Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
Satgas Yonif 323 Buaya Putih Berikan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Kampung Eronggobak
Papuanewsonline.com, Puncak - Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-79, Satgas Mobile Yonif 323 Buaya Putih kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dengan memberikan bantuan Sosial berupa sembako kepada Masyarakat Kampung Eronggobak, Bantuan ini diserahkan langsung oleh personel TK Eromaga Satgas Yonif 323 Buaya Putih, Selasa (01/10/2024).Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT TNI ke-79, sebagai bentuk perhatian dan dukungan TNI terhadap kebutuhan masyarakat, diharapkan dapat membantu Kebutuhan Pokok Yaitu Pangan untuk Masyarakat.Dan TK Eromaga Lettu Inf Anggun Mengatakan kami hadir di sini untuk membantu saudara-saudara kami, Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat Kampung Eronggobak, Selain itu, kami ingin mengajak seluruh masyarakat agar selalu bersatu, melawan pengaruh-pengaruh dari luar yang dapat mengganggu persatuan di Tanah Ilaga Ini. Masyarakat yang menerima bantuan tersebut mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas budi baik Satgas Mobile Yonif 323 Buaya Putih TK Eromaga yang telah memberikan bantuan sembako untuk kami.Letda Chk Dani Pasiter Satgas Mengatakan “pentingnya menjaga hubungan baik dengan masyarakat sehingga masyarakat merasakan secara langsung kehadiran Satgas TNI sebagai perwujudan kemanunggalan TNI untuk Rakyat serta dapat mengatasi kesulitan rakyat di sekitar kita”. Ujar Pasiter. PNO-12
03 Okt 2024, 07:35 WIT
Akibat Supir Angkot Mogok, Banyak Aktifitas Masyarakat Menjadi Terganggu
Papuanewsonline.com, Ambon - Aksi mogok dilakukan ratusan supir mobil penumpang umum angkutan kota di kota Ambon, Senin (30/9/2024).Akibatnya, banyak warga yang tidak dapat menjalankan rutinitasnya. Bahkan ada yang harus berjalan kaki karena ongkos untuk naik ojek tidak cukup."Dari tadi tunggu oto seng ada, ternyata para supir ada lakukan aksi mogok," kata Roni di terminal Mardika. Roni hendak ke Passo.Roni mengaku masih memilih angkot sebagai alat transportasi sehari-hari. Faktor utama pilihannya ini karena ongkos yang murah."Kalau naik ojek Online agak mahal. Apalagi ojek biasa, lebih mahal lagi," kata dia.Terpisah, Ibu Maya juga tampak bingung tidak ada angkot seperti biasanya. Ia baru tahu saat penumpang lainnya memberitahukan."Semoga pemerintah dengar dong (para supir) pung kemauan jua, biar seng ada yang dirugikan," harap Maya.Berbeda dengan Roni, Maya terpaksa akan menumpangi ojek. Meski biaya yang harus dikeluarkan sedikit mahal."Terpaksa harus naik ojek," katanya sembari mencari-cari ojek.Tak hanya di kawasan terminal Mardika, warga juga banyak terlihat sedang menunggu angkot di setiap ruas jalan. Bahkan banyak anak sekolah yang berjalan kaki pulang ke rumah. PNO-12
02 Okt 2024, 08:48 WIT
Kapolda Maluku Berikan 70 Paket Sembako Kepada Masyarakat Kurang Mampu di Polres Tual
Papuanewsonline.com, Tual – Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., memberikan bantuan sosial berupa sembako sebanyak 70 paket kepada masyarakat kurang mampu.Penyerahan puluhan paket bantuan sembako untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat setempat dilaksanakan di Markas Polres Tual, Kota Tual, Jumat (27/9/2024). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kunjungan kerja Orang nomor 1 Polda Maluku ini di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Kapolda didampingi Direktur Intelkam, dan Dansat Brimob Polda Maluku, Kapolres Tual, dan Kapolres Maluku Tenggara. Sementara para penerima bantuan kemanusiaan yaitu berasal dari berbagai latar belakang masyarakat."Pemberian sembako ini merupakan bagian dari program kepedulian Polri yang digagas oleh Kapolri untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Kapolda. Menurutnya, bantuan yang diserahkan ini merupakan wujud nyata dari kepedulian Polri terhadap masyarakat. "Kami berharap, meskipun sederhana, paket sembako ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Kapolda.Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di saat-saat sulit. "Kegiatan seperti ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan menunjukkan bahwa Polri selalu siap membantu, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan lainnya," tambahnya.Para penerima bantuan sosial menyampaikan terima kasih yang sebesarnya. Mereka juga memberikan apresiasi kepada Kapolda dan Polri atas bantuan tersebut."Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Bapak Kapolda dan seluruh jajaran Polri. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi," kata salah satu warga penerima bantuan.Penyerahan bantuan sosial tidak hanya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, tetapi juga mencerminkan komitmen Polri untuk terus mendukung masyarakat dalam berbagai situasi.Program seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.Dengan adanya kegiatan ini, Polri sekali lagi menunjukkan perannya sebagai pengayom masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang siap membantu dalam segala aspek kehidupan. PNO-12
30 Sep 2024, 17:34 WIT
Mabes Polri Ucapkan Selamat Hari Statistik Nasional Ke-64
Papuanewsonline.com, Jakarta - Memperingati Hari Statistik Nasional yang jatuh pada setiap 26 September, Mabes Polri mengucapkan selamat Hari Statistik Nasional ke-64."Kadiv Humas Polri beserta staf dan jajaran mengucapkan selamat Hari Statistik Nasional ke-64 Tahun," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, Kamis (26/9/24).Di tahun ini, peringatan Hari Statistik Nasional mengangkat tema "Statistik Berkualitas untuk Indonesia Emas."Dilansir dari situs Badan Pusat Statistik (BPS), Hari Statistik Nasional (HSN) ini bermula pada Februari 1920, ketika Pemerintahan Hindia Belanda mendirikan Direktur Pertanian, Kerajinan, dan Perdagangan di Bogor, yang bertugas mengelola serta mempublikasikan data statistik. Pada September 1924, kegiatan statistik dipindahkan ke Batavia dan lembaga tersebut berganti nama menjadi Centraal Kantoor Voor De Statistiek (CKS). Pada 26 September 1960, Pemerintah Indonesia mengesahkan UU Nomor 7 Tahun 1960 tentang Statistik, menggantikan Statistiek Ordonnantie 1934. Undang-undang ini mengatur penyelenggaraan statistik dan pembentukan Biro Pusat Statistik.Pada Agustus 1996, Presiden menetapkan 26 September sebagai Hari Statistik Nasional untuk memperingati kemerdekaan sistem statistik dari perundang-undangan kolonial. Kemudian, pada tahun 1997, UU Nomor 16 tentang Statistik disahkan sebagai pengganti UU sebelumnya.Hari Statistik Nasional kemudian diperingati untuk mengapresiasi pentingnya peran statistik dan memastikan masyarakat lebih sadar akan dampak statistik terhadap kehidupan sehari-hari.Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya statistik dalam segala aspek kehidupan. Data yang akurat dan relevan sangat krusial dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif, terutama dalam ranah kebijakan publik.Selain itu, Hari Statistik Nasional juga bertujuan untuk mendorong pemanfaatan data secara optimal oleh pemerintah, sektor swasta, dan akademisi dalam proses riset, perencanaan, serta evaluasi program.Dalam konteks era digital yang semakin pesat, Hari Statistik Nasional juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan data statistik, guna memastikan data selalu relevan dan dapat diakses dengan mudah. PNO-12
26 Sep 2024, 20:17 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru