logo-website
Sabtu, 14 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Kapolri Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pusdiklat SPSI Papuanewsonline.com, Purwakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung Pusdiklat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Asean Trade Union Council (KSPSI ATUC) di Jln. Raya Waduk Jatiluhur Kp. Sukahurip RT 008 RW 005 Desa Jatiluhur Kec. Jatiluhur Kab. Purwakarta. Rabu (7/08/2024).Pada kegiatan tesebut bertindak selaku penanggung jawab adalah Bpk Andi Gani Nena Wea, SH.,M.H (Presiden DPP KSPSI - ATUC).Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka seremonial tanda dimulainya pembangunan Pusdiklat yang nantinya akan difungsikan sebagai tempat pelatihan dan pendidikan serikat pekerja yang tergabung dalam SPSI. Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Komjen. Pol. Drs. Syahar Diantono, M.Si. (Kabaintelkam Polri), Irjen. Pol. Abdul Karim, S.IK., M.Si., (Kadiv Propam Polri), Irjen. Pol. Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H. (Asrena Polri), Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M (Kapolda Jabar), Kombes Pol. Teguh Trisasongko, S.I.K. (Karo Rena Polda Jabar), Kombes. Pol. Asep Nalaludin, S.I.K., M.Si (Dir. Intelkam Polda Jabar), Kombes Pol Adiwijaya, S.I.K., (Kabid Propam Polda Jabar), Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. (Kabid Humas Polda Jabar), AKBP Lilik Ardhiansyah, S.H., S.I.K., M.I.R., M.I.P (Kapolres Purwakarta), para Pimpinan Serikat Buruh dan Kadin.Dalam sambutannya Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si mengatakan bahwa suatu kebanggaan dapat diundang dalam kegiatan dalam peletakan batu pertama Pusdiklat SPSI, yang merupakan tempat pendidikan terbesar di Asia Tenggara."Polri akan mendukung dan mengawal proses pembangunan pusdiklat SPSI agar dapat tepat waktu sesuai yang direncanakan". ucap Kapolri."Semoga dengan adanya Pusdiklat SPSI, dapat menjadi tempat memperjuangkan hak-hak buruh dan lapangan pekerjaan semakin bertambah, serta dapat menghasilkan ide atau pandangan untuk buruh yang semakin sejahtera". tambahnya.Gedung Pusdiklat SPSI di desain 5 (lima) lantai, tersedia kelas pelatihan, perpustakaan digital, ruang olahraga dan mushola.Gedung Pusdiklat SPSI merupakan tempat pelatihan dan pendidikan terbesar yang ada di Asia Tenggara yang Rencananya proses pembangunan gedung tersebut akan dilaksanakan 14 bulan dengan dana dari hasil Swadaya anggota SPSI di Jawa Barat.Bahwa hasil rapat DPP KSPSI, akan ada 1 auditorium/aula dalam Gedung Pusdiklat SPSI yang akan diberinama Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Rencananya, peresmian Pusdiklat SPSI akan dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2025. (PNO-12) 07 Agu 2024, 22:34 WIT
Kapolres Keerom dan JKI "Kristus Gembala Sejati" Bantu Masyarakat Papua Papuanewsonline.com, Keerom – Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer, S.H., S.I.K., menyalurkan bantuan sembako dari JKI “Kristus Gembala Sejati” di Semarang kepada masyarakat Kampung Wembi, Kampung Piawi, dan Kampung Uskuar di Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, pada Senin (06/08/24).Kegiatan penyaluran bantuan ini juga dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Keerom AKP Katman, Kapolsek Arso AKP Sunardi, Ketua Dewan Adat Keerom Jackobus Mekawa, Ondoafi Kampung Wembi Markus Bogor, Kepala Kampung Wembi Hendrikus Musui, Kepala Kampung Uskuar Rosmina Pehat, Sekretaris Kampung Piawi Stevanus Psebo, serta masyarakat dari ketiga kampung tersebut.Dalam sambutannya, Kapolres Keerom menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berjumlah 235 paket sembako dari JKI Kristus Gembala Sejati di Semarang. Pihak gereja mempercayakan Kapolres Keerom untuk menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat di Papua, khususnya di Kampung Wembi, Uskuar, dan Piawi.Kapolres Christian Aer juga menekankan pentingnya mengatasi masalah adat dan miras (minuman keras), serta mengajak masyarakat untuk menjauhi miras karena dampak buruk yang ditimbulkannya. Menurutnya, budaya yang tidak sesuai dengan firman Tuhan tidak boleh dilakukan, terutama yang menyangkut miras, yang bukan merupakan budaya orang Papua.“Semoga bantuan sembako dari Jemaat Kristen Indonesia di Semarang dapat bermanfaat dan menjadi berkat bagi masyarakat Kampung Wembi, Uskuar, dan Piawi. Saya juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan Kepolisian dalam menjaga keamanan di Wilayah Kabupaten Keerom,” ucap Kapolres Keerom.Pada kesempatan tersebut, Kepala Kampung Wembi Hendrikus Musui mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kapolres Keerom beserta personil yang berkesempatan langsung bertatap muka dan berbagi kasih dengan masyarakat. "Saya selaku Kepala Kampung Wembi mewakili ketiga kampung mengucapkan terima kasih banyak kepada Jemaat Kristen Indonesia melalui Bapak Kapolres Keerom yang telah hadir memberikan bantuan sembako di kampung kami. Saya siap mengajak warga untuk tetap menjaga keamanan kampung menjelang HUT RI," ujar Hendrikus Musui.Lebih lanjut, Kapolres Keerom bersama Pemerintah Daerah Keerom berencana membuat bimbingan belajar atau pelatihan untuk membantu anak-anak Keerom yang bercita-cita menjadi anggota Polri di masa mendatang. "Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, generasi muda Keerom bisa mempersiapkan diri dengan baik dan memiliki peluang lebih besar untuk bergabung dengan Polri," tambah Kapolres Keerom.Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian, serta meningkatkan kesejahteraan dan keamanan di Kabupaten Keerom. (PNO-12) 07 Agu 2024, 19:13 WIT
Sita 1.883 Balpress, Kabareskrim: Selamatkan Industri Lokal dan Bisnis UMKM Papuanewsonline.com, Jakarta - Bareskrim Polri yang tergabung dalam Satgas Importasi Ilegal berhasil mengamankan 1.883 bal pakaian bekas atau balpress dari dua lokasi di Kota Bandung dan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Kepala Bareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengatakan, masuknya barang-barang illegal tersebut dapat mengancam stabilitas ekonomi negara.Menurutnya dengan masuknya barang berupa pakaian bekas dari Cina, Korea dan Jepang tersebut dapat mengakibatkan multiplier effect. Pasalnya, tidak hanya merugikan dari sisi penerimaan negara, namun juga berdampak bagi para pengusaha industri dalam negeri dan UMKM.  "Bisa dibayangkan dengan harga baju yang kalau dijual eceran gini saja nilai impor satu piecess aja sudah berapa ribu (rupiah). Tetapi bisa dijual dengan nilai yang sangat-sangat murah. Di mana kita bisa bersaing. Multiplier efffect-nya banyak. Pabrik-pabrik garmen kita tutup, UMKM kita tidak bisa bersaing. Sementara kita menyadari bahwa UMKM adalah salah satu tulang punggung perekonomian kita," kata Komjen Wahyu dalam konferensi pers di Penimbunan Pabean Bea dan Cukai Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/8/2024).Jenderal bintang tiga ini berujar, Indonesia merupakan negara besar dan memiliki potensi menjadi sebuah negara dengan perekonomian yang sangat tinggi. Ia mengatakan, Presdien Joko Widodo dan Pemerintah bercita-cita visi Indonesia Emas Tahun 2045. Jikalau, barang-barang impor ilegal terus masuk ke Tanah Air bagaimana hal tersebut bisa tercapai. "Karena syarat menjadi negara dominan adalah pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen dan stabilitas keamanan dan ketertiban. Kalau barang-barang ini masuk terus, UMKM dan industri kita turun, makin banyak pengangguran. Dampaknya juga kepada stabilitas keamanan juga. Karena masalahnya akan lari dengan perut," tuturnya.Wahyu mengatakan, penyitaan tersebut bagian dari penegakan hukum dan menjadi komitmen Polri mendukung upaya yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dan Satgas Importasi Ilegal untuk menyelesaikan permasalahan bersama. Di tempat yang sama, Menteri Pedagangan Zulkifli Hasan mengatakan Bareskrim Polri telah melakukan penindakan terhadap pakaian bekas sebanyak 1.883 bal, Ditjen Bea dan Cukai melalui Kantor Pelayanan Beacukai Tanjungpriok mengamankan balpres sebanyak 3.044 bal, Kantor Pengawasawan Beacukai Cikarang mengamankan 696 produk jadi berupa karpet, 6.578 unit elektronik berupa laptop, handphone, mesin fotokopi dan 5.896 pieces pakaian jadi serta aksesoris. Sementara Kementerian Perdagangan menyita 20 ribu kain rol yang tidak dilengkapi perizinan impor.  "Dari hasil tindak tersebut keseluruhan diperkirakan nilai barang yakni sebesar Rp46.188.205.400. Keseluruhan barang yang disampaikan tadi tidak memenuhi kepatuhan dalam importasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ungkapnya. Mendag mengimbau kepada seluruh pihak untuk bekerja sama, agar masalah ini bisa diselesaikan Bersama. Ia membeberkan banyak keluhan ke Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian akibatnya masuknya barang-barang impor illegal tersebut dapat mengakibatkan industry dalam negeri terancam gulung tikar."Keinginan kita apalagi nanti pemerintahan baru ya ingin tumbuh 8 persen. Kalau ini kita tidak bereskan tentu tidak mudah mencapai 8 persen itu. Tapi kalau ini kita bereskan industri kita akan tumbuh, pusat-pusat perdagangan kita akan tumbuh, UMKM kita juga akan tumbuh . Saya kira demikian saya kira kita satu tim , tim itu perlu perlu kerja sama yang kuat," pungkasnya. (PNO-12) 06 Agu 2024, 18:22 WIT
Polres Dogiyai Bersama Pemerintah Kabupaten Tangani Bencana Alam Di Dusun Onouw Papuanewsonline.com, Dogiyai — Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju, SH.bersama Pemerintah Kabupaten saat ini tengah melakukan Investigasi terkait Bencana Alam Longsor yang terjadi di Dusun Onouw, Kampung Bukapa Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai Prov. Papua Tenga, Senin (05/08).Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi telah membenarkan peristiwa Bencana Alam tersebut.Kabid Humas menambahakan, saat ini pihak Polres bersama Pemerintah setempat dan masyarakat setempat sedang berkoordinasi untuk melalukan pencarian korban dan mendata kerusakan dari kejadian tersebut.Ditempat terpisah, Kapolres Dogiyai mengatakan bahwa pada Hari Minggu (04/08/2024) tepat pada Pukul 23.00, telah terjadi Bencana Alam Longsor yang terjadi di Dusun Onouw, Kampung Bukapa, Distrik Kamuu.“Dari kejadian tersebut telah menimbulkan beberapa Korban Jiwa, serta rumah-rumah yang hancur akibat tersapu oleh longsor yang diduga berasal dari arah gunung menuju pemukiman warga setempat,” ujar Kapolres Dogiyai.Adapun identitas Korban Jiwa tersebut antara lain, Dorsea Iyai (40), Decky Anouw (12), Frans Anouw (9).Personil Polres Dogiyai dengan didampingi masyarakat setempat masih dalam pencarian kepada korban yang belum ditemukan.Saat ini Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju S.H, di Dampingi Kasat Intelkam Iptu Hendra Simbolon, S.A.P, tengah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Pj. Bupati Kabupaten Dogiyai Marten Ukago. (PNO-12) 06 Agu 2024, 14:28 WIT
Dorong Ketahanan Pangan, TNI AD Panen Raya Jagung di Majalengka Papuanewsonline.com, Majalengka - TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program Panen Raya Jagung yang berlangsung di Majalengka, Jawa Barat, pada Senin (5/8/2024). Acara ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung ketersediaan pangan dan air di tengah ancaman El Nino.Program ini diinisiasi oleh Yayasan Persada Akmil 92 dan diresmikan oleh Asisten Intelijen (Asintel) Kasad Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, yang mewakili Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Acara berlangsung di Desa Cihaur, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka.Asintel Kasad mengungkapkan bahwa program ketahanan pangan di Majalengka akan mencakup penanaman tanaman pangan dan palawija di lahan seluas 300 hektar secara bertahap, dengan 60 hektar yang telah ditanami."Di seluruh Indonesia, kita sudah menanam di ribuan hektar lahan. Di Majalengka sendiri, kita rencanakan 300 hektar, dan yang sudah ditanami adalah 60 hektar," ujar Mayjen Drajad Brima Yoga.Selain peluncuran program Ketahanan Pangan, acara ini juga dirangkaikan dengan peletakan prasasti untuk sumur bor dan pipanisasi, yang akan mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat, juga pertanian dan perkebunan setempat.TNI AD sendiri telah membangun 2.664 sumur bor di seluruh Indonesia. Demi tujuan mulia yaitu untuk memastikan keberlanjutan pertanian dan perkebunan serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat.Dalam acara tersebut, juga diberikan bantuan sosial, bibit ikan kepada masyarakat sekitar, dan pelepasan burung hantu untuk membasmi hama tikus yang sangat merugikan pertanian. (PNO-12) 06 Agu 2024, 08:03 WIT
Swalayan City Mart di Namlea Terbakar, Kapolres: Diduga Akibat Korsleting Papuanewsonline.com, Buru - Gedung Swalayan City Mart yang berada di dusun Pilar, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, ludes terbakar, Senin (5/8/2024) dini hari.Diduga, kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek (korsleting) pada salah satu instalasi listrik sekitar pukul 03.00 WIT. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini."Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik yang terjadi di gudang belakang swalayan," kata Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang. Swalayan tersebut berisi bahan mudah terbakar, termasuk tabung gas. Api menyebar dengan cepat membakar seluruh ruangan."Karyawan telah mencoba memadamkan dengan air, tapi api terus membesar dan merembet ke seluruh gedung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, kerugian materil belum dapat dipastikan," jelasnya.Kebakaran dapat diatasi setelah 1 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil water canon (AWC) dikerahkan. "Kendala dalam penanganan disebabkan oleh jumlah mobil pemadam yang terbatas. Selain itu, keterlambatan dalam pemberitahuan kepada pihak pemadam juga memperburuk situasi," ujarnya. Kapolres berharap insiden ini bisa menjadi pelajaran bagi pengelola swalayan lainnya untuk lebih berhati-hati dan perketat pengelolaan keamanan gedung. "Perlunya langkah-langkah pencegahan yang lebih baik untuk menghindari kecelakaan serupa di masa depan. Kejadian ini juga mencerminkan pentingnya sistem peringatan dini terhadap kebakaran," harapnya.Saat ini sejumlah personil baik dari Polres Buru maupun Polsek Namlea telah melakukan identifikasi di lokasi kebakaran untuk memastikan keamanan dan melakukan evaluasi lebih lanjut. "Situasi di lokasi kebakaran saat ini aman dan terkendali. Personel Polres Buru dan Polsek Namlea terus memantau situasi," jelasnya. (PNO-12) 05 Agu 2024, 18:37 WIT
Program Rosita Satgas Marinir Disambut Gembira Warga Muara Papuanewsonline.com, Dekai – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 6 Marinir, bagian dari Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) di Papua, secara aktif melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Mobil RI-PNG, khususnya di wilayah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.Pada hari Minggu (4/8/2024), Tim Patroli Satgas Yonif 6 Marinir melaksanakan rutinitas patroli pengamanan di wilayah Kampung Muara, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Saat pelaksanaan patroli, para Prajurit Satgas Yonif 6 Marinir berkesempatan melintasi area Pasar Muara dan melakukan program ROSITA atau Borong Hasil Tani milik warga yang sedang menjual hasil taninya di area pasar.Komandan Satgas Yonif 6 Marinir, Letkol Mar Rismanto Manurung, telah menekankan kepada para Prajurit TNI bahwa kegiatan membantu kesulitan masyarakat di daerah tugas merupakan hal yang perlu dilakukan saat melaksanakan tugas pokok pengamanan wilayah. Oleh karenanya, hari Minggu tersebut, para Prajurit Pos Logpon pimpinan Lettu Mar Nico, memanfaatkan waktu pelaksanaan patroli dengan membantu perekonomian masyarakat setempat, khususnya yang berjualan hasil tani.Dengan tetap mengedepankan pengamanan, para Prajurit TNI berkesempatan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan penjual hasil tani. Bermodalkan uang saku para Prajurit TNI, maka hasil tani yang diperdagangkan pagi hari itu dibeli dan dibawa oleh para Prajurit. Merespons program ROSITA tersebut, penjual hasil tani sangat gembira karena dagangannya diborong oleh para Prajurit. Seorang penjual, bernama Mama Ester Hanuebi, menyampaikan kegembiraannya sambil mengucapkan terima kasih karena jualan hasil kebunnya diborong habis Prajurit TNI dari satuan Marinir.“Terima kasih Bapak Tentara, borong hasil kebun. Tuhan memberkati," ucapnya gembira.Terpisah, Panglima KOOPS TNI, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan kegiatan, mengatakan bahwa inisiatif Satgas Yonif 6 Marinir dalam memborong hasil tani di Kampung Muara, merupakan bentuk kepedulian TNI membantu perekonomian rakyat guna mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua. (PNO-12) 05 Agu 2024, 07:55 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT