logo-website
Selasa, 28 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Kabidhumas: Polres Malra Bubarkan Bentrok Massa Papuanewsonline.com, Malra - Aparat Polres Maluku Tenggara terpaksa membubarkan massa dengan tembakan gas air mata untuk bubarkan aksi bentrok antar pemuda kompleks Pemda dan Pemuda Karang Tagepe yang kesekian kalinya terjadi pada Minggu (14/7/2024) dini hari.Tindakan pembubaran dengan tegas dan terukur tersebut dilakukan demi kepentingan dan keselamatan masyarakat umum lainnya, karena bila dibiarkan malah akan meluas dan menjadi konflik sosial di daerah yang sudah berulang kali terjadi tawuran dan bentrokan antar warga.Selama ini Polres Malra sudah berulang kali melakukan kegiatan pencegahan di daerah tersebut mulai dari patroli daerah rawan sampai dengan memproses hukum kasus-kasus tawuran dan bentrokan yang terjadi di daerah tersebut, namun disayangkan mental dan perilaku senang berkelahi antar sesama belum hilang dari beberapa oknum pemida disana yang sangat merugikan dan membahayakan keselamatan umum.Dampak dari kejadian tersebut ada masyarakat yang melaporkan menjadi korban penembakan di kakinya saat anggota menghalau dan membubarkan massa tersebut.Polri tentu akan menindak lanjuti kebenaran dan menyelidiki sembari memeriksa saksi di lapangan termasuk posisi korban yang diduga perempuan serta dalam rangka apa korban ada di TKP pada saat kejadian dini hari jam 4 pagi tersebut."Kami belum dapat memastikan kalau luka memar di kaki korban adalah karena akibat peluru karet atau karena apa ?, Kami ikut prihatin dan akan berkoordinasi dengan pihak Rumah sakit untuk kepastian luka tersebut," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Aries Aminnullah SIK di Ambon, Senin (15/7/2024).Pernyataan Kombes Aries tersebut mengklarifikasi sejumlah berita online yang menyebutkan kalau korban terluka akibat terkena peluru nyasar aparat kepolisian, karena saat itu situasi juga gelap karena waktu dini hari sekita pukul 4 pagian dan terjadi bentrok massa antar pemuda.Ia menjelaskan, Polres Malra memang melepaskan gas air mata dan menghalau massa dengan tembakan peringatan sesuai protap penanganan kerusuhan,hal ini terpaksa dilakukan setelah sekelompok warga dari kompleks Lampu Merah Ohoijang tiba-tiba menyerang aparat dengan batu.Kala itu, aparat Polres Malra tengah mengamankan bentrok yang terjadi antara sekelompok pemuda dari kompleks Pemda dengan kompleks Karang Tagepe. Saling serang menggunakan batu, anak busur panah, senpi angin/tabung dan senjata tajam lainnya itu terjadi di lokasi Taman Landmark, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Malra.Selain berhasil membubarkan massa bentrok, aparat Polres Malra juga mengamankan sejumlah pemuda yang dinilai sebagai provokator dalam aksi bentrokan tersebut. Mereka adalah berinisial ZK (19), dan CL (21)."Tiba-tiba sekitar pukul 04.52 WIT, sekelompok pemuda dari kompleks Ohoijang Lampu Merah melakukan pelemparan terhadap anggota yang sementara mengamankan bentrok antara pemuda Karang Tagepe dan pemuda Pemda," jelasnya.Karena diserang dengan batu, aparat Polres Malra terpaksa melepas tembakan peringatan ke atas. Mereka meminta ketiga kelompok tersebut yaitu pemuda kompleks Lampu Merah, Karang Tagepe dan Pemda agar membubarkan diri. Namun upaya aparat tidak dihiraukan mereka bahkan semakin anarkis."Tembakan peringatan yang dilepas anggota tujuannya untuk membubarkan ketiga kelompok tersebut," jelasnya.Dalam aksi bentrokan tersebut, diketahui ada laporan terdapat seorang perempuan menjadi korban. Ia mengalami luka memar di betis kaki. Belakangan diketahui kalau korban bernama Tesa Monika alias Bisi, 24 Tahun, warga Kompleks Lampu Merah Ohoijang, dilaporkan terluka akibat tembakan aparat kepolisian."Dengan adannya luka tersebut maka anggota Polres Malra menurunkan tim Propam dan melakukan konsultasi dengan dokter jaga RSUD Karel Satsuitubun Langgur," ungkapnya.Berdasarkan keterangan dokter jaga, luka memar yang diderita korban belum bisa dipastikan penyebabnya. "Dan yang bisa memastikan luka pada pasien tersebut yakni dokter spesialis yang akan melakukan pemeriksaan nantinya," sebut Kombes Aries.Kombes Aries mengaku pihak keluarga memberikan informasi bahwa korban terkena letusan tembakan peluru karet. Namun hal ini belum bisa dipastikan karena luka pada betis pasien yang perlu pemeriksaan secara detail oleh dokter dan akan dimintakan visumnya."Yang bisa memastikan luka tersebut hanya tim medis RSUD Karel Satsuitubun Langgur dan sampai saat ini keterangan dari medis belum bisa memberikan keterangan yang pasti dikarenakan masih menunggu visum dari dokter,jelasnya.Di sisi lain, lanjut Kombes Aries, bentrokan tersebut diduga sengaja dilakukan dan ada kaitan kejadian sebelumnya pada 11 Juli 2024, di kompleks Ohijang Lampu Merah dilakukan penangkapan terhadap bandar narkoba oleh BNN Provinsi Maluku."Diduga adanya upaya oknum masyarakat di kompleks Ohijang memanfaatkan situasi untuk menciptakan instabilitas Kamtibmas dan membuat berita-berita yang menyudutkan Polres Malra, karena sebelum kejadian ini ada penangkapan kasus Narkoba yang melibatkan oknum masyarakat Ohoijang oleh BNNP Maluku.Pemberitaan dan penyebaran isu sepihak oleh kelompok Ohijang Lampu Merah sangat disayangkan dengan menggunakan media tertentu yang juga tidak melakukan klarifikasi ke pihak Polri sehingga tidak berdasarkan fakta di lapangan,media yang baik dan berintegritas seharusnya juga berimbang dan tidak sepihak dalam menulis berita, "katanya.Polda Maluku menghimbau sudahilah konflik dan bentrokan antar pemuda yang hanya membawa nama buruk untuk daerah Maluku Tenggara serta merugikan masyarakat umum, mari kita jaga bersama keamanan dan kedamaian di Maluku Tenggara, pungkasnya. (PNO-12) 16 Jul 2024, 10:05 WIT
Polres Waropen Patroli Dialogis Sambangi Masyarakat Papuanewsonline.com, Waropen – Dalam rangka menjaga dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktifitas di hari Minggu, Unit Patroli Satuan Samapta Polres Waropen melaksanakan Patroli Dialogis di wilayah Distrik Waropen Bawah dan Distrik Urei Faisei, Minggu (14/07/2024).Saat dikonfirmasi seusai kegiatan tersebut, Kapolres Waropen AKBP. Iip Syarif Hidayat, S.H., melalui Kasat Samapta Ipda Otto Satia, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan Patroli Dialogis ini dilaksanakan dengan menggunakan ranmor R2 dan menyasar wilayah-wilayah yang padat dengan aktifitas masyarakat di hari Minggu."Kegiatan Patroli Dialogis ini bertujuan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktifitas, khususnya di hari Minggu, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Personel Polri ditengah aktifitasnya,” ucap Kasat Samapta."Selain itu, dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, Personel Unit Patroli Satuan Samapta juga menyampaikan himbauan kamtibmas, serta himbauan Pilkada Damai di Kabupaten Waropen,” imbuhnya.Kasat Samapta Ipda. Otto Satia, S.E., juga menjelaskan bahwa kegiatan Patroli Dialogis ini dilaksanakan pada wilayah pariwisata baik di Pantai Sarafambai, Pantai Ronggaiwa serta wilayah lainnya."Hingga berakhirnya kegiatan Patroli Dialogis tadi, situasi kamtibmas masih terpantau aman dan kondusif serta tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas menonjol,” pungkasnya. (PNO-12) 16 Jul 2024, 09:11 WIT
Kepung Gedung DKPP RI, Mahasiswa Minta 5 Komisoner KPU Mimika Dipecat Papuanewsonline.com, Jakarta– Sekelompok Pemuda yang mengatasnamakan   Gerakan  Mahasiswa Peduli Demokrasi  (GMPD), mengelar aksi demonstrasi di Gedung Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, di Jalan Abdul Muis, Gambir Jakarta Pusat , Senin (15/7/2024).Dalam aksi ini, GMPD mendesak DKPP RI agar melakukan pemecatan terhadap 5 Komisoner KPU Mimika, karena diduga keras melakukan kejahatan demokrasi yang telah mencoreng tegaknya demokrasi di Indonesia.Kordinator GMPD, Dorteis dalam orasinya mengatakan 5 Komisoner KPU Mimika tidak layak dipertahankan sebagai penyelenggara, sehingga dengan perkara  nomor: P 108-PKE-DKPP/V/2024, sudah selayaknya DKPP dengan kewenanganya memberhentikan 5 Komisoner KPU Mimika secara tidak terhormat dari jabatan." Sesuai fakta persidangan seharusnya DKPP melakukan pemecatan secara tidak terhormat, karena hasil sidang menjadi konsumsi publik dimana semua terurai dengan jelas peran dari 5 komisoner Mimika, baik secara personal maupun secara kolektif," Tegasnya.Dorteis menyebutkan, DKPP tidak perlu memberikan toleransi terhadap 5 Komisoner KPU Mimika yang telah terang-terangan mencoreng demokrasi sesuai fakta persidangan dengan perkara nomor: P 108-PKE-DKPP/V/2024." Kita akan kawal putusan perkara ini, karena tindakan 5 Komisoner KPU Mimika tidak layak dipertahankan sebagai penyelenggara Pemilu" Ujarnya.Dorteis mengatakan, Integritas DKPP akan dipertanyakan tentang  dugaan kejahatan Komisoner KPU Kabupaten Mimika, karena terurai jelas sejumlah pelanggaran berat yang dilakukan komisoner KPU Mimika, misalnya penerimaan suap dan fasilitas ticet terhadap anggota komisoner KPU Mimika." DKPP harus mampu menjaga integritasnya. Jangan hanya fokus ke kasus besar, sementara kasus di Daerah terutama di Timika ini, didiamkan," tandas Dorteis.Lanjut Dia, DKPP sudah menjadi tumpuhan dan harapan baru bagi masyarakat untuk meluruskan berbagai kasus yang terjadi di sejumlah daerah terutama di Papua setelah DKPP memecat Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari.Dorteis menyatakan, GMPD akan kembali melakukan aksi dengan jumlah masa yang lebih banyak di DKPP RI apabila dalam putusan nanti DKPP memberikan toleransi terhadap 5 Komisoner KPU Mimika.Sementara itu dari hasil pantauan Media ini, aksi demo berjalan tertib, walaupun sedikit memanas saat Masa aksi ingin membakar ban di depan pintu DKPP, karena tidak diijinkan masuk kedalam Gedung DKPP, namun situasi dapat terkendali saat Pimpinan DKPP mengijinkan perwakilan dari masa aksi masuk ke-dalam gedung DKPP untuk memberikan pernyataan sikap.(Tim) 15 Jul 2024, 23:02 WIT
Kodim Boyolali Turut Andil Dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi Papuanewsonline.com, Boyolali - Kodim 0724/Boyolali mendukung Operasi Kepolisian Patuh Candi 2024 yang digelar Polres Boyolali, Ratusan personel gabungan dari Kodim 0724/Boyolali, Polres Boyolali, Dishub dan Satpol PP mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi Tahun 2024 yang bertempat di halaman Mapolres Boyolali. Jl. Solo Semarang Desa Ngadirojo Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Senin (15/07/24)Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi mengatakan Operasi Patuh Candi 2024 dari tanggal 15 Juli s/d 28 Juli 2024 dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Akan ada 200-an petugas dari TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP diterjunkan dalam Operasi Patuh Candi 2024Ia menjelaskan sasarannya adalah masyarakat pemakai jalan yang menggunakan kendaraan. Tujuannya untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas. Sebagai contoh, polisi bakal mengecek kelayakan kendaraan baik roda dua dan roda empat.“Kami lebih mengedepankan tindakan sosialisasi. Kemudian, kami melakukan edukasi kepada masyarakat, terutama pelajar yang telah mendapatkan izin mengemudi,” ucapnyaIa mengatakan kepolisian juga bakal menyosialisasikan tentang keamanan dan tertib lalu lintas ke tempat-tempat lain yang dinilai sering terjadi pelanggaran.Selanjutnya, Petrus mengatakan cara bertindak yang dilakukan dalam Operasi Patuh Candi 2024 di Boyolali yaitu humanis, tegas, dan terukur. Sehingga, Polres Boyolali lebih mengutamakan penilangan secara elektronik baik ETLE ataupun handheld.“Tidak ada tilang manual, kami tegaskan untuk tidak melakukan tilang manual. Kami lebih mengedepankan penggunaan ETLE maupun handheld,” jelasnya. (PNO-12) 15 Jul 2024, 16:26 WIT
Satlantas Polda Papua Gelar Lat Pra Ops Patuh Cartenz 2024 Papuanewsonline.com, Jayapura – Dir Lantas Polda Papua, Kombes Pol Abrianto Pardede, S.H., S.I.K., M.H., membuka dan memimpin langsung Kegiatan Latihan Pra Operasi Patuh Cartenz 2024, Jumat (12/07).Adapun yang hadir yakni, Kompol Pillomina Ida Waymramra, S.E., S.I.K, dan Kompol Tofan Irianto Kasubdit Kamneg. Dit. IK Polda Papua, dan diikuti oleh Para tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.Pada sambutannya Dirlantas Polda Papua, Kombes Pol Abrianto Pardede, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa, kegiatan ini menyasar pada penggunaan kelengkapan kendaraan bermotor, dimana selain kelengkapan surat-surat, kita juga melihat pajak dari kendaraan yang sedang digunakan.“Jangan sampai dari kita sendiri yang melakukan penertiban, malah tidak lengkap, selain itu untuk outcamnya juga dengan tertibnya pajak akan memberikan dampak keselamatan dan juga ketertiban dalam berlalulintas,”ujar Dirlantas Polda Papua.Pada kesempatan yang sama, Kompol Tofan Irianto Kasubdit Kamneg. Dit. IK Polda Papua, mengatakan sekiranya untuk paparan situasi keamanan di wilayah Kota Jayapura sampai saat ini masih aman dan juga kondusif.“Dimana sebenarnya gangguan yang terjadi masih adam namun tidak banyak dan hanya terjadi di beberapa wilayah rawan, dan rata-rata itu terjado di daerah Pegunungan Tengah yang dimana daerah tersebut didominasi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB),”tambah Kompol Tofan Irianto.Selain itu ada juga Paparan dari Kompol Pillomina Ida Waymramra, S.E., S.I.K., yang menyampaikan bahwa sebenarnya kegiatan ini sudah kita lakukan untuk setiap tahunya, dan dimana dalam kegiatan ini menggunakan Anggaran Operasi Patuh Dit Lantas Polda Papua.“Kegiatan ini selalu melibatkan Personil dari Polres hingga ke Polsek jajaran, selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah wawasan rekan-rekan sekalian, dan untuk menambah kekuatan Personil di Kewilayahan,”pungkas Kompol Pillomina Ida Waymramra. (PNO-12) 14 Jul 2024, 10:53 WIT
Kapolda Papua Hadiri Kegiatan Rakernis Ditlantas Polda Papua T.A. 2024 Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., membuka Kegiatan Rangkaian Kerja Teknis (Rakernis) Ditlantas Polda Papua T.A 2024. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh beberapa PJU Polda Papua, Para Kasat, Kanit Polres/ta Jajaran, Jumat (12/07).Dengan membawa tema “Polantas Presisi Hadir Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Inklusif Dan Berkelanjutan Dalam Rangka Terwujudnya Indonesia Emas”, Ditlantas Polda Papua siap membawa perubahan demi terwujudnya Era Indonesia Emas, kegiatan ini berlangsung di Ballroom Suni Hotel & Convention, Abepura, Jalan Baru Pasar Lama, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua.Pada sambutannya Dirlantas Polda Papua, Kombes Pol Abrianto Pardede, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa, Tentunya ini menjadi sebuah tantangan sekaligus amanah kepada Jajaran Polantas untuk dapat terus menjaga marwahnya, sehingga polri semakin dicintai oleh masyarakat.“Harapan saya melalui rakernis ini, jajaran Polantas dapat menyatukan visi, misi dalam menjabarkan kebijakan Pemerintah dan kebijakan Kapolri dalam tugas dan fungsi lalu lintas yang presisi,”ujar Dirlantas Polda Papua.Pada kesempatan yang sama, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., mengatakan dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya mengucapkan terimakasih, dan apresiasi kepada seluruh Personel Jajaran Lalu Lintas Polda Papua yang telah melaksanakan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Presiden, dan Pemilihan Legislatif tahun 2024, dan terciptanya sitkamtibmas yang kondusif di Wilayah Hukum Polda Papua.“Lalu lintas merupakan urat nadi kehidupan yang peran fungsinya bukan hanya mengatur perpindahan barang atau orang, namun lebih kepada mengatur tertibnya kehidupan di jalan ray, dan selain itu Polantas harus menjadi role model dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi polri,”ucap Kapolda Papua.Kapolda menambahkan bahwa Lantas sendiri merupakan salah satu fungsi kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dapat dikatakan bahwa lantas merupakan salah satu etalase Polri, dan dengan menjadi etalase Polri tentunya tugas Lalu Lintas tidak mudah.“Saya meyakini bahwa, meningkatkan kinerja Polantas bukanlah hal yang mudah, terlebih dalam melaksanakan pengamanan acara yang menghadirkan banyak orang hingga pengawalan agenda-agenda nasional,”ujarnya.Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa bulan depan tahapan Pilkada akan dimulai, oleh karena itu Polantas sebagai Satgas Kamseltibcarlantas yang tugas utamanya cukup berbeda dari tugas Satgas lainnya, untuk itu Polantas tidak boleh menganggap operasi ini biasa-biasa saja, selalu peka terhadap setiap ancaman yang sekiranya dapat berkembang menjadi gangguan.“Pesan saya, siapkan fisik dan mental rekan-rekan semuanya, karena Pilkada tahun ini kemungkinan tidak ada BKO dari Mabes, oleh karena itu kekuatan satu personel sangat dibutuhkan, dan Ingat, apa yang sudah rekan-rekan lakukan saat Pileg dan Pilpres kemarin, agar rekan-rekan laksanakan kembali di Pilkada besok, sehingga Pilkada di Papua dan tiga Provinsi baru akan berjalan aman, lancar dan sukses,”tambah Kapolda Papua.Dan diakhir sambutannya Kapolda Papua mengucapkan Bismilahirahmanirahim, Jumat, 12 Juli 2024 pukul 09.44 WIT, Rakernis Jajaran Lalu Lintas Polda Papua dinyatakan dibuka.Penutupan acara ditandai dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua BKSAG Kabupaten Nabire, Pdt. Drs. P.S. Waromi, M.M., yang mengajak semua pihak untuk terus menjaga kedamaian dan kerukunan di Tanah Papua. "Demikian sambutan saya, terimakasih atas perhatiannya, dan semoga setiap pengabdian yang kita berikan kepada masyarakat, bangsa dan negara senantiasa mendapat rahmat dan ridho dari Tuhan Yang Maha Esa,"tutup Kapolda Papua. (PNO-12) 13 Jul 2024, 13:49 WIT
Polres Mappi Berhasil Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal Papuanewsonline.com, Mappi - Pasok ratusan miras ilegal, pemuda berinisial JDR, 35 Tahun dan pria parubaya berinisial MM, 45 Tahun, diringkus gabunga tim Elang Rawa Sat Reskrim dan Sat Narkoba Polres Mappi dari dua tempat berbeda, setelah keduanya kedapatan membawah miras ilegal, Jumat (12/07).Dari tangan kedua pelaku berhasil diamankan barang bukti sebanyak 384 botol miras jenis wiro dan 24 kaleng bear yang dikemas kedalam 33 karton.Kapolres Mappi AKBP Yustinus S. Kadang S.Sos., M.Si saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah melakukan lidik terkait informasi adanya miras ilegal yang dibawah dari luar kota Kepi untuk diperdagangkan selanjutnya tim melakukan pengintaian dan berhasil menemukan miras ilegal yang dibawah oleh kedua pelaku dengan menggunakan speed boat."Sesaat keduanya tiba, tim langsung bergerak dan melakukan pengeledahan terhadap barang bawaan keduanya dan didapati miras jenis wiro yang dikemas kedalam karton." pungkasnyaLanjut Kapolres menerangkan bahwa tim mengamankan pelaku JDR dan MM dari dua tempat berbeda saat hendak ingin menurunkan miras yang dibawah dari atas speed boat."Pelaku JDR kami amankan terlebih dahulu di Pelabuhan Kakato dengan membawa miras jenis wiro sebanyak 18 karton dan Bear sebanyak 1 karton selanjutnya tim bergerak kearah sekitaran Jalan Kaman dan mengamankan tersangka MM yang saat itu juga membawah miras ilegal jenis wiro sebanyak 14 karton". terang Kapolres.Ia juga mengatakan kedua pelaku telah mengakui bahwa miras ilegal yang di dibawah merupakan miliknya yang dipasok dari Kab. Merauke."Miras ilegal yang telah kami amankan dari kedua pelaku dikirim melalui jalur darat ke Asiki selanjutnya kedua tersangka menjemput miras tersebut dengan menggunakan speed boat untuk di bawah ke Kepi". ungkapnya.Kapolres juga mengucapkan apresiasi yang sebesarnya kepada anggotanya yang telah bekerja dengan keras tanpa mengenal waktu dalam menjalankan tugas sehingga dapat mengungkap kasus-kasus yang terjadi di Kab. Mappi."Terima kasih kepada anggota yang tanpa lelah melaksankan tugas dilapangan sehingga kita berhasil mengungkap kasus yang terjadi. kiranya ini menjadi motivasi buat seluruh personil." tandasnya. (PNO-12) 13 Jul 2024, 10:55 WIT
Kabid Humas Ingatkan Masyarakat di Papua Bahaya Judi Online Papuanewsonline.com, Jayapura – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, mengingatkan masyarakat Papua dan tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) tentang bahaya dari dampak judi online. Hal ini disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolda Papua, Rabu (10/7/2024).Dalam keterangannya, Kombes Benny menekankan maraknya judi online yang dapat merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat. "Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari judi online. Pelanggaran ini bukan hanya terkait dengan KUHP tetapi juga Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kami juga berharap warga masyarakat dapat memberikan informasi kepada kami mengenai adanya gangguan kamtibmas," jelasnya.Kombes Benny juga mengungkapkan bahwa Polda Papua telah membentuk tim patroli siber yang akan menyisir berbagai informasi terkait judi online. "Kami ada tim siber. Akan segera kami terjunkan untuk menyisir semua hal yang berkaitan dengan judi online," tegasnya. Upaya ini didukung oleh pembentukan Satuan Petugas (Satgas) di tingkat pusat untuk mencegah penyebaran link-link judi online di masyarakat.Selain judi online, Kombes Benny juga menyoroti masalah pinjaman online (pinjol) yang sering kali menjerat masyarakat dengan bunga tinggi dan praktik ilegal. "Masyarakat harus jeli jika ingin memakai jasa pinjaman online. Pastikan menggunakan yang legal dan bijak dalam menggunakan fasilitas yang ada," ucapnya.Menjelang pelaksanaan Pilkada 2024, Kombes Benny berpesan kepada seluruh masyarakat di Papua dan tiga DOB untuk menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga. "Saya berharap kepada seluruh masyarakat, walaupun nantinya berbeda pilihan, jangan sampai hal tersebut menjadi polemik yang dapat memecah belah persaudaraan. Tetap kita hidup rukun dan terus jaga kerukunan antarwarga," tuturnya. Ia berharap pelaksanaan Pilkada di Papua dan tiga DOB dapat berjalan sukses, aman, dan lancar seperti Pemilu sebelumnya.Kombes Benny menambahkan bahwa upaya yang dilakukan pihaknya selaras dengan arahan dari Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya peningkatan pelayanan kepolisian dan komunikasi dengan masyarakat. "Arahan dari bapak Kapolda di antaranya agar kegiatan kemasyarakatan dalam pelayanan kepolisian dan komunikasi interaksi ke masyarakat agar terus ditingkatkan," pungkasnya.Kegiatan ini merupakan penjabaran dari arahan Kapolda untuk jajarannya agar dapat menyerap berbagai aspirasi publik terkait pelayanan kepolisian, sekaligus salah satu wujud nyata kehadiran anggota Polri di tengah-tengah masyarakat. (PNO-12) 13 Jul 2024, 09:19 WIT
Polsek Asgon dan Satgas Yonif 125 Sim’bisa Razia Pabrik Miras Lokal di Distrik Assue Papuanewsonline.com, Mappi – Dalam upaya memberantas peredaran minuman keras (miras) di wilayah hukum Polsek Asgon, Kapolsek Asgon Ipda Hendrik Mendaun bekerja sama dengan Satgas Yonif 125 Sim’bisa melakukan razia di lokasi yang dicurigai sebagai tempat pembuatan miras lokal jenis kaki anjing. Razia tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/07/2024).Razia dilakukan di Jalan Muyu, di mana personil gabungan berhasil mengamankan seorang pria paruh baya berinisial YG (49 tahun) bersama barang bukti berupa satu botol miras kaki anjing, satu ember fermentasi fermipan, alat suling berupa dandang yang telah dimodifikasi, serta beberapa gulungan plastik.Kapolsek Asgon Ipda Hendrik Mendaun, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler pada Rabu (10/07), mengungkapkan bahwa YG merupakan target operasi. Berdasarkan keterangan beberapa pelaku pemabukan yang telah diamankan dan informasi dari masyarakat, diketahui bahwa miras didapat dari pelaku YG."Pelaku merupakan pemain lama yang sering membuat dan mengedarkan miras jenis kaki anjing di wilayah hukum Polsek Asgon. Oleh karena itu, kami melakukan razia di tempat pelaku dan menemukan barang bukti miras. Selanjutnya, pelaku kami amankan," ungkap Kapolsek.Kapolsek Mendaun juga menambahkan bahwa untuk mengelabui petugas, YG membuat miras di dalam hutan yang berada di belakang rumahnya dengan jarak sekitar 100 meter. "Saat dilakukan penggerebekan di dalam rumah pelaku, tidak ditemukan barang bukti miras. Selanjutnya, kami melakukan penyisiran di sekitar halaman rumah pelaku dan menemukan tempat pembuatan miras di hutan belakang rumahnya," jelasnya.Operasi razia miras yang dilakukan oleh Polsek Asgon bersama Satgas Yonif 125 Sim’bisa bertujuan untuk menekan kasus pemabukan yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat Distrik Assue. Kapolsek Mendaun menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan razia serupa untuk memastikan wilayah Asgon bebas dari peredaran miras ilegal."Kami akan terus berupaya melakukan razia dan penindakan terhadap pembuat dan pengedar miras ilegal. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat," pungkas Kapolsek Mendaun.Operasi ini disambut baik oleh masyarakat setempat yang merasa resah dengan maraknya kasus pemabukan akibat miras lokal. Warga berharap agar pihak kepolisian terus meningkatkan intensitas razia untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah mereka. (PNO-12) 13 Jul 2024, 09:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT