logo-website
Selasa, 28 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Presiden Prabowo Kecam Praktik Ekonomi Predatoris: Pelaku Usaha yang Hanya Untungkan Diri Sendiri Papuanewsonline.com, Jakarta – Dalam suasana khidmat Sidang Kabinet Paripurna yang ke-8 di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (6/8/2025), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato yang tidak hanya menyentuh tetapi juga mengguncang ruang sidang. Di hadapan para menterinya, Prabowo melontarkan peringatan keras terhadap para pelaku ekonomi yang dinilainya tidak beretika dan rakus—mereka yang hanya menjadikan Indonesia sebagai ladang eksploitasi demi keuntungan pribadi. “Ada pelaku-pelaku ekonomi yang hanya ingin ambil kekayaan kita tanpa kontribusi berarti. Mereka menghisap kekayaan kita seperti menghisap darah,” ucap Presiden Prabowo dengan nada tinggi, seperti dilansir dari NTV News. Pernyataan itu bukan sekadar metafora. Prabowo mengangkat sebuah persoalan fundamental: ketimpangan yang lahir dari ekonomi yang dikuasai segelintir pihak. Ia menuding adanya elite bisnis yang menikmati hasil bumi, keuntungan dari proyek infrastruktur, bahkan monopoli komoditas pokok, tetapi nyaris tanpa memberi timbal balik signifikan kepada rakyat dan negara. Presiden menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan praktik-praktik ekonomi predatoris terus berlangsung. Langkah-langkah hukum dan kebijakan baru tengah dirancang untuk menutup celah eksploitasi, dan memperkuat kehadiran negara dalam perlindungan terhadap sumber daya nasional. “Kita terbuka pada kerja sama, pada investasi, tapi dengan satu syarat mutlak: kepentingan rakyat harus diutamakan. Kalau ada yang hanya mau kaya sendiri, tanpa peduli rakyat, maka negara akan turun tangan,” tegasnya. Bagi Prabowo, ini bukan sekadar urusan ekonomi, tetapi menyangkut keadilan sosial. Ia menekankan bahwa pembangunan nasional tidak boleh menjadi panggung segelintir orang untuk memperkaya diri di atas penderitaan mayoritas. Lebih jauh, Presiden Prabowo menjabarkan arah baru pembangunan ekonomi yang tengah dijalankan oleh pemerintahannya. Menurutnya, fondasi ekonomi Indonesia harus dibangun dari bawah, dengan menguatkan sektor-sektor strategis yang langsung menyentuh kehidupan rakyat seperti ketahanan pangan, pendidikan dasar, layanan kesehatan, dan perumahan rakyat. “Kita harus bangun dari realitas. Ketahanan pangan bukan hanya soal beras, tapi soal kemandirian nasional. Saya tidak mau rakyat kita lapar di negeri yang kaya,” ujarnya, menegaskan pentingnya swasembada pangan dan pengelolaan sumber daya secara adil. Pesan Prabowo juga dibaca oleh banyak pengamat sebagai bentuk sinyal keras kepada para oligark—segmen elite ekonomi yang selama ini memiliki kekuatan besar dalam mempengaruhi kebijakan publik. Ia menolak bentuk kolaborasi ekonomi yang timpang, di mana pengusaha besar memperoleh privilese tanpa kewajiban yang setara untuk membangun negeri. Presiden menyerukan model kerja sama yang berkeadilan, di mana negara menjadi mitra strategis, bukan subordinat kekuatan modal. Ia juga menyebut bahwa transparansi dan akuntabilitas akan diperkuat dalam pengawasan investasi dan proyek nasional. (GF) 07 Agu 2025, 01:27 WIT
Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8: Evaluasi 10 Bulan Kerja Papuanewsonline.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung Sidang Kabinet Paripurna ke-8 Kabinet Merah Putih di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sidang ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap capaian pemerintahan selama 10 bulan terakhir sekaligus mengokohkan arah kebijakan strategis nasional ke depan. Di hadapan seluruh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas semangat kerja tim yang solid dan penuh determinasi dalam menjalankan program-program prioritas nasional. Ia menekankan bahwa kolaborasi antar-kementerian dan loyalitas terhadap visi besar negara merupakan kunci keberhasilan yang sudah mulai terlihat hasilnya di lapangan. “Dalam waktu yang masih singkat, banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya canangkan ternyata mulai terasa dan terlihat. Artinya kita berada di arah yang benar, kita berada di azimut kompas yang tepat,” ujar Presiden Prabowo dengan nada optimis. Dalam forum tersebut, Presiden merinci sederet pencapaian konkret dari berbagai program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Beberapa di antaranya bahkan mencetak sejarah baru: Swasembada Pangan Pemerintah berhasil mencatatkan stok beras nasional sebanyak 4,2 juta ton, jumlah tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Capaian ini mengindikasikan ketahanan pangan mulai mengarah ke titik swasembada yang nyata. Swasembada Energi Peningkatan investasi dan pembangunan proyek energi terus bergulir dengan masif. Pemerintah mempercepat eksekusi infrastruktur energi sebagai bagian dari transisi menuju kemandirian sektor energi nasional. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Hingga awal Agustus, sebanyak 17 juta penerima manfaat telah menerima makanan bergizi setiap hari. Program ini menyasar anak sekolah, anak balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai bagian dari investasi negara dalam gizi generasi masa depan. Sekolah Rakyat Merespon tantangan anak-anak putus sekolah, pemerintah membentuk Sekolah Rakyat yang ditargetkan menjangkau lebih dari 15 ribu anak tahun ini. Ini menjadi simbol nyata kehadiran negara di daerah-daerah terluar dan tertinggal. Koperasi Desa Merah Putih Hingga kini, telah terbentuk lebih dari 80 ribu koperasi berbasis desa yang menjadi penggerak ekonomi rakyat dari bawah. Presiden menilai koperasi adalah fondasi ekonomi gotong-royong Indonesia. Cek Kesehatan Gratis Pemeriksaan kesehatan gratis sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 17 juta warga, mencakup deteksi dini berbagai penyakit kronis dan menular. Program ini dilengkapi dengan rencana pembangunan rumah sakit di setiap kabupaten. Program 3 Juta Rumah Subsidi Mulai September mendatang, pemerintah akan meluncurkan program pembangunan rumah subsidi secara besar-besaran, disertai dengan inovasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan untuk memperluas akses kepemilikan rumah. Di akhir pengantarnya, Presiden Prabowo kembali menekankan pentingnya kecepatan, efisiensi, dan kesinambungan. Ia tidak ingin ada ruang stagnasi dalam pemerintahan. “Kita tidak boleh lambat. Tidak ada alasan untuk menunda pekerjaan. Rakyat menunggu. Kita harus terus bergerak,” tegasnya. Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintahan ke depan akan semakin fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, hilirisasi industri, reformasi sektor pendidikan dan kesehatan, serta penguatan stabilitas politik dan keamanan nasional. Sidang kabinet ini menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya bekerja untuk menyusun kebijakan, tetapi juga memastikan implementasi di lapangan berjalan efektif dan dirasakan langsung oleh masyarakat. (GF)   07 Agu 2025, 00:55 WIT
Komjen Dedi Prasetyo Pimpin Penanaman Jagung di Lahan Pondok Pesantren Papuanewsonline.com, Jawa Timur - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo diwakili Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo memimpin penanaman jagung di lahan pondok pesantren. Penanaman ini langsung dipimpin oleh Irwasum dari Jombang dan terhubung virtual ke sejumlah pondok pesantren lainnya.Penanaman jagung yang dipimpin langsung Irwasum Polri adalah lahan milik Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur. Luas lahannya yang ditanami jagung mencapai 10 hektare.“Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan kegiatan tanam serentak jagung dengan berkolaborasi, bersinergi dengan seluruh pondok pesantren. Baik khususnya di Jawa Timur ada kurang lebih 264 pondok pesantren dengan luas tanah 500 hektare,” jelas Irwasum Polri, Rabu (6/8/25). Menurut Irwasum, untuk jumlah secara keseluruhan yang melakukan penanaman jagung serentak ini memiliki target di kuartal tiga di 200.000 hektare. Penanamannya pun bersinergi dengan seluruh pondok pesantren yang ada di Indonesia.Dijelaskan Irwasum Polri, sebelumnya sinergitas penanaman jagung ini juga dilakukan bersama Kementerian Perhutanan. Lahan perhutanan sosial yang telah ditanami jagung seluas 330.000 hektare dari target 700.000.“Kuartal 3 ini sudah ditanam jagung di lahan seluas 440.000 hektare dari target 1 juta hektar oleh Polri bersinergi dengan seluruh komponen bangsa,” ungkap Komjen Pol. Dedi.Jenderal Bintang 3 yang ditunjuk sebagai Wakapolri itu menyampaikan, jika target 1 juta lahan ditanami jagung berhasil dilakukan, maka produksi tahun ini mencapai 4 juta ton. Angka tersebut meningkat dari sebelumnya.“Sesuai dengan program Bapak Presiden, bapak Kapolri berkomitmen bersama-sama menjalankan program ini,” ujar Irwasum Polri. PNO-12 06 Agu 2025, 17:52 WIT
Polda Maluku Susun RKBMN 2027, Kombes Ary: Pentingnya Kebutuhan Pengadaan dan Pemeliharaan BMN Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menyelenggarakan kegiatan penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2027.Kegiatan yang diikuti seluruh Satuan Kerja dan Satuan Wilayah di Jajaran Polda Maluku ini dipimpin oleh Karo Logistik Polda Maluku, Kombes Pol Ary Donny Setiawan, S.I.K., M.H di ruang sagu gedung Plaza Presisi Manise Polda Maluku, Rabu (6/8/2025).Penyusunan RKBMN diikuti Para Kasubag Renmin Satker Polda Maluku, Para Kabag Logistik Polres jajaran, serta operator Aplikasi SIMAK dari masing-masing satker/satwil. Turut hadir perwakilan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Ambon.Karo Log Kombes Ary Donny Setiawan dalam arahannya menekankan pentingnya dua poin utama dalam penyusunan RKBMN. Yaitu kebutuhan pengadaan dan kebutuhan pemeliharaan Barang Milik Negara (BMN).“Segala kebutuhan satker yang diperlukan agar diusulkan dalam RKBMN Pengadaan, sementara BMN yang telah dimiliki agar disusun rencana pemeliharaannya secara rinci. Selain itu, wajib dilakukan Penetapan Status Penggunaan (PSP) atas barang-barang tersebut,” tegas Kombes Ary.I juga mengingatkan para Kasubagrenmin dan Kabag Logistik Polres jajaran untuk memberikan pendampingan dan pengawasan secara melekat terhadap operator dalam proses penginputan data melalui Aplikasi SIMAK.“Laksanakan pengawasan melekat dan laporkan hasilnya kepada Kasatker masing-masing,” pintanya.Kombes Ary juga memberikan atensi khusus agar seluruh kebutuhan Satker benar-benar diidentifikasi dan diusulkan secara akurat. Ini penting dilakukan agar dapat diteruskan ke tingkat Mabes Polri dalam proses penyusunan RKBMN RKA-KL T.A 2027 di tingkat pusat.Setelah penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara staf KPKNL Ambon dengan para peserta yang terdiri dari Kasubag Renmin, Kabag Logistik Polres jajaran, serta operator SIMAK Polda Maluku. Sesi ini menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman teknis dan penyamaan persepsi dalam proses penyusunan RKBMN. PNO-12 06 Agu 2025, 16:03 WIT
Silaturahmi ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar, Kapolri Tekankan Sinergitas dan Persatuan Papuanewsonline.com, Pamekasan - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Jawa Timur. Turut mendampingi Irwasum Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Syahardiantono, As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, Kadivpropam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, dan Kadivhumas Irjen Pol. Sandi Nugroho."Alhamdulillah jadi walaupun terlambat tapi akhirnya kita semua diberikan kesempatan untuk bisa bersilaturahmi, tentunya kami semua berbahagia mendapatkan sambutan yang luar biasa, disambut dengan dua kuda yang sangat gagah pada saat masuk,” jelas Kapolri, Selasa (5/8/25). Jenderal Sigit pun diiringi tiga ekor kuda saat memasuki pesantren. Pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar RKH Mohammad Rofi'i Baidhowi menyambut baik kedatangannya dan mengalungkan bunga di leher Kapolri.“Saya sempat komplain ke sopir saya kenapa saya nggak turun malah dibawa masuk pakai mobil sampai di depan, harusnya saya tadi mengikuti pasukan kuda, jadi bisa menyapa para santri," ujar Jenderal Sigit.Tak hanya bersilaturahmi, Kapolri juga memberikan paket santunan kepada 100 anak yatim. Paket bantuan itu berupa tas sekolah, buku tulis 2 lusin, alat tulis, dan sarung/mukena.Jenderal Sigit juga memberikan plakat kepada Kyai Rofi'i. Kemudian, dilakukan penandatanganan lonceng.Diungkapkan Kapolri, dirinya sangat senang dapat bersilaturahmi ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar. Jenderal Sigit mengakui, silaturahmi ini sangat penting dalam menunjang kerja Polri menjaga keamanan di masyarakat. "Yang jelas kami tentunya sangat bersyukur bisa diterima dan kami mewakili institusi Polri tentunya selalu berusaha bahwa Polri selalu bersama-sama dan dekat dengan ulama, karena bagi kami umaro dan ulama adalah penjaga utama terkait dengan masalah kamtibmas di dalam negeri dan NKRI," ujar Kapolri.Diharapkan Kapolri, para kiai dan ulama lainnya yang hadir di acara itu bisa memberi masukan dan nasihat kepada anggota Polri. Polri pun menerima segala kritik demi menjadikan pelayanan masyarakat lebih baik lagi.Diungkapkan Jenderal Sigit, jajarannya juga telah diperintahkan untuk selalu bersilaturahmi dan dekat dengan para tokoh, baik yang di tingkat Mabes, Polda, Polres, maupun Polsek. Hal itu karena dipercaya bahwa sinergitas dengan tokoh agaman akan mempermudah kerja Polri."Maka dari itu, dalam kesempatan ini kami sekaligus kami hadir, namun kami juga sekaligus titip anggota, anak buah kami yang sowan bersilaturahmi mohon untuk bisa diterima, dan apabila ada yang kurang mohon untuk diberikan masukan nasihat, karena kami yakin nasihat ulama sangat penting untuk kekuatan bagi kami semua dalam hal kami memberi pengabdian kepada masyarakat," ungkap Jenderal Sigit. PNO-12 06 Agu 2025, 10:49 WIT
Kunjungi Kampung Ansudu, Satgas Ops Damai Cartenz Berbagi Bingkisan Makanan Kepada Warga Papuanewsonline.com, Sarmi - Satgas Humas Ops Damai Cartenz Posko Jayapura melaksanakan sambang dengan berbagi makanan dan susu kepada anak-anak di Kampung Ansudu, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, pada Sabtu (2/8/2025) pukul 08.00 WIT. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ipda Syahrir Mahyuddin, S.H., dan berlangsung dengan penuh kehangatan dan interaksi positif bersama warga.Dalam kunjungan tersebut, personel Satgas membagikan bingkisan makanan ringan kepada anak-anak, melakukan sesi ngobrol santai, serta memberikan bantuan kepada warga lanjut usia yang hendak melakukan pengecekan kesehatan.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang turut hadir didampingi oleh Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata dari pendekatan humanis yang dilakukan oleh aparat kepolisian, khususnya kepada generasi muda Papua.“Anak-anak ini merupakan masa depan bangsa. Mereka adalah harapan kita ke depan. Maka pendekatan humanis seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak,” ujar Brigjen Faizal.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara masyarakat dan institusi kepolisian, khususnya melalui interaksi langsung di tengah masyarakat."Kunjungan seperti ini adalah bagian dari upaya Satgas Ops Damai Cartenz untuk membangun kepercayaan publik serta menghadirkan wajah kepolisian yang lebih dekat, ramah, dan peduli terhadap masyarakat, terutama anak-anak dan lansia,” tutur Kombes Yusuf.Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini disambut antusias oleh warga Kampung Ansudu, yang merasa senang dan terbantu dengan kehadiran Satgas di tengah-tengah mereka. PNO-12 05 Agu 2025, 16:35 WIT
Dukung Swasembada Pangan, Polda Maluku Siap Mengikuti Arahan Kapolri Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK menyatakan Polda Maluku dan jajarannya siap menjalankan arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dalam mendukung dan mewujudkan swasembada pangan nasional. Dukungan tersebut disampaikan Wakapolda setelah mengikuti Arahan Kapolri melalui video conference (vicon) dari ruang vicon lantai 2 Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (4/8/2025).Saat mengikuti Arahan Kapolri, Wakapolda Maluku didampingi Irwasda, para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, serta Manager Operasional Perum BULOG Kanwil Maluku-Maluku Utara. Turut hadir para Kapolres dan PJU-nya dari daerah masing-masing.Kapolri dalam arahannya meminta jajarannya untuk memperkuat koordinasi lintas jajaran dalam menghadapi permasalahan aktual, khususnya dalam permasalahan pangan dan stabilisasi harga beras di berbagai daerah.Kapolri menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dan BULOG dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya melalui dukungan terhadap program-program strategis seperti Gerakan Pangan Murah Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).Program SPHP yang dijalankan BULOG bertujuan untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga beras di tengah masyarakat. Dalam konteks ini, Polri memiliki peran vital dalam melakukan pengawasan distribusi, pendampingan pelaksanaan kegiatan di lapangan, serta penegakan hukum terhadap praktik penimbunan dan spekulasi harga.“Beras adalah kebutuhan pokok rakyat. Oleh karena itu, Polri harus hadir dalam setiap upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan, termasuk melalui pengamanan distribusi dan dukungan penuh terhadap gerakan pangan murah,” tegas Kapolri.Stabilisasi harga beras menjadi sorotan utama dalam rapat ini mengingat fluktuasi harga yang berpotensi menimbulkan gejolak sosial. Selain menjamin distribusi yang adil dan tepat sasaran, sinergi Polri–BULOG juga diarahkan untuk memastikan tidak ada kelompok atau individu yang mengambil keuntungan secara tidak sah dalam rantai pasok pangan nasional.Dengan semakin intensifnya pengawasan, diharapkan upaya stabilisasi harga dapat memperkuat ketahanan sosial ekonomi masyarakat.Terkait hal itu, Wakapolda menegaskan komitmen jajaran Polda Maluku dalam menjalankan arahan Kapolri secara konsisten dan berkelanjutan. "Polda Maluku siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk BULOG dan instansi terkait lainnya, dalam memastikan program Gerakan Pangan Murah berjalan dengan optimal, serta menjaga stabilitas kamtibmas dan ekonomi masyarakat," katanya. PNO-12 05 Agu 2025, 15:57 WIT
Kapolri Teken MoU Bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto melakukan penandatanganan MoU sebagai bentuk memperkuat sinergitas dalam penegakan hukum. MoU ini merupakan perpanjangan, di mana dari nota kesepahaman sebelumnya, kali ini terdapat poin tambahan.“Hari ini kita telah melaksanakan perbaikan terkait dengan nota kesepahaman yang awalnya ada 6 poin, saat ini menjadi 7 poin, ditambah berbagai perubahan yang tentunya ini sangat relevan dengan kondisi yang ada,” ujar Jenderal Sigit di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Senin (4/8/25).Dijelaskan Jenderal Sigit, nota kesepahaman ini perlu dilakukan utamanya untuk masalah kecepatan, pemanfaatan fasilitas, peningkatan SDM, dan mempermudah kerja-kerja di lapangan. Dengan adanya nota kesepahaman ini akan semakin baik, mudah, dan membuat tugas di bidang masing-masing lebih optimal.“Beberapa hal yang ada terkait dengan berbagai macam kegiatan yang kita lakukan, terkait dengan MOU yang ada, ini tentunya juga akan mendukung kita menghadapi berbagai permasalahan seperti tenaga kerja asing yang saat ini terus meningkat, wisatawan mancanegara yang juga terus meningkat,” jelas Kapolri.Di tengah situasi global yang ada, ujar Kapolri, tentunya harus selalu ada kewaspadaan terhadap meningkatnya pekerja dan wisatawan asing. Sebab, di satu sisi mereka juga adalah spionase-spionase yang mungkin didorong oleh suatu negara untuk masuk ke Indonesia demi mengetahui, mempelajari, dan melakukan hal-hal berdampak kepada kestabilan keamanan dalam negeri.Lebih lanjut Kapolri menyampaikan, setiap negara memiliki kepentingan untuk menjaga mengamankan wilayahnya. Di sisi lain, hal itu membuat negara lain menjadi lebih lemah.“Itu tentunya menjadi satu prinsip dalam hal bagaimana suatu negara harus bertahan dan tentunya kita harus mewaspadai hal tersebut,” ungkap Kapolri.Di bidang operasional dan penguatan kapasitas, ujar Kapolri, telah dilakukan perbaikan dalam bidang bantuan pengamanan, pemanfaatan sarana-perasarana, koordinasi dan pengawasan, setta peningkatan kapasitas SDM. Hal itu dilakukan karena beberapa kegiatan Polri juga beringgungan dengan Kementerian Impas.Dicontohkan Kapolri, saat menggeser napi-napi yang high risk di Nusa Kambangan, penanganan berbagai macam kerusuhan, dan tukar-menukar sarana serta perasarana manakala terjadi situasi kontingensi selalu dilakukan bersama Imipas. Hal itu dilakukan dengan tujuan semakin memperkuat hubungan antar institusi.Menurut Kapolri, sinergisitas merupakan kunci melakukan berbagai macam kegiatan dalam rangka mendukung program-program pemerintah pusat. Berbagai macam permasalahan, termasuk bagaimana memberikan pelayanan terhadap masyarakat dan bangsa dengan sinergitas.“Dengan penanda tanganan nota kesepahaman yang ada, tentunya kita semua berharap agar sinergisitas antara Polri dan Kementerian Imipas, soliditas, dan juga kerja-kerja kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara akan terus bisa terjaga dan terus bisa semakin baik untuk mendukung apa yang menjadi visi dan visi kebijakan Bapak Presiden Prabowo,” ungkap Jenderal Sigit. PNO-12 05 Agu 2025, 14:36 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT