Jelang Akhir Tahun, KNPI Mimika Adakan Sosialisasi Bahaya Miras dan Narkoba untuk Generasi Muda
KNPI Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi mengenai bahaya Miras dan narkotika bagi generasi muda.
Papuanewsonline.com - 19 Des 2025, 00:09 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Mimika - Acara sosialisasi ini merupakan bagian dari program strategis KNPI dalam menangani penyalahgunaan miras dan narkoba, terutama di kalangan remaja dan pelajar. Ketua KNPI Mimika, Pertius Wenda, menekankan pentingnya sosialisasi tersebut, mengingat periode dari November hingga Januari sering mengalami lonjakan kasus yang berhubungan dengan kedua zat berbahaya ini.
Pertius menjelaskan, "Kami
sengaja melaksanakan kegiatan ini di penghujung tahun karena peningkatan angka
kecelakaan dan gangguan sosial sering terjadi akibat pengaruh miras dan
narkoba." Ia mencatat bahwa dampak negatif dari kedua zat tersebut lebih
banyak dirasakan oleh generasi muda, khususnya para siswa di tingkat SMA dan
SMK.
Kegiatan sosialisasi ini juga
melibatkan berbagai perwakilan, termasuk pemuda dari gereja, pemuda masjid,
serta guru Bimbingan Konseling (BK). Mereka diharapkan dapat menjadi agen
penyebar informasi tentang bahaya miras dan narkoba di lingkungan sekolah dan
komunitas masing-masing.
Pertius menjelaskan bahwa KNPI
ingin para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan pesan
pendidikan tentang bahaya penggunaan zat tersebut. Seluruh peserta juga
menyatakan komitmennya untuk berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan
miras dan narkoba di kalangan pemuda.
Selain itu, KNPI menekankan
pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan dengan kepolisian dan lembaga terkait
untuk memastikan kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan di sekolah-sekolah di
Mimika. Dukungan dari pemerintah daerah juga dianggap krusial untuk
keberhasilan program ini.
Pertius berharap agar Bupati dan
Wakil Bupati Mimika memberikan perhatian serius terhadap program ini, mengingat
pentingnya edukasi tentang bahaya miras dan narkoba dalam upaya pembangunan
yang lebih luas. “Edukasi ini sangat bermanfaat dibandingkan hanya melakukan
kegiatan sesaat,” tambahnya.
"Pemuda adalah penerus
pembangunan. Jika tidak disiapkan dengan baik, visi besar pembangunan akan
sulit tercapai. Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, semuanya harus dimulai
dari sekarang. Edukasi seperti ini adalah investasi penting bagi masa depan,"
pungkasnya.
Penulis: Jid
Editor: GF