logo-website
Selasa, 28 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Hadiri Rakor Nasional, Irwasda Polda Maluku Siap Dukung Program Pangan Murah Polri Papuanewsonline.com, Ambon – Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Marthen Luther Hutagaol, S.I.K, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan kick-off launching Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak.Kegiatan yang dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri ini diikuti Irwasda Maluku secara daring dari Ruang Vicon Lantai 2 Markas Polda Maluku, Senin (11/8/2025).Sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku seperti Karo Logistik, Dir Binmas, serta perwakilan dari Direktorat Krimsus Polda Maluku turut hadir dalam kegiatan tersebut.Irwasum Polri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo.SH, M.Hum, dalam sambutannya menekankan, Gerakan Pangan Murah akan digelar secara masif mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek jajaran. Komjen Dedi memberikan penekanan khusus terkait pentingnya pengawasan untuk mengantisipasi setiap potensi penyimpangan serta untuk menjamin kualitas beras bantuan yang disalurkan oleh Polri agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.Gerakan Pangan Murah secara serentak akan dilaksanakan pada hari Rabu, 13 Agustus 2025. Mabes Polri akan memberikan penilaian atas kinerja Polda jajaran dalam menyukseskan program ini, di mana Polda dengan capaian terbaik akan diberikan apresiasi.Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bulog memaparkan data realisasi penyaluran beras SPHP. "Realisasi penyaluran beras SPHP hingga hari ini adalah 408.110 ton dari target realisasi sebesar 1.318.826.629,25 ton," paparnya.Sinergitas dalam menyukseskan program pemerintah ini juga diperkuat dengan kolaborasi bersama pihak lain. "Kami menggandeng Indomaret, Alfamidi, dan juga berkolaborasi dengan Pegadaian untuk memperluas dan memperlancar penyaluran beras ini," ungkap Direktur Utama Bulog. Beliau juga menyampaikan apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih atas sinergitas dan dukungan penuh jajaran Polri di seluruh Indonesia.Sementara itu, Irwasda Maluku menyatakan kesiapan Polda Maluku dalam mensukseskan program gerakan pangan murah."Polda Maluku siap mensukseskan kegiatan gerakan pangan murah yang akan dilaksanakan secara serentak," pungkasnya. PNO-12 12 Agu 2025, 20:31 WIT
Dir Pamobvit Gelar Sosialisasi dan Binteknis Fungsi Pamobvit Papuanewsonline.com, Ambon - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pamobvit) Polda Maluku melaksanakan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (binteknis) fungsi Pamobvit Tahun 2025.Kegiatan yang dihelat di Grand Avira Hotel, ini dibuka oleh Direktur Pamobvit Polda Maluku Kombes Pol Donni Eka Syaputra, S.H., S.I.K., M.M.Kegiatan ini dihadiri Kabag Binopsnal, Kasubdit Wisata dan Para narasumber dari Biro Rena, Biro Ops, Ditsamapta dan Bid Dokkes serta Perwira Ditpamobvit, Para Kasat dan Personel Unit Pamobvit Sat Samapta Polres Jajaran dan personel Ditsamapta, Ditlantas, Ditpolairud, Ditpamobvit Sat Brimob, Dit Tahti, Brid Propam dan SPKT Polda Maluku.Dir Pamobvit dalam sambutannya mengatakan, sesuai tugas pokok dan peran yang diamanatkan Udang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 serta Peraturan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 tentang Prosedur Pemberian Jasa Pengamanan dan Sistem Manajemen Pengamanan pada Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu. "Pangamanan Objek Vital sebagai fungsi pembinaan dan pengendalian kepada Polres Jajaran dalam melaksanakan Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) maupun Objek Tertentu ( Obter) guna memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat khususnya para pengelola Obvitnas dan Obter," katanya.Kegiatan ini, kata dia, bertujuan untuk memberikan pemahaman serta meningkatkan profesionalisme bagi seorang anggota Polri yang mengemban tugas fungsi Pamobvit dalam memberikan Jasa Pengamanan pada suatu lokasi/wilayah sesuai standar kualitas atau Kemampuan yang dimilikinya. "Kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar kepada semua peserta yang hadir sehingga dapat tercapai dan berhasil meningkatkan penerimaan Negara dan profesionalisme personel Polri," jelasnya.Kepada peserta, Kombes Donni meminta agae dapat mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga dapat dimengerti dan dipahami. PNO-12 12 Agu 2025, 20:02 WIT
Polda Lampung Bersama Bulog Distribusi 2,2 ton Beras Murah Bagi Masyarakat Papuanewsonline.com, Bandar Lampung - Polda Lampung bersama Perum Bulog Kanwil Lampung menjual beras sebanyak 2,2 ton kepada masyarakat Bandar Lampung di Tugu Adipura, Minggu (10/8/2025). Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pihaknya pada hari ketiga dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Bulog telah menjual beras 2,2 ton kepada masyarakat Bandar Lampung pada gelaran Car Free Day (CFD). "Kami telah melaksanakan kegiatan gerakan pangan murah dengan mendistribusikan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) pada hari ini sebanyak 2,2 ton.Pihaknya melaksanakan kegiatan GPM perdana yakni Pringsewu dan Pesawaran, dilanjutkan besok di Kota Metro dan Lampung Selatan.Tim akan melaksanakan kegiatan GPM ini secara kontinyu keliling Polres dan Polresta jajaran. Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Dery Agung Wijaya mengatakan, pihaknya melaksanakan GPM hari ketiga bersama Bulog dan di Bandar Lampung tercatat 2,2 ton beras SPHP yang terjual."Polda Lampung bersama Bulog melaksanakan ke wilayah Bandar Lampung ada 2,2 ton beras yang terdistribusi kepada masyarakat," kata Kombes Pol Dery.Konsumen yang membeli beras tersebut sekitar 300-400 orang dan besok akan digelar di Kota Metro dan Lamsel. Mantan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung ini mengatakan, GPM ini merupakan kerjasama dengan perum Bulog.Adapun kerjasama ini untuk mendukung swasembada pangan, maka dengan kegiatan yang dilakukan secara kontinyu dengan harapan membantu masyarakat. Dengan harapan agar swasembada pangan berjalan dengan baik. "Kegiatan akan tetap berjalan dengan harapan tujuannya menyentuh masyarakat," kata Kombes Dery. Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung Nurman Susilo mengatakan, pihak Bulog berterima kasih telah dibantu dan disupport penuh oleh Polda Lampung.Dengan harapan beras SPHP ini sampai ke masyarakat. "Kalau dari target kegiatan GPM ini selesai sampai Desember 2025 dengan target 39 ribu ton," kata Nurman.Dengan adanya kerjasama ini mudah-mudahan masyarakat terbantukan dan mewujudkan ketahanan pangan. "Kegiatan kami ini baru berjalan pertengahan Juli 2025 yang sudah terjual 350 ton masih menyampaikan ke masyarakat Lampung," kata Nurman. Warga Bandar Lampung, Ajeng mengatakan, dirinya membeli beras 5 kg dengan harga Rp 60 Ribu yang sebelumnya lebih mahal."Jadi dengan mendapatkan beras seharga Rp 60 Ribu ini saya terbantukan, dan sangat membantu masyarakat dengan harga murah," kata Ajeng. Apalagi dengan beras murah sangat terbantukan, tapi kurang publikasinya. PNO-12 11 Agu 2025, 14:14 WIT
Bulog Timika Punya Stok Beras 2.460 Ton, Aman hingga Lima Bulan Papuanewsonline.com, Timika – Perum Bulog Cabang Timika memastikan ketersediaan beras di gudang mereka aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama lima (5) bulan ke depan. Kepala Kantor Cabang Bulog Timika, Dedy Wahyudi, menyatakan stok beras medium mencapai 2.460 ton dan beras premium 25 ton.  "Untuk stok beras medium penyaluran golongan anggaran, ASN, TNI/Polri, ketahanan stoknya kurang lebih empat sampai lima bulan," ungkap Dedy di Timika, Jumat, (8/8/2025). Bulog Timika setiap bulannya menyalurkan 200-300 ton beras untuk memenuhi kebutuhan TNI/Polri, ASN golongan anggaran, dan penugasan pemerintah.  "Untuk teknis penyalurannya, kami hanya melayani sampai di pintu gudang.  Selanjutnya, Perusahaan Daerah Irian Bakti yang ditunjuk DJPb yang akan mendistribusikannya," jelas Dedy. Beras yang disalurkan berasal dari dalam negeri, didatangkan dari Merauke, Papua Selatan, Makassar, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur. Selain melayani Kabupaten Mimika, Bulog Timika juga mendistribusikan beras ke Kabupaten Puncak dan Yahukimo di Provinsi Papua Pegunungan, serta Wamena untuk memenuhi kebutuhan Provinsi Papua Pegunungan.  Meskipun demikian, Dedy mengakui keterbatasan kapasitas gudang Bulog Timika yang hanya berkapasitas 2.000 ton.  Untuk mengatasi hal ini, Bulog Timika menyewa gudang tambahan di Bandara Mozes Kilangin Timika dengan kapasitas yang sama. "Kami memang sangat membutuhkan penambahan gudang. Kami sudah mengusulkan ke kantor pusat, namun sampai sekarang belum ada persetujuan," pungkasnya. ( Jidan ) 09 Agu 2025, 00:38 WIT
Pemkab Mimika Dukung UMKM Lokal Lewat Gebyar UMKM Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Gebyar UMKM selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Agustus 2025, di Lapangan Timika Indah. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional yang jatuh pada tanggal 12 Agustus 2025.  Gebyar UMKM ini menampilkan berbagai produk unggulan UMKM Kabupaten Mimika.  Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Everth Lukas Hindom, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.  "Gebyar UMKM ke-10 tahun 2025 ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam meningkatkan eksistensi UMKM di Mimika," ujar Everth Lukas Hindom di Timika, Kamis (7/8/2025). Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai platform promosi dan pemasaran produk lokal agar mampu bersaing di pasar regional maupun nasional. Everth Lukas Hindom juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika secara konsisten memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM melalui berbagai program, seperti pembinaan, pemberdayaan, permodalan, dan promosi usaha.  "Saya mengajak seluruh stakeholder, baik swasta, perbankan, akademisi, dan komunitas untuk terus mendukung para pelaku UMKM Mimika agar semakin meningkatkan kualitas produknya," imbuhnya. Gebyar UMKM ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM di Kabupaten Mimika. ( Jidan ) 09 Agu 2025, 00:32 WIT
Dinas Perikanan Kabupaten Mimika Gelar Pasar Murah Ikan Segar di Lapangan Timika Indah Papuanewsonline.com, Timika – Dinas Perikanan Kabupaten Mimika menggelar pasar murah khusus ikan segar dan beku di Lapangan Timika Indah, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini menjadi angin segar bagi warga Timika yang selama ini mengeluhkan tingginya harga ikan di pasaran. Selain untuk membantu masyarakat, program ini juga bertujuan menjaga stabilitas inflasi di wilayah setempat. Subsidi Hingga Rp 10.000 per Kilogram Pasar murah ini disambut antusias oleh warga. Pasalnya, pemerintah daerah memberikan subsidi harga sebesar Rp 10.000 untuk setiap kilogram ikan yang dijual. “Luar biasa, karena pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan memberikan subsidi harga sebesar Rp 10.000 untuk setiap jenis ikan,” ujar Lastri, salah satu pengunjung yang ikut berbelanja. Lastri mencontohkan, ikan layang atau ikan mumar yang biasanya dijual Rp 35.000/kg di pasaran umum, kini hanya dibanderol Rp 25.000/kg di pasar murah ini. “Hal ini tentu sangat membantu dan memberi penghematan yang signifikan bagi masyarakat,” tambahnya. Pilihan Ikan Segar dan Produk Olahan Berbagai jenis ikan segar dan beku dijual dengan harga lebih terjangkau, di antaranya yaitu Ikan Mumar dengan harga Rp 25.000/kg (harga normal Rp 35.000/kg) dan Ikan Layang dengan harga Rp 20.000/kg (harga normal Rp 30.000/kg) Selain ikan segar, pengunjung juga bisa mendapatkan produk olahan perikanan seperti ikan asin, ikan asap, nugget ikan, bakso ikan, MPMP (Makanan Pendamping MP-ASI), hingga produk UMKM binaan Dinas Perikanan. Langkah Kendalikan Inflasi Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Perikanan Mimika, Feky Walalayo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menekan inflasi daerah, khususnya dari komoditas ikan. “Di Timika, ikan mumar dan ikan lema termasuk komoditas yang memicu inflasi karena banyak diminati, tapi produksinya tidak ada di sini,” jelasnya. Menurut Feky, tingginya harga ikan di Timika disebabkan sebagian besar pasokan didatangkan dari luar daerah seperti Dobo, Tual, dan Kaimana. “Karena pasokan dari luar, harga ikan tidak stabil. Jadi pemerintah harus mengambil langkah agar komoditas ini tidak memicu inflasi,” tegasnya. Berlangsung Satu Hari, Manfaatnya Besar Pasar murah ikan segar ini hanya digelar satu hari, sementara pameran produk olahan perikanan akan berlangsung hingga keesokan harinya. Acara ini diselenggarakan bersama Dinas Koperasi dan UMKM, dengan Dinas Perikanan sebagai salah satu peserta utama penyedia produk. Program ini diharapkan memberi akses yang lebih mudah dan murah bagi masyarakat Timika untuk mendapatkan protein hewani berkualitas. Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Mimika dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi, khususnya pada komoditas pangan strategis. Pasar murah ini pun mendapat sambutan positif dari warga yang berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan membeli ikan dengan harga lebih terjangkau. (Cori) 08 Agu 2025, 13:50 WIT
Dinas Ketahanan Pangan Gelar Gerakan Pangan, Cabai Rawit Turun Rp30 Ribu Per Kilo Papuanewsonline.com, Timika – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) selama tiga hari berturut-turut di Lapangan Timika Indah, mulai 7-9 Agustus 2025. Program yang memasuki hari kedua ini berhasil menekan harga sejumlah komoditas pangan hingga Rp30.000 per kilogram. Husnia SP., M.Si., Kepala Seksi Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dalam rangka peringatan hari ulang tahun UMKM. "Kami bergabung selama 3 hari, dari hari Kamis kemarin tanggal 7 Agustus 2025 sampai hari Sabtu besok penutupan. Jadi selama 3 hari kita standby di Lapangan Timika Indah," ungkap Husnia saat diwawancarai di lokasi, Kamis (8/8/2025). Drastis! Cabai Rawit Turun dari Rp100 Ribu ke Rp70 Ribu Komoditas yang paling menarik perhatian warga adalah cabai rawit yang mengalami penurunan harga signifikan. Di pasar reguler, cabai rawit dijual Rp90.000-Rp100.000 per kilogram, namun di GPM hanya Rp70.000 per kilogram. "Cabai rawit sangat diminati oleh warga, di pasar itu per hari ini harga dari kemarin itu Rp90.000 sampai Rp100.000 per kilo. Kami di pasar murah ini menjual dengan harga Rp70.000, per setengah kilonya Rp35.000," jelas Husnia. Selain cabai rawit, beberapa komoditas lain juga mengalami penyesuaian harga: - Bawang merah: Rp50.000/kg (harga pasar Rp65.000/kg) - Bawang putih: Rp40.000/kg  - Tomat: Rp15.000/kg (harga pasar Rp25.000/kg) - Telur: Rp55.000/kg - Beras SPHP: Rp65.000/kg (HET Rp67.500/kg) Program SPHP Pusat Untuk Stabilisasi Beras Khusus untuk beras, Dinas Ketahanan Pangan menurunkan beras dari program pusat yaitu beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). "Beras memang isu sangat inflasi saat ini semua daerah, jadi kita turun beras itu beras dari program pusat yaitu beras SPHP. Di sini juga kita menjual dengan harga eceran tertinggi itu di bawah HET, berkarunya itu Rp65.000 kita jual, HETnya itu Rp67.500," papar Husnia. Program ini juga menyediakan minyak goreng, gula, serta pangan lokal seperti kacang tanah dan ubi jalar (petatas). Target Inflasi dan Keberlanjutan Program Husnia menegaskan tujuan utama GPM adalah menjaga stabilisasi dan memastikan harga pangan serta mengendalikan inflasi di Timika. "Selain kami turun untuk menjaga stabilisasi dan memastikan harga pangan dan menjaga inflasi yang ada di Timika. Karena ada beberapa komoditi pangan-pangan untuk pangan konsumsi masyarakat ini selalu ada inflasi," ungkapnya. Program pasar murah ini bukan yang pertama kali. Menurut Husnia, ini merupakan kegiatan ke-12 yang dilaksanakan dinas tersebut. "Untuk di pasar murah ini kami turun dengan kegiatan ini bukan hanya sekarang ini kami bergabung dengan Dinas Koperasi, namun kami juga ada beberapa, sudah ada jadwal, sering kami turun, kemarin itu terakhir kayak 11 kali, sekarang mungkin untuk 3 hari ini terhitung kayak 12 kali," jelasnya. Agenda GPM Mendatang Sambut HUT RI Dinas Ketahanan Pangan telah menyiapkan agenda GPM lanjutan dalam rangka menyambut HUT RI ke-80: - 12 Agustus 2025: Lokasi Iwaka, kemungkinan Kampung Naina Muktipura - 16 Agustus 2025: Kuala Kencana "Jadi tujuan GPM yang tanggal 12 dan tanggal 16 itu untuk menyambut hari ulang tahun RI yang ke-80," tambah Husnia. Ajakan Kepada Masyarakat Mimika Husnia mengajak seluruh warga Mimika memanfaatkan program subsidi pemerintah ini secara maksimal. "Kami dari Dinas Ketahanan Pangan kepada warga Mimika, ayo warga Mimika mari memanfaatkan program pemerintah dengan harga subsidi, pemerintah menawarkan dengan harga subsidi yang sangat jauh berbeda dengan harga pasar tentunya," serunya. "Jadi warga harapan kami semoga warga Mimika datang belanja memanfaatkan program pemerintah yang sangat murah tentunya sehingga inflasi bisa turun," pungkasnya. Program Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata bagi masyarakat Mimika dalam menghadapi tekanan inflasi harga pangan, sekaligus mempersiapkan perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-80 dengan lebih meriah. (Fadli)   08 Agu 2025, 13:13 WIT
Polda Maluku Dukung Gerakan Pangan Murah Polri Untuk Masyarakat Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menyatakan dukungannya dan siap mensukseskan gerakan pangan murah Polri untuk membantu masyarakat.Demikian disampaikan Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK., M.H usai mengikuti rapat secara daring terkait persiapan pelaksanaan gerakan pangan murah Polri, Kamis (7/8/2025).Wakapolda tidak sendiri menghadiri rapat yang bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional dan menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras. Ia didampingi Irwasda, dan Direktur Reskrimsus Polda Maluku, serta Kepala Perum BULOG Kanwil Maluku-Malut beserta staf.Rapat persiapan pelaksanaan gerakan pangan murah dipimpin Irwasum Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya peran Polri dalam memastikan program Gerakan Pangan Murah berjalan tepat sasaran. Salah satu perhatian utama adalah pengawasan terhadap distribusi dan penjualan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).Polri diminta untuk memastikan harga jual beras SPHP tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, diperlukan langkah konkret untuk mencegah terjadinya praktik jual kembali oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab maupun penimbunan stok oleh pengepul."Pastikan tidak ada pencampuran antara beras SPHP dan jenis beras lainnya. Hal ini penting agar kualitas dan transparansi distribusi tetap terjaga," tegas Irwasum.Irwasum juga meminta seluruh jajaran memaksimalkan upaya sosialisasi kepada masyarakat, guna meningkatkan penyerapan beras SPHP dan mendukung misi stabilisasi harga di tingkat konsumen.Dalam mendukung keberhasilan program ini, Ia pun menekankan pentingnya pelaporan yang terstruktur dan akuntabel. Beberapa poin teknis yang disampaikan antara lain: Penunjukan operator khusus untuk pengumpulan data di tingkat wilayah; Komplikasi laporan oleh posko yang dikoordinasikan oleh Kabagbinopsalev Korbinmas Baharkam Polri; Evaluasi berkala pencapaian target oleh Kabagrenmin Korbinmas Baharkam Polri; Studi banding ke Polda yang telah sukses melaksanakan program serupa, seperti Polda Jateng, Jatim, dan Banten, serta Kementerian/Lembaga (K/L) dan BUMN lain yang relevan.Tak hanya itu, Irwasum juga mendorong inovasi dan terobosan kreatif dari masing-masing Polda dalam rangka meningkatkan efektivitas penyerapan dan memperkuat public trust terhadap program ketahanan pangan yang digagas oleh Polri.Keterlibatan aktif Perum BULOG Kanwil Maluku-Malut dalam rapat ini menjadi bagian dari komitmen sinergis antara Polri dan stakeholder terkait dalam penguatan ketahanan pangan di daerah. Kolaborasi antara aparat penegak hukum dan lembaga pangan nasional menjadi kunci dalam memastikan distribusi pangan berlangsung adil, tepat sasaran, dan bebas dari praktik penyimpangan."Polda Maluku dan mitra strategis siap mensukseskan gerakan pangan murah Polri untuk membantu masyarakat," tegas Wakapolda.Dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang terstruktur dan diawasi secara ketat, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program ini, sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap Polri sebagai institusi yang hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam menjamin kesejahteraan publik. PNO-12 07 Agu 2025, 19:47 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT