logo-website
Rabu, 01 Apr 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
Polri Dukung Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Posko Presisi menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis nasional pembentukan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan sebagaimana diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam rangka mendukung hal tersebut, Polri menggelar Sosialisasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dihadiri oleh jajaran kepolisian dari tingkat pusat hingga wilayah, serta menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan menyiapkan langkah konkret di lapangan dalam proses percepatan dan mitigasi terkait hambatan pembentukan berjalannya koperasi.Dalam sambutan pembukaannya Wakaposko Presisi Brigjen Pol Dr. Indarto, S.H., S.Sos., S.I.K., M.Si. mewakili Kaposko Presisi menyampaikan bahwa Polri siap mengambil peran strategis dalam mendukung ekosistem koperasi di desa, melalui lima strategi utama: pencegahan premanisme/pungli terhadap pelaku UMKM, penindakan mafia pangan dan premanisme, pendataan secara real dilapangan pembentukan koperasi serta hambatan didalamnya serta asistensi yanh dilakukan oleh satuan kerja di Polda dan Polres. Henra Saragih, SH., MH., M.Kn. selaku Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi yang mewakili Kementerian Koperasi menyampaikan apresiasi dan menyambut positif langkah Polri dalam memberikan asistensi dan dukungan terhadap pelaksanaan program Presiden terkait pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.Kemudian dalam pemaparannya disampaikan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang melibatkan berbagai unit usaha strategis, seperti gerai sembako, apotek, klinik desa, cold storage, dan layanan logistik. Koperasi ini juga menjadi solusi atas berbagai permasalahan distribusi, keterbatasan akses modal, hingga dominasi perantara (middleman) yang merugikan petani dan konsumen. Dalam konteks ini, Polri melalui fungsi Binmas, Bhabinkamtibmas dan intel polri akan menjadi penggerak lapangan untuk mendampingi masyarakat dan memastikan koperasi berjalan sesuai ketentuan hukum dan kebutuhan lokal. Polri juga memastikan kegiatan ini sejalan dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”, yakni menjadikan kepolisian sebagai mitra pembangunan nasional khususnya di bidang ekonomi kerakyatan.Dengan dukungan regulasi, sinergi kementerian/lembaga, dan keterlibatan masyarakat desa, Polri optimis bahwa Program Koperasi Merah Putih akan menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Melalui langkah kolaboratif dan terukur ini, diharapkan koperasi tidak hanya menjadi wadah ekonomi, tetapi juga simbol kemandirian, keadilan, dan gotong royong dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih sejahtera. PNO-12 28 Jul 2025, 08:51 WIT
Kelautan dan Perikanan Jadi Andalan Baru PAD Papua, Gandeng Aceh untuk Percepat Pengembangan Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menetapkan sektor kelautan dan perikanan sebagai sektor unggulan baru untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Keputusan ini diambil di tengah tantangan penurunan kapasitas fiskal dan pentingnya diversifikasi ekonomi daerah. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Iman Djuniawal, menyampaikan bahwa sektor ini memiliki potensi besar dan bisa menjadi motor penggerak ekonomi berbasis wilayah pesisir. “Dalam konteks fiskal yang mengalami penurunan, kontribusi sektor kelautan dan perikanan sangat dibutuhkan. Ini bisa menjadi andalan baru PAD,” kata Iman, Senin (22/7/2025). Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Pemprov Papua tengah menyusun roadmap pengembangan sektor kelautan dan perikanan hingga tahun 2029. Roadmap ini akan menjadi rujukan program lintas sektor yang berfokus pada peningkatan ekonomi laut secara berkelanjutan. Sehingga sumber PAD Provinsi Papua berasal dari berbagai sektor untuk mendukung peningkatan kapasitas fiska di Provinsi Papua. Iman menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar setiap tahapan program memberikan dampak nyata, khususnya bagi masyarakat pesisir. Perencanaan ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan disesuaikan dengan kapasitas fiskal yang ada. Sebagai bagian dari strategi pengembangan, Pemprov Papua menjalin kerja sama dengan Pemerintah Aceh. Kedua wilayah memiliki kesamaan karakteristik, yaitu sama-sama berstatus daerah otonomi khusus dan kaya sumber daya laut.  “Pengalaman Aceh dalam mengelola sektor kelautan bisa menjadi referensi penting bagi Papua. Praktik baik yang relevan akan diadopsi dan disesuaikan dengan konteks lokal,” jelas Iman. Ia berharap kerja sama dan perencanaan ini akan membuka jalan bagi peningkatan PAD, menciptakan lapangan kerja baru, serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat pesisir di Papua. (GF)   26 Jul 2025, 14:02 WIT
Polri Dorong Swasembada Jagung Lewat Kebun Binaan Polres Maros Papuanewsonline.com, Maros – Inspektur Wilayah III Itwasum Polri, Brigjen Pol. Drs. Herukoco, M.Si., melakukan peninjauan langsung ke kebun jagung binaan Polres Maros yang terletak di Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. Lahan seluas 4 hektare, yang sebelumnya merupakan sawah padi, kini telah berhasil dikembangkan menjadi area pertanian jagung hibrida F1 Super BISI 18 dengan kadar air ideal sebesar 18%. Diperkirakan hasil panen mencapai 32 ton atau 8 ton per hektare menjadi bukti nyata efektivitas pendampingan Polri kepada petani.Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri terus memperkuat peran kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya upaya percepatan swasembada jagung sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia. Berdasarkan laporan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo per 9 Juli 2025, saat penanaman serentak kuartal ketiga di Grobogan, tercatat telah tersedia 793.339 hektare lahan produktif baru, termasuk 301.672 hektare dari kawasan perhutanan sosial. Angka ini merupakan bagian dari target satu juta hektare dalam program prioritas nasional Asta Cita.Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahenrajaya, dalam sambutannya menyampaikan komitmen Polres Maros untuk mendukung kesejahteraan petani melalui jaminan pemasaran hasil panen. “Kami berkomitmen memastikan pemasaran hasil panen menguntungkan petani, termasuk dengan melakukan koordinasi bersama Bulog untuk penyerapan hasil panen dan stabilisasi harga,” ujarnya.Sementara itu, Brigjen Pol. Herukoco menegaskan bahwa aspirasi petani akan terus diakomodasi. “Kebutuhan alat pemipil jagung dan rencana perluasan lahan hingga 15 hektare akan difasilitasi secara berkelanjutan,” katanya dalam sesi dialog bersama petani.Ketua Kelompok Tani Usaha Bersama, Baharuddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri. “Dukungan Polri membuka akses teknologi dan pemasaran. Kami siap berkembang jika hasilnya menyejahterakan kami,” ungkapnya.Sebagai langkah lanjutan, Itwasum Polri merekomendasikan agar Polres Maros menjalin sinergi lebih intensif dengan Forkopimda dan Bulog untuk menjamin pendampingan petani, mulai dari proses penanaman hingga pemasaran hasil panen. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi bagian dari strategi Polri dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pemeliharaan kamtibmas. PNO-12 24 Jul 2025, 21:25 WIT
Karantina Papua Tengah Gelar Rapat Persiapan Pemantauan OPTK Tahun 2025 Papuanewsonline.com, Timika – Karantina Pertanian Papua Tengah menggelar rapat persiapan pemantauan sebaran Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) tahun 2025. Rapat yang berlangsung secara hybrid di Ruang Rapat Karantina Papua Tengah pada 18 Juli 2025 ini dihadiri oleh berbagai instansi terkait, termasuk perwakilan dari Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, dan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Nabire.Kepala Karantina Papua Tengah, Ferdi, secara resmi membuka rapat dan menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran OPTK.  “Pemantauan ini sangat penting untuk melindungi ketahanan pangan kita. Kita harus bekerja sama untuk mencegah masuk dan tersebarnya OPTK yang dapat mengancam kelestarian sumber daya alam pertanian di wilayah Papua Tengah,” ungkapnya.  Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional.Tahun 2025, pemantauan difokuskan pada 18 jenis OPTK prioritas dengan Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire sebagai wilayah pelaksanaan utama.  “Pemilihan Mimika dan Nabire sebagai wilayah fokus didasarkan pada beberapa faktor, di antaranya adalah potensi kerawanan dan tingkat lalu lintas komoditas pertanian." Jelasnya.Ia juga menekankan pentingnya data akurat dan valid sebagai dasar untuk pengambilan keputusan strategis dalam pengendalian OPTK.Ferdi berharap rapat ini dapat menghasilkan rencana kerja yang terstruktur dan terkoordinasi.  “Saya berharap melalui kegiatan ini, kita dapat menyusun strategi yang efektif untuk mencegah dan mengatasi penyebaran OPTK di Papua Tengah. Kolaborasi dan koordinasi yang baik antar instansi sangat krusial untuk keberhasilan pemantauan ini,” tutupnya. (Jidan) 20 Jul 2025, 17:27 WIT
Retribusi Bandara Mozes Kilangin Capai Rp 30 Juta per Bulan Potensi Besar Pendapatan Daerah: Retribusi Bandara Mozes Kilangin Capai Rp 30 Juta per Bulan Papuanewsonline.com, Timika – Pendapatan dari retribusi parkir kendaraan di Bandara Mozes Kilangin, Timika, mencapai angka yang signifikan, ungkap Kepala Bidang (Kabid) Udara Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika, Elcardobes Sapakoly, ST., M.Si, pada Papuanewsonline.com Selasa (15/07/2025). Rata-rata pendapatan harian mencapai Rp1.000.000,- (satu juta rupiah), sehingga jika diakumulasikan, pendapatan bulanan dari retribusi parkir tersebut mencapai sekitar Rp 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah). Angka ini menunjukkan potensi pendapatan yang cukup besar dari sektor retribusi di bandara tersebut. "Untuk retribusi parkir kendaraan roda dua dan roda empat di Bandara Mozes Kilangin, rata-rata per bulan mencapai Rp30.000.000,- (tiga puluh juta rupuah) karena setiap harinya bisa mencapai Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah), terutama pada akhir pekan,” ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa Peneriman tersebut bersumber dari penerapan tarif parkir sebesar Rp 2.000 (dua ribu rupiah) untuk kendaraan roda dua, Rp 5.000 (lima ribu rupiah) untuk kendaraan roda empat, dan Rp 100.000 (serratus ribu rupiah) untuk parkir inap per malam.  Tarif ini, menurut Elcardobes, telah diatur sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku. Selain retribusi parkir kendaraan, Dishub Mimika juga menarik retribusi dari berbagai fasilitas bandara lainnya.  Penggunaan hanggar untuk pesawat helikopter, misalnya, dikenakan biaya mulai dari Rp 3,5 juta hingga Rp 6 juta per malam, tergantung jenis pesawat.  Penggunaan gudang kargo dikenakan tarif Rp 51 per kilogram per hari untuk empat hari pertama, dan naik menjadi Rp 75 per kilogram per hari setelahnya.  Layanan pos juga dikenakan tarif Rp 40 per kilogram per hari.  Ruangan di dalam dan luar terminal juga dikenakan tarif sewa bulanan sesuai luas dan fasilitas yang tersedia. Elcardobes menegaskan bahwa seluruh tarif retribusi yang diterapkan telah diatur berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. "Penarikan retribusi ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Perda. Ada retribusi yang dipungut harian, ada pula yang dibayarkan setiap enam bulan, seperti sewa gedung,” tutupnya. (Jidan) 16 Jul 2025, 10:45 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Tebar Kebahagiaan dan Kepedulian Untuk Masyarakat Papuanewsonline.com, Papua Tengah - Dalam rangka memperkuat pendekatan humanis dan membangun hubungan emosional yang positif dengan masyarakat, personel Satgas Ops Damai Cartenz kembali melaksanakan kegiatan sosial di dua wilayah berbeda yaitu Kabupaten Paniai dan Kabupaten Intan Jaya pada Minggu (13/7/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Poskotis Brimob Sektor Paniai yang dipimpin oleh Bripda Rizki Zulyansyah dan Bharada Yudi Setiadi. Kegiatan tersebut berfokus pada interaksi langsung dengan anak-anak di sekitar pos, termasuk bermain bersama, berbagi makanan ringan, dan memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak untuk merasakan keceriaan bersama aparat keamanan.Suasana penuh kehangatan dan tawa anak-anak menggambarkan kuatnya kedekatan emosional antara Satgas Ops Damai Cartenz dan masyarakat. Para anak - anak terlihat sangat antusias dan bahagia bisa bermain dan belajar bersama para personel Satgas Ops Damai Cartenz.“Anak-anak ini adalah masa depan Papua. Melihat mereka tersenyum dan merasa aman bersama aparat adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar Bripda Rizki.Sementara itu, di wilayah Sektor Intan Jaya, kegiatan sosial juga dilaksanakan oleh personel Satgas yang dipimpin Bripka Sudomo dengan memberikan bantuan bahan makanan (bama) kepada masyarakat yang sedang mengalami duka. Kegiatan ini merupakan wujud empati dan solidaritas aparat terhadap masyarakat yang sedang berduka, sekaligus bentuk kehadiran negara di tengah situasi sosial yang rentan.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini merupakan bagian integral dari pendekatan humanis yang diusung dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz.“Kami tidak hanya hadir untuk pengamanan, tetapi juga untuk menyentuh hati masyarakat. Kami ingin menciptakan rasa aman sekaligus rasa dekat. Inilah esensi dari Satgas Operasi Damai Cartenz untuk menumbuhkan harapan dan membangun kedamaian,” tegas Brigjen Faizal.Tidak hanya itu Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menekankan bahwa kegiatan humanis menjadi sarana efektif untuk memperkuat komunikasi sosial antara aparat dan masyarakat.“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa aparat adalah bagian dari masyarakat. Tidak ada jarak, tidak ada sekat. Kami hadir bersama mereka, dalam suka maupun duka,” tutup Kombes Yusuf.Kegiatan yang dilakukan Satgas Ops Damai Cartenz ini kembali menegaskan bahwa keamanan dan kedamaian di Papua tidak hanya dibangun dengan senjata dan patroli, tetapi juga dengan sentuhan kemanusiaan, senyum anak-anak, dan solidaritas pada mereka. PNO-12 14 Jul 2025, 16:57 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Lakukan Pengamanan Tanam Jagung Serentak di Wamena Papuanewsonline.com, Wamena - Dalam rangka mendukung Program Swasembada Pangan Nasional, Satgas Operasi Damai Cartenz sektor Wamena melaksanakan pengamanan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang berlangsung di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya. Sebanyak 7 personel yang dipimpin oleh Iptu Steve Antony Revo Sumanti, S.Tr.K., diterjunkan untuk bergabung bersama personel Polres Jayawijaya dan Satbrimobda Papua guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama berlangsungnya kegiatan, Rabu (9/7/2025).Pengamanan dimulai pukul 12.30 WIT dengan memberikan arahan dan konsolidasi di Polres Jayawijaya. Selanjutnya, tim bergeser menuju lahan pertanian di Distrik Wouma untuk melaksanakan perimeter pengamanan di sekitar lokasi.Kaops Damai Cartenz , Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, M.H., M.Si. didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. mengapresiasi pelaksanaan tugas di lapangan yang berjalan aman dan terkendali.“Pengamanan kegiatan penanaman jagung ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional. Satgas Ops Damai Cartenz hadir tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat Papua,” ujar Brigjen Pol Faizal.Langkah pengamanan ini juga dilakukan sebagai respons terkait adanya indikasi pergerakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya yang diduga berencana melakukan aksi di wilayah Wamena.Konsolidasi dan siaga on-call terus dilakukan oleh seluruh personel untuk mengantisipasi segala kemungkinan gangguan kamtibmas.Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Dr. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan terus menjalin sinergi dengan aparat keamanan.“Kami mengajak seluruh masyarakat Jayawijaya, khususnya di Wamena, untuk tetap tenang dan mendukung upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Laporkan segera jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” imbau Kombes Pol Yusuf.Dengan pengamanan yang maksimal, seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung dapat berlangsung lancar dan aman. Operasi Damai Cartenz terus berkomitmen menjaga kedamaian dan ketertiban di Tanah Papua, demi kesejahteraan masyarakat. PNO-12 13 Jul 2025, 14:50 WIT
TNI Wujudkan Aksi Nyata, Dukung Ketahanan Pangan Nasional Papuanewsonline.com, Deli Serdang - Komitmen TNI dalam memperkuat ketahanan nasional tidak hanya diwujudkan melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui aksi nyata di sektor strategis lainnya, termasuk ketahanan pangan. Hal ini ditunjukkan secara langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat memimpin kegiatan Panen Raya Padi di lahan ketahanan pangan Kodam I/Bukit Barisan, yang berlokasi di Desa Sidoarjo Ramunia, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (10/7/2025).Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi aktif TNI dalam mendukung agenda nasional, khususnya Asta Cita ke-2 Presiden RI, yaitu mewujudkan swasembada pangan guna kemandirian bangsa. Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah bagian integral dari sistem pertahanan negara. “Ketahanan pangan merupakan bagian integral dari pertahanan negara. Negara yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya akan rentan terhadap tekanan dan intervensi asing,” ungkapnya.Lebih lanjut, Panglima TNI berharap momentum ini dapat menjadi pemicu semangat baru dalam membangun Indonesia yang lebih tangguh, khususnya di sektor pangan. “Saya berharap kegiatan panen raya ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi menjadi titik tolak lahirnya semangat baru untuk terus berkolaborasi, menjaga semangat gotong royong, dan berinovasi dalam membangun dan memperkokoh ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani berupa paket sembako, benih, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan), serta melepas kendaraan pengangkut bantuan beras untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Sumatera Utara. Panglima TNI turut melaksanakan dialog interaktif secara virtual dengan SPPG di berbagai wilayah untuk memastikan program berjalan optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.Melalui semangat “TNI yang PRIMA” (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif), TNI terus mengambil peran aktif dalam mendorong kemandirian pangan melalui berbagai program nyata. Di antaranya adalah pemanfaatan lahan tidur di lingkungan satuan TNI, pendampingan intensif kepada petani oleh Babinsa, pembangunan infrastruktur pertanian, serta sinergi lintas sektor untuk mendorong penggunaan teknologi pertanian modern.TNI hadir tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai penggerak sosial dan mitra rakyat dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, tangguh, dan sejahtera. PNO-12 11 Jul 2025, 10:22 WIT
Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional Papuanewsonline.com, Jateng -  Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III tahun 2025 yang digelar pada Rabu (9/7/2025) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa Polri mendapat target penanaman jagung seluas 1 juta hektar sepanjang tahun 2025. Dengan estimasi produksi antara 4 hingga 10 juta ton, program ini diharapkan mampu menopang kebutuhan pangan nasional."Pada kuartal pertama dan kedua, telah dilakukan panen jagung di atas lahan seluas 344.524 hektar, dengan hasil lebih dari 2 juta ton. Hari ini kita lanjutkan dengan penanaman di kuartal ketiga seluas 168.432,23 hektar," ujar Kapolri.Kapolri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perhutani, Inhutani, serta berbagai stakeholder lainnya termasuk masyarakat. Total lahan yang sudah ditanami hingga saat ini mencapai 431.233 hektar dari potensi lahan seluas 795.339 hektar, yang sebagian besar merupakan lahan perhutanan sosial."Khusus hari ini, penanaman jagung dilakukan pada lahan seluas 38.750 hektar di Jawa Tengah, termasuk 207 hektar di Grobogan. Di lokasi ini sendiri, ditanami 74 hektar lahan perhutanan sosial," tambah Kapolri.Guna mendukung program tersebut, Polri juga memberikan bantuan operasional berupa ratusan alat pertanian, antara lain 500 unit alat penguji kesuburan tanah, 89 unit alat pemipil jagung, 100 unit alat penguji kadar air, dan 93 unit alat pengering. Selain itu, Polri tengah membangun 18 gudang pangan di 12 provinsi dengan total kapasitas penyimpanan mencapai 18 ribu ton, yang dilengkapi dengan dryer untuk mempercepat proses pengeringan jagung pipil.Kapolri juga memastikan adanya jaminan penyerapan hasil panen. Selain menjadikan Bulog sebagai mitra utama, Polri telah menjalin kerja sama dengan perusahaan pakan ternak seperti PT Java dan PT Caron Pompang yang siap menyerap hasil panen dalam jumlah besar."Alhamdulillah, pasarnya sudah ada. Harapan kami, hasil panen kuartal ketiga ini diprioritaskan diserap oleh Bulog terlebih dahulu, kemudian disusul oleh mitra swasta," ungkapnya.Lebih lanjut, Kapolri menekankan pentingnya peran koperasi sebagai penguat ekosistem pertanian jagung. Kerja sama dengan Koperasi Merah Putih juga digagas untuk penguatan sistem pascapanen, termasuk pembangunan gudang penyimpanan di berbagai wilayah sentra jagung."Kami berharap ini bisa memperkuat posisi tawar petani dan menjamin harga penyerapan yang layak sesuai standar pemerintah," ujar Kapolri.Menutup sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa mewujudkan kedaulatan pangan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Ia mengajak seluruh kepala daerah dan Forkompimda di berbagai wilayah untuk turut mengalokasikan anggaran perubahan guna mendukung program ini, khususnya dalam hal pembukaan lahan, penyediaan bibit dan pupuk, hingga pembangunan gudang standar Bulog."Polri adalah polisi rakyat yang harus senantiasa berada di tengah-tengah rakyat. Kami berkomitmen untuk tidak pernah surut dalam mendukung dan mengawal seluruh agenda pemerintah, termasuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," tutup Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.PNO-11 10 Jul 2025, 14:23 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT