Papuanewsonline.com
BERITA Pendidikan & Kesehatan
Homepage
190.597 Kasus Malaria 2025, Amungsa Foundation & UNICEF Desak DPRK Mimika Segera Sahkan Perda
Papuanewsonline.com, Mimika — Beban malaria di Kabupaten Mimika masih sangat tinggi. Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mencatat sepanjang 2025 Mimika menyumbang 190.597 kasus dari total 204.068 kasus di 8 kabupaten se-Papua Tengah.Melihat kondisi tersebut, Amungsa Foundation bersama UNICEF melakukan audiensi dengan Ketua Komisi C DPRK Mimika, Herman Ghafur, S.E. Kamis (20/8/2026) di Ruang Ketua Komisi C DPRK Mimika. Audiensi ini secara khusus membahas dorongan terbentuknya Peraturan Daerah tentang malaria di Kabupaten Mimika.Pertemuan tersebut menjadi bagian upaya mendorong penanganan malaria yang lebih terarah, berkelanjutan, dan memiliki kepastian hukum. Keberadaan Perda dinilai krusial agar program pencegahan dan penanggulangan tidak bergantung pada kebijakan yang dapat berubah, melainkan menjadi komitmen pemerintah daerah dengan landasan hukum jelas.Pemeriksaan 1,1 Juta Orang, Puskesmas Wania TertinggiTingginya beban malaria tercermin dari masifnya pemeriksaan. Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melakukan pemeriksaan terhadap lebih dari 1,1 juta orang pada 2025. Angka ini meningkat signifikan dibanding 704 ribu pemeriksaan di 2024.Di tingkat fasilitas kesehatan, Puskesmas Wania mencatat pemeriksaan tertinggi. Sepanjang 2025, Puskesmas Wania memeriksa 139.083 orang dan menemukan 19.314 kasus positif malaria dengan positivity rate 13,89 persen. Herman Ghafur: Kesehatan Adalah Hak Dasar, Harus Ada Payung HukumKetua Komisi C DPRK Mimika, Herman Ghafur, S.E., menegaskan pentingnya payung hukum untuk memastikan pelayanan dasar berjalan berkelanjutan.“Bantuan pendidikan itu harus terlembaga menjadi payung hukum, bukan sekadar program kerja. Khususnya di sektor kesehatan, ini kan hak dasar masyarakat yang menjadi unsur penting dalam HAM. Maka harus ada jaminan pasti terkait dua hak tersebut,” tegas Herman.Menurutnya, penanganan malaria harus ditempatkan sebagai agenda pembangunan yang memiliki dasar hukum dan dukungan kebijakan kuat.Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk EliminasiDalam audiensi, Amungsa Foundation dan UNICEF mendorong sinergi legislatif, pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dan mitra pembangunan dalam merumuskan kebijakan penguatan eliminasi malaria.Pembentukan Perda tentang malaria diharapkan memperjelas peran dan tanggung jawab pemangku kepentingan, memperkuat pembiayaan dan program pencegahan, meningkatkan pelayanan kesehatan, serta memastikan keberlanjutan pengendalian malaria di Mimika.Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun komitmen bersama agar persoalan malaria dipandang sebagai isu pembangunan dan pemenuhan hak dasar masyarakat yang membutuhkan kebijakan daerah kuat, terukur, dan berkelanjutan.Dengan beban kasus yang masih sangat tinggi, Perda diharapkan menjadi fondasi strategi pengendalian malaria jangka panjang Pemerintah Kabupaten Mimika bersama DPRK, masyarakat, dan mitra pembangunan.Penulis: HendrikEditor: OF
21 Agu 2026, 13:48 WIT
Hujan Es Melanda Lanny Jaya, Ribuan Tanaman Rusak dan Petani Terancam Gagal Panen
Papuanewsonline.com, Wamena — Fenomena alam berupa hujan es melanda tiga distrik di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada Minggu (16/8/2026) dini hari sekitar pukul 01.16 WIT. Hujan es yang turun begitu lebat hingga membuat lingkungan warga tampak seolah tertutup salju. Wilayah yang terdampak meliputi Distrik Kuyawage, Goa Balim, dan Wano Barat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wamena menjelaskan peristiwa ini dipicu pertumbuhan awan konvektif yang kuat akibat kondisi atmosfer serta pengaruh topografi pegunungan setempat.Hujan es kali ini dinilai jauh lebih dahsyat dibanding kejadian sebelumnya. Bukan sekadar embun beku, butiran es yang jatuh menghantam tanaman pertanian hingga hancur dan tidak layak dipanen lagi. Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, menyampaikan bahwa kerusakan tanaman yang luas tersebut mengakibatkan para petani terancam gagal panen sepenuhnya.Dampak bencana ini diperkirakan akan terasa hingga satu tahun ke depan dan mengancam ketahanan pangan masyarakat di wilayah tersebut.Merespons cepat musibah ini, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya segera membentuk Tim Tanggap Darurat yang dipimpin langsung oleh Asisten II Sekretaris Daerah. Tim telah berangkat menuju lokasi terdampak untuk mengumpulkan data lengkap, menilai kerugian, serta memberikan bantuan darurat.Pemerintah daerah juga memohon dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan maupun pemerintah pusat guna membantu meringankan beban warga yang terdampak.Aletinus menegaskan bahwa pemerintah akan bergerak secepat mungkin hadir di tengah masyarakat yang sedang berduka dan tertimpa kesulitan. Data yang dikumpulkan akan disusun secara berjenjang agar kebijakan dan bantuan yang diberikan tepat sasaran, cepat, dan bermanfaat nyata bagi warga. Pemerintah berkomitmen memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi meskipun hasil panen habis rusak diterjang hujan es.Penulis: JidEditor: OF
20 Agu 2026, 10:21 WIT
Kehangatan di Garis Terdepan: Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Bawa Harapan ke Distrik Senggi
Papuanewsonline.com, Keerom — Semangat kemerdekaan dan kebersamaan terasa begitu hangat di garis perbatasan Indonesia–Papua Nugini. Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Tim Ekspedisi Patriot (TEP) hadir di tengah masyarakat Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, untuk ikut menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026). Kehadiran para mahasiswa tidak hanya membantu pelaksanaan upacara, tetapi juga melebur dalam kehidupan warga melalui Festival Rakyat dan Pentas Seni yang penuh kegembiraan.Berbagai perlombaan sederhana namun menyenangkan seperti balap karung, makan kerupuk, voli air, dan permainan tradisional lainnya diikuti antusias oleh anak-anak hingga orang dewasa. Suara tawa dan keceriaan menyatukan insan akademisi, warga lokal, jajaran aparat TNI–Polri, serta pegawai negeri setempat. Kebersamaan yang terjalin terasa begitu tulus dan menyentuh hati warga yang telah lama menantikan kehadiran pihak luar yang benar-benar hadir dan peduli.Kepala Distrik Senggi, Daud Yunam, menyampaikan rasa harunya atas kehadiran tim UNDIP yang telah mendampingi warga sejak awal kedatangan hingga puncak perayaan kemerdekaan. “Ini menjadi kenangan luar biasa setelah puluhan tahun berlalu. Semangat kebersamaan yang mereka bawa sungguh menyentuh hati kami, dan semoga kehangatan ini terus terjaga di masa mendatang,” ujarnya penuh haru.Komandan Koramil Senggi, Kapten Inf. Ajang Ahdiat, serta Kapolsek Senggi, Iptu Yanto Rumbruren, turut menyambut hangat kehadiran tim. Mereka berharap kepedulian dan ilmu yang dibawa para mahasiswa dapat terus disalurkan untuk membantu mengatasi tantangan yang ada, serta membangun ikatan persaudaraan yang erat demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan ini.Penulis: JidEditor: OF
20 Agu 2026, 10:16 WIT
BPJS Ketenagakerjaan Mimika Salurkan Klaim Rp145,92 Miliar, Lindungi Lebih dari 113 Ribu Pekerja
Papuanewsonline.com, Mimika — Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Mimika mencatat pembayaran klaim jaminan sosial yang telah disalurkan kepada peserta mencapai Rp145,92 miliar untuk periode Januari hingga Juli 2026. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Andhika Catur Putra, menyampaikan bahwa bantuan tersebut telah diterima oleh 5.156 orang peserta, yang mencakup lima program perlindungan: Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Pensiun, serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan yang mulai berjalan.Rincian penyaluran menunjukkan bahwa Jaminan Hari Tua menjadi yang paling banyak diterima, yaitu oleh 4.835 peserta. Selanjutnya Jaminan Kecelakaan Kerja diterima 58 orang, Jaminan Kematian 88 orang, Jaminan Pensiun 151 orang, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan sebanyak 24 orang. Pengajuan klaim kini juga dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi maupun aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), sehingga peserta tidak perlu datang langsung ke kantor, bahkan bagi yang berada di luar wilayah Mimika.Andhika menjelaskan bahwa layanan digital JMO memudahkan peserta mengecek saldo, melaporkan, hingga mengajukan klaim Jaminan Hari Tua senilai hingga Rp15 juta secara langsung melalui gawai. Kemudahan ini diberikan agar setiap peserta atau ahli waris dapat menerima manfaat dengan cepat dan tepat, guna mencegah terjadinya kesulitan ekonomi atau kemiskinan baru akibat berkurangnya atau hilangnya penghasilan akibat risiko yang dialami.Selain pembayaran klaim, BPJS Ketenagakerjaan Mimika juga mencatat jumlah tenaga kerja yang telah dilindungi mencapai 113.358 orang. Terdiri dari peserta Penerima Upah 39.887 orang, Bukan Penerima Upah 42.910 orang, serta peserta Jasa Konstruksi sebanyak 30.561 orang. Andhika menegaskan pentingnya seluruh pekerja didaftarkan agar saat terjadi hal yang tidak diinginkan, beban penggantian telah dialihkan kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tidak menjadi beban bagi perusahaan maupun keluarga.Penulis: JidEditor: OF
20 Agu 2026, 09:52 WIT
Honai Belajar Gratis: Polsek Tembagapura dan Satgas Damai Cartenz Dekatkan Anak dengan Pendidikan
Papuanewsonline.com, Tembagapura — Ruang belajar sederhana di lingkungan Polsek Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, tampak hidup pada Selasa (18/8/2026) pagi. Sejak pukul 08.45 WIT, puluhan anak-anak berkumpul untuk mengikuti kegiatan Honai Belajar Gratis, sebuah inisiatif kepedulian terhadap pendidikan anak-anak wilayah tersebut. Mereka diajak belajar membaca, menulis, dan berhitung dengan pendekatan yang menyenangkan, didampingi langsung oleh personel Polsek Tembagapura dan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026.Suasana berlangsung penuh keakraban. Anak-anak tak segan bertanya, menjawab pertanyaan, maupun berinteraksi dengan para pendamping. Bagi mereka, kehadiran personel kepolisian bukan sekadar sosok pengayom keamanan, melainkan juga sahabat yang mendampingi belajar dengan sabar dan penuh perhatian. Kegiatan ini pun disambung dengan momen makan siang bersama, mempererat ikatan persaudaraan dalam kebersamaan yang hangat dan sederhana.Salah seorang orang tua siswa, Desi, menyampaikan apresiasi yang mendalam. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian, khususnya Polsek Tembagapura dan Satgas Damai Cartenz. Kegiatan ini sangat berarti karena pendidikan adalah bekal masa depan anak-anak. Kami berharap kegiatan bermanfaat seperti ini dapat terus berjalan,” ujarnya tulus. Dukungan yang diberikan turut meringankan beban sekaligus memberi harapan baru bagi keluarga di wilayah tersebut.Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyambut baik inisiatif tersebut. “Kehadiran kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan melalui hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Pendidikan adalah kunci masa depan generasi muda Papua,” tegasnya. Pendekatan humanis ini diharapkan menumbuhkan kepercayaan sekaligus memberikan motivasi agar anak-anak terus bersemangat belajar dan meraih cita-cita.Penulis: JidEditor: OF
20 Agu 2026, 09:48 WIT
Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa MI Ibrohimiyyah Praktik Cuci Tangan
Papuanewsonline.com, Demak — Mahasiswa KKN bidang kesehatan melaksanakan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan fokus pada praktik mencuci tangan yang benar di MI Ibrohimiyyah, Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Selasa, 11 Agustus 2026.Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya mencuci tangan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Siswa diajak mengenali waktu-waktu penting mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain, dan setelah memegang benda kotor.Materi disampaikan secara interaktif dengan bahasa yang mudah dipahami siswa sekolah dasar. Mahasiswa KKN menggunakan media pembelajaran dan ice breaking agar suasana lebih menyenangkan. Para siswa terlihat antusias mengikuti penjelasan.Selain teori, mahasiswa mengajak siswa mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar. Praktik dilakukan langsung agar siswa mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.Para siswa bersemangat mengikuti setiap tahapan praktik. Mereka diarahkan membasahi tangan, menggunakan sabun, menggosok telapak dan punggung tangan, membersihkan sela-sela jari, menggosok kuku, membilas dengan air bersih, lalu mengeringkannya.Wali kelas 1A MI Ibrohimiyyah, Puji Pusvitasari, memberikan tanggapan positif. Menurutnya, sosialisasi ini sangat bermanfaat karena membantu siswa memahami cara menjaga kebersihan diri dengan tepat.“Alhamdulillah, kegiatannya sangat bermanfaat. Anak-anak menjadi lebih tahu cara mencuci tangan yang benar dan kapan perlu mencuci tangan,” ujarnya.Ia menambahkan, kebiasaan mencuci tangan perlu terus diingatkan agar menjadi rutinitas siswa di sekolah maupun di rumah.Pendapat serupa disampaikan wali kelas 1B, Lailatun Nadzifah, S.Pd.I. Ia menilai kegiatan menarik dan sesuai dengan usia siswa. “Kegiatannya menyenangkan. Anak-anak antusias mengikuti penjelasan dan praktik,” katanya.Para siswa mengaku senang mengikuti sosialisasi. Mereka merasa praktik mencuci tangan lebih mudah dipahami karena dilakukan langsung dan diselingi permainan.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap siswa MI Ibrohimiyyah membiasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk mendukung pola hidup bersih dan sehat di sekolah maupun rumah.Editor: OF
19 Agu 2026, 22:20 WIT
PGGM Mimika Gelar Pembentukan Karakter: Pemimpin Gereja Diajak Menjadi Teladan Hidup
Papuanewsonline.com, Mimika — Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan pembentukan karakter bertajuk Character Building with G.O.S.P.E.L Principles di Swiss-Belhotel Mimika, Papua Tengah, pada Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh para pemimpin dan pelayan gereja se-Kabupaten Mimika, dengan tujuan mendorong pertumbuhan karakter, kapasitas, serta integritas dalam setiap pelayanan yang dilakukan.Ketua Umum PGGM Mimika, Pdt. Pascal Viktor Warint, S.Th., menyampaikan pesan rohani yang mengacu pada surat Rasul Paulus kepada Timotius. Ia menegaskan bahwa kemampuan semata belumlah cukup; seorang pelayan Tuhan harus menyertakannya dengan kehidupan yang sejalan dengan kebenaran firman Tuhan. “Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaran,” menjadi pesan pokok yang mengingatkan agar setiap pemimpin senantiasa memeriksa dan memperbaiki diri secara terus-menerus.Pdt. Pascal mengingatkan pula bahwa penghormatan dalam pelayanan tidak lahir dari jabatan, melainkan dari keteladanan hidup. Pemimpin dipanggil menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian. Kemajuan rohani pun harus tampak nyata dan dapat dirasakan oleh keluarga, rekan pelayanan, maupun jemaat yang dilayani, sehingga pertumbuhan karakter bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan hidup yang meyakinkan.Selain pembentukan karakter, peningkatan kapasitas pelayanan juga menjadi penekanan. Pemimpin diharapkan tak pernah berhenti belajar, memperdalam firman, serta mengasah kemampuan memimpin dan menyelesaikan persoalan. Karakter tanpa kapasitas membuat pelayanan kurang efektif, sebaliknya kemampuan tinggi tanpa karakter yang baik dapat melahirkan persoalan integritas yang merugikan banyak pihak.Penulis: JidEditor: OF
19 Agu 2026, 19:34 WIT
Pasca-Gempa M7,7 Flores: 2.768 Gempa Susulan Tercatat, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada
Papuanewsonline.com, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga tanggal 19 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, telah terjadi sebanyak 2.768 kali gempa susulan pasca-gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Rentang kekuatan gempa susulan tercatat dari magnitudo 1,1 hingga 6,2. Di antaranya, gempa berkekuatan lebih dari magnitudo 5 terjadi sebanyak 24 kali dan sebanyak 81 kali dirasakan langsung oleh masyarakat.Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa utama terjadi pada pukul 04.58 WIB akibat pergerakan lempeng naik di wilayah Flores. “Berdasarkan data sementara, aktivitas gempa susulan diperkirakan baru akan berakhir dalam tiga hingga empat minggu ke depan. Masyarakat diimbau tetap tenang namun senantiasa waspada terhadap kemungkinan guncangan yang masih bisa terjadi,” ujarnya di Jakarta, Rabu (19/8).Gempa tersebut juga memicu tsunami yang teramati di 16 titik pengamatan di empat provinsi, yaitu NTT, NTB, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Ketinggian gelombang tertinggi tercatat di Pota, Manggarai Timur, mencapai 1,605 meter. Peringatan dini tsunami yang disampaikan BMKG hanya bersifat sementara dan telah dicabut pada pukul 07.30 WIB atau sekitar dua jam tiga puluh menit setelah peristiwa.Dampak yang ditimbulkan cukup besar. Tercatat 69 orang meninggal dunia, 331 orang lainnya mengalami luka-luka, serta kerusakan bangunan meluas di beberapa kabupaten seperti Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, hingga Sikka dan Maumere dengan tingkat kerusakan bervariasi. BMKG telah mengirimkan tim gabungan untuk melakukan penelitian lapangan, pemantauan lanjutan, serta edukasi guna menenangkan masyarakat dan mendukung pemulihan wilayah terdampak.Penulis: JidEditor: OF
19 Agu 2026, 19:23 WIT
Hadir di Ujung Perbatasan, Bupati Boven Digoel Roni Omba Resmikan SD Negeri di Ninati
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Komitmen menghadirkan pelayanan pendidikan hingga ke wilayah perbatasan ditunjukkan Bupati Boven Digoel, Roni Omba. Ia meresmikan SD Negeri Persiapan Amupkim yang berlokasi di Kampung Timbuka, Distrik Ninati, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Jumat (14/8/2026).Peresmian ditandai dengan pemberkatan gedung sekolah oleh Pastor Paroki Distrik Ninati, dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Bupati bersama Pastor Paroki.Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimdistrik, Kapospol Ninati, Kapolsek Waropko, Danpos Satgas Pamtas Ninati, kepala sekolah, dewan guru, orang tua murid, para siswa, serta masyarakat setempat.Dalam sambutannya, Bupati Roni Omba menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan sekolah tersebut. Ia menegaskan bahwa sekolah ini merupakan milik bersama yang harus dijaga keberlanjutannya."Sekolah ini adalah milik kita bersama. Karena itu, mari kita jaga dan rawat dengan baik agar anak-anak kita dapat belajar dengan nyaman," ujar Roni Omba.Terkait status lahan, Bupati menjelaskan bahwa proses pelepasan tanah sekolah telah diperoleh. Pemerintah Kabupaten Boven Digoel akan berupaya menyelesaikan pembayaran lahan tersebut pada tahun anggaran mendatang.Di hadapan para siswa, Bupati berpesan agar tekun belajar, menghormati guru, dan menjauhi pengaruh negatif. Pesan itu ditekankan mengingat Distrik Ninati merupakan salah satu distrik yang berada langsung di kawasan perbatasan negara.Pada kesempatan yang sama, Roni Omba juga meminta kepada para kepala kampung di Distrik Ninati agar selalu berada di tempat tugas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.Usai prosesi peresmian, Bupati meninjau langsung ruang-ruang kelas dan fasilitas penunjang sekolah.Rangkaian kunjungan kerja di Ninati dilanjutkan dengan penyerahan bantuan untuk pembangunan gereja, dialog dengan masyarakat di pasar lokal, serta pemberian bantuan pribadi berupa bahan makanan di sejumlah titik.Kehadiran Bupati di Ninati mendapat sambutan antusias dari warga. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Boven Digoel untuk memastikan kehadiran negara dan pelayanan publik benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke distrik dan kampung terluar di wilayah perbatasan.Penulis: MuhtarEditor: OF
16 Agu 2026, 20:30 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru