logo-website
Rabu, 01 Apr 2026,  WIT
BERITA Ekonomi Homepage
Siswa SPPI Unhan Kunjungi SPPG Polri, Siap Jadi Penggerak Program Makan Bergizi Gratis Papuanewsonline.com, Jakarta – Sebanyak 580 siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Universitas Pertahanan (Unhan) mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (19/6/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari pembekalan lapangan sebelum mereka bertugas sebagai kepala SPPG di berbagai daerah.  Kepala SPPG Polri Pejaten, M. Iqbal Salim, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung tentang pengelolaan dapur MBG. “Mereka diajak melihat proses mulai dari penyimpanan bahan baku, produksi, hingga distribusi. Harapannya, mereka siap mengimplementasikan program ini di lapangan,” ujar Iqbal.  Ahmad Wildan, salah satu siswa SPPI, mengaku sangat terbantu dengan kunjungan ini. “Kami melihat langsung gudang bahan baku, chiller, freezer, hingga ruang produksi. Ini memperkaya pemahaman kami dibanding hanya belajar teori di kelas,” katanya.  Adam, peserta lainnya, berharap SPPG dengan standar seperti di Pejaten dapat direplikasi di seluruh Indonesia. “Program MBG ini sangat penting untuk peningkatan gizi anak-anak. Kami siap menjadi penggeraknya,” tegasnya.  Komjen Pol Dedi Prasetyo, Ketua Gugus Tugas MBG Polri, menyatakan bahwa Polri terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. “Kami mendukung penuh program pemerintah ini dan siap berbagi pengalaman dengan institusi lain yang ingin mendirikan SPPG,” tuturnya.  Sebelumnya, SPPG Polri Pejaten juga telah dikunjungi perwakilan Yayasan Rockefeller dan Asian Development Bank (ADB) sebagai model pengelolaan makanan bergizi berstandar tinggi. PNO-12 21 Jun 2025, 17:56 WIT
Ketua Umum Bhayangkari Salurkan Bantuan Sosial di Sorong, Papua Barat Daya Papuanewsonline.com, Sorong – Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan memimpin langsung kegiatan kemanusiaan bertajuk Bhayangkari Peduli di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, pada Kamis (19/6).Dalam kegiatan tersebut, Bhayangkari menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga setempat, yang terdiri dari paket sembako, bantuan penanganan stunting untuk anak-anak, serta perlengkapan sekolah untuk mendukung pendidikan anak-anak kurang mampu.“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat. Khususnya bagi mereka yang sedang menghadapi persoalan ekonomi, kekurangan gizi pada anak, serta keterbatasan akses pendidikan,” ungkap Ny. Juliati Sigit Prabowo saat menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga.Bantuan sosial ini pun disambut antusias oleh masyarakat Sorong. Banyak warga yang merasa terbantu dan mengapresiasi kehadiran Bhayangkari dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara nyata.Dalam kegiatan ini, Ny. Juliati didampingi oleh para pengurus Bhayangkari dari tingkat pusat, daerah, hingga cabang. Mereka terlibat langsung dalam proses pembagian bantuan dan turut berinteraksi dengan para penerima manfaat.Sebagai organisasi pendamping Polri yang juga bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, Bhayangkari menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.“Kami ingin terus hadir bersama masyarakat, terlebih di wilayah-wilayah yang masih menghadapi tantangan dalam kesehatan dan pendidikan. Ini adalah bagian dari komitmen Bhayangkari untuk ikut mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan masalah sosial,” tutur Ny. Juliati. PNO-12 20 Jun 2025, 13:56 WIT
Kelangkaan Beras Bulog Jadi Pemicu Kenaikan Harga Beras di Kabupaten Mimika Papuanewsonline.com, Timika, – Harga beras di Kabupaten Mimika mulai naik hingga mencapai  Rp 18.000 Per kilogram.Sumyati Salah satu warga saat ditemui di pasar sentral mengatakan kaget karena harga beras tiba-tiba naik." Beras yang harga Per kilogram 15 Ribu, sudah naik hingga 18 Ribu, dulu kita biasa beli beras Bulog dengan harga terjangkau 13 Ribu, namun sekarang sudah tidak ada sekitar 5 bulan ini," ujar Sumyati di Pasar Sentral Timika, Selasa (17/6/2025).Terpisah, Ayudin salah satu pedagang beras di jalan Hasan Udin membenarkan bahwa harga beras melonjak akibat tidak ada pasokan beras Bulog." Tidak ada pasokan beras Bulog menjadi pemicu atau  penyebab utama kenaikan harga beras premium di Kabupaten Mimika," ucap Ayudin.Ayudin mengatakan tanpah disadari,  kenaikan harga beras premium sudah terjadi cukup lama." Sebelum lebaran Idul Adha sudah lama naik harga beras premium, hal ini terjadi, karena sudah lama tidak ada pasokan beras Bulog di pasar," Ungkapnya.Meskipun harga gabah di tingkat petani juga mengalami kenaikan,  namun Ayudin menekankan bahwa keterbatasan pasokan beras Bulog yang seharusnya menjadi penyangga harga,  justru memperparah situasi di Kabupaten Mimika. "Harga gabah memang naik, tapi masalah utamanya adalah beras Bulog yang susah masyarakat dapat," ujar Ayudin.  Ia menjelaskan bahwa para pedagang beras, termasuk dirinya,  terus menunggu informasi resmi mengenai ketersediaan dan distribusi beras Bulog dari kantor cabang setempat, Namun, informasi yang diperoleh masih sangat terbatas karena kantor cabang Bulog pun mengaku masih menunggu arahan dari pusat.  " Ketidakpastian ini membuat kami  pedagang kesulitan dalam merencanakan stok dan berdampak pada harga jual beras di pasar, dan sekarang harga beras  sampai Rp18.000," UjarnyaKata Dia, Lambatnya distribusi dan minimnya informasi mengenai ketersediaan beras Bulog telah menciptakan ketidakstabilan harga beras di Mimika.  " Kondisi ini sangat merugikan konsumen, khususnya mereka yang berpenghasilan rendah dan mengandalkan beras Bulog sebagai sumber karbohidrat utama dengan harga yang terjangkau," Sesalnya." pembeli pasti mereka cari yang paling murah, apalagi kan pelanggan itu nanya terus yang murah begitu, tapi tidak ada " keluh nyaAyudin menerangkan, Masyarakat sangat tergantung akan  beras Bulog dimana beras Bulog sebagai komoditas penstabil harga, namun kini beras Bulog susah untuk diperoleh.(Jidan)  17 Jun 2025, 20:12 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT