logo-website
Sabtu, 11 Apr 2026,  WIT
BERITA Pendidikan & Kesehatan Homepage
Irwasda Polda Maluku Turun Langsung Awasi Rikkes Seleksi Akpol 2026 Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku memastikan proses seleksi Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berjalan bersih, transparan, dan akuntabel. Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Maluku, Kombes Pol I Made Sunarta, turun langsung mengawasi tahapan pemeriksaan kesehatan (rikkes), Rabu (8/4/2026).Pengawasan dilakukan di Kantor Biddokkes Polda Maluku sebagai bagian dari fungsi kontrol internal untuk menjamin integritas rekrutmen Polri yang bebas dari praktik kecurangan dan intervensi.Kegiatan ini turut dihadiri Kabid Dokkes selaku Ketua Tim Rikkes serta personel pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam Polda Maluku.Dalam arahannya, Irwasda menegaskan seluruh panitia wajib memegang prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam setiap tahapan seleksi.“Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara teliti, objektif, dan profesional. Ini untuk memastikan hanya calon perwira terbaik yang memenuhi standar yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya,” kata Sunarta.Ia juga mengingatkan peserta agar tidak percaya pada praktik percaloan atau janji kelulusan dari pihak tidak bertanggung jawab.“Kelulusan murni hasil kemampuan masing-masing. Tidak ada pihak yang bisa meluluskan selain diri sendiri. Jangan coba-coba mencari jalan pintas,” tegasnya.Irwasda menekankan tiga prinsip utama dalam pengawasan seleksi:Integritas proses, tanpa ruang bagi kecurangan;Kemandirian peserta, tanpa intervensi pihak luar;Objektivitas medis, sesuai standar pemeriksaan kesehatan Polri.Pengawasan langsung ini merupakan bagian dari komitmen Polri secara nasional dalam mewujudkan rekrutmen anggota yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. PNO-12 09 Apr 2026, 14:51 WIT
28 Penumpang Selamat Tiba di Pomako, Operasi SAR Ditutup Setelah Bantuan BBM dari Keluarga Papuanewsonline.com, Timika – Kabar melegakan akhirnya datang dari perairan Pasir Hitam setelah dua kapal yang sebelumnya dilaporkan mengalami kehabisan bahan bakar minyak (BBM) berhasil tiba dengan selamat di Pelabuhan Pomako, Timika, pada Minggu pagi (05/04/2026). Sebanyak 28 penumpang dipastikan selamat, mengakhiri kekhawatiran keluarga dan masyarakat yang sejak awal terus memantau perkembangan situasi.Insiden ini sempat memicu operasi pencarian dan pertolongan (SAR) secara intensif oleh tim gabungan, mengingat lokasi kejadian berada di wilayah perairan yang cukup luas dan berpotensi membahayakan keselamatan para penumpang.Menurut keterangan pelapor, Yosep Witayau, kedua kapal akhirnya dapat melanjutkan pelayaran setelah mendapatkan bantuan suplai BBM dari pihak keluarga yang turun langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian.“Menurut keterangan pelapor, Yosep Witayau, kedua kapal tersebut dapat melanjutkan pelayaran setelah mendapatkan bantuan suplai BBM dari pihak keluarga yang turun melakukan pencarian di lokasi kejadian.”Speed boat yang mengangkut delapan penumpang menjadi kapal pertama yang berhasil tiba di Pelabuhan Pomako. Kapal tersebut dilaporkan merapat sekitar pukul 00.00 WIT atau tengah malam.Sementara itu, long boat yang membawa 20 penumpang lainnya menyusul beberapa jam kemudian dan tiba dengan selamat sekitar pukul 09.00 WIT pada Minggu pagi.“Speed boat yang membawa 8 penumpang dilaporkan tiba lebih dahulu sekitar pukul 00.00 dini hari, sedangkan long boat dengan 20 penumpang lainnya menyusul dan tiba dengan selamat pada pukul 09.00 pagi.”Dengan telah dipastikannya keselamatan seluruh penumpang, operasi SAR yang sebelumnya digelar resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur tim gabungan yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.“Dengan dikonfirmasikannya keselamatan seluruh orang di atas kapal, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) yang digelar secara intensif resmi ditutup.”Pihak berwenang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR, aparat gabungan, serta keluarga korban yang ikut berperan aktif dalam pencarian dan bantuan logistik di lapangan.Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna transportasi laut, khususnya terkait kesiapan logistik dan kecukupan bahan bakar sebelum melakukan perjalanan di wilayah perairan Mimika yang memiliki jalur pelayaran cukup panjang.“Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan keselamatan pelayaran, khususnya terkait kesiapan logistik dan bahan bakar sebelum berlayar di wilayah perairan yang cukup luas.”Selain itu, daftar nama seluruh penumpang yang selamat telah diterima lengkap oleh pihak berwenang, memastikan tidak ada korban jiwa maupun penumpang yang masih dinyatakan hilang dalam insiden tersebut.“Daftar nama penumpang yang selamat telah diterima lengkap oleh pihak berwenang, memastikan tidak ada satu pun jiwa yang hilang dalam insiden ini.” Penulis: Jid Editor: GF 06 Apr 2026, 10:40 WIT
Kepala BNPB Turun Langsung ke Manado, Pastikan Penanganan Darurat Gempa M 7,6 Berjalan Terpadu Papuanewsonline.com, Manado – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., turun langsung ke Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (3/4/2026), untuk memastikan penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 berjalan optimal dan terpadu. Kehadirannya difokuskan pada peninjauan kerusakan bangunan serta kondisi permukiman warga terdampak.Setibanya di lokasi, Kepala BNPB meninjau area Gedung KONI (Hall B) yang mengalami kerusakan cukup parah akibat guncangan gempa. Selain itu, ia juga menyambangi kawasan permukiman warga guna melihat secara langsung dampak kerusakan rumah dan fasilitas umum yang terdampak bencana. Dalam kunjungannya, Suharyanto berdialog langsung dengan warga sekitar yang terdampak. Dari kesaksian masyarakat, ia mendengarkan kronologi saat gempa terjadi yang memicu kepanikan dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. BNPB mencatat hingga Jumat terdapat satu korban jiwa dan ratusan gempa susulan yang terus dipantau. Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga menyerahkan bantuan logistik berupa kebutuhan dasar kepada warga terdampak, termasuk bagi mereka yang mengalami luka-luka akibat reruntuhan material bangunan.Usai peninjauan di Kota Manado, rombongan BNPB melanjutkan perjalanan menuju rumah duka korban meninggal dunia di Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Kehadiran Kepala BNPB di lokasi tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Di sela kegiatan peninjauan, Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah pusat telah hadir sejak Kamis malam sesuai arahan Presiden untuk mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan awal bencana."Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami langsung memastikan kondisi di lapangan. Tadi malam begitu sampai, kami melaksanakan rapat koordinasi dengan unsur TNI-Polri dan Kalak BPBD Provinsi Sulawesi Utara. Penanganan awal sudah dilakukan dengan sangat baik dan terpadu," ujar Suharyanto di sela-sela peninjauan. BNPB juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan BMKG, hingga Jumat telah terjadi 401 kali gempa susulan (aftershock), meskipun tren kekuatannya terus menurun dan tidak melebihi gempa utama M 7,6. "Bapak Kepala BMKG menginformasikan ada 401 kali gempa susulan, namun tidak ada yang kekuatannya melebihi gempa awal. Trennya menurun. Kita akan pantau terus hingga satu minggu ke depan sampai ada rilis resmi dari BMKG mengenai aktivitas energi gempa ini," tambahnya. Terkait bantuan bagi masyarakat, pemerintah menegaskan akan bertanggung jawab atas perbaikan rumah warga yang rusak, baik rusak ringan, sedang, maupun berat, dengan mekanisme yang disesuaikan berdasarkan status tanggap darurat dan kemampuan fiskal daerah."Untuk rumah masyarakat yang rusak, akan diperbaiki oleh pemerintah. Polanya sama seperti di daerah bencana lain. Rumah rusak ringan dan sedang akan diperbaiki, sementara yang rusak berat akan diganti (pembangunan baru). Mekanismenya nanti melihat pengajuan dan kemampuan fiskal daerah, jika diserahkan ke pusat, maka pusat akan ambil alih," tegasnya. BNPB bersama tim gabungan akan terus melakukan asesmen mendalam di lapangan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyintas terpenuhi serta tidak ada wilayah terdampak yang terlewat dari penanganan. (GF) 03 Apr 2026, 23:01 WIT
Rekrutmen Polri 2026 Diawasi Ketat, Polda Maluku Gandeng Dukcapil hingga LLDIKTI Papuanewsonline.com, Ambon - Panitia daerah (Panda) Polda Maluku memulai tahapan seleksi penerimaan Bintara Polri 2026 dengan menggelar pemeriksaan administrasi awal (Rikmin) di Ambon, Rabu (1/4/2026), dengan melibatkan instansi eksternal untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.Biro SDM Polda Maluku melaksanakan tahapan pemeriksaan administrasi awal (Rikmin) bagi calon peserta seleksi Bintara Polri dengan kompetensi khusus Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026.Kegiatan yang berlangsung di Gedung Plaza Presisi, Tantui, Ambon ini menjadi bagian awal dari rangkaian seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Daerah (Panda) Polda Maluku.Untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif dan akuntabel, panitia melibatkan sejumlah instansi eksternal, di antaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, LLDIKTI, Ombudsman, LSM serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon.Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, menegaskan bahwa keterlibatan pihak eksternal merupakan bentuk komitmen Polri dalam menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).“Kami memastikan seluruh dokumen peserta diverifikasi secara faktual oleh instansi berwenang, sehingga data yang digunakan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.Sebanyak 100 peserta mengikuti tahapan Rikmin awal ini. Pemeriksaan meliputi verifikasi ijazah, transkrip nilai, akta kelahiran, kartu keluarga, hingga identitas kependudukan lainnya.Selain itu, panitia juga melakukan pengukuran tinggi dan berat badan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.Melalui rekrutmen Bintara dengan kompetensi khusus SPKT, Polri menargetkan terjaringnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan profesional.Tahapan ini menjadi pintu awal bagi peserta sebelum mengikuti seleksi lanjutan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Panda Polda Maluku.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif.Pelibatan instansi eksternal dalam tahapan awal seleksi menjadi indikator penting reformasi rekrutmen Polri yang semakin terbuka. Transparansi tidak hanya sebatas slogan, tetapi mulai diterapkan secara sistematis melalui verifikasi lintas lembaga.Langkah ini juga menjadi strategi untuk menekan praktik kecurangan yang selama ini kerap menjadi sorotan publik. Namun, konsistensi pengawasan pada tahap lanjutan tetap menjadi kunci agar integritas proses seleksi benar-benar terjaga hingga akhir. PNO-12 03 Apr 2026, 13:54 WIT
Wujudkan Seleksi BETAH; Polda Maluku Gelar Rikmin Awal Taruna/Taruni Akpol 2026 Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku memulai tahapan pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal calon Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dengan menegaskan komitmen seleksi yang transparan, objektif, dan bebas pungutan.Panitia Daerah Penerimaan Anggota Polri TA. 2026 Polda Maluku melaksanakan tahapan pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal bagi calon Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Gedung Plaza Presisi, Tantui, Ambon, Rabu (1/4/2026).Tahapan ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi penerimaan terpadu anggota Polri yang dilaksanakan secara serentak dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).Sebanyak 71 peserta mengikuti tahapan Rikmin awal, terdiri dari 62 calon taruna dan 9 calon taruni.Kepala Biro SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi selaku Ketua Panitia Daerah, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara ketat dan transparan guna menjaring calon perwira Polri yang berkualitas.“Rikmin awal ini menjadi tahap penting untuk memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan administrasi secara sah dan valid. Kami menjamin proses ini berjalan objektif, transparan, dan tanpa pungutan biaya apa pun,” tegasnya.Ia juga menekankan bahwa keterlibatan pengawas eksternal menjadi bagian penting dalam menjaga integritas seleksi.“Seluruh tahapan diawasi secara berlapis, baik oleh pengawas internal maupun eksternal. Ini sebagai bentuk komitmen kami untuk mencegah praktik penyimpangan,” ujarnya.Dalam pelaksanaannya, Polda Maluku turut menggandeng sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan, LLDIKTI, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memastikan keabsahan dokumen peserta.Selain itu, pengawas eksternal juga dilibatkan guna memastikan proses seleksi berjalan sesuai ketentuan dan prinsip akuntabilitas.Karo SDM juga mengimbau peserta dan orang tua agar tidak percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan.“Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan dalam seleksi Polri. Kelulusan ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta,” tegasnya.Melalui tahapan Rikmin awal yang ketat ini, Polda Maluku berharap dapat menghasilkan calon perwira Polri yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat. PNO-12 03 Apr 2026, 13:45 WIT
Pimpin Pakta Integritas, Wakapolda Maluku: 1.213 Peserta Ikuti Seleksi Anggota Polri TA. 2026 Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 1.213 peserta mengikuti penandatanganan Pakta Integritas seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Maluku, sebagai wujud komitmen rekrutmen bersih dan transparan berbasis prinsip “BETAH”.Polda Maluku resmi memulai tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dengan menegaskan komitmen integritas melalui prinsip “BETAH” (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).Komitmen tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas yang dipimpin Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni di Gedung Plaza Presisi Tantui, Ambon, Selasa (31/3/2026).Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.213 peserta seleksi, yang terdiri dari:* 71 peserta Akpol (62 pria dan 9 wanita),* 1.068 peserta Bintara/Brigadir (895 pria dan 173 wanita),* 74 peserta Tamtama (pria).Selain peserta, kegiatan juga dihadiri panitia seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta orang tua atau wali peserta.Dalam amanat Kapolda Maluku yang dibacakannya, Wakapolda menegaskan bahwa Pakta Integritas bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung jujur, objektif, dan berkeadilan.“Seleksi ini harus dijalankan secara transparan dan bebas dari praktik KKN dalam bentuk apa pun. Kami ingin memastikan yang lulus adalah mereka yang benar-benar memenuhi syarat dan berkompeten,” tegasnya.Ia menambahkan, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama keberhasilan Polri, sehingga proses rekrutmen harus mampu melahirkan anggota yang profesional dan berintegritas.Wakapolda juga mengingatkan peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya terhadap oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.“Jangan percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan. Seleksi ini murni berdasarkan kemampuan peserta,” ujarnya.Untuk menjamin akuntabilitas, Polda Maluku menerapkan sistem pengawasan berlapis. Pengawasan internal dilakukan oleh Itwasda dan Bidpropam, sementara pengawasan eksternal melibatkan Ombudsman, Mafindo, unsur media, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Ambon.Sejumlah pejabat utama Polda Maluku turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Karo SDM dan para kepala bidang terkait.Melalui penandatanganan Pakta Integritas ini, Polda Maluku berharap seluruh tahapan seleksi berjalan objektif dan menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, sejalan dengan semangat PRESISI. PNO-12 01 Apr 2026, 22:12 WIT
Ditemukan Jenazah Pria Di Jalan Trans Timika-Nabire, Diduga Korban Kecelakaan Lalu Lintas Papuanewsonline.com, Timika – Polsek Kuala Kencana, Polres Mimika, menerima laporan tentang penemuan jenazah seorang pria di wilayah PT KBV/PAL, sepanjang Jalan Trans Timika–Nabire, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Selasa (31/3/26) sekitar pukul 11.50 WIT. Informasi awal diterima dari anggota Brimob yang bertugas di Pos PT KBV/PAL, setelah mendapatkan pemberitahuan dari karyawan setempat mengenai penemuan mayat tersebut.Menurut keterangan saksi, sepeda motor milik korban ditemukan terjatuh di pinggir kali tanpa ada orang yang mengendarainya. Tim penyelidik kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi dan menemukan korban terbaring tidak bernyawa di pinggir talut. Setelah itu, peristiwa segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti hal tersebut, Polsek Kuala Kencana berkoordinasi dengan Polres Mimika dan tim medis untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Unit Laka Lantas, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Mimika.Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menyampaikan bahwa korban adalah seorang pria berinisial FBR berusia 31 tahun, warga Distrik Wania, Kabupaten Mimika. "Jenazah tiba di RSUD Mimika sekitar pukul 15.38 WIT dan saat ini berada di kamar jenazah untuk proses identifikasi lebih lanjut," ujarnya. Barang bukti yang diamankan dari lokasi antara lain satu unit sepeda motor tanpa plat nomor, satu dompet hitam, satu kartu identitas (noken), dan satu telepon genggam.Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, korban diduga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Sebelum kejadian, korban diketahui telah mengkonsumsi minuman keras. Korban mengalami luka serius di bagian kepala yang diduga akibat benturan saat kecelakaan. "Kami sedang berupaya menghubungi keluarga korban melalui jaringan masyarakat setempat. Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Sat Lantas Polres Mimika untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," jelasnya. Polres Mimika mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendara, tidak mengemudi di bawah pengaruh alkohol, serta mematuhi aturan lalu lintas untuk mencegah kecelakaan serupa.  Penulis: Jid Editor: GF 31 Mar 2026, 22:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT