Papuanewsonline.com
Surat Kesaksian: Tanah Timika Milik Suku Aika, Ganti Rugi "Bangun Dulu Urusan Belakang"
Dua Tahun Joel, Ketua Pemuda Kei: Pembangunan Kampung Hanya Wacana, Buka Data Otsus Rp228 Miliar
AMI Desak KPK Periksa Dana SILPA APBD Mimika 2025 Rp 1,1 Triliun
Mafud MD Berikan Selamat Kepada Polri dan Apresiasi Kinerja Kejagung
Sebelum Undur Diri, Febrie Adriansyah Sebut Ada 47 Orang Terlibat Mega Korupsi BGN
KPK Tangkap Bupati Sukoharjo, Brankas Isi Emas 2,5 Kg dan Uang Rp21,2 Miliar
Proyek Ruang Guru SMPN Jila Minim Pengawasan, Kepala Tukang Rangkap Jadi Konsultan
Janji Busuk Pemda Mimika: Ganti Rugi Suku Aika Cuma Omong Kosong, Tanah Tetap Digarap
Breaking News: Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diumumkan Jadi Tersangka
Pimpin Upacara Sertijab 9 Pejabat Polda Maluku, Ini Harapan Kapolda
Polda Maluku Awasi Penjualan Takjil Di Kota Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melalui Subdit I / Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus melakukan pengawasan dan pemantauan pangan, khususnya pada penjualan makanan takjil (berbuka puasa) di kota Ambon, Selasa (12/3/2024).Pengawasan yang dipimpin Ketua Tim Tindak Satgas Pangan Polda Maluku, AKP. Piter Matahelumual, ini berlangsung di Masjid Al-Fatah, Desa Batu Merah, Negeri Lama, Waiheru, dan Poka."Kita melakukan pengawasan baik terhadap kue olahan, minuman (sirup) maupun makanan lainnya seperti nasi kuning, kolak, nasi pulut, dan suami (olahan singkong)," katanya.Matahelumual mengungkapkan, pengawasan yang dilaksanakan bertujuan untuk meminimalisir penggunaan zat-zat berbahaya yang dapat membahayakan masyarakat."Secara umum makanan takjil yang dijual sebagai menu berbuka puasa terpantau aman," tandasnya. (PNO-12)
13 Mar 2024, 11:05 WIT
Jelang Puasa, Satgas Pangan Maluku Monitoring Kadaluarsa Bahan Pangan Olahan dan Stok Bapok
Papuanewsonline.com, Ambon - Satgas Pangan Provinsi Maluku yang diketuai Direktur Reskrimsus Polda Maluku melakukan monitoring batas waktu penggunaan/kadaluarsa bahan pangan olahan menjelang bulan puasa sampai dengan Idul Fitri Tahun 2024.Pemantauan dan pengecekan kadaluarsa bahan pangan olahan dilaksanakan di sejumlah retail modern (foodmart, hypermart, farmer) di kota Ambon, Kamis (7/3/2024).Kegiatan monitoring tersebut dipimpin Kadis Perindag Provinisi Maluku, Yahya Kotta, yang didampingi oleh perwakilan BPOM, Perikanan dan Satgas Pangan Polda Maluku."Monitoring kadaluarsa bahan pangan olahan kami lakukan di distributor, pedagang dan pengecer. Hari ini di foodmart Amplas, hypermart MCM, dan Farmers," kata Katim Tindak Satgas Pangan Polda Maluku AKP Piter Matahelumual.Hasil monitoring hari ini ditemukan bahan-bahan olahan pangan masih dalam kondisi layak dikonsumsi selama bulan Ramadan hingga hari raya Idul Fitri."Kami juga tadi melakukan pemantauan harga dan pegecekan stok bahan pokok bersama satgas TPID (Tim Penanggulangan Inflasi Daerah) Maluku," ungkapnya.Pengecekan harga dan stok kebutuhan pokok (Bapok) seperti cili / cabai, bawang, daging ayam, daging sapi, beras, minyak goreng, dan telur dilaksanakan di pasar Mardika; Pasar Batu Merah; Gudang 51 / CV. Gema Rejeki di Passo; Dan Indogrosir di Kate-Kate."Dalam giat pemantauan tersebut, diperoleh data bahwa stok bahan pokok selama bulan ramadan hingga hari raya Idul Fitri aman," ungkapnya. (PNO-12)
07 Mar 2024, 19:50 WIT
Kapolda Maluku Ikuti Penyerahan Rumah Khusus Bagi Masyarakat Kariuw
Papuanewsonline.com, Malteng - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif menghadiri kegiatan penyerahan kunci dan pemanfaatan rumah khusus kepada masyarakat Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.Penyerahan rumah khusus yang ditandai dengan pemberian kunci rumah secara simbolis ini dilangsungkan di Gereja Ebenhaezer, Negeri Kariuw, Rabu (6/3/2024).Turut hadir Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Syafrial, Pejabat Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, Direktur Rumah Khusus Ditjen Perumahan, Kasubdit Wilayah III Direktorat Rumah Khusus, Kadis Perumahan & Kawasan Pemukiman Provinsi Maluku, dan pejabat lainnya.Kapolda dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat agar dapat menjaga keamanan, kedamaian dan meningkatkan persaudaraan di Pulau Haruku."Saya punya kewajiban dan tanggung jawab yang besar dalam proses penyelesiaan konflik di Kariuw dan Pulau Haruku ini. Jadikan peritiwa tersebut masa lalu tersebut sebagai introspeksi bagi semua pihak untuk jangan pernah terulang kembali, mari kita jalani hari ini dengan rasa syukur dan menatap masa depan bersama dengan optimis di Bumi Raja-raja Maluku, khususnya di Pulau Haruku ini agar terus aman kondusif dan harmonis," pinta Kapolda.Menurutnya, wilayah Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang baik dalam membuka lapangan pekerjaan oleh pemerintah. Olehnya itu wilayah ini harus aman dan tentram sehingga ruang usaha dapat terbuka. Bahkan, dapat menarik investor dari luar untuk membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Maluku."Jangan ada lagi konflik-konflik di wilayah Maluku ini, sehingga ke depan kita bisa siapkan anak cucu kita untuk mencapai masa depan yang lebih baik," harapnya.Kapolda pun mengajak masyarakat untuk berani menyalurkan bakatnya dalam membangun dunia usaha dan melawan kemiskinan. Bukan sebaliknya berani untuk berkelahi dan bertikai melawan saudara sendiri yang merugikan diri dan keluarga serta masyarakat."Proses pembangunan rumah ini tidak mudah karena di awali dengan kejadian yang penuh dengan duka dan air mata sehingga apa yang diberikan negara kepada rakyat harus kita jaga bersama," katanya.Kepada pihak PUPR, Kapolda berharap agar dalam proses pembangunan rumah di Kariuw dapat dilakukan secara merata sehingga tidak ada persoalan lagi di antara masyarakat."Dan ini adalah wujud kepedulian dari Bapak Presiden RI bahwa Negara harus hadir di tengah tengah kehidupan masyarakat Indonesia," pungkasnya.Sementara itu, Pejabat Bupati Maluku Tengah menyampaikan atas nama Pemerintah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PUPR atas kerja keras dan dedikasinya dalam pembangunan rumah bagi masyarakat Negeri Kariuw."Kepada seluruh masyarakat yang menjadi penerima hunian yang telah di bangun, kita harus bersyukur serta berterima kasih atas rumah yang telah di bangun dan diharapkan dapat merasa aman dan nyaman di dalam bangunan tersebut," harapnya.Direktur Jendral Perumahan Khusus PUPR yang diwakili Prakarsa Yoga ST. MT, (Kasubdit Rusus Wilayah 3 ), mengatakan, pembangunan rumah kusus merupakan usulan dari kabupaten Maluku Tengah. "Rumah khusus yang dibangun ini tipe 5.6. Yang sudah dibangun sebanyak 50 unit," ungkapnya.Atas nama masyarakat Kariuw, Pejabat Negeri Kariuw Pieter Radjawane memberikan apresiasinya kepada semua pihak yang sudah membantu sehingga pembangunan rumah khusus ini dilakukan."Atas nama warga kami melihat Negara hadir untuk masyarakat, memang ini merupakan awal 50 unit dan kami tetap menunggu pembangunan berikutnya yang akan dilaksanakan," ujarnya.Pejabat Negeri Kariuw juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku dan Pangdam XVI/Pattimura bersama personelnya yang telah melakukan pengamanan di negeri Kariuw hingga saat ini."Kami masih kekurangan air bersih untuk 50 unit rumah yang telah dibangun dan beberapa rumah warga lainnya, kami harapkan adanya tindakan dari pemerintah agar kami bisa mendapatkan air bersih," tambahnya.Untuk diketahui, usai kegiatan penyerahan rumah khusus, Kapolda dan Pangdam bersama rombongan juga meninjau Pos BKO Ramil, Raider 733/Masariku di Perbatasan Negeri Kariuw & Negeri Pelauw. Mereka juga meninjau Mako Polsek Pulau Haruku, serta Mako Koramil 1504/07 Pulau Haruku.Setelah makan siang bersama, Kapolda, Pangdam dan rombongan kembali menuju Masjid Al-Muhajirin di Dusun Ori untuk melaksanakan Sholat Duhur bersama masyarakat. Selanjutnya, rombongan kembali menggunakan Kapal Polairud Polda Maluku menuju Pelabuhan Tulehu. (PNO-12)
06 Mar 2024, 19:42 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Sosialisasi DIPA Dan Penyerahan RKA-K/L Satker Polda Papua T.A. 2024
Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., memimpin kegiatan Sosialisasi DIPA, Penandatanganan Pakta Integritas, dan Penyerahan Dokumen RKA-K/L Satker Jajaran Polda Papua T.A. 2024 yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Entrop, Kamis (18/01).Dalam acara tersebut, Wakapolda Papua didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua dan Kapolres se-Jajaran Polda Papua. Sosialisasi ini menjadi forum penting untuk memahamkan seluruh satuan kerja terkait pelaksanaan tugas Polri di tahun 2024.Brigjen Pol. Patrige menyampaikan bahwa Polri saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan dan harapan masyarakat. Masyarakat menuntut peningkatan kinerja dan pelayanan kepolisian. Wakapolda menekankan bahwa keselamatan, kecepatan dalam pelayanan, dan profesionalisme penegakan hukum menjadi prioritas dalam menjawab tuntutan dan harapan tersebut.“Tantangan besar yang dihadapi Polri adalah pelaksanaan pemilu 2024. Saya yakin bahwa dengan kerja keras dan upaya sungguh-sungguh, Polri dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan terkendali,” ucapnya.Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) kepada 55 satuan kerja di jajaran Polda Papua. Wakapolda berharap dengan diterimanya dokumen DIPA dan RKA, setiap satuan kerja dapat memproses pelaksanaan anggaran sesuai rencana kerja mereka."Segera sosialisasikan DIPA dan RKA satker di lingkungan masing-masing, susun pola rencana penarikan dana secara sistematis sebagai dasar dalam pelaksanaan dan pengawasan realisasi penyerapan anggaran," ungkap Wakapolda Papua.Brigjen Pol. Patrige juga menekankan pengelolaan anggaran berbasis kinerja, di mana setiap rupiah yang diterima harus menghasilkan keluaran (output) yang terukur dan memberikan manfaat (outcome) bagi masyarakat.“Dalam menghadapi tahun 2024, saya mengajak seluruh anggota kepolisian untuk berdisiplin, melaksanakan rencana DIPA dan RKA-kl secara efektif, efisien, dan ekonomis. Saya juga menekankan pentingnya penyesuaian jika terjadi perubahan kalender kegiatan dan dukungan anggaran yang merupakan hak kesejahteraan personel,” tegasnya.Ia mengingatkan agar seluruh satuan kerja menjaga kelancaran dukungan anggaran operasi kepolisian, seperti operasi mantap brata, operasi kewilayahan, operasi fungsi lantas, operasi binmas, kontijensi, dan dukopsnal satker, polres, dan polsek pada tahun 2024. Tujuannya adalah mendukung kegiatan operasional kepolisian di lapangan. (PNO-12)
19 Jan 2024, 07:57 WIT
TNI Dan Kementan RI Bersinergi Dukung Kemajuan Pangan Indonesia
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kementerian Pertanian RI dan Tentara Nasional Indonesia sebelumnya telah memiliki Nota Kesepahaman di bidang pertanian yaitu program ketahanan pangan nasional melalui sinergitas Kementerian Pertanian, sesuai dengan visi saya yaitu TNI yang prima yakni TNI yang professional, responsive, integrative, modern dan adaptif.Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam sambutannya pada saat penandatanganan Nota Kesepahaman antara TNI dengan Kementerian Pertanian RI tentang Dukungan Pelaksanaan Pembangunan Pertanian, bertempat di Wisma A.Yani Jl. Taman Suropati No.10 Menteng Jakarta Pusat, Senin (4/12/2023).Lebih lanjut dikatakan Panglima TNI bahwa dalam misi TNI yang integrative dimana TNI bersinergi dengan kementerian lembaga dan komponen bangsa lainnya. ”Penandatanganan Nota Kesepahaman pada hari ini dengan Kementerian Pertanian, merupakan implementasi dari misi saya untuk dapat bersinergi dengan kementerian dan lembaga lainnya,” tuturnya.Jenderal TNI Agus Subiyanto berharap Nota Kesepahaman yang telah disepakati dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas yang sudah terjalin sebelumnya antara Kementerian Pertanian dan Tentara Nasional Indonesia. ”Nota Kesepahaman ini ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama di tingkat operasional, agar apa yang menjadi tujuan bersama untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dapat terwujud,” jelasnya.Adapun ruang lingkup Nota Kesepahaman ini meliputi pendampingan pelaksanaan program pembangunan pertanian, pendampingan dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pertanian, optimal lahan Tentara Nasional Indonesia untuk pertanian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian, pemanfaatan sarana dan prasarana, bidang kerja sama lain yang disepakati.Dihadapan awak media, Jenderal TNI Agus mengungkapkan pemasalahan lahan tidur yang terdapat kendala dalam perairan. “Biasanya lahan-lahan tidur itu kebanyakan kurang air sehingga kita harus memang merencanakannya perairannya dulu, yang tadi saya sampaikan tipologi wilayah itu berbeda misalkan daerah Sukabumi sekarang sudah panen singkong sama jagung kita sudah menanam singkong dan jagung tapi sebelumnya tidak bisa panen karena musim kemarau. Nanti kedepan kita evaluasi, berarti lumbung-lumbung airnya yang harus kita buat dulu,” jelasnya.Pada kesempatan itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa penandatangan MoU ini guna mempercepat peningkatan produksi dan mengembalikan swasembada pangan yang pernah diraih 3 tahun sebelumnya serta memperkuat pertanian guna menghadapi ancaman dampak El Nino, salah satunya dengan mengoptimasi lahan tidur dan potensi lahan rawa mineral seluas 10 juta hektar."Di era Pak Jokowi, kita 3 kali swasembada. Ini semua berkat campur tangan TNI. Kita swasembada di 2017, 2019, 2020. Kedepannya dengan sinergi ini kita mencoba menekan impor dalam waktu satu hingga dua tahun kedepan. Tiga tahun kedepan harapannya kita sudah swasembada seperti dulu," ungkap Mentan Amran. (PNO-12)
05 Des 2023, 07:16 WIT
Pasca Dilanda Bencana Longsor, Kapolda Sumut: Pencarian Korban Masih Terus Dilakukan
Papuanewsonline.com, Humbahas - Musibah banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Dusun III, Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Jumat (1/12).Dalam musibah itu sebanyak 12 warga hilang dan 13 unit rumah rusak tertimbun material longsor. Adapun identitas para korban yang hilang itu yakni Sartika Simanjuntak, Ceriah Banjarnahor.Kemudian, Op Oge Br Sianipar, Juni Silaban, Krisjen Siregar, Lasroha Sinambela, Pintar Simamora, Besman Sihombing, Adriano Silaban, Eva Purba, Diana Sinaga dan Dian Lubis.Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, yang datang meninjau proses pencarian korban bersama Pj Gubernur Sumut dan Kasdam I/BB mengatakan personel gabungan TNI, Polri BPBD dan dibantu masyarakat masih terus berupaya untuk melakukan pencarian korban hilang akibat musibah tanah longsor tersebut."Kita masih fokus mencari 11 orang yang diidentifikasi berada di lokasi bencana saat ini belum ditemukan. Saat ini sejumlah alat berat masih melakukan pembersihan material longsor berupa batu berukuran besar yang membenam rumah warga dan akses jalan," katanya.Agung mengungkapkan, sebanyak 120 kepala keluarga telah diungsikan ke Balai Desa, Kecamatan Balaraja, berada di tempat yang lebih aman untuk sementara waktu untuk mengantisipasi terjadinya musibah longsor susulan."Kita Polda Sumut, Kodam I Bukit Barisan, Pemprov Sumut, Polres Humbahas beserta Pemda telah memberikan bantuan kebutuhan hidup kepada masyarakat yang terdampak musibah longsor selama mengungsi," ungkapnya saat mengunjungi lokasi bencana bersama Pj Gubernur Sumut Mayjen TNI (Purn) Hassanudin dan Kasdam I/BB."Polda Sumut juga mendidirikan posko identifikasi antemortem dan postmortem. Saya meminta agar agar manajemen disaster diterapkan dengan baik dengan membagi zona penanganan lokasi bencana, korban dan masyarakat terdampak," ujar mantan Asops Kapolri tersebut. (PNO-12)
04 Des 2023, 18:48 WIT
Kapolres Jayawijaya Terima Bantuan dari Mitra Polri dan Paguyuban untuk Korban Kebakaran
Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Pasca kejadian kebakaran yang menghanguskan asrama polisi Polres Jayawijaya, banyak bantuan yang dari berbagai pihak untuk membantu meringankan para korban.Salah satunya dari mitra Polri dan paguyuban di Kabupaten Jayawijaya yang turut peduli terhadap para korban kebakaran dengan memberikan bantuan di Posko Kebakaran Aspol Polres Jayawijaya, Sabtu (02/12) pagi.Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK dimana bantuan yang diterima akan dikumpulkan untuk selanjutnya dibagikan terhadap 23 KK yang terdampak kebakaran yang terjadi pada tanggal 25 November 2023 lalu.Kapolres yang mewakili personelnya yang menjadi korban kebakaran mengucapkan terima kasih atas prihatin dan kepedulian yang diberikan Kepada kami."Saya selaku Kapolres jayawijaya mengucapkan banyak terima kasih dan Semoga Allah SWT dapat membalas kebaikan Bapak/Ibu sekalian dunia dan akhirat," pungkas Kapolres.Sementara itu Perwakilan mitra polri dan Paguyuban Wilayah Kab. Jayawijaya menyampaikan pihaknya mengharapkan apa yang dapat kami berikan dapat membantu pihak keluarga yang mendapatkan musibah."Kami berharap agar pihak keluarga yang terkena musibah dapat diberi ketabahan atas musibah ini dan semoga Allah SWT memberikan rezeki yang lebih," ujarnya.Adapun bantuan berupa Sembako dan uang tunai diserahkan dari Ketua Pengadilan Negeri Wamena, Ketua Dharma Yukti Karini Cabang Wamena, Pemuda Batak Bersatu (PBB), SD Negeri Wamena, serta asosiasi dan pribadi dari personel Polres Jayawijaya. (PNO-12)
03 Des 2023, 12:12 WIT
Polsek Sentani Kota Respon Cepat Kejadian Kebakaran di SMP Negeri 5
Papuanewsonline.com, Jayapura – Sebuah kebakaran melanda bangunan perpustakaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Jumat (01/12). Personel dari Polsek Sentani Kota dengan sigap merespons kejadian tragis tersebut.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, mengonfirmasi kejadian ini dan menyatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIT dini hari tadi. Kabid Humas menjelaskan bahwa menurut keterangan Selince Suebu, saksi yang juga merupakan salah seorang Guru di sekolah tersebut, menyebutkan bahwa dirinya mengetahui peristiwa itu saat api tengah melahap sebagian bangunan perpustakaan."Melihat hal itu, saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada piket Jaga Polsek Sentani Kota untuk meminta bantuan guna memadamkan api," ujarnya.Ditempat berbeda, Kapolsek Sentani Kota AKP Zakarias Siriyey, S.Sos, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan tersebut, pihaknya segera bergerak ke lokasi kejadian dan menghubungi Pihak Pemadam Kebakaran."Bersama masyarakat dan satu mobil pemadam kebakaran, kami berupaya keras memadamkan api. Sekitar pukul 04.55 WIT, api berhasil dipadamkan, meskipun bangunan perpustakaan SMP Negeri 5 Sentani telah dilalap habis oleh si jago merah," terangnya.Kapolsek menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini."Kami akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran ini. Meskipun kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendalaman, kami dapat memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," tutup AKP Zakarias.Kondisi kebakaran ini menjadi sorotan utama dan menjadi prioritas untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti serta langkah-langkah pencegahan di masa mendatang. (PNO-12)
01 Des 2023, 16:19 WIT
Kapolsek Selaru Bersama Personel Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan Milik Warga Desa Adaut
Papuanewsonline.com, Tanimbar - Polres Kepulauan Tanimbar, Kapolsek Selaru Ipda S. MATRUTTY bersama Personel berhasil padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi pada Lahan milik salah satu Warga di Desa Adaut, Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (20/11).Kapolsek Selaru Ipda S. MATRUTTY bersama personil awalnya mendapatkan informasi Via Telepon dari salah satu Warga Desa Adaut yang sementara melintasi area tersebut dan menginformasikan bahwa telah terjadi kebakaran hutan dan Lahan (KARHUTLA) sehingga meminta bantuan pada Kapolsek Selaru bersama Personel untuk melakukan pemadaman terhadap Kobaran Api tersebut.Setelah mendengar Informasi dari Warga tersebut, kapolsek bersama Personel Polsek Selaru langsung bergerak cepat menuju ke lokasi Karhutla. Ketika tiba di lokasi kebakaran, Kapolsek bersama Personel langsung melakukan proses pemadaman."Benar, kami dihubungi oleh salah satu warga yang sementara melintas di daerah tersebut, yang bersangkutan menginformasikan bahwa telah terjadi kebakaran dilahan yang sementara dilewatinya dan mohon bantuan Kapolsek serta personil untuk membantu memadamkan api supaya tidak menyebar lebih luas lagi," ungkap Kapolsek."Pada awalnya Kobaran Api tersebut sulit untuk dipadamkan disebabkan lokasi titik api sangat sulit dan sudah ditutupi dengan asap tebal, namun Kapolsek bersama Personel Polsek Selaru pun berhasil padamkan Api tersebut dan selanjutnya dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api pada lokasi yang terjangkau api tersebut," tambah MatrutyMenurut Matruty, penyebab kebakaran diperkirakan karena Human Error yaitu kelalaian atau kurang hati-hati dalam membuka lahan baru dengan cara membakar sebagian lahan kebun kemudian ditinggalkan dan lupa untuk memadamkan api tersebut, sehingga mengakibatkan api menjalar ke rumput-rumput kering dan menimbulkan kebakaran apalagi dengan kondisi iklim kemarau panjang saat ini.“Lahan yang merupakan milik salah satu Warga Desa Adaut ini, diperkirakan terbakar kurang lebih sekitar 1 (satu) hektar dan tidak ada kerugian yang diakibatkan oleh Kebakaran Hutan dan Lahan tersebut” ungkap Kapolsek.Selain itu, Kapolsek menghimbau kepada Masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran di Hutan, Pastikan Api tersebut padam sebelum pulang serta tidak membuang puntung rokok atau menggunakan api terbuka di lingkungan yang rawan kebakaran, terutama di lahan kosong. Selain itu juga Kapolsek mengingatkan untuk segera laporkan kejadian yang mencurigakan atau melihat adanya tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.Keberhasilan penanganan kebakaran ini menjadi bukti nyata bahwa informasi masyarakat dan kerja sama antara Kapolsek bersama Personel Polsek Selaru sangatlah penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di Masyarakat. Diharapkan kejadian serupa tidak akan terulang kembali dimasa mendatang, tutup Kapolsek. (PNO-12)
21 Nov 2023, 17:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru