logo-website
Senin, 23 Feb 2026,  WIT
BERITA Pendidikan & Kesehatan Homepage
Polda Maluku Gelar Pengobatan dan Khitanan Massal di Negeri Kailolo Papuanewsonline.com, Kailolo – Sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan bhakti kesehatan di Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.Aksi sosial kemanusiaan yang dilaksanakan pada Sabtu (14/2/2026), meliputi pengobatan umum dan khitanan massal secara gratis.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan tersebut, Polda Maluku mengerahkan dokter-dokter spesialis dan para tenaga medis handal. Seperti dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum."Kami juga melaksanakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Tercatat, ratusan warga antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut."Sebanyak 377 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 357 orang sedangkan khitanan massal diikuti oleh 7 anak-anak," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi.Selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:22 WIT
BMKG PERINGATKAN NELAYAN MIMIKA WASPADAI ANGIN KENCANG DAN GELOMBANG TINGGI Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca bagi wilayah Provinsi Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika, untuk tiga hari ke depan. Kondisi musim peralihan atau pancaroba yang sedang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia menyebabkan potensi angin kencang lebih sering muncul di perairan lokal.Menurut pihak Prakirawan cuaca BMKG Timika Stevan Yawan di Timika, kecepatan angin di laut sekitar Mimika berkisar antara 5 hingga 15 knot atau setara dengan 10 hingga 30 kilometer per jam. Angin yang semakin kencang akan berdampak langsung pada kondisi permukaan laut, membuat gelombang menjadi lebih tinggi. Saat ini tinggi gelombang di perairan Mimika berada pada rentang 0,5 hingga 1,25 meter, kondisi yang perlu diwaspadai terutama oleh nelayan yang menggunakan perahu berukuran kecil. "Angin dengan kecepatan 5 knot sudah cukup berpengaruh, apalagi jika mencapai 15 knot. Ini akan sangat mempengaruhi keamanan nelayan yang berlayar dengan perahu kecil," jelasnya.BMKG mengimbau seluruh nelayan untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas melaut. Informasi terkait kondisi cuaca dapat diperoleh melalui berbagai saluran, mulai dari petugas syahbandar di pelabuhan, grup informasi cuaca BMKG setempat, hingga secara langsung ke kantor BMKG wilayah Mimika. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi cuaca secara mudah melalui aplikasi resmi BMKG yang tersedia untuk perangkat seluler."Aplikasi bernama Info BMKG dapat diunduh melalui Play Store dan menyajikan informasi cuaca lengkap dari seluruh Indonesia, termasuk kondisi terkini di Mimika," tambahnya.Secara umum, kondisi cuaca di Kabupaten Mimika dalam satu pekan ke depan berpotensi terjadi hujan pada sore hingga malam hari dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat. Hujan diperkirakan awalnya terjadi di wilayah kaki pegunungan seperti Distrik Tembagapura dan Kuala Kencana, kemudian berpindah ke arah Kota Timika pada sore hingga malam hari. Banyak dari aktivitas hujan tersebut kerap disertai dengan guntur dan petir yang perlu diwaspadai oleh seluruh masyarakat.  Penulis: Jid Editor: GF 15 Feb 2026, 22:52 WIT
PAD Mimika 2025 Lampaui Target, Dari Rp494 Miliar Menjadi Rp536 Miliar Papuanewsonline.com, Timika – Di tengah beberapa komponen dana transfer yang belum terealisasi secara maksimal, kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mimika Tahun 2025 justru menunjukkan tren yang sangat positif. Dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp494 miliar, realisasi PAD melonjak menjadi Rp536 miliar pada akhir tahun anggaran.Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifa, menjelaskan bahwa capaian realisasi APBD 2025 sebesar 97,6 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai sekitar 99 persen memang sedikit menurun. Namun, ia menekankan bahwa angka tersebut masih dalam tahap rekonsiliasi dan berpotensi mengalami penyesuaian sebelum menjadi final. Saat ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih melakukan pemeriksaan pendahuluan terhadap pengelolaan keuangan daerah."Pada tahap pemeriksaan terinci nantinya, angka realisasi dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) harus sudah dalam kondisi final dan tidak dapat diubah lagi," sambungnya. Dwi juga mengungkapkan bahwa masih terdapat potensi penyesuaian terkait pemotongan pajak akhir tahun. Beberapa tagihan kegiatan fisik yang masuk pada bulan Desember belum seluruhnya terpotong pajaknya secara sistem, seperti pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta pajak makan-minum kegiatan."Ada beberapa kasus di mana pajaknya sudah ditetapkan dan dipotong melalui SP2D, namun hingga tanggal 31 Desember secara sistem belum masuk sebagai penerimaan pajak. Proses rekonsiliasi terkait hal ini sedang kami lakukan bersama BPKAD dan Bank Papua," jelasnya. Selain itu, pajak daerah juga melampaui target yang ditetapkan, dari target Rp340 miliar menjadi Rp353 miliar pada akhir tahun. Meski demikian, Dwi menegaskan bahwa seluruh angka tersebut masih dalam tahap pencocokan akhir, termasuk kemungkinan koreksi atas kesalahan penginputan atau salah klasifikasi akun.  Penulis: Jid Editor: GF 14 Feb 2026, 20:56 WIT
RSMM Timika Gelar Renovasi Besar-Besaran, Target Sesuai Standar BPJS Pada Juni 2026 Papuanewsonline.com, Timika – Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika, yang dikelola oleh Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amugme Kamoro (YPMAK), tengah menjalani renovasi infrastruktur masif guna memenuhi standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan tahun 2026.Berdiri sejak tahun 1999, rumah sakit ini berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dari tujuh suku utama di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. "Mandat sosial untuk masyarakat adat harus berjalan seiring dengan standar pelayanan medis modern yang berlaku secara nasional," ungkap salah satu pengurus YPMAK.Direktur RSMM, dr Hendry Roy, menjelaskan bahwa renovasi dilakukan secara bertahap dengan fokus pada unit-unit penting seperti ruang Perawatan Intensif (ICU), bagian kebidanan, dan bangsal anak. Sebagai rumah sakit tipe C dengan kapasitas 128 tempat tidur, RSMM diwajibkan memenuhi 12 kriteria ketat yang ditetapkan dalam peraturan terbaru BPJS Kesehatan. Kriteria tersebut mencakup standar material konstruksi bangunan, jarak antar tempat tidur, serta aksesibilitas fasilitas yang ramah pengguna kursi roda. "Kami berupaya memenuhi seluruh kriteria BPJS Kesehatan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat," ujar Hendry (10/2/26).Saat ini, progres pekerjaan renovasi telah mencapai 60 hingga 70 persen dari target yang ditetapkan. Pekerjaan teknis difokuskan pada pembenahan sistem oksigen sentral, penyempurnaan sistem pencahayaan, serta pengaturan tingkat kelembapan ruangan yang sesuai standar medis. Target penyelesaian seluruh proyek direncanakan tuntas pada bulan Juni 2026 mendatang dengan dukungan dari kontraktor profesional. Modernisasi ini diharapkan mampu menyamakan taraf kualitas layanan kesehatan antara wilayah pesisir dan pedalaman Mimika, sehingga menghapus kesenjangan yang telah ada selama ini.Keberlanjutan operasional RSMM didasarkan pada sinergi antara mandat sosial YPMAK dan kemandirian finansial melalui klaim asuransi serta pelayanan untuk pasien umum. Saat ini, rumah sakit tersebut diperkuat oleh tenaga profesional yang terdiri dari 15 dokter spesialis, 12 dokter umum, dan minimal 300 perawat yang siap melayani selama 24 jam penuh. "Kita berharap renovasi ini dapat menjadi tonggak kemajuan dalam layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Mimika," pungkas Hendry dengan penuh harapan. Penulis: JidEditor: GF 11 Feb 2026, 20:46 WIT
LANAL TIMIKA GELAR KEGIATAN KKRI 2026, PERSIAPKAN GENERASI EMAS 2045 Papuanewsonline.com, Mimika – Lantamal Timika menggelar kegiatan Persami Korps Kader Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026 dengan tujuan utama membina karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda tingkat SMA/SMK sederajat. Kegiatan ini diselenggarakan atas instruksi Presiden Republik Indonesia dan Kementerian Pertahanan RI sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045. Acara berlangsung di Lapangan Olahraga Kompleks Rumah Dinas TNI AL Frans Kaisiepo, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Kegiatan dipimpin langsung oleh Danlanal Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, dengan diikuti oleh sejumlah siswa dan siswi terpilih dari berbagai sekolah di Kabupaten Mimika. Persami KKRI tahun ini mengusung tema "Pembinaan Karakter Disiplin dan Kepemimpinan" yang diharapkan dapat menjadi landasan dalam membentuk pribadi muda yang berkualitas dan siap berkontribusi bagi bangsa. Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso menyampaikan bahwa KKRI Lanal Timika memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai bela negara sejak dini kepada para peserta. "Tujuan utama kita adalah mengakar-kan semangat cinta tanah air dan tanggung jawab kebangsaan pada generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun mental tangguh serta memperkuat sinergi antara TNI AL dengan dunia pendidikan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat mencetak kader-kader bangsa yang memiliki karakter yang kuat, integritas yang tinggi, serta jiwa nasionalis yang tumbuh dalam diri setiap peserta. Melalui serangkaian materi dan aktivitas yang dirancang secara terstruktur, para siswa diharapkan dapat mengembangkan potensi diri dan siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa kemajuan bagi Indonesia. Penulis: JidEditor: GF 09 Feb 2026, 18:39 WIT
HMI Cabang Mimika Rayakan Milad HMI ke-79, Tegaskan Komitmen Menuju Masyarakat Adil Makmur Papuanewsonline.com, Mimika — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mimika memperingati Milad ke-79 HMI pada Minggu, 8 Februari 2026. Momentum dies natalis ini diisi dengan refleksi bertema “Komitmen HMI Mimika Menuju Masyarakat Adil Makmur” serta dialog sebagai ruang konsolidasi kader dan penguatan arah gerakan organisasi.Ketua Umum Komisariat Ekonomi HMI Mimika, Ansar Putra, mengajak seluruh kader menjadikan Milad sebagai titik memperkuat soliditas internal dan mengakhiri sekat-sekat ego di tubuh organisasi.Menurutnya, HMI tidak akan bergerak maju jika terus terjebak konflik internal dan kepentingan sempit yang melemahkan organisasi.“Momentum Milad ke-79 ini harus menjadi pengingat untuk memperkuat tradisi dialog dan kerja kolektif. Mari luruskan kembali orientasi perjuangan HMI Mimika dalam independensi, ketajaman analisis, dan pengabdian nyata. Jadikan kaderisasi sebagai jantung organisasi dan Mimika sebagai ladang pengabdian,” ujarnya.Ansar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan Milad. Ia berharap peringatan tahun ini menjadi titik awal kebangkitan HMI Mimika yang lebih solid, bermartabat, dan berdampak.“Selamat Milad Himpunan Mahasiswa Islam ke-79. Yakin Usaha Sampai,” tutupnya.Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Mimika, Prayoga Romin Saputra, mengajak kader untuk jujur melihat kondisi organisasi saat ini sebagai langkah awal pembenahan. Ia menegaskan bahwa berbagai kekurangan tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan organisasi, melainkan harus menjadi dorongan untuk kembali aktif berjuang bersama.“Kita harus jujur bahwa HMI sedang berbenah. Banyak kekurangan, tetapi itu bukan alasan untuk mundur. Justru ini momentum untuk kembali pada cita perjuangan, memperkuat komitmen menuju masyarakat adil makmur,” katanya.Ia menekankan pentingnya membangun sistem kaderisasi dan organisasi yang kuat agar keberlanjutan gerakan tidak bergantung pada figur semata. Menurutnya, HMI akan besar jika seluruh kader bergerak bersama.“Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Jika ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama. Kita ingin HMI 10–20 tahun ke depan menjadi organisasi yang menuntun masa depan Mimika melalui sistem kaderisasi yang kuat,” jelasnya.Prayoga juga menyebut dialog yang digelar dalam rangkaian Milad menjadi momentum menghidupkan kembali diskursus intelektual serta mengevaluasi sejauh mana HMI Mimika bergerak menuju tujuan bersama.Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Presidium KAHMI Mimika, Suraya Madubun, menilai tema Milad ke-79 memiliki makna kuat dalam merawat sejarah, menjaga nalar bangsa, dan mempertahankan semangat perjuangan.Ia mengingatkan pentingnya keikhlasan dan komitmen untuk menjaga soliditas organisasi di tengah perbedaan pandangan yang kerap muncul di berbagai tingkatan.“Perbedaan itu hal yang biasa. Yang luar biasa adalah komitmen untuk tetap solid. Soliditas harus tampak dalam kehadiran, keterlibatan, dan kesediaan menjalankan keputusan bersama,” ujarnya.Suraya menegaskan bahwa kesibukan bukan alasan untuk mengendurkan tanggung jawab berorganisasi. Semangat dan komitmen kader, katanya, harus tetap terjaga dalam kondisi apa pun.“Kita harus membuktikan bahwa kader hijau-hitam adalah manusia yang bermanfaat. Tujuan ber-HMI tidak boleh tergoyahkan,” pungkasnya.Peringatan Milad ke-79 HMI Cabang Mimika diharapkan menjadi momentum kebangkitan organisasi untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Penulis: BimEditor: GF 08 Feb 2026, 21:51 WIT
Prof. Yusril Ihza Mahendra Luncurkan Delapan Buku Rekam Jejak 70 Tahun Pengabdian untuk Bangsa Papuanewsonline.com, Jakarta – Delapan buku bertajuk “Rekam Jejak 70 Tahun Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra” resmi diluncurkan dalam sebuah acara reflektif dan perayaan intelektual di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Momentum ini menandai perjalanan panjang pemikiran, pengabdian, serta dedikasi Prof. Yusril dalam dunia akademik, hukum, politik, dan kenegaraan selama lebih dari setengah abad.Peluncuran delapan buku tersebut menjadi ruang perenungan atas kiprah seorang anak bangsa yang menempatkan ilmu, etika, dan konstitusi sebagai fondasi utama dalam setiap langkahnya. Pada usia 70 tahun, Prof. Yusril tidak hanya merayakan perjalanan hidup, tetapi juga menghadirkan warisan intelektual yang merekam dinamika sejarah, transisi demokrasi, serta pergulatan pemikiran hukum tata negara Indonesia.Rangkaian kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peresmian Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra Collection, sebuah arsip intelektual tiga lantai yang telah diresmikan pada 25 Agustus 2025 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Koleksi tersebut dirancang sebagai pusat rujukan akademik bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan generasi muda dalam memahami pemikiran hukum, demokrasi, serta hak asasi manusia.Delapan buku yang diluncurkan menghadirkan beragam perspektif tentang sosok Prof. Yusril, mulai dari sisi personal, perjalanan akademik, pemikiran politik, hingga kiprah dalam berbagai perkara konstitusional penting. Setiap karya merekam pergulatan intelektual, pilihan-pilihan prinsipil, serta komitmen terhadap keadilan dan supremasi konstitusi.Dalam peluncuran ini, dilakukan penyerahan simbolik buku kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, serta Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin. Prosesi tersebut mencerminkan bahwa pemikiran dan kontribusi Prof. Yusril memiliki resonansi luas, tidak hanya dalam konteks nasional, tetapi juga di tingkat regional Asia Tenggara.Rangkaian buku ini mencakup kisah di balik layar sejarah, refleksi autobiografis, kajian hubungan Islam dan demokrasi, pemikiran politik, etika hukum, dokumentasi perkara landmark, kesaksian para sahabat, hingga novel biografis. Keseluruhan karya tersebut menyatu dalam satu narasi besar tentang keteguhan prinsip, keberanian moral, dan kesetiaan pada nilai-nilai kebangsaan.Seluruh buku dicetak lebih dari 1.000 eksemplar dan tersedia dalam format digital, sehingga dapat diakses secara luas oleh pembaca nasional maupun internasional. Kehadiran versi digital diharapkan memperluas jangkauan pemikiran Prof. Yusril lintas generasi dan lintas batas.Peluncuran ini menegaskan bahwa warisan terbesar seorang negarawan bukan terletak pada jabatan, melainkan pada gagasan, keteladanan, dan keberanian menjaga integritas. Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, karya-karya ini menjadi ruang belajar bersama tentang bagaimana ilmu pengetahuan, kekuasaan, dan etika dapat berjalan seiring demi kepentingan bangsa.Melalui delapan buku tersebut, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra meninggalkan jejak intelektual yang kokoh, sekaligus membuka ruang dialog bagi generasi mendatang untuk terus merawat nilai-nilai konstitusional, demokrasi, dan keadilan sosial di Indonesia. (GF) 07 Feb 2026, 18:42 WIT
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Virus Nipah, Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar Papuanewsonline.com, Jakarta – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menerbitkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/445/2026 yang mengatur tentang peningkatan kewaspadaan terhadap Penyakit Virus Nipah. Langkah proaktif ini diambil menyusul dilaporkannya kasus konfirmasi virus tersebut di India pada bulan Januari 2026. Hingga 26 Januari 2026, tercatat dua tenaga kesehatan di negara bagian West Bengal terkonfirmasi positif, dengan lebih dari 120 kontak erat sedang dalam pemantauan untuk mencegah penyebaran lebih luas. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menegaskan bahwa meskipun belum terdapat laporan kasus konfirmasi padamanusia di Indonesia, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan karena negara ini berada di wilayah berisiko. "Hingga saat ini belum ada kasus yang terdeteksi di Indonesia, namun kita tidak bisa lengah. Kedekatan geografis dan tingginya mobilitas dengan negara yang pernah mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) menjadi alasan utama kita tetap waspada," ujarnya. Virus Nipah merupakan penyakit zoonotik emerging yang disebabkan oleh virus dari genus Henipavirus dan famili Paramyxoviridae, dengan reservoir alami pada kelelawar buah (Pteropus sp.) yang dapat menularkan virus ke manusia secara langsung atau melalui hewan perantara seperti babi. Kemenkes secara khusus menyoroti kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi nira atau aren segar yang dinilai memiliki risiko tinggi. Murti mengingatkan agar tidak langsung meminum nira dari pohon karena berpotensi terkontaminasi air liur atau urine kelelawar pada malam hari. "Sebelum dikonsumsi, nira sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Selain itu, cucilah dan kupas buah secara menyeluruh, serta buang buah yang menunjukkan tanda bekas gigitan kelelawar," pesannya.Penelitian di Indonesia telah mendeteksi keberadaan virus ini pada populasi kelelawar buah jenis Pteropus, yang menunjukkan adanya potensi sumber penularan domestik. Penularan juga dapat terjadi antarmanusia melalui kontak erat dengan penderita, dengan manifestasi klinis yang bervariasi mulai dari infeksi saluran pernapasan ringan hingga ensefalitis yang mematikan. Menyikapi risiko yang ada, Kemenkes telah menginstruksikan seluruh dinas kesehatan daerah untuk memperketat pemantauan kasus di lapangan. Fokus pengawasan diarahkan pada tren kasus suspek meningitis, ensefalitis, serta infeksi saluran pernapasan berat seperti pneumonia. Masyarakat juga diimbau untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala mencurigakan seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, atau gangguan pernapasan.  Penulis: JidEditor: GF 03 Feb 2026, 20:22 WIT
BMKG Mimika: Hujan Masih Berpotensi Terjadi, Laut Amamapare Relatif Aman Papuanewsonline.com,Mimika — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mimika menyampaikan bahwa potensi hujan masih akan terjadi di wilayah Kabupaten Mimika dalam satu hari ke depan, dengan intensitas dominan pada sore hari.Hal tersebut disampaikan Prakirawan BMKG Mimika, Muhammad An Nafi, saat diwawancarai di Kantor BMKG Mimika, Selasa(03/02/26). Ia menjelaskan bahwa hujan pada hari ini terpantau bermula dari wilayah Mimika Barat dan Mimika Barat Tengah, kemudian bergerak hingga ke Mimika Kota pada pagi hari sekitar pukul 07.30 hingga 08.00 WIT.“Untuk satu hari ke depan, potensi hujan masih ada dan diperkirakan terjadi pada sore hari, sekitar setelah waktu Asar hingga sebelum Magrib, kurang lebih pukul 15.00 sampai 17.00 WIT,” ujar Muhammad An Nafi.Ia juga menambahkan bahwa hujan yang terjadi masih berpotensi disertai petir, sebagaimana pola cuaca yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Mimika.Terkait kondisi kelautan, Muhammad An Nafi menyampaikan bahwa perairan di Pelabuhan Amamapare saat ini masih tergolong aman untuk aktivitas pelayaran. Berdasarkan pemantauan BMKG, wilayah tersebut ditandai dengan warna biru pada peta gelombang laut yang menunjukkan tinggi gelombang relatif rendah.“Dengan kondisi tersebut, pelayaran masih aman dilakukan, baik untuk kapal kecil maupun kapal berukuran lebih besar,” jelasnya.Suhu permukaan laut di sekitar Pelabuhan Amamapare tercatat sekitar 31 derajat Celsius, dengan arah arus laut dominan dari selatan hingga tenggara dan kecepatan berkisar antara 34 hingga 71 sentimeter per detik. BMKG memperkirakan kondisi laut dari pagi hari hingga besok pagi masih mendukung aktivitas pelayaran.Lebih lanjut, Muhammad An Nafi mengungkapkan bahwa kondisi cuaca dan laut di wilayah pesisir Mimika dalam beberapa minggu terakhir cenderung stabil dan relatif baik. Namun demikian, masyarakat tetap diminta waspada karena adanya pengaruh sistem siklon yang terpantau berada di wilayah utara dan selatan Papua.“Untuk satu minggu ke depan, pola cuaca diperkirakan masih sama, dengan hujan yang dominan terjadi pada sore hari dan potensi petir yang masih ada,” tutupnya.Penulis: BimEditor: GF 03 Feb 2026, 18:07 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT