Papuanewsonline.com
120 Jemaah Haji Mimika Bertolak ke Tanah Suci, Dilepas dengan Doa dan Haru Mendalam
182 Ribu Kasus Malaria Di Mimika, BADKO HMI PAPUA Desak Pemerintah Melakukan Intervensi Khusus
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Maritim Perairan Timika, Waspada Gelombang Hingga 1,5 Meter
Polres Mimika Bongkar Pabrik Sopi Ilegal di Kawasan Hutan SP 5, Pelaku Berhasil Kabur
LMA Mimika Ajak Semua Pihak Tahan Diri Jaga Perdamaian dan Lindungi Warga Sipil Papua
Pickup Pengangkut Air Terguling Di Pertigaan Hasanuddin, Pengendara Baru Belajar Mengemudi
PTFI Setor Rp4,8 Triliun: Mimika Terima Bagian Terbesar, Total Kontribusi Capai Rp75 Triliun
Lapas Timika Gelar Ikrar Bersih Dari Hp Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan
Lima Warga Diklaim Tewas di Kali Kabur, TPNPB Soroti Operasi Militer di Tembagapura
BADKO HMI dan Polda Papua Sepakati Sinergi, Fokus Tangani Tambang Ilegal hingga Hoaks Digital
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Program Penerbangan Natal Freeport, 90 Ton Bahan Makanan Dikirim ke Lembah Terpencil
Papuanewsonline.com, Mimika — PT Freeport Indonesia (PTFI)
kembali menggelar program Community Christmas Flights dengan mengerahkan
helikopter untuk mengangkut sebanyak 90 ton bahan makanan dan kebutuhan Natal
bagi warga di Lembah Aroanop, Lembah Tsinga, dan Lembah Jila, dataran tinggi
Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Program ini menjadi agenda rutin perusahaan
sejak 2015 untuk mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasional.Kegiatan ini bertujuan memudahkan warga memenuhi kebutuhan
perayaan Natal dan Tahun Baru tanpa harus menghadapi keterbatasan akses
transportasi. Dari total muatan yang diangkut, sebanyak 8,4 ton merupakan
bantuan langsung dari PTFI, sementara seluruh barang telah melalui pemeriksaan
keamanan menggunakan X-Ray sebelum diterbangkan.Pelaksanaan penerbangan berlangsung selama periode 7 hingga
23 Desember 2025 dengan total 35 kali penerbangan dari Bandara Mozes Kilangin
Timika menuju sejumlah titik penurunan di wilayah pegunungan. Setiap
penerbangan menempuh waktu sekitar satu jam pulang-pergi, menyesuaikan kondisi
cuaca dan medan.Untuk efisiensi distribusi, helikopter menggunakan metode
sling load, yakni kargo digantung di bagian bawah helikopter. Metode ini
dinilai efektif karena memungkinkan barang diturunkan langsung di lokasi
terdekat dengan permukiman warga tanpa harus dijemput jauh dari kampung.Wilayah yang terlayani dalam program ini mencakup tujuh
kampung di Lembah Aroanop, delapan kampung di Lembah Tsinga, dan 12 kampung di
Lembah Jila. Di kawasan tersebut tidak tersedia akses kendaraan bermotor,
sehingga seluruh aktivitas mobilitas hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki
atau tenaga pikul.Setelah barang tiba di titik penurunan, warga masih harus
membawa logistik ke kampung masing-masing dengan berjalan kaki selama dua
hingga empat jam melalui jalur pegunungan dan menyeberangi sungai. Kondisi
geografis ini menjadi tantangan utama distribusi logistik di wilayah dataran
tinggi Mimika.Selain penerbangan kargo, PTFI juga memberikan dukungan
angkutan darat bagi warga di Kampung Banti 1, Banti 2, Kimbeli, dan Opitawak
pada 15 hingga 24 Desember 2025. Dukungan tersebut mencakup 36 perjalanan bus
yang mengangkut 1.473 penumpang serta 126 ton barang kebutuhan masyarakat.Di wilayah dataran rendah, PTFI turut mendukung mobilitas
warga Suku Kamoro di Kampung Koperapoka, Nayaro, Tipuka, Ayuka, dan Nawaripi.
Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga
kelancaran distribusi logistik serta mempererat hubungan dengan masyarakat
sekitar wilayah operasional.
Penulis: JidEditor: GF
30 Des 2025, 14:56 WIT
Anomali Cuaca Akhir Tahun, Timika Alami Suhu Panas Ekstrem Meski Intensitas Hujan Tinggi
Papuanewsonline.com, Mimika — Warga Kota Timika, Kabupaten
Mimika, Papua Tengah, dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak biasa menjelang
akhir tahun 2025. Di tengah tingginya intensitas hujan, suhu udara justru
terasa panas ekstrem, menciptakan kondisi gerah yang berbeda dari karakter
musim penghujan pada umumnya.Berbeda dengan sejumlah wilayah lain yang mengalami
penurunan suhu saat hujan meningkat, Timika justru menunjukkan pola sebaliknya.
Hujan tidak turun merata sepanjang hari, melainkan terkonsentrasi pada waktu
tertentu, sehingga panas masih mendominasi sejak pagi hingga siang hari.“Kita harus waspada dengan perubahan cuaca ini agar tidak
terkena masalah kesehatan,” ujar Forecaster BMKG Mimika, Sony Hartono, saat
ditemui di Kantor BMKG Mimika, Selasa (30/12/25).Berdasarkan catatan BMKG Mimika, suhu rata-rata udara selama
Desember 2025 berada di kisaran 27 derajat Celsius. Namun demikian, pada siang
hari suhu dapat meningkat signifikan dan mencapai 33 hingga 35 derajat Celsius,
terutama saat cuaca cerah sebelum hujan turun.Sony menjelaskan bahwa hujan pada bulan Desember didominasi
oleh pembentukan awan-awan besar yang muncul pada sore hari. Awan tersebut
bergerak dari arah utara menuju wilayah Kota Timika hingga kawasan Pomako di
bagian selatan.“Pagi cerah, siang panas terik, dan hujan baru turun sore
hari,” katanya.BMKG juga memprediksi hujan lebat yang disertai petir akan
rutin terjadi pada rentang waktu pukul 17.00 hingga 20.00 WIT dengan durasi
sekitar satu hingga dua jam. Dalam kondisi tertentu, apabila awan terbentuk
secara masif, hujan ringan berpotensi berlangsung hingga tengah malam.Memasuki Januari 2026, pola cuaca di wilayah Mimika
diperkirakan tidak mengalami perubahan signifikan. Perbedaan utama yang
diprediksi adalah adanya peningkatan kecepatan angin yang berkisar antara 3
hingga 5 knot dibandingkan bulan sebelumnya.Sementara itu, kondisi perairan di wilayah Mimika masih
tergolong normal. Tinggi gelombang laut diperkirakan berada pada kisaran 0,5
hingga 1,25 meter dan dinilai masih aman bagi aktivitas pelayaran skala lokal.BMKG Mimika mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan
aktivitas harian dengan pola cuaca yang terjadi serta secara rutin memantau
informasi dan peringatan cuaca terbaru guna mengantisipasi dampak kesehatan
maupun gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem.
Penulis: JidEditor: GF
30 Des 2025, 14:50 WIT
Melalui Dokkes Polres Langkat, Polri Hadir Beri Layanan Kesehatan Kepada Masyarakat
Papuanewsonline.com, Langkat - Pada hari Senin, 29 Desember 2025, Polri melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Langkat melaksanakan bakti kesehatan berupa obat-obatan kepada masyarakat Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat pasca bencana alam banjir yang melanda wilayah tersebut.Bantuan obat-obatan yang diberikan meliputi vitamin, obat batuk, obat pilek, obat penurun demam, obat luka, serta sirup penunjang peningkatan imunitas tubuh. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan dan membantu masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih akibat bencana banjir.Selain memberikan bantuan medis, Tim Dokkes Polres Langkat juga memberikan dukungan moril kepada masyarakat dengan menyampaikan pesan-pesan semangat dan empati. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu menumbuhkan optimisme serta semangat baru bagi warga untuk bangkit dan menjalani kehidupan pasca bencana alam yang berdampak besar terhadap tempat tinggal dan aktivitas sehari-hari mereka.Akibat bencana banjir tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke masjid karena rumah yang mereka huni hanyut terbawa arus banjir atau mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat dihuni lagi. Berdasarkan data di Desa Harapan Makmur, terdapat 11 rumah hilang terbawa arus, 10 rumah mengalami rusak parah, dan 15 rumah rusak ringan. Kondisi permukiman di sepanjang perjalanan menuju Desa Sei Pakis juga menunjukkan banyak rumah warga yang terdampak, baik yang hancur maupun yang masih dapat dihuni setelah dilakukan pembersihan lumpur dan sisa genangan air.Masyarakat menyampaikan harapan agar bantuan dan perhatian dari berbagai pihak terus berlanjut, khususnya untuk membantu pemulihan kehidupan dan perbaikan tempat tinggal mereka. Warga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polri dan seluruh pihak terkait atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan pasca bencana alam. PNO-12
29 Des 2025, 22:54 WIT
Operasikan 29 Dapur Lapangan, Polri Jamin Kebutuhan Konsumsi Warga Terpenuhi
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri mengoperasikan puluhan dapur lapangan untuk memastikan kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, saat ini Polri telah menyiapkan 29 dapur lapangan yang tersebar di tiga provinsi terdampak.“Untuk dapur lapangan yang juga kita persiapkan ada 29 dapur lapangan. Di Aceh 17 titik, di Sumatera Utara 7 titik, dan di Sumatera Barat 5 titik,” kata Kapolri.Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pascabencana yang digelar di Posko Terpadu Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (29/11/2025).Dapur lapangan tersebut berfungsi sebagai pusat penyediaan makanan siap saji bagi warga terdampak, relawan, serta petugas gabungan yang bertugas di lokasi bencana.Keberadaan dapur lapangan dinilai sangat penting untuk menjaga ketahanan fisik dan kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.Selain mengoperasikan dapur lapangan, Polri juga mendukung pelayanan kesehatan melalui pendirian posko kesehatan serta pengerahan personel guna mempercepat proses pemulihan sosial masyarakat di wilayah terdampak.Kapolri menegaskan, Polri akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian jumlah dapur lapangan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan. PNO-12
29 Des 2025, 22:22 WIT
Pria Tanpa Identitas Jalani Perawatan Intensif di RSUD Mimika Usai Diduga Mengalami Mabuk Berat
Papuanewsonline.com, Mimika – Seorang pria tanpa identitas
saat ini masih menjalani perawatan intensif di Instalasi Rawat Darurat (IRD)
RSUD Mimika setelah mengalami insiden serius yang diduga dipicu oleh kondisi
mabuk berat. Korban ditemukan dalam keadaan tidak berdaya dan segera dilarikan
ke rumah sakit pada Jumat malam (26/12/2025).Hingga saat ini, identitas serta alamat tempat tinggal
pasien belum diketahui. Oleh pihak rumah sakit, pasien tersebut dicatat dengan
status Mr. X karena tidak ditemukan dokumen identitas saat pertama kali
ditangani.“Kami sangat berharap ada keluarga atau kerabat yang segera
datang,” ujar seorang petugas medis.Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena, mengungkapkan bahwa
hingga Sabtu siang belum ada keluarga maupun pihak yang datang menanyakan
kondisi pasien yang sedang dirawat tersebut.Kondisi tersebut dinilai menyulitkan tim medis untuk
memperoleh informasi lanjutan terkait riwayat kesehatan pasien yang sangat
dibutuhkan dalam mendukung pengambilan tindakan medis selanjutnya.“Kami berharap ada masyarakat yang mengenali ciri-ciri
pasien,” kata Lucky.Pihak RSUD Mimika memastikan bahwa pasien masih mendapatkan
penanganan medis secara intensif di IRD, dengan pengawasan ketat dari tenaga
kesehatan yang bertugas.“Kami terus berupaya memberikan perawatan terbaik,” tambah
Lucky.Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat yang merasa mengenali
atau memiliki informasi terkait pasien tersebut agar segera mendatangi IRD RSUD
Mimika atau menghubungi pihak rumah sakit, karena keterlibatan keluarga atau
kerabat dinilai sangat penting untuk kelancaran proses perawatan dan penanganan
medis lebih lanjut. “Informasi sekecil apapun sangat berarti bagi kami,”
pungkasnya.Penulis: JidEditor: GF
27 Des 2025, 15:20 WIT
Tanggapi Laporan Warga, Satwa K-9 Polri Temukan Jenazah Korban Bencana
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Tim Den K-9 Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri berhasil menemukan satu jenazah pria di bantaran sungai Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025). Penemuan tersebut berawal dari laporan warga yang mencium bau menyengat di sekitar lokasi.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa laporan awal dari masyarakat segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian bersama tim terkait.“Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya bau menyengat di bantaran sungai, Tim Den K-9 Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri bersama Tim DVI, BPBD, dan Basarnas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pelacakan,” ujar Kombes Erdi.Setibanya di lokasi, tim gabungan melakukan pemetaan area serta pembuatan pori-pori tanah guna mempermudah proses pelacakan. Selanjutnya, pelacakan dilakukan dengan menggunakan satwa K-9 berkualifikasi SAR (cadaver) bernama Cejlon yang dipandu oleh pawang Bripda Satria.“Hasil pelacakan satwa K-9 mengarah pada satu titik dan berhasil ditemukan satu jenazah lengkap dengan identitas diri,” jelas Kombes Erdi.Berdasarkan identitas yang ditemukan di saku celana korban, diketahui jenazah tersebut atas nama M (66), seorang pensiunan yang berdomisili di Dusun Rukun, Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Aceh Tamiang untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim DVI.“Kami mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat sehingga proses pencarian dapat berjalan dengan cepat dan efektif. Polri berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kejadian kemanusiaan,” tutup Kombes Erdi. PNO-12
21 Des 2025, 19:55 WIT
Polda Maluku Periksa Kesehatan Personel, Pastikan Kesiapan Satgas Ops Lilin Salawaku 2025
Papuanewsonline.com, Ambon - Hari pertama pelaksanaan Operasi Lilin Salawaku 2025, Kepolisian Daerah Maluku melakukan pemeriksaan kesehatan kepada personel yang tergabung pada satuan tugas (Satgas).Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada Sabtu (20/12/2025) bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dalam menjalankan operasi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tersebut.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K mengungkapkan, pemeriksaan kesehatan penting dilakukan untuk memastikan kondisi personel satgas Ops Lilin Salawaku tetap prima."Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh personel Satgas Banops Subsatgas Bid Dokkes Polda Maluku. Ini sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi fisik personel tetap prima selama menjalankan tugas pengamanan," kata Kombes Rositah. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah dan kondisi kesehatan umum lainnya. Ksiapan kesehatan personel menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Lilin Salawaku 2025. "Dengan kondisi fisik yang terjaga, personel diharapkan dapat melaksanakan tugas secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," jelasnya.Langkah yang diambil Polda Maluku tersebut sekaligus menunjukkan komitmen kesiapan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Maluku. "Kami berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif baik menjelang hingga berakhirnya perayaan Nataru di Maluku," pungkasnya. PNO-12
20 Des 2025, 18:38 WIT
DISTRIK WANIA GELAR JUMAT BERSIH DI KAWASAN IRIGASI UJUNG, KAMORO JAYA
Papuanewsonline.com, Mimika - Distrik Wania telah menggelar
Program Friday Clean-Up atau Jumat Bersih di kawasan Irigasi Ujung, Kelurahan
Kamoro Jaya, pada Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini melibatkan seluruh perangkat
kelurahan dan kampung di distrik sebagai bentuk partisipasi aktif menjaga
kebersihan lingkungan.“Kita semua turut berperan dalam membuat lingkungan lebih
bersih dan sehat,” ujar salah satu perangkat yang terlibat.Kepala Distrik Wania Merlyn Temorubun menjelaskan bahwa
Jumat Bersih merupakan program kerja prioritas yang dijalankan secara
berkelanjutan sejak Agustus 2025. Tujuan program adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan tetap sehat. “Sejak Agustus, kita terus jalankan program ini untuk
membangun kepedulian masyarakat terhadap sampah,” jelasnya.Merlyn menambahkan bahwa keberhasilan program tidak lepas
dari dukungan lintas sektor, khususnya Pemerintah Daerah melalui Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) Mimika. Ia menyatakan bahwa penanganan sampah membutuhkan
kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang baik antara DLH dan seluruh distrik
di Mimika. “Ini penting untuk menjaga Mimika tetap bersih dan
sejahtera,” katanya.Ia juga mengapresiasi DLH yang menurunkan satu armada truk
pengangkut sampah untuk kegiatan ini. “Kami berharap koordinasi ini terus terjaga agar
bersama-sama kita dapat mensejahterakan masyarakat melalui lingkungan yang
bersih dan sehat,” tegas Merlyn, mengajak seluruh warga untuk terus terlibat
dalam program Jumat Bersih secara konsisten. Penulis: Jid
Editor: GF
19 Des 2025, 21:40 WIT
Jelang Akhir Tahun, KNPI Mimika Adakan Sosialisasi Bahaya Miras dan Narkoba untuk Generasi Muda
Papuanewsonline.com, Mimika - Acara
sosialisasi ini merupakan bagian dari program strategis KNPI dalam menangani
penyalahgunaan miras dan narkoba, terutama di kalangan remaja dan pelajar.
Ketua KNPI Mimika, Pertius Wenda, menekankan pentingnya sosialisasi tersebut,
mengingat periode dari November hingga Januari sering mengalami lonjakan kasus
yang berhubungan dengan kedua zat berbahaya ini. Pertius menjelaskan, "Kami
sengaja melaksanakan kegiatan ini di penghujung tahun karena peningkatan angka
kecelakaan dan gangguan sosial sering terjadi akibat pengaruh miras dan
narkoba." Ia mencatat bahwa dampak negatif dari kedua zat tersebut lebih
banyak dirasakan oleh generasi muda, khususnya para siswa di tingkat SMA dan
SMK. Kegiatan sosialisasi ini juga
melibatkan berbagai perwakilan, termasuk pemuda dari gereja, pemuda masjid,
serta guru Bimbingan Konseling (BK). Mereka diharapkan dapat menjadi agen
penyebar informasi tentang bahaya miras dan narkoba di lingkungan sekolah dan
komunitas masing-masing. Pertius menjelaskan bahwa KNPI
ingin para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan pesan
pendidikan tentang bahaya penggunaan zat tersebut. Seluruh peserta juga
menyatakan komitmennya untuk berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan
miras dan narkoba di kalangan pemuda. Selain itu, KNPI menekankan
pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan dengan kepolisian dan lembaga terkait
untuk memastikan kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan di sekolah-sekolah di
Mimika. Dukungan dari pemerintah daerah juga dianggap krusial untuk
keberhasilan program ini. Pertius berharap agar Bupati dan
Wakil Bupati Mimika memberikan perhatian serius terhadap program ini, mengingat
pentingnya edukasi tentang bahaya miras dan narkoba dalam upaya pembangunan
yang lebih luas. “Edukasi ini sangat bermanfaat dibandingkan hanya melakukan
kegiatan sesaat,” tambahnya. "Pemuda adalah penerus
pembangunan. Jika tidak disiapkan dengan baik, visi besar pembangunan akan
sulit tercapai. Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, semuanya harus dimulai
dari sekarang. Edukasi seperti ini adalah investasi penting bagi masa depan,"
pungkasnya. Penulis: Jid Editor: GF
19 Des 2025, 00:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru