia menegaskan komitmen organisasi
untuk berperan aktif dalam mengedukasi generasi muda tentang bahaya narkoba.
“Kami akan terus mendukung pemerintah dalam upaya pemberantasan narkoba. Mari
kita bergandengan tangan, karena ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah,
melainkan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.Mawar mengajak seluruh warga Mimika untuk ikut serta dalam
pencegahan dengan melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan
narkoba. “Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan. Ini akan
sangat membantu dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di daerah
kita,” tambahnya dengan semangat.Dengan diadakannya FGD ini, diharapkan akan tercipta suasana
kolaboratif yang berkelanjutan antara pemerintah, aparat penegak hukum,
masyarakat, serta organisasi seperti LAN. Tujuannya adalah untuk sama-sama
menjaga generasi muda dan menciptakan lingkungan yang bersih dari
penyalahgunaan narkoba.Suasana FGD ini terlihat begitu dinamis, dengan partisipasi
aktif dari berbagai pemangku kepentingan. Diskusi yang hangat dan saling
bertukar pikiran menegaskan komitmen semua pihak untuk menjaga Mimika dari
ancaman narkoba, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah yang lebih baik. Penulis: Jid
Editor: GF
18 Des 2025, 23:57 WIT
Untuk Kelancaran Pembangunan: Pangdam XIII/Merdeka dan Pangkoops HABEMA Sinergi di Timika
Papuanewsonline.com, Timika — Panglima Komando Daerah
Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, melaksanakan kunjungan
kerja ke Papua dan menggelar audiensi bersama Panglima Komando Operasi
(Pangkoops) HABEMA, Mayjen TNI Lucky Avianto, di Timika, Kamis (18/12/2025).
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda strategis TNI dalam memperkuat
koordinasi pengamanan wilayah Papua.Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Operasi (Asops)
Kasdam XIII/Merdeka, Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan. Kehadiran para
pimpinan ini mencerminkan keseriusan TNI dalam membangun komunikasi langsung
lintas satuan guna menyikapi dinamika keamanan yang berkembang di wilayah
Papua.Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Dialog tatap muka dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi untuk mempererat
hubungan kerja sekaligus memperkuat solidaritas antarjajaran pimpinan TNI dalam
menjalankan tugas negara.Dalam audiensi tersebut, kedua pimpinan membahas berbagai
isu strategis terkait stabilitas keamanan dan situasi terkini di Papua.
Penyamaan persepsi menjadi fokus utama guna memastikan setiap langkah
operasional berjalan searah dan saling mendukung.Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan
komitmen Kodam XIII/Merdeka dalam mendukung penuh pelaksanaan tugas Koops
HABEMA. Dukungan tersebut diarahkan untuk menjaga keamanan, menciptakan rasa
aman di tengah masyarakat, serta mendukung program pembangunan yang dijalankan
pemerintah pusat dan daerah.Ia juga menekankan bahwa stabilitas keamanan merupakan
fondasi utama bagi kelancaran pembangunan dan pencapaian visi Indonesia Emas
2045, khususnya di wilayah Papua yang memiliki tantangan geografis dan sosial
tersendiri.Sementara itu, Pangkoops HABEMA Mayjen TNI Lucky Avianto
menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pangdam XIII/Merdeka beserta jajaran.
Menurutnya, sinergitas, komunikasi yang intensif, serta koordinasi
berkelanjutan antar satuan TNI menjadi kunci utama dalam menjaga situasi
keamanan tetap kondusif.Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat soliditas TNI
dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah Papua, sekaligus memberikan
kontribusi nyata bagi terciptanya stabilitas, rasa aman masyarakat, dan
keberlanjutan pembangunan di daerah tersebut.Penulis: JidEditor: GF
18 Des 2025, 23:52 WIT
TPNPB Desak Evakuasi Pengungsi Sipil, Klaim Pendoropan Pasukan dan Logistik Perang di Yahukimo
Papuanewsonline.com, Yahukimo — Tentara Pembebasan Nasional
Papua Barat (TPNPB) melaporkan adanya pendoropan pasukan dan logistik perang
oleh aparat militer Indonesia di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Aktivitas tersebut disebut berlangsung di Bandar Udara Nop Goliath Dekai pada
Kamis (18/12/2025).Menurut laporan Pusat Informasi dan Strategis (PIS) TPNPB,
satu unit pesawat Hercules milik militer Indonesia mendarat dan menurunkan
ratusan personel bersenjata beserta perlengkapan tempur. Pendoropan itu juga
disertai dengan distribusi logistik perang ke sejumlah pos dan markas militer
di wilayah Yahukimo.TPNPB mengklaim sebanyak 200 aparat militer Indonesia
diturunkan bersama logistik perang, termasuk dua unit kendaraan taktis anti
peluru. Seluruh kekuatan tersebut disebut telah disebar ke berbagai markas
militer Indonesia di wilayah Yahukimo, yang dinilai sebagai bagian dari
persiapan peningkatan operasi militer.Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menilai situasi ini
berpotensi memperburuk kondisi keamanan dan keselamatan warga sipil, khususnya
masyarakat yang saat ini mengungsi di hutan-hutan akibat konflik bersenjata
yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Papua.“Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengimbau kepada
lembaga-lembaga kemanusiaan secara global agar segera mengevakuasi seluruh
korban sipil yang terkena dampak konflik bersenjata di Yahukimo, Nduga, Intan
Jaya, Maybrat, Pegunungan Bintang dan daerah zona merah lainya yang sedang
mengungsi di hutan-hutan,” kata Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM, dalam siaran
persnya.Selain imbauan kepada lembaga kemanusiaan internasional,
TPNPB juga menyampaikan peringatan kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri
Pertahanan Republik Indonesia, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Pangdam
XVII/Cenderawasih untuk menghentikan operasi militer dan penembakan terhadap
warga sipil di Yahukimo.Penulis: HendrikEditor: GF
18 Des 2025, 22:37 WIT
Gugatan Internal HMI Menguat, Koordinator BPL Wilayah Papua Dituding Langgar Prosedur Perkaderan
Papuanewsonline.com, Mimika — Polemik internal di tubuh
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kembali mencuat menyusul diajukannya gugatan
terhadap Koordinator Badan Pengelola Latihan (BPL) Wilayah Papua. Gugatan
tersebut dilayangkan oleh M. Alif Anugerah, Ketua Bidang Perguruan Tinggi dan
Kepemudaan (PTKP) HMI Cabang Mimika, pada Kamis (18/12/2025).Gugatan itu ditujukan kepada Hadi Sabuku selaku Koordinator
BPL Wilayah Papua yang diduga meloloskan sejumlah kader peserta Latihan Kader
(LK) III tanpa mengantongi surat rekomendasi resmi dari Badan Koordinasi
(Badko), sebagaimana diatur dalam mekanisme perkaderan HMI.Tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan aturan dan
prosedur organisasi yang berlaku, serta mencerminkan ketidakprofesionalan dan
ketidakadilan dalam pelaksanaan tugas Koordinator BPL Wilayah Papua. Gugatan
ini disebut sebagai bentuk koreksi internal demi menjaga marwah dan konsistensi
sistem perkaderan HMI.Dalam dokumen gugatannya, M. Alif Anugerah meminta Pengurus
BPL Pengurus Besar (PB) HMI untuk segera mengambil langkah tegas, termasuk
pencopotan Hadi Sabuku dari jabatannya sebagai Koordinator BPL Wilayah Papua.
Selain itu, ia juga menuntut adanya penjelasan terbuka dan pertanggungjawaban
atas keputusan yang dinilai bermasalah tersebut.“Tuduhan ini sangat serius dan harus ditindaklanjuti dengan
segera,” kata M. Alif Anugerah. “Kami berharap agar kasus ini dapat
diselesaikan dengan adil dan transparan, serta menjadi pelajaran bagi semua
pihak untuk menjalankan tugas dengan profesional dan bertanggung jawab.”Gugatan tersebut juga menegaskan pentingnya menjaga
integritas dan kredibilitas HMI sebagai organisasi kader yang memiliki peran
strategis dalam mencetak calon pemimpin bangsa. Setiap proses perkaderan
dinilai harus berjalan sesuai aturan agar tidak menimbulkan preseden buruk di
kemudian hari.Menurut M. Alif Anugerah, pembiaran terhadap dugaan
pelanggaran prosedur akan berdampak langsung pada kualitas kader dan legitimasi
jenjang perkaderan, khususnya LK III yang merupakan level strategis dalam
struktur HMI.Adapun tuduhan yang diajukan dalam gugatan tersebut meliputi
pelolosan peserta LK III tanpa rekomendasi Badko, pelanggaran terhadap aturan
dan prosedur organisasi, serta ketidakprofesionalan dan ketidakadilan dalam
menjalankan tugas sebagai Koordinator BPL Wilayah Papua.Penulis: HendrikEditor: GF
18 Des 2025, 22:28 WIT
Komitmen Bantu Masyarakat, Brimob Polda Aceh Bangun MCK Umum di Kuala Simpang
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Personel Satuan Tugas (Satgas) Aman Nusa II Polda Aceh kembali menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Pada Rabu (17/12/2025), Satgas Aman Nusa II Aceh Tamiang melaksanakan pembangunan dan penyaluran fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) umum di bawah Jembatan Kuala Simpang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut melibatkan 5 personel Satbrimob Polda Aceh dan 20 personel PAS Brimob 1. Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh IPDA Heri Yulizar, S.H., selaku perwira pengendali di lapangan.IPDA Heri Yulizar menyampaikan bahwa pembangunan MCK umum ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan sanitasi yang layak.“Pembangunan MCK umum ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian Brimob terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan membantu meningkatkan kualitas hidup warga di sekitar Kuala Simpang,” ujar IPDA Heri Yulizar.Ia menambahkan, kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks pengamanan, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan dan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, serta kondusif. Kehadiran personel Brimob disambut positif oleh masyarakat setempat, yang merasakan langsung manfaat dari pembangunan fasilitas MCK umum tersebut.Melalui kegiatan ini, Satgas Aman Nusa II Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polri yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan. PNO-12
18 Des 2025, 20:33 WIT
Sebanyak 627 Tandon Air Bersih Disalurkan Polri Untuk Warga Terdampak Bencana
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyalurkan total 627 unit tandon air bersih sebagai bagian dari upaya penanganan bencana alam di wilayah Sumatera, termasuk bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Bantuan ini menjadi langkah konkret Polri dalam memastikan ketersediaan air bersih pascabencana, sekaligus mendukung pemulihan kehidupan masyarakat.Di Aceh Tamiang, tandon air dipasang di Gang Sayur, Dusun Subur, Desa Durian, Kecamatan Rantau, untuk menampung air bersih dari sumur bor yang dibangun oleh Brimob. Fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar warga yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses air bersih akibat banjir.Komandan Pasukan (Danpas) Brimob I, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., menegaskan bahwa penyediaan tandon air merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu masyarakat pascabencana. “Setelah banjir, kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama masyarakat. Dengan adanya tandon air ini, kami berharap distribusi air bersih dapat lebih merata dan dimanfaatkan oleh warga dalam jangka panjang,” ujarnya saat meninjau langsung kegiatan di lapangan.Secara keseluruhan, dari total 627 unit tandon air yang disalurkan Polri di Sumatera, sebanyak 140 unit didistribusikan ke Sumatera Utara, 100 unit ke Sumatera Barat, dan 387 unit ke Provinsi Aceh. Di Aceh, bantuan tersebut disalurkan melalui Polda Aceh dan jajaran Polres, termasuk Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Pidie Jaya.Pemasangan tandon air di Aceh Tamiang dilakukan secara gotong royong oleh personel Brimob bersama masyarakat setempat. Sinergi ini tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperkuat kehadiran Polri sebagai mitra masyarakat dalam situasi bencana.Salah seorang warga Desa Durian menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. “Sejak banjir, kami kesulitan mendapatkan air bersih. Kehadiran tandon air dari Brimob sangat membantu kebutuhan kami sehari-hari,” tuturnya.Melalui penyaluran ratusan tandon air bersih ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap fase penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan, demi memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal. PNO-12
18 Des 2025, 20:22 WIT
Melalui Latihan Pra Ops Lilin Salawaku 2025, Polda Maluku Optimalkan Kesiapan Pengamanan Nataru
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mulai mematangkan kesiapan personel dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui pelaksanaan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Lilin Salawaku 2025. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Maluku, Kombes Pol. Ronald Reflie Rumondor, S.I.K., M.Si., dan berlangsung di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Tantui, Ambon, Kamis (18/12/2025).Selain diikuti oleh seluruh personil yang terlibat dalam Operasi Lilin Salawaku 2025, Latihan Pra Operasi ini juga diikuti oleh jajaran pejabat utama Polda Maluku, di antaranya Dir Samapta Polda Maluku, Dir Tahti Polda Maluku, Wadir Lantas, Wadir Reskrimum, Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, para pejabat utama (PJU) dan Kapolsek jajaran Polresta Ambon, serta Turut hadir pula narasumber eksternal, Chenly S.V. Lumingkewas, S.T., M.A.P.Dalam arahannya, Karo Ops Polda Maluku menegaskan bahwa Operasi Lilin Salawaku 2025 merupakan operasi kemanusiaan yang menitikberatkan pada aspek perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.“Nama ‘Salawaku’ sebagai perisai tradisional Maluku mengandung makna filosofis bahwa kehadiran Polri harus menjadi pelindung, memberikan rasa aman, serta menjaga toleransi di wilayah Provinsi Maluku,” ujar Kombes Pol. Ronald Reflie Rumondor membacakan sambutannya.Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Lat Pra Ops merupakan tahapan strategis untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menguji pola tindak personel di lapangan. Seluruh personel diminta memahami karakteristik wilayah dan potensi kerawanan, mulai dari gangguan kamtibmas, kemacetan lalu lintas, hingga risiko kecelakaan selama periode Natal dan Tahun Baru.“Kedepankan pendekatan humanis dan pelayanan prima, khususnya di tempat ibadah dan pusat aktivitas masyarakat. Perkuat sinergitas dengan TNI, instansi terkait, tokoh agama, dan tokoh adat agar soliditas di lapangan tetap terjaga,” tegasnya.Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari para narasumber yang meliputi strategi teknis pengamanan, manajemen konflik sosial, serta optimalisasi sistem pelaporan berbasis teknologi informasi. Materi tersebut bertujuan mendukung proses pengambilan keputusan pimpinan agar berlangsung cepat, tepat, dan akurat di lapangan.Untuk pelaksanaan Lat Pra Ops Lilin Salawaku tahun 2025 ini mengusung tema: “Melalui Latihan Pra Operasi Lilin Salawaku 2025, Personel Polri Siap Mengoptimalkan Kemampuan Presisi untuk Mengamankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.”Menutup arahannya, Karo Ops Polda Maluku berpesan agar seluruh peserta mengikuti latihan dengan penuh kesungguhan dan disiplin tinggi.“Keberhasilan Operasi Lilin Salawaku 2025 ditentukan oleh kesiapan kita hari ini. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab demi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.Pelaksanaan Lat Pra Ops Lilin Salawaku 2025 mencerminkan keseriusan Polda Maluku dalam memastikan stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru. Dengan menempatkan operasi ini sebagai operasi kemanusiaan, Polri menunjukkan pendekatan yang tidak semata represif, tetapi berorientasi pada pelayanan, perlindungan, dan penguatan nilai toleransi di wilayah Maluku yang majemuk.Penguatan sinergitas lintas sektor serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci penting dalam menghadapi dinamika kerawanan Nataru. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Polda Maluku dalam mengimplementasikan Polri Presisi secara nyata, responsif, dan berkeadilan di tengah masyarakat. PNO-12
18 Des 2025, 20:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru