logo-website
Minggu, 08 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Pimpin Sertijab Sejumlah PJU, Ini Pesan Kapolda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku yang dilaksanakan di Lobi Lantai 1 Mapolda Maluku, Senin (6/1/2025).Turut hadir dalam upacara Sertijab yaitu Wakapolda Maluku Brigjen Pol Samudi S.I.K., M.H bersama Irwasda Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol S.I.K dan para pejabat utama Polda Maluku serta Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku.Para PJU Polda Maluku yang disertijab yaitu Karo SDM, Direktur Lalu Lintas, dan Direktur Binmas, serta penyerahan jabatan Direktur Reskrimsus kepada Kapolda Maluku.Direktur Lalu lintas sebelumnya dijabat Kombes Pol Rusdy Pramana Suryanagara Sik. Kini telah diserahkan kepada Kombes Pol Yudi Kristanto Sik. Sementara Direktur Binmas Polda Maluku sebelumnya dijabat Kombes Pol Deny Abrahams Sik. Kini telah diserahkan kepada Kombes Pol Hujrah Soumena Sik. Sedangkan Karo SDM Polda Maluku sebelumnya dijabat Kombes Pol Agus Nugroho Sik, kini diserahkan kepada Kombes Pol Jemi Junaidi Sik.Untuk jabatan Direktur Krimsus Polda Maluku, sementara ini telah diserahkan dari Kombes Pol Hujrah Soumena Sik kepada Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan M.Si.Kapolda Maluku Irjen Eddy Sumitro Tambunan, mengatakan, mutasi jabatan merupakan salah satu bentuk pembinaan karir personel Polri. Mutasi jabatan juga dilakukan sebagai bentuk penyegaran baik terhadap organisasi maupun personel sebagai wujud pemberian penghargaan atas prestasi kerja yang baik.Kepada PJU yang disertijab Kapolda mengingatkan agar dimanapun tempat bertugas agar dapat dilaksanakan dengan baik. "Tugas pokok kita layani masyarakat. Nikmati pekerjaan kita, yang paling enak itu tugas berkolaborasi, kita semua harus kerja sama dengan baik," pintanya.Kepada pejabat lama Kapolda memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat di Polda Maluku. "Kami juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada pejabat yang baru," ungkapnya. PNO-12 06 Jan 2025, 21:26 WIT
Pimpin Apel Perdana 2025, Kapolda Maluku: Hindari Perilaku Main Fisik Kepada Masyarakat Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si memimpin apel pagi gabungan personel Polda Maluku di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Senin (6/1/2025).Apel perdana tahun 2025 ini dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Samudi, S.I.K., M.H dan seluruh pejabat utama Polda Maluku.Dalam amanatnya, Kapolda kembali menegaskan kepada para personel Polri untuk menghindari perilaku main fisik kepada masyarakat."Kepada personel yang melakukan tugas di lapangan saya tegaskan agar selalu berbuat baik kepada masyarakat dan layani masyarakat tanpa pamrih, jangan sakiti masyarakat apalagi main fisik, jangan sampai anda lakukan,"pinta Kapolda tegas.Kepada personel Polda dan jajaran, Kapolda juga menekankan agar jangan ada lagi yang melakukan pelanggaran saat bertugas di tahun ini. Kejadian kemarin di kawasan Pelabuhan Ambon harus menjadi pelajaran penting bagi semuanya."Saya minta ketika kita akan melakukan sesuatu hal agar difikir dengan baik dan matang akan akibatnya pada diri dan institusi kita ini," kata Kapolda mengingatkan.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Polda Maluku dan jajaran atas kinerjanya selama tahun 2024. Kapolda mengaku, situasi kamtibmas di Maluku sejak pelaksanaan Pemilu baik Pilpres, Pileg, dan Pilkada hingga perayaan Natal dan Tahun Baru, sampai saat ini dalam keadaan aman dan kondusif."Semuanya berjalan kondusif padahal sebelumnya banyak yang memprediksi macam-macam tapi Alhamdulillah semuanya dapat kita laksanakan bersama dengan baik dan lancar," ungkapnya.Kapolda meminta agar tugas dan kinerja yang baik selama ini terus dilaksanakan tetap dipertahankan. Sebab itu adalah sebuah prestasi dalam tugas."Saya ingatkan sedikit saja kita melakukan pelanggaran apalagi menyakiti masyarakat maka semua kinerja yang baik yang kita lakukan selama ini akan sirnah," katanya.Seluruh personel juga diingatkan untuk tetap bijak dalam menggunakan media sosial. Apabila tidak ada yang penting untuk menggunakan medsos agar jangan digunakan sebab rekam jejak digital tidak akan pernah hilang."Mari kita saling mengingatkan antar sesama apabila ada anggota atau rekan kita yang mulai aneh-aneh maka segera di ingatkan dengan cara-cara yang baik sebab kita ini semuanya saudara agar tugas kita yang akan kita laksanakan bersama dapat berjalan dengan baik," pungkasnya. PNO-12 06 Jan 2025, 21:16 WIT
Polres Kepulauan Tanimbar Tepis Tuduhan Adanya Ancaman Dari Oknum Anggota Papuanewsonline.com, Tanimbar – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, mengklarifikasi adanya pemberitaan beberapa waktu lalu oleh salah satu Media online yakni Investigasi Mabes mengenai adanya oknum Personel Polsek Kormomolin Aipda MA sebagai Debitur datang menemui pihak debt colector (DC) atau disebut Leasing dengan membawa sajam berupa parang yang diselipkan oleh sepeda motor dinas yang dikendarainya.“Memang benar yang bersangkutan mengakui menyelipkan parang pada sepeda motor dinas, namun tidak digunakan untuk mengancam pihak manapun. Parang tersebut pun bahkan tidak dipegang sama sekali oleh Aipda MA saat menemui Pihak Leasing atas dugaan penarikan paksa kendaraan” beber Kasi Humas Polres Kepulauan Tanimbar Iptu OLOF BATLAYERI saat dimintai keterangan.Lebih lanjut Kasi Humas menjelaskan bahwa, parang yang dibawa oleh Aipda MA dan diselipkan pada sepeda motor dinas yang dikendarainya tersebut adalah sebagai upaya untuk berjaga diri ketika dalam perjalanan. Mengingat, jarak yang ditempuh dari Kecamatan Kormomolin ke Kota Saumlaki kurang lebih berjarak sekitar 69,5 km dan harus melalui hutan, serta pada saat tiba di Kota Saumlaki juga sudah sore hari dan sudah pasti akan kembali pada malam hari sehingga perlu untuk memastikan keselamatan diri guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.Hal tersebut pun telah diklarifikasi langsung oleh Aipda MA saat memberikan keterangan langsung kepada Seksi Propam Polres Kepulauan Tanimbar berdasarkan laporan oleh pihak Leasing karena Mereka merasa terancam atas sajam yang diselipkan. dan bahkan hal tersebut pun tidak terbukti terkait adanya pengancaman yang dilakukan Aipda MA dengan menyelipkan parang pada sepeda motor dinas yang dikendarainya tersebut.Hingga pada akhirnya, pihak Leasing pun meminta kepada Aipda MA untuk mengatur permasalahan ini secara baik dan kekeluargaan, selanjutnya Personel Propam menyampaikan kepada kedua belah pihak untuk membuat pernyataan. Namun, pihak debt colector meminta waktu sejenak untuk ke SPKT guna melakukan mediasi terlebih dahulu terkait kendaraan yang ditarik, barulah pernyataan itu dibuat.Namun hasil dari mediasi yang dilakukan oleh Aipda MA bersama para debt colector pada ruang SPKT tidak mendapat jalan keluar dan kesepakatan bersama diantara kedua belah pihak. Karena, Aipda MA ingin untuk menindaklanjuti pihak Leasing melalui jalur hukum yang menurutnya atas tindakan Mereka yang tidak sesuai dengan aturan Fidusia yang sudah ada terkait penarikan kendaraan.Sementara itu diketahui dari keterangan Aipda MA, sebelumnya penarikan kendaraan oleh Pihak Leasing ini diduga dilakukan secara sepihak tanpa diketahui olehnya selaku pihak Debitur, padahal aturannya jelas bahwa penarikan kendaraan harus dilakukan dengan kesepakatan bersama antara pihak kreditur maupun debitur tanpa adanya unsur paksaan.Serta, proses penarikan tersebut pun diduga dilakukan oleh pihak Leasing tanpa menunjukkan surat tugas dari Perusahaan dan dilakukan penarikan ketika kendaraan sedang berada di jalanan yang sementara dikendarai oleh sopirnya, tanpa sepengetahuan oleh Debitur. PNO-12 06 Jan 2025, 21:05 WIT
Kompolnas Apresiasi Polri Atas Keberhasilan Operasi Lilin 2024 Papuanewsonline.com, Jakarta – Operasi Lilin 2024 yang digelar Polri selama 13 hari, mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, dinilai berjalan sukses. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berlangsung kondusif di berbagai wilayah Indonesia.Komisioner Kompolnas, Yusuf, S.Ag., mengatakan bahwa persiapan dan pelaksanaan Operasi Lilin 2024 menunjukkan koordinasi yang baik di berbagai level kepolisian, mulai dari Mabes Polri hingga jajaran Polda dan Polres. Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada perayaan keagamaan, tetapi juga mencakup antisipasi potensi bencana dan pengendalian arus lalu lintas selama masa liburan."Pelaksanaan perayaan ibadah Natal berlangsung sangat baik. Umat Nasrani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Selain itu, arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru terpantau lancar. Meski ada kemacetan, itu masih terkendali dan tidak sampai mengalami stagnasi total," ujar Yusuf, Jumat (4/1).Lebih lanjut, Yusuf menekankan bahwa wilayah-wilayah dengan potensi kerawanan bencana juga mendapatkan perhatian khusus. Contohnya, di Jawa Barat, kesiagaan tidak hanya pada aspek keamanan tetapi juga penanganan bencana."Kami mencatat keberhasilan operasi ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Semua berjalan lancar, dan ini patut kita apresiasi sebagai hasil kerja keras Polri," katanya.Keberhasilan Operasi Lilin 2024 disebut menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan berikutnya, yakni Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan Idul Fitri. Yusuf mengingatkan bahwa pergerakan orang dan kendaraan pada masa Lebaran biasanya lebih tinggi dibandingkan Nataru."Sebentar lagi kita memasuki bulan suci Ramadan dan Idul Fitri. Kami berharap Polri dapat mempersiapkan Operasi Ketupat dengan baik, sebagaimana keberhasilan Operasi Lilin tahun ini. Kompolnas akan kembali memantau dan mengawasi jalannya operasi untuk memastikan semuanya berjalan lancar," ungkap Yusuf.Operasi Lilin menjadi bukti bahwa koordinasi yang baik antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menciptakan suasana aman dan kondusif. Kompolnas berharap tren positif ini dapat terus ditingkatkan pada operasi-operasi berikutnya. PNO-12 05 Jan 2025, 20:34 WIT
Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Kepada Bripka Andithya Papuanewsonline.com, Jabar - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada Almarhum Bripka Andithya Munartono. Ia mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aipda Anumerta.Andithya diketahui merupakan salah satu anggota Polsek Pagerageung, Tasikmalaya, Jawa Barat, yang menyelamatkan wisatawan tenggelam. Namun, ia meninggal dunia karena terseret ombak sejauh 40 meter.“Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi personel Polri yang namanya tercantum dalam daftar lampiran keputusan ini, terhitung mulai tanggal 3 Januari 2025,” bunyi petikan keputusan kenaikan pangkat, dikutip Sabtu (4/1/25).Aipda Anumerta Andithya sendiri dimakamkan dengan upacara penghormatan yang dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya, AKBP Joko Sulistiono. Upacara pemakaman digelar di Desa Sukapada, Pagerageung, Tasikmalaya, pukul 09.30 WIB pagi tadi.Kapolres juga menyampaikan santunan dari Kapolda Jawa Barat kepada keluarga Aipda Anumerta Andithya sebagai salah satu bentuk rasa duka mendalam atas kepergian tersebut.Sebelumnya diberitakan, anggota Polsek Pagerageung Polres Tasikmalaya Kota, Bripka Andithya Munartono, meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan seorang wisatawan yang hampir tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Kejadian tersebut berlangsung di depan Hotel Century, Pos 4 Penjaga Pantai Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.  Dalam insiden tersebut, Bripka Andithya bersama rekannya, Bripka Wahyu, sedang berenang bersama keluarga di sekitar Pos 4 Pantai Barat Pangandaran. Mereka melihat seorang wisatawan bernama Sevina Azahra (14) dalam kondisi hampir tenggelam.  Tanpa ragu, keduanya segera memberikan pertolongan. Namun, arus laut yang kuat dan ombak besar membuat Bripka Andithya, Sevina, serta seorang saksi mata bernama Supri (48) terseret hingga 40 meter dari bibir pantai.  Bripka Wahyu berhasil menyelamatkan diri menggunakan boogie board. Sementara itu, Bripka Andithya dan Sevina akhirnya diselamatkan oleh sebuah kapal nelayan yang kebetulan berada di lokasi. Sayangnya, meski telah dilarikan ke RSUD Pandega, Bripka Andithya dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Berdasarkan keterangan pihak medis, ia meninggal dunia akibat tenggelam.Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Bripka Andithya. "Meskipun almarhum bukan anggota Polres Pangandaran, dedikasinya dalam menyelamatkan nyawa orang lain adalah cerminan nyata pengabdian anggota Polri kepada masyarakat," ujar Kapolres, Jumat (3/1/25).  Ia menambahkan bahwa aksi heroik, keberanian dan pengorbanan Bripka Andithya menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri. "Semangat Bhayangkara sejati yang ditunjukkan almarhum—dengan mengutamakan keselamatan orang lain di atas dirinya sendiri—adalah sesuatu yang sangat kami apresiasi dan kenang. Kami merasa kehilangan seorang pahlawan. Semoga pengorbanan beliau menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mengedepankan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat," pungkas Kapolres.Bripka Andithya Munartono diketahui bertugas di Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota. Ia meninggalkan kenangan sebagai seorang anggota Polri yang rela berkorban demi keselamatan orang lain. PNO-12 05 Jan 2025, 20:25 WIT
Dapat Penghargaan Dari Kemenag, Kapolres Akui Semua Untuk SBB Papuanewsonline.com, SBB - Berbagai upaya untuk menjaga situasi dan kondisi keamanan serta kerukunan antar umat beragama, terus dilakukan oleh Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK dan jajarannya.Upaya tersebut membuat perwira dengan dua melati dipundaknya ini menerima penghargaan sebagai Tokoh Kerukunan Antar Umat Beragama di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dari kantor Kementerian Agama SBB, saat puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Tahun, Kementerian Agama RI, yang dipusatkan di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu.Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK mengatakan, jika pihaknya tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan tersebut. Sebab menurut Kapolres, apa yang telah dilakukan selama ini merupakan sebuah pengabdian dan tanggungjawab pihaknya dalam mewujudkan Kabupaten SBB, yang aman, damai dan penuh persaudaraan."Kami tidak pernah berpikir sedikitpun untuk mendapatkan penghargaan apalagi dijuluki sebagai tokoh kerukunan antar umat beragama. Kenapa ? karena apa yang kami lakukan selama ini hanya untuk masyarakat SBB, sebab itulah wujud pengabdian dan tanggungjawab kami dalam memelihara harkamtibmas dan kedamaian di bumi Saka Mese Nusa ini,"kata Kapolres kepada media, Sabtu (4/1/2025).Orang nomor satu di Polres SBB ini mengucapkan terima kasih atas, penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten SBB itu."Walau demikian kami mengucapakan terima kasih kepada Kementerian Agama SBB, atas penghargaan yang diberikan kepada kami,"ujar Kapolres.Ditambahkan, penghargaan yang di berikan dari Kementerian Agama SBB ini merupakan sebuah bonus, namun memiliki tanggungjawab yang amat besar. "Terutama moral untuk selalu mewujudkan SBB sebagai rumah bersama bagi semuanya,"tandas Kapolres. PNO-12 05 Jan 2025, 20:20 WIT
Aniaya Anak Umur 5 Tahun, Sepasang Pasutri Diamankan Polresta Jayapura Kota Papuanewsonlie.com, Jayapura – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) satuan reskrim Polresta Jayapura Kota kini tengah menangani kasus kekerasan fisik yang dialami seorang anak laki-laki berusia lima tahun di Organda Padang Bulan Distrik Heran, yang mana pelakunya ialah pasutri yang berstatus Paman dan Tante Korban.Hal itu dikatakan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si saat ditemui di Jayapura, Sabtu (4/1) siang. Kata Kapolresta, benar kini pasutri tersebut telah diamankan di Mapolresta, yang pria berinisial NS (36) seorang ASN Provinsi Papua, sedangkan yang perempuan berinisial JY (36). Kapolresta mengatakan, berawal saat pihaknya melalui Polsek Heram malam tadi mendapati laporan adanya anak yang tengah mengalami kekerasan fisik secara berulang di Organda Padang Bulan langsung merespon ke TKP dan mengamankan korban bersama pelaku ke Unit PPA satuan reskrim Polresta Jayapura Kota. Diketahui korban sudah sering menerima perlakuan kekerasan fisik terhadapnya menurut keterangan pelapor yang masih tetangga kos, dikatakan bahwa akibat perlakuan yang diterima korban korban AL (5) alami luka pada kepala, bibir robek, bengkak pada tangan, dan luka-luka pada badan. "AL oleh penyidik kami bersama tetangga kosnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara semalam untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka-luka yang dialaminya, dan kedua pasutri sedang dalam proses pemeriksaan oleh penyidik kami hingga kini," ungkap Kapolresta.Lebih lanjut kata KBP Victor Mackbon, keduanya akan diproses berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 8 / I / 2025 / SPKT/Polresta Jayapura Kota/Polda Papua, tanggal 03 Januari 2025 tentang Tindak Pidana yang dimaksud Pasal 76 c jo pasal 80 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 Perubahan Atas Undangan-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.Kapolresta juga menambahkan bahwa pihak Penyidik akan berkoordinasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak) untuk pendampingan terhadap korban anak AL tersebut. "Kedua pasutri atau pelaku ini telah berlaku tidak manusiawi dan harus mendapatkan ganjaran hukuman sesuai aturan hukum yang berlaku, terkait motif sementara kami dalami melalui penyidik," pungkas Kapolresta Jayapura Kota KBP Victor Mackbon. PNO-12 05 Jan 2025, 20:06 WIT
Polres Mimika Tangani Kasus Kebakaran di Nawaripi Papuanewsonline.com, Timika – Kepolisian Resor Mimika Polda Papua saat ini tengah menangani kasus kebakaran yang menyebabkan dua rumah ludes terbakar di Jalan Yos Sudarso, Nawaripi, Timika, Sabtu (4/1/2025) sekitar pukul 09.00 WIT. Api dengan cepat melahap rumah tersebut. Sekitar lima mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Api berhasil dipadamkan, namun kondisi rumah sudah hangus terbakar.Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha, S.I.K melalui Kapolsek Mimika Baru, AKP Jai Limbong, S.H saat ditemui menyampaikan, bahwa sekitar pukul 09.00 WIT, pihaknya menerima pengaduan dari warga bahwa ada rumah yang terbakar, dan Polsek langsung merespon hal tersebut.“Berdasarkan keterangan dari para saksi mengakui bahwa ibu pemilik rumah (Dorce) saat itu memasak air dengan kompor hock lalu dia keluar. Setengah jam kemudian dia mendengar ada kebakaran dan si ibu itu balik. Dan menyaksikan rumah bagian belakang sudah terbakar,” kata Kapolsek.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini sambung Kapolsek namun kerugian materiil semua barang pemilik rumah dan penghuni ludes terbakar dan tidak sempat tertolong. Di bagian belakang ia mengatakan ada satu rumah di mana didalamnya ada 3 rumah kos atau rumah petak yang disekat-sekat menjadi kamar semua ludes terbakar.“Dan dua rumah di belakang semua ludes terbakar. Sedangkan pemilik rumah belakang yang saat itu ada di dalam rumah tidak tahu saat itu ada kebakaran. Tapi dia mendengar ada satu suara ledakan dari arah belakang. Tapi hasil interogasi sementara, korban Nyonya Dorce menaruh kompor di atas meja dan memasak. Jadi dimungkinkan dari situ awal mula kebakaran terjadi,” jelasnya.Kapolsek juga mengapresiasi pihak Damkar yang sudah merespon dan melakukan pemadaman api, sehingga tidak menjalar lebih jauh ke rumah-rumah yang lain.“Setelah itu kita akan melakukan olah tempat kejadian perkara tentunya,” tambah Kapolsek. PNO-12 05 Jan 2025, 19:59 WIT
TNI-POLRI Patroli Gabungan Ciptakan Sitkamtibmas Kondusif di Puncak Jaya Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Mengawali pelaksanaan tugas di awal tahun 2025, Aparat Gabungan TNI-POLRI yang ada di Kab. Puncak Jaya terus melaksanakan kegiatan-kegiatan positif salah satunya adalah pelaksanaan kegiatan patroli gabungan diseputaran Kota Mulia, Jum'at (03/01/2025).Kegiatan patroli gabungan yang tentunya membuat sinergitas TNI-POLRI semakin solid dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kab. Puncak Jaya tetap aman dan kondusif terutama dalam tahapan-tahapan pasca Pilkada Serentak Tahun 2024.Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H melalui Kabag Ops Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom., M.H saat dikonfirmasi mengatakan bahwa mengawali aktivitas di awal tahun 2025 ini kami bersama rekan-rekan dari TNI terus mengintensifkan kegiatan patroli dialogis guna menciptakan Sitkamtibmas yang aman dan kondusif."Selain itu juga sebagai langkah pencegahan bagi setiap masyarakat ataupun oknum-oknum yang ingin membuat situasi keamanan menjadi terganggu, oleh karenanya dengan kehadiran kami setidaknya dapat mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” ucap Kabag Ops.Lebih lanjut Kompol Hari juga menjelaskan bahwa dengan kegiatan patroli gabungan ini setidaknya membuktikan bahwa kehadiran pihak keamanan dalam hal ini TNI-POLRI ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka yang ingin melaksanakan aktivitas sehari-hari."Kami juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan yang ada karena menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas TNI-POLRI saja namun sudah menjadi tugas kita bersama,” tutup Kompol Hari. PNO-12 04 Jan 2025, 14:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT