Papuanewsonline.com
Surat Kesaksian: Tanah Timika Milik Suku Aika, Ganti Rugi "Bangun Dulu Urusan Belakang"
Dua Tahun Joel, Ketua Pemuda Kei: Pembangunan Kampung Hanya Wacana, Buka Data Otsus Rp228 Miliar
AMI Desak KPK Periksa Dana SILPA APBD Mimika 2025 Rp 1,1 Triliun
Mafud MD Berikan Selamat Kepada Polri dan Apresiasi Kinerja Kejagung
Sebelum Undur Diri, Febrie Adriansyah Sebut Ada 47 Orang Terlibat Mega Korupsi BGN
KPK Tangkap Bupati Sukoharjo, Brankas Isi Emas 2,5 Kg dan Uang Rp21,2 Miliar
Proyek Ruang Guru SMPN Jila Minim Pengawasan, Kepala Tukang Rangkap Jadi Konsultan
Janji Busuk Pemda Mimika: Ganti Rugi Suku Aika Cuma Omong Kosong, Tanah Tetap Digarap
Breaking News: Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diumumkan Jadi Tersangka
Pimpin Upacara Sertijab 9 Pejabat Polda Maluku, Ini Harapan Kapolda
KMKI Keuskupan Agats Salurkan Pakaian, ATK, Makanan Hingga Layanan Kesehatan Gratis Di Pedalaman Asm
Papuanewsonline.com, Asmat - Komunitas Medik Katolik Indonesia (KMKI) Keuskupan Agats menggelar bakti sosial (Baksos) kesehatan di kampung Aou, distrik Pulau tiga. Minggu (19/11/23).Dalam kegiatan tersebut, KMKI bekerjasama dengan Relawan Agats (Ragats) dan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Agats. Pihaknya juga melibatkan Puskesmas Nakai distrik Pulau tiga dalam pelayanan medis.Pada momen itu, KMKI membagi ratusan pasang pakaian, perlengkapan sekolah dan memberikan makanan tambahan berupa bubur kacang hijau dan telur bagi balita dan pasien.dr. Frans Arvindo Irapanussa, selaku dokter Pemeriksa dalam pelayanan medis tersebut menjelaskan, mayoritas pasien yang datang dengan keluahan panas, batuk beringus dan nyeri."Kalau diagnosis yang paling banyak adalah ISPA dan malaria. Berdasarkan gejalah demam dan panas maka disarankan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Dari Tim KMKI telah menyediakan RDT malaria (rapid diagnostic tes) sehingga setelah dailakuka pemeriksaan, ditemukan beberapa anak dan dewasa terkena malaria. Kebetulan obat malaria lengkap sehingga langsung dilakukan pengobatan," ungkap dr. Frans yang juga adalah kepala Puskesmas Nakai.Selain itu, ucapan terimakasih datang dari Nataniel Sain, salah satu Kader Posyandu Kampung Aou. Ia mengapresiasi pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh KMKI. Menurutnya pemeriksaan kesehatan berdampak baik bagi masyarakat yang enggan melakukan pemeriksaan di Puskesmas atau Pustu."Saya mengucapkan banyak terimkasih untuk tim medis yang sudah datang di kampung Aou," ucapnya.Ketua KMKI Keuskupan Agats, drg.Yenny Yokung Yong,MDSc,SpPerio yang ditemui menjelaskan, pelayanan KMKI yang dilakukan didasari oleh tema tentang perempuan samaria yang baik."Dalam alkitab dikatakan bahwa orang samaria itu mau membantu orang lain, walaupun boleh dikatakan musuhnya sekalipun tetapi ia mau menolong, merawat hingga orang tersebut sembuh. Kita melayani sesama manusia, tanpa kita harus memandang siapapun manusia itu ," ujar drg. Yenny.Diketahui Nakes yang tergabung dalam KMKI Keuskupan Agats terdiri dari Dokter Gigi, Dokter Umum, Perawat, Bidan, Ahli Gizi, Apoteker, Asisten Apoteker, serta Tenaga Laboratorium. (PNO-12)
20 Nov 2023, 16:35 WIT
Satgas Yonif 122/TS Gelar Gotong Royong Di Masjid Nurun Ala Nur
Papuanewsonline.com, Keerom - Kemanunggalan TNI dan Rakyat, tercermin dengan apa yang dilakukan oleh anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS Pos Pitewi bersama warga melaksanakan karya bakti bergotong royong membangun Masjid Nurun Ala Nur di Kampung Pitewi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (20/11/2023).Dalam keterangannya, Dankipur B Satgas Pamtas Yonif 122/TS Kapten Inf Budi Kristiyanto Pos Koki B Pitewi melaksanakan karya bakti bersama warga di Masjid Nurun Ala Nur."Selain menjaga stabilitas keamanan di wilayah Perbatasan RI-PNG, kami TNI juga membantu masyarakat melalui kegiatan karya bakti, '' ucap Kapten Inf Budi Kristiyanto."Ini juga sebagai upaya dalam membantu kesulitan warga. Semoga dengan terselenggaranya kegiatan karya bakti TNI ini semakin mempererat kebersamaan Prajurit TNI dan warga di wilayah perbatasan RI PNG, khususnya di Papua, bahkan dapat menumbuhkan rasa saling peduli terhadap sesama," tambahnya.Harapan warga dari beberapa orang yang dimintai tanggapan tentang tembangunan masjid tersebut, bahwa dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang melaksanakan ibadah di Masjid Nurun Ala Nur."Pembangunan Masjid Nurun Ala Nur ini, sudah lama terbengkalai sehingga Pos Koki B Pitewi bersama warga saling bahu membahu untuk melaksanakan karya bakti," ungkap Mashud Saleh selaku imam Masjid Nurun Ala Nur saat dikonfirmasi.Seperti penekanan Dansatgas Mayor Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat yang membutuhkan bantuan di tiap-tiap pos masing-masing.Mashud Saleh selaku Imam Masjid Nurun Ala Nur menegaskan pembangunan Masjid Nurun Ala Nur merupakan salah satu upaya masyarakat Kampung Pitewi untuk memperbesar kapasitas masjid."Ini semua untuk menampung jamaah dalam pelaksanaan ibadah setiap harinya untuk menampung jamaah di wilayah perbatasan itu," jelas Imam Masjid Nurun Ala Nur"Hubungan baik antara masyarakat dengan Satgas Pamtas Yonif 122/TS terus dipertahankan sebagai perwujudan kemanunggalan TNI di tapal batas negara RI-Papua Nugini," tutup Iman Mashud. (PNO-12)
20 Nov 2023, 14:32 WIT
IPM Provinsi Sumsel Tahun 2023 Meningkat Tinggi Sebesar 0,97 Persen
Papuanewsonline.com, Palembang - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 2023 mencapai 73,18 persen meningkat 0,97 persen dibandingkan pada tahun 2022. Angka tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan IPM Sumsel lebih tinggi jika dibandingkan IPM Indonesia.“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara nasional pada tahun 2023 mencapai 74,39 persen meningkat 0,84 persen dibandingkan pada tahun 2022,” ucap Kepala Badan Pusat Statitisk (BPS) Sumsel Wahyu Yulianto melalui kanal YouTube BPS Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (15/11/2023).Peningkatan IPM 2023 tersebut terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan dan standar hidup layak. Seluruh dimensi pembentuk IPM itu mengalami peningkatan, terutama dimensi pengetahuan. Wahyu mengatakan pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2023 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 74,04 tahun, meningkat 0,28 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya. Dimana sumber data umur harapan hidup saat lahir menggunakan hasil Long Form SP2020 (SP2020-LF). Sebagai informasi IPM Sumsel mengalami peningkatan signifikan. Dari sebelumnya ada di kriteria sedang, namun kini IPM Sumsel sudah pada level yang tinggi sejak tahun 2019.“Kriteria 60-70 itu merupakan level sedang. 70-80 sudah di level tinggi dan 80 ke atas itu sangat tinggi. Kita lihat pada 2018, IPM Sumsel ini masih di kategori sedang dengan angka 69,39, lalu di 2019 masuk dalam level tinggi dengan angka 70,02. Kemudian pada 2022 meningkat di angka 70,90,” jelasnya. Peningkatan IPM Provinsi Sumsel didorong oleh peningkatan semua indikator meliputi angka harapan hidup saat lahir meningkat 0,28 tahun atau 0,38 persen dibanding tahun 2022 lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan 2020-2022 sebesar 0,25 persen.Sementara itu, harapan lama sekolah meningkat 0,08 tahun atau 0,64 persen dibandingkan tahun 2022 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan tahun 2020-2022 atau 0,40 persen. Rata-rata lama sekolah/RLS meningkat 0,13 tahun atau 1,55 persen dibandingkan tahun 2022 lebih tinggi dibanding dengan rata-rata pertumbuhan 2020-2022 atau 0,79 persen.Sedangkan pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan meningkat 363 ribu rupiah atau 3,27 persen dibandingkan tahun 2022 lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan 2020-2022 atau 2,14 persen. Kemudian, terkait kondisi pertumbuhan IPM menurut Provinsi tahun 2023 seluruh provinsi memiliki pertumbuhan tinggi dibanding periode 2020-2022, demikian juga dengan Sumsel. (PNO-12)
20 Nov 2023, 12:25 WIT
Pj Gubernur Agus Fatoni dan Mentan Sebut Provinsi Sumsel Miliki Peluang Bisa Dua Besar Produksi Padi
Papuanewsonline.com, Palembang - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menyebutkan bahwa Sumsel bisa menjadi daerah penghasil beras terbesar nomer dua di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Fatoni pada saat pertemuan dengan Deputi BPS RI M Habibullah dan Kepala BPS Sumsel Wahyu Yulianto di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Jumat (17/11/2023)."Ini (Sumsel) diharapkan akan menjadi nomor dua (produksi padi) di Indonesia,” ucap Fatoni. Penyampaian Fatoni sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia pada saat melakukan kunjungan ke Sumsel baru-baru ini.Saat ini produksi padi di Provinsi Sumatera Selatan menjadi salah satu sektor kebanggaan dikarenakan masuk dalam peringkat lima besar secara nasional. Peringkat kedua produksi padi secara nasional sangat dimungkinkan, karena Provinsi Sumatera Selatan mendapat alokasi dari Kementerian Pertanian RI dalam pembukaan lahan sawah baru seluas 200 ribu hektar. Oleh karena itu, menurut Fatoni target ini bukanlah tidak mungkin untuk direalisasikan."Karena itu saya mengharapkan dukungan semua pihak agar yang sudah dicapai ini bisa lebih baik kedepannya,” kata Fatoni.Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sumatera Seletan Bambang Pramono mengatakan untuk meningkatkan produksi padi di Sumsel, pihaknya akan memperluas lahan sawah di akhir tahun 2023 seluas 100 ribu hektar siap garap. Sedangkan di tahun 2024 dilanjutkan dengan 100 ribu hektar lagi."Setelah mendapatkan arahan langsung dari Mentan RI di Sumbawa kemarin, Sumsel kebagian jatah seratus ribu hektare namun Pak Gubernur optimis jika perluasan tersebut digarap menjadi dua ratus ribu hektar. Alhamdulillah bantuan benih padi dan sarana produksi lainnya diberikan oleh Kementan di tahun 2024 untuk seratus ribu hektare," jelas Bambang.Bambang menyebut dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan berbagai upaya mendorong pelaksanaan optimalisasi lahan rawa menjadi sawah siap tanam dengan membentuk tim di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota termasuk melibatkan unsur TNI/Polri, PT Pusri dan mitra kerja lainnya."Produksi kita saat ini sudah 1,5 juta ton. Maka dengan penambahan tersebut produksi beras menjadi 3 juta ton di tahun 2024," kata dia. (PNO-12)
20 Nov 2023, 12:12 WIT
Personel Polsek Serwaru Bersama Warga Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Dan Lahan Karhutla
Papuanewsonline.com, MBD – Memasukki bulan Nopember 2023 keadaan iklim pada Kabupaten Maluku Barat Daya mengalami musim kemarau, guna mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), personel Polsek Serwaru selalu siap siaga dan berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui program pembinaan maupun patroli dialogis yang bertujuan meningkatkan kesadaran warga untuk memelihara hutan serta berupaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Pulau Letti. Kali ini personel Polsek Serwaru yang dipimpin oleh Aipda S. H. Renwarin bersama 5 rekannya setelah menerima laporan warga terkait adanya kebakaran hutan jati secara spontan bergerak cepat dan melakukan koordinasi bersama Staf Pemerintah Desa Tutukey dengan dibantu warga mendatangi tempat kejadian yang terletak diantara di lokasi petuanan Desa Tutukey dan Desa Batumiau sekitar pukul 20.00 Wit pada Sabtu Malam (15/11/2023). Sewaktu tiba di kawasan hutan jati telah ditemukan adanya rambatan api yang membesar serta membakar rerumputan dan daun kering, Personel Polsek bersama warga bahu membahu berupaya untuk memadamkan kobaran api dengan menggunakan peralatan seadanya (ranting pohon) guna mencegah penyebaran api ketempat lain, alhasil akhirnya api berhasil dipadamkan setelah melalui perjuangan panjang. Aipda S. H. Renwarin dan rekan-rekannya kemudian mengumpulkan dan mengarahkan warga untuk lebih berhati-hati dalam meningkatkan kewaspadaan karena pada bulan ini sudah memasukki musim kemarau dimana kebakaran dengan mudah dapat dipicu oleh faktor alam maupun faktor kelalaian manusia itu sendiri. Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Kasi Humas Ipda Wempi R. Paunno mengatakan, selaku Pelindung, Pengayom dan Pelayanan masyarakat kehadiran Polri ditengah-tengah masyarakat salah satunya memberikan rasa aman dan tenteram. Lebih lanjut Kasi Humas menjelaskan, terkait peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah menjadi tanggung jawab kita (Polri-red) dalam upaya mencegah dan menanggulanginya melalui adanya kolaborasi antara Kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla. “Bhabinkamtibmas dalam kegiatan Sambang Desa telah mensosialisasikan kepada warga tentang bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran, selain itu warga juga telah diarahkan untuk selalu waspada dan melaporkan segera jika menemukan adanya kebakaran disekitar lingkungan pedesaan.” tutur Kasi Humas. Kasi Humas juga menambahkan, Pimpinan telah berkomitmen bahwa Polres MBD dan Polsek jajaran tetap mengambil langkah respon cepat dalam menangani karhutla diwilayahnya, hal inilah merupakan bukti nyata bahwa keamanan lingkungan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. “Dengan adanya kolaborasi yang baik antara Kepolisian dan masyarakat, diharapkan ancaman karhutla dapat diminimalisir sehingga lingkungan dapat terjaga dan terhindar dari bahaya kebakaran. “ tutup Kasi Humas. (PNO-12)
16 Nov 2023, 19:02 WIT
Bhabinkamtibmas Humanis di Perbatasan RI-PNG Dedikasikan Diri Untuk Kemajuan Kampung Rawa Biru
Papuanewsonline.com, Merauke – Di perbatasan Republik Indonesia - Papua New Guinea, terdapat sosok polisi Bhabinkamtibmas yang tidak hanya menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi, tetapi juga berperan aktif dalam memajukan Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Polisi ini yang telah mengabdi di kampung tersebut puluhan tahun, yang terletak dalam wilayah hukum Polsek Sota dan dihuni mayoritas oleh warga asli Papua.Sosok polisi humanis ini adalah Bripka Lutfi. AP, S.Pd, yang telah menciptakan berbagai inovasi untuk kemajuan kampungnya. Salah satu karyanya adalah pengembangan Wisata Pelangi Rawa Biru sebagai objek wisata lokal. Selain itu, ia juga aktif dalam membina Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam pembuatan ikan asin gastor dan minyak kayu putih.Saat ditemui, Bripka Lutfi mengungkapkan bahwa UMKM yang ia bina adalah kelompok Pelangi Rawa Biru, dimana tiga aspek ini dibuat untuk mengangkat nama kampung rawa biru sehingga masyarakat dapat mengenal Kampung Rawa Biru.Menurut masyarakat setempat saat ditemui, Senin (13/11), menyampaikan bahwa sosok Polisi tersebut tidak hanya berperan sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai tenaga pengajar yang membantu guru-guru di SD Kampung Rawa Biru. “Pak Lutfi juga memberikan motivasi dan pesan-pesan keamanan kepada siswa-siswi sehingga menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih positif,” ucap Wellem, salah satu warga kampung Rawa Biru.Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas tersebut, mengakui bahwa Kampung Rawa Biru memiliki peran penting sebagai penyuplai sumber air PDAM untuk kota Merauke. “Dedikasi Bripka Lutfi dapat menjadi contoh positif bagi Polisi lainnya di daerah perbatasan yang sehingg dapat lebih menjalankan tugasnya dengan berdaya dan berempati terhadap masyarakat setempat,” tutupnya. (PNO-12)
14 Nov 2023, 14:09 WIT
Sambut HUT Ke-78 Korps Brimob Polri, Satbrimobda Maluku Bedah Rumah Warakawuri
Papuanewsonline.com, Ambon - Satuan Brimob Daerah (Satbrimobda) Maluku, melaksanakan kegiatan sosial yaitu bedah rumah Warakawuri, Wilhelmina Manuhutu, istri dari Peltu (Purn) Philip Willem Manuhutu, anggota Mob-Brig (kini Brimob).Bedah rumah Warakawuri berusia 78 tahun itu dilaksanakan di Negeri Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Pulau Ambon). Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimobda Maluku, Kompol Denny Sandera, mengatakan, bedah rumah yang dilaksanakan merupakan rangkaian dari program menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Korps Brimob Polri."Untuk menyambut HUT ke-78 Korps Brimob Polri, kami dari Satbrimobda Maluku telah dan akan melakukan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya yaitu bedah rumah Warakawuri di Suli. Bedah rumah sudah kami lakukan sejak hari Kamis, 8 November 2023," kata Kompol Denny di Ambon, Minggu (12/11/2023).Bedah rumah melibatkan 9 personel Brimob dan 2 orang Bhayangkari. Kegiatan renovasi rumah yang dilakukan yaitu pergantian tiang penyangga atap ruangan tamu, teras dan dua kamar rumah. Juga pergantian atau pemasangan senk alumunium baru sebanyak 80 lembar."Kami juga melakukan pengecetan seluruh rumah dan membagikan sembako kepada Warakawuri tersebut," katanya.Almarhum Philips Manuhutu meninggal karena sakit pada bulan Desember 1991. Ia tutup usia dengan pangkat terakhir yaitu Pembantu Letnas Satu (Peltu) atau kini Ajun Inspektur Satu (Aiptu)."Makam Almarhum Philip Willem Manuhutu berada di depan rumah Ibu Wilhelmina. Kami juga akan buatkan batu nisan, sebagai bentuk apresiasi dan perhatian dari Sat Brimob Polda Maluku kepada sesepuh Mob-Brig yang merupakan cikal bakal Brimob," ungkapnya. (PNO-12)
13 Nov 2023, 14:53 WIT
Polda Papua Bahas Penanganan Kestabilan dan Keamanan Pasokan Beras Di Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura - Hari Kamis (9/11/2023), Polda Papua melaksanakan program "Polisi Menyapa" di Stasiun LPP RRI Pro I Jayapura, dengan topik "Penanganan Kestabilan dan Keamanan Pasokan Beras di Papua". Dalam dialog interaktif tersebut, hadir Narasumber Panit 1 Unit 1 Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Papua, Iptu Arif Rahman S.Tr.K., S.I.K dan Manager Bisnis Perum Bulog Wilayah Papua, Aan As Arri Wijaya.Dalam kesempatannya, Iptu Arif mengatakan pihaknya sudah melaksanakan kegiatan operasi pasar dengan turun langsung ke lapangan.“Dari Polda Papua sendiri kita sudah turun ke lapangan untuk melaksanakan pengecekan, karena yang biasanya terjadi di lapangan itu yaitu pedagang itu curang. curang dalam arti beras bulog yang mereka sediakan itu diganti kemasan,” ucap Iptu Arif.Selain melaksanakan operasi pasar, Polda Papua juga melaksanakan pengecekan Gudang-gudang yang ada di Jayapura dan juga sudah berkoordinasi dengan unit ekonomi dari masing-masing Polres.“Sangat diperlukan kerja sama dari masyarakat untuk pengawasan kegiatan pendistribusian beras dalam hal ini untuk mencegah pedagang-pedagang yang nakal,” tuturnya.Sementara itu, Manager Bisnis Perum Bulog wilayah Papua mengatakan bahwa hingga saat ini Bulog memiliki stok selama 6 bulan sebanyak 8.300 ton. Stok tersebut diperuntukan untuk stabilisasi harga melalui SPHP bantuan pangan dan distribusi beras-beras ASN untuk yang lainnya kami juga memiliki beras komersial yang di peruntukan untuk komersialisasi sebesar 900 ton.“Kami bulog akan terus menggelotorkan tiap hari beras ke pasar-pasar agar persediaan beras di pasar selalu terjamin dan terjaga. Baik SPHP maupun beras komersial lainnya yang kami miliki,” pungkasnya.PNO-11
10 Nov 2023, 13:43 WIT
Kebakaran Kembali Melanda 1 Rumah Beserta Gudang Toko Di Pasar Lama Sentani
Papuanewsonline.com, Jayapura - Sat Reskrim Polres Jayapura tangani kasus kebakaran rumah sekaligus gudang toko Pegunungan Bintang yang berada tepat di pertigaan pasar lama Sentani Kab. Jayapura, Sabtu (04/11) malam.Mendapat laporan kebakaran anggota Polres Jayapura langsung bergerak ke TKP guna membantu memadamkan api dengan menurunkan unit mobil water canon.Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda A.B Trenggoro, S.TK., MH saat dikonfirmasi membenarkan kasus kebakaran yang mengakibatkan rumah atau gudang toko hangus terbakar.“Kasus kebakaran tersebut diketahui saksi H sekitar pukul 18.00 Wit, saat itu ia sedang berada di dalam bengkel Papua Jaya Motor yang bersebelahan langsung dengan rumah atau gudang tempat terjadinya kebakaran, mendengar ada orang lari-lari di depan bengkel dan kemudian saksi keluar untuk melihat namun orang tersebut sudah tidak ada, setelah melihat sekitar ternyata ada api yang menyala didalam gudang toko,” ucapnya.Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan bahwa untuk penyebab kebakaran belum bisa diketahui dan saat ini masih dilakukan peyelidikan lebih lanjut.“Pihak korban atau pemilik toko berinisial MH sementara belum mau dimintai keterangan karena masih trauma dengan kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa, total kerugian juga belum bisa dihitung,” tutup Kasat Reskrim. (PNO-12)
06 Nov 2023, 18:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru