logo-website
Kamis, 05 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Kajati Papua Hendrizal Husin Diminta Jangan " Mandul " Tuntaskan Kasus TPPU JR Papuanewsonline.com, Jakarta- Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Hendrizal Husin diminta jangan " Mandul " dalam menuntaskan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob Cs.Demikan disampaikan koordinator Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa orang asli Papua Anti Korupsi, Alfred Pabika di Jakarta, Selasa (3/9/2024).Alfred meminta agar Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Hendrisal Husin bersama jajaranya jangan bermain di air keruh, karena data awal dari PPATK menjadi dasar proses pengambilan keterangan dari Johanes Rettob sudah harus dilaksanakan." Kami sudah bertatap muka dengan Kepala Pusat penerangan hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar, dan beliau sampaikan bahwa penanganan perkara dugaan tindak pidana pencucuan uang (TPPU), yang menyeret Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob ditangani Kejaksaan Tinggi Papua, tapi belum ada kejelasan," ujar Alffred.Alffred berharap agar Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Hendrizal Husin beserta jajaranya transparan dalam penanganan perkara tersebut. "Kami sebagai penggiat anti korupsi orang asli papua benar-benar kecewa atas sikap dan tindakan dari pihak penyidik Kejaksaan Tinggi Papua, yang terkesan mandul dalam mengusut tuntas kasus ini," jelasnya.Terpisah, Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono membenarkan bahwa disaat menjabat pihaknya telah mengantongi data dari PPATK terkait dengan beberapa hal yang berhubungan dengan dugaan TPPU yang menyeret Johanes Rettob." Benar, sudah ada data dari PPATK, terkait beberapa hal, jadi saya kira ini menjadi ujian bagi Pak Kajati yang baru," ucapnya.Disinggung terkait bebasnya Johanes Rettob sesuai putusan Mahkamah Agung yang sudah berkekuatan hukum tetap, Ia menyatakan dari data PPATK, penyelidikan TPPU bisa dilakukan karena tidak ada kaitan dengan kasus dugaan korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap." Tolong dimonitor, karena perkara itu harus dilanjutkan, mengingat ada beberap temuan PPATK hal yang tidak berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap itu, dan ini ujian bagi Pak Kajati yang baru," jelasnya.Sementara itu Diketahui, skandal dugaan Tindak pencucian uang (TPPU) Johenas Rettob hingga kini masi mengendap di laci penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua.Beberapa waktu lalu Kejati Papua,  menyelidiki dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh Plt Bupati Mimika Johannes Rettob. Sehingga Kejati Papua telah mengantongi data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).Saat itu Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Witono  menerangkan bahwa ada beberapa hal yang sifatnya TPPU kaitannya dengan (Johannes) Rettob. Witono mengaku pihaknya akan menaikkan status TPPU tersebut dengan menetapkan Johanes Rettob jadi tersangka, sehingga tinggal menunggu waktu, namun dari tahun 2023 hingga akhir 2024 kasus tersebut berjalan ditempat di Kejaksaan Tinggi Papua.(Tim) 03 Sep 2024, 15:35 WIT
Tingkatkan Sinergitas, Kapolda Maluku Hadiri Syukuran HUT ke-79 Kejaksaan RI Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kejaksaan RI yang dilaksanakan Kejaksaan Tinggi Maluku di Santika Hotel, Kota Ambon, Senin (2/9/2024).Selain Kapolda Maluku, hadir dalam acara syukuran tersebut yaitu Kajati Maluku, Penjabat Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Danlantamal IX/Ambon, Ketua DPRD Provinsi Maluku, dan pimpinan instansi terkait di Maluku.HUT Kejaksaan RI tahun ini mengusung tema “Hari lahir Kejaksaan sebagai simbol terwujudnya kedaulatan penuntutan advocaat generaal”.Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Agoes Soenanto Prasetyo dalam pidatonya, menegaskan kembali komitmen Kejaksaan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugasnya. "Kami berharap agar sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama instansi terkait dapat terus ditingkatkan demi kemajuan provinsi Maluku," harapnya.Kapolda Maluku Irjen Eddy Sumitro Tambunan saat menghadiri acara syukuran tersebut turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-79 Kejaksaan RI kepada Kajati Maluku bersama seluruh jajarannya.Kapolda juga memberikan apresiasi mendalam atas kontribusi Kejaksaan dalam menjaga stabilitas hukum dan keadilan di Maluku. Orang nomor 1 Polda Maluku ini menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara Kepolisian, Kejaksaan, dan lembaga hukum lainnya adalah kunci untuk memastikan penegakan hukum yang efektif dan adil di wilayah ini."Kami menyampaikan selamat ulang tahun Kejaksaan RI yang ke 79. Semoga ke depan Kejaksaan selalu sukses dalam menjalankan tupoksinya," kata Kapolda.Kapolda juga berharap dengan bertambahnya usia Kejaksaan RI, peran Kejaksaan terus ditingkatkan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya penegakan hukum, serta menciptakan lingkungan yang kondusif."Kami juga berharap Kejaksaan khususnya Kejati Maluku dapat terus bersinergi dengan Polda Maluku dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui penegakan hukum yang berkeadilan," harapnya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 11:59 WIT
Siap Amankan Kunjungan Paus Fransiskus dan ISF, Polri: Kredibilitas Negara di Dunia Internasional Papuanewsonline.com, Cilangkap - TNI-Polri menggelar apel gelar pasukan gabungan dalam rangka pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan International Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta. Apel gelar pasukan ini dilakukan guna memastikan kesiapan personel dan alat kelengkapan pengamanan.Dankorbrimob Polri selaku Kaops Operasi Tribrata Jaya 2024 Komjen Pol Imam Widodo membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam apel gelar pasukan."Pada hari ini kita melaksanakan operasi Tribrata Jaya 2024 dalam rangka kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan International Sustainbillity Forum 2024 dapat berjalan dengan aman tertib dan lancar," kata Imam di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (2/9/2024).Imam menuturkan, kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia memiliki makna yang sangat penting, khususnya terkait dengan penguatan kerukunan hidup antar umat beragama yang perlu terus dijaga dan dikembangkan bersama."Sebagaimana kita ketahui rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia sejak tahun 2020 namun rencana ini tertunda akibat pandemi covid-19 yang merebak di seluruh dunia hingga akhirnya kementerian luar negeri Republik Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa Laus Fransiskus akan mengunjungi Indonesia yaitu di Jakarta pada tanggal 3 sampai dengan 6 September 2024," katanya.Imam mengatakan, selama berada di Indonesia Paus Fransiskus akan melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya pertemuan dengan presiden Republik Indonesia pertemuan dengan otoritas civil society dan diplomatik, pertemuan dengan Imam Besar Masjid Istiqlal dan tokoh-tokoh agama lainnya serta perayaan Misa Akbar bersama umat Katolik di GBK.Berbarengan dengan agenda kunjungan Paus, Indonesia khususnya Jakarta juga akan menggelar kegiatan ISF di JCC Senayan. Bahkan, selain di Jakarta, Indonesia juga menjadi tuan rumah event internasional lainnya seperti Indonesia Afrika Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholder Partnership (HLF MSP) di Bali."Pada kesempatan ini kita diberikan kepercayaan untuk melakukan pengamanan terhadap dua kegiatan sekaligus yang tentunya akan memiliki dinamika yang berbeda dalam pelaksanaannya, namun demikian kita harus tetap menunjukkan kinerja dan pengabdian terbaik kita semua yang hadir di sini harus bangga menjadi bagian dari sejarah untuk melakukan pengamanan peristiwa yang sangat penting bagi bangsa Indonesia," jelasnya.Pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan ISF di Jakarta, kata Imam akan menerapkan pola pengamanan sinergi dengan TNI dan komponen pengamanan lainnya. Rencana operasi sudah disusun dan distrubusikan agar menjadi acuan pelaksanaan tugas pengamanan. Petunjuk dan arahan juga sudah dilakukan melalui rapat koordinasi dan surat telegram."Kita sudah laksanakan latihan pra operasi. Kita harus menyiapkan semaksimal mungkin mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendaliannya," katanya.Lebih lanjut, ia menuturkan, Polri memiliki sumber daya yang cukup, baik personel maupun sarana dan prasarananya. Menurutnya, kepercayaan pemerintah terhadap Polri untuk menjadi bagian dari pengamanan event yang sangat penting ini harus dimaknai dengan pelaksanaan tugas pengamanan sebaik-baiknya."Kita tidak boleh underestimate, waspada setiap potensi ancaman sekecil apapun yang dapat mengganggu jalannya kegiatan pengamanan internasional. Seluruh pengamanan ini merupakan pertaruhan kredibilitas negara di dunia internasional," katanya.Kegiatan pengamanan yang dilaksanakan saat ini, lanjutnya menjadi momen untuk menunjukkan jati diri Polri kepada masyarakat dan dunia internasional bahwa Polri sebagai sosok yang humanis, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat tanpa pamrih dan pandang bulu.Sebanyak 4.730 personel baik dari Mabes Polri maupun dari Polda Metro Jaya untuk pengamanan akomodasi rombongan paus fransiskus, para delegasi, objek kegiatan, pengawalan, pengamanan rute hingga pengamanan parkir."Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif preventif didukung kegiatan gakkum, siber, interpol dan kehumasan dalam rangka pengamanan rangkaian kegiatan kunjungan Paus Fransiskus dan ISF," ucapnya.Ia pun meminta seluruh kasatgas, kasubsatgas dan para perwira pengendali di lapangan agar mampu menentukan langkah dan upaya yang lebih proaktif dan aplikatif, serta dapat menentukan penanganan yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi setiap permasalahan dan hakikat ancaman yang ada sesuai dengan situasi dan kerawanan yang ada dan sesuai dengan ploting penugasan masing-masing.Ia pun menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian anggota dalam pelaksanaan pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan ISF 2024.Pertama, siapkan mental dan fisik yang dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat."Hindari sikap dan tindakan-tindakan tidak simpatik dan arogan yang tidak mencerminkan karakter pelindung pengayom dan pelayan masyarakat," katanya.Kedua, lakukan detektsi dini dengan mengoptimalkan peran fungsi intelijen untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin setiap permasalahan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.Ketiga, laksanakan tugas pengamanan dengan penuh kebanggaan, tanggung jawab yang tinggi dan tampilkan jati diri polri sebagai sosok pelindung, pengayom, pelayanan masyarakat.Keempat, bersama-sama dengan tni dan seluruh stakeholders untuk bahu membahu melaksanakan tugas ini sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman tertib dan lancar. "Kelima tetap waspada dan siap siaga terhadap kemungkinan aksi teror dan aksi kriminalitas maupun bencana. Keenam siapkan skala sumber daya organisasi menghadapi aksi teror, kriminalitas dan bencana yang dapat menimbulkan kegagalan operasi," ujarnya.Ketujuh, dapat bertindak cepat dan melakukan tindakan kepolisian guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada rombongan Paus Fransiskus maupun peserta atau delegasi ISF dan masyarakat.Kedelapan, waspadai potensi ancaman sekecil apapun yang dapat mengganggu pelaksanaan seluruh kegiatan baik di akomodasi, rute perjalanan, tempat kegiatan maupun objek-objek lain yang akan dikunjungi.Kesembilan, lakukan langkah dan upaya yang lebih proaktif dan implementatif guna menentukan strategi pengamanan yang tepat efektif dan efisien di lokasi akomodasi, rute perjalanan, objek kegiatan maupun objek lainnya yg akan dikunjungi sehingga permasalahan dapat diatasi."Sepuluh laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindak tegas namun humanis terhadap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas. Sebelas maksimalkan penyelenggaran operasional dengan memanfaatkan peralatan dan sarana prasarana yang didukung dengan teknologi informasi modern dan terintegrasi," katanya.Sementara itu, Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Agus Hariadi mengatakan, TNI akan mengerahkan sebanyak 4.300 personel dengan standar kekuatan alutsista yang sudah ada standarnya."Ini disesuaikan dengan selain kehadiran Paus tadi kita sampaikan ada kegiatan ISF yang menghadirkan pejabat negara luar setingkat Presiden atau Perdana Menteri. Ini sudah ada standarnya. Yang menempel dari Paspampres sudah ada protapnya. Kita masih menunggu kepastian berapa pejabat selevel presiden atau PM hadir jadi satu paket. Seandainya satu kepala negara itu berapa tim yang akan digelar," katanya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 09:40 WIT
Pimpin Apel Gabungan Personel Polda Maluku, Ini Pesan Wakapolda Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol Samudi, S.I.K., M.H, memimpin apel gabungan personel Polda Maluku yang berlangsung di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Senin (2/9/2024).Saat memimpin apel yang dihadiri para pejabat utama Polda, Wakapolda menekankan beberapa hal untuk menjadi perhatian seluruh personel Polri di wilayah Maluku.Wakapolda mengingatkan personel untuk tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun. Seluruh anggota diingatkan agar tidak bersinggungan dengan pelanggaran kode etik, disipin, bahkan hingga terlibat tindak pidana narkoba."Personil Polda dan Polres-polres jajaran jangan bermain atau bersinggungan sebagai pengguna apalagi sebagai pengedar jaringan narkoba," tegasnya.Polri, lanjut Wakapolda, sedang disorot khususnya hal-hal negatif di media sosial. Olehnya itu setiap personel yang melaksanakan patroli keamanan agar dapat menyapa, serta menegur masyarakat dengan menggunakan bahasa yang santun, humanis dan beretika. "Apabila ada beberapa masyarakat yang sudah tidak respect dengan Polri dan ada niat untuk menjatuhkan Polri maka mereka bisa saja sengaja memancing jebakan dan kemudian merekam dengan kamera," katanya mengingatkan. Wakapolda menekankan setiap personel untuk selalu menjaga integritas Polda Maluku dengan tidak melakukan pelanggaran dan tindak pidana. Bangun hubungan relasi yang harmonis dengan siapa saja untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif."Jaga integritas Polda Maluku dengan tidak melakukan pelanggaran dan tindak pidana itu sudah cukup baik," harapnya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 09:35 WIT
Polres Dogiyai Tangani Kasus Penyerangan Oleh OTK Papuanewsonline.com, Dogiyai – Saat ini Kepolisian Resor Dogiyai tengah menangani kasus penyerangan yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) kepada rumah di Jembatan Kayu belakang Kampung Ikebo, Kabupaten Dogiyai.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. saat dikonfirmasi membenarkan penyerangan tersebut.Kabid Humas mengatakan kejadian berawal pada Minggu (01/09/2024) sekitar pukul 19.00 WIT, saksi mendengar teriakan dari sekelompok pemuda yang berasal dari arah jembatan kayu sebelah kali, tidak lama kemudian dari arah tersebut terjadi pelemparan batu ke arah rumah.“Saksi langsung melaporkan hal tersebut ke Piket Polres Dogiyai dan personel merespon cepat laporan tersebut,” ucap Kabid Humas.Sesampainya di TKP, personel langsung melakukan pengecekan TKP dari arah Jembatan kayu kali tuka dibelakang Puskesmas Moanemani namun pelaku penyerangan sudah tidak ada.“Setelah selesai dilakukan pengecekan, tiba-tiba salah satu personel bernama Bripda Rainer G. Dacosta terkena anak panah pada bagian pantat sebelah kanan dan langsung dibawa ke rumah Dokter Nila guna dilakukan tindakan medis,” ungkapnya.Sementara itu, Kapolres Dogiyai, Kompol Sarraju, S.H mengatakan saat dilakukan pengecekan kembali, personel menemukan dua terduga pelaku penyerangan yang bersembunyi pada bangunan yang berada di sebelah jembatan Kayu Kali Tuka.“Terduga pelaku berinisial YG (18) dan YA (38) dan ditemukan barang bukti empat buah anak panah, satu buah kapak dan satu buah parang,” tutur Kapolres.“Kini para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Dogiyai guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 09:26 WIT
Polisi Bekuk 2 Pelaku Curanmor, 3 Motor Hasil Curian Turut Diamankan Papuanewsonline.com, Jayapura – Polres Jayapura berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan membekuk dua orang pelaku beserta 3 unit sepeda motor hasil curian.Para pelaku yang masing-masingnya berinisial DM (20) dan AH (35) dibekuk oleh Timsus Cycloop Polres Jayapura.Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., menerangkan selain membekuk para pelaku, tim juga mengamankan 3 unit sepeda motor hasil curian, yakni 1 unit Honda Beat Street warna silver, 1 unit Honda Beat warna merah putih dan 1 unit Honda CRF warna hitam merah.Sepeda motor hasil curian tersebut nantinya akan digunakan sebagai barang bukti untuk memproses hukum para pelaku.Kapolres mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari pemetaan yang dilakukan tim dari Unit Reskrim melalui upaya penyelidikan yang telah dilakukan.Tim kemudian berhasil mengantongi identitas diduga pelaku curanmor yang berinisial AH beralamat di BTN Purwodadi Sentani. Lalu menangkap AH pada Minggu (1/9) sekitar pukul 12.20 WIT.“Dari hasil interogasi terhadap AH, didapati identitas pelaku curanmor lainnya, yakni DM, dimana DM dibekuk di Perumnas 4 Padang Bulan Kota Jayapura,” terang Kapolres.3 unit sepeda motor hasil curian yang turut diamankan, seluruhnya terdaftar dan memiliki laporan polisi (LP) di Polsek Jayapura.Ia mengatakan saat ini para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Jayapura.“Semua telah mengakui perbuatannya masing-masing, dan kini siap untuk diproses atas perbuatannya tersebut,” jelasnya.“Para pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara,” pungkasnya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 09:19 WIT
Kapolri: TNI-Polri Bersinergi Jamin Keamanan KTT IAF di Bali Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terus memastikan keamanan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 di Bali. Kali ini mereka berdua memberikan pengarahan langsung kepada seluruh jajaran TNI-Polri yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban event internasional yang berlangsung sejak tanggal 1 hingga 3 September 2024 di ITDC, Nusa Dua, Bali, Senin (2/9/2024).Dalam pengarahannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menekankan bahwa, seluruh personel TNI-Polri bersinergi guna memberikan pengamanan yang maksimal di KTT IAF. Jajaran yang bertugas di ring I, II dan III, terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik. "Hal-hal yang terjadi di ring III, ring I dan II juga harus terinformasi. Klaster yang sudah diatur dan kemudian seluruh informasi yang ada tentunya, Pak Panglima sebagai ketua keamanan bisa terinformasi dengan lengkap," kata Sigit dalam pengarahannya. Sinergisitas, kata Sigit merupakan kunci keberhasilan dari TNI-Polri untuk menjamin keamanan dan keselamatan bagi VVIP, VIP serta seluruh delegasi yang hadir dalam event tersebut. "Ini menjadi bagian operasi yang merupakan satu kesatuan. Jadi mohon terhadap info-info, kegiatan-kegiatan, yang dilakukan, rekan-rekan ini semua terinformasi dengan baik," ujar Sigit. Dengan terjalinnya sinergisitas dan komunikasi yang baik, Sigit menyebut, apabila terjadi ancaman maupun gangguan, semua pihak yang terlibat bisa bergerak cepat untuk melakukan antisipasi. "Sehingga, ketika ada potensi ancaman gangguan dan hal-hal yang kemudian harus kita lakukan langkah. Maka, pembagiannya sudah jelas, VVIP itu jadi tanggung jawab kewenangan Bapak Panglima dan jajaran. Kemudian kita yang VIP. Tolong ini bisa dilaksanakan dengan baik," ucap Sigit. TNI dan Polri terus berupaya maksimal melakukan pengamanan KTT IAF. Sebelum pelaksanaan sejumlah kesiapan telah dilakukan. Oleh karenanya, Sigit menegaskan, prinsip operasi pengamanan ini adalah tukar menukar informasi dan saling mengenal satu sama lain, baik di ring I, II dan III. Lebih dalam, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel yang bertugas untuk memahami peran, fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. "Sehingga ini yang dipastikan, walaupun saat ini belum ada hal-hal terlalu serius, namun demikian masing-masing memahami apa yang harus dikerjakan," tutur Sigit. Tak lupa, Sigit berharap, seluruh personel TNI-Polri bisa melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat khususnya di Bali yang terganggu aktivitasnya, seperti adanya rekayasa lalu lintas dan hal lainnya. "Termasuk juga kondisi terkait menyampaikan pendapat, ada protes dari masyarakat terkait pengalihan arus lalin," tutup Sigit. (PNO-12) 02 Sep 2024, 17:45 WIT
Kasatgas Humas OMPC II Himbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya Hoax Pada Pilkada 2024 Papuanewsonline.com, Merauke – Pelaksanaan Pesta Demokrasi tengah dirasakan oleh masyarakat di Tanah Papua dimana Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati telah mendaftarkan dirinya untuk maju Pilkada serentak 2024.Kasatgas Ops Wil Prov. Papua Selatan Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) II 2024 melalui Kasatgas Humas, Kompol Nurjanah mengatakan, pihaknya harus mengantisipasi berbagai isu politik yang akan santer merebak, pada momentum pesta demokrasi ini yang sengaja dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk menyebarkan Hoax, yakni informasi yang mengandung isu-isu menyesatkan yang sengaja menggiring opini dengan informasi seolah-olah benar tetapi faktanya adalah cerita atau berita bohong, Hoax tak hanya dimanfaatkan penyebar untuk mengambil keuntungan tetapi juga merugikan orang lain.Menyikapi fenomena tersebut, Kasatgas Humas menghimbau seluruh lapisan masyarakat khususnya di Provinsi Papua Selatan agar waspada serta bijaksana dalam mempercayai informasi yang berkembang agar tidak mudah termakan isu merugikan.“Kita antisipasi Isu yang ingin memecah belah kita pada pelaksanaan Pilkada 2024, jangan mudah percaya dengan isu yang beredar dari sumber-sumber tidak kredibel. Bijaksanalah dalam mencerna berita dan jagalah persatuan persatuan kita demi keutuhan negara,” ungkap Kompol Nurjanah, Minggu (1/9)Kasatgas menegaskan, saat ini Pemerintah, aparat keamanan, penyelenggara pemilu dan semua elemen masyarakat terus memperkuat persatuan untuk menangkal hoaks, sehingga cita-cita demokrasi melalui Pilkada 2024 dapat terlaksana dengan baik.“Hoaks yang besifat politis sangat berpotensi menjadi sumber perpecahan, menimbulkan kekacauan di tengah-tengah masyarakat. Kita tentunya tak ingin proses demokrasi terganggu,” kata Kasatgas.Informasi hoax patut diwaspadai karena dapat memberikan ancaman antaranya ujaran kebencian dan fitnah.Kasatgas juga menambahkan Kepolisian dalam hal ini Satuan Tugas Humas terus melakukan patroli media sosial untuk memantau kemungkinan penyebaran bohong atau hoaks yang bisa menimbulkan kegaduhan. Jika ditemukan penyebaran hoaks, kami akan memberi peringatan terlebih dulu sebelum melakukan proses hukum.“Apabila ditemukan penyebaran berita bohong di dunia maya maupun, kami bakal memberi peringatan terlebih dahulu kepada para pelaku, kita akan terlebih dahulu memberi peringatan. Setelah dirasa tidak di indahkan, barulah pelaku ditindak sesuai jenis pelanggaran pidana yang dilakukannya,” tutur Kompol Nurjanah.Ia juga akan bekerjasama dengan Satgas Cyber yang mana juga terus gencar patroli di dunia maya untuk mengantisipasi penyebaran berita Hoaks, terutama yang terkait dengan politik dan pemilu.“Mari kita sukseskan Pilkada 2024 dan jangan mudah percaya dengan berita yang tidak benar atau Hoax guna menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tutupnya. (PNO-12) 02 Sep 2024, 17:27 WIT
Jamin Keamanan, Satgas OMPC II 2024 Perketat Pengamanan Kantor Bawaslu Papuanewsonline.com, Merauke – Menyongsong pelaksanaan Pilkada serentak 2024, personel Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) II 2024 memperketat pengamanan di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua Selatan. Langkah ini mencakup penempatan personel yang berjaga selama 24 jam non-stop, ditambah patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang memantau aktivitas di sekitar lokasi tersebut setiap hari.Kasatgas Operasi Wilayah Papua Selatan, melalui Kasatgas Humas Kompol Nurjanah, menjelaskan pada Sabtu pagi (31/8/2024) bahwa pengamanan ini merupakan bagian integral dari prosedur operasi standar (SOP) dalam Operasi Mantap Praja Cartenz II 2024. "Pensiagaan personel Kepolisian di Bawaslu adalah bagian dari SOP pengamanan dalam rangkaian Pilkada 2024. Ini mencerminkan komitmen penuh Polda Papua melalui Satgas OMPC II 2024 sebagai penanggung jawab keamanan, demi tertib dan lancarnya seluruh tahapan Operasi Mantap Praja Cartenz," ujar Kompol Nurjanah.Walaupun situasi keamanan di wilayah Provinsi Papua Selatan dikenal relatif aman, Nurjanah menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin bersikap lengah atau meremehkan potensi ancaman. “Ini adalah salah satu upaya pencegahan. Dengan penempatan personel pengamanan di Kantor Bawaslu, kami berharap dapat meminimalisir kemungkinan gangguan keamanan yang tidak diinginkan," tegasnya.Pengamanan ketat ini menunjukkan keseriusan aparat keamanan dalam memastikan bahwa seluruh tahapan Pilkada 2024, termasuk proses pengawasan oleh Bawaslu, berlangsung dengan aman dan tertib. Patroli rutin dan kehadiran personel di lapangan menjadi langkah preventif penting dalam menjaga stabilitas dan mengantisipasi potensi kerawanan yang mungkin muncul menjelang dan selama pelaksanaan Pilkada. (PNO-12) 02 Sep 2024, 17:17 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT