Papuanewsonline.com
BERITA Pendidikan & Kesehatan
Homepage
Maxim Gelar English Brain Game Perdana di Papua, Pelajar Sorong Antusias Adu Kemampuan
Papuanewsonline.com, Sorong — Perusahaan layanan
transportasi online Maxim bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sukses
menggelar kompetisi cerdas cermat berbahasa Inggris bertajuk “Maxim Quiz:
English Brain Game” di Kota Sorong. Kegiatan ini menjadi ajang perdana Maxim di
Tanah Papua setelah sebelumnya diselenggarakan di berbagai kota besar di
Indonesia seperti Jakarta, Denpasar, Makassar, dan Ambon.Kompetisi yang berlangsung di Auditorium Balai Pelatihan
Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong tersebut diikuti lebih dari 80
siswa-siswi dari berbagai SMA dan SMK sederajat di Kota Sorong. Para peserta
tampak antusias mengikuti perlombaan yang dirancang untuk mengasah kemampuan
akademik, berpikir kritis, serta keterampilan berbahasa Inggris.Head of Subdivision Maxim Sorong, Fandi Usman, mengatakan
kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Maxim terhadap dunia pendidikan dan
pengembangan potensi generasi muda di Papua Barat Daya.“Melalui kompetisi ini, Maxim berupaya menumbuhkan semangat
belajar sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para siswa melalui konsep
perlombaan yang interaktif dan menyenangkan. Maxim percaya bahwa setiap anak
memiliki potensi besar yang dapat berkembang apabila diberikan kesempatan untuk
belajar dan berekspresi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen
perusahaan dalam mendukung generasi muda meraih masa depan yang lebih baik,”
ujar Fandi.Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, turut
memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kompetisi tersebut. Ia menilai
kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas
pendidikan generasi muda di Papua Barat Daya.“Papua Barat Daya memiliki potensi besar dari masyarakat
hingga keindahan alamnya. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi kegiatan
ini yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa-siswi di bidang akademik
terutama dalam keterampilan bahasa inggris, sangat terhormat Sorong bisa
menjadi kota pertama di tanah papua yang berhasil menyelenggarakan Maxim Quiz
ini,” ujar Ahmad Nausrau.Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari kalangan
pendidik. Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK Sorong, Ester Maji, mengaku bangga
melihat antusiasme dan kemampuan para peserta selama kompetisi berlangsung.“Kami sangat senang karena ini untuk pertama kalinya digelar
di Kota Sorong dan melihat antusias peserta yang luar biasa. Saya sangat
berharap kedepannya anak-anak di sini bisa terus berkembang dan bisa go
international untuk menunjukan potensi mereka,” ucap Ester.Ajang “Maxim Quiz: English Brain Game” juga mendapat
dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Dinas
Perhubungan Kota Sorong, serta Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat Daya.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang positif
bagi pengembangan pendidikan dan kreativitas generasi muda Papua.Selama kompetisi berlangsung, para peserta beradu cepat
menjawab pertanyaan pengetahuan umum dan bahasa Inggris dengan penuh semangat.
Selain menguji kemampuan akademik, perlombaan ini juga melatih peserta untuk
berkomunikasi secara kritis dan terstruktur menggunakan bahasa Inggris.Dalam kompetisi tersebut, Tim A SMA Averos Kota Sorong
berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua diraih Tim A SMK Negeri 1 Sorong,
sementara Tim B SMK Negeri 1 Sorong menempati posisi ketiga. Para pemenang
mendapatkan hadiah berupa saldo Maxim jutaan rupiah serta berbagai bingkisan
menarik dari pihak penyelenggara.
Ke depan, Maxim berencana terus menghadirkan berbagai
kompetisi dan kegiatan edukatif serupa di lebih banyak wilayah Indonesia,
termasuk kota-kota lain di Papua. Melalui program tersebut, Maxim berharap
semakin banyak pelajar yang mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan
keterampilan, dan membangun semangat berprestasi di tingkat nasional maupun
internasional. (GF)
13 Mei 2026, 11:07 WIT
Satgas TMMD Kodim Mimika Edukasi Siswa SDN Naena Keakwa Bahaya Narkoba dan Lem Aibon
Papuanewsonline.com, Timika – Satuan Tugas TNI Manunggal
Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1710/Mimika melaksanakan penyuluhan hukum
dan edukasi bahaya penyalahgunaan zat berbahaya di SDN Naena Keakwa, Distrik
Mimika Tengah, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini ditujukan bagi para siswa agar
mendapatkan pemahaman yang benar sejak dini mengenai dampak buruk narkoba
maupun penyalahgunaan lem Aibon, sekaligus upaya strategis mencegah generasi
muda terjerumus ke dalam pergaulan yang merusak masa depan dan masa depan
daerah.Dalam pemaparan materinya, Sertu Azwar dan anggota Satgas
menjelaskan secara rinci pengertian, jenis-jenis narkoba, dampak kerusakan bagi
kesehatan fisik dan mental, hingga cara menolak serta menghindari lingkungan
berisiko. Tak hanya itu, materi juga membahas bahaya lem Aibon yang
sering disalahgunakan anak-anak. Dijelaskan bahwa menghirup uap lem secara berlebihan dapat
merusak fungsi otak permanen, mengganggu pertumbuhan, mengubah perilaku, hingga
menghambat prestasi belajar dan masa depan anak didik.“Pemahaman sejak dini sangat penting. Kami ingin siswa paham
bahwa satu kali saja mencoba bisa menghancurkan segalanya. Ini bentuk
kepedulian kami menjaga generasi penerus Mimika dari ancaman narkoba dan
kenakalan remaja,” ujar Sertu Azwar. Ia berharap ilmu yang disampaikan bisa diterapkan siswa dan
disebarkan kembali kepada teman maupun keluarga agar manfaatnya lebih luas lagi
dirasakan di tengah masyarakat.Kepala Sekolah SDN Naena Keakwa, Agustina Hermatang,
menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas kegiatan yang sangat
bermanfaat ini. “Edukasi ini menambah wawasan anak-anak agar lebih
berhati-hati memilih pergaulan dan terhindar dari bahaya,” ucapnya. Penulis: Jid
Editor: GF
12 Mei 2026, 20:50 WIT
Gebyar Sadar Pajak Daerah 2026 Diluncurkan, Bapenda Mimika Berikan Hadiah Menarik
Papuanewsonline.com, Timika– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Kabupaten Mimika kembali menggelar program Gebyar Sadar Pajak Daerah tahun
2026, yang berlangsung mulai 1 Mei 2026 hingga 1 Oktober 2026 mendatang.
Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran,
kepatuhan, dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan,
sekaligus mengajak warga turut serta mendukung percepatan pembangunan daerah.Program ini berbentuk pemberian penghargaan dan apresiasi
bagi wajib pajak yang taat aturan, khususnya pembayar Pajak Bumi dan Bangunan
Perdesaan dan Perkotaan serta Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa, meliputi
usaha hotel, restoran, dan tempat hiburan. Puncak acara berupa pengundian hadiah akan dilaksanakan pada
6 Oktober 2026, dengan beragam hadiah menarik yang disiapkan sebagai bentuk
rasa terima kasih pemerintah daerah.Cara mengikuti kegiatan ini sangat mudah. Wajib pajak cukup
membayar PBB-P2 tepat waktu sebelum jatuh tempo pada 31 Agustus 2026. Sementara
itu, pelaku usaha hotel, restoran, dan hiburan hanya perlu mengunggah bukti
atau struk pembayaran pajak melalui laman resmi: pajak.mimikakab.go.id, yang
juga dapat diakses melalui tautan pada akun media sosial Bapenda Mimika.Pemerintah Kabupaten Mimika mengajak seluruh elemen
masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini. Kepatuhan membayar
pajak menjadi kontribusi nyata warga bagi kemajuan daerah. Diharapkan inisiatif ini dapat semakin mempererat sinergi
antara pemerintah dan masyarakat demi mewujudkan Mimika yang lebih maju,
mandiri, dan sejahtera. Penulis: Jid
Editor: GF
12 Mei 2026, 20:36 WIT
Kabid Propam Polda Maluku Pimpin Uji Mental Ideologi Akpol 2026
Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku terus memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia (SDM) Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas melalui proses seleksi calon Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 yang bersih dan transparan.Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Uji Asesmen Mental Ideologi dan Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) seleksi penerimaan terpadu Taruna-Taruni Akpol T.A. 2026 yang digelar di SMA Negeri 2 Ambon, Senin (11/5/2026).Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K., selaku Ketua Bidang CAT Asesmen Mental Ideologi dan PMK, didampingi Karo SDM Polda Maluku selaku Ketua Panitia Daerah serta tim pengawas internal dan eksternal.Dalam arahannya, Kabid Propam menegaskan bahwa tahapan asesmen mental ideologi dan kepribadian merupakan bagian penting dalam membentuk calon perwira Polri yang tidak hanya cerdas secara akademik dan tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas, loyalitas, dan karakter kebangsaan yang kuat.“Seleksi ini menjadi bagian dari upaya Polri membangun SDM unggul menuju Polri Presisi. Kami ingin memastikan bahwa calon perwira yang terpilih nantinya benar-benar memiliki integritas, loyalitas kepada NKRI, serta kepribadian yang baik,” tegas Kombes Pol. Indera Gunawan.Ia menekankan bahwa pengawasan internal terhadap seluruh tahapan seleksi terus diperkuat guna memastikan proses rekrutmen berjalan objektif, profesional, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai prinsip rekrutmen Polri yang bersih.“Kami tidak memberikan ruang terhadap praktik kecurangan, titipan, maupun intervensi dalam bentuk apa pun. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan hasil yang diperoleh secara objektif,” ujarnya.Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, pelaksanaan ujian diawasi secara ketat oleh pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku. Selain itu, Polda Maluku juga melibatkan pengawas eksternal dari Pranata Laboratorium Pendidikan Politeknik Negeri Ambon guna memastikan sistem CAT berjalan aman, transparan, dan bebas kendala teknis.Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi selaku Ketua Panitia Daerah menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan Akpol dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta sistem clear and clean.“Polda Maluku berkomitmen menghadirkan proses seleksi yang transparan dan akuntabel untuk melahirkan calon-calon perwira Polri yang profesional, humanis, dan mampu menjawab tantangan tugas kepolisian ke depan,” ungkapnya.Menurutnya, pembangunan SDM Polri yang Presisi harus dimulai sejak proses rekrutmen sehingga institusi Polri dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin masa depan yang dipercaya masyarakat.Sebanyak 30 calon siswa Taruna dan Taruni Akpol mengikuti tahapan CAT Uji Asesmen Mental Ideologi dan PMK dengan tertib dan penuh antusias. Seluruh peserta mengikuti proses seleksi sesuai mekanisme dan standar yang telah ditetapkan panitia pusat maupun daerah.Hingga kegiatan berakhir, pelaksanaan seleksi di SMA Negeri 2 Ambon berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. PNO-12
11 Mei 2026, 22:11 WIT
Wakapolda Maluku Komitmen Seleksi Akpol Berjalan Bersih dan Transparan
Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., meninjau langsung pelaksanaan hari kedua Uji Akademik seleksi Penerimaan Terpadu Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di SMA Negeri 2 Ambon, Sabtu (9/5/2026).Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan, objektif, dan akuntabel sebagai bagian dari komitmen Polda Maluku dalam mewujudkan rekrutmen Polri yang bersih dan berintegritas.Turut mendampingi Wakapolda Maluku dalam kegiatan tersebut antara lain Karo SDM Polda Maluku, Kabid TIK Polda Maluku selaku Ketua Bidang CAT Uji Akademik, Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku, serta panitia dan pengawas internal seleksi.Dalam kesempatan itu, Wakapolda Maluku menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan Taruna-Taruni Akpol dilaksanakan secara profesional dengan pengawasan ketat dari unsur internal maupun eksternal guna menjamin setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing.“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan bersih, transparan, dan akuntabel. Tidak ada ruang bagi praktik kecurangan maupun intervensi dalam proses rekrutmen anggota Polri,” tegas Brigjen Pol. Imam Thobroni.Menurutnya, pengawasan berlapis yang dilakukan merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menjaga integritas proses rekrutmen sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.“Rekrutmen Polri harus mampu melahirkan calon-calon perwira yang berkualitas, berintegritas, dan siap menjadi bagian dari SDM Polri Presisi di masa depan,” ujarnya.Wakapolda juga menekankan bahwa prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) terus menjadi pedoman utama dalam seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri di lingkungan Polda Maluku.Sementara itu, Karo SDM Polda Maluku selaku Ketua Panitia Daerah menyampaikan bahwa seluruh mekanisme seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia pusat dengan pengawasan yang ketat dan terbuka.“Kami berkomitmen menjaga proses seleksi tetap objektif dan profesional sehingga peserta yang lolos nantinya benar-benar merupakan calon terbaik hasil seleksi yang murni dan berkualitas,” ungkapnya.Dari total 33 peserta yang terdaftar mengikuti Uji Akademik Akpol Tahun Anggaran 2026, sebanyak 31 calon siswa hadir mengikuti ujian, sementara dua peserta lainnya dinyatakan tidak hadir.Seluruh rangkaian kegiatan turut diawasi oleh pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku serta melibatkan pengawas eksternal guna memastikan proses seleksi berlangsung sesuai prinsip transparansi dan profesionalisme.Rangkaian seleksi Taruna-Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 di Polda Maluku masih akan berlanjut dengan tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia pusat.Di akhir peninjauan, Wakapolda Maluku mengimbau seluruh peserta agar menjaga kesehatan, disiplin, dan mempersiapkan diri secara maksimal dalam menghadapi tahapan seleksi selanjutnya. PNO-12
11 Mei 2026, 22:02 WIT
Kepala Distrik Mimika Baru Gerak Cepat Atasi Banjir, Siap Bongkar Bangunan Liar
Papuanewsonline.com, Timika – Kepala Distrik Mimika Baru,
Merlyn Temorubun, bertindak cepat menangani persoalan banjir yang kerap
merendam pemukiman warga di kawasan belakang Kantor Pos. Bersama tim, ia turun
langsung ke lokasi melakukan penanganan awal dengan membersihkan saluran air
yang tersumbat sampah dan endapan lumpur.Langkah ini diambil setelah pihaknya menelusuri akar
masalah, yang ternyata dipicu oleh kebiasaan membuang sampah sembarangan serta
pembangunan rumah di atas daerah aliran sungai, sehingga air meluap dan masuk
ke pemukiman hingga setinggi lutut.“Ini adalah langkah awal yang telah kami rencanakan matang
agar warga tidak lagi terganggu genangan air,” ujar Merlyn.Ia menjelaskan bahwa setelah pembersihan ini, penanganan
menyeluruh akan dilakukan bersama instansi teknis terkait. Pihaknya juga akan membentuk tim gabungan untuk meninjau dan
menelusuri bangunan-bangunan yang melanggar aturan dengan berdiri di atas jalur
drainase atau aliran air. Tegasnya, pembongkaran akan dilakukan jika memang
diperlukan demi keselamatan dan kepentingan umum.Merlyn mengaku meski tidak memiliki pos anggaran khusus di
tingkat distrik, hal tersebut tidak menyurutkan langkah pelayanan. Pemerintah
distrik tetap bergerak mendahulu demi kehadiran nyata di tengah masyarakat. Ke depannya, koordinasi intensif akan dilakukan dengan dinas
terkait untuk memetakan kewenangan agar penanganan banjir dapat berjalan lebih
efektif, terukur, dan memberikan solusi jangka panjang bagi wilayah yang rawan
tergenang air.“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada
tim serta warga yang telah membantu kegiatan ini. Semoga langkah yang kita
ambil bersama ini segera membawa hasil, sehingga lingkungan menjadi aman,
kering, dan nyaman kembali. Mari kita jaga kebersihan dan aturan lingkungan
demi kenyamanan hidup bersama,” pungkas Merlyn. Penulis: Jid
Editor: GF
11 Mei 2026, 21:02 WIT
TNI AL dan Kampung Nawaripi Sukseskan Program KKRI, Cetak Generasi Muda Berkarakter
Papuanewsonline.com, Timika – Pangkalan TNI Angkatan Laut
(Lanal) Timika bersama Pemerintah Kampung Nawaripi sukses menggelar kegiatan
Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Lamal Timika, Minggu (10/5/2026).
Program pembinaan karakter ini merupakan amanat Presiden Prabowo Subianto, yang
bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, serta memiliki
semangat cinta tanah air yang tinggi. Kegiatan ini diikuti para pelajar dari
berbagai sekolah di antaranya SMAN 1, SMAN 6, SMA Santa Maria, SMA Taruna, dan
SMK Yapis Mimika.Komandan Lanal Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, S.H.,
M.Tr.Opsla., menjelaskan KKRI menjadi wadah strategis menanamkan nilai
kebangsaan dan persatuan. Para peserta dibekali materi baris-berbaris, wawasan
kebangsaan, pembentukan karakter, serta kebersamaan lintas suku dan budaya. “Tujuannya agar anak-anak bangsa saling menyayangi, bersatu,
dan bersinergi demi kemajuan Indonesia,” ujarnya. Kegiatan juga melibatkan kunjungan edukatif ke kawasan
wisata Nawaripi Mile-21 untuk menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab menjaga
kelestarian alam.Kepala Kampung Nawaripi sekaligus Ketua DPC APDESI Mimika,
Norman Ditubun, menyampaikan dukungan penuh pemerintah kampung terhadap program
ini. Ia menilai kegiatan ini berdampak positif dalam membangun kedisiplinan,
nasionalisme, dan kepedulian sosial di kalangan remaja. Menurutnya,
keterlibatan pemuda sejak dini sangat penting agar tumbuh rasa memiliki dan
tanggung jawab terhadap masa depan bangsa serta lingkungan sekitar tempat
tinggal mereka.“Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas
terselenggaranya kegiatan ini. Semoga melalui KKRI lahir generasi penerus yang
tangguh, berkarakter kuat, dan setia menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik
Indonesia,” ucap Norman penuh harap. Ia berdoa agar nilai-nilai bela negara yang ditanamkan
senantiasa melekat dalam diri setiap peserta, menjadi bekal berharga dalam
membangun daerah dan negara di masa mendatang. Penulis: Jid
Editor: GF
11 Mei 2026, 20:52 WIT
182 Ribu Kasus Malaria Di Mimika, BADKO HMI PAPUA Desak Pemerintah Melakukan Intervensi Khusus
Papuanewsonline.com, Timika — Tingginya kasus malaria di
Kabupaten Mimika kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan data yang
sebelumnya dipublikasikan Dinas Kesehatan Mimika pada 26 Februari 2026, jumlah
kasus malaria sepanjang Januari hingga akhir Desember 2025 mencapai 182.980
kasus dan disebut menjadi yang tertinggi di Indonesia.Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Badan Koordinasi
Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Tanah Papua. Wakil Sekretaris Bidang Hukum
dan Hak Asasi Manusia BADKO HMI Tanah Papua, M Ardhi Chairun, menilai tingginya
angka malaria di Mimika tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.Menurut Ardhi, tingginya penyebaran malaria berkaitan
langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Ia meminta Pemerintah Provinsi Papua
Tengah maupun Pemerintah Kabupaten Mimika segera mengambil langkah lebih serius
dan terfokus untuk menangani persoalan tersebut.“Kasus malaria yang sangat tinggi di Kabupaten Mimika jangan
dianggap biasa, baik oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun Pemerintah
Kabupaten Mimika, karna ini menyangkut dengen kualitas hidup masyarakat
Mimika,” kata Ardhi dalam keterangannya, Sabtu (10/5/2026).Ia menjelaskan, malaria bukan hanya berdampak pada kesehatan
fisik masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap produktivitas dan kualitas
sumber daya manusia di daerah.“Kami mengkaji bahwa Malaria ini dapat menurunkan
kecerdasaran ‘alias bikin bodoh dan membuat orang tidak produktif bahkan dapat
merusak limpa’,” ucap Ardhi.Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk hidup sehat dan
berkualitas. Karena itu, pemerintah diminta tidak hanya berfokus pada
pengobatan pasien, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian
penyebaran malaria, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu
hamil.Ardhi menilai upaya pemeriksaan dan pengobatan yang selama
ini dilakukan tenaga kesehatan sudah berjalan cukup baik. Namun, ia menegaskan
diperlukan langkah tambahan berupa pembentukan satuan intervensi khusus
pengendalian vektor malaria di wilayah Kota Timika dan sekitarnya.“Untuk itu kami meminta kepada Gubernur Papua Tengah dan
Bupati Mimika untuk membentuk satuan intevensi vektor secara fokus di Kota
Timika, melihat kerja-kerja pemeriksaan dan pengobatan sudah berjalan cukup
baik,” ujarnya.Selain itu, BADKO HMI Tanah Papua juga mendorong adanya
kerja kolaboratif lintas sektor dalam menangani malaria. Menurut Ardhi,
persoalan malaria tidak bisa sepenuhnya dibebankan hanya kepada sektor
kesehatan semata.Ia menyebut penanganan malaria membutuhkan keterlibatan
berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, hingga
sektor lingkungan dan infrastruktur untuk memastikan pengendalian berjalan
maksimal.Ardhi juga menyoroti minimnya informasi publik terkait
perkembangan kasus malaria di Mimika. Ia meminta pemerintah lebih aktif
memberikan edukasi dan membuka data perkembangan kasus secara berkala agar
masyarakat memahami bahaya malaria serta pentingnya pencegahan dini.“Kita tidak banyak mendapatkan informasi tentang malaria
ditengah Publik, jadi kasus malaria perlu di umumkan tiap bulan ke masyarakat,
agar masyarakat paham babwa malaria itu menular dan dapat mengancam jiwa,”
tutup Ardhi.Tingginya angka malaria di Mimika selama beberapa tahun
terakhir memang menjadi tantangan besar bagi sektor kesehatan di Papua Tengah.
Faktor iklim, lingkungan, hingga mobilitas masyarakat disebut menjadi penyebab
penyebaran malaria masih sulit ditekan.Pemerintah daerah sebelumnya terus melakukan berbagai
langkah penanganan seperti pemeriksaan massal, pembagian kelambu, pengasapan,
hingga pengobatan gratis bagi warga yang terpapar malaria. Namun, tingginya
jumlah kasus menunjukkan perlunya strategi yang lebih terpadu dan
berkelanjutan. (GF)
10 Mei 2026, 21:53 WIT
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Maritim Perairan Timika, Waspada Gelombang Hingga 1,5 Meter
Papuanewsonline.com, Timika – Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mimika merilis informasi
prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Perairan Timika. Informasi ini berlaku
mulai hari ini, 10 Mei pukul 09.00 WIT hingga esok hari, 11 Mei 2026 pukul
08.00 WIT, sebagai panduan bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah
perairan.Berdasarkan pemantauan dan analisis, tinggi gelombang di
perairan tersebut diprediksi berkisar antara 0,6 hingga 1,5 meter. Gelombang dengan ketinggian mendekati angka maksimal
diperkirakan akan terjadi pada pagi hari tanggal 11 Mei, sehingga perlu menjadi
perhatian khusus bagi para pelaku usaha perikanan dan transportasi laut saat
berlayar.Kondisi atmosfer di wilayah ini diprediksi didominasi oleh
hujan ringan dengan tingkat kelembaban udara mencapai 80 hingga 90 persen. Suhu
udara rata-rata berada di kisaran 26 sampai 28 derajat Celcius. Sementara itu, angin berhembus dengan kecepatan 3 hingga 10
knot, yang arahnya berubah-ubah dari timur, tenggara, hingga ke utara.Pihak BMKG mengimbau seluruh nelayan, awak kapal, dan
masyarakat pesisir untuk selalu waspada terhadap perubahan kondisi alam yang
dapat terjadi sewaktu-waktu. Disarankan untuk selalu memperhatikan pembaruan informasi
cuaca maritim terbaru sebelum melaut, demi menjamin keselamatan dan keamanan
selama beraktivitas di tengah laut. Penulis: Andi Ilham
Editor: GF
10 Mei 2026, 16:01 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru