Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Wujudkan Kamtibmas Di Tanah Kenambay Umbay, Polri Dan Pemerintah Gelar Dialog Interaktif
Papuanewsonline.com, Jayapura - Bertempat di stasiun RRI Papua, telah dilaksanakan kegiatan dialog interaktif dengan tema "Wujudkan Kamtibmas di Tanah Kenambay Umbay".Dalam dialog yang digelar pada, Kamis (3/8/2023) tersebut hadir sebagai narasumber PJ Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo S, STP., M.Si., dan Wakapolres Jayapura, Kompol Joni Samonsabra, SH., MH.Dalam penyampaiannya, Wakapolres Jayapura menjelaskan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Jayapura. “Pada triwulan pertama dari Januari hingga Maret, dan April hingga Juli, terdapat sekitar 243 kasus kejahatan pada triwulan kedua angka tersebut meningkat menjadi 304 kasus,” jelasnya.Dalam kasus narkotika, lanjut Wakapolres, pada triwulan pertama terdapat 11 kasus, dan pada triwulan kedua mengalami penurunan menjadi 5 kasus. “Sedangkan untuk laka lantas, pada triwulan pertama terdapat 47 kasus, dan pada triwulan kedua naik menjadi 55 kasus. Penanganannya dilakukan baik melalui proses hukum maupun penyelesaian dengan jalur kekeluargaan,” tambah Kompol Joni.Sementara itu, PJ Bupati Jayapura, menyampaikan bahwa Kabupaten Jayapura terdiri dari 19 Distrik, 139 Kampung, dan 5 kelurahan, yang sangat luas. Fokus utama adalah pelayanan dan komunikasi yang dibangun dari komunikasi tingkat daerah hingga tingkat kampung. “Kabupaten Jayapura telah melakukan kegiatan turun ke Kampung hingga berkantor di Distrik untuk mendekatkan pelayanan dan memastikan pelayanan yang diberikan dapat diawasi langsung,” kata Triwarno.Selain itu, Kabupaten Jayapura juga melakukan pertemuan melalui Program Colo Sagu, melibatkan Tokoh Masyarakat, Agama, Usaha Kecil, serta peserta Pemilu untuk menciptakan sinergitas dalam menjaga Kamtibmas. “Menjelang peringatan HUT ke-78 nanti, Kabupaten Jayapura juga melakukan rangkaian persiapan seperti hiburan dan lomba-lomba bernuansa merah putih serta memberdayakan dan meningkatkan kreativitas UMKM, serta melakukan aktivitas wisata pulang kampung dan kunjungan di kampung dan distrik untuk memastikan persiapan paskibraka dan screening berjalan lancar,” tutupnya. (PNO-12)
03 Agu 2023, 11:49 WIT
Dari Hasil Pemeriksaan Data Kartu Keluarga, Korban Penganiayaan Di Ambon Berusia 18 tahun
Papuanewsonline.com, Ambon - Penyidikan kasus penganiayaan di Talake, Kota Ambon, yang menyebabkan korban RRS meninggal dunia terus digencarkan penyidik Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, yang dibackup Polda Maluku.Berdasarkan hasil pengembangan pemeriksaan data kependudukan dari Kartu Keluarga (KK) yang diberikan orang tua, Almarhum ternyata berusia 18 tahun, bukan 15 tahun sebagaimana awal informasi yang diperoleh."Dari hasil pengembangan kasus dan alat bukti pendukung ditemukan dari data kependudukan kartu keluarga korban yang kami terima korban lahir tanggal 08 Mei 2005. Sehingga korban saat ini sudah berusia 18 tahun, 2 bulan, 22 hari," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat di Ambon, Rabu (2/8/2023).Dari bukti kependudukan yang ditemukan tersebut, yang kemudian menjadi dasar Polri tidak menerapkan Undang-Undang Perlindungan Anak, dalam penanganan kasus itu."Namun Polri akan terus mengembangkan agar bisa diterapkan pasal yang tepat dengan ancaman yang seberat-beratnya, tapi juga harus tetap sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku," ungkapnya.Kapolda Maluku, tambah Ohoirat, juga turut berduka cita atas kematian korban. Ia berharap tidak ada lagi kasus-kasus serupa di Maluku, khususnya di kota Ambon."Bapak Kapolda juga menyampaikan turut duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan berharap jangan ada lagi kekerasan yang seperti ini di masyarakat, sehingga perlu ada sangsi yang berat untuk pelaku sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.Untuk diketahui, Almarhum diketahui dianiaya oleh AT. Penganiayaan itu menyebabkan korban meninggal dunia. Pelaku AT sudah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di rumah tahanan Polresta Ambon. (PNO-12)
02 Agu 2023, 21:03 WIT
Diduga Menghina Presiden, Mahfud MD Tanggapi Laporan Rocky Gerung
Papuanewsonline.com, Jakarta - Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi laporan terhadap Rocky Gerung ke Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Rocky Gerung dilaporkan karena diduga menghina Presiden Joko Widodo.Mahfud mengatakan, Presiden Jokowi tak berniat untuk mengadukan terhadap pihak kelopolisian. Pasalnya, hal tersebut merupakan delik aduan yang dimana pihak terhina harus membuat laporan secara langsung."Iya oleh sebab itu saya juga sudah melihat, Pak Jokowi itu tidak mau mengadu. Ini Pak Jokowi tidak mau mengadu, oleh sebab itu kita berharap ya banyak juga masukan kepada saya dari akademisi, aktivis, masa negara diam aja kepala negara dilecehkan dan sebagainya," ucap Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (2/8/2023). (PNO-12)
02 Agu 2023, 20:43 WIT
Polres Yahukimo Lakukan Penyelidikan Terkait Kasus Penganiayaan Di Jln. Statistik Dekai
Papuanewsonline.com, Jayapura - Polres Yahukimo saat ini tengah menangani kasus penganiayaan terhadap seorang warga bernama Matius Ropa hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Jln. Statistik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.Kabid Humas Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom membenarkan peristiwa tersebut saat ditemui oleh awak media, Rabu (2/8).Kabid Humas menjelaskan bahwa kejadian itu diketahui sekira pukul 11.15 WIT oleh personel melalui HT bahwa ada seorang warga yang menjadi korban penganiayaan, sehingga dengan cepat personel bergeser ke TKP.“Saat personel di perjalanan menuju TKP, kemudian mendapat informasi bahwa korban telah di bawa menuju RSUD Dekai oleh seorang saksi yakni RM (47),” ujarnya.AKBP Arief Kristanto, S.H., S.I.K., M.Si selaku Kapolres Yahukimo menambahkan bahwa pada tubuh korban ditemukan tujuh luka akibat benda tajam. Sayangnya, ketika korban tiba di rumah sakit, keadaannya sudah sangat kritis dan nyawa tidak dapat diselamatkan.“Ketika personel tiba di TKP, pelaku tidak ditemukan. Oleh karena itu, mereka sedang melakukan penelusuran dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari tahu kronologi kejadian secara lebih mendalam,” ucapnya.Dalam proses olah TKP, personel menemukan beberapa barang bukti antara lain berupa satu buah bilah parang tanpa gagang, satu buah sarung sangkur berwarna hitam, satu buah sendal merk Ando berwarna hitam hijau dengan bercak darah, satu buah batang kayu, satu lembar baju berwarna hitam dengan corak merah putih dan bercak darah, satu lembar celana panjang training berwarna hitam, serta satu lembar dalaman pria berwarna hitam.“Selanjutnya, saksi-saksi akan diperiksa untuk memberikan keterangan yang lebih jelas mengenai kejadian tersebut. Selain itu, sebuah Laporan Polisi (LP) juga telah dibuat dan dilaporkan kepada pimpinan,” terang Kapolres.AKBP Arief manyampaikan, pihaknya akan melanjutkan penyelidikan untuk mencari keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui identitas pelaku. Mereka juga akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur. PNO-11
02 Agu 2023, 19:43 WIT
Kapolda Maluku Kirimkan Tim Untuk Bantu Kawal Kasus Tewasnya Pemuda Yang Dianiaya
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku terus mengembangkan kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian dan menjadi viral di kota Ambon.Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, bahkan menurunkan tim untuk memberikan asistensi dan pendampingan kepada Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease agar kasus itu segera bisa dituntaskan."Bapak Kapolda menurunkan tim yang dipimpin oleh Dirreskrimum untuk memberikan asistensi dan pendampingan kepada Kasat Reskrim Polresta Ambon agar kasus segera bisa dituntaskan dan pelaku dihukum dengan ancaman yang paling berat," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, Selasa (1/8/2023).Hingga saat ini semua bukti dan fakta-fakta terus dikumpulkan penyidik agar kasus itu dapat segera diselesaikan."Untuk usia korban berdasarkan data dan dokumen kependudukan yang ada, sudah dipastikan korban berumur 18 tahun jadi tidak lagi masuk katagori anak-anak tapi sudah dewasa," jelasnya.Beredar kabar kalau tersangka saat ini hanya dituntut 7 tahun. Proses penyidikan masih terus berjalan dan akan bisa dikembangkan dengan alat bukti atau bukti-bukti yang ada untuk penerapan pasal yang ancamannya lebih berat."Bapak Kapolda telah memerintahkan agar terapkan pasal yang tepat dan ancaman yang paling berat untuk tersangka sehingga kasus-kasus seperti ini tidak terulang lagi di tengah masyarakat," tegasnya.Menurutnya, kasus ini sudah ditangani cepat oleh Polresta Ambon. Dalam waktu 1x24 jam pelaku sudah ditangkap dan proses hukum. "Penanganan kasusnya baru dua hari, penyidik masih punya banyak waktu untuk bisa menerapkan pasal tambahan dengan ancaman yang terberat bagi tersangka," ujarnya. (PNO-12)
02 Agu 2023, 09:16 WIT
500 Personel Komcad Hanneg Matra Darat Resmi Dilantik Oleh Pangdam I/BB
Papuanewsonline.com, Pematangsiantar - Pangdam I/BB, Mayjen TNI A Daniel Chardin, SE, MSi, melantik 500 orang menjadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara (Komcad Hanneg) Matra Darat, Senin (31/7/2023). Ke-500 orang itu dilantik dalam upacara penutupan Latsarmil Komcad TA 2023 di Markas Rindam I/BB, Pematangsiantar. Pangdam I/BB yang membacakan amanat Menhan RI, Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesiapan dan kerelaan untuk ikut serta menjadi bagian dari Komcad Hanneg. "Kerelaan ini merupakan bukti tanggung jawab kita bersama akan pentingnya kesadaran bela negara bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengingat, bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab Kemhan, TNI dan Polri, tetapi juga semua warga negara Indonesia," ucap Pangdam. Menhan berharap para Komcad Hanneg mampu mengobarkan semangat bela negara dalam penerapan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) kepada seluruh komponen lainnya. "Sebagai Komcad Hanneg, kalian harus siap dimobilisasi sesuai perintah Presiden RI dengan persetujuan DRP RI dengan komandan dan kendalinya berada di Panglima TNI. Ini bertujuan untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan komponen utama dalam menghadapi ancaman demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," ungkap Pangdam mengakhiri amanat Menhan. Selain di Rindam I/BB, Latsarmil Komcad Hanneg Matra Darat lainnya juga digelar di Kodam XIII/Merdeka (300 orang), Kodam IX/Udayana (500 orang), dan Kodam XVIII/Kasuari (200 orang). Untuk Matra Laut berada di Komando Pendidikan Marinir (500 orang), dan Matra Udara dipusatkan di Wingdik 800/Pasgat (500 orang). Turut hadir di acara, antara lain Dir Belaneg Kemhan RI, Brigjen TNI Sarwono BSc, SIP, PSC, Irdam I/BB, Brigjen TNI Boni Christian Pardede, SE, Danrem 022/PT, Danrem 023/KS, para PJU Kodam I/BB, serta unsur Forkopimda Pematangsiantar. (PNO-12)
02 Agu 2023, 07:34 WIT
Lakukan Penggrebekan Di Markas KKB, Personel Gabungan Berhasil Amankan Pelaku
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Setelah kejadian penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Yahukimo terhadap Pos Brimob Polda Papua BKO Polres Yahukimo pada hari Senin (31/07/2023). Personel gabungan langsung melakukan penyisiran di seputaran Kota Yahukimo.Pada saat melakukan penyisiran di wilayah Kompleks Pasar Baru Kota Dekai, personel mengamankan satu orang yang diduga KKB wilayah Yahukimo berinisial AS.Kabid Humas Polda Papua Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.Kabid Humas mengatakan saat mengamankan, personel gabungan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mendapatkan informasi dari orang yang diamankan tersebut yakni melihat 2 (dua) pelaku yang melakukan penyerangan terhadap Pos Brimob Polda Papua BKO Polres Yahukimo dan mengetahui lokasi markas KKB wilayah Yahukimo.“Pada pukul 11.55 wit, Personel Gabungan langsung melakukan penyergapan di TKP yang berada di dalam hutan dibelakang Kantor Bupati Yahukimo dan mengakibatkan terjadinya kontak tembak antara aparat keamanan dengan KKB, Kontak senjata berhasil melumpuhkan 2 orang KKB, setelah dilakukan olah TKP selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Dekai untuk divisum dan diidentifikasi untuk mengetahui identitas kedua orang KKB pelaku penyerangan Pos Brimob tersebut” ucap Kabid Humas.Akibat kontak tembak tersebut, 1 personel Satgas Aman Nusa Bharatu Jogianus Riko mengalami luka tembak di bagian paha sebelah kiri (dalam keadaan sadar) yang saat ini dirawat di RSUD Dekai.“Personel Gabungan mengamankan beberapa barang bukti di TKP antara lain 6 (enam) pucuk senjata api rakitan beserta amunisi, 60 (enam puluh) anak panah, 6 (enam) parang dan 1 (satu) buah kapak,” ungkapnya.Kombes Benny juga mengungkapkan, Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz saat ini melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan KKB wilayah Yahukimo. (PNO-12)
01 Agu 2023, 20:44 WIT
Pos BKO Brimob di Yahukimo Diserang Oleh KKB
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kelompok Kriminal Bersenjata kembali berulah. Kali ini kelompok tersebut melakukan penembakan terhadap Pos Brimob Polda Papua BKO Polres Yahukimo di Jalan Paradiso Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi Selasa (01/08/2023) siang, membenarkan adanya kejadian tersebut.Dirinya menjelaskan penembakan itu terjadi pada hari Senin (31/07) sekira pukul 23.40 WIT terhadap Pos Brimob BKO Polres Yahukimo.“Menurut laporan yang diterima melalui HT (Handy Talkie), penyerangan ini dilakukan dengan menggunakan Senjata Api dari arah samping kiri Pos Brimob tersebut,” ucap Kabid Humas. Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan setelah menerima laporan tersebut, Personel Gabungan Polres Yahukimo bekerja sama dengan Satgas Damai Cantenz langsung melakukan backup dan merespons laporan tersebut.“Personel gabungan dengan cepat dapat mengendalikan situasi di sekitar lokasi,” tuturnya.Kombes Benny mengungkapkan, dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ia juga mengatakan bahwa pasca kejadian situasi di Kota Dekai Kabupaten Yahukimo aman dan kondusif.“Kejadian ini diduga dilakukan oleh KKB wilayah Yahukimo, Personel Gabungan terus melakukan kegiatan patroli di seputaran Kota Dekai,” pungkas Kabid Humas Polda Papua. (PNO-12)
01 Agu 2023, 18:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru