logo-website
Sabtu, 28 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Budaya Homepage
Sasi Adat Hawear Solusi Penyelesaian Konflik di Maluku Tenggara Papuanewsonline.com, Malra - Konflik antar warga kerap terjadi di wilayah kabupaten Maluku Tenggara. Seperti di lokasi Karang Tagepe, Ohoijang, Perumda, Lorong Kalwedo dan Pokarina, yang menjadi langganan bentrok.Semua upaya untuk mengatasi bentrok telah dilakukan, termasuk penegakan hukum kepada para pelaku. Namun, tindakan ini belum membuahkan hasil. Konflik masih terus terjadi.Untuk mencegah konflik yang tak kunjung selesai, Polres Maluku Tenggara bersama Pemerintah Kabupaten serta Forkopimda dan tokoh masyarakat, tokoh agama hingga tokoh adat menempuh upaya lainnya. Diantaranya melakukan upaya hukum sasi adat atau hawear dan ritual sumpah adat.Proses adat ini dihadiri Para Raja-raja diantaranya Faan (Rat an. PATRISIUS RENWARIN; Raja Ibra (Rat Kirkes) an. AGUNG RENWARIN; Raja Danar (Rat Famur) ABDUL GANI HANUBUN; Raja Watlar, THEODORUS RAHAIL; Raja Ohoinangan (Rat Kat'El) MUHAMAD RUSBAL; Raja Nerong EKAN RAHAYAAN ( Rat Lo Ohoitil Nerong); Raja Yarbadan (Tetoat ) Hj. DARWIS RENHORAN.Sasi hawear dan sumpah adat yang dilaksanakan di Taman Landmark, Ohoijang, sejak 28 Maret 2025 hingga saat ini belum dicabut. Hasilnya positif, di mana sejumlah lokasi yang sering terjadi konflik sampai saat ini dalam situasi aman kondusif.Langkah preventif yang dilakukan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, beserta Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat adat tersebut, bertujuan meredam konflik yang selama ini sering terjadi.Selain melakukan proses adat, petugas keamanan juga ditempatkan di lokasi-lokasi bentrok tersebut."Proses adat yang dilakukan Pemkab Maluku Tenggara bersama Forkopimda dan masyarakat adat di sana patut dijadikan contoh dalam penanganan konflik di daerah lain di Maluku," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.IK., M.H, Selasa (15/4/2025).Setelah dilakukan sasi hawear dan sumpah adat, selanjutnya para tokoh adat memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat di masing-masing wilayah."Proses adat juga ditandai dengan pemasangan hawear yang bertujuan untuk menghentikan pertikaian antara dua belah pihak bertikai," katanya.Hingga saat ini ritual adat yang dilakukan antara wilayah bekonflik di Maluku Tenggara masih memiliki kekuatan. Hukum adat masih dihargai, sambil tetap menghormati dan memperkuat proses hukum positif. "Ritual ini juga menjadi sarana untuk mengatasi ketidakpercayaan yang mendalam antar kelompok masyarakat dan antara masyarakat dengan pemerintah. Dan keberhasilan ritual ini bergantung pada ketulusan niat semua pihak dan kesediaan untuk terus melakukan konsolidasi dan rekonsiliasi," jelasnya.Hingga saat ini, sasi adat yang menjadi inisiatif dari Polres Maluku Tenggara belum dicabut. Penempatan petugas keamanan juga masih disiagakan hingga situasi di daerah-daerah tersebut benar-benar aman selamanya."Sasi adat dan sumpah adat yang dilakukan di Maluku Tenggara dapat menjadi role model dalam penanganan konflik di sejumlah daerah di Maluku. Kami berharap, provinsi Maluku akan selalu aman, damai dan sejahtera," kata Kombes Areis. PNO-12 15 Apr 2025, 19:08 WIT
Satgas Yonif 641/Bru Bersihkan Lingkungan Dan Olahraga Bersama Di SD Inpres Eragayam Papuanewsonline.com, Membramo Tengah - Mengajak siswa siswi SD Inpres hidup pola sehat, Pos Eragayam Satgas Yonif 641/Bru melaksanakan pembersihan lingkungan sekolah dan olahraga bersama SD inpres Eragayam, Distrik Eragayam, Kabupaten Membramo Tengah, Provinsi Papua Pergunungan, (12/04/2025).Danpos Eragayam Lettu Inf Achmad Rifai mengatakan bahwa kegiatan pembersihan lingkungkan SD Inpres Eragayam dengan mengajak pihak sekolah melakukan pembersihan lingkungan secara bersama-sama dengan tujuan agar terciptanya suasana lingkungan yang bersih dan sehat serta memberikan edukasi terkait dengan kesehatan lingkungan hidup dan juga memberikan kenyamanan kepada anak anak dalam proses belajar mengajar dan berolahraga di sekolah “Selain itu, kami juga melakukan permbersihan lingkungan sekolah dan berolahraga bersama di SD Inpres Eragayam harapan kami kedepanya adik-adik dapat berlajar dengan nyaman, bersih dan aman serta berprestasi di bidang olahraga ,” ucap Danpos “Bapak Imanuel (48 th) selaku kepala sekolah SD Inpres Eragayam merasa sangat senang dan mengucapkan terimakasih kepada bapak bapak TNI Satgas yonif 641/Bru Pos Eragayam yang telah mengunjungi dan membantu membersihkan sekolah.“Terimakasih kami ucapkan kepada bapak-bapak TNI atas kedatangan dan mau untuk membantu membersihkan dan olahraga bersama anak-anak, tentunya sangat membatu kami dalam pekerjaan pembersihan lingkungan sekolah ini," ujarnya. PNO-12 13 Apr 2025, 19:26 WIT
Kepedulian Taruna Akpol: Mengajarkan Calistung Hingga Memotivasi Anak Jalanan Papuanewsonline.com, Tebet - Rumah Baca Zhaffa bersama lima taruna Akpol menggelar kegiatan belajar-mengajar bagi anak jalanan di daerah Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan itu turut dihadiri Yudy Hartanto selaku Founder dari Rumah Baca Zhaffa.Rumah Baca Zhaffa pun sudah hampir 17 tahun beroperasi. Tempat yang dikonsepkan sebagai Taman Bacaan Masyarakat itu sudah berdiri sejak 24 Agustus 2008."Terwujudnya kegiatan belajar mengajar bersama ini, berawal dari permintaan salah satu taruna, BST John Anderson, yang menghubungi via telepon,” ujar Yudy, Senin (7/4/25).Menurutnya, usai dihubungi, dirinya merasa sangat senang dan semangat karena kesempatan tersebut dianggapnya sangat langka. Lima Taruna Akpol yang terdiri dari BST John Anderson, BST Aiman Dzaky, ABT Satrio Akbar, ABT Rashya Resdianto, ABT Bizzahro Pharsa pun mengaku sangat senang dan bangga karena melihat semangat para anak jalanan. Para peserta belajar-mengajar sangat bergairah untuk meraih ilmu pengetahuan agar bermanfaat masa mendatang. Para taruna Akpol itu juga berharap agar anggota polisi dan masyarakat dapat terus bermitra, saling membantu, mendukung, serta menginspirasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.“kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi rekan-rekan kami (Calon Perwira Polri) untuk semangat mewujudkan salah satu tugas seorang polisi yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendidikan sebagai salah satu wujud pemenuhan hak asasi manusia, yang dalam hal ini diberikan kepada anak jalanan,” jelas BST Jhon. PNO-12 07 Apr 2025, 20:13 WIT
Polda Maluku dan Polresta Ambon Amankan Tradisi Pukul Sapu di Mamala-Morela Papuanewsonline.com, Leihitu - Personel Polda Maluku dan Polresta P. Ambon & Pp. Lease bersama TNI mengamankan tradisi pukul sapu yang dilaksanakan warga desa Mamala dan desa Morela, kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.Sebelum dilaksanakannya pengamanan, dilakukan apel pengecekan dan kesiapan personel pengamanan tradisi pukul sapu yang dipimpin Kapolresta Ambon, AKBP. Dr. Y.P Prima Setya S.IK., M.IK di halaman Markas Polsek Leihitu, Senin (7/4/2025).Dalam apel tersebut turut hadir Direktur Samapta Polda Maluku Kombes Pol Agus Pujianto bersama Kabag Ops Polresta Ambon serta para perwira Polda Maluku yang terlibat sebagai Kasatgas dan Kasub Satgas Ops Ketupat Salawaku Polda Maluku 2025.Selain personel Polda Maluku dan Polresta Ambon, ikut juga dalam apel kesiapan pengamanan tersebut yaitu 1 pleton personel POM dan 1 pleton personel Den Zipur 5 bersama Koramil Leihitu, Kodam Pattimura.Kapolresta Ambon dalam arahannya mengingatkan seluruh personel yang dilibatkan dalam pengamanan tradisi pukul sapu agar dapat melaksanakan tugas dengan baik."Kepada seluruh personel yang sudah diploting pada pos-pos pengamanan masing-masing agar lakukan sterilisasi dan antisipasi kemungkinan terjadinya gangguan Kamtibmas," pintanya.Kapolresta Ambon juga mengingatkan seluruh personel agar dapat mengedepankan tindakan simpatik secara humanis apabila ditemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas yang dilakukan masyarakat di area kegiatan."Tetap lakukan koordinasi antar tim dalam pelaksanaan tugas dan saling berbagi informasi apabila ada kendala atau permasalahan di lapangan agar segera disampaikan secara berjenjang," pintanya.Untuk diketahui, tradisi pukul sapu sendiri dilaksanakan warga desa Mamala dan Morela pada setiap tanggal 7 Syawal atau 7 hari setelah lebaran Idul Fitri. PNO-12 07 Apr 2025, 20:00 WIT
Kapolda Papua Gelar Papua Officer Club dan Halal Bihalal TNI-Polri Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., melaksanakan Kegiatan Papua Officer Club (POC) sekaligus Halal Bihalal TNI-Polri bertempat di Kediaman Kapolda Papua, Kota Jayapura, Jumat (04/04/2025).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Gubernur Provinsi Papua, Mayjen TNI (Purn). Ramses Limbong, S.Ip., M.Si, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito, Danlantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon H. Pardosi, S.E., S.H., M.M, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani S.Sos., S.I.K., М.Н, Pj. Sekda Provinsi Papua, Yohanes Walilo dan para PJU Polda Papua.Dalam sambutannya, Kapolda Papua mengatakan Idulfitri memiliki makna kembali ke fitrah, yaitu kembali kepada kesucian jiwa sebagaimana saat manusia pertama kali diciptakan. Ini adalah momen di mana manusia diajak untuk saling memaafkan dengan penuh ketulusan, membersihkan hati dari segala dendam dan prasangka, serta memperbaiki hubungan dengan sesama sebagai wujud nyata dari nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada allah SWT.“Mari kita jadikan momen idulfitri menjadi pengingat bagi kita untuk terus mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi, serta meningkatkan soliditas dan profesionalisme dalam mengemban amanah menjaga keamanan dan ketertiban di bumi Cenderawasih yang kita cintai ini,” ucap Kapolda.Kapolda mengungkapkan sinergitas TNI-Polri merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas wilayah. TNI-Polri adalah garda terdepan dalam memastikan masyarakat dapat hidup dengan aman, tenteram, serta merasakan kehadiran negara dalam setiap aspek kehidupannya.“Mari juga kita jadikan momentum halal bihalal ini sebagai kesempatan untuk melapangkan hati, saling memaafkan, serta memperkuat kembali semangat persatuan dan kesatuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai abdi negara,” ungkapnya.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tugas TNI-Polri sebagai aparat keamanan bukanlah sekadar pekerjaan, tetapi sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan dedikasi.“TNI-Polri bukan hanya simbol kekuatan, tetapi juga representasi dari keteladanan, pengayoman, serta penjaga kedamaian bagi seluruh masyarakat,” katanya.“Sebagai tuan rumah dalam acara ini, saya ingin mengajak kita semua untuk terus memperkuat semangat kebersamaan, saling mendukung dan selalu berpegang teguh pada nilai-nilai persatuan dan persaudaraan,” imbuhnya.Kegiatan Papua Officer Club yang dilaksanakan oleh Kapolda Papua bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan Polri. Hal ini penting dalam menciptakan sinergi antar lembaga keamanan, terutama dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di Papua.Melalui kegiatan ini, Kapolda Papua beserta Pangdam XVII/Cenderawasih berusaha untuk memperkenalkan Pejabat Utama (PJU) dari TNI dan Polri kepada anggota lainnya. Hal ini dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang lebih efektif di tingkat operasional. PNO-12 05 Apr 2025, 20:45 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT