logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Sambangi SMP Negeri 14 Ambon, Satgaswil Maluku Sosialisasi Pencegahan IRET Sejak Dini Papuanewsonline.com, Ambon - Upaya pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di kalangan pelajar terus diperkuat. Tim Cegah Satgas Wilayah (Satgaswil) Maluku hadir sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada siswa SMP Negeri 14 Ambon, Sabtu (13/12/2025).Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 14 Ambon, Jalan Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari siswa, dewan guru, serta jajaran tenaga pendidik.Penjabat Kepala SMP Negeri 14 Ambon, Ramli, S.Pd, menegaskan pentingnya peran sekolah dalam mencegah masuknya paham intoleransi dan radikalisme di lingkungan pendidikan.“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Cegah Satgaswil Maluku atas pembinaan dan edukasi yang diberikan kepada para siswa. Kegiatan ini sangat penting sebagai upaya membentengi peserta didik dari pengaruh paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme sejak dini,” ujar Ramli.Ia juga menekankan bahwa materi yang disampaikan harus menjadi pembelajaran berkelanjutan di lingkungan sekolah.“Kami mengimbau seluruh guru dan siswa untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Materi pembinaan ini akan kami tindak lanjuti dan sampaikan kembali dalam proses pembelajaran agar nilai-nilai toleransi, kebangsaan, dan cinta damai benar-benar tertanam dalam kehidupan sehari-hari di sekolah,” tambahnya.Menurutnya, sinergi antara pihak sekolah dan aparat menjadi kunci dalam menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif.“Sekolah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan aparat dan semua pihak sangat diperlukan untuk menjaga anak-anak kita agar tetap fokus pada pendidikan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun paham yang menyimpang,” tutup Ramli.Sementara itu, IPTU Irawan Rumasoreng, selaku Ketua Tim (Katim) Cegah Satgaswil Maluku Densus 88 AT/Polri, dalam pemaparannya menjelaskan berbagai strategi pencegahan penyebaran paham IRET di kalangan pelajar, khususnya pada usia SMP/MTs yang dinilai rentan terpapar.Dalam kegiatan yang diawali dengan pembinaan pada apel pagi tersebut, IPTU Irawan mengangkat tema “Pengaruh Media Sosial hingga Terpaparnya Siswa SMP/MTs terhadap Aksi Terorisme di Indonesia.”Ia menegaskan bahwa terorisme bukanlah ajaran agama tertentu, melainkan sebuah proses yang berawal dari sikap dan pola pikir intoleran yang kemudian berkembang menjadi radikalisme dan ekstremisme.“Anak-anak dan remaja saat ini menjadi sasaran empuk penyebaran paham radikal, terutama melalui media sosial dan platform digital, termasuk game online. Karena itu, penting bagi siswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial,” jelasnya.IPTU Irawan juga memaparkan potensi pelaku, modus operandi, serta modus baru yang digunakan kelompok teror, termasuk sasaran yang kerap dibidik. Ia mengungkapkan bahwa di beberapa wilayah Indonesia telah ditemukan kasus pelajar tingkat SMP/MTs yang terpapar paham radikal dan diamankan oleh Densus 88 AT Polri.Selain itu, para siswa diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk perilaku intoleransi dan radikalisme yang kerap muncul di lingkungan sekolah, indikator awal perubahan sikap, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan bagi individu maupun lingkungan sosial.Kepada pihak sekolah dan para guru, Tim Cegah Satgaswil Maluku mengimbau agar lebih peka dan melakukan pengawasan terhadap perubahan perilaku siswa, seperti menarik diri dari pergaulan, menutup diri, atau enggan mengikuti kegiatan sekolah, yang dapat menjadi indikasi awal paparan paham radikal.Di akhir kegiatan, Tim Cegah Satgaswil Maluku mengajak seluruh siswa SMP Negeri 14 Ambon untuk menolak dan menjauhi paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme, serta menumbuhkan sikap toleran, cinta damai, dan cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari.Kegiatan sosialisasi yang dilakukan Tim Cegah Satgaswil Maluku di SMP Negeri 14 Ambon menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan ideologi generasi muda sejak dini. Di tengah derasnya arus informasi digital dan maraknya konten bermuatan provokasi, pendekatan edukatif di lingkungan sekolah dinilai efektif sebagai benteng awal pencegahan radikalisme.Pelibatan aktif pihak sekolah, guru, dan siswa menunjukkan pentingnya kolaborasi antara aparat, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga ruang pendidikan tetap aman, inklusif, dan berorientasi pada nilai-nilai kebangsaan. Upaya berkelanjutan seperti ini diharapkan mampu menciptakan generasi pelajar Maluku yang cerdas, toleran, serta berkarakter kuat dalam menjaga keutuhan NKRI. PNO-12 15 Des 2025, 08:59 WIT
Polres Sibolga Gelar Trauma Healing dan Beri Bantuan Untuk Korban Bencana Alam Papuanewsonline.com, Sibolga - Polres Sibolga melaksanakan kegiatan pemberian bantuan dan trauma healing kepada para korban bencana alam banjir dan tanah longsor yang berada di Posko Pengungsian Masjid Nurul Huda, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Rabu (10/12). Kegiatan dimulai pukul 11.30 WIB hingga selesai.Dalam kegiatan kemanusiaan ini, Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung jalannya penyaluran bantuan bersama sejumlah pejabat utama Polres Sibolga. Turut hadir Wakapolres Sibolga Kompol Arifin B. Tampubolon, S.H.; PS. Kabag SDM AKP Syawalludin H, S.H.; Kasatpolairud AKP Syahrizal; PS. Kapolsek Sibolga Selatan Iptu Pasma Pasaribu, S.E., M.M.; Plt. Kasipropam Ipda Chandra Purba, S.H.; PS. Paurmin Bag SDM Bripka Armady Faisal; serta Brigadir Bag SDM Briptu Edward Christian Sitohang, S.H.Kegiatan ini menyasar seluruh korban banjir dan tanah longsor yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian. Selain memberikan bantuan berupa kebutuhan dasar, personel Polres Sibolga juga melaksanakan sesi trauma healing dengan berbagai pendekatan, mulai dari pemberian dukungan emosional, bermain bersama anak-anak, hingga konseling ringan bagi warga yang terdampak.Kapolres Sibolga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban para korban, baik dari sisi kebutuhan fisik maupun kondisi psikologis. “Kami ingin memastikan para pengungsi merasa diperhatikan, didukung, dan aman. Trauma healing penting dilakukan agar para korban, khususnya anak-anak, dapat kembali merasa tenang setelah mengalami situasi bencana,” ujarnya.Melalui kegiatan ini, Polres Sibolga berharap mampu mengurangi gejala trauma, meningkatkan rasa aman, serta memberikan pendampingan psikologis kepada warga yang terdampak bencana. Upaya kemanusiaan ini juga menjadi bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi masa-masa sulit.Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respon positif dari para pengungsi yang mengaku sangat terbantu dengan hadirnya dukungan dari jajaran Polres Sibolga. PNO-12 11 Des 2025, 08:38 WIT
Brimob Polda Riau Evakuasi Jenazah Korban Bencana di Kecamatan Palembayan Papuanewsonline.com, Agam - Personel Satuan Brimob Polda Riau yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II kembali melaksanakan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak bencana, tepatnya di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Selasa, 9 Desember 2025.Sekitar pukul 14.00 WIB, tim Brimob Polda Riau yang dipimpin Danton 3 BKO Ipda Sakwan berhasil mengevakuasi satu jenazah berjenis kelamin perempuan di kawasan Kampung Padang Gadih. Korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun dan masih dalam kondisi belum teridentifikasi.Proses evakuasi berjalan lancar, aman, dan dilaksanakan dengan mengutamakan standar operasional pencarian dan pertolongan (SAR) di lokasi yang memiliki kondisi geografis cukup menantang akibat bencana.Menanggapi operasi kemanusiaan tersebut, Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan mengenai komitmen Polri dalam merespons kondisi darurat.“Personel Brimob Polda Riau menunjukkan profesionalisme dan kecepatan dalam melaksanakan evakuasi. Setiap langkah di lapangan dilakukan dengan penuh kehati-hatian sesuai prosedur SAR. Polri berkomitmen memberikan penanganan terbaik dalam operasi kemanusiaan, terutama pada wilayah terdampak bencana,” ujar Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri.Ia juga menambahkan bahwa operasi kemanusiaan yang tengah berlangsung di wilayah Agam akan terus diperkuat dengan koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, Basarnas, TNI, dan berbagai unsur terkait.“Prioritas utama kami adalah menyelamatkan korban, melakukan pencarian, serta memastikan keamanan masyarakat. Sinergi di lapangan merupakan kunci agar proses penanganan bisa berjalan cepat, tepat, dan aman,” tambahnya.Dengan ditemukannya satu jenazah tersebut, tim gabungan masih melanjutkan pencarian lanjutan untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum terdata, seraya memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Palembayan. PNO-12 11 Des 2025, 08:30 WIT
Dinas Peternakan Mimika Gelar Konsultasi Penanganan LSD, Dokter Sarankan Penggunaan Trusanek Papuanewsonline.com, Mimika — Dinas Peternakan Kabupaten Mimika menyelenggarakan pelatihan pengelolaan pakan ternak sapi serta pengorganisasian kelompok peternak sebagai bagian dari upaya menangani maraknya penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang sapi di wilayah tersebut. Kegiatan berlangsung di Kantor Dinas Peternakan Mimika dan diikuti 58 peserta, termasuk kelompok peternak sapi dari SP 7.Kepala Bidang Produksi, Ema Kornelia Korwa, membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa pengelolaan pakan yang baik menjadi kunci peningkatan kualitas dan kuantitas produksi sapi. Ia menilai bahwa pola pemeliharaan yang tepat akan sangat menentukan kekuatan ketahanan tubuh hewan ternak terhadap penyakit.Dalam sesi diskusi, salah satu perwakilan kelompok peternak SP 7, Sufian, melaporkan kondisi sapi mereka yang mulai menunjukkan tanda-tanda tidak normal. Menurutnya, beberapa sapi mengalami benjolan putih di kulit, sulit mengalami peningkatan bobot, dan terdapat penyakit kulit berwarna putih. Situasi ini membuat para peternak memerlukan penjelasan yang lebih jelas mengenai penyebab dan langkah penanganannya.Menanggapi laporan tersebut, Dokter Hewan Drh. Achmad Rozaqqi memberikan saran penanganan langsung terkait penyakit LSD yang tengah merebak di Mimika. Ia merekomendasikan penggunaan produk trusanek sebagai langkah awal mengatasi gejala sekaligus meminimalkan potensi penyebaran penyakit di antara ternak.“Gunakan trusanek untuk menangani LSD pada sapi. Ini akan membantu mengurangi gejala dan mencegah penyebaran penyakit,” kata Drh. Achmad Rozaqqi melalui pemaparan daring yang diikuti seluruh peserta.Selain itu, dokter menekankan pentingnya melakukan isolasi yang memadai antara sapi yang sakit dan sapi yang sehat. “Ambil jarak yang cukup antara sapi yang sakit dan sehat, lalu kirim sampel ke laboratorium untuk diuji,” tambahnya dalam penjelasan lanjutan.Ia juga mengingatkan bahwa penanganan LSD memerlukan pemeriksaan akurat untuk memastikan jenis penyakit yang diderita dan menentukan tindakan yang paling tepat. Pemeriksaan laboratorium dianggap penting agar langkah penanggulangan tidak keliru dan dapat dilakukan secara terarah.Para peternak yang hadir menyambut baik arahan tersebut. Mereka menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh anjuran dokter demi mencegah penyebaran penyakit lebih luas, sekaligus memastikan ternak tetap produktif dan sehat. Penulis: HendrikEditor: GF 09 Des 2025, 01:01 WIT
Komunitas IJB Timika Gelar Aksi Solidaritas, Galang Dana untuk Korban Banjir Sumatera Papuanewsonline.com, Timika - Solidaritas mahasiswa Institut Jambatan Bulan (IJB) Timika terpancar melalui aksi penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatera.Aksi kemanusiaan ini berlangsung pada tanggal 3 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIT, di titik strategis lampu merah Pasar Lama Timika, Papua Tengah.Kegiatan mulia ini diinisiasi dan dikordinatori oleh komunitas LMP (Lingkar Mahasiswa Peduli), yang dalam pelaksanaannya dikawal dan diawasi langsung oleh Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) IJB. Aksi ini menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa IJB terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan.Ringga, selaku koordinator dan Ketua komunitas LMP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang memiliki kewajiban untuk membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. "Sebagai mahasiswa, kita terpanggil untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi dampak banjir dan longsor," ujarnya dengan penuh semangat.Hasil yang memuaskan tercapai, dengan total donasi yang terkumpul mencapai Rp18.101.000. "Kami sangat berterima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dan berdonasi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban dan membantu proses pemulihan mereka," tambah Ringga penuh harapan.Aksi penggalangan dana ini menjadi bukti bahwa mahasiswa IJB tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan komitmen untuk berkontribusi positif bagi masyarakat luas.  Penulis: Im Editor: GF 08 Des 2025, 18:41 WIT
Brimob Polda Sumut Dirikan Dapur Umum & Layanan Kesehatan di Batang Toru Papuanewsonline.com, Tapsel – Upaya kemanusiaan Sat Brimob Polda Sumut terus menyentuh warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Melalui Posko 1 Brimob Batalyon C Pelopor yang berlokasi di Desa Aek Ngadol, kegiatan dapur umum dan layanan kesehatan menjadi pusat perhatian warga yang masih memerlukan bantuan pascabencana.Pada Jumat (05/12/2025), sejak pagi hari, personel Brimob bersama warga setempat memasak makanan di dapur umum yang disediakan di posko. Bahan makanan diolah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak, sekaligus personel gabungan yang tengah bertugas dalam misi kemanusiaan. Proses memasak dilakukan secara bergantian, melibatkan warga agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.Tidak hanya menyediakan makanan siap santap, posko juga menjadi pusat layanan kesehatan bagi warga yang mengalami masalah pascabencana. Personel Batalyon C Pelopor bersama tim tenaga kesehatan dari Biddokkes RS Bhayangkara TK IV Batang Toru melayani pemeriksaan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat lingkungan pascabencana, seperti luka ringan, demam, hingga keluhan pernapasan.Banyak warga datang ke Posko untuk mendapatkan pengobatan karena akses layanan kesehatan formal masih terganggu akibat kondisi jalan dan lokasi terdampak yang sulit dilalui. Pemeriksaan diberikan gratis kepada masyarakat dan personel yang terlibat dalam operasi BKO.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa layanan dapur umum dan kesehatan menjadi bagian utama dari upaya Polri membantu masyarakat dalam pemulihan pascabencana.“Personel Brimob tidak hanya menjaga dan melakukan evakuasi, tetapi juga menyediakan dapur umum serta layanan kesehatan di posko bagi warga yang membutuhkan. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan harian hingga pemulihan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.Selain itu, Posko 1 juga menerima bantuan tambahan berupa tangki air yang menjadi kebutuhan mendesak warga akibat air bersih yang sulit diperoleh pascabanjir. Bantuan ini akan dikelola bersama personel posko dan perangkat desa agar dapat digunakan oleh seluruh warga sekitar.Kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, serta mendapat apresiasi dari masyarakat. Kehadiran dapur umum dan layanan kesehatan menjadi bukti bahwa Polri, dalam hal ini Sat Brimob Polda Sumut, hadir bukan hanya sebagai pengaman, tetapi sebagai garda terdepan dalam memulihkan kehidupan sosial dan kesehatan warga yang terdampak bencana. PNO-12  07 Des 2025, 10:43 WIT
Polri Temukan Mayat Wanita di Depan Gereja GKPA Huta Godang, Batang Toru Papuanewsonline.com, Batang Toru – Tim gabungan Unit K9 SAR Mabes Polri, Unit K9 Polda Sumut, serta Sat Brimob Batalyon C Polda Sumut menemukan sesosok mayat wanita di depan Gereja GKPA Desa Huta Godang, Kabupaten Batang Toru, pada Kamis (4/12/2025). Penemuan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencium bau menyengat di sekitar lokasi.Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung melakukan penyisiran. Pada saat pencarian, anjing pelacak K9 jenis Dasa memberikan reaksi di satu titik mencurigakan. Handler K9, Aipda Hasan, kemudian melaporkan temuannya kepada Katim, Kompol Kadarman, dan Iptu Erasmus.Setelah dilakukan pembukaan pada titik yang ditandai K9, tim menemukan sesosok jenazah perempuan dengan identitas yang masih belum diketahui. Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Basarnas untuk proses evakuasi.Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, membenarkan adanya temuan tersebut dan mengatakan bahwa langkah cepat tim K9 merupakan bentuk respon cepat Polri terhadap laporan masyarakat.“Tim K9 bergerak cepat setelah mendapat laporan warga. Anjing pelacak berhasil mengarahkan tim ke titik bau dan ditemukan satu korban perempuan. Saat ini proses identifikasi masih berlangsung dan Polri berkoordinasi dengan instansi terkait,” ujarnya.Ia menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian dan mengungkap identitas korban.“Polri berkomitmen untuk memastikan proses penyelidikan berjalan objektif, transparan, dan tuntas. Kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk menghubungi kepolisian setempat,” tambahnya.Saat ini, jenazah telah dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. PNO-12 05 Des 2025, 16:59 WIT
Kunjungi Posko Antemortem DVI di Sumbar, Wakapolri Pastikan Proses Identifikasi Korban Berjalan Lanc Papuanewsonline.com, Padang – Wakapolri bersama rombongan meninjau Posko Antemortem DVI Pusdokkes Polri di Polda Sumatera Barat pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 08.30 hingga 10.00 WIB. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan, kelengkapan, serta pelaksanaan proses identifikasi korban oleh Tim DVI di lapangan pascabencana yang terjadi di wilayah tersebut.Dalam peninjauan itu, Wakapolri menerima paparan langsung dari pejabat Pusdokkes Polri dan jajaran terkait mengenai perkembangan pengambilan data antemortem, alur identifikasi, hingga berbagai kendala yang tengah dihadapi tim di lokasi. Wakapolri juga memberikan arahan agar seluruh personel tetap menjaga profesionalisme, bekerja cepat namun tetap akurat, demi mempercepat proses identifikasi korban.“Kegiatan ini menunjukkan komitmen pimpinan Polri untuk memastikan seluruh layanan kemanusiaan berjalan maksimal, terutama yang berkaitan dengan penanganan korban bencana,” ujar Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo.Ia menambahkan bahwa Polri terus mengerahkan kemampuan terbaik, termasuk dukungan peralatan maupun tenaga ahli, guna membantu keluarga korban mendapatkan kepastian secepat mungkin.“Tim DVI bekerja dengan standar internasional dan terus berkoordinasi dengan semua pihak di lapangan. Harapannya, proses identifikasi bisa berlangsung lancar dan memberikan kepastian bagi para keluarga korban,” tambahnya.Kunjungan Wakapolri ini sekaligus memastikan seluruh prosedur tetap berjalan sesuai standar operasional, serta sebagai bentuk dukungan moral bagi tim yang bekerja di lapangan. PNO-12 05 Des 2025, 16:39 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT