logo-website
Senin, 11 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Wilayah Jawa Hingga Papua di Hari Pertama Puasa 1447 H Papuanewsonline.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa pada hari pertama puasa Ramadhan 1447 H (19/02/2026), sejumlah wilayah Indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Potensi cuaca ekstrem ini muncul akibat dinamika atmosfer yang terjadi di berbagai wilayah perairan Indonesia."Kita mengawasi perkembangan kondisi atmosfer yang cukup signifikan, yang berpotensi menimbulkan hujan deras di banyak daerah," ujar Prakirawan BMKG, Ira.Sistem cuaca yang menjadi penyebab utama adalah sirkulasi siklonik yang terpantau di tiga lokasi utama, yaitu Samudera Hindia Barat Daya Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Aceh, serta Laut Maluku antara Sulawesi Utara dan Pulau Halmahera. Seluruh sistem ini membentuk daerah konfergensi dan konfluensi yang memanjang melintasi berbagai wilayah perairan, mulai dari Samudera Hindia Barat Daya Banten hingga Selatan Jawa Barat, pesisir Barat Aceh, serta dari pesisir Utara Sulawesi Utara hingga pesisir Barat Maluku Utara."Daerah konferensi juga diperkirakan terbentuk di berbagai lokasi lainnya seperti Laut Andaman, Bali, Nusa Tenggara, Laut Arafuru, dan Papua Selatan," jelas Ira.Kondisi atmosfer tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konfergensi atau konfluensi. Kombinasi ini menyebabkan potensi cuaca cukup tinggi di beberapa wilayah besar Indonesia."Kami mengimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Papua, dan Papua Selatan," beber dia.Masyarakat diharapkan selalu mengikuti perkembangan cuaca secara real-time melalui laman resmi dan media sosial BMKG untuk menghindari dampak buruk yang mungkin terjadi. Penulis: Jid Editor: GF 19 Feb 2026, 15:47 WIT
Pasca Bencana, Wakapolda NTT Sambangi SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu Papuanewsonline.com, Sikka – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan dengan hadir langsung di tengah masyarakat pascabencana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Senin (16/2/2026).Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.53 WITA hingga 08.46 WITA. Setibanya di lokasi, Wakapolda NTT disambut secara adat. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda NTT didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.Plt Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, memaparkan kondisi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026. Bangunan sekolah roboh sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.Sebagai bentuk respons cepat, Polri mendirikan dua unit tenda Polri yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar bagi 52 siswa tetap dapat berjalan.Wakapolda NTT menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan harapan dari masyarakat dan pimpinan Polri agar seluruh jajaran lebih aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah masyarakat.“Polri turut merasakan duka atas musibah yang dialami para guru dan siswa. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Wakapolda.Lebih lanjut, Wakapolda menekankan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah.“Saya bersama Kapolres dan pemerintah daerah diminta untuk lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” tegasnya.Menurutnya, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat.“Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tambah Wakapolda.Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu berupa: 1. 100 buah tas sekolah berisi buku dan alat tulis 2. 2 unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat 3. 4 lembar papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus 4. 100 unit meja dan kursi yang akan segera menyusul untuk disalurkanKegiatan ini turut dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, para guru, siswa SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, serta perwakilan masyarakat setempat.Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam keterbatasan dan situasi bencana. PNO-12 19 Feb 2026, 15:15 WIT
Personil Gabungan TNI-POLRI-PEMKAB Gelar Kerja Bakti di Lapangan Eks Pasar Lama Timika Papuanewsonline.com, Timika – Personil gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Pemerintah Kabupaten Mimika melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama di Lapangan Eks Pasar Lama, Jalan Yos Sudarso, Distrik Mimika Baru pada Rabu (18/2/2026).Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antar instansi untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan mendukung program kebersihan daerah.Sekitar 250 peserta dari berbagai elemen gabungan terlibat dalam kegiatan ini, antara lain Polres Mimika, Kodim 1710 Mimika, Brimob Yon B Mimika, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mimika, dan Dinas Lingkungan Hidup. Setelah apel pembukaan, peserta dibagi ke beberapa titik pembersihan yang mencakup area lapangan utama, saluran drainase, pinggir jalan, serta lokasi yang berpotensi menjadi sarang penyakit. Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup mendukung dengan menyediakan peralatan kebersihan dan kendaraan pengangkut sampah.Kegiatan yang dipimpin oleh Kasubbag Bin Ops Bag Ops Polres Mimika, AKP Anwar M, S.E., merupakan bentuk tindak lanjut instruksi dari pimpinan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Mimika. "Kebersihan lingkungan perlu terus dilestarikan. Hal ini sejalan dengan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI – Aman, Sehat, Resik, dan Indah, yang akan digencarkan oleh Presiden RI setelah rapat koordinasi pusat dan daerah beberapa waktu lalu di Jakarta," jelasnya dalam arahannya.Pelaksanaan kerja bakti berlangsung tertib dan lancar dengan didukung cuaca yang cerah. Tidak ditemukan gangguan ketertiban umum selama kegiatan berlangsung, bahkan masyarakat sekitar menunjukkan antusiasme dan sebagian ikut membantu proses pembersihan. AKP Anwar menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan direncanakan secara berkala ke depannya, dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan dan memperkuat hubungan baik antara aparat dengan warga.  Penulis: Jid Editor: GF 19 Feb 2026, 13:33 WIT
Evakuasi Darurat Boven Digoel: Pemerintah Jemput Nakes, Guru, dan Pengungsi dari Koroway Batu Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bergerak cepat melakukan evakuasi darurat terhadap tenaga kesehatan (nakes), guru, dan warga dari Koroway Batu, Distrik Yanirumah. Operasi penjemputan dilakukan di Bandara Tanah Merah pada Jumat (13/2/2026) dengan pengawalan ketat aparat TNI dan Polri.Langkah ini diambil menyusul insiden penembakan pesawat PK-SNT milik PT Smart Air Aviation di Bandara Koroway yang menewaskan pilot dan kopilot. Situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan keselamatan tenaga pelayanan publik serta warga sipil, khususnya anak-anak.Sebanyak 33 orang berhasil dievakuasi melalui tiga penerbangan bertahap. Mereka terdiri atas tenaga kesehatan, tenaga pendidik, serta warga yang sebelumnya bertahan di wilayah tersebut. Seluruhnya langsung diarahkan ke lokasi aman setibanya di Tanah Merah.Bupati Boven Digoel, Roni Omba, SIP, hadir langsung memimpin proses penjemputan. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di lokasi menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus dukungan moril bagi masyarakat yang terdampak.“Kami hadir untuk memastikan semua yang terdampak insiden di Koroway Batu dapat memperoleh perlindungan dan pendampingan yang layak. Kami juga memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak dan tenaga pelayanan publik agar mereka merasa aman dan mendapatkan kebutuhan dasar,” ujarnya dalam pernyataan resmi.Pemerintah daerah juga memastikan koordinasi intensif dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Selain itu, kebutuhan pokok bagi para pengungsi turut menjadi perhatian utama, mengingat distribusi logistik ke Koroway Batu sempat terganggu akibat penghentian sementara penerbangan.Proses evakuasi berlangsung dengan protokol keamanan ketat. Aparat TNI dan Polri ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan kelancaran serta mencegah potensi gangguan selama pemindahan warga dari pesawat menuju area aman.Setibanya di Tanah Merah, para pengungsi mendapatkan pendampingan lanjutan berupa tempat tinggal sementara, bantuan makanan, serta layanan kesehatan. Pemerintah daerah menyiapkan fasilitas khusus guna memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa pemulihan.Sejumlah warga yang ikut dievakuasi mengaku lega atas respons cepat pemerintah dan aparat keamanan. “Kami merasa aman karena pemerintah dan aparat langsung menjemput kami. Ini sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang takut setelah insiden di Koroway,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di Koroway Batu serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna menjaga stabilitas keamanan. Upaya ini diharapkan mampu meredam kecemasan warga dan mempercepat pemulihan kondisi pasca-insiden.Penulis: Hend Editor: GF 17 Feb 2026, 02:13 WIT
Ratusan Warga Negeri Kabauw Antusias Mengikuti Bhakti Kesehatan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Kabauw – Ratusan warga Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, antusias mengikuti kegiatan bhakti kesehatan yang diselenggarakan Polda Maluku.Kegiatan kemanusiaan yang dihelat secara gratis pada Sabtu (14/2/2026), merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan itu Polda Maluku mengerahkan sejumlah dokter spesialis dan para tenaga medis handal meliputi dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum.Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, Polda Maluku juga menyediakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan atau sunatan massal."Sebanyak 234 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 227 orang sedangkan sunatan massal diikuti oleh 7 orang anak-anak," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Bhakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Hal ini dibuktikan dari ratusan warga Kabauw yang antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.Kombes Rositah mengaku, selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:34 WIT
Polda Maluku Gelar Pengobatan dan Khitanan Massal di Negeri Kailolo Papuanewsonline.com, Kailolo – Sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan bhakti kesehatan di Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.Aksi sosial kemanusiaan yang dilaksanakan pada Sabtu (14/2/2026), meliputi pengobatan umum dan khitanan massal secara gratis.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan tersebut, Polda Maluku mengerahkan dokter-dokter spesialis dan para tenaga medis handal. Seperti dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum."Kami juga melaksanakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Tercatat, ratusan warga antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut."Sebanyak 377 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 357 orang sedangkan khitanan massal diikuti oleh 7 anak-anak," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi.Selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12 16 Feb 2026, 20:22 WIT
Tinjau Huntara di Tapanuli Tengah, Titiek Soeharto Apresiasi Kinerja Polri Papuanewsonline.com, Tapteng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto meninjau hunian sementara (huntara) Asrama Haji Pinangsori, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu 15 Februari 2026.Titiek mengatakan, kunjungan bersama Kapolri juga menyerahkan bantuan untuk para korban bencana Sumatera, terutama warga Tapanuli Tengah."Hari ini saya datang bersama kapolri dan rombongan menyerahkan sebagian bantuan untuk masyarakat di sini. Mungkin tidak seberapa tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk masyarakat di sini," kata Titiek.Lebih lanjut, Titiek pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang segera membantu dan mengatasi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat terdampak bencana, salah satunya membangun hunian sementara (huntara)."Mudah-mudahan ini bisa membantu sedikit meringankan beban karena rumahnya terdampak bencana. Mudah-mudahan nanti bisa dibangun huntap yang lebih baik lagi buat para korban musibah," ujarnya.Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI-Polri yang sejak hari pertama musibah sudah membantu masyarakat di lapangan."Saya lihat dari hari pertama sudah turun ke lumpur-lumpur untuk membantu masyarakat, mengeluarkan kayu dan lumpur yang ada di rumah dan juga membawa makanan dan perlengkapan untuk masyarakat," katanya.Ia juga mengapresiasi langkah Polri yang mengerahkan alat water treatment untuk korban bencana yang membutuhkan pasokan air bersih. Menurutnya, langkah ini menjadi salah satu meringankan beban para korban bencana."Makasih pak Kapolri tadi saya lihat ada mobile water treatment. Jadi dari air sungai, air payau bahkan air laut bisa disuling ditreatment bisa jadi air bersih yang siap diminum. Ini mobile keliling ke daerah-daerah sehingga meringankan masyarakat yang membutuhkan air bersih. Mudah-mudahan mobilnya bisa banyak lagi bisa untuk daerah yang lainnya," ujarnya.Dalam kesempatan ini, Titiek menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas bencana yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera, terutama di daerah Tapanuli Tengah."Mudah-mudahan diberi kekuatan lahir batin dalam menghadapi cobaan ini dan bencana tidak datang lagi dan semua masalah di sini bisa teratasi," ucapnya.Sebagai informasi, huntara di Asrama Haji Pinangsori terdiri dari 56 unit kamar dengan jumlah pengungsi sebanyak 154 jiwa. Huntara ini akan dilengkapi tandon air, MCK dan sumber air bersih.Selain itu, Polri juga menyerahkan bantuan 16 truk yang berisi paket sembako, peralatan sekolah, peralatan pertanian, peralatan ibadah, bahan material hingga hand traktor. PNO-12 16 Feb 2026, 20:01 WIT
BMKG PERINGATKAN NELAYAN MIMIKA WASPADAI ANGIN KENCANG DAN GELOMBANG TINGGI Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca bagi wilayah Provinsi Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika, untuk tiga hari ke depan. Kondisi musim peralihan atau pancaroba yang sedang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia menyebabkan potensi angin kencang lebih sering muncul di perairan lokal.Menurut pihak Prakirawan cuaca BMKG Timika Stevan Yawan di Timika, kecepatan angin di laut sekitar Mimika berkisar antara 5 hingga 15 knot atau setara dengan 10 hingga 30 kilometer per jam. Angin yang semakin kencang akan berdampak langsung pada kondisi permukaan laut, membuat gelombang menjadi lebih tinggi. Saat ini tinggi gelombang di perairan Mimika berada pada rentang 0,5 hingga 1,25 meter, kondisi yang perlu diwaspadai terutama oleh nelayan yang menggunakan perahu berukuran kecil. "Angin dengan kecepatan 5 knot sudah cukup berpengaruh, apalagi jika mencapai 15 knot. Ini akan sangat mempengaruhi keamanan nelayan yang berlayar dengan perahu kecil," jelasnya.BMKG mengimbau seluruh nelayan untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas melaut. Informasi terkait kondisi cuaca dapat diperoleh melalui berbagai saluran, mulai dari petugas syahbandar di pelabuhan, grup informasi cuaca BMKG setempat, hingga secara langsung ke kantor BMKG wilayah Mimika. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi cuaca secara mudah melalui aplikasi resmi BMKG yang tersedia untuk perangkat seluler."Aplikasi bernama Info BMKG dapat diunduh melalui Play Store dan menyajikan informasi cuaca lengkap dari seluruh Indonesia, termasuk kondisi terkini di Mimika," tambahnya.Secara umum, kondisi cuaca di Kabupaten Mimika dalam satu pekan ke depan berpotensi terjadi hujan pada sore hingga malam hari dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat. Hujan diperkirakan awalnya terjadi di wilayah kaki pegunungan seperti Distrik Tembagapura dan Kuala Kencana, kemudian berpindah ke arah Kota Timika pada sore hingga malam hari. Banyak dari aktivitas hujan tersebut kerap disertai dengan guntur dan petir yang perlu diwaspadai oleh seluruh masyarakat.  Penulis: Jid Editor: GF 15 Feb 2026, 22:52 WIT
Wakapolda Maluku Hadiri Bakti Kesehatan dan Sosial di Pulau Haruku Papuanewsonline.com, Haruku – Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, menghadiri dan meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial yang dipusatkan di Negeri Kailolo dan Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (14/2/2026).Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial di wilayah kepulauan.Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam agenda kemanusiaan tersebut, Polri bersama instansi terkait menyelenggarakan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat umum serta pelaksanaan khitanan massal terhadap anak-anak di kedua negeri. Wakapolda Maluku bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke pos-pos pelayanan medis guna memastikan masyarakat mendapatkan penanganan yang optimal dari tim tenaga kesehatan.Sebagai wujud kepedulian ekonomi, dilakukan pula penyerahan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat Negeri Kailolo dan Negeri Kabauw. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua DPRD Maluku, Wakapolda Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Aster Kodam, dan perwakilan Kajati Maluku.Aksi sosial kemanusiaan tersebut mendapat respon positif dan apresiasi tinggi dari perangkat negeri setempat. Raja Negeri Kailolo, Ali Ohorella, menyatakan rasa bangganya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah dan aparat keamanan."Saya merasa bangga dengan kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial yang dilaksanakan ini. Kehadiran Bapak Wakapolda dan rombongan sangat berarti bagi warga kami," kata Ali Ohorella.Senada dengan hal tersebut, Ketua Saniri Negeri Kabauw, Basri Jamal Karepesina, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada negerinya."Kami merasa bangga dan bersyukur karena pemerintah sudah memperhatikan negeri kami yang sangat membutuhkan bantuan seperti ini. Harapan kami ke depan, kegiatan ini jangan hanya sekadar ceremonial, akan tetapi aksi langsung di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat," tegas Basri.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. "Kegiatan ini juga dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Maluku," harapnya. PNO-12 15 Feb 2026, 14:54 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT