Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Polri Respon Cepat Evakuasi Warga di Tiga Kabupaten Terdampak Hidrometeorologi
Papuanewsonline.com, Ternate - Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Provinsi Maluku Utara. Sedikitnya tercatat satu kejadian banjir bandang, empat kejadian tanah longsor, serta 15 kejadian banjir yang berdampak pada tiga kabupaten, yakni Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kota Tidore Kepulauan. Sejak awal kejadian, jajaran Polri langsung bergerak cepat untuk melakukan evakuasi warga, penyelamatan korban, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.Berdasarkan data Polri per 7 Januari 2026, bencana tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, masing-masing dua korban di Kabupaten Halmahera Barat dan satu korban di Kabupaten Halmahera Utara. Selain korban jiwa, ribuan warga terpaksa mengungsi demi keselamatan, dengan jumlah pengungsi mencapai sekitar 5.000 jiwa di Halmahera Barat dan 1.311 jiwa di Halmahera Utara. Sementara itu, kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp4,27 miliar dan masih terus didata oleh petugas di lapangan.Hujan deras yang berlangsung sejak Senin (5/1/2026) hingga Kamis (8/1/2026) dini hari juga berdampak pada infrastruktur vital. Jembatan Ake Aru yang menghubungkan Tobelo–Loloda di Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, dilaporkan terputus akibat derasnya arus banjir. Kondisi ini menghambat mobilitas warga serta distribusi logistik. Polri pun melakukan pengamanan di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penanganan dan pemulihan akses.Di tengah upaya penyelamatan, Polri juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak. Di Kabupaten Halmahera Barat, Polres setempat bersama pemerintah desa menyalurkan bantuan logistik berupa 1.000 dus mi instan dan 1.000 sak beras ukuran 5 kilogram. Bantuan tersebut didistribusikan secara bertahap ke lokasi terdampak dan tempat pengungsian, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.Sejak menerima laporan awal bencana, jajaran Polri di Maluku Utara mulai dari Polsek hingga Polda langsung diterjunkan ke lokasi terdampak. Fokus penanganan diarahkan pada evakuasi warga di titik rawan, pemberian pertolongan pertama bagi korban luka, pelaksanaan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), serta pembukaan akses jalan yang tertutup banjir dan material longsor. Seluruh langkah dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan medan yang berat.Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., menegaskan bahwa kecepatan dan sinergi menjadi kunci dalam penanganan bencana.“Personel kami bergerak dari satuan terdekat dengan membawa perlengkapan yang dibutuhkan dan bekerja bersama unsur terkait. Prioritas utama adalah keselamatan warga, penanganan korban, serta memastikan para pengungsi mendapatkan perhatian dan kebutuhan dasar yang layak,” ujarnya.Untuk mendukung operasi di lapangan, Polri mengerahkan personel dan sarana secara terpadu. Di Kabupaten Halmahera Barat, dikerahkan dua unit truk R6, tiga unit kendaraan R4 double cabin, serta 60 personel Polres Halmahera Barat. Sementara di Kabupaten Halmahera Utara, Polres setempat menurunkan tiga unit truk R6, empat unit kendaraan R4 double cabin, dan 90 personel guna menjangkau wilayah terdampak hingga ke desa-desa. Dukungan juga diberikan oleh Polres Ternate dengan satu unit truk R6 dan 12 personel Samapta, serta Polresta Tidore Kepulauan dengan satu unit truk R6 dan 12 personel Samapta.Unsur SAR turut diperkuat oleh Sat Brimob Polda Maluku Utara yang mengerahkan dua unit truk R6, satu unit kendaraan R6 box, satu unit kendaraan R4 double cabin, 10 set peralatan SAR, serta 38 personel Brimob. Di wilayah perairan, Ditpolairud Polda Maluku Utara menurunkan satu unit kapal patroli SBU beserta empat personel ABK untuk pemantauan dan evakuasi.Dalam penanganan pengungsi, Polda Maluku Utara berkoordinasi dengan Forkopimda dan instansi terkait untuk mendirikan dan mengelola posko pengungsian. Kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, layanan kesehatan, serta keamanan terus diupayakan agar tetap terpenuhi. Polri juga menyiagakan jajaran Polres lainnya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.Kapolda Maluku Utara turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia serta empati kepada seluruh masyarakat terdampak. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menghindari kawasan rawan bencana. Layanan darurat Polri 110 juga disiagakan dan dapat diakses selama 24 jam untuk pelaporan kondisi darurat maupun permintaan bantuan.Polda Maluku Utara memastikan seluruh jajaran tetap siaga penuh, terus memantau perkembangan situasi, serta bekerja bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan aktivitas warga kembali normal. PNO-12
08 Jan 2026, 18:14 WIT
Kapolda Sumbar Pimpin Pemakaman Massal Korban Bencana Palembayan
Papuanewsonline.com, Agam - Suasana duka menyelimuti pelaksanaan pemakaman massal korban bencana alam di wilayah Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.Kepolisian Daerah Sumatera Barat bersama unsur TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan relawan menggelar prosesi pemakaman secara bermartabat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para korban.Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 253 orang. Dari jumlah tersebut, 222 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 31 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim gabungan.“Hari ini kita hadir dalam suasana duka mendalam untuk melaksanakan pemakaman massal korban bencana alam di Palembayan. Polri memastikan seluruh proses identifikasi dan pemulasaraan dilakukan secara profesional, humanis, dan penuh penghormatan terhadap nilai kemanusiaan,” ujar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, Rabu (7/1).Dari total jenazah yang telah teridentifikasi, tercatat 110 laki-laki dan 112 perempuan. Sementara 31 jenazah yang masih dalam proses identifikasi terdiri dari 14 laki-laki, 12 perempuan, serta 5 bagian tubuh (body part).Sebelumnya, telah dilakukan pemakaman massal terhadap 10 jenazah di TPU Agam, dengan 4 jenazah di antaranya telah teridentifikasi. Pada hari ini, kembali dilaksanakan pemakaman massal terhadap 6 jenazah, yang terdiri dari 4 perempuan, 1 laki-laki, serta 1 bagian tubuh, seluruhnya ditemukan di wilayah Kecamatan Palembayan dan sekitarnya.Kapolda Sumbar menegaskan bahwa Polri bersama seluruh unsur terkait terus memaksimalkan upaya identifikasi jenazah serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban.“Kami bersama TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan relawan terus bekerja tanpa henti untuk memastikan seluruh korban dapat teridentifikasi dan dimakamkan secara layak, serta keluarga yang ditinggalkan mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan,” tegasnya.Selain penanganan korban jiwa, dampak bencana juga dirasakan oleh kalangan pelajar. Berdasarkan data posko di Kecamatan Palembayan, tercatat 104 pelajar terdampak bencana, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, yang tersebar di tiga posko pengungsian, yakni SDN 05 Kayu Pasak SBB, Padang Koto Gadang, dan Nagari Salareh Aia Timur.Kapolda Sumbar turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan bencana ini kepada petugas di lapangan. Informasi resmi akan terus kami sampaikan secara terbuka,” imbau Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta.Di akhir pernyataannya, Kapolda Sumbar menyampaikan duka cita mendalam atas nama negara dan institusi Polri kepada seluruh keluarga korban.“Atas nama negara dan Polri, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Mari kita doakan para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” pungkasnya. PNO-12
08 Jan 2026, 13:01 WIT
Polda NTT Konfirmasi Penemuan 1 Jenazah di Bangkai KM Putri Sakinah
Papuanewsonline.com, Manggarai Barat - Tim SAR gabungan menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban hilang tenggelamnya KM Putri Sakinah di Pantai Pede, Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (6/1/2026).Jenazah ditemukan pada koordinat -8°38,87163’ 119°28,62259’ di kawasan perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo (TNK).Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H membenarkan penemuan tersebut.“Benar, hari ini telah ditemukan satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Putri Sakinah. Saat ini jenazah masih dalam proses identifikasi di RS Komodo Labuan Bajo,” jelas Kabidhumas Polda NTT.Kabidhumas menjelaskan, penemuan jenazah bermula sekitar pukul 13.00 Wita, ketika dua nelayan Pulau Komodo bernama Saiful dan Hadi Kusuma menemukan bangkai kamar kapal yang diduga bagian dari KM Putri Sakinah, kapal yang dilaporkan tenggelam di Selat Padar Utara pada 26 Desember 2025.Kedua nelayan tersebut kemudian mengajak nelayan lain di sekitar lokasi untuk menarik bangkai kamar kapal ke Pantai Pede menggunakan perahu. Setibanya di pantai, tercium bau menyengat sehingga bangkai kamar kapal dibongkar dan ditemukan satu jenazah di dalamnya.“Setelah temuan tersebut, nelayan segera menghubungi tim SAR gabungan untuk dilakukan evakuasi,” tambahnya.Sekitar pukul 14.00 Wita, tim SAR gabungan bertolak dari perairan Padar Utara menuju lokasi kejadian dengan menggunakan RIB Syahbandar Labuan Bajo, RIB Basarnas Labuan Bajo, serta KN Puntadewa SAR Maumere. Tim tiba di lokasi pada pukul 14.30 Wita dan langsung mengevakuasi jenazah menggunakan kantong jenazah.Jenazah kemudian diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo pada pukul 16.40 Wita dan tiba sekitar pukul 18.10 Wita.Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Komodo Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut.Menurut Kabidhumas Polda NTT, proses identifikasi masih dilakukan oleh Tim DVI Polda NTT, dalam hal ini Kabiddokkes Polda NTT dan untuk kepastian identitas korban masih menunggu hasil DVI, termasuk pemeriksaan bukti primer seperti data gigi.Ia juga menambahkan, Polda NTT menghormati permintaan pihak keluarga korban agar jenazah tidak ditampilkan ke publik, baik dalam dokumentasi maupun pemberitaan, sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi dan nilai kemanusiaan.“Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih hilang. Situasi di lapangan aman dan terkendali,” tutupnya. PNO-12
07 Jan 2026, 15:27 WIT
Satgas Gulbencal Kodim 0211/TT Evakuasi Warga Terjebak Banjir Susulan di Kecamatan Tukka
Papuanewsonline.com, Tapanuli Tengah - Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0211/Tapanuli Tengah melaksanakan evakuasi warga yang terjebak banjir susulan akibat tingginya intensitas curah hujan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jum’at (2/1/2026). Banjir terjadi di sekitar aliran Sungai Aek Harse saat warga dari beberapa desa hendak menyeberang menuju lokasi pengungsian.Evakuasi dilakukan oleh Babinsa Koramil 03/Pandan bersama personel gabungan dan perangkat desa terhadap warga yang berasal dari Desa Saur Manggita, Desa Kalangan II, Lingkungan V Siantar Gunung, serta Kelurahan Hutanabolon, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 46 orang.Proses evakuasi dilaksanakan secara terpadu dengan memperhatikan kondisi arus sungai yang meningkat akibat hujan berkelanjutan. Seluruh warga berhasil dipindahkan ke lokasi yang lebih aman menuju posko pengungsian di wilayah Hutanabolon, tanpa adanya korban jiwa maupun kerugian materil.Selain melaksanakan evakuasi, Babinsa juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di wilayah rawan banjir yang telah ditetapkan sebagai zona merah. Warga diarahkan untuk mengikuti kebijakan pemerintah daerah dan menempati hunian sementara demi keselamatan bersama.Sementara itu, Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han)., menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam penanganan bencana merupakan bentuk komitmen dalam melindungi dan membantu masyarakat. “Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait menjadi kunci dalam memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak bencana,” jelas Kapendam. PNO-12
04 Jan 2026, 14:39 WIT
Satgas Yonif 743/Psy Gelar Free Medical Care Di Kampung Ginnik, Hadirkan Layanan Kesehatan Ke Warga
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Kepedulian terhadap
kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman terus ditunjukkan oleh Satgas Yonif
743/PSY. Melalui Pos Merah Putih, prajurit kesehatan melaksanakan kegiatan Free
Medical Care dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga di Kampung Ginnik,
Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (31/12/2025).Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendekatkan layanan
kesehatan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas
kesehatan formal, khususnya di daerah pegunungan yang sulit dijangkau.Dalam suasana yang penuh keakraban, prajurit kesehatan
memberikan pemeriksaan kondisi tubuh, membagikan obat-obatan sesuai kebutuhan
warga, serta menyampaikan edukasi sederhana mengenai pola hidup bersih dan
pencegahan penyakit yang umum terjadi di wilayah tersebut.Danpos Merah Putih, Letda Inf Danuja, menyampaikan bahwa
pelayanan dari pintu ke pintu dilakukan agar seluruh warga dapat terlayani
tanpa terkecuali, terutama bagi mereka yang tidak memungkinkan datang ke pos
kesehatan.Ia menegaskan bahwa kegiatan Free Medical Care ini merupakan
bagian dari komitmen Satgas Yonif 743/PSY untuk selalu hadir di tengah
masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam membantu
pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.Kehadiran prajurit kesehatan ini disambut hangat oleh warga
Kampung Ginnik yang merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan langsung di
lingkungan tempat tinggal mereka.Kepala Kampung Ginnik, Yulius Wonda, menyampaikan rasa
syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Satgas Yonif 743/PSY
kepada masyarakat kampungnya, khususnya dalam bidang kesehatan.Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara
berkelanjutan guna membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di
wilayah pedalaman.Melalui kegiatan Free Medical Care ini, Satgas Yonif 743/PSY
tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan
kekeluargaan serta menumbuhkan rasa persaudaraan antara prajurit dan masyarakat
setempat. Penulis: JidEditor: GF
31 Des 2025, 21:38 WIT
Ikhsan Lani, Atlet Mma Papua, Jadi Relawan Bantu Korban Bencana Aceh Selama Libur
Papuanewsonline.com, Aceh – Atlet MMA One Pride Indonesia
asal Papua, Ikhsan Lani, memanfaatkan masa libur latihan dan pertandingan
dengan terjun langsung sebagai relawan kemanusiaan untuk membantu korban
bencana alam di Aceh.Ikhsan bergabung bersama para relawan lainnya dan terlibat
aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari persiapan logistik hingga
pembersihan lokasi terdampak banjir.“Saya merasa harus berbuat apa saja untuk saudara-saudara
yang menderita. Liburan ini lebih bermakna digunakan untuk membantu,” ujar
Ikhsan, Selasa (30/12/25).Sebelumnya, Ikhsan sempat menjadi sorotan publik setelah
mendedikasikan kemenangan di ajang One Pride untuk masyarakat Palestina, yang
membuat namanya dikenal luas di media sosial.Petarung berjuluk Black Ranger ini dikenal sebagai atlet
agresif di atas oktagon dengan catatan lima kemenangan dan satu kekalahan di
kelas bantam.Aksi kemanusiaan Ikhsan kembali menarik perhatian publik
setelah beredar video di akun Instagram @masjidnurulashri yang memperlihatkan
dirinya terlibat langsung membersihkan lumpur banjir dan mengangkut puing-puing
bangunan di Aceh.Dalam keterangan video tersebut tertulis, “Bukan sorotan,
bukan panggung, hanya niat baik dan kepedulian,” yang menggambarkan
kesederhanaan aksi relawan yang dilakukan Ikhsan bersama atlet MMA lainnya,
termasuk dari Malaysia.Unggahan tersebut menuai simpati warganet dan mendapat
respons positif dari sejumlah atlet nasional, salah satunya Billy Pasulatan
yang menuliskan komentar dukungan kepada Ikhsan.Menanggapi perhatian publik tersebut, Ikhsan menyampaikan
harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban
masyarakat terdampak bencana di Aceh. Penulis: JidEditor: GF
30 Des 2025, 15:41 WIT
Program Penerbangan Natal Freeport, 90 Ton Bahan Makanan Dikirim ke Lembah Terpencil
Papuanewsonline.com, Mimika — PT Freeport Indonesia (PTFI)
kembali menggelar program Community Christmas Flights dengan mengerahkan
helikopter untuk mengangkut sebanyak 90 ton bahan makanan dan kebutuhan Natal
bagi warga di Lembah Aroanop, Lembah Tsinga, dan Lembah Jila, dataran tinggi
Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Program ini menjadi agenda rutin perusahaan
sejak 2015 untuk mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasional.Kegiatan ini bertujuan memudahkan warga memenuhi kebutuhan
perayaan Natal dan Tahun Baru tanpa harus menghadapi keterbatasan akses
transportasi. Dari total muatan yang diangkut, sebanyak 8,4 ton merupakan
bantuan langsung dari PTFI, sementara seluruh barang telah melalui pemeriksaan
keamanan menggunakan X-Ray sebelum diterbangkan.Pelaksanaan penerbangan berlangsung selama periode 7 hingga
23 Desember 2025 dengan total 35 kali penerbangan dari Bandara Mozes Kilangin
Timika menuju sejumlah titik penurunan di wilayah pegunungan. Setiap
penerbangan menempuh waktu sekitar satu jam pulang-pergi, menyesuaikan kondisi
cuaca dan medan.Untuk efisiensi distribusi, helikopter menggunakan metode
sling load, yakni kargo digantung di bagian bawah helikopter. Metode ini
dinilai efektif karena memungkinkan barang diturunkan langsung di lokasi
terdekat dengan permukiman warga tanpa harus dijemput jauh dari kampung.Wilayah yang terlayani dalam program ini mencakup tujuh
kampung di Lembah Aroanop, delapan kampung di Lembah Tsinga, dan 12 kampung di
Lembah Jila. Di kawasan tersebut tidak tersedia akses kendaraan bermotor,
sehingga seluruh aktivitas mobilitas hanya dapat dilakukan dengan berjalan kaki
atau tenaga pikul.Setelah barang tiba di titik penurunan, warga masih harus
membawa logistik ke kampung masing-masing dengan berjalan kaki selama dua
hingga empat jam melalui jalur pegunungan dan menyeberangi sungai. Kondisi
geografis ini menjadi tantangan utama distribusi logistik di wilayah dataran
tinggi Mimika.Selain penerbangan kargo, PTFI juga memberikan dukungan
angkutan darat bagi warga di Kampung Banti 1, Banti 2, Kimbeli, dan Opitawak
pada 15 hingga 24 Desember 2025. Dukungan tersebut mencakup 36 perjalanan bus
yang mengangkut 1.473 penumpang serta 126 ton barang kebutuhan masyarakat.Di wilayah dataran rendah, PTFI turut mendukung mobilitas
warga Suku Kamoro di Kampung Koperapoka, Nayaro, Tipuka, Ayuka, dan Nawaripi.
Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga
kelancaran distribusi logistik serta mempererat hubungan dengan masyarakat
sekitar wilayah operasional.
Penulis: JidEditor: GF
30 Des 2025, 14:56 WIT
Anomali Cuaca Akhir Tahun, Timika Alami Suhu Panas Ekstrem Meski Intensitas Hujan Tinggi
Papuanewsonline.com, Mimika — Warga Kota Timika, Kabupaten
Mimika, Papua Tengah, dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak biasa menjelang
akhir tahun 2025. Di tengah tingginya intensitas hujan, suhu udara justru
terasa panas ekstrem, menciptakan kondisi gerah yang berbeda dari karakter
musim penghujan pada umumnya.Berbeda dengan sejumlah wilayah lain yang mengalami
penurunan suhu saat hujan meningkat, Timika justru menunjukkan pola sebaliknya.
Hujan tidak turun merata sepanjang hari, melainkan terkonsentrasi pada waktu
tertentu, sehingga panas masih mendominasi sejak pagi hingga siang hari.“Kita harus waspada dengan perubahan cuaca ini agar tidak
terkena masalah kesehatan,” ujar Forecaster BMKG Mimika, Sony Hartono, saat
ditemui di Kantor BMKG Mimika, Selasa (30/12/25).Berdasarkan catatan BMKG Mimika, suhu rata-rata udara selama
Desember 2025 berada di kisaran 27 derajat Celsius. Namun demikian, pada siang
hari suhu dapat meningkat signifikan dan mencapai 33 hingga 35 derajat Celsius,
terutama saat cuaca cerah sebelum hujan turun.Sony menjelaskan bahwa hujan pada bulan Desember didominasi
oleh pembentukan awan-awan besar yang muncul pada sore hari. Awan tersebut
bergerak dari arah utara menuju wilayah Kota Timika hingga kawasan Pomako di
bagian selatan.“Pagi cerah, siang panas terik, dan hujan baru turun sore
hari,” katanya.BMKG juga memprediksi hujan lebat yang disertai petir akan
rutin terjadi pada rentang waktu pukul 17.00 hingga 20.00 WIT dengan durasi
sekitar satu hingga dua jam. Dalam kondisi tertentu, apabila awan terbentuk
secara masif, hujan ringan berpotensi berlangsung hingga tengah malam.Memasuki Januari 2026, pola cuaca di wilayah Mimika
diperkirakan tidak mengalami perubahan signifikan. Perbedaan utama yang
diprediksi adalah adanya peningkatan kecepatan angin yang berkisar antara 3
hingga 5 knot dibandingkan bulan sebelumnya.Sementara itu, kondisi perairan di wilayah Mimika masih
tergolong normal. Tinggi gelombang laut diperkirakan berada pada kisaran 0,5
hingga 1,25 meter dan dinilai masih aman bagi aktivitas pelayaran skala lokal.BMKG Mimika mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan
aktivitas harian dengan pola cuaca yang terjadi serta secara rutin memantau
informasi dan peringatan cuaca terbaru guna mengantisipasi dampak kesehatan
maupun gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem.
Penulis: JidEditor: GF
30 Des 2025, 14:50 WIT
Melalui Dokkes Polres Langkat, Polri Hadir Beri Layanan Kesehatan Kepada Masyarakat
Papuanewsonline.com, Langkat - Pada hari Senin, 29 Desember 2025, Polri melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Langkat melaksanakan bakti kesehatan berupa obat-obatan kepada masyarakat Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat pasca bencana alam banjir yang melanda wilayah tersebut.Bantuan obat-obatan yang diberikan meliputi vitamin, obat batuk, obat pilek, obat penurun demam, obat luka, serta sirup penunjang peningkatan imunitas tubuh. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan dan membantu masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih akibat bencana banjir.Selain memberikan bantuan medis, Tim Dokkes Polres Langkat juga memberikan dukungan moril kepada masyarakat dengan menyampaikan pesan-pesan semangat dan empati. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu menumbuhkan optimisme serta semangat baru bagi warga untuk bangkit dan menjalani kehidupan pasca bencana alam yang berdampak besar terhadap tempat tinggal dan aktivitas sehari-hari mereka.Akibat bencana banjir tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke masjid karena rumah yang mereka huni hanyut terbawa arus banjir atau mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat dihuni lagi. Berdasarkan data di Desa Harapan Makmur, terdapat 11 rumah hilang terbawa arus, 10 rumah mengalami rusak parah, dan 15 rumah rusak ringan. Kondisi permukiman di sepanjang perjalanan menuju Desa Sei Pakis juga menunjukkan banyak rumah warga yang terdampak, baik yang hancur maupun yang masih dapat dihuni setelah dilakukan pembersihan lumpur dan sisa genangan air.Masyarakat menyampaikan harapan agar bantuan dan perhatian dari berbagai pihak terus berlanjut, khususnya untuk membantu pemulihan kehidupan dan perbaikan tempat tinggal mereka. Warga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polri dan seluruh pihak terkait atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan pasca bencana alam. PNO-12
29 Des 2025, 22:54 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru