logo-website
Rabu, 29 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Polisi Amankan Tiga Orang Pelaku Kasus Percobaan Pembunuh Di Yahukimo Papuanewsonline.com, Yahukimo - Kepolisian Resor Yahukimo saat ini tengah menangani kasus percobaan pembunuhan menggunakan Senjata Api yang terjadi pada hari Jumat tanggal 11 Agustus 2023, sekitar pukul 21.13 WIT di Jalan Sosial Matoa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Menurut kronologis yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, Sabtu (12/8/2023). Kejadian tersebut bermula ketika anggota Polres Yahukimo menerima telepon dari korban SE (48) yang memberitahukan bahwa dirinya menjadi target percobaan pembunuhan. “Korban selamat dari aksi penembakan tersebut dikarenakan Senjata Api yang digunakan Pelaku tidak berfungsi atau tidak meledak sehingga korban langsung masuk kedalam Rumah, sedangkan para Pelaku melarikan diri,” tuturnya.Terlepas dari upaya pelaku yang gagal, pihak kepolisian tidak memandang enteng kasus ini. Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz segera merespons dengan sigap, melakukan operasi razia di berbagai titik di Kota Dekai. Dari upaya tersebut, personel berhasil mengamankan tiga orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Wilayah Yahukimo. "Kami mengamankan LK (20), WK (20) dan AN (14) beserta barang bukti senjata api rakitan laras pendek, alat tajam," jelas Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. Lanjutnya, saat ini ketiganya telah ditempatkan di Satuan Reserse Kriminal Polres Yahukimo untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dari hasil penyelidikan di sekitar lokasi, personel juga menemukan 1 (satu) Butir Amunisi Kal 5,56“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan situasi di TKP saat ini berada dalam keadaan aman terkendali,” jelas Kombes Benny. Kepolisian juga tetap melakukan langkah-langkah lebih lanjut untuk mengungkap motif dan tujuan di balik percobaan pembunuhan ini. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan memberikan dukungan penuh kepada aparat berwenang selama proses penyelidikan berlangsung. (PNO-11) 12 Agu 2023, 20:48 WIT
Polwan Polda Maluku Sosialisasi Ke Kampus Unpatti Terkait Penanganan Kekerasan Seksual Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Wanita Daerah Maluku menggelar kegiatan sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan tindak pidana kekerasan seksual kepada perempuan dan anak.Kegiatan yang merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT Polwan ke-75 ini dilaksanakan di aula Rektorat Universitas Pattimura, Kota Ambon, Jumat (11/8/2023)Mengusung tema "Polwan Goes To Campus", kegiatan sosialiasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pencegahan serta penanganan tindak pidana kekerasan seksual.Kegiatan yang bekerjasama dengan Kampus Unpatti Ambon, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku, ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Kampus Unpatti Ambon, Dr. Jantje Tuiptabudi.Turut hadir dalam kegiatan itu yakni AKBP Sulastri Sukidjang, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Maluku, Riska Mulyani, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pelayanan Perempuan dan Anak Provinsi Maluku, para dosen dan staf serta mahasiswa Unpatti Ambon.Materi mengenai sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual dibawakan oleh AKBP Sulastri Sukidjang, dan Riska Mulyani. Kedua pemateri memberikan edukasi kepada para peserta tentang hak-hak korban kekerasan seksual."Tadi para pemateri juga mengidentifikasi jenis-jenis tindak pidana kekerasan seksual, dan memaparkan mekanisme efektif untuk penanganan dan pencegahan kekerasan seksual di tempat umum," kata Pakor Polwan Polda Maluku, AKBP. Rositah Umasugi.Kegiatan yang dilaksanakan ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan menambah pemahaman mahasiswa dalam pencegahan dan penanganan kekerasan seksual."Kami juga berharap kerjasama antara institusi penegak hukum, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah, dapat memberikan pemahaman lebih dalam tentang pentingnya pencegahan dan penanganan tindak kekerasan seksual," harapnya. (PNO-12) 11 Agu 2023, 21:16 WIT
Polda Maluku Gelar Dialog Tentang Peran Milenial Melawan Ekspansi Paham Radikal Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar dialog tentang peran milenial dalam melawan ekpsi paham radikal di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di auditorium kantor RRI Ambon, Jumat (11/8/2023).Dalam diskusi tersebut, sejumlah pembicara dihadirkan. Diantaranya Ketua Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Dr. Abdullah Latuapo, Ketua Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKTP) Maluku Abdulah Rauf, Pimpinan Yayasan Baku Kele Maluku Rusli Amiluddin dan Kepala Satuan Tugas Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri Wilayah Maluku Kombes Pol I Wayan Sukarena.Kombes Sukarena mengajak seluruh generasi milenial di Maluku untuk tidak takut terhadap Densus 88. Satuan tugas ini bukan sosok menyeramkan. "Jadi adik-adik milenial yang ada di Maluku tidak perlu berfikir yang aneh-aneh tentang Densus 88 seperti sosok yang menyeramkan karena sebenarnya tugas Densus 88 Polri ini adalah tugas Kepolisian yang sama seperti Polisi lainnya. Cuma bidangnya ini pada pencegahan dan penindakan terhadap para pelaku atau kelompok terorisme saja," jelasnya.Ia mengatakan, para penyebar paham radikal selalu membawa narasi agama dan politik. "Untuk masyarakat Maluku harus cerdas dalam melihat hal ini dan jangan apatis sebab pencegahan paham radikal bukan saja tugasnya Kepolisian akan tapi semua lapisan masyarakat," katanya. Penyebaran paham ini di Maluku agak sulit diawasi karena tipologi daerah ini berciri kepulauan. Banyak jalur tikus yang digunakan. "Pengawasan memang agak sulit karena mereka lebih lincah dan cepat dari aparat keamanan, jika kita cegat di satu jalur maka mereka akan membuka jalur baru maka kami sangat berharap peran semuan lapisan masyarakat untuk mengantisipasi hal ini," ungkapnya.Untuk mengantisipasi penyebaran paham radikal, Kombes Sukarena mengaku pihaknya terus melakukan koordinasi dengan semua pihak seperti Ketua RT atau RW. Koordinasi dilakukan untuk mengawasi setiap orang baru yang masuk di wilayahnya. "Kami juga telah meminta para tokoh masyarakat jika ada orang baru yang dianggap mencurigakan agar segera dilaporkan ke Bhabinkamtibmas yang ada di desanya dan selain itu juga kami juga telah memberikan sosialisasi tentang empat pilar kebangsaan untuk menguatkan ideologi masyarakat dalam pencegahan paham radikalisme," sebutnya.Kepada seluruh generasi milenial di Maluku, Kombes Sukarena juga mengajak untuk selalu bijak dalam menggunakan sosial media. "Bagi adik-adik milenial yang ada di Maluku, salah satu jalur masuk paham radikalisme bisa juga melalui media sosial, dan pertemuan atau kajian-kajian agama yang disisipi paham radikalisme," katanya. Ia meminta generasi milenial agar segera menghindari ajakan-ajakan radikal melalui media sosial. Ini diharapkan agar tidak terpapar dengan doktrin-doktrin mereka yang ekstrim."Saya juga ingin tegaskan bahwa radikalisme itu tidak ada hubungannya dengan agama apapun, atau suku maupun ras. Di negara lainnya di dunia ada juga radikalisme yang terjadi dengan alasan dan komunikasi yang berbeda juga, olehnya itu kita harus cerdas dalam melihat persoalan ini dan kita harus bijak dalam penggunaan media sosial," pintanya.Senada dengan Kasatgaswil Densus 88, Ketua MUI Maluku Abdullah Latuapo juga mengakui kalau paham radikalisme sangat berbahaya dan sudah berada di depan mata. Ini harus menjadi perhatian bersama."Kami dari MUI Maluku dalam penanganan masalah radikalisme ini sudah bekerja sama dengan semua tokoh agama dan lembaga yang ada di Maluku," katanya.Paham-paham radikal dilarang Pemerintah. Beberapa kelompok diantaranya sudah dibubarkan seperti HTI. Kendati demikian, orang-orangnya masih tetap ada namun mereka mengganti nama organisasi."Olehnya itu kami selaku tokoh agama berharap adanya perhatian dan kerjasama dari semua pihak di Maluku dalam mencegah paham radikalisme masuk di daerah. Sebab mereka sesungguhnya memiliki pemahaman dan ideologi mereka berbeda dengan kita. Mereka ingin merubah dasar Negara seperti Pancasila dan UUD 1945," tegasnya.Latuapo menghimbau masyarakat agar selalu menjaga sinergitas dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam pencegahan paham radikalisme."Kepada generasi milenial Maluku kami juga meminta agar bersama-sama dengan aparat dan pemerintah daerah dalam menjaga dan mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di Maluku ini, karena damai itu indah," pintanya.Sementara itu, Ketua FKPT Maluku Abdul Rauf, berharap agar masalah terorisme jangan hanya diserahkan kepada aparat kepolisian saja. Sebab jumlah Polisi dan masyarakat di Maluku jauh berbeda, ditambah wilayah ini merupakan Kepulauan. "Harus ada kerjasama dan dukungan dari semua pihak dengan melakukan pencegahan dan menutup pintu-pintu tikus, maka mereka yang menyebarkan paham radikalisme ini bisa kita tekan dan kita hindari," katanya.Kepada generasi milenial, Rauf juga mengingatkan agar selalu melakukan penyaringan setiap informasi yang diterima sebelum disher ke medsos."Kami minta kepada para milenial Maluku apabila mendapat berita atau informasi agar di saring dahulu sebelum di shering informasinya ke media sosial yang berdampak pada terpaparnya orang lain oleh informasi yang kita sampaikan," ajaknya.Terkait dengan penyebab seseorang terpapar paham radikalisme, Rusli Amiluddin, Ketua Yayasan Bakukele yang juga merupakan mantan narapidana terorisme, karena kurangnya kesibukan yang positif."Jadi kurangnya kesibukan ini juga bisa menjadi salah satu penyebab seseorang mudah terpapar dengan paham radikalisme apalagi para milenial saat ini. Kami berharap adanya sinergitas dari semua pihak untuk bagaimana milenial di Maluku bisa disibukan dengan hal-hal yang positif seperti kami saat ini telah membangun warung baku kele yang untuk mengumpulkan para pemuda dan mantan napi terorisme untuk sama-sama duduk berkumpul dalam pembahasan hal-hal yang positif," ungkapnya.Pada beberapa waktu lalu, Rusli mengaku telah melakukan kegiatan yang sama di wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat. Kegiatan dilakukan dengan melibatkan pihak Kepolisian, TNI dan semua komponen masyarakat. Tujuannya sama yaitu untuk mencegah masuknya paham radikalisme."Kami dalam setiap dialog dan pertemuan selalu mengingatkan para milenial agar selalu dekat dengan aparat keamanan, sehingga jika terjadi permasalahan dapat segera berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desanya atau aparat keamanan terdekat," ujarnya.Ia juga mengingatkan apabila ada ajakan orang untuk ikut pengajian dan pertemuan yang dianggap mencurigakan agar dicek terlebih dahulu maksud dan tujuannya. Apabila dicurigakan, laporkan kepada aparat keamanan terdekat untuk ditindak lanjuti kemudian."Kami juga dalam setiap kegiatan Yayasan Baku Kele ini selalu melibatkan semua pihak baik itu dari Islam maupun yang dari kalangan Nasrani untuk berdialog dan saling bertukar pikiran untuk bagaimana bisa melakukan hal-hal yang positif untuk membangun persaudaraan di Maluku," pungkasnya. (PNO-12) 11 Agu 2023, 20:40 WIT
Dialog Interaktif: Polisi Menyapa Bahas Mekanisme Praktik Uji SIM Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di stasiun LPP RRI Pro I Papua, telah dilaksanakan kegiatan dialog interaktif dengan tema “Mekanisme Praktik Uji SIM”, Kamis (10/8/2023).Bertindak selaku narasumber, Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K didampingi Kanit Regident Sat Lantas Polresta Jayapura Kota Ipda Fanny Hendrika Krebru, S.H., dengan pemandu acara Sdr. Arul Firmansyah.Akhir-akhir ini media sedang gencar membicarakan kebijakan baru dalam praktek uji SIM diseluruh Indonesia yang keluarkan oleh Korlantas Polri.Kasat Lantas menjelaskan latar belakang kenapa dikeluarkannya kebijakan baru dalam mekanisme praktek uji SIM berdasarkan arahan langsung dari Kapolri sehingga dirubahlah track yang ada dalam sirkuit praktek uji SIM."Kebijakan ini berlaku untuk praktek uji SIM C yakni berupa perubahan arena atau sirkuit yang memuat banyak item seperti track yang dari angka 8 berubah menjadi huruf S, pengujian pengereman, rem reaksi, keseimbangan pengendara dan sebagainya," ucap Kasat Lantas.Perubahan kebijakan bukan tanpa alasan, namun berdasarkan evaluasi dimana beberapa item khususnya track yang lama yakni angka 8 dianggap sulit oleh pemohon SIM, sehingga perubahan ini dibuat tanpa mengurangi keterampilan dan esensi, dan perubahan track dari angka 8 ke huruf S ini mengacu pada negara maju yaitu Jepang dan Singapura.Sementara itu, Kanit Regident menyampaikan bahwa pemberlakuan sirkuit yang baru ini akan dilaksanakan mulai minggu ini dan akan disosialisasikan kepada seluruh warga Kota Jayapura, walaupun sirkuti praktek uji SIM ini hari Senin kemarin sudah dilaunching serentak diseluruh Indonesia."Tempat uji praktek SIM C ini berada di Lapangan PTC dan akan dibuka seminggu hanya satu kali dikarenakan jarak antara tempat Satpas atau tempat pengurusan administrasi dan tempat praktek uji SIM yang berbeda, sehingga setiap pemohon yang masuk dalam antrian dana lolor dalamujian teori akan mengikuti uji praktek sesuai dengan jadwal yang ditentukan," tutur Ipda Fanny.Diakhir dialog Kasat Lantas menghimbau kepada seluruh warga masyarakat khususnya yang ingin membuat SIM agar ikuti aturan yang ada, ikuti tahap uji teori hingga praktek dengan benar. "Kepada para orang tua untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mereka yang masih dibawah umur untuk tidak membawa kendaraan apabila tidak memiliki lisensi berupa SIM kerena ini sangat membahayakan keselamatan anak itu sendiri dan pengendara yang lain dan sangat beresiko terhadap kecelakaan," pungkas Kompol Dian. (PNO-12) 11 Agu 2023, 08:33 WIT
Polda Papua Berhasil Mengamankan 3 Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkoba Papuanewsonlime.com, Jayapura – Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua berhasil mengungkap dua kasus tindak pidana Narkoba. Dalam dua kasus tersebut, 3 orang tersangka dan barang bukti berupa Narkotika jenis Ganja seberat 7 kg dan 120 bungkus plastik bening ukuran sedang diduga berisikan Narkotika jenis Ganja berhasil diamankan di dua lokasi yang berbeda.Dir Reserse Narkoba Polda Papua Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si pada saat Press Release mengatakan kasus pertama terjadi di Jalan Kelapa Dua Entrop Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura Papua, pada Rabu (26/7)sekitar pukul 17.58 WIT.“Pelaku penyalahgunaan narkoba ini berinisial N, seorang laki-laki, lahir di Vanimo pada Juli 2004, dan belum bekerja. Dia merupakan warga negara PNG dan beralamat di Kampung Vanimo,” ucap Dir Narkoba Polda Papua, Kamis (10/8/2023) bertempat di Ruang Press Release Dit Narkoba Polda Papua.Penangkapan tersebut berawal dari informasi yang diterima oleh Anggota opsnal Subdit III pada hari Rabu tanggal 26 Juli 2023, sekitar pukul 14.00 WIT. Masyarakat memberikan laporan bahwa ada seorang warga negara PNG yang membawa narkotika jenis ganja menggunakan mobil Avanza berwarna biru dengan nomor polisi PA 1370 AF dari arah Pasir Dua menuju Entrop.“Yang dimana tanpa menunggu lama, Tim Opsnal kemudian melakukan pembuntutan terhadap mobil tersebut dan menemukan tiga orang warga negara PNG yang sedang makan di sebuah warung di daerah Entrop. Saat akan dilakukan penangkapan, dua orang dari mereka berhasil melarikan diri, namun satu orang tertangkap dengan inisial N,” ungkap Dir Narkoba.Pada saat penangkapan, tim berhasil menyita sejumlah barang bukti yang terdiri dari 134 bungkus plastik bening ukuran sedang, 2 karung merek Rots rice berukuran 10 kg, 1 karung merek Skel Rice ukurang 5 kg, 2 karung merek Skel Rice, 1 bal plastik hitam yang dibalut lakban bening.“Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 111 ayat (2) UU RI. No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan dipidana paling lama 20 tahun penjara,” tuturnya.Lebih lanjut, Dir Narkoba mengatakan untuk kasus kedua terjadi di Jalan Tikungan Inpres Dok IX Jayapura Utara Kota Jayapura, pada Minggu (6/8/2023) sekitar pukul 21.00 WIT.“Pelaku penyalahgunaan Narkoba ini berjumlah 2 Orang yakni laki-laki berinisial WK berusia 38 Tahun merupakan warga negara PNG dan perempuan berinisial AIB berusia 29 tahun yang merupakan warga Negara Indonesia,” katanya.Dir Narkoba menjelaskan modus Operandi kedua tersangka tersebut yang berawal dari tersangka WK mendatangkan Narkotika Jenis Ganja dengan menyewa speed boat dari Vanimo PNG tujuan Indonesia. Setelah sesampainya di belakang Hotel Andalusia Dok IX, tersangka WK menghubungi AIB yang mana kedua tersangka tersebut sudah saling kenal sejak Desember 2022.“Tersangka WK menitipkan barang haram tersebut ke AIB dengan maksud dan tujuan Narkotika tersebut untuk diperjualbelikan dan ditukar dengan barang berupa motor, laptop dan handphone,” ungkapnyaTim yang sebelumnya memperoleh informasi dari masyarakat bahwa tersangka akan memberikan Narkotika tersebut di daerah Pasir Dua, langsung bergerak cepat untuk menangkap pelaku.“Pada saat tertangkap tangan, tersangka AIB membawa 1 ball yang diduga berisi Narkotika jenis Ganja, kemudian tim melakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut dan memperoleh informasi bahwa masih ada barang bukti di rumah tersangka,” tuturnya.Tim berhasil menyita sejumlah barang bukti yang terdiri dari 120 bungkus plastik bening ukuran sedang yang berisikan Narkotika jenis Ganja yang berada di rumah tersangka AIB.Setelah tersangka AIB diamankan tim Opsnal melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tersangka WK di lampu Merah Dok V atas Kota Jayapura.“Atas perbuatannya, dua orang tersangka tersebut dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 131 ayat (1) undang-undang No. 35 tahun 2009 di pidana dengan pidana penjara seumur hidup atau di pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun,” ujarnya.Dir Resnarkoba menambahkan, keberhasilan penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba ini merupakan upaya serius dari Polda Papua dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah tersebut dan diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan narkoba.“Pihak berwenang akan terus bekerja keras untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat dari bahaya narkotika dan upaya-upaya ilegal lainnya,” tutupnya. (PNO-12) 11 Agu 2023, 07:43 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Sertijab Kapolresta Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. Upacara sertijab berlangsung di Gedung Sport Center Mapolda Maluku, Kota Ambon, Kamis (10/8/2023).Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun, dan seluruh pejabat utama Polda Maluku, beserta Ketua dan Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku turut hadir dalam acara penyerahan jabatan tersebut.Sertijab Kapolresta Ambon dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor KEP/942/VII/ 2023 tanggal 21 Juli 2023 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.Kapolresta Ambon yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Pol Raja Arthur Lumongga Simamora, kini resmi dijalankan oleh Kombes Pol Adryano Andri Ibrahim yang sebelumnya menjabat Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Maluku. Sementara Kombes Arthur diangkat dalam jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri.Kapolda Maluku Lotharia Latif dalam arahannya mengungkapkan kegiatan yang digelar ini merupakan bagian dari tindak lanjut Kapolri untuk pembinaan karir bagi personil Polri.Ia mengatakan, mutasi atau rotasi dalam jabatan di tubuh Polri merupakan hal yang biasa. Ini juga merupakan dinamika dalam pembinaan karir dan penyegaran.Menurutnya, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease merupakan barometer atau tolak ukur untuk lingkungan Polda Maluku. Polresta Ambon adalah Polres yang memiliki karakteristik kerawanan yang cukup tinggi dan perlu diantisipasi bersama."Polresta Ambon juga merupakan tampilan cerminan barometer dan etalase dari satu kesatuan di daerah kesatuan masing-masing," sebutnya.Kepada Kombes Arthur, Kapolda menyampaikan terima kasih karena telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kapolresta Ambon hampir kurang lebih satu tahun dan tujuh bulan. Ucapan yang sama juga disampaikan Kapolda kepada Istri Kombes Arthur yang sudah mendampingi suaminya tersebut selama ini.Orang nomor 1 Polda Maluku ini, juga menyampaikan selamat kepada Kombes Ibrahim yang menjabat sebagai Kapolresta Ambon yang baru.Kapolda berharap setelah diberikan amanah tersebut, Kombes Ibrahim dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan pekerjaannya tersebut."Segeralah menyesuaikan diri, karena Polresta Ambon memiliki etalase dan karakteristik dimana ketika Ambon ini tertib dan kondusif, maka wilayah-wilayah lain di Polda Maluku akan terkendali dengan aman," harapnya. (PNO-12) 10 Agu 2023, 12:19 WIT
Jaga Kamtibmas Distrik Muara Tami, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS Lakukan Sweeping Papuanewsonline.com, Keerom - Ciptakan suasana Kondusif dan aman personil Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS Pos Muara Tami menggelar kegiatan sweeping di sepanjang jalan raya Distrik Muara Tami, Kabupaten Keerom, Papua,Rabu (09/08/2023).Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencegah peredaran barang ilegal yang Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-78 di perbatasan Papua, Hal tersebut disampaikan Dankipur A Lettu inf Rico O.Harahap pada rilis tertulisnya Lanjut Dankipur menerangkan, bagi seluruh pengguna jalan yang melintas wajib berhenti dan turun dari kendaraan ketika anggota pos melaksanakan pemeriksaan, apabila ditemukan barang yang terlihat mencurigakan akan diturunkan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang tersebut."Kegiatan sweeping ini, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pos Muara Tamisalah satu upaya kami untuk mencegah penyelundupan dan peredaran barang Ilegal yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, Menyambut Hut RI ke-78 dengan Aman,lancar dan terkendali" Jelas Dankipur "Kemudian Dalam kegiatan ini anggota kami juga memberikan himbauan kepada masyarakat yang melintas agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban dengan menghindari barang ilegal yang dapat merugikan masyarakat terutama Miras dan Narkoba," Jelasnya lagi.Seperti penekanan Dansatgas Mayor Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, dengan menciptakan suasana Kondusif dan aman di wilayah perbatasan RI-PNG.Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan tertib, tampak pengguna jalan mematuhi aturan pada saat pelaksanaan pemeriksaan. (PNO-12) 10 Agu 2023, 09:57 WIT
Lakukan Pencarian Selama 2 Hari, Tim Sar Gabungan Berhasil Temukan Bocah Yang Tenggelam Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Setelah hari-hari tegang dan pencarian yang penuh semangat, sebuah sinar harapan akhirnya muncul di tengah duka. Hari kedua pencarian korban tenggelam di Sungai Digoel, Provinsi Papua Selatan, oleh Tim Search And Rescue (SAR) Gabungan TNI-Polri berhasil menemukan titik terang, Selasa (8/7/2023).Dalam upaya yang melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupaten Boven Digoel, para nelayan, dan masyarakat setempat, para personel akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam, Italia Sanbe, seorang bocah berusia 2 tahun yang mengalami Kejadian tersebut pada hari Minggu tanggal 6 Agustus 2023 lalu.Kasat Polairud Polres Boven Digoel, Iptu Ino Sain, yang memimpin operasi pencarian ini, mengungkapkan bahwa titik terang ditemukan saat para personel menyusuri TKP disekitar Muara Kali Sik Sungai Digoel, korban ditemukan dalam keadaan mengapung.“Korban ditemukan sekitar pukul 08.06 WIT dalam posisi mengapung di TKP Muara Kali Sik Sungai Digoel, tepatnya di Kampung Sokanggo, Distrik Mandobo. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi oleh pihak keluarga dan dibawa ke kediaman korban di Ujung B, belakang kompleks TMP, untuk persiapan pemakaman oleh pihak keluarga," ungkap Iptu Ino Sain.Saksi yang pertama kali menemukan korban adalah Henky Sambe, seorang pria berusia 40 tahun yang juga merupakan keluarga korban.Setelah pencarian dinyatakan selesai, tim gabungan kembali mengemas perlengkapan SAR dan melaksanakan apel penutupan pencarian korban yang dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Boven Digoel, Iptu Ino Sain.“Dalam situasi ini, masyarakat diminta untuk senantiasa menjaga keselamatan, terutama bagi anak-anak. Kami selaku petugas SAR dan pihak berwenang sangat berharap para orang tua dapat memastikan bahwa pengawasan ekstra diberikan saat anak-anak berada di sekitar perairan,” imbuhnya. (PNO-12) 08 Agu 2023, 19:56 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT