logo-website
Senin, 27 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Lima Hari Operasi Patuh, Kesadaran Masyarakat Berlalulintas Meningkat Papuanewsonline.com, Ambon - Operasi Lalulintas dengan sandi Patuh Salawaku Tahun 2024 telah bergulir selama lima hari. Selama itu, tercatat kesadaran masyarakat dalam berlalulintas baik dari segi ketertiban dan keselamatan lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya 2023.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Areis Aminnullah S.IK, mengatakan, sasaran prioritas operasi patuh salawaku meliputi pelanggaran mengemudi sambil gunakan ponsel; pengemudi di bawah umur; pengendara sepeda motor berbonceng lebih dari satu orang; pengemudi sepeda motor tidak gunakan helm SNI; pengemudi roda empat tidak gunakan safety belt; pengemudi dalam pengaruh alkohol; dan pengemudi yang melawan arus serta mengendarai melebihi batas kecepatan."Tingkat kesadaran masyarakat selama lima hari operasi patuh salawaku tahun 2024 seperti tertib berlalulintas lebih baik ketimbang saat operasi patuh tahun 2023 yang ditandai dengan menurunnya angka pelanggaran sebanyak 23 persen. Artinya tingkat kesadaran masyarakat mulai meningkat," ungkap Kombes Areis di Ambon, Sabtu (20/7/2024).Namun di sisi lain, tahun ini terjadi kenaikan angka kecelakaan dibandingkan tahun 2023. Tahun ini ada dua kecelakaan lalulintas, yang menyebabkan 6 orang korban menderita luka berat.Dalam operasi patuh salawaku tahun ini juga diberikan pendidikan masyarakat (dikmas) tentang lalulintas. Dikmas dilakukan melalui penyuluhan baik melalui media dan langsung kepada masyarakat di daerah rawan pelanggaran serta kecelakaan lalulintas. "Penyuluhan dikmas lantas (lalulintas) meningkat 16 persen dibanding tahun 2023. Proses pengaturan lalulintas, penjagaan, patroli dan pengawalan juga mengalami peningkatan sebanyak 5 persen," katanya.Untuk penegakan hukum melalui ETLE, tilang non elektronik dan teguran, Kombes Areis juga menyampaikan mengalami penurunan sebanyak 23 persen dibanding tahun sebelumnya."Tahun ini operasi patuh ini mengedepankan upaya Preemtif baik binluh ke sekolah-sekolah, pangkalan ojek, angkutan umum dan komunitas otomotif. Kami juga melakukan pemasangan pduk, leaflet, brosur, dan himbauan tertib berlalulintas lainnya," jelasnya.Polda Maluku menghimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan dan pengguna jalan lainnya agar selalu berhati-hati dalam berkendara."Mari kita saling menghargai sesama pengguna jalan untuk dapat bersama-bersama menurunkan angka kecelakaan baik kuantitas maupun kualitas hingga tercapainya keamanan, ketertiban dan keselamatan berlalu lintas," ajaknya. (PNO-12) 20 Jul 2024, 20:27 WIT
Operasi Patuh Cartenz 2024, Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas di Papua Papuanewsonline.com, Jayapura – Direktorat Lalu Lintas Polda Papua menggelar Operasi Patuh Cartenz 2024 di depan Mako Polda Papua Lama, Jumat (19/07). Operasi yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas ini dipimpin langsung oleh Kasetopsda Ditlantas Polda Papua, AKBP Zet Zaalino.Adapun AKBP Zet Zaalino saat dihubungi menyampaikan bahwa petugas memberikan himbauan dan peneguran kepada masyarakat yang melintasi Kawasan Tertib Lalu Lintas (Jalur KTL) Polda Papua. Himbauan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.Selain itu, personel Ops Patuh Cartenz 2024 juga melakukan pengaturan arus lalu lintas dan pemantauan situasi dengan fokus pada pengendara yang melanggar aturan. Beberapa pelanggaran yang menjadi perhatian utama antara lain melawan arus lalu lintas, berkendara dalam keadaan mabuk, menggunakan HP saat berkendara, tidak menggunakan helm yang sesuai standar, tidak memakai sabuk pengaman, melebihi batas kecepatan, serta kendaraan yang tidak dilengkapi dengan STNK dan penggunaan knalpot racing."Selama operasi, kami menemukan banyak pengendara yang tidak mematuhi aturan, seperti tidak memakai helm atau menggunakan HP saat berkendara. Ini sangat berbahaya dan harus ditindak tegas," jelas AKBP Zet Zaalino.Dalam operasi tersebut, personel berhasil menindak 17 pelanggar dengan rincian 3 mobil dan 14 motor yang dikenakan sanksi tilang. Selain itu, petugas juga memberikan 51 teguran kepada pengendara yang melanggar aturan. "Penindakan ini kami lakukan demi keselamatan semua pengguna jalan. Kami berharap masyarakat lebih disiplin dalam berlalu lintas," tambah AKBP Zet Zaalino.Operasi diakhiri dengan evaluasi untuk memastikan semua kegiatan berjalan sesuai dengan rencana. AKBP Zet Zaalino menyampaikan bahwa operasi ini berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada hal-hal menonjol yang mengganggu jalannya kegiatan.Operasi Patuh Cartenz 2024 yang dilaksanakan oleh Polda Papua bertujuan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam berlalu lintas serta meningkatkan keselamatan di jalan raya. Dengan adanya operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas semakin meningkat, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan."Kami berharap dengan adanya operasi ini, masyarakat akan lebih sadar dan patuh terhadap peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama," ujar AKBP Zet Zaalino. (PNO-12) 20 Jul 2024, 11:41 WIT
Skandal Korupsi Proyek Pembangunan Kantor Bupati Boven Digoel Naik Sidik Papuanewsonline.com, Merauke – Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke meningkatkan status skandal dugaan korupsi proyek pembangunan kantor Bupati Boven Digoel tahun anggaran 2022 dan 2023 ke tahap penyelidikan.Peningkatan status dugaan skandal korupsi tersebut melalui ekspose perkara yang digelar  di Kantor Kejaksaan Negeri  Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Jumat (19/07/2024).Kejaksaan Negeri Merauke, meningkatkan status perkara tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) kepala Kejaksaan Negeri Merauke dengan  bernomor: 02 R.1.15.FD.1/07/2024.Kepala Kejaksaan Negeri Merauke, Sulta D.Sitohang  Menyebutkan, terkait perkara ini, Penyelidikan dimulai dari diterbitkannya Surat Perintah Penyelidikan tanggal 21 Juni 2024. " Kurang lebih satu bulan, kami melakukan penyelidikan. Kemudian hari ini kami tingkatkan ke penyidikan,” ungkap Sulta Sitohang melalui keterangan tertulisnya, Jumat (19/07/2024).Kata Sitohang, untuk perkara ini setelah naik penyidikan, pihaknya akan mencari siapa-siapa yang bertanggungjawab secara hukum dalam dugaan tindak pidana tersebut.“Kami tingkatkan dari lidik ke sidik untuk mencari siapa-siapa yang bertanggungjawab untuk membuat terang tindak pidana dalam perkara ini," Terangnya.Sambung Sitohang,  terkait perhitungan kerugian negara dari dugaan Tindak pidana korupsi  pembangunan lanjutan Kantor Bupati Baru Boven Digoel tahun anggaran 2022 dan 2023, merupakan Dua perkara  dengan subyek hukum dan penggunaan anggaran yang berbeda." Jadi Kekurangan volume pekerjaan tahun 2022, diketahui 11,02 persen, ada kelebihan pembayaran  pekerjaan tersebut dengan nilai Rp. 1.337.361.882,32 (Rp.1,3 miliar). Berdasarkan metode-metode yang dilakukan bersama ahli, sehingga tim penyelidik berkesimpulan untuk meningkatkan penanganan perkara tersebut ke tahap penyidikan, sedangkan Untuk tahun 2023, di sini modusnya hampir sama, yakni  Mereka masih mencari perusahaan dengan direktur orang asli Papua juga, Namun menggunakan CV berinisial PAS dan pekerjaan dilaksanakan oleh JS. Mereka masih melakukan proses pembayaran sama seperti ditemukan tahun 2022 bahwa ada mark-up volume dan kekurangan volume pekerjaan tersebut 35,30 persen,” Jelasnya.Lanjut Sitohang, tahun 2023 juga Terjadi kelebihan dari pembayaran sebesar Rp. 3.727.338.707,72." Dari hasil ini, Penyidik menemukan adanya sebuah peristiwa Pidana dan ditemukan adanya suatu perbuatan melawan hukum, yakni penyalahgunaan kewenangan dengan sejumlah nilai kerugian negara,” ujar Sitohang.Sementara itu terkait skandal dugaan korupsi  ini, diduga kuat ada peran Bupati Kabupaten Boven Digoel, Hengki Yaluwo, namun belum terferifikasi.Dilain sisi Publik akan menanti gebrakan Kejaksaan Negeri Merauke dalam mengusut tuntas  perkara ini.(Tim) 20 Jul 2024, 11:24 WIT
Kabid Humas : Situasi Kini Aman Dan Kondusif Pasca Perusakan Kantor Bupati Boven Digoel Papuanewsonline.com, Boven Digoel -Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., mengatakan pasca aksi anarkis disertai pengrusakan Kantor Bupati Kabupaten Boven Digoel yang dilakukan massa Almarhum Marius Batarop, kini aman dan kondusif.Hal ini ia ungkapkan saat dihubungi melalui telephone, Rabu (17/07/2024).Kabid Humas mengatakan aksi anarkis tersebut berawal dari keluarga korban dengan spontanitas melakukan aksi pemalangan di jalan Trans Papua (depan rumah duka) pada Selasa (09/07/2024) sekitar pukul 12.00 WIT.“Setelah melakukan pemalangan massa kemudian menuju kantor Bupati Kabupaten Boven Digoel dan melakukan pengrusakan Kantor tersebut,” ucap Kabid Humas.Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan setelah mendapat informasi bahwa ada pengrusakan yang dilakukan oleh massa, personel Polres Boven Digoel menuju TKP.“Massa melakukan hal tersebut diduga terkait dengan kekecewaan atas kurangnya perhatian dari pemerintah daerah terhadap kondisi kedukaan salah satu tokoh penting di daerah,” ungkapnya.“Massa membubarkan diri setelah dilakukan kordinasi dengan pihak Pemda,” imbuhnya.Atas kejadian tersebut, seluruh kaca jendela Kantor Bupati/Kantor Dinas pecah dan sebanyak 3 unit mobil mengalami kerusakan.Sementara itu, Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra, S.H, S.I.K, CPHR, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan guna mengetahui para pelaku pengrusakan Kantor tersebut.“Kami telah melakukan penyelidikan guna mengetahui para pelaku, ini juga sebagai efek jera, bagi potensi pelaku lain yang mungkin berniat melakukan tindakan serupa di masa depan,” pungkasnya. PNO-11 19 Jul 2024, 23:00 WIT
Operasi Patuh Cartenz 2024, Polda Papua Razia Puluhan Kendaraan di Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024, personel Ditlantas Polda Papua melaksanakan pemeriksaan kendaraan di halaman Papua Trade Center (PTC) Entrop Jayapura Selatan, Rabu (17/07). Kegiatan ini dipimpin oleh AKP Robert Rengil selaku Kasatgas Preventif Operasi Patuh Cartenz 2024 Polda Papua.Operasi ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan di wilayah Papua. Pada hari ketiga pelaksanaan operasi, AKP Robert Rengil menjelaskan bahwa banyak ditemukan pelanggaran, terutama oleh pengendara kendaraan roda dua. "Banyak pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak memasang plat nomor, serta tidak membawa surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM," ujarnya.AKP Robert menambahkan bahwa selain kendaraan roda dua, penindakan juga dilakukan terhadap kendaraan roda empat yang melanggar aturan lalu lintas. "Kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Papua melaksanakan Operasi Patuh Cartenz 2024 dengan fokus pada 14 jenis pelanggaran yang telah ditentukan. Namun, pada pagi ini, pelanggaran paling banyak dilakukan oleh pengendara roda dua," jelasnya.Dalam operasi yang berlangsung ini, tercatat 56 kendaraan roda dua dan 8 kendaraan roda empat yang terjaring dan dikenakan sanksi tilang. "Kami melaksanakan penindakan ini untuk mendisiplinkan masyarakat, terutama dalam penggunaan helm, kelengkapan plat nomor, dan kelengkapan surat-surat kendaraan. Ini penting untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban di jalan raya," kata AKP Robert.Selain itu, AKP Robert juga menekankan bahwa operasi ini bukan hanya sekadar penindakan, tetapi juga upaya edukasi kepada masyarakat. "Kami berharap dengan adanya operasi ini, kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas akan meningkat, sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya," tambahnya.Operasi Patuh Cartenz 2024 merupakan bagian dari program tahunan Polda Papua untuk meningkatkan kepatuhan berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan. Dengan adanya operasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih disiplin dan sadar akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (PNO-12) 19 Jul 2024, 11:56 WIT
Polres Kepulauan Yapen Lakukan Olah TKP Makar Papuanewsonline.com, Yapen – Kepolisian Resor Kepulauan Yapen saat ini tengah menangani kasus tindak pidana pengancaman atau makar yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di Jalan Trans Yapen Kampung Korombi, Distrik Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen.Kapolres Kepulauan Yapen, Kompol Ardyan Ukie Hercahyo, S.I.K, M.I.K saat dikonfirmasi membenarkan olah TKP tersebut.Kapolres mengatakan olah TKP tersebut berawal dari laporan beberapa orang saksi yang berada di Camp pekerja proyek Pembangunan jalan.“Salah satu saksi menjelaskan bahwa kejadian makar tersebut terjadi pada Selasa (16/07) sekitar pukul 06.00 WIT, ia melihat ada palang yang terpasang di Lokasi penimbunan batu chiping dan melihat ada 2 (dua) orang yang berdiri menghadap ke arah tebing serta 1 buah bendera berukuran berbeda dan 1 lembar kain yang sudah tertancap diatas tumpukan batu chiping,” ucap Kapolres Kepulauan Yapen, Rabu (17/07/2024).Saksi yang melihat tersebut langsung melaporkannya ke Polsek Kepulauan Yapen Timur.“Sesampainya di TKP, Polres Kepulauan Yapen melakukan olah TKP dan mendapati barang bukti diantaranya 1 (satu) buah kain yang bercorak bendera bintang kejora dengan ukuran 83x38 cm yang diikat dengan kayu berukuran sekitar panjang 169 cm dan 1 (satu) buah potongan tikar tidur yang bertuliskan ancaman tersebut,” ungkapnya.Lebih lanjut, Kompol Ardyan mengatakan saat ini Polres Kepulauan Yapen tengah menyelidiki kasus tersebut guna mengetahui para pelaku.“Saat ini Sat Reskrim Polres Kepulauan Yapen tengah menyelidiki kasus tersebut dan barang bukti telah diamankan di Mako Polres Kepulauan Yapen,” pungkasnya. (PNO-12) 19 Jul 2024, 11:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT