Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
DISTRIK WANIA GELAR JUMAT BERSIH DI KAWASAN IRIGASI UJUNG, KAMORO JAYA
Papuanewsonline.com, Mimika - Distrik Wania telah menggelar
Program Friday Clean-Up atau Jumat Bersih di kawasan Irigasi Ujung, Kelurahan
Kamoro Jaya, pada Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini melibatkan seluruh perangkat
kelurahan dan kampung di distrik sebagai bentuk partisipasi aktif menjaga
kebersihan lingkungan.“Kita semua turut berperan dalam membuat lingkungan lebih
bersih dan sehat,” ujar salah satu perangkat yang terlibat.Kepala Distrik Wania Merlyn Temorubun menjelaskan bahwa
Jumat Bersih merupakan program kerja prioritas yang dijalankan secara
berkelanjutan sejak Agustus 2025. Tujuan program adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan tetap sehat. “Sejak Agustus, kita terus jalankan program ini untuk
membangun kepedulian masyarakat terhadap sampah,” jelasnya.Merlyn menambahkan bahwa keberhasilan program tidak lepas
dari dukungan lintas sektor, khususnya Pemerintah Daerah melalui Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) Mimika. Ia menyatakan bahwa penanganan sampah membutuhkan
kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang baik antara DLH dan seluruh distrik
di Mimika. “Ini penting untuk menjaga Mimika tetap bersih dan
sejahtera,” katanya.Ia juga mengapresiasi DLH yang menurunkan satu armada truk
pengangkut sampah untuk kegiatan ini. “Kami berharap koordinasi ini terus terjaga agar
bersama-sama kita dapat mensejahterakan masyarakat melalui lingkungan yang
bersih dan sehat,” tegas Merlyn, mengajak seluruh warga untuk terus terlibat
dalam program Jumat Bersih secara konsisten. Penulis: Jid
Editor: GF
19 Des 2025, 21:40 WIT
Disparbudpora Mimika gelar LOMBA VIDEO KAMPANYE BEBAS ROKOK DAN NARKOBA MIMIKA
Papuanewsonline.com, Mimika - Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika telah menggelar lomba video kampanye bebas rokok dan narkoba untuk kategori pemuda. Penyerahan hadiah kepada pemenang diselenggarakan di Ballroom Hotel Horison Ultima pada Jumat (19/12/2025), diserahkan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Lukas Hindom. “Lomba ini adalah ajang kreatif untuk mendorong kesadaran generasi muda akan bahaya kedua zat tersebut,” ujar Faustina F. Balubun, S.Sos. selaku Ketua Panitia. Dalam sambutannya yang dibacakan asisten lll, Bupati Mimika Johannes Rettob menyatakan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi melainkan gerakan nyata.“Rokok dan narkoba menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa, merusak kesehatan, karakter, dan kreativitas pemuda,” tegasnya. Melalui video, peserta menyampaikan pesan baik dengan cara menarik dan mudah diterima sesama generasi muda. Kegiatan berlangsung selama 2 minggu, dengan pengumpulan video 28 November–13 Desember dan penilaian pada 18 Desember. Peserta adalah pemuda/pemudi yang berdomisili di Mimika, dengan dewan juri dari PT Musik Bagus Indonesia dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Mimika. Video berdurasi 5–7 menit, dengan pembiayaan dari APBD Perubahan Mimika 2025.Bupati mengapresiasi semua karya yang dihasilkan dan mengajak agar gerakan ini terus berlanjut. “Kepada pemenang, selamat dan jadilah inspirasi. Kepada peserta lain, jangan berkecil hati — karyamu memiliki nilai besar,” pungkasnya, menginginkan ekosistem pemuda yang kreatif, produktif, dan bebas zat berbahaya. Penulis: JidEditor: GF
19 Des 2025, 21:33 WIT
Perpani Mimika Gelar Archery Competition Bupati Cup 2025, 91 Atlet Resmi Berlaga
Papuanewsonline.com, Timika – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Mimika sukses menggelar Archery Competition Bupati Cup 2025 yang berpusat di Lapangan Yu Amako, Nawaripi, pada Jumat (19/12/2025). Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari hingga 21 Desember ini diikuti oleh 91 atlet dari berbagai kategori usia dan divisi panahan, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Mimika.Ketua Panitia Laura Wamaer S.Pd menjelaskan rincian peserta yang terbagi dalam beberapa kategori prestasi dan jenis panahan. “Untuk kategori prestasi, ada 15 atlet SD, 14 SMP, 20 SMA yang masuk umum, dan 18 Barebow. Sementara Horsebow diikuti 12 atlet SD dan 12 SMP,” jelasnya. Persiapan kegiatan telah dilakukan sejak 4 Desember dengan membentuk panitia beranggotakan 25 orang yang melakukan empat kali rapat koordinasi. “Kami fokus memastikan kesiapan teknis, penetapan sasaran, penyesuaian jadwal, hingga pengelolaan anggaran berjalan lancar. Informasi dan pendaftaran disebarkan melalui masing-masing bidang,” tambahnya. Peserta luar Mimika berasal dari wilayah Papua Tengah khususnya Nabire, dengan jumlah sekitar 28 hingga 30 atlet. Sementara peserta lokal berasal dari sejumlah klub panahan seperti Gawe Archery School, Cendrawasih Archery Club, Hidayatullah, serta peserta umum. “Seluruh atlet menyediakan perlengkapan sendiri sesuai ketentuan yang telah diinformasikan sejak pendaftaran. Hadiah berupa uang pembinaan dan sertifikat akan diberikan berdasarkan kategori putra dan putri dari tingkat SD hingga umum,” ujar Laura.Sementara itu, Ketua Umum Perpani Kabupaten Mimika dr. Enny Kenangalem berharap kejuaraan ini menjadi momentum kebangkitan olahraga panahan di daerah. “Kami berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah untuk memiliki arena panahan permanen. Secara filosofis, panahan telah menjadi identitas orang Papua sejak lama dan bukan sekadar olahraga,” katanya. Menurutnya, kejuaraan tingkat Bupati terakhir digelar pada 2019, sehingga kembalinya ajang ini diharapkan dapat membawa kemajuan. “Kami berharap panahan Mimika semakin berkembang dan menjadi cabang olahraga unggulan yang membawa nama baik Mimika hingga kancah nasional,” pungkasnya. Penulis: JidEditor: GF
19 Des 2025, 20:28 WIT
Ibadah Natal Keluarga Besar Bapenda Mimika: Perkuat Iman, Toleransi, dan Semangat Kebersamaan
Papuanewsonline.com, Mimika - Dalam rangka menyambut Natal, Keluarga Besar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika menggelar Ibadah Natal Keluarga Besar pada Jumat (19/12/2025) dalam suasana penuh sukacita. Kegiatan ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Kita” dengan subtema “Bersama Kristus, Keluarga Bapenda Bertumbuh dalam Iman, Kasih, dan Tanggung Jawab.” Tema ini mengingatkan kita pada makna kelahiran Yesus dan mendorong kita menumbuhkan iman serta kebersamaan,” ujar Ice Silolongan, S.E., M.Si. dalam wawancara.Ice menyampaikan rasa syukur karena semua pegawai bisa merayakan bersama. Ia menegaskan bahwa Natal bukan hanya mengenang kelahiran Yesus, tetapi juga sarana mempererat persatuan dan kekeluargaan di Bapenda. Meskipun tugas utama adalah meningkatkan pendapatan daerah, kebersamaan menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bapenda dan Bapak Dwi Kholifa yang memberikan kesempatan untuk merayakan. Apresiasi diberikan kepada rekan beragama Muslim yang turut hadir sebagai bukti toleransi antarumat beragama. “Ini membuktikan semangat persatuan dan toleransi di Bapenda sangat terjaga,” jelasnya.Ice berharap Keluarga Besar Bapenda semakin kompak dalam menjalankan tugas. Ia mengajak pegawai untuk dikuatkan dalam iman, menjalankan tugas dengan kejujuran dan integritas. Dengan kerja sama yang baik, Bapenda Mimika optimistis pendapatan daerah akan terus meningkat untuk mendukung pembangunan Mimika. “Mari kita terus bekerja sama dengan hati yang penuh kasih dan tanggung jawab,” pungkasnya. Penulis: AbimEditor: GF
19 Des 2025, 20:19 WIT
Polda Maluku Gelar Upacara Hari Bela Negara ke-77
Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku menyelenggarakan Upacara Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang bertempat di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Jumat (19/12/2025). Upacara yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H ini turut dihadiri Irwasda, dan para Pejabat Utama Polda Maluku.Wakapolda Maluku dalam sambutannya membacakan amanat Presiden RI, Prabowo Subianto. Ia menyampaikan peringatan tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Tema ini menekankan pentingnya kesiapan seluruh rakyat dalam menghadapi dinamika global dan ancaman yang kian beragam.Presiden menyampaikan saat ini dunia berada dalam situasi penuh ketidakpastian, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, hingga percepatan disrupsi teknologi. Ancaman terhadap negara, menurut Presiden, tak lagi bersifat konvensional tetapi juga mencakup serangan siber, radikalisme, serta bencana alam yang semakin sering terjadi. Karena itu, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif bangsa.Presiden juga menyinggung bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia mengingatkan pentingnya solidaritas nasional. Di mana, ketiga wilayah itu disebut memiliki peran historis dalam perjalanan Republik.“Tanpa Aceh, tanpa Sumatera Utara, dan tanpa Sumatera Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap,” ucap Wakapolda Maluku membacakan amanat Presiden.Presiden menguraikan keteguhan rakyat Aceh sebagai “Daerah Modal”, perjuangan Medan Area di Sumatera Utara, serta peran vital PDRI yang lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, sebagai penyelamat Republik ketika ibu kota negara jatuh ke tangan penjajah.Momentum peringatan ini, harus menjadi pengingat bahwa cinta Tanah Air harus diwujudkan dalam tindakan nyata: membantu sesama yang dilanda bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, hingga berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing.Pada rangkaian kegiatan yang sama, Wakapolda Maluku juga menyerahkan penghargaan kepada dua personel berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional Kapolri Cup VI Taekwondo Tahun 2025. Dua penghargaan tersebut diberikan kepada Bripka Yohanis B. Fasak dari Satbrimob Polda Maluku dan Brigpol Gladys Pattipeilohy, S.H, dari Ditreskrimum Polda Maluku. PNO-12
19 Des 2025, 15:10 WIT
Jelang Akhir Tahun, KNPI Mimika Adakan Sosialisasi Bahaya Miras dan Narkoba untuk Generasi Muda
Papuanewsonline.com, Mimika - Acara
sosialisasi ini merupakan bagian dari program strategis KNPI dalam menangani
penyalahgunaan miras dan narkoba, terutama di kalangan remaja dan pelajar.
Ketua KNPI Mimika, Pertius Wenda, menekankan pentingnya sosialisasi tersebut,
mengingat periode dari November hingga Januari sering mengalami lonjakan kasus
yang berhubungan dengan kedua zat berbahaya ini. Pertius menjelaskan, "Kami
sengaja melaksanakan kegiatan ini di penghujung tahun karena peningkatan angka
kecelakaan dan gangguan sosial sering terjadi akibat pengaruh miras dan
narkoba." Ia mencatat bahwa dampak negatif dari kedua zat tersebut lebih
banyak dirasakan oleh generasi muda, khususnya para siswa di tingkat SMA dan
SMK. Kegiatan sosialisasi ini juga
melibatkan berbagai perwakilan, termasuk pemuda dari gereja, pemuda masjid,
serta guru Bimbingan Konseling (BK). Mereka diharapkan dapat menjadi agen
penyebar informasi tentang bahaya miras dan narkoba di lingkungan sekolah dan
komunitas masing-masing. Pertius menjelaskan bahwa KNPI
ingin para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan pesan
pendidikan tentang bahaya penggunaan zat tersebut. Seluruh peserta juga
menyatakan komitmennya untuk berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan
miras dan narkoba di kalangan pemuda. Selain itu, KNPI menekankan
pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan dengan kepolisian dan lembaga terkait
untuk memastikan kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan di sekolah-sekolah di
Mimika. Dukungan dari pemerintah daerah juga dianggap krusial untuk
keberhasilan program ini. Pertius berharap agar Bupati dan
Wakil Bupati Mimika memberikan perhatian serius terhadap program ini, mengingat
pentingnya edukasi tentang bahaya miras dan narkoba dalam upaya pembangunan
yang lebih luas. “Edukasi ini sangat bermanfaat dibandingkan hanya melakukan
kegiatan sesaat,” tambahnya. "Pemuda adalah penerus
pembangunan. Jika tidak disiapkan dengan baik, visi besar pembangunan akan
sulit tercapai. Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, semuanya harus dimulai
dari sekarang. Edukasi seperti ini adalah investasi penting bagi masa depan,"
pungkasnya. Penulis: Jid Editor: GF
19 Des 2025, 00:09 WIT
122 Warga Binaan Lapas Timika Dapat Remisi Khusus Natal 2025
Papuanewsonline.com, Mimika - Menyambut hari Natal, Lapas
Timika telah menyiapkan 122 warga binaan yang layak untuk mendapatkan remisi.
Proses seleksi ini dilakukan dengan ketelitian untuk memastikan kelayakan
setiap individu yang diusulkan. Mansur menekankan pentingnya pemberian remisi
sebagai sebuah penghargaan atas upaya mereka dalam memperbaiki diri selama masa
pidana.Remisi ini mencakup berbagai kategori tindak pidana, antara
lain penyalahgunaan narkotika, perlindungan perempuan dan anak (PPA), serta
kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Rincian penerima remisi mencakup 20 orang
karena penyalahgunaan narkotika, 48 orang terkait PPA, serta beberapa kategori
lainnya seperti kekerasan seksual, penganiayaan, dan pencurian.Salah satu kriteria utama untuk mendapatkan remisi ini
adalah warga binaan harus telah menjalani masa pidana minimal enam bulan.
Selain itu, mereka harus memiliki perilaku baik tanpa catatan pelanggaran
disiplin selama enam bulan terakhir dan aktif mengikuti program pembinaan yang
diselenggarakan di lapas.Mansur menegaskan bahwa kriteria ini diterapkan untuk
memastikan bahwa remisi bukan hanya sekadar pengurangan masa hukuman, tetapi
juga sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang serius berkomitmen untuk
berubah. Hal ini diharapkan dapat memberikan makna yang positif bagi proses
rehabilitasi mereka.Dengan pemberian remisi ini, Mansur berharap dapat
memotivasi warga binaan untuk terus menjaga perilaku baik dan terlibat aktif
dalam proses pembinaan. “Semoga dengan ini, mereka dapat kembali ke masyarakat
dengan kondisi yang lebih baik dan siap membangun kehidupan baru yang positif,”
ungkapnya menutup pernyataan.Pemberian remisi khusus ini bertujuan untuk memberi
kesempatan kedua kepada warga binaan agar dapat kembali menata hidup dengan
lebih baik. Diharapkan, hal ini akan berkontribusi bagi masyarakat di sekitar
mereka, dengan menegaskan pentingnya rehabilitasi yang berkesinambungan.Acara remisi ini diharapkan membawa angin segar bagi semua
warga binaan yang telah berusaha untuk berubah ke arah yang lebih baik, dengan
harapan bahwa mereka dapat kembali berfungsi secara produktif di dalam
masyarakat. Penulis: JidEditor: GF
19 Des 2025, 00:05 WIT
Menghargai Dedikasi: Kepala Kampung Nawaripi Berikan Apresiasi untuk Pelayan Masyarakat
Papuanewsonline.com, Mimika - Acara penghargaan yang
berlangsung di Kampung Nawaripi tersebut, menandai bentuk penghormatan dan
pengakuan terhadap kerja keras petugas pemerintah yang sering kali bekerja
dalam situasi yang menantang. Norman mengungkapkan bahwa pelayanan yang baik
dari tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Nawaripi
sangat krusial untuk kesejahteraan masyarakat."Dalam situasi Kamtibmas yang sering fluctuasi,
terutama di tengah tantangan konsumsi miras lokal oleh anak muda, para tenaga
medis selalu menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan pelayanan yang
prima," ungkap Norman.Kepala Kampung tersebut juga mengapresiasi kerja keras para
guru di SD INPRES Nawaripi, yang telah memberikan pendidikan yang layak
meskipun menghadapi kondisi yang tidak selalu mendukung. "Kerja yang
dilakukan oleh para pendidik ini adalah bentuk pengabdian yang luar
biasa," katanya, menekankan pentingnya pendidikan dalam mengembangkan
potensi generasi muda.Pemerintah Kampung Nawaripi sangat menghargai sikap sabar
dan dedikasi para tenaga medis serta guru. Norman secara khusus mengucapkan
terima kasih kepada berbagai institusi pendidikan, termasuk SMK Harapan
Nawaripi, YPNU Nawaripi, SMAN I, SMAN 7, Sekolah Kalam Kudus, PAUD, dan TK
Merah Putih serta TK Katolik. "Mereka telah berperan besar dalam mendidik
anak-anak Nawaripi yang merupakan bagian dari generasi muda bangsa
Indonesia," tambahnya.Selain mengapresiasi tenaga pendidikan dan kesehatan, Norman
juga memberikan penghargaan khusus kepada aparat keamanan. Ia mengungkapkan
rasa terima kasih kepada Babinter TNI AU, Babinsa TNI AD, dan Babinkamtibmas
yang terus memantau dan menciptakan situasi aman di Nawaripi. "Peran
mereka sangat penting dalam menjaga ketertiban dan stabilitas di kampung
kami," jelas Norman.Pentingnya kerjasama antar berbagai pihak diungkapkan dalam
penutup sambutannya. Norman berharap semua elemen masyarakat dapat terus
bersinergi untuk membangun Kampung Nawaripi yang lebih baik di masa depan.Dengan acara ini, diharapkan rasa kebersamaan dan
solidaritas para petugas serta masyarakat dapat terus terjalin, sehingga upaya
membangun lingkungan yang lebih kondusif bagi semua dapat terwujud.Penulis: JidEditor: GF
19 Des 2025, 00:02 WIT
LAN Mimika Menyelenggarakan FGD untuk Mewujudkan Mimika Bersih Narkoba
Papuanewsonline.com, Mimika - Acara ini resmi dibuka oleh
Staf Ahli Bupati Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, yang memberikan sambutan
hangat agar semua pihak mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi bahwa masalah narkoba adalah isu serius
yang memerlukan perhatian yang holistik.Yoga mengungkapkan, "Narkoba bukan sekadar persoalan
hukum, melainkan bahaya serius bagi generasi muda. Tanpa generasi yang sehat,
semua upaya pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Mimika akan menjadi
sia-sia." Ia menekankan bahwa kerja sama lintas sektor sangat penting
untuk menangani permasalahan ini secara efektif.Lebih lanjut, Yoga berharap FGD ini tidak hanya menjadi
ajang diskusi, tetapi juga dapat melahirkan rekomendasi strategis dan langkah
konkret untuk diterapkan di lapangan. "Pemberantasan narkoba tidak bisa
hanya bergantung pada aparat kepolisian atau BNN, tetapi harus melibatkan
sinergi semua pihak, termasuk peran aktif LAN dan masyarakat," jelasnya.Dalam acara tersebut, peserta diajak untuk memetakan
titik-titik rawan peredaran narkoba, menyusun program edukasi yang menjangkau
baik kampung maupun sekolah, serta memperkuat kolaborasi antara semua pihak
agar program kerja yang direncanakan untuk tahun 2025 dapat tepat sasaran. Hal
ini diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pemberantasan narkoba di wilayah
Mimika.Ketua LAN Mimika, Mawar Soplanit, juga menyoroti peran
penting masyarakat dalam memerangi narkoba. Dia menegaskan komitmen organisasi
untuk berperan aktif dalam mengedukasi generasi muda tentang bahaya narkoba.
“Kami akan terus mendukung pemerintah dalam upaya pemberantasan narkoba. Mari
kita bergandengan tangan, karena ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah,
melainkan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.Mawar mengajak seluruh warga Mimika untuk ikut serta dalam
pencegahan dengan melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan
narkoba. “Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan. Ini akan
sangat membantu dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di daerah
kita,” tambahnya dengan semangat.Dengan diadakannya FGD ini, diharapkan akan tercipta suasana
kolaboratif yang berkelanjutan antara pemerintah, aparat penegak hukum,
masyarakat, serta organisasi seperti LAN. Tujuannya adalah untuk sama-sama
menjaga generasi muda dan menciptakan lingkungan yang bersih dari
penyalahgunaan narkoba.Suasana FGD ini terlihat begitu dinamis, dengan partisipasi
aktif dari berbagai pemangku kepentingan. Diskusi yang hangat dan saling
bertukar pikiran menegaskan komitmen semua pihak untuk menjaga Mimika dari
ancaman narkoba, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah yang lebih baik. Penulis: Jid
Editor: GF
18 Des 2025, 23:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru