logo-website
Sabtu, 14 Mar 2026,  WIT
BERITA Pendidikan & Kesehatan Homepage
Polda Maluku Gelar Pemeriksaan Kesehatan Peserta Seleksi PTIK 2026 Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar pemeriksaan kesehatan bagi peserta Seleksi Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/3/2026) dan berlangsung secara transparan serta profesional sesuai standar rekrutmen Polri.Pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan oleh Biro SDM Polda Maluku bekerja sama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Maluku sebagai bagian dari tahapan seleksi yang menitikberatkan pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).Sebanyak 10 orang peserta mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan, dengan rincian 9 peserta menjalani pemeriksaan langsung di Bid Dokkes Polda Maluku, sementara 1 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan di Bareskrim Polri.Kepala Biro SDM Polda Maluku, Kombes Pol. Jemi Junaidi, S.I.K., M.M., yang juga meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan tahapan krusial dalam menjaring calon perwira Polri yang berkualitas dan berintegritas.“Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan memastikan seluruh peserta seleksi PTIK benar-benar memenuhi standar kesehatan jasmani dan rohani yang telah ditetapkan. Proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan bebas dari intervensi,” tegas Kombes Pol. Jemi Junaidi.Ia menambahkan bahwa rekrutmen PTIK tidak hanya menilai aspek akademik dan psikologi, tetapi juga kondisi fisik yang prima sebagai bekal pengabdian di institusi Kepolisian.Sementara itu, Kepala Bidang Dokkes Polda Maluku Kombes Pol dr. M. Faizal Zulkarnaen, M.H, Sp.F, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh dengan mengacu pada standar medis yang berlaku di lingkungan Polri.“Seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan secara komprehensif, mulai dari pemeriksaan fisik umum, kesehatan organ dalam, hingga aspek penunjang lainnya. Hasil pemeriksaan murni berdasarkan kondisi kesehatan peserta tanpa rekayasa,” ujar Kabid Dokkes Polda Maluku.Menurutnya, keterlibatan tenaga medis profesional bertujuan memastikan seleksi berjalan adil dan dapat dipertanggungjawabkan secara medis maupun administrasi.Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan seleksi PTIK Panda Polda Maluku Tahun Anggaran 2026 ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mencetak calon perwira yang unggul, sehat, dan siap menjawab tantangan tugas Kepolisian di masa depan.Tahapan pemeriksaan kesehatan yang digelar Polda Maluku mencerminkan keseriusan Polri dalam menjaga kualitas dan kredibilitas proses rekrutmen. Dengan pengawasan langsung pimpinan serta keterlibatan tenaga medis profesional, seleksi PTIK 2026 diharapkan mampu melahirkan perwira Polri yang tidak hanya cerdas dan berintegritas, tetapi juga memiliki kesiapan fisik dan mental untuk melayani masyarakat secara presisi. PNO-12 05 Mar 2026, 20:42 WIT
Transformasi Pendidikan Polri, Seleksi S-2 STIK Fokus Integritas dan Kompetensi Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap dinamika zaman melalui keterlibatan aktif dalam Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Panitia serta Peserta Seleksi Program Pendidikan S-2 STIK Reguler Angkatan ke-16 dan S-2 STIK RPL Angkatan 1 Tahun Anggaran 2026.Kegiatan tersebut diikuti secara virtual oleh Polda Maluku dari Ruang Command Center Lantai 4 Mapolda Maluku, Senin (2/3/2026), dan dipimpin terpusat oleh Karo Dalpers SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan dari Mabes Polri.Di Polda Maluku, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol. Jemi Junaidi, S.I.K., M.M., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, antara lain Kabid Propam, Kabid Dokkes, Kabidkum, Kabid Humas, Korsahli Kapolda, Wadir Lantas, serta Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku.Berdasarkan data Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku, sebanyak 10 personel Polri telah resmi terdaftar dan siap mengikuti seluruh tahapan seleksi pendidikan S-2 STIK Tahun Anggaran 2026.Dalam arahannya, Karo Dalpers SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan menegaskan bahwa seleksi pendidikan pengembangan ini merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan integritas, kompetensi, dan kualitas kepemimpinan personel Polri sesuai ketentuan Perkap Nomor 4 Tahun 2019.Ia menjelaskan perbedaan mendasar antara pendidikan akademik (S-1, S-2, dan S-3 STIK) dengan pendidikan manajerial Polri seperti PKP, PKA, Sespimma, Sespimmen, hingga Sespimti dan Lemhannas.“Seleksi S-2 STIK tahun ini menjadi tahap awal penyesuaian kebijakan pendidikan Polri dengan kebijakan Kemendikbudristek. Ini merupakan langkah positif agar lulusan Akpol dapat langsung menyesuaikan diri ke jenjang S-2. Kita harus adaptif terhadap perubahan dan perkembangan situasi,” ujar Brigjen Pol. Erthel Stephan.Ia juga mengungkapkan adanya kebijakan baru yang memberi ruang lebih luas bagi personel Polri, di mana pangkat minimal peserta kini diturunkan dari AKP menjadi Iptu dengan masa dinas nol tahun, dari total 553 peserta seleksi di seluruh Indonesia.Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol. Jemi Junaidi menegaskan bahwa Pakta Integritas bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan institusional untuk menjamin proses seleksi berjalan objektif, jujur, dan berkeadilan.“Seleksi ini adalah kesempatan emas bagi personel Polri untuk meningkatkan kapasitas akademik dan profesionalisme. Namun, peluang ini harus dijawab dengan kesiapan diri, integritas, dan kualitas. Jangan hanya mengandalkan rekam jejak penghargaan, tetapi buktikan kemampuan secara nyata dan terhormat,” tegas Kombes Pol. Jemi Junaidi.Ia juga mengingatkan pentingnya manajemen diri bagi para peserta agar mampu menyeimbangkan tugas kedinasan, proses belajar, dan waktu istirahat secara proporsional.“Peserta seleksi merupakan personel pilihan. Karena itu, standar akademik dan etika yang dijaga harus berada di atas rata-rata mahasiswa pada umumnya,” tambahnya.Pelaksanaan Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi S-2 STIK TA 2026 mencerminkan keseriusan Polri, khususnya Polda Maluku, dalam mendorong transformasi SDM yang presisi dan berdaya saing. Kebijakan penyesuaian persyaratan pangkat serta integrasi dengan kebijakan pendidikan nasional menjadi sinyal kuat bahwa Polri semakin terbuka, adaptif, dan meritokratis.Dengan menjunjung tinggi prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), seleksi ini diharapkan mampu melahirkan perwira-perwira Polri yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas tinggi dan siap menjawab tantangan pelayanan publik di era modern. PNO-12 02 Mar 2026, 21:28 WIT
Dokter Bedah Tawarkan Pengabdian di RSUD Boven Digoel, Harapan Baru untuk Layanan Kesehatan Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Suasana Minggu yang penuh berkah di Kabupaten Boven Digoel membawa kabar menggembirakan bagi sektor kesehatan. Seorang dokter bedah secara sukarela menawarkan jasanya untuk bertugas di RSUD Boven Digoel, sebuah langkah yang disambut antusias oleh pemerintah daerah dan masyarakat.Tawaran tersebut dinilai sebagai angin segar di tengah kebutuhan mendesak akan tenaga medis spesialis di wilayah tersebut. Selama ini, RSUD Boven Digoel masih menghadapi keterbatasan dokter bedah, sehingga kehadiran tenaga ahli sangat dinantikan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, menyampaikan apresiasi atas niat baik tersebut. Ia berharap langkah ini menjadi awal yang membawa manfaat besar bagi masyarakat. "Semoga tawaran dari dokter bedah ini menjadi awal yang baik dan membawa kebaikan bagi masyarakat Boven Digoel," kata bupati Roni omba S.IP.Menurutnya, peningkatan kualitas layanan kesehatan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah. Dengan adanya dokter bedah yang siap mengabdi, diharapkan pelayanan medis, khususnya tindakan operasi, dapat dilakukan secara optimal tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.RSUD Boven Digoel sendiri telah lama membutuhkan tenaga medis yang kompeten, terutama dokter bedah. Keterbatasan sumber daya selama ini menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan bedah secara cepat dan tepat.Kehadiran dokter bedah diharapkan tidak hanya memperkuat pelayanan medis, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan daerah. Dengan layanan yang lebih lengkap, warga Boven Digoel dapat memperoleh penanganan medis lebih dekat dan efisien.Pemerintah Kabupaten Boven Digoel pun diharapkan segera memfasilitasi proses administrasi dan dukungan yang diperlukan agar tawaran tersebut dapat segera direalisasikan. Langkah konkret ini dinilai penting agar pelayanan kesehatan di daerah semakin berkualitas dan merata.Semangat pengabdian yang ditunjukkan dokter bedah tersebut menjadi simbol harapan baru bagi dunia kesehatan di Boven Digoel. Dengan kolaborasi antara tenaga medis dan pemerintah daerah, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat bukan lagi sekadar harapan, melainkan tujuan yang semakin nyata untuk diwujudkan.  Penulis: HendEditor: GF 02 Mar 2026, 16:20 WIT
Kapolda Maluku Jenguk Mahasiswa Unpatti Korban Penikaman Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Dadang Hartanto menjenguk langsung mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura yang menjadi korban penikaman, Datuk Letsoin, di RSUP dr. Johanes Leimena, Sabtu (28/2/2026) malam. Kunjungan tersebut menegaskan kehadiran negara dalam menjamin hak korban atas perlindungan, pemulihan, dan keadilan, sekaligus memastikan lingkungan kampus tetap menjadi ruang aman bagi dunia pendidikan tinggi.Penjengukan dilakukan sekitar pukul 21.45 WIT usai Kapolda Maluku menggelar pertemuan bersama pimpinan universitas dan unsur terkait sebagai langkah antisipatif untuk meredam potensi eskalasi konflik serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan akademik.Dalam suasana penuh empati, Kapolda Maluku menyampaikan rasa prihatin yang mendalam serta doa agar korban segera pulih dan dapat kembali melanjutkan aktivitas akademiknya. Ia menegaskan bahwa penanganan perkara ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada aspek kemanusiaan dan perlindungan hak korban.“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab memastikan hak korban terlindungi. Proses hukum terhadap pelaku akan kami tangani secara profesional, transparan, dan tuntas sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegas Kapolda Maluku.Kapolda juga mengimbau seluruh mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat luas untuk menahan diri serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama narasi yang berpotensi memecah persatuan dan mengganggu situasi kondusif di lingkungan kampus.“Kampus adalah ruang intelektual, bukan arena kekerasan. Mari jaga ketenangan, kedewasaan, dan percayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum,” tambahnya.Kegiatan penjengukan turut dihadiri Rektor Universitas Pattimura, Ketua MUI Provinsi Maluku, Wakil Ketua I Sinode GPM, pejabat utama Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, unsur intelijen kepolisian, Kapolsek Teluk Ambon, serta perwakilan OKP Cipayung Plus dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpatti. Kehadiran keluarga korban menambah suasana kebersamaan dan solidaritas lintas elemen.Dalam kesempatan tersebut, pihak universitas menegaskan komitmennya memberikan pendampingan penuh kepada korban serta terus berkoordinasi dengan kepolisian guna mendukung proses hukum dan menjaga iklim akademik yang aman dan kondusif. Para tokoh agama yang hadir juga menyerukan pesan damai, mengajak seluruh mahasiswa menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, dan penyelesaian masalah melalui dialog serta jalur hukum yang beradab.Seluruh pihak sepakat bahwa peristiwa penikaman ini merupakan tindak kriminal individual dan tidak mencerminkan konflik antar organisasi mahasiswa maupun antar umat beragama. Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.00 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.Langkah cepat dan humanis Kapolda Maluku menjenguk korban penikaman mahasiswa mencerminkan kehadiran negara yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Di tengah dinamika kampus dan kerawanan eskalasi emosi pasca kejadian, pendekatan dialogis dan kolaboratif antara kepolisian, perguruan tinggi, tokoh agama, serta organisasi kepemudaan menjadi kunci utama menjaga stabilitas sosial.Sikap tegas Kapolda dalam memastikan proses hukum berjalan transparan, sekaligus imbauan untuk menolak provokasi, patut diapresiasi sebagai upaya menjaga iklim demokrasi, keamanan, dan persaudaraan di Maluku. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa kekerasan bukan solusi, dan penyelesaian masalah harus selalu ditempuh melalui jalur hukum dan dialog yang bermartabat. PNO-12 02 Mar 2026, 11:27 WIT
Takjil On The Road, HMI dan Formi Mimika Berbagi Ratusan Paket Takjil Papuanewsonline.com, Mimika – Forum Mahasiswa Islam (Formi) Timika bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Mimika menggelar kegiatan Takjil On The Road di Jalan Budi Utomo, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan Project yang diinisiasi bersama oleh HMI dan Formi.Koordinator kegiatan, Ghalieh Hermansyah, menyampaikan bahwa aksi berbagi tersebut terlaksana berkat dukungan dan donasi dari berbagai pihak. Hingga hari pelaksanaan, panitia berhasil mengumpulkan dan menyalurkan sebanyak 235 snack box dan 75 nasi kotak kepada masyarakat serta para pengendara yang melintas.“Alhamdulillah, seluruh paket berhasil kami bagikan kepada masyarakat, khususnya para pengendara yang sedang dalam perjalanan atau baru pulang kerja dan belum sempat menyiapkan hidangan berbuka puasa,” ujarnya.Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap sesama, sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan di momen menjelang berbuka puasa. Menurutnya, berbagi di bulan Ramadan bukan hanya soal memberi makanan, tetapi juga menebarkan kebahagiaan dan keberkahan.Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Persiapan Mimika, Prayoga Romin Saputra, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat Mimika, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil.“Kami berharap kegiatan ini dapat memantik semangat pemuda lainnya untuk bersama-sama membangun Mimika dengan cara yang ramah, harmonis, dan penuh kepedulian,” katanya.Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi pembelajaran penting bagi anggota HMI dan Formi tentang arti solidaritas sosial dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat. Selain sebagai ladang pahala, kegiatan ini juga menjadi komitmen nyata organisasi dalam mengabdi kepada masyarakat.Melalui kegiatan ini, HMI dan Formi berharap semangat berbagi di bulan suci Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Mimika, tidak hanya umat Muslim, tetapi juga seluruh elemen masyarakat dalam bingkai kebersamaan dan toleransi. Penulis: Abim Editor: GF 28 Feb 2026, 22:30 WIT
UNCEN Gelar Wisuda Periode I 2026, Luluskan 508 Mahasiswa Papuanewsonline.com, Jayapura – Universitas Cenderawasih (Uncen) kembali menyelenggarakan Rapat Terbuka Senat wisuda Program Doktor, Magister, dan Sarjana Periode I tahun 2026. Kegiatan yang penuh kebanggaan berlangsung di Auditorium Uncen Abepura pada hari Kamis (26/02/26). Sebagai universitas tertua dan terbesar di tanah Papua, Uncen menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda berkualitas yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.Rektor Uncen, Oscar Oswald O. Wambrauw, menyampaikan bahwa institusi ini memiliki tanggung jawab besar dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul yang mampu mendorong transformasi sosial, ekonomi, dan budaya di wilayah Papua. "Kami terus berupaya memperkuat mutu pendidikan serta mengembangkan kurikulum yang berbasis pada kebutuhan masyarakat Papua, dengan fokus pada riset dan inovasi yang relevan dengan kearifan lokal serta mampu menghadapi tantangan global," ucap Prof Oscar dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa prestasi yang diraih para wisudawan dan wisudawati bukanlah hasil yang datang begitu saja."Di balik toga dan senyum kebanggaan yang terpampang, terdapat perjalanan panjang penuh kerja keras, doa dari orang tua, bimbingan yang mendalam dari para dosen, serta pengorbanan keluarga yang tidak terhitung banyaknya," ujarnya. Prof Oscar juga menyampaikan penghormatan dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada para orang tua dan keluarga yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menimba ilmu di Universitas Cenderawasih. "Wisuda ini bukanlah garis akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan gerbang awal bagi sebuah perjalanan baru yang penuh tantangan dan peluang," ungkapnya.Rektor memberikan pesan bahwa dunia kerja saat ini sangat membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kecerdasan akademik yang tinggi, tetapi juga dilengkapi dengan karakter yang kuat, integritas yang terjaga, kemampuan berkolaborasi, serta kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar. Pada periode wisuda ini, Uncen meluluskan sebanyak 508 mahasiswa yang terdiri dari 17 orang dari Pascasarjana, 152 orang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 14 orang dari Fakultas Ilmu Hukum, serta 49 orang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Dengan demikian, jumlah keseluruhan alumni Uncen sampai dengan periode pertama tahun 2026 mencapai 96.620 orang.  Penulis: Jid Editor: GF 27 Feb 2026, 14:40 WIT
GARUDA INDONESIA BUKA RUTE JAKARTA-DENPASAR-TIMIKA, MIMIKA SIAP RAIH MANFAAT EKONOMI Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika menyambut positif dengan penuh antusiasme rencana pembukaan rute penerbangan baru oleh Garuda Indonesia yang akan melayani jalur Jakarta–Denpasar–Timika (bolak-balik) mulai tanggal 29 Maret 2026 mendatang. Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan hal tersebut setelah menerima kunjungan audiensi dari jajaran PT Garuda Indonesia Branch Office Timika di kantornya.Pertemuan tersebut fokus membahas tentang penguatan akses transportasi udara guna mendukung mobilitas masyarakat serta percepatan pembangunan daerah. Kedua pihak juga membahas berbagai langkah pendukung untuk memastikan operasional rute baru berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat. Bupati menyampaikan bahwa kehadiran rute penerbangan baru ini menjadi bukti perhatian terhadap perkembangan wilayah Mimika sebagai salah satu daerah penting di Papua.Kehadiran rute baru Jakarta–Denpasar–Timika diperkirakan akan memberikan dampak signifikan, tidak hanya bagi masyarakat yang membutuhkan akses perjalanan lebih mudah dan nyaman, tetapi juga menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi daerah.Rute tersebut dinilai akan memperlancar arus penumpang dari dan menuju Timika, termasuk kalangan pelaku usaha, investor potensial, wisatawan domestik maupun mancanegara, serta masyarakat umum yang memiliki keperluan di bidang pendidikan, kesehatan, maupun aktivitas bisnis.Bupati berharap, peningkatan konektivitas udara ini mampu mendorong sektor pariwisata dan perdagangan di Mimika untuk semakin berkembang pesat, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua.  Dengan beroperasinya rute baru tersebut pada akhir Maret 2026, Pemerintah Kabupaten Mimika sangat optimis bahwa konektivitas wilayah akan semakin kuat dan membawa manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Penulis: Jid Editor: GF 27 Feb 2026, 14:38 WIT
Dinkes Mimika Targetkan 2 Juta Tes Malaria Tahun 2026, Angkakasus Tercatat Turun Signifikan Papuanewsonline.com, Timika – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus menunjukkan komitmen yang kuat dalam upaya eliminasi penyakit malaria, dengan menetapkan target pelaksanaan sebanyak dua juta tes malaria bagi seluruh warga di wilayahnya pada tahun 2026.Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Rizal Ubra, menyampaikan bahwa penanganan malaria tetap menjadi prioritas utama dalam program kesehatan daerah tahun ini, seiring dengan tren positif penurunan kasus yang tercatat pada tahun sebelumnya."Target kami untuk tahun 2026 adalah mencapai dua juta tes malaria. Pada tahun 2025, kasus malaria di Mimika mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dari satu juta tes yang dilakukan, rata-rata kasus positif hanya mencapai 15 persen, turun drastis dibandingkan tahun 2024 yang mencapai angka 22 persen," jelas Reynold saat memberikan keterangan di Timika. Menurutnya, penurunan angka kasus tersebut menjadi bukti nyata bahwa upaya eliminasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika telah memberikan dampak yang positif dan berarti bagi masyarakat.Selain menggencarkan kegiatan pemeriksaan atau testing, Dinkes Mimika juga fokus pada pengendalian vektor malaria sebagai bagian dari strategi utama penanganan. Upaya ini meliputi pembersihan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sarang perindukan nyamuk secara efektif. Dalam pelaksanaannya, pihaknya aktif melibatkan partisipasi masyarakat untuk menekan populasi nyamuk penyebar malaria secara berkelanjutan. "Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, kami meningkatkan peran dan fungsi Puskesmas Pembantu (Pustu) serta bekerja sama erat dengan kader kesehatan di tingkat kampung untuk bersama-sama mengendalikan penyebaran vektor penyakit," tambahnya.Tak hanya memperkuat sisi deteksi dan pencegahan, Dinkes Mimika juga memastikan ketersediaan logistik pengobatan malaria yang memadai. Obat-obatan akan didistribusikan secara merata ke seluruh fasilitas kesehatan di Mimika, baik yang dikelola pemerintah maupun sektor swasta."Tujuan utama dari langkah ini adalah agar seluruh masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan deteksi dini serta mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan standar medis yang berlaku," pungkas Reynold.  Penulis: Jid Editor: GF 27 Feb 2026, 09:55 WIT
Sambangi Pondok Pesantren di Tual, Kapolda Maluku: Jadilah Agen Perdamaian dan Generasi Berkualitas Papuanewsonline.com, Tual - Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.Si, melaksanakan kunjungan ke Pondok Pesantren Istana Yatim Ulfa Mutia di Kota Tual, Rabu (25/2/2026). Kunjungan ini menjadi yang pertama dilakukan Kapolda Maluku ke pondok pesantren di wilayah Tual, sekaligus wujud komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan lembaga pendidikan keagamaan dan generasi muda.Menurut Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku beserta rombongan menggelar buka puasa bersama anak-anak yatim, dilanjutkan dengan salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah. Suasana penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan, yang kemudian ditutup dengan sambutan singkat Kapolda kepada para santri dan pengasuh pondok pesantren.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan peran strategis santri sebagai agen perdamaian, penyejuk suasana, sekaligus generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan. Ia berharap Maluku senantiasa berada dalam kondisi aman, tertib, damai, dan terus berkembang.“Ilmu yang adik-adik peroleh dari Al-Qur’an dan Hadis merupakan bekal yang sangat berharga untuk masa depan. Santri harus menjadi teladan, pembawa kedamaian, dan bagian dari solusi bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto.Kapolda Maluku juga mengajak para santri untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan tugas aparat keamanan di wilayah Tual dan Maluku secara umum, agar seluruh tantangan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik.“Doa-doa dari para santri sangat berarti bagi kami. Kami memohon doa agar pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas dan Polri di Tual berjalan dengan lancar. Dengan doa, insya Allah setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” tambahnya.Selanjutnya menurut Kabid Humas, Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku mengapresiasi semangat para santri yang datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari Tual, tetapi juga dari Ambon hingga Timika, demi menuntut ilmu di pondok pesantren. Menurutnya, tekad dan pengorbanan tersebut merupakan modal penting untuk membentuk manusia yang berkualitas dan bermanfaat bagi lingkungan, bangsa, dan negara.Di tengah suasana Ramadan, Kapolda Maluku turut mengimbau seluruh masyarakat untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan toleransi antarumat beragama sebagai fondasi utama stabilitas keamanan.“Ramadan adalah momentum untuk memperbanyak doa, menjaga persaudaraan, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan. Mari kita rawat kebersamaan ini demi Maluku yang aman, damai, dan sejuk,” tegas Kapolda.Kapolda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak pondok pesantren dan para santri, serta berjanji akan terus menjaga tali silaturahmi yang telah terbangun, meskipun nantinya kembali melaksanakan tugas di Ambon.Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan lembaga pendidikan, sekaligus menegaskan peran strategis santri dalam menjaga keamanan, persatuan, dan masa depan Maluku yang lebih baik.Kunjungan Kapolda Maluku ke pondok pesantren di Kota Tual menunjukkan pendekatan keamanan yang semakin inklusif dan berorientasi jangka panjang. Di tengah tantangan sosial yang kerap muncul di wilayah kepulauan dengan keragaman latar belakang budaya dan agama, pesantren ditempatkan bukan sekadar sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi sebagai simpul strategis pembangunan karakter dan moderasi beragama.Langkah Kapolda Maluku merangkul santri dan anak yatim melalui kegiatan keagamaan di bulan Ramadan mencerminkan pergeseran paradigma keamanan nasional: dari pendekatan koersif menuju pendekatan humanis dan preventif. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra moral dan sosial masyarakat.Santri, dalam konteks ini, diposisikan sebagai agen perdamaian yang memiliki peran penting dalam menangkal paham ekstremisme, merawat toleransi, dan menjaga kohesi sosial. Pendidikan berbasis Al-Qur’an dan Hadis yang dikombinasikan dengan nilai kebangsaan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya SDM unggul beriman, berilmu, dan berwawasan kebhinekaan.Di tengah dinamika global dan tantangan disrupsi sosial, pesan yang disampaikan Kapolda Maluku menjadi relevan secara nasional: keamanan berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila ditopang oleh generasi muda yang moderat, toleran, dan berkarakter kuat. Dari pesantren, harapan tentang Indonesia yang damai dan maju itu dirawat. PNO-12 27 Feb 2026, 08:10 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT