logo-website
Minggu, 10 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Kabid Humas: Korban Penyerangan OTK Masih Dirawat Intensif di RS Bhayangkara Polda Papua Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Bripka Arif Hidayat, anggota Polres Puncak Jaya yang diserang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Puncak Jaya pada Minggu (27/10), masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. saat dikonfirmasi mengatakan saat ini Bripka Arif dalam kondisi sadar.Kabid Humas mengatakan kronologi Bripka Arif diserang OTK. Pada Minggu siang sekitar pukul 13.12 WIT, Bripka Arif hendak berbelanja di salah satu kios atau toko kelontong yang berada di Kampung 55.Saat itulah, Bripka Arif diserang OTK. Pelaku menyerang Bripka Arif dengan menggunakan parang. Serangan tepat mengenai kepala Bripka Arif, setelah kejadian korban langsung di evakuasi ke jayapura untuk dilakukan perawatan di RS Bhayangkara."Sekira pukul 17.04 korban Bripka Arif Hidayat tiba di RS Bhayangkara dan langsung ditangani oleh tim medis karena luka yang dialami cukup serius,” ujar kabid humas, Senin (28/10/2024).“Saat ini Bripka Arif masih menjalani perawatan intensif dan kondisinya saat ini sadar, sekarang dirawat di ruang ICU RS. Bhayangkara,” imbuhnya.Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan rencana hari ini korban menjalani operasi penangan emergency dari dokter spesialis dan orthopedi.“Bripka Arif akan terus dirawat inap hingga kondisinya benar-benar pulih. Mengingat, dengan pertimbangan bahwa lukanya cukup serius,” tuturnya. Sementara itu, Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H mengatakan bahwa kasus penyerangan tersebut masih diselidiki oleh Sat Reskrim Polres Puncak Jaya guna mengetahui siapa pelaku dan apa motifnya.“Anggota masih menyelidiki motif dan siapa pelaku penyerangan ke anggota Polsek Ilu," pungkas AKBP Kuswara. PNO-12 29 Okt 2024, 16:20 WIT
Subsatgas Dokkes OMPC II 2024 Berikan Pelayanan Kesehatan Bagi Personil Yang Bertugas di Lapangan Papuanewsonline.com, Merauke – Subsatgas Dokkes Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) II 2024 Wilayah Papua Selatan secara berkala terus melakukan pelayanan kesehatan bagi personel yang bertugas pengamanan Pilkada 2024.Hal tersebut dilakukan untuk memastikan dan memantau perkembangan kondisi kesehatan baik yang bertugas secara mobile maupun yang melaksanakan pengamanan di kantor KPU dan Bawaslu Prov. Papua Selatan.Pemeriksaan kesehatan ada yang dilakkan secara berkala dan pada saat dibutuhkan segera yang mengalami gejala gangguan kesehatan,” kata Kasatgas Humas Kompol Nurjanah, Minggu (27/10).Pemeriksaan secara berkala dilakukan terhadap personel melaksanakan pengamanan di kantor KPU dan Bawaslu, ujarnya. Pemeriksaan kesehatan juga dapat dilakukan setiap saat di mobile apabila ada personel yang mengalami gangguan kesehatan dan harus segera ditangani.“Bantuan pemeriksaan kesehatan sebagai wujud komitmen Polda Papua untuk memastikan personel yang terlibat Operasi dalam keadaan sehat dan siap bertugas dalam pengamanan Pilkada 2024,” terang Kasatgas Humas.Pelaksanaan Operasi ini memakan waktu yang cukup panjang, sehingga diperlukan kesiapan fisik dan kesehatan seluruh personel di dalam menghadapi dinamika operasi, tandasnya.“Semoga tanggung jawab pengamanan Pilkada 2024 di Tanah Papua khususnya di Prov. Papua Selatan berjalan aman dan lancar serta personel kami terus diberikan kesehatan, tutup Kasatgas. PNO-12 28 Okt 2024, 14:41 WIT
Polres Puncak Jaya Tangani Kejadian Pembacokan OTK Terhadap 1 Personil Polsek Ilu Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Personel Puncak Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait kejadian pembacokan terhadap 1 Personil Polsek Ilu, Kab. Puncak Jaya.Peristiwa ini terjadi pada Minggu (27/10/2024), dan dari kejadian pembacokan tersebut Personil Polsek Ilu, kab. Puncak jaya, Bripka Arif Hidayat mengalami luka berat di bagian kepala.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi telah membenarkan peristiwa pembacokan tersebut."Pukul 13.12 WIT, bertempat di Distrik ilu, Kab.Puncak jaya, telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan Berat (pembacokan) yang dilakukan oleh OTK terhadap Personil Polsek Ilu Polres Puncak Jaya an. Bripka arif Hidayat,” ucap Kabid Humas Polda Papua. Dan ditempat terpisah Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pada saat itu korban meninggalkan Mako Polsek Ilu untuk menuju ke kios, dengan maksud untuk mengambil ayam yang beralamat di Kampung 55."Kemudian ke 2 (dua) OTK tersebut muncul dari kios sebelah kiri milik korban, sebelum kejadian pembacokan terjadi, korban sempat berbincang dengan ke dua OTK tersebut, dan secara tidak terduga ke dua OTK tersebut mengayunkan parang ke arah korban yang langsung mengenai kepala korban, selanjutnya ke 2 OTK tersebut langsung melarikan diri," jelasnya.Dan saat ini korban mengalami masa Kritis, dan sudah dirujuk ke RS. Bhayangkara Jayapura. PNO-12 27 Okt 2024, 21:56 WIT
Polda Gorontalo Kerahkan Tim Inafis Lakukan Identifikasi Korban Pesawat Jatuh di Pohuwato Papuanewsonline.com, Pohuwato - Tim Inafis Polda Gorontalo melakukan proses identifikasi terhadap korban pesawat SAM Air yang jatuh di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato. Upaya ini dilakukan untuk memastikan identitas korban dan memudahkan proses penyerahan jenazah kepada keluarga.Proses identifikasi berlangsung di rumah sakit Bhayangkara Polda Gorontalo. “Polri melalui Polda Gorontalo memastikan bahwa seluruh korban ditangani sesuai prosedur identifikasi forensik, termasuk pencocokan sidik jari, rekam medis, dan pemeriksaan barang-barang pribadi yang ditemukan di lokasi,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.Tim Inafis Polda Gorontalo bekerja sama dengan tenaga medis RS. Bhayangkara untuk mempercepat proses evakuasi dan identifikasi. Ambulans Polda Gorontalo turut diterjunkan guna memindahkan jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.Polda Gorontalo juga turut mendampingi tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam proses investigasi terkait jatuhnya pesawat SAM Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran proses penyelidikan serta mengamankan lokasi kejadian.  Trunoyudo juga menegaskan komitmen penuh Polri dalam mendukung proses investigasi. "Polri melalui Polda Gorontalo siap membantu KNKT, baik dalam pengamanan area maupun penyediaan data dan akses yang diperlukan. Seperti yang disampaikan oleh Kapolda Gorontalo pula bahwa fokus utama kami adalah mendukung proses investigasi agar berjalan transparan dan tepat" ujarnya.  Sejak jatuhnya pesawat, personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan area kecelakaan. Pengamanan ini penting agar proses investigasi dapat berjalan tanpa gangguan dan bukti di lokasi tidak terkontaminasi. Terakhir, Trunoyudo juga menyampaikan empati kepada keluarga korban serta harapan proses investigasi dapat berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil. “Polri juga menyampaikan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi tersebut dan semoga investigasi yang dilakukan juga dapat mengungkap penyebab dari kecelakaan ini dan dapat kita jadikan sebagai evaluasi bersama kedepannya”. PNO-12 24 Okt 2024, 17:46 WIT
Quick Respon Samapta Polres Asmat Sigap Bantu Ibu Yang Melahirkan Bayi Kembar Papuanewsonline.com, Agats - Tim Quick Respon Samapta Polres Asmat kembali menunjukkan dedikasinya terhadap pelayanan masyarakat. Tim Samapta bergerak cepat membantu seorang ibu hamil yang tengah dalam kondisi darurat untuk segera melahirkan, Kamis (24/10/2024). Tim Samapta merespons cepat laporan warga setempat, yang dipimpin oleh Ka Jaga Ru II, Brigpol Dimas bergegas menuju lokasi bertempat di Jl. Pelabuhan Baru menggunakan Viar. Dengan kondisi cuaca yang kurang mendukung tidak menjadi halangan bagi tim untuk memberikan pertolongan. Di tengah perjalanan menuju RSUD Agats atau dikenal dengan nama RSUD Perpetua J. Safanpo, ibu tersebut mulai mengalami proses persalinan. Dengan kesigapan petugas, bayi pertama berjenis kelamin laki-laki lahir dengan selamat di atas viar yang sedang dikendarai.Setelah berhasil melahirkan bayi pertama, tim Samapta segera melanjutkan perjalanan untuk memastikan ibu dan bayi dalam kondisi aman. Setibanya di RSUD Agats, ibu tersebut langsung mendapatkan penanganan medis, dan tak lama kemudian, bayi kedua yang juga berjenis kelamin laki-laki lahir dengan selamat di rumah sakit.Kapolres Asmat, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., mengapresiasi respons cepat dan kerja keras timnya dalam situasi darurat ini.“Meskipun kondisi cuaca kurang mendukung tidak menjadi penghalang bagi kami untuk membantu masyarakat. Keselamatan dan kesehatan warga adalah prioritas utama kami, puji Tuhan ibu dan kedua bayi kembar laki-lakinya lahir dengan selamat,” ujar Kapolres.Keluarga ibu tersebut merasa sangat terbantu dengan kehadiran tim Samapta Polres Asmat dan menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Warga sekitar juga mengapresiasi tindakan cepat dari polisi yang memberikan pertolongan di tengah kondisi sulit. PNO-12 24 Okt 2024, 17:25 WIT
Kapolres Buru Lakukan Operasi Pencarian Orang Hilang dari Kapal Cantika 8F Papuanewsonline.com, Buru - Kejadian melompatnya seseorang dari Kapal Cantika 8F pada tanggal 20 Oktober 2024 telah mengundang perhatian masyarakat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.45 WIT di laut Buru pada koordinat 03°19762"LS-127°12'00"BT. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan individu tersebut dan menuntut tindakan cepat dari pihak berwenang.Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, adalah seorang pemimpin yang berkomitmen terhadap keselamatan masyarakat. Beliau memiliki latar belakang yang kuat dalam pengendalian situasi darurat dan penegakan hukum. Peranannya sangat vital dalam mengarahkan operasi pencarian dan memastikan bahwa semua langkah diambil secara efektif dan efisien.Satuan Polisi Air (Sat Pol Air) Polres Buru Bersama Basarnas Namlea segera dikerahkan untuk melakukan pencarian. Mereka menggunakan berbagai alat dan sumber daya untuk menemukan orang yang melompat tersebut. Operasi pencarian ini melibatkan penyisiran area sekitar lokasi kejadian dengan seksama.Operasi pencarian berfokus di laut Buru, yang memiliki koordinat yang tepat di 03°19762"LS-127°12'00"BT. Lokasi ini dikenal dengan arus yang kuat, sehingga penyisiran harus dilakukan dengan hati-hati. Tim pencari terus berkoordinasi untuk memastikan cakupan area yang komprehensif.Menurut keterangan bapak JEFTA FALIAND RISAMASU Nachoda KM. CANTIKA LESTARI 8F bahwa pada Hari minggu tanggal 20 oktober 2024 pukul 03.58 Wit, ia mendapat info dari penumpang, jika ada salah satu penumpang KM. CANTIKA LESTARI 8F yang lompat dilaut, seketika itu juga Nachoda Kapal menanyakan beberapa penumpang yang melihat kejadian tersebut. Setelah memastikan bahwa informasi tersebut betul, nahkoda kapal mengarahkan piket juru mudi melakukan pencarian disekitar lokasi kejadian dengan memutar haluan kapal mengitari lokasi kejadian, karena tidak menemukan korban, kapal melanjutkan pelayaran menuju pelabuhan Namlea Kab Buru.Hingga saat ini, pencarian masih terus dilakukan, dan tim belum mendapatkan hasil yang diharapkan. Komunikasi dengan masyarakat lokal juga diperkuat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Langkah selanjutnya akan menentukan apakah metode pencarian lain diperlukan untuk meningkatkan kemungkinan penemuan korban.Sementara itu Sat Reskrim akan menganbil Keterangan Kepada Nahkoda Kapal Cantika 8F serta para ABK kapal yang jaga pada saat kejadian. PNO-12 22 Okt 2024, 18:50 WIT
Satgas Banops Dokkes OMP Salawaku 2024, Siaga 24 Jam Layani Personil Satgas Sakit Papuanewsonline.com, Ambon - Satgas Banops Bidang Kesehatan dan Kedokteran yang tergabung dalam satgas Operasi Mantap Praja (OMP) Salawaku, kembali melakukan kegiatan home visit atau pelayanan medis di rumah pasien.Pasien yang dikunjungi di rumah hari ini, Jumat (18/10/2024) adalah Aipda Clief A. Lekahena, anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku yang merupakan salah satu personel Satgas Kamseltibcar Lantas OMP Salawaku Tahun 2024."Tadi setelah apel pagi tim Banops Dokkes Polda Maluku melakukan home visit di rumah Aipda Clief A. Lekahena yang dilaporkan sakit," kata Kabid Dokkes Polda Maluku, Kombes Pol dr. Bambang Prasetya.Hasil pemeriksaan medis, yang bersangkutan didiagnosa GEA atau sakit diare atau peradangan pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri."Pasien mengalami diare sudah lebih dari 10 kali yang menyebabkan pasien menjadi lemas sehingga langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lanjutan," ungkapnya.Dari hasil pemeriksaan dokter jaga UGD Rumah Sakit Bhayangkara Ambon, kondisi pasien berangsur membaik dan disarankan melakukan rawat jalan.Ia mengungkapkan, tim Subsatgas Ban Ops Dokkes Polda Maluku selalu siaga 24 jam untuk melayani personel Satgas OMP yang dilaporkan sakit."Tim ini disiapkan untuk selalu siaga, dan apabila dilaporkan ada anggota OMP yang sakit dimana saja, tim ini langsung dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan maupun perawatan medis," jelasnya.Kombes Bambang juga mengajak personel Satgas OMP Salawaku untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan yang sehat dan olahraga yang cukup."Kesehatan personel penting dijaga agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di lapangan terutama pelaksanaan tugas Pengamanan Pilkada Serentak 2024 ini," pintanya. PNO-12 18 Okt 2024, 14:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT