Papuanewsonline.com
BERITA Pendidikan & Kesehatan
Homepage
Dialog Publik dan Bedah Buku di Mimika Dorong Penyelesaian Konflik yang Berkeadilan dan Bermartabat
Papuanewsonline.com, Mimika — Dialog publik dan bedah buku Mendamaikan
yang Tak Mau Damai karya Jake Merrill Ibo digelar pada Jumat (23/1/2026) di
Mimika dengan mengusung tema “Mendamaikan Konflik Tanpa Mengalahkan
Kemanusiaan”. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan gagasan antara pemerintah,
akademisi, tokoh agama, dan masyarakat untuk membahas penyelesaian konflik
secara berkeadilan dan bermartabat.Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya menekankan
bahwa Mimika merupakan daerah dengan tingkat keberagaman yang sangat tinggi,
mencakup perbedaan agama, budaya, bahasa, dan suku. Keberagaman tersebut
dinilai sebagai anugerah sekaligus potensi besar yang harus dikelola secara
bijak dalam proses pembangunan daerah.Ia menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan sangat
bergantung pada terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh
karena itu, dialog publik dengan tema perdamaian dan kemanusiaan dinilai
relevan, mengingat Mimika kerap dipersepsikan sebagai wilayah yang rawan
konflik sosial.Dalam pemaparannya, Johannes Rettob menjelaskan bahwa
konflik memiliki beragam bentuk dan karakter, sehingga tidak bisa diselesaikan
dengan satu pendekatan tunggal. Beberapa konflik dapat ditempuh melalui jalur
mediasi, sementara lainnya memerlukan pendekatan hukum atau adat, dengan
pemahaman mendalam terhadap akar persoalan sebagai kunci utama penyelesaian.Ia juga menyoroti bahwa banyak konflik besar bermula dari
persoalan sederhana di lingkup internal, bahkan dalam keluarga. Ketika tidak
ditangani sejak dini, konflik tersebut berkembang menjadi persoalan adat,
tuntutan denda, hingga berujung pada jatuhnya korban jiwa yang sejatinya dapat
dihindari.Dalam konteks Papua, mekanisme adat diakui sebagai bagian
penting dalam penyelesaian konflik. Namun, menurutnya, jika tidak dikelola
secara bijak dan adil, mekanisme tersebut justru berpotensi melahirkan
ketidakpuasan serta konflik berkepanjangan yang menggerus nilai-nilai
kemanusiaan.Melalui dialog publik dan bedah buku ini, Bupati Mimika
berharap lahir rekomendasi dan pemikiran konstruktif yang dapat dijadikan
rujukan bersama, baik oleh masyarakat maupun pemerintah, dalam merumuskan pola
penyelesaian konflik yang lebih manusiawi dan berkeadilan.Sementara itu, refleksi dari buku karya Jake Merrill Ibo
mengangkat pandangan bahwa konflik tidak semata berkaitan dengan benar dan
salah, melainkan tentang luka, perasaan tidak dihargai, serta pengingkaran
terhadap martabat manusia. Dalam konteks Papua, konflik dipahami sebagai
fenomena multidimensional yang melibatkan emosi, persepsi, struktur sosial,
identitas, trauma, hingga ketidakadilan historis.Buku tersebut lahir dari pengalaman panjang praktik mediasi
sejak 2017 dan menawarkan pergeseran paradigma mediasi dari sekadar prosedur
menuju pemulihan relasi. Melalui pendekatan lintas disiplin dan kesadaran
sosial, dialog ini diharapkan menjadi ruang transformasi makna, sehingga
penyelesaian konflik ke depan tidak hanya berorientasi pada negosiasi, tetapi
juga pada pemulihan martabat dan kemanusiaan semua pihak.
Penulis: BimEditor: GF
24 Jan 2026, 17:32 WIT
Sosialisasi ke SD Negeri 15 Ambon, Polda Maluku Cegah Kasus Bullying
Papuanewsonline.com, Ambon - Untuk mencegah terjadinya kasus perundungan atau bullying di sekolah, Kepolisian Daerah Maluku melalui Unit PPA Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) terus mengunjungi sekolah-sekolah, memberikan sosialisasi dan edukasi.Hari ini, Jumat (23/1/2026), tim yang dipimpin oleh Kanit PPA Subdit IV Ditreskrimum Polda Maluku, AKP. Lilian J. Siwabessy, S.Sos., M.H, ini mengunjungi Sekolah Dasar (SD) Negeri 15 Ambon di Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.Dalam kunjungannya, tim menyampaikan materi tentang bahaya perundungan dan kekerasan kepada para siswa-siswi sambil bermain.Anak-anak didorong untuk berani bersuara dan bertindak melawan kekerasan, eksploitasi, dan segala bentuk ketidakadilan demi menciptakan perubahan positif, terutama untuk perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya."Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk menyikapi maraknya kasus bullying/perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah dan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi guna pencegahan terjadinya kasus-kasus tersebut terhadap anak," ungkap AKP. Lilian J. Siwabessy.Sosialisasi dan edukasi yang gencar dilaksanakan ini merupakan implementasi dari Program Kapolda Maluku yang senantiasa mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku untuk "Tarus Biking Bae, dan Basudara Tarus Biking Bae."Berbagai sosialisasi dan edukasi diberikan kepada anak-anak tentang apa itu bullying/perundungan, jenis-jenis bullying, dampak bullying bagi korban, cara pencegahan, dan apa yang harus dilakukan apabila terjadi bullying."Kami juga memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah tentang upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual yang menimpa anak di bawah umur dengan cara memberikan pemahaman tentang bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang asing," jelasnya.Edukasi lainnya diberikan, yaitu tentang pentingnya menjaga diri dari orang asing yang berusaha untuk melakukan kejahatan serta menghindari ajakan dari orang yang tidak dikenal. PNO-12
24 Jan 2026, 15:48 WIT
Kapolda Tinjau Bakti Kesehatan di Desa Wali, Buru Selatan
Papuanewsonline.com, Bursel – Sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto beserta rombongan PJU melaksanakan peninjauan pelaksanaan Bakti Kesehatan Kapolda Maluku bagi masyarakat.Bakti kesehatan yang diselenggarakan di balai desa Wali, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Rabu (21/1/2026) berupa khitanan massal, pengobatan gratis, dan pemeriksaan golongan darah. Khitanan massal diikuti oleh 10 anak, pengobatan umum sebanyak 27 peserta, dan pemeriksaan golongan darah sebanyak 65 peserta.Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus memberikan pelayanan kesehatan secara langsung dan gratis kepada warga, khususnya masyarakat yang membutuhkan.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan masyarakat serta memberikan bingkisan kepada anak-anak peserta khitanan massal. Ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri terhadap generasi muda.Kapolda Maluku menyampaikan kegiatan bakti kesehatan yang diselenggarakan merupakan wujud kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat.“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.Kapolda Maluku juga memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan bakti kesehatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” tambahnya. PNO-12
24 Jan 2026, 11:47 WIT
PT Freeport Indonesia Resmi Membuka Rangkaian BK3N 2026 di Tiga Wilayah Operasi Strategis
Papuanewsonline.com, Mimika — PT Freeport Indonesia (PTFI)
resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional
(BK3N) Tahun 2026 yang dilaksanakan serentak di tiga area kerja utama, yakni
Tembagapura dan Kuala Kencana di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, serta
fasilitas Smelter PTFI di Gresik, Provinsi Jawa Timur, Senin (12/1/2026).BK3N 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan
Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”
dengan semangat “Bangkit Bersama, Kerja Selamat, Kerja Sehat”. Seluruh
rangkaian kegiatan dirancang berlangsung selama satu bulan penuh dengan
melibatkan seluruh karyawan dan mitra kerja PTFI.Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menegaskan bahwa
keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi fondasi utama dalam setiap
aktivitas, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan BK3N tidak hanya dimaknai sebagai agenda tahunan, tetapi sebagai
bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap perlindungan sumber daya
manusia.Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran pribadi terkait
keselamatan, sebagaimana disampaikannya bahwa keselamatan dimulai dari rumah
dan dari diri masing-masing individu, bukan semata-mata di tempat kerja.Untuk mendukung semangat tersebut, PTFI menyiapkan berbagai
kegiatan yang bersifat edukatif, kompetitif, dan partisipatif. Kegiatan
tersebut meliputi kampanye keselamatan di area kerja serta lingkungan komunitas
seperti sekolah dan kampus, guna memperluas pemahaman tentang pentingnya
keselamatan dan kesehatan kerja.Selain itu, sejumlah kompetisi keselamatan turut digelar,
antara lain pertolongan pertama dan penggunaan Automated External Defibrillator
(AED), tantangan manajemen risiko fatal, lomba pelaporan keselamatan, inovasi
keselamatan, pembuatan video keselamatan, serta kuis edukatif. PTFI juga
menyelenggarakan kompetisi virtual run dengan jarak 50 kilometer di Gresik
serta 68 kilometer di Tembagapura dan Kuala Kencana.Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PTFI berupaya mendorong
peningkatan kompetensi, kesadaran, serta kepedulian seluruh insan perusahaan
terhadap penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten dan
berkelanjutan.Puncak peringatan BK3N 2026 direncanakan berlangsung di
Tembagapura pada 7 Februari 2026 dengan agenda seperti gerakan bersih kota,
safety games, simulasi pemadaman kebakaran, serta pertunjukan musik lokal yang
melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar.Sementara itu, penutupan seluruh rangkaian BK3N 2026 akan
dilaksanakan di Kuala Kencana pada 14 Februari 2026. Kepala Teknik Tambang
PTFI, Carl Tauran, turut mengingatkan bahwa tidak ada pekerjaan yang lebih
penting daripada keselamatan, dan peringatan BK3N diharapkan menjadi awal dari
komitmen keselamatan yang terus dijaga sepanjang tahun. Penulis: JidEditor: GF
22 Jan 2026, 20:32 WIT
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir untuk Sejumlah Distrik di Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika — Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Nabire
mengeluarkan peringatan prakiraan cuaca terkait potensi banjir di sejumlah
wilayah Kabupaten Mimika. Peringatan ini berlaku selama 24 jam, terhitung mulai
Jumat (23/1/2026) pukul 07.00 WIT hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 07.00 WIT.Dalam rilis resminya, BMKG memprakirakan wilayah Mimika akan
mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Curah hujan tersebut
diprediksi terjadi secara merata dan berkesinambungan, dimulai sejak pagi hari,
berlanjut hingga malam, bahkan berpotensi berlangsung sampai dini hari.Kondisi cuaca ini dinilai berisiko meningkatkan potensi
terjadinya genangan air dan banjir, terutama di wilayah yang memiliki tingkat
kerentanan sedang hingga sangat rentan terhadap dampak cuaca ekstrem.
Intensitas hujan yang berlangsung dalam durasi panjang menjadi faktor utama
meningkatnya ancaman tersebut.BMKG mencatat sedikitnya belasan distrik di Kabupaten Mimika
berpotensi terdampak. Wilayah tersebut meliputi Distrik Mimika Baru, Kuala
Kencana, Iwaka, Wania, Amar, Alama, Jita, Agimuga, Kwami Narama, Mimika Tengah,
Mimika Barat, Mimika Barat Tengah, Mimika Barat Jauh, serta Mimika Timur Jauh.Selain banjir, kondisi cuaca ekstrem ini juga berpotensi
memicu dampak ikutan seperti tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan
terhadap aktivitas masyarakat, termasuk transportasi darat dan perairan.
Distrik-distrik yang memiliki kontur tanah labil dan berada di sekitar aliran
sungai diminta meningkatkan kewaspadaan.BMKG mengimbau masyarakat agar tetap siaga dan waspada
terhadap perkembangan cuaca, khususnya warga yang bermukim di kawasan rawan
banjir dan bantaran sungai. Pemantauan informasi cuaca secara berkala dari
sumber resmi menjadi langkah penting dalam mengantisipasi risiko yang mungkin
terjadi.Pemerintah daerah, aparat distrik, dan kelurahan juga
diharapkan segera mengambil langkah antisipatif, termasuk menyiapkan sarana
evakuasi dan koordinasi lintas sektor. Upaya kesiapsiagaan dini dinilai krusial
untuk meminimalkan potensi kerugian akibat bencana hidrometeorologi.BMKG menegaskan bahwa peringatan dini ini merupakan bentuk
langkah preventif agar seluruh pihak dapat lebih siap menghadapi dampak cuaca
ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah
Kabupaten Mimika.Penulis: JidEditor: GF
22 Jan 2026, 20:12 WIT
Mabes Polri Laksanakan Trauma Healing untuk Personel Polres Aceh Tamiang
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Tim Trauma Healing Mabes Polri melaksanakan kegiatan Trauma Healing dan pendampingan bagi personel Polres Aceh Tamiang, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan kondisi psikologis personel Polri pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh.Kepala Tim Trauma Healing Mabes Polri, AKBP Astiadi Prahastomo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis personel, khususnya di jajaran Polres Aceh Tamiang.“Kegiatan ini atas inisiasi Bapak Kapolres Aceh Tamiang dan jajaran, serta sebagai bentuk kepedulian kami dari Biro Psikologi SSDM Polri untuk memulihkan kondisi psikologis seluruh jajaran Polda Aceh, khususnya jajaran Polres Aceh Tamiang,” ujarnya.Ia menambahkan, melalui kegiatan Trauma Healing dan pendampingan ini diharapkan personel dapat kembali lebih rileks, memiliki ketahanan mental yang lebih baik, serta siap menghadapi tugas-tugas ke depan.“Diharapkan setelah kegiatan ini, seluruh jajaran, terutama Kapolsek dan perwira utama, dapat lebih rileks, memiliki ketahanan mental yang lebih baik dalam menghadapi tugas-tugas ke depannya, serta mendukung pemulihan kondisi pascabencana hidrometeorologi,” tambahnya.Salah satu peserta kegiatan, Kapolsek Seruai Polres Aceh Tamiang AKP Teuku Davean, mengungkapkan bahwa dirinya turut terdampak langsung oleh bencana banjir yang terjadi di wilayah tersebut.“Rumah saya terdampak banjir. Untuk sementara rumah belum bisa ditinggali karena masih dalam keadaan berlumpur dan masih tahap pembersihan,” ungkapnya.Ia menilai kegiatan trauma healing tersebut sangat bermanfaat bagi personel yang terdampak, baik secara fisik maupun psikologis.“Kegiatan trauma healing ini bagi saya sangat bermanfaat dan bisa menambah semangat saya dalam melaksanakan dinas. Bahkan, kami juga menyarankan apabila memungkinkan agar kegiatan seperti ini dapat dibuat untuk episode-episode selanjutnya,” pungkasnya.Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya tidak hanya dalam penanganan bencana secara operasional, tetapi juga dalam memperhatikan kesehatan mental personel sebagai bagian penting dari kesiapsiagaan dan profesionalisme Polri dalam melayani masyarakat. PNO-12
22 Jan 2026, 14:10 WIT
Buku Karya Wakapolri 'Rasa Bhayangkara Nusantara' Diberikan Pada Dubes RI Untuk Inggris
Papuanewsonline.com, Jakarta - Buku Rasa Bhayangkara Nusantara, karya Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dicetak dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Buku ini diberikan kepada Duta Besar (Dubes) RI Untuk Inggris, Desra Percaya."Alhamdulillah Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara ke Pak Dubes, (buku) yang diberikan versi cetakan Bahasa Inggris. Semoga bukunya dapat menjadi media diplomasi," kata Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini mengatakan soal gastro diplomacy. "Kuliner menjadi bahasa universal untuk membangun kedekatan, dalam hal ini memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia ke tingkat nasional dan internasional," sambung Komjen Dedi.Diberitakan sebelumnya buku Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna.Dalam buku ini, keseharian SPPG Polri dari sebelum matahari terbit hingga MBG diantarkan ke penerima manfaat digambarkan di buku ini. Buku ini dipandang Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata.Diketahui pada Kamis (18/12/2025), Polri menyerahkan Buku Menu MBG 'Rasa Bhayangkara Nusantara' kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan buku dilakukan saat tim dari Kedubes Prancis mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 1 Pejaten.Komjen Dedi membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku dan penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian.Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku, sehingga 'Rasa Bhayangkara Nusantara' tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG. PNO-12
21 Jan 2026, 12:53 WIT
BMKG: Gelombang Perairan Mimika Capai 2,5 Sampai 4 Meter, Nelayan Diminta Waspada
Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin
Timika melaporkan bahwa kondisi gelombang laut di perairan Mimika dan Laut
Arafura dalam beberapa hari terakhir berada pada kategori tinggi dan perlu
diwaspadai.Forecaster BMKG Mozes Kilangin Timika, Fitria Nur Fadlilah,
menyampaikan bahwa tinggi gelombang di wilayah tersebut mencapai kisaran 2,5
hingga 4 meter. Kondisi ini meliputi hampir seluruh wilayah Laut Arafura, baik
bagian barat, tengah, maupun timur.Tingginya gelombang laut tersebut dipicu oleh angin kencang
yang melintas di wilayah Mimika dan sepanjang perairan Laut Arafura. Fenomena
ini berkaitan dengan adanya pusat tekanan rendah di sebelah tenggara perairan
Papua atau kawasan Pasifik.Pusat tekanan rendah tersebut menarik massa udara dari
wilayah dengan tekanan lebih tinggi, sehingga menyebabkan pergerakan angin yang
semakin kuat. Semakin besar perbedaan tekanan udara antar wilayah, maka
kecepatan angin akan meningkat dan berdampak langsung pada ketinggian gelombang
laut.Kondisi cuaca ini juga diperparah oleh masih kuatnya angin
baratan yang dipengaruhi oleh sistem tekanan rendah di wilayah selatan Papua,
termasuk Mimika. Situasi tersebut lazim terjadi pada periode Desember hingga
Januari dan masih berlangsung hingga saat ini.Dalam pengamatan BMKG, kecepatan angin pada siang hari
tercatat mencapai 20 knot. Bahkan pada beberapa waktu sebelumnya, khususnya
pada malam hari, kecepatan angin sempat menyentuh 35 knot dan masih berpotensi
berada pada kisaran 20 hingga 30 knot ke depan.BMKG mengingatkan seluruh nelayan dan pelaku aktivitas laut
agar lebih waspada terhadap kondisi perairan saat ini. Setiap peringatan yang
dikeluarkan merupakan hasil analisis data dan prakiraan cuaca yang telah
diperhitungkan secara matang.Pihak BMKG juga menegaskan bahwa informasi cuaca dan
gelombang laut menjadi dasar bagi Syahbandar dalam mengeluarkan peringatan
resmi kepada nelayan dan pengguna transportasi laut.Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi peringatan yang
berlaku, diharapkan seluruh aktivitas di perairan Mimika dan sekitarnya dapat
berlangsung dengan aman serta terhindar dari risiko kecelakaan akibat gelombang
tinggi.Penulis: JidEditor: GF
20 Jan 2026, 21:17 WIT
Korban Tenggelamnya KM Putra Siantan di Timika Ditemukan Selamat Setelah Pencarian Intensif
Papuanewsonline.com, Mimika – Satu korban dari insiden
tenggelamnya KM Putra Siantan di perairan Timika akhirnya ditemukan dalam
kondisi selamat setelah dilakukan upaya pencarian oleh tim SAR gabungan, Selasa
(20/1/2026).Korban diketahui bernama Suriadi dan pertama kali ditemukan
oleh nelayan setempat yang sedang menebar jaring ikan di sekitar lokasi
kejadian pada pukul 04.00 WIT. Setelah ditemukan, korban kemudian diserahkan
kepada petugas Pol Airud Polres Mimika yang berjaga di Pos Muara Naja pada
pukul 09.41 WIT.Sebelumnya, KM Putra Siantan dilaporkan berangkat dari Dobo
menuju Timika pada Senin malam (19/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIT dengan
membawa 13 orang penumpang sebelum akhirnya tenggelam di perairan Timika.Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Kantor Pencarian
dan Pertolongan (Basarnas) Timika melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR segera
mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian terhadap korban yang
dilaporkan hilang.Tim SAR gabungan terdiri dari personel Rescue SAR Timika,
TNI Angkatan Laut, serta Pol Airud Polres Mimika. Dalam operasi pencarian, tim
menggunakan kapal RB 217 Timika untuk menyisir perairan di sekitar lokasi
tenggelamnya kapal.Usai ditemukan, korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan
menggunakan RB 217 Timika menuju Dermaga Basarnas Timika. Setibanya di darat,
korban langsung diserahkan kepada petugas medis dari layanan 119 untuk
mendapatkan penanganan kesehatan lebih lanjut.Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi
SAR terhadap peristiwa tenggelamnya KM Putra Siantan di perairan Timika
selanjutnya diusulkan untuk ditutup. Seluruh potensi SAR yang terlibat akan
dikembalikan ke kesatuan masing-masing.Pihak SAR juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan
seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, sekaligus mengimbau para
pelaut agar selalu mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan sebelum melakukan
perjalanan laut. Penulis: JidEditor: GF
20 Jan 2026, 21:04 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru