logo-website
Selasa, 21 Apr 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di Oksibil Papuanewsonline.com, Oksibil – Dalam upaya mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat, Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 melaksanakan pengamanan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Sabtu, 15 Maret 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dantim Satgas Tindak, IPDA Santosa, S.H., yang memastikan acara berlangsung aman dan kondusif.Kegiatan ini menjadi simbol penting dalam mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat setempat. Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 hadir tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.Wakaops Damai Cartenz 2025 Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. memberikan pernyataan terkait kegiatan ini. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan masyarakat yang positif, seperti pembangunan masjid ini. Kehadiran kami di sini adalah bentuk nyata dari sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai," ujar Kombes. Pol. Adarma Sinaga.Ia juga menambahkan bahwa Operasi Damai Cartenz-2025 tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada upaya membangun kepercayaan dan kerja sama dengan masyarakat. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari banyak kolaborasi positif lainnya di masa mendatang," tutupnya.Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuka agama, dan warga setempat yang antusias menyambut pembangunan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial di Distrik Oksibil. Dengan pengamanan yang ketat dan suasana yang penuh kebersamaan, kegiatan ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti. PNO-12 16 Mar 2025, 19:23 WIT
Groundbreaking SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Persiapkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045 Papuanewsonline.com, Bogor – Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) resmi dimulai dengan prosesi groundbreaking di Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Sekolah ini menjadi bagian dari program unggulan pemerintah dalam mencetak generasi emas yang siap bersaing di tingkat global, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.Prosesi ini dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Kemala Bhayangkara (YPKB), Irwasum Polri Komjen. Pol. Dedi Prasetyo, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.Dalam Doorstopnya, Irwasum Polri Komjen. Pol. Dedi Prasetyo menekankan bahwa pembangunan SMA KTB merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, kepemimpinan, serta karakter unggul."SMA Kemala Taruna Bhayangkara mengadopsi kurikulum International Baccalaureate (IB) yang telah terbukti melahirkan lulusan dengan pemahaman akademik, keterampilan sosial, serta jiwa kepemimpinan yang kuat. Sekolah ini tidak hanya mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga pemimpin masa depan Indonesia," ujar Komjen. Pol. Dedi Prasetyo, Jum'at (14/3).SMA KTB dirancang sebagai sekolah unggulan berbasis asrama, dengan fasilitas modern guna mendukung pembelajaran holistik. Kurikulum International Baccalaureate (IB) yang diterapkan akan memberikan keseimbangan antara akademik, pengembangan karakter, serta soft skills yang dibutuhkan dalam kompetisi global.Lebih lanjut, Komjen. Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa sistem asrama dipilih untuk memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan pembinaan karakter yang optimal."Kami ingin mencetak generasi muda yang disiplin, mandiri, dan siap menghadapi tantangan global. Pendidikan di asrama memungkinkan mereka untuk mengasah potensi secara maksimal, baik dari sisi akademik maupun kepemimpinan," tambahnya.Acara ini juga ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Izin Pendirian SMA KTB dari DPMPTSP Provinsi Jawa Barat kepada Ketua Pembina YKB. Selain itu, Irwasum Polri juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang berperan aktif dalam proses pendirian sekolah ini, termasuk Bupati Bogor, Kapolsek Gunung Sindur, serta tokoh masyarakat, Bapak Ade Enoh.Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini turut diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada mahasiswa, pelajar SMA, dan masyarakat eks penggarap lahan.SMA KTB ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada awal tahun 2026. Sekolah ini merupakan bagian dari program sekolah unggulan nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan target pembangunan 20 sekolah unggulan tambahan dalam beberapa tahun ke depan."Ini adalah langkah nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan berkualitas adalah kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju yang mampu bersaing di tingkat global," tutup Komjen. Pol. Dedi Prasetyo.Acara groundbreaking diakhiri dengan prosesi penyalaan sirine oleh Irwasum Polri sebagai simbol dimulainya pembangunan sekolah.Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan dukungan berbagai pihak, sekolah ini diharapkan menjadi pusat pendidikan yang mencetak generasi pemimpin masa depan, siap membawa Indonesia menuju kejayaan di tahun 2045. PNO-12 15 Mar 2025, 11:17 WIT
Polda Maluku dan Polres Jajaran Bersama Awak Media Berbagi Takjil Gratis Kepada Masyarakat Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku bersama Polres/ta jajaran dan awak media di kota Ambon, melakukan pembagian takjil gratis kepada masyarakat. Aksi sosial yang dilaksanakan secara serentak ini berlangsung di sejumlah titik, termasuk di depan Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Kamis (13/3/2025).Pembagian takjil di depan Markas Polda Maluku melibatkan awak media. Kegiatan ini di pimpin Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H."Hari ini kami melakukan pembagian takjil secara serentak yang juga menggandeng rekan-rekan dari media," kata Kabid Humas Polda Maluku.Takjil atau makanan berbuka puasa yang dibagikan kepada masyarakat sebanyak 2.800 paket. Polda Maluku sendiri ada sejumlah 800 paket.Kombes Areis mengatakan, pembagian takjil gratis ini juga dilakukan sesuai arahan Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si. Kapolda meminta setiap personel agar selalu berbuat baik kepada masyarakat. "Dengan berbuat baik, bekerja baik, itu sudah merupakan suatu prestasi, bila kita berbuat baik tidak mungkin masyarakat membalas dengan jahat kepada kita," kata Kombes Areis mengutip arahan Kapolda Maluku. Pelaksanaan pembagian takjil selain mengharapkan amal ibadah di bulan Ramadan, juga diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya umat Muslim yang sedang berpuasa."Mungkin ada warga yang belum sempat pulang ke rumah untuk berbuka, namun dengan pembagian takjil ini dapat membantunya," harapnya.Setelah ini, Kombes Areis mengaku Polda Maluku bersama awak media juga akan melaksanakan buka puasa bersama yang dihadiri Kapolda Maluku dan Pejabat Utama Polra Maluku."Setelah ini kami juga ada dialog dengan Bapak Kapolri melalui zoom dan sekaligus buka puasa bersama dengan awak media yang dihadiri Bapak Kapolda dan para pejabat utama Polda Maluku," jelasnya. PNO-12 15 Mar 2025, 11:03 WIT
Satgas Pangan Polda Papua Gencar Awasi Peredaran Minyakita yang Tak Sesuai Takaran Papuanewsonline.com, Jayapura – Satgas Pangan Polda Papua melakukan pengawasan terhadap peredaran minyak goreng kemasan merek Minyakita di Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (11/3).Langkah ini merupakan tindak lanjut temuan Kementan beberapa waktu lalu, atas ketidaksesuaian isi minyak dengan takaran yang tercantum pada label kemasan.Kasatgas Pangan Polda Papua Kombes Pol I Gusti Gde Era Adhinata, S.I.K. mengatakan penyelidikan dilakukan setelah adanya inspeksi dari Kementerian Pertanian yang menemukan ketidaksesuaian kuantitas minyak dalam kemasan Minyakita di Pulau Jawa.“Kami akan terus melakukan pengecekan guna meminimalisir kecurangan yang dilakukan oleh produsen," ucapnya.Ia menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan tindakan hukum kepada produsen dan distributor yang terbukti melakukan pelanggaran dalam penjualan Minyakita.“Apabila dilapangan kita temukan kekurangan Volume isi bersih dari minyak goreng merek Minyakita tersebut kita akan periksa siapa yang memproduksi dan didatangkan hal tersebut itu perlu diperiksa untuk dilakukan tindakan hukum berdasarkan Pasal 62 Jo Pasal 8 ayat (1) huruf b dan c undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen,” lanjutnya.Kombes Era menambahkan bahwa perusahaan yang terbukti melakukan praktik tersebut akan segera ditindak sesuai aturan yang berlaku.“Kami segera memproses jika ada penemuan Minyakita yang tidak sesuai. Jika terbukti bersalah, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua untuk mengambil tindakan tegas sebagaimana hukum yang berlaku,” kata Kasatgas Pangan Polda Papua.Saat ini, pengawasan terhadap peredaran Minyakita masih terus dilakukan guna memastikan produk yang beredar di masyarakat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.Hal tersebut sudah di instruksikan oleh Satgas Pangan Polda Papua keseluruh jajaran agar turun ke pasar untuk mengecek langsung ke lapangan agar masyarakat tidak di rugikan. PNO-12 12 Mar 2025, 10:43 WIT
Polri Ungkap Kecurangan Minyak Goreng di Depok, Ribuan Liter Disita Papuanewsonline.com, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus pengemasan ulang minyak goreng "MINYAKITA" dengan isi takaran yang tidak sesuai label kemasan. Dalam operasi yang digelar pada Minggu, 9 Maret 2025, di sebuah gudang di Kota Depok, tim penyidik mendapati praktik ilegal yang merugikan konsumen.Pengungkapan ini berawal dari penyelidikan yang dilakukan oleh tim Bareskrim Polri untuk memastikan distribusi dan ketersediaan minyak goreng "MINYAKITA" sesuai dengan ketentuan. Namun, hasil temuan di lokasi menunjukkan adanya penyimpangan. Tim menemukan bahwa minyak goreng yang dikemas ulang di tempat tersebut memiliki volume yang lebih sedikit dari takaran yang tercantum di label kemasan.Dirtipideksus Bareskrim Polri mengungkap bahwa dalam pengemasan ulang ini, minyak yang seharusnya berisi 1000 ml, namun hanya diisi sekitar 820 ml hingga 920 ml. "Kami menemukan bahwa minyak yang dituangkan ke dalam pouch bag hanya sekitar 820 ml dan ke dalam botol sekitar 760 ml, jelas ini tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan," ungkap Dirtipideksus Bareskrim Polri.Dalam operasi ini, polisi menyita berbagai barang bukti, termasuk 450 dus minyak goreng "MINYAKITA" dalam kemasan pouch bag yang siap didistribusikan, 180 dus minyak dalam gudang, 250 krat minyak kemasan botol, serta puluhan mesin pengisian dan alat pendukung lainnya. Total minyak goreng yang berhasil diamankan mencapai 10.560 liter.Atas temuan ini, pelaku diduga melanggar berbagai aturan hukum, termasuk Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Pangan, dan KUHP. "Kami bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang mencari keuntungan dengan cara merugikan masyarakat. Polri berkomitmen menegakkan hukum untuk melindungi konsumen dan perekonomian nasional," tegas Dirtipideksus Bareskrim Polri.Polri juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli produk dan memastikan barang yang dibeli sesuai dengan standar yang ditetapkan. "Kami juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk meraih keuntungan dengan cara yang tidak benar," tambahnya.Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Polri berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan keadilan demi terwujudnya Indonesia yang lebih baik. PNO-12 12 Mar 2025, 10:06 WIT
Hangatnya Kebersamaan Personel Satgas Ops Damai Cartenz 2025 Saling Berbagi Dengan Mama Papua Papuanewsonline.com, Oksibil – Momen penuh kehangatan dan kebersamaan terjadi di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Seorang Mama Papua dengan penuh ketulusan berbagi hasil panennya dengan personel Operasi Damai Cartenz 2025, menunjukkan kuatnya ikatan sosial antara masyarakat dan aparat keamanan.Pada siang hari Sabtu (8/3), seorang wanita paruh baya bernama Mama Elliyah berjalan menuju pos personel Damai Cartenz 2025 dengan memikul noken, tas tradisional khas Papua. Di dalamnya, berisi umbi-umbian singkong segar yang panjang. Dengan senyum tulus, ia menyerahkan singkong tersebut kepada para personel yang tengah bertugas sebagai bentuk kepedulian dan jalinan silaturahmi, terlebih di bulan Ramadan."Saya sering lihat bapak-bapak polisi selalu menjaga kami di sini. Saya senang bisa berbagi hasil kebun ini, supaya mereka juga bisa merasakan apa yang kami makan di rumah. Kita harus saling bantu, biar damai dan rukun," ujar Mama Elliyah dengan penuh kehangatan.Salah satu personel yang menerima pemberian tersebut, Bripda Abdulrohman Wahyu Saputra, menyampaikan rasa terima kasihnya. "Ini bentuk kasih sayang yang luar biasa dari masyarakat. Kami merasa dihargai dan diterima sebagai bagian dari mereka," ungkapnya.Sebagai bentuk balasan, personel Damai Cartenz 2025 menawarkan sekardus mi instan kepada Mama Elliyah, sebagai wujud perhatian kepada masyarakat yang telah menunjukkan kebaikan hati mereka.Wakil Kepala Operasi (Wakaops) Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., turut mengapresiasi kejadian ini. "Momen seperti ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Papua dan aparat keamanan bisa hidup berdampingan dalam bingkai persatuan dan kemanusiaan. Kebaikan yang ditunjukkan oleh Mama-mama Papua adalah contoh nilai luhur yang harus terus dijaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tuturnya.Peristiwa ini mencerminkan hubungan yang semakin erat antara aparat keamanan dan masyarakat Pegunungan Bintang. Operasi Damai Cartenz 2025 terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan di Papua, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat. Momen kebersamaan ini kembali menegaskan bahwa di tengah keberagaman Indonesia, nilai gotong royong dan persatuan tetap menjadi perekat yang kuat, sebagaimana tertuang dalam sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia. PNO-12 09 Mar 2025, 20:30 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT