logo-website
Kamis, 27 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Gedung Rawat C2 RSUD Mimika Akan Dibangun Dengan Anggaran Rp242 Miliar Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) resmi menyepakati pembangunan Gedung Perawatan C2 di RSUD Mimika dengan nilai total mencapai Rp 242 miliar. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Bupati Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Emanuel, serta Ketua DPRK Primus Natikapereyau dan pimpinan dewan lainnya, Jumat (10/4/2026) di ruang pertemuan RSUD.Proyek strategis ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun berturut-turut dari 2026 hingga 2028. Tahun pertama dialokasikan Rp 72 miliar, dilanjutkan Rp 110 miliar pada tahun kedua, dan Rp 60 miliar di tahun ketiga. Johannes Rettob menargetkan pembangunan ini harus rampung sebelum masa jabatan berakhir atau sebelum 2029. Proses lelang akan dilakukan satu kali untuk menghindari kendala teknis di tengah jalan.Kebutuhan pembangunan ini sangat mendesak mengingat kapasitas RSUD yang saat ini hanya memiliki minimal 181 tempat tidur, namun jumlah pasien rawat inap kerap melonjak hingga mencapai 300 orang. "Kondisi over kapasitas ini menjadi alasan utama agar pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal dan nyaman bagi masyarakat," jelas Bupati.Sementara itu, Ketua DPRK Primus Natikapereyau menyambut baik langkah ini sebagai investasi jangka panjang. Ia meminta pelaksanaan proyek multi years ini direncanakan matang, tepat waktu, dan pengelolaan anggaran harus efisien serta akuntabel. Pihak legislatif menegaskan akan melakukan pengawasan ketat agar pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Penulis: Jid Editor: GF 11 Apr 2026, 12:10 WIT
Polwan Tanimbar Edukasi TPKS dan Tertib Lalu Lintas ke Anak Usia Dini Papuanewsonline.com, Tanimbar - Sebanyak 60 siswa TK Anggrek Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mendapat edukasi pencegahan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan tertib berlalu lintas dari Polisi Wanita (Polwan) Polres Kepulauan Tanimbar, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat perlindungan anak sejak usia dini.Kegiatan yang berlangsung pukul 09.45 hingga 11.00 WIT di TK Anggrek Saumlaki ini dipimpin oleh personel Polwan dengan menghadirkan pemateri IPDA Eva Sagala dan BRIPDA Maryana Luturmas, S.H.Sosialisasi diikuti antusias oleh puluhan siswa, didampingi Kepala Sekolah Rachel Ongirwal dan para guru. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar terkait TPKS, pengenalan bagian tubuh pribadi yang harus dilindungi, hingga keberanian anak untuk menolak dan melaporkan tindakan tidak pantas.Selain itu, anak-anak juga dibekali edukasi tertib berlalu lintas, seperti cara berjalan kaki yang aman, menyeberang jalan, serta pengenalan rambu-rambu dasar lalu lintas.Kegiatan dikemas secara interaktif melalui lagu edukatif “Menjaga Diri” dan “Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas”, sesi tanya jawab, serta pemberian cendera mata guna meningkatkan daya serap anak.Karo SDM Polda Maluku selaku Pembina Harian Polwan Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaedi, menegaskan bahwa edukasi sejak usia dini merupakan langkah strategis dalam mencegah kekerasan terhadap anak.“Polwan memiliki peran penting dalam memberikan edukasi humanis kepada anak-anak. Melalui pendekatan yang ramah, kita tanamkan keberanian untuk melindungi diri sekaligus membangun kesadaran hukum sejak dini,” ujarnya.Ia juga menambahkan bahwa pengenalan disiplin berlalu lintas sejak usia dini menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang patuh hukum.“Ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi bagian dari upaya membangun budaya tertib dan aman di tengah masyarakat, dimulai dari anak-anak,” tegasnya.Program ini menjadi wujud konkret implementasi peran Polri sebagai pelindung masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak. Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kasus kekerasan seksual dan keselamatan lalu lintas, pendekatan edukatif berbasis sekolah dinilai efektif dalam membangun kesadaran sejak dini.Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari pihak sekolah dan peserta.Melalui kegiatan ini, Polwan Polres Kepulauan Tanimbar menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, sekaligus memperkuat budaya disiplin dan kepatuhan hukum sejak usia dini di Maluku. PNO-12 09 Apr 2026, 15:43 WIT
Seleksi Akpol 2026, Biddokkes Polda Maluku Gelar Rikkes Tahap I Berbasis Prinsip BETAH Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku memperketat proses seleksi Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan, dan akuntabel. Tahapan pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap I digelar Biddokkes Polda Maluku, Rabu (8/4/2026).Kegiatan yang berlangsung di Kantor Biddokkes Polda Maluku ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri terpadu tingkat Panitia Daerah (Panda).Pelaksanaan rikkes dipimpin Kabid Dokkes Polda Maluku Kombes Pol. dr. Muhammad Faizal Zulkarnaen, Sp.KF., M.H.Kes., M.A.R.S. selaku Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan, melibatkan panitia dari Biro SDM serta pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam.Dalam arahannya, Kabid Dokkes menegaskan seluruh tahapan seleksi wajib berpedoman pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta dilakukan secara profesional dan objektif.“Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara teliti dan objektif untuk memastikan hanya peserta yang memenuhi standar yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya,” ujarnya.Berdasarkan data panitia, sebanyak 65 peserta mengikuti rikkes tahap I, terdiri dari calon Taruna dan Taruni. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 71 pendaftar awal, setelah 6 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat pada tahap pemeriksaan administrasi awal.Adapun materi pemeriksaan meliputi:* Antropometri (postur tubuh);* Tinggi dan berat badan;* Pemeriksaan THT, mata, gigi, dan tekanan darah;* Pemeriksaan fisik umum.Kehadiran pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur serta bebas dari praktik kecurangan.Tahapan ini menjadi bagian dari komitmen Polri secara nasional dalam mewujudkan sistem rekrutmen anggota yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. PNO-12 09 Apr 2026, 15:36 WIT
Irwasda Polda Maluku Turun Langsung Awasi Rikkes Seleksi Akpol 2026 Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku memastikan proses seleksi Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berjalan bersih, transparan, dan akuntabel. Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Maluku, Kombes Pol I Made Sunarta, turun langsung mengawasi tahapan pemeriksaan kesehatan (rikkes), Rabu (8/4/2026).Pengawasan dilakukan di Kantor Biddokkes Polda Maluku sebagai bagian dari fungsi kontrol internal untuk menjamin integritas rekrutmen Polri yang bebas dari praktik kecurangan dan intervensi.Kegiatan ini turut dihadiri Kabid Dokkes selaku Ketua Tim Rikkes serta personel pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam Polda Maluku.Dalam arahannya, Irwasda menegaskan seluruh panitia wajib memegang prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam setiap tahapan seleksi.“Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan secara teliti, objektif, dan profesional. Ini untuk memastikan hanya calon perwira terbaik yang memenuhi standar yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya,” kata Sunarta.Ia juga mengingatkan peserta agar tidak percaya pada praktik percaloan atau janji kelulusan dari pihak tidak bertanggung jawab.“Kelulusan murni hasil kemampuan masing-masing. Tidak ada pihak yang bisa meluluskan selain diri sendiri. Jangan coba-coba mencari jalan pintas,” tegasnya.Irwasda menekankan tiga prinsip utama dalam pengawasan seleksi:Integritas proses, tanpa ruang bagi kecurangan;Kemandirian peserta, tanpa intervensi pihak luar;Objektivitas medis, sesuai standar pemeriksaan kesehatan Polri.Pengawasan langsung ini merupakan bagian dari komitmen Polri secara nasional dalam mewujudkan rekrutmen anggota yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. PNO-12 09 Apr 2026, 14:51 WIT
Kadistrik Iwaka Tinjau Lokasi Kebakaran, 2 Rumah Ludes Terbakar Papuanewsonline.com, Mimika – Kepala Distrik Iwaka, Jhon Kemong, turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah warga di Kampung Naena Muktipura (SP 6), Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, pada Selasa (7/4/2026). Kunjungan ini dilakukan bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap musibah yang menimpa masyarakat setempat.Dalam peninjauannya, Jhon Kemong melihat langsung kondisi bangunan yang hangus terbakar serta menyapa para korban untuk memberikan dukungan moril. Ia juga memastikan agar proses pendataan awal segera dilaksanakan guna mengetahui besaran kerugian materiil serta mencatat kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi oleh para keluarga yang terdampak.“Kehadiran kami di sini untuk memastikan kondisi warga dan mempercepat langkah penanganan, termasuk pendataan kerugian serta kebutuhan darurat,” ujar Jhon di lokasi kejadian. Diketahui, api yang membesar tersebut berhasil melalap habis sedikitnya dua unit rumah hunian warga hingga tidak tersisa, menyebabkan pemiliknya kehilangan tempat tinggal.Jhon Kemong menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat situasi darurat, guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran. Sementara itu, para korban dan warga sekitar berharap adanya bantuan lanjutan, baik berupa kebutuhan pokok sehari-hari maupun dukungan untuk pembangunan kembali rumah mereka yang hangus.  Penulis: Jid Editor: GF 07 Apr 2026, 19:17 WIT
28 Penumpang Selamat Tiba di Pomako, Operasi SAR Ditutup Setelah Bantuan BBM dari Keluarga Papuanewsonline.com, Timika – Kabar melegakan akhirnya datang dari perairan Pasir Hitam setelah dua kapal yang sebelumnya dilaporkan mengalami kehabisan bahan bakar minyak (BBM) berhasil tiba dengan selamat di Pelabuhan Pomako, Timika, pada Minggu pagi (05/04/2026). Sebanyak 28 penumpang dipastikan selamat, mengakhiri kekhawatiran keluarga dan masyarakat yang sejak awal terus memantau perkembangan situasi.Insiden ini sempat memicu operasi pencarian dan pertolongan (SAR) secara intensif oleh tim gabungan, mengingat lokasi kejadian berada di wilayah perairan yang cukup luas dan berpotensi membahayakan keselamatan para penumpang.Menurut keterangan pelapor, Yosep Witayau, kedua kapal akhirnya dapat melanjutkan pelayaran setelah mendapatkan bantuan suplai BBM dari pihak keluarga yang turun langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian.“Menurut keterangan pelapor, Yosep Witayau, kedua kapal tersebut dapat melanjutkan pelayaran setelah mendapatkan bantuan suplai BBM dari pihak keluarga yang turun melakukan pencarian di lokasi kejadian.”Speed boat yang mengangkut delapan penumpang menjadi kapal pertama yang berhasil tiba di Pelabuhan Pomako. Kapal tersebut dilaporkan merapat sekitar pukul 00.00 WIT atau tengah malam.Sementara itu, long boat yang membawa 20 penumpang lainnya menyusul beberapa jam kemudian dan tiba dengan selamat sekitar pukul 09.00 WIT pada Minggu pagi.“Speed boat yang membawa 8 penumpang dilaporkan tiba lebih dahulu sekitar pukul 00.00 dini hari, sedangkan long boat dengan 20 penumpang lainnya menyusul dan tiba dengan selamat pada pukul 09.00 pagi.”Dengan telah dipastikannya keselamatan seluruh penumpang, operasi SAR yang sebelumnya digelar resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur tim gabungan yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.“Dengan dikonfirmasikannya keselamatan seluruh orang di atas kapal, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) yang digelar secara intensif resmi ditutup.”Pihak berwenang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR, aparat gabungan, serta keluarga korban yang ikut berperan aktif dalam pencarian dan bantuan logistik di lapangan.Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna transportasi laut, khususnya terkait kesiapan logistik dan kecukupan bahan bakar sebelum melakukan perjalanan di wilayah perairan Mimika yang memiliki jalur pelayaran cukup panjang.“Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan keselamatan pelayaran, khususnya terkait kesiapan logistik dan bahan bakar sebelum berlayar di wilayah perairan yang cukup luas.”Selain itu, daftar nama seluruh penumpang yang selamat telah diterima lengkap oleh pihak berwenang, memastikan tidak ada korban jiwa maupun penumpang yang masih dinyatakan hilang dalam insiden tersebut.“Daftar nama penumpang yang selamat telah diterima lengkap oleh pihak berwenang, memastikan tidak ada satu pun jiwa yang hilang dalam insiden ini.” Penulis: Jid Editor: GF 06 Apr 2026, 10:40 WIT
Kepala BNPB Turun Langsung ke Manado, Pastikan Penanganan Darurat Gempa M 7,6 Berjalan Terpadu Papuanewsonline.com, Manado – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., turun langsung ke Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (3/4/2026), untuk memastikan penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 berjalan optimal dan terpadu. Kehadirannya difokuskan pada peninjauan kerusakan bangunan serta kondisi permukiman warga terdampak.Setibanya di lokasi, Kepala BNPB meninjau area Gedung KONI (Hall B) yang mengalami kerusakan cukup parah akibat guncangan gempa. Selain itu, ia juga menyambangi kawasan permukiman warga guna melihat secara langsung dampak kerusakan rumah dan fasilitas umum yang terdampak bencana. Dalam kunjungannya, Suharyanto berdialog langsung dengan warga sekitar yang terdampak. Dari kesaksian masyarakat, ia mendengarkan kronologi saat gempa terjadi yang memicu kepanikan dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. BNPB mencatat hingga Jumat terdapat satu korban jiwa dan ratusan gempa susulan yang terus dipantau. Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga menyerahkan bantuan logistik berupa kebutuhan dasar kepada warga terdampak, termasuk bagi mereka yang mengalami luka-luka akibat reruntuhan material bangunan.Usai peninjauan di Kota Manado, rombongan BNPB melanjutkan perjalanan menuju rumah duka korban meninggal dunia di Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Kehadiran Kepala BNPB di lokasi tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Di sela kegiatan peninjauan, Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah pusat telah hadir sejak Kamis malam sesuai arahan Presiden untuk mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan awal bencana."Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto, kami langsung memastikan kondisi di lapangan. Tadi malam begitu sampai, kami melaksanakan rapat koordinasi dengan unsur TNI-Polri dan Kalak BPBD Provinsi Sulawesi Utara. Penanganan awal sudah dilakukan dengan sangat baik dan terpadu," ujar Suharyanto di sela-sela peninjauan. BNPB juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan BMKG, hingga Jumat telah terjadi 401 kali gempa susulan (aftershock), meskipun tren kekuatannya terus menurun dan tidak melebihi gempa utama M 7,6. "Bapak Kepala BMKG menginformasikan ada 401 kali gempa susulan, namun tidak ada yang kekuatannya melebihi gempa awal. Trennya menurun. Kita akan pantau terus hingga satu minggu ke depan sampai ada rilis resmi dari BMKG mengenai aktivitas energi gempa ini," tambahnya. Terkait bantuan bagi masyarakat, pemerintah menegaskan akan bertanggung jawab atas perbaikan rumah warga yang rusak, baik rusak ringan, sedang, maupun berat, dengan mekanisme yang disesuaikan berdasarkan status tanggap darurat dan kemampuan fiskal daerah."Untuk rumah masyarakat yang rusak, akan diperbaiki oleh pemerintah. Polanya sama seperti di daerah bencana lain. Rumah rusak ringan dan sedang akan diperbaiki, sementara yang rusak berat akan diganti (pembangunan baru). Mekanismenya nanti melihat pengajuan dan kemampuan fiskal daerah, jika diserahkan ke pusat, maka pusat akan ambil alih," tegasnya. BNPB bersama tim gabungan akan terus melakukan asesmen mendalam di lapangan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyintas terpenuhi serta tidak ada wilayah terdampak yang terlewat dari penanganan. (GF) 03 Apr 2026, 23:01 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT