Papuanewsonline.com
120 Jemaah Haji Mimika Bertolak ke Tanah Suci, Dilepas dengan Doa dan Haru Mendalam
182 Ribu Kasus Malaria Di Mimika, BADKO HMI PAPUA Desak Pemerintah Melakukan Intervensi Khusus
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Maritim Perairan Timika, Waspada Gelombang Hingga 1,5 Meter
Polres Mimika Bongkar Pabrik Sopi Ilegal di Kawasan Hutan SP 5, Pelaku Berhasil Kabur
LMA Mimika Ajak Semua Pihak Tahan Diri Jaga Perdamaian dan Lindungi Warga Sipil Papua
Pickup Pengangkut Air Terguling Di Pertigaan Hasanuddin, Pengendara Baru Belajar Mengemudi
PTFI Setor Rp4,8 Triliun: Mimika Terima Bagian Terbesar, Total Kontribusi Capai Rp75 Triliun
Lapas Timika Gelar Ikrar Bersih Dari Hp Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan
Lima Warga Diklaim Tewas di Kali Kabur, TPNPB Soroti Operasi Militer di Tembagapura
BADKO HMI dan Polda Papua Sepakati Sinergi, Fokus Tangani Tambang Ilegal hingga Hoaks Digital
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Tim Gabungan Temukan 6 Korban Banjir Bandang di Pegunungan Arfak
Papuanewsonline.com, Pegunungan Arfak - Sebanyak 66 personel gabungan dari Polres Pegunungan Arfak (28 personel), Kodim 1218 Pegaf (13 personel), Basarnas (12 personel), BPBD Provinsi Papua Barat (10 personel), dan BPBD Kabupaten Pegaf (3 personel) dikerahkan dalam operasi pencarian dan evakuasi korban bencana banjir bandang yang terjadi di kawasan Kali Meyof, Kampung Jim (Meyes), Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka, S.E., M.H., pada Senin (19/5/2025) pukul 08.00 WIT memimpin apel gabungan sebelum tim melakukan pencarian di lokasi terdampak. Dalam operasi pencarian tersebut, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi enam korban banjir bandang. Dari enam korban yang ditemukan, satu orang dikembalikan ke pihak keluarga, sementara lima lainnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk proses identifikasi.Pada pukul 13.00 WIT, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena cuaca buruk dan potensi longsor susulan yang dapat membahayakan tim. Kapolres Pegunungan Arfak memerintahkan penarikan seluruh personel ke posko induk. Sebelumnya, satu korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan demikian, dari total 19 korban yang dilaporkan hilang, hingga sore hari itu telah ditemukan enam orang.Kapolres Pegunungan Arfak menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras di tengah keterbatasan fasilitas. Ia memastikan bahwa operasi pencarian hari kedua akan dilanjutkan pada Selasa (20/5/2025) pagi.“Kami mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh personel gabungan. Meskipun cuaca dan kondisi medan cukup berat, semangat tetap terjaga,” ungkap Kapolres.Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Papua Barat, Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B, QHIA, MARS, menyampaikan bahwa tim DVI (Disaster Victim Identification) telah disiagakan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban.“Mengantisipasi kejadian korban hanyut di Kabupaten Pegunungan Arfak, kami segera membentuk tim DVI dan saat ini telah membuat posko mortem untuk kamar jenazah serta posko antemortem guna menggali data korban semasa hidup dari keluarga terdekat, karena data yang dikirim kemungkinan dapat diidentifikasi secara visual,” ujar Kabid Dokkes.“Namun jika tidak bisa diidentifikasi secara visual, kami telah menyiapkan tim DVI untuk melakukan verifikasi identitas, bekerja sama dengan Karoops Polda Papua Barat dan lintas sektoral seperti Basarnas Provinsi Papua Barat serta stakeholder terkait,” lanjutnya.“Kami telah menyiapkan tim DVI untuk melakukan identifikasi secara menyeluruh terhadap korban tanah longsor. Proses ini melibatkan pemeriksaan forensik, sidik jari, dan pencocokan data antemortem dari pihak keluarga korban,” imbuh Kabid Dokkes.Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menambahkan bahwa Polda Papua Barat menerjunkan 36 personel untuk membackup proses evakuasi dan identifikasi korban pasca longsor tersebut. Proses identifikasi akan terus dilakukan seiring ditemukannya korban baru dalam operasi pencarian. PNO-12
20 Mei 2025, 18:13 WIT
Alami Kecelakaan Laut, Polsek Leksula Evakuasi 5 Warga
Papuanewsonline.com, Bursel - Personel Polsek Leksula, bersama masyarakat melakukan evakuasi lima warga desa Bala-Bala, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) yang mengalami kecelakaan laut pada Senin dini hari (19/5/2025).Kecelakaan laut terjadi di Pulau Pombo/Pulau Talang, yang berada di antara perairan desa Nalbessy dan desa Leksula, kecamatan Leksula, kabupaten Buru Selatan.Mereka yang diselamatkan yaitu satu keluarga dari desa Bala-Bala, diantaranya Madinuru Lina (50), Wanima Rukua (48), Rindiani (9), Lesti (7) dan Ikbal (5).Kecelakaan laut berawal saat satu keluarga ini berangkat menggunakan satu unit perahu ketinting dari pelabuhan speedboat labuang Namrole, Bursel, Minggu (18/5/2025) sekitar pukul 14.00 WIT.Perahu ketinting yang dinahkodai Madinuru, seorang nelayan bersama istri dan ketiga anaknya ini hendak menuju desa Bala-Bala. Selain mengangkut keluarganya, perahu ketinting ini juga membawa sejumlah barang bawaan lainnya serta satu unit kendaraan sepeda motor jenis honda blade.Di tengah perjalanan atau tepatnya sekira pukul 16.00 WIT di sekitar Pulau Talang, cuaca buruk terjadi. Perahu ketinting dihantam gelombang dari sisi kiri maupun kanan hingga air laut masuk di dalamnya."Meski air laut masuk namun perahu ketinting masih bisa berjalan. Pengemudi kemudian membelokkan haluan ke Pulau Talang untuk menyelamatkan diri," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H, Senin (19/5/2025).Kurang lebih 20 meter dari pesisir Pulau Talang, perahu ketinting tersebut mengalami mati mesin dan dihantam gelombang hingga terdampar di tepian pantai Pulau tak berpenghuni tersebut."Kemudian sekitar pukul 03.00 WIT, korban menggunakan HP dari Pulau Talang/Pulau Pombo untuk menghubungi Ahmad Sanimu, keluarganya di Namrole. Ahmad kemudian menghubungi adiknya Alin di Nalbessy dan pada jam 05.30 WIT staf Masjid Nurul Akbar desa Nalbessy melalui pengeras suara meminta bantuan kepada masyarakat Nalbessy," jelasnya.Setelah mendapatkan informasi kecelakaan laut tersebut, personel Polsek Leksula kemudian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)."Perjalanan dari Polsek Leksula menuju ke TKP pulau pombo/pulau talang hanya dapat dilalui dengan transportasi laut dengan waktu tempuh 1 jam," tambahnya.Personel Polsek Leksula juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Leksula untuk memberikan bantuan dan pelayanan tempat tinggal kepada keluarga korban sementara waktu, serta evakuasi perahu ketinting milik korban. "Personel Polsek Leksula juga berkoordinasi dengan pihak Puskesmas untuk memastikan kondisi kesehatan para korban dan keluarganya, dalam keadaan baik," jelasnya.Para korban berhasil diselamatkan, dan sempat diamankan di Polsek Leksula untuk kemudian beristirahat di pihak keluarga yang berada di desa Nalbessy."Untuk perahu ketinting sementara masih berada di pulau pombo/pulau talang. Belum dapat dilakukan evakuasi karena faktor cuaca ekstrim," ungkapnya.Masyarakat dihimbau untuk memperhatikan cuaca laut sebelum bepergian atau menangkap ikan. "Utamakan keselamatan saat beraktivitas di laut," pungkasnya. PNO-12
20 Mei 2025, 17:27 WIT
Satgas Yonif 642/Kps Tingkatkan Kualitas Kesehatan di Pedalaman Papua
Papuanewsonline.com, Teluk Bintuni - Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 642/Kps, untuk meningkatkan kualitas kesehatan yang berada di pedalaman papua, kampung mehyoda, distrik Meyerga, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.(19/5)Hal tersebut disampaikan Danpos Meyerga Lettu Inf Deka Suryanto , kegiatan bakti kesehatan ini merupakan kegiatan yang positif dan memberikan banyak manfaat tentang kesehatan masyarakat. Pada kesempatan ini kami juga memberikan sosialisasi pentingnya hidup sehat dalam memberi kesadaran bagi masyarakat agar selalu menjaga kesehatan."Kami ingin generasi penerus bangsa di daerah pedalam ini menjadi pemuda-pemuda yang kuat dan memiliki integritas terhadap kemajuan daerahnya, karena mereka yang akan membangun daerah ini di masa depan."Pemeriksaan kesehatan ini meliputi pengecekan kesehatan berupa tensi, selain itu juga ada konsultasi dan pemberian obat secara gratis. Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan, untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan warga binaan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan bagi warga. PNO-12
19 Mei 2025, 18:19 WIT
Satgas Pamtas RI–RDTL Yonarhanud 15/DBY Dukung Kegiatan Posyandu di Desa Inbate
Papuanewsonline.com, TTU - Dalam rangka mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan, personel Pos Inbate Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY turut berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu Balita dan Lansia di Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kopda M.I. Jufri bersama tiga anggota Pos Inbate, bekerja sama dengan tim kesehatan dari Puskesmas Inbate dan tenaga kesehatan desa setempat.Adapun pelayanan yang diberikan dalam kegiatan Posyandu meliputi pemeriksaan tekanan darah, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemeriksaan stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan balita dan lansia serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan rutin.Kehadiran personel Satgas mendapat sambutan positif dari masyarakat dan tenaga kesehatan setempat. Selain membantu teknis pelaksanaan, personel TNI juga turut memberikan edukasi ringan kepada warga terkait pentingnya menjaga pola hidup sehat di usia dini maupun lanjut usia."Kami sangat mengapresiasi kehadiran personel Satgas yang selalu siap membantu dan terlibat langsung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk bidang kesehatan. Ini sangat membantu kami di lapangan," ujar salah satu petugas kesehatan dari Puskesmas Inbate. PNO-12
19 Mei 2025, 18:16 WIT
Peduli Kesehatan, Pos Inbate Laksanakan Kunjungan Medis Ke Rumah Warga
Papuanewsonline.com, Inbate - Wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat dari Yonarhanud 15/DBY kembali melaksanakan pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga.Pada Senin, 12 Mei 2025, personel Pos Inbate yang dilakukan oleh Kopda M. Imam Jufri selaku Tenaga Kesehatan Pos, bersama rekan-rekannya melakukan pemeriksaan kesehatan di kediaman Bapak Ilyas Metan di Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program layanan kesehatan keliling yang secara rutin dilaksanakan oleh Pos Inbate guna membantu warga yang membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan ringan.“Kami senang bisa membantu warga seperti Bapak Ilyas dan Mama Yosefina. Ini adalah bentuk pengabdian kami, tidak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga hadir untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Kopda Imam Jufri.Bapak Ilyas Metan menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dari Satgas. “Kami sangat senang dengan kehadiran tim kesehatan dari Pos Inbate. Penyakit saya yang sudah lama diderita kini mulai membaik,” ungkapnya haru.Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran Satgas Pamtas RI–RDTL tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat di wilayah perbatasan. PNO-12
13 Mei 2025, 18:32 WIT
Peduli Kesehatan Warga, Satgas Yonif 642/Kps Berikan Yankes Keliling Kampung Irahima
Papuanewsonline.com, Teluk Bintuni - Pos Rawara Satgas Pamtas RI-PNG yonif 642/Kps Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Kampung Irahima, yang dilakukan pers Satgas Pos Rawara DPP Serda Raihan Firdaus Selaku Bintara Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan (yankes) keliling kepada masyarakat di Kampung Irahima, Distrik Moskona selatan, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu (30/04/2025).Sebagai membantu pemerintah dalam program layanan kesehatan, Satgas Yonif 642/Kps secara rutin melaksanakan yankes dan untuk memelihara kesehatan masyarakat dan mengobati masyarakat yang sedang sakit. Selain itu, personel kesehatan Satgas Yonif 642/Kps juga memberikan penyuluhan mengenai pola hidup sehat kepada masyarakat.Semoga kehadiran Satgas Yonif 642/Kps benar-benar dirasakan manfaatnya dan dapat membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat di kampung Irahima.“Kami juga mengunjungi warga dari rumah ke rumah untuk memastikan bahwa masyarakat di Kampung irahima, distrik Moskona Selatan ini semua dalam keadaan sehat Walafiat."Bakes Pos Rawara juga menyampaikan, bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan anggota Satgas Pamtas Yonif 642/Kps ini cukup efektif dan membantu masyarakat sekitar. PNO-12
30 Apr 2025, 19:13 WIT
Tiga Jenderal Turun Langsung Pimpin Pencarian Iptu Tomi S. Marbun di Hutan Belantara Papua Barat
Papuanewsonline.com, Teluk Bintuni — Di tengah ganasnya hutan Papua Barat, Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 terus bergerak tanpa kenal lelah. Pencarian terhadap Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun, yang dinyatakan hilang, dipimpin langsung oleh tiga jenderal: Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra Perkasa Jomantara, dan Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol. Auliansyah Lubis.Operasi intensif ini dimulai sejak Rabu, 23 April 2025. Kapolda Papua Barat memimpin perjalanan darat dari Poskotis Meyado menuju Pos Aju Mayerga. Medan licin, curam, dan penuh risiko menguji ketangguhan tim selama tiga jam perjalanan.Keesokan harinya, Kamis, 24 April 2025, Kapolda bersama pasukan melanjutkan perjalanan menuju Pos Aju Cempedak. Perjalanan ini menempuh waktu lebih dari sembilan jam berjalan kaki, melewati hutan lebat, rawa-rawa, dan jalur ekstrem lainnya.Pada Jumat, 25 April 2025, sebanyak 145 personel gabungan dari Tim SAR Korbrimob Polri, Satbrimob Polda Papua Barat, dan Infafis, dipimpin langsung Kapolda, berhasil mencapai titik lokasi dugaan hanyutnya Iptu Tomi. Lokasi tersebut berada di Zona Merah, wilayah rawan aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).Tanpa membuang waktu, tim langsung melakukan penyisiran dan pengumpulan data di area tersebut. Hujan deras yang mengguyur, tanah berlumpur, serta ancaman dari hewan buas seperti buaya, tidak menghalangi semangat pencarian.Operasi semakin diperkuat pada Sabtu, 26 April 2025, dengan bergabungnya dua personel Divhumas Polri, sehingga total kekuatan mencapai 147 orang. Di bawah komando para jenderal, tim melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan rekonstruksi untuk memperjelas kronologi kejadian.“Setiap langkah yang kami ambil di hutan ini adalah bentuk kesungguhan kami untuk menemukan rekan kami. Kami tidak akan berhenti sebelum ada kejelasan,” tegas Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir di lokasi operasi.Minggu, 27 April 2025, proses olah TKP dan rekonstruksi dilanjutkan untuk melengkapi data investigasi. Sekitar pukul 13.00 WIB, Kapolda bersama sebagian personel dievakuasi kembali ke Poskotis Meyado menggunakan dua helikopter, dengan kapasitas maksimal delapan orang per penerbangan. Proses pemulangan dilakukan bertahap untuk menjaga keselamatan seluruh tim.“Medan berat, cuaca ekstrem, bahkan ancaman nyata dari KKB tidak akan pernah melunturkan dedikasi kami. Ini adalah bukti nyata bahwa solidaritas dan profesionalisme Polri selalu hadir di medan tugas paling berat sekalipun,” ujar Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra Perkasa Jomantara.Operasi Alfa Bravo Moskona 2025 menjadi simbol keteguhan, loyalitas, dan semangat pantang menyerah Polri dalam menjalankan tugas dan melindungi sesama anggota, meski harus menghadapi rintangan yang luar biasa berat. PNO-12
28 Apr 2025, 17:54 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru