Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Bakti Sosial Donor Darah di Mimika Sukses Kumpulkan 300 Kantong Darah
Papuanewsonline.com, Timika – Forum Kewaspadaan Dini
Masyarakat (FKDM) Mimika berhasil menggelar bakti sosial (baksos) donor darah
yang berlangsung selama dua hari, 20-21 November 2025.Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 300 kantong darah, yang
dianggap sebagai pencapaian luar biasa dalam gerakan kemanusiaan untuk membantu
sesama yang membutuhkan transfusi darah di rumah sakit.Ketua FKDM Mimika, Lucky Mahakena, menyampaikan ucapan
terima kasih kepada seluruh warga Mimika atas partisipasi dan dukungan dalam
kegiatan ini. Ia secara khusus
mengapresiasi kontribusi dari berbagai komunitas, peguyuban, TNI-Polri,
Bazarnas, Yayasan Teras Peduli, pegawai Pemda, dan seluruh lapisan masyarakat
Mimika yang telah berbagi kasih kemanusiaan."Terima kasih banyak kepada semua insan warga Mimika
telah berbagi kasih kemanusiaan, secara khusus komunitas peguyuban Mimika,
TNI-Polri, Bazarnas, Yayasan Teras Peduli, Pegawai Pemda dan semua lapisan
warga Mimika atas partisipasi berbagai kasih kemanusiaannya," ungkap Lucky
Mahakena.Lucky menjelaskan bahwa alasan utama dilaksanakannya bakti
sosial ini adalah tingginya kebutuhan darah di rumah sakit, baik pemerintah
maupun swasta, yang seringkali tidak sebanding dengan frekuensi pendonor.
Kegiatan baksos donor darah ini diselenggarakan oleh FKDM bekerja sama dengan
RSUD Mimika, dengan mengusung tema "Setitik Darah, Sejuta Harapan". Penulis: Jid
Editor: GF
22 Nov 2025, 13:34 WIT
Polda Jatim Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru
Papuanewsonline.com, Surabaya - Polda Jawa Timur memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi dampak erupsi dan Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.Pelepasan bantuan dipimpin langsung Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama Polda Jatim di depan Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Jumat (21/11/2025).Dalam sambutannya, Wakapolda Jatim menyampaikan bahwa status Gunung Semeru berada pada Level IV atau Awas. Meski tidak ada korban jiwa, namun tercatat Tiga warga mengalami luka bakar berat dan 17 lainnya luka ringan. Seluruh korban saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.Wakapolda Jatim menegaskan bahwa distribusi bantuan diarahkan ke dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo.Berdasarkan laporan terbaru, Posko SD 04 Supiturang menampung sekitar 214 jiwa dengan kelompok rentan yang cukup besar, yakni 30 balita, satu bayi, tiga ibu menyusui, dua ibu hamil, 16 lansia, dan tiga penyandang disabilitas. Sementara itu, Posko SMP 2 Pronojiwo dihuni oleh lansia dalam jumlah tinggi, yakni 88 orang, serta 49 anak-anak dan balita.“Melihat demografi para pengungsi, terutama banyaknya balita dan lansia, bantuan yang kita berangkatkan hari ini adalah langkah tanggap darurat yang tepat sasaran,” ujar Wakapolda Jatim.Distribusi bantuan yang dikirimkan oleh Polda Jatim di antaranya kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, dan pakaian anak. Bantuan ini diprioritaskan untuk Posko SD 04 Supiturang.Selain itu 450 selimut untuk kebutuhan para lansia di kedua posko, terutama 88 lansia di SMP 2 Pronojiwo dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja di lokasi pengungsian.Wakapolda Jatim menekankan pentingnya pendekatan humanis selama pendistribusian. Lebih lanjut, Brigjen Pol Pasma Royce meminta seluruh personel menjaga koordinasi dengan posko setempat agar bantuan tepat sasaran serta memastikan keselamatan diri dan tim selama berada di daerah bencana.“Ingat, yang kita hadapi adalah warga yang sedang trauma. Laksanakan tugas dengan humanis dan penuh empati,” tegasnya.Mengakhiri amanatnya, Brigjen Pasma Royce secara resmi melepas rombongan bantuan kemanusiaan Polda Jatim Peduli sambil berharap kondisi para warga terdampak di Lumajang segera pulih.“Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan segera memulihkan saudara-saudara kita di Lumajang,” pungkasnya. PNO-12
22 Nov 2025, 07:27 WIT
Kapolda Maluku Jenguk Korban Penganiayaan di RS Bhayangkara
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menjenguk korban penganiayaan di kawasan Lorong Putri, Desa Batu Merah, Ambon, yang saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, Tantui, Ambon.Kunjungan Kapolda pada Kamis sore tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen Polri dalam memastikan penanganan korban serta proses hukum berjalan secara profesional dan transparan.Dalam kunjungannya, Kapolda Maluku didampingi Kepala Biro SDM Polda Maluku, Direktur Intelkam, Direktur Samapta, serta Kabid Humas Polda Maluku. Mereka diterima langsung oleh paman korban, Husen Rumain, di Ruang Merpati Gedung Mutiara RS Bhayangkara.Di hadapan keluarga besar korban, Irjen Pol Dadang Hartanto menegaskan bahwa Polda Maluku berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus pembacokan tersebut. Ia meminta keluarga dan masyarakat menahan diri serta tidak melakukan aksi balasan yang dapat memicu konflik baru.“Kami memahami duka dan kemarahan keluarga. Namun kami mengimbau agar tidak melakukan tindakan apa pun yang dapat memperkeruh keadaan. Serahkan sepenuhnya proses penyelidikan dan penegakan hukum kepada Kepolisian,” tegas Kapolda.Kapolda Maluku juga mengirim pesan tegas kepada para pelaku yang masih berkeliaran. Ia meminta mereka segera menyerahkan diri secara baik-baik sebelum diambil tindakan tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku.“Kami berharap para pelaku memiliki itikad baik dan menyerahkan diri. Polri akan bertindak profesional dalam menangani perkara ini,” ujarnya.Dalam kesempatan itu, Kapolda juga meminta tim medis RS Bhayangkara untuk terus memantau kondisi korban dengan maksimal. Ia menekankan pentingnya pelayanan medis yang cepat, tepat, dan humanis bagi korban serta keluarganya.“Tolong diawasi dengan ketat. Berikan pelayanan terbaik dan informasikan setiap perkembangan kepada keluarga,” pinta Kapolda kepada tenaga medis.Sementara itu, pihak keluarga melalui paman korban, Husen Rumain, menyampaikan harapan besar agar Kepolisian segera menangkap para pelaku dan menuntaskan kasus ini. Mereka juga meminta agar hukum ditegakkan seadil-adilnya.“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal. Kami serahkan prosesnya kepada Kepolisian,” ujar Husen Rumain.Polda Maluku menegaskan bahwa kasus ini ditangani serius dan menjadi perhatian penuh pimpinan. Kepolisian juga memastikan bahwa situasi keamanan di sekitar lokasi kejadian dan wilayah Ambon tetap terkendali. PNO-12
20 Nov 2025, 20:36 WIT
Dinkes Mimika Gelar Rakor Lintas Sektor, Genjot Layanan KIA Tekan AKI dan AKB
Papuanewsonline.com, Timika - Dinas Kesehatan (Dinkes)
Kabupaten Mimika menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektor pada Rabu
(19/11/2025) di Hotel Grand Tembaga Timika. Rapat ini bertujuan memperkuat
sinergi dan meningkatkan kualitas layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) guna
menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Mimika, Ny. Lenni
Silas, menekankan bahwa AKI dan AKB masih menjadi masalah besar bagi daerah.
Kondisi geografis Mimika yang beragam mempengaruhi akses pelayanan kesehatan. "Kegawatdaruratan maternal dan neonatal adalah kondisi
berbahaya yang dapat mengancam nyawa. Banyak kasus terjadi karena
keterlambatan," tegasnya.Lenni juga menyoroti faktor risiko "4 Terlalu":
terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak anak, dan terlalu dekat jarak
kehamilan. "Faktor-faktor ini berkontribusi signifikan terhadap
tingginya kasus kehamilan berisiko di Mimika," ujarnya.Rakor ini diharapkan menyatukan persepsi semua pihak
terhadap regulasi nasional terkait peningkatan layanan KIA. "Rakor ini
menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen kita dalam menyelamatkan
ibu dan bayi di Kabupaten Mimika," pungkas Lenni. Diharapkan, seluruh pemangku kepentingan berperan aktif
memperkuat pelayanan KIA di wilayah masing-masing. Penulis: Jid
Editor: GF
20 Nov 2025, 00:59 WIT
Pemkab Boven Digoel dan Poltekkes Kemenkes Jayapura Resmi Menjalin MoU terkiat layanan kesehatan
Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Pemerintah Kabupaten
Boven Digoel, Papua, secara resmi melaksanakan penandatanganan Memorandum of
Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama dengan Poltekkes Kemenkes
Jayapura. Kegiatan yang berlangsung pada hari ini menjadi salah satu upaya
pemerintah daerah dalam memperkuat sektor kesehatan melalui kolaborasi dengan
institusi pendidikan vokasi kesehatan. Penandatanganan dilakukan langsung oleh
Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP.Kerja sama tersebut mencakup beberapa bidang strategis,
mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pengembangan
infrastruktur kesehatan yang dinilai penting untuk menunjang pelayanan di
daerah. Selain itu, kemitraan ini juga diarahkan untuk memperluas akses layanan
kesehatan agar masyarakat Boven Digoel dapat merasakan pelayanan yang lebih
memadai dan merata.Dalam pelaksanaannya, MoU ini diharapkan menjadi dasar bagi
berbagai program yang dapat memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, sekaligus
membuka peluang peningkatan kompetensi melalui pelatihan, pendampingan, maupun
program pendidikan terapan. Pemerintah daerah menilai bahwa keberadaan
Poltekkes sebagai lembaga pendidikan kesehatan akan membantu mempercepat
peningkatan kualitas tenaga kesehatan di wilayah tersebut.Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, menyampaikan bahwa
kerja sama ini diharapkan mampu menjadi langkah awal perubahan positif dalam
penyediaan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Menurutnya,
keberlanjutan program bersama ini akan sangat membantu pemerintah daerah dalam
memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang selama ini masih membutuhkan
penguatan.Secara keseluruhan, kerja sama ini dipandang sebagai
momentum penting bagi Kabupaten Boven Digoel untuk memperkuat sektor kesehatan
secara menyeluruh serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan
yang semakin berkualitas.
Penulis: HendrikEditor: GF
19 Nov 2025, 01:27 WIT
Lindungi Siswa dari Debu Proyek, Pemkam Nawaripi Salurkan 2 Ribu Masker ke SMA Negeri 1 Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kampung Nawaripi
mengambil langkah cepat mengatasi dampak proyek pembangunan yang semrawut di
SMA Negeri 1 Mimika. Kepala Kampung Nurman Ditubun, bersama BUMDes, Karang
Taruna, dan Babinpotdirga Lanud YKU, membagikan 2.000 masker kepada siswa dan
guru pada Senin (17/11/2025).Aksi ini merupakan respon atas keluhan debu dan material
proyek yang mengganggu proses belajar mengajar. Namun, pembagian masker
hanyalah puncak gunung es dari masalah yang lebih besar.Nurman Ditubun, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite
Sekolah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kontraktor yang dinilai abai
terhadap keselamatan dan kenyamanan warga sekolah. "Kontraktor tidak memasang pagar pembatas, padahal
siswa dan guru beraktivitas di area itu. Gedung sudah naik ke lantai dua. Jika
ada material jatuh dan mengenai anak-anak, siapa yang bertanggung jawab? Ini
sangat tidak safety!" tegasnya dengan nada geram.Tak hanya debu, banjir pun menjadi momok bagi warga sekitar
sekolah. Sisa material pembangunan yang dibuang sembarangan oleh kontraktor
menyumbat saluran drainase, menyebabkan banjir setinggi selutut di permukiman
warga. "Kontraktor membuang sisa bangunan ke drainase dan
membangun basecamp tepat di atas saluran air, sehingga menyebabkan kemacetan
aliran," beber Nurman.Lebih lanjut, Nurman meminta Bupati Mimika untuk
menginstruksikan OPD terkait melakukan pemeriksaan terhadap tiga proyek yang
sedang berjalan di sekolah tersebut. "Ini bukan hanya soal debu dan banjir, tapi juga soal
keselamatan dan kenyamanan anak-anak kita dalam belajar. Jangan sampai proyek
yang seharusnya meningkatkan kualitas pendidikan, justru menjadi ancaman bagi
masa depan mereka," pungkasnya dengan nada prihatin. Dalam kesempatan ini, Kepala kampung Nurman menyampaikan
apresiasi kepada Bupati Mimika atas bantuan 2.000 masker yang disalurkan
melalui Dinas Kesehatan. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati
Mimika atas perhatian dan bantuannya. Masker ini sangat bermanfaat untuk
melindungi siswa dari dampak buruk debu proyek," ujarnya. Penulis: Jid
Editor: GF
19 Nov 2025, 01:18 WIT
Semarak Milad ke-113, Muhammadiyah Mimika Adakan Jalan Sehat dan Cek Kesehatan Gratis
Papuanewsonline.com, Timika - Pengurus Daerah Muhammadiyah
(PDM) Kabupaten Mimika menggelar serangkaian kegiatan meriah dalam rangka
memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah. Kegiatan yang meliputi jalan sehat,
stand kuliner sehat, dan cek kesehatan gratis ini, dilaksanakan di lingkungan
Perguruan Gedung Sekolah Muhammadiyah Timika, Jalan Okoware, Kelurahan
Koperapoka.Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk
pengurus Muhammadiyah, guru dari berbagai tingkatan sekolah Muhammadiyah, orang
tua siswa, serta warga Muhammadiyah se-Kabupaten Mimika. (18/11/25) Sekretaris Umum PDM Timika, Marwan Nise, S.E., dalam
sambutannya menyampaikan bahwa Muhammadiyah dilahirkan pada 18 November 1912
oleh KH. Haji Ahmad Dahlan. Semangat tajdid yang dibawa oleh pendiri
Muhammadiyah bertujuan untuk menggerakkan dakwah amar ma'ruf nahi munkar
melalui pendidikan, kesehatan, dan berbagai kegiatan sosial. "Peringatan milad ini menjadi tonggak sejarah penting
bagi Muhammadiyah, khususnya di Kabupaten Mimika," ujar Marwan Nise.Lebih lanjut, Marwan Nise menjelaskan bahwa Muhammadiyah
mulai aktif bergerak di Mimika sejak tahun 2015. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan orang tua
siswa dari TK Aisyiyah hingga MTS Muhammadiyah yang telah mendukung nilai-nilai
Muhammadiyah melalui berbagai kegiatan sosial. "Kami sangat berterima kasih atas partisipasi semua
pihak, termasuk para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya acara
ini," ungkapnya.Sebagai bagian dari kegiatan milad, Puskesmas Timika turut
berpartisipasi dengan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan ini meliputi pengecekan kesehatan umum dan
penyuluhan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat), khususnya di lingkungan
sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran
masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih
dan sehat, termasuk melalui program MBG (makanan bergizi gratis). Penulis: Abim
Editor: GF
19 Nov 2025, 01:12 WIT
Operasi SAR Longsor Cibeunying Masuki Hari ke-4
Papuanewsonline.com, Majenang - Operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, memasuki hari keempat dengan rangkaian kegiatan yang semakin intensif. Sejak pagi, tim SAR gabungan memperdalam pencarian di sektor A2 dan A3 berdasarkan pola timbunan sebelumnya dan penandaan terbaru unit K9. Cuaca yang relatif cerah memungkinkan perluasan galian, namun kehati-hatian tetap diterapkan karena tanah di sepanjang lereng masih bergerak. Tim Polri memulai hari dengan melakukan briefing evaluasi bersama BPBD dan Basarnas, termasuk penentuan jalur masuk aman, pembagian jalur personel, dan penempatan titik kontrol untuk menghindari pergerakan tanah yang sulit diprediksi. Pada sektor A2, lokasi tempat ditemukannya dua jenazah dan dua body part sebelumnya dijadikan acuan untuk memperkirakan arah sebaran material longsor. Sementara itu, sektor A3 diperkuat dengan personel tambahan karena pola timbunan di area tersebut berlapis-lapis sehingga membutuhkan kerja manual yang lebih berat.Pelayanan kesehatan menjadi salah satu elemen yang terus diperkuat sepanjang operasi. Petugas medis Polri bekerja di dua titik sekaligus: RSUD Majenang sebagai pusat rujukan dan pos pelayanan kesehatan lapangan dekat lokasi longsor. Di RSUD Majenang, pemeriksaan lanjutan diberikan kepada korban luka, termasuk penanganan cedera pada ekstremitas, perawatan luka sobek, serta penanganan pernapasan bagi warga yang mengalami inhalasi debu. Sementara itu, di posko lapangan, petugas memberikan perawatan cepat bagi warga yang mengalami kelelahan, syok ringan, hipotermia, hingga serangan panik. Polri juga menempatkan personel khusus untuk mengawal warga lanjut usia dan anak-anak yang mengalami stres fisik akibat perubahan lingkungan pengungsian. Untuk mengurangi antrian, jalur pasien dibagi menjadi tiga: pemeriksaan cepat, tindakan ringan, dan rujukan langsung. Hal ini membuat warga dapat menerima bantuan medis tanpa penundaan, terutama pada jam-jam awal evakuasi di pagi hari.Pelayanan psikologis melalui program trauma healing turut diperluas cakupannya. Polri mengerahkan 15 personel Tim Trauma Healing Ro SDM Polda Jateng, dibantu konselor Polresta Cilacap serta relawan psikososial yang sudah terbiasa menangani bencana alam. Tim ini tidak hanya berfokus pada keluarga korban yang menunggu di RSUD Majenang, tetapi juga melakukan pendekatan dari tenda ke tenda untuk memetakan kondisi emosional warga selamat. Pendekatan ini penting untuk menjangkau warga yang enggan bercerita namun menunjukkan tanda-tanda tekanan psikologis. Untuk anak-anak, tim menyediakan aktivitas pendampingan seperti permainan terarah, sesi mewarnai, dan dukungan emosional sederhana agar mereka mampu kembali merasa aman. Hingga malam sebelumnya, sebanyak 48 warga telah menerima layanan aktif, dengan beberapa keluarga menjalani sesi konseling lanjutan untuk membantu mereka menghadapi kehilangan.Dalam mendukung pencarian, Polri menurunkan total 155 personel 125 dari Polresta Cilacap dan 30 dari Brimob yang bekerja dalam pola bergilir agar stamina petugas tetap stabil. Empat anjing pelacak dari Polda Jateng, Polresta Banyumas, dan Polres Temanggung juga terus bekerja melakukan penandaan titik-titik yang berpotensi menyimpan korban tertimbun. Setiap kali K9 memberikan tanda, tim teknis Polri langsung memasang patok penanda dan melakukan penggalian manual untuk menjaga keselamatan. Di beberapa titik, Polri juga memasang alat sederhana pemantau retakan tanah agar petugas di bawah mengetahui adanya potensi pergerakan material. Di sepanjang jalur masuk, anggota Sabhara dan Lantas mengatur arus kendaraan bantuan agar tak terjadi hambatan logistik, sementara anggota lain melakukan cutting manual pada semak dan kayu yang menutup jalur tim SAR.Hingga hari ini, sembilan korban telah ditemukan dan seluruhnya teridentifikasi oleh Tim DVI. Dengan demikian, dari total 20 warga yang dinyatakan hilang pada awal kejadian, kini tersisa 11 korban yang masih dalam pencarian. Upaya pencarian bergerak semakin terarah berdasarkan pola temuan dan analisis struktur longsoran hari sebelumnya. Sementara itu, proses identifikasi oleh Tim DVI tetap disiagakan setiap saat agar setiap temuan baru dapat segera diproses. Di titik-titik pengungsian, pelayanan kesehatan dan pemulihan psikologis dilakukan tanpa henti untuk memastikan warga selamat mendapatkan dukungan yang mereka perlukan.Kapolresta Cilacap menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan memastikan bahwa seluruh kekuatan Polri akan terus bekerja bersama BPBD, Basarnas, TNI, dan relawan hingga seluruh korban ditemukan. Masyarakat diimbau tetap tenang, menjauhi area tebing rawan runtuhan, dan mematuhi setiap arahan petugas demi keselamatan bersama. PNO-12
17 Nov 2025, 19:04 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru