logo-website
Sabtu, 07 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kapolri Pimpin Penutupan Pendidikan Sespim Polri Tahun Ajaran 2025 Papuanewsonline.com, Lembang - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menghadiri sekaligus memimpin upacara penutupan Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, Sekolah Pembentukan Perwira Kepolisian (SPPK) Angkatan ke-2, serta Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 09.00 WIB, bertempat di Gedung Utaryo Suryawinata Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat.Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi oleh Kalemdiklat Polri, AS SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, serta Kadivhumas Polri. Kehadiran para pejabat utama Polri ini menegaskan komitmen pimpinan dalam memastikan kualitas dan integritas proses pendidikan pengembangan sumber daya manusia Polri.Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 114 peserta didik yang terdiri dari 78 personel Polri, 29 personel TNI (TNI AD 17 orang, TNI AL 8 orang, dan TNI AU 4 orang), serta 7 peserta tamu dari kementerian dan lembaga, yakni Kejaksaan Agung, Kemenimipas, Kemenkum, dan BSSN. Pelaksanaan pendidikan dilaksanakan secara hybrid, dengan gelombang pertama diikuti secara virtual dan gelombang kedua secara langsung.Sementara itu, Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 380 peserta didik, yang terdiri dari 317 peserta Program Reguler Polri, 33 peserta Program Matrikulasi Polri, 30 peserta dari TNI (TNI AD 14 orang, TNI AL 8 orang, dan TNI AU 6 orang), serta 2 peserta mancanegara dari Timor Leste dan Fiji. Pendidikan ini juga dilaksanakan secara kombinasi virtual dan tatap muka.Adapun Pendidikan SPPK Angkatan ke-2 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 63 peserta didik, sedangkan Pendidikan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 104 peserta didik.Upacara penutupan turut dihadiri oleh sejumlah undangan VIP dari unsur TNI, kementerian dan lembaga, serta Forkopimda Provinsi Jawa Barat. Hadir di antaranya perwakilan Panglima TNI yang diwakili Dansesko TNI, perwakilan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, para perwakilan Kepala Staf Angkatan, perwakilan Dansesko tiap angkatan, serta Forkopimda Jawa Barat yang terdiri dari Kapolda Jawa Barat, perwakilan Pangdam III/Siliwangi, perwakilan Gubernur Jawa Barat, dan perwakilan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.Dalam upacara tersebut, Kapolri selaku Inspektur Upacara secara resmi menyatakan penutupan seluruh rangkaian pendidikan melalui pernyataan:“Dengan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Rabu tanggal 17 Desember 2025, pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, SPPK Angkatan ke-2, dan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025, dengan resmi saya nyatakan ditutup.”Penutupan pendidikan ini menandai selesainya proses pembentukan dan penguatan kapasitas kepemimpinan bagi para perwira Polri, TNI, serta peserta dari kementerian dan lembaga, sebagai bekal strategis dalam menjawab tantangan tugas ke depan serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional. PNO-12 17 Des 2025, 19:42 WIT
Papua Jadi Prioritas: Presiden Prabowo Minta Tanam Sawit untuk Swasembada Energi dan Pangan Papuanewsonline.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah menjadikan Papua sebagai wilayah prioritas dalam agenda swasembada energi dan pangan nasional. Penekanan tersebut disampaikan dalam rapat percepatan pembangunan Papua yang digelar di Istana Negara, Selasa (16/12/2025), bersama para kepala daerah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.Dalam arahannya, Presiden mendorong pengembangan perkebunan kelapa sawit di Papua sebagai sumber energi berbasis bahan bakar nabati. Selain sawit, komoditas tebu dan singkong juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku etanol guna memperkuat ketahanan energi nasional.Presiden Prabowo menegaskan bahwa strategi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi Papua, melainkan juga menjadi bagian dari agenda besar nasional agar seluruh wilayah Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dan energi dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Kemandirian produksi dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas nasional.Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan hingga ke tingkat daerah. Menurut Presiden, upaya menjaga keamanan pangan tidak cukup hanya dilakukan secara nasional, tetapi juga harus diwujudkan di tingkat provinsi hingga kabupaten agar distribusi dan ketahanan pangan lebih merata dan berkelanjutan.Selain itu, Presiden menyoroti pentingnya pengamanan aset negara agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Pemerintah, menurutnya, terus melakukan evaluasi terhadap regulasi yang ada dan mengambil langkah strategis agar kekayaan negara tidak bocor dan benar-benar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Pengembangan perkebunan dan energi terbarukan tersebut juga dilatarbelakangi oleh tingginya anggaran impor bahan bakar minyak yang selama ini membebani keuangan negara. Presiden menilai pemanfaatan potensi lahan di Papua dan daerah lain dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menekan ketergantungan impor.Dalam paparannya, Presiden Prabowo menyebutkan bahwa penghematan anggaran dari pengurangan impor energi dapat mencapai ratusan triliun rupiah per tahun, terutama jika pengembangan sawit, singkong, dan tebu didukung oleh sumber energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga air.Ia menggambarkan besarnya manfaat ekonomi yang dapat dirasakan daerah apabila target tersebut tercapai, termasuk peluang pemerataan pembangunan hingga ke tingkat kabupaten, yang pada akhirnya akan memperkuat fondasi ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.Presiden berharap kebijakan ini dapat menjadi titik balik bagi kemandirian ekonomi Indonesia sekaligus membawa perubahan signifikan bagi Papua sebagai bagian penting dari masa depan pembangunan nasional.Penulis: JidEditor: GF 17 Des 2025, 17:59 WIT
Aksi Sosial Melalui Video: Disparbudpora Mimika Apresiasi Kreativitas Pemuda Mimika Papuanewsonline.com, Timika – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika menggelar Lomba Pembuatan Video Aksi Sosial untuk kategori pemuda dengan tema “Pemuda Bergerak: Bersih Lingkungan Sehatkan Generasi”.Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Jalan Hasanuddin pada Rabu (17/12/2025) dihadiri oleh peserta serta dewan juri dari Tim Perusahaan Film Negara, Plt. Kepala Dinas PUPR, Inosensius Yoga Pribadi mewakili Bupati mimika, dan Kepala Bidang Kepemudaan David Kangopme, S.S.Lomba ini bertujuan untuk mengasah kreativitas pemuda dalam menyampaikan pesan sosial melalui media video, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap isu lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sebelum memasuki tahap penilaian, acara dibuka dengan workshop singkat yang diberikan oleh Ibnu Hasan dari Tim Perusahaan Film Negara. “Kita perlu memahami teknik pembuatan video yang baik agar pesan yang ingin disampaikan bisa sampai dengan efektif kepada khalayak luas,” ujar Ibnu dalam materinya.Dalam sambutannya, Yoga Pribadi yang mewakili Bupati Mimika mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. “Saya ucapkan terima kasih kepada Disparbudpora untuk acara yang positif dan inspiratif ini. Ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembelajaran penting yang berperan besar dalam membentuk karakter generasi muda Mimika menjadi sosok yang kreatif, peduli lingkungan, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah,” katanya. Sementara itu, David Kangopme memberikan semangat kepada para peserta: “Jangan pernah menyerah atau patah semangat. Setiap orang memiliki potensi diri yang bisa digali. Pilihan kita hari ini akan menentukan apakah kita akan berkembang menjadi pemuda profesional yang bermanfaat atau terjebak dalam kehancuran,” tegasnya.Acara dilanjutkan dengan pemukulan tifa sebagai simbol kebersamaan dan penghormatan terhadap budaya lokal, sebelum pengumuman pemenang. Juara I diraih oleh Gabriella C. Bowaire, Juara II Vinsensius D. V. Sudianto, dan Juara III Merry Jayanti I. Wakerkwa. Selain itu, ada juga kategori juara harapan yang diperoleh Gracia Jovanya Matondang, Natalie Kosay, dan Marico Yakobus. Para pemenang menerima penghargaan sebagai apresiasi atas karya mereka. Disparbudpora Mimika berharap lomba ini akan tetap berlanjut dan menjadi wadah pengembangan potensi pemuda di bidang kreatif dan aksi sosial. Penulis: Abim Editor: GF 17 Des 2025, 17:57 WIT
Dinas Perikanan Mimika Luncurkan “Si Cantik Mimika”, Dorong Digitalisasi Layanan budidaya Ikan Papuanewsonline.com, Timika — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perikanan resmi meluncurkan website layanan digital bertajuk “Si Cantik Mimika”, Rabu (17/12/2025). Peluncuran yang berlangsung di Hotel Front One, Jalan Hasanuddin, Timika, ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat digitalisasi layanan perikanan, khususnya dalam penerbitan Tanda Daftar Bagi Pembudidaya Ikan (TDPIK).Peluncuran website tersebut dilakukan oleh Inosensius Yoga Pribadi yang mewakili Bupati Mimika. Platform ini dirancang untuk memastikan penetapan persyaratan dan prosedur penerbitan TDPIK berjalan secara jelas, terukur, dan mudah diakses oleh para pembudidaya ikan di Kabupaten Mimika.Dalam sambutannya, Yoga menegaskan bahwa kehadiran “Si Cantik Mimika” merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan reformasi birokrasi serta mendorong penerapan digitalisasi layanan publik di sektor perikanan. Inovasi ini diarahkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.Ia menjelaskan bahwa pengembangan platform digital tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati Mimika dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya pembudidaya ikan sebagai pelaku utama sektor perikanan daerah.Website “Si Cantik Mimika” dikembangkan sebagai sistem terintegrasi yang mencakup pendataan, pencatatan, hingga dukungan pemasaran secara daring. Sistem ini dirancang agar dapat diakses dengan mudah oleh pemerintah daerah, pembudidaya ikan, maupun masyarakat umum, sehingga seluruh proses berjalan lebih terbuka dan terkontrol.Melalui platform ini, pemerintah daerah juga berharap dapat meningkatkan kualitas tata kelola sektor perikanan, memperkuat akuntabilitas kinerja, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan perikanan yang berbasis data akurat dan terkini.Yoga menegaskan bahwa “Si Cantik Mimika” bukan sekadar aplikasi layanan, melainkan representasi komitmen pemerintah daerah dalam membangun Mimika melalui inovasi, integritas, dan efisiensi pelayanan publik. Kehadiran platform ini diharapkan mampu memangkas proses administratif yang selama ini dinilai berbelit.Pasca peluncuran, website tersebut akan terus dikembangkan dan disosialisasikan secara luas kepada seluruh pembudidaya ikan di Kabupaten Mimika agar pemanfaatannya optimal dan berkelanjutan.Dengan sistem pendataan yang lebih tertib dan valid, pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan pembinaan, perencanaan program, perluasan akses pasar digital, serta pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi pengembangan sektor perikanan Mimika.Penulis: JidanEditor: GF 17 Des 2025, 17:53 WIT
Presiden Prabowo Terima Laporan KEPP OKP, Paparkan Peta Jalan Pembangunan Papua Papuanewsonline.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menerima laporan resmi dari Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP OKP), Velix Wanggai, di Istana Negara, Selasa (16/12/2025). Pertemuan tersebut membahas arah kerja kelembagaan, agenda strategis, serta peta jalan percepatan pembangunan Papua secara terstruktur dan berkelanjutan.Dalam laporannya, Velix menekankan pentingnya kolaborasi intensif antara pemerintah pusat, KEPP OKP, dan seluruh kepala daerah di Tanah Papua. Koordinasi tersebut disebut telah dibangun secara konsisten melalui komunikasi formal maupun informal untuk memastikan kebijakan pembangunan berjalan selaras dan responsif terhadap kebutuhan daerah.Ia juga menegaskan bahwa Papua tidak dapat terus dilihat semata dari sudut pandang ketertinggalan. Papua diposisikan sebagai wilayah strategis yang memiliki peran penting dalam masa depan ekonomi nasional, ketahanan energi, ketahanan pangan, serta posisi Indonesia di kawasan Pasifik dalam konteks geopolitik dan geoekonomi.KEPP OKP memaparkan sejumlah agenda prioritas yang menjadi fokus kerja ke depan. Agenda pertama adalah penguatan program quick wins yang berakar pada budaya dan karakter lokal melalui konsep “asta cita rasa Papua”, yang dirancang untuk mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal.Salah satu program konkret yang disiapkan adalah pembangunan 2.572 Sekolah Penggerak Pertanian Gizi (SPPG). Program ini dirancang melibatkan peran gereja sebagai simpul sosial, dengan tujuan memperkuat ekonomi jemaat, kampung, serta mendorong sirkulasi ekonomi lokal yang berkelanjutan.Agenda berikutnya diarahkan pada penguatan perlindungan sosial yang berpihak kepada orang asli Papua. Program ini mencakup bantuan langsung tunai, perluasan cakupan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan secara universal, serta penguatan jaminan sosial sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat.Selain aspek sosial, KEPP OKP juga mendorong penguatan ekonomi lokal melalui penetapan satu produk unggulan di setiap kabupaten dan kota. Upaya ini dipadukan dengan pembentukan kawasan ekonomi strategis baru di Biak, Pegunungan Bintang, Merauke, dan Kaimana, guna membuka ruang investasi dan pertumbuhan ekonomi kawasan.Velix turut memaparkan peta jalan pembangunan lima tahun yang disusun secara bertahap. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diposisikan sebagai fondasi awal, diikuti penguatan investasi lokal pada 2027, penyempurnaan sistem perlindungan sosial pada 2028, serta konsolidasi kebijakan menjelang tahun politik 2029.Paparan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan percepatan pembangunan Papua berjalan terarah, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, dengan menjadikan Otonomi Khusus sebagai instrumen strategis pembangunan jangka panjang.Penulis: Jidan Editor: GF   17 Des 2025, 17:51 WIT
Aksi Solidaritas Peduli Jila di DPRK Mimika Desak Penarikan Militer dan Pencabutan Zona Merah Papuanewsonline.com, Timika — Solidaritas Peduli Jila (SPJ) menggelar unjuk rasa di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Rabu (17/12/2025). Aksi ini diikuti ribuan warga yang menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap kondisi keamanan di Distrik Jila yang dinilai telah memaksa banyak masyarakat meninggalkan kampung halaman dan hidup dalam pengungsian.Dalam aksi tersebut, massa mendesak pemerintah untuk segera menarik pasukan militer non-organik dari wilayah Distrik Jila. Kehadiran aparat bersenjata disebut telah menciptakan ketakutan berkepanjangan di tengah warga, sehingga aktivitas sosial dan kehidupan sehari-hari masyarakat tidak dapat berjalan normal.Selain penarikan pasukan, SPJ juga meminta DPRK Mimika segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna menangani persoalan kemanusiaan yang terjadi di Distrik Jila. Pembentukan pansus dinilai penting untuk memastikan penanganan yang komprehensif dan berpihak pada keselamatan serta hak-hak warga sipil.Koordinator aksi, Melianus Alom, dalam orasinya menegaskan bahwa masyarakat Jila bukanlah musuh negara maupun teroris. Ia menyampaikan harapan agar negara hadir dengan pendekatan yang melindungi warga, terutama menjelang perayaan Natal yang seharusnya diisi dengan suasana damai dan aman.Menurutnya, kondisi keamanan saat ini telah menimbulkan trauma mendalam bagi masyarakat. Keberadaan pasukan bersenjata dan suara senjata disebut terus menghantui warga, sehingga rasa aman semakin terkikis, khususnya bagi perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya.Menanggapi aspirasi tersebut, anggota DPRK Mimika dari Fraksi Partai Gerindra, Dolfin Beanal, menyampaikan sikap empati terhadap penderitaan masyarakat Jila. Ia menilai persoalan di wilayah tersebut tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan kekerasan, melainkan harus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan dialog.Dolfin Beanal juga mengimbau agar TNI dan Polri membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Ia menegaskan pentingnya kehadiran negara yang melindungi dan menenangkan rakyat, bukan justru memperdalam luka sosial akibat konflik bersenjata.Selain tuntutan penarikan pasukan, SPJ juga meminta agar aparat keamanan mencabut status zona merah di seluruh wilayah adat Amungsa, mulai dari Jigimugi hingga Jelamatagal. Mereka berharap pencabutan zona merah dapat menjadi langkah awal pemulihan keamanan, stabilitas sosial, serta kesejahteraan masyarakat Distrik Jila.Aksi unjuk rasa berlangsung secara tertib dan damai dengan pengamanan dari aparat kepolisian. Aspirasi yang disampaikan SPJ menjadi penegasan suara masyarakat Jila yang mendambakan rasa aman, kedamaian, dan kehidupan yang bermartabat di tanah mereka sendiri.Penulis: JidanEditor: GF 17 Des 2025, 17:45 WIT
Tragis! Warga Tewas dengan kepala pecah di Jalan Poros Pomako Timika Setelah Ditabrak Mobil Papuanewsonline.com, Timika – Seorang warga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Poros Pomako Timika pada Selasa (17/12/2025). Korban diduga ditabrak oleh sebuah mobil, sehingga mengalami luka parah pada bagian kepala dan wafat langsung di lokasi kejadian. Peristiwa ini terjadi di ruas jalan yang dikenal sebagai area ILS, dekat dengan jalur menuju Pomako.Informasi mengenai kecelakaan mulai menyebar luas melalui voice note yang beredar di media sosial. Dalam pesan suara tersebut, seorang warga mengimbau para sopir untuk sementara waktu menghindari melintas di kawasan tersebut. “Bagi teman-teman sopir yang akan menuju arah Pomako, mohon untuk tidak melintas dulu. Ada kecelakaan di area ILS, seseorang ditabrak mobil dan mengalami cedera parah pada kepala,” ucap sumber dalam voice note yang beredar. Pesan ini bertujuan untuk mengantisipasi kemacetan dan memudahkan proses penanganan oleh pihak berwenang.Kapolsek Mimika Timur, Ipda Alex Soumilena, saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini membenarkan adanya laporan kecelakaan. Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut. “Saya baru saja menerima laporan mengenai insiden ini, sehingga saya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi untuk mengetahui detail lebih jelas,” katanya melalui sambungan telepon.Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Mimika, Ipda I Rudolf Sormin Kakanga, juga menyatakan bahwa informasi kecelakaan tersebut benar adanya. Ia menegaskan bahwa korban telah meninggal dunia di tempat kejadian. “Benar, ada korban yang meninggal dunia langsung di lokasi. Tim kami sedang dalam proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti dari kecelakaan ini,” tambahnya melalui pesan singkat. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap menghindari area kejadian hingga proses penanganan selesai dan jalan dapat digunakan kembali dengan aman.  Penulis: Abim Editor: GF 17 Des 2025, 17:43 WIT
Aksi Damai Solidaritas Peduli Jila Warnai Aspirasi Kemanusiaan ke DPRK Mimika Papuanewsonline.com, Timika — Ratusan warga yang tergabung dalam Solidaritas Peduli Jila (SPJ) menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Rabu (17/12/2025). Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi kemanusiaan terkait kondisi keamanan di Distrik Jila yang dinilai berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat.Dalam aksinya, massa menyuarakan permintaan agar Presiden Republik Indonesia menarik seluruh pasukan militer, baik organik maupun nonorganik, dari wilayah Distrik Jila. Mereka menilai keberadaan aparat keamanan dalam operasi yang berlangsung di sejumlah kampung telah menimbulkan rasa takut berkepanjangan di tengah warga.Sebelum tiba di Kantor DPRK Mimika, massa terlebih dahulu berkumpul di Bundaran Timika Indah. Dari titik tersebut, peserta aksi berjalan kaki secara tertib menuju kantor DPRK untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para wakil rakyat.Aspirasi massa diterima oleh beberapa anggota DPRK Mimika, di antaranya Dolfin Beanal dan Marianus Tandiseno. Pertemuan tersebut menjadi ruang penyampaian langsung kondisi riil yang dialami warga Distrik Jila selama berlangsungnya operasi keamanan.Koordinator aksi, Eli Dolame, menjelaskan bahwa keberadaan aparat keamanan di sepuluh kampung di Distrik Jila telah menimbulkan trauma psikologis bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kondisi tersebut mengganggu aktivitas harian warga, bahkan menyebabkan sebagian masyarakat terpaksa meninggalkan kampung halaman.Menurutnya, warga mengungsi ke sejumlah wilayah seperti Kampung Jengkon, Pasir Putih, dan beberapa lokasi lain di Distrik Jila demi mencari rasa aman. Situasi ini dinilai memperparah kondisi sosial masyarakat yang tengah menghadapi tekanan berkepanjangan.Aktivis HAM, Fransisca Pinimet, menambahkan bahwa situasi keamanan di Distrik Jila hingga kini belum sepenuhnya kondusif, khususnya menjelang perayaan Natal. Ia menyebut masih adanya intimidasi yang berdampak langsung pada perempuan dan anak-anak, sehingga banyak warga belum berani kembali ke kampung mereka.Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi II DPRK Mimika, Dolfin Beanal, menyampaikan bahwa DPRK akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk melakukan kajian mendalam terkait persoalan kemanusiaan di Distrik Jila. Pansus ini direncanakan bekerja sama dengan Pansus Kemanusiaan Provinsi Papua Tengah serta melibatkan unsur TNI dan Polri.Seluruh rangkaian aksi berlangsung secara damai dan tertib dengan pengamanan sekitar 150 personel gabungan dari Polres Mimika dan Satuan Brimob Polda Papua Tengah. Aksi ini menjadi penegasan suara masyarakat Distrik Jila yang berharap hadirnya solusi kemanusiaan dan pemulihan rasa aman di wilayah mereka.Penulis: JidanEditor: GF 17 Des 2025, 17:37 WIT
Presiden Prabowo Tegas soal Dana Otsus ke seluruh kepala daerah Papua Papuanewsonline.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas kepada seluruh kepala daerah se-Papua terkait penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus). Dalam acara pengarahan yang digelar di Istana Negara pada Rabu (17/12/2025), ia meminta agar dana otsus tidak digunakan untuk keperluan dinas luar negeri, melainkan dialokasikan sepenuhnya untuk program pembangunan prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat Papua.“Saya minta benar-benar kepada gubernur dan para bupati untuk bertanggung jawab. Jangan banyak jalan-jalan luar negeri menggunakan dana otsus,” tegas Presiden Prabowo. Saat menanyakan kesanggupan para kepala daerah untuk mengikuti instruksi ini, ia menerima jawaban kompak yang menyatakan, “Bisa!” Presiden juga mengingatkan bahwa pengawasan terhadap penggunaan anggaran kini tidak hanya berasal dari internal pemerintah, tetapi juga dari masyarakat yang semakin cerdas dan memiliki akses teknologi.“Rakyatmu sudah pintar-pintar, semua punya gawai. Nanti Mendagri Tito Karnavian akan mengawasi, ya. Jangan sampai bupati terlalu lama berada di Jakarta,” tambahnya. Presiden menekankan bahwa para kepala daerah memiliki tanggung jawab penuh terhadap rakyat yang dipimpin. Ia juga menjanjikan bahwa Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua serta kementerian terkait siap memberikan dukungan, termasuk dengan menurunkan berbagai program pusat ke daerah.Beberapa program pusat yang akan didistribusikan antara lain makan bergizi gratis (MBG), sekolah rakyat, dan program swasembada pangan. Oleh karena itu, Presiden Prabowo mengajak para gubernur dan bupati untuk merancang program prioritas sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing dan menjalin koordinasi erat dengan Komite Otsus serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). “Silakan saudara-saudara merancang apa yang menjadi perhatian utama, kesulitan utama, dan prioritas utama daerah masing-masing,” pungkasnya. Penulis: Jid Editor: GF 17 Des 2025, 17:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT