Papuanewsonline.com
120 Jemaah Haji Mimika Bertolak ke Tanah Suci, Dilepas dengan Doa dan Haru Mendalam
182 Ribu Kasus Malaria Di Mimika, BADKO HMI PAPUA Desak Pemerintah Melakukan Intervensi Khusus
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Maritim Perairan Timika, Waspada Gelombang Hingga 1,5 Meter
Polres Mimika Bongkar Pabrik Sopi Ilegal di Kawasan Hutan SP 5, Pelaku Berhasil Kabur
LMA Mimika Ajak Semua Pihak Tahan Diri Jaga Perdamaian dan Lindungi Warga Sipil Papua
Pickup Pengangkut Air Terguling Di Pertigaan Hasanuddin, Pengendara Baru Belajar Mengemudi
PTFI Setor Rp4,8 Triliun: Mimika Terima Bagian Terbesar, Total Kontribusi Capai Rp75 Triliun
Lapas Timika Gelar Ikrar Bersih Dari Hp Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan
Lima Warga Diklaim Tewas di Kali Kabur, TPNPB Soroti Operasi Militer di Tembagapura
BADKO HMI dan Polda Papua Sepakati Sinergi, Fokus Tangani Tambang Ilegal hingga Hoaks Digital
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Polisi Evakuasi Penemuan Mayat Di Keerom
Papuanewsonline.com, Keerom – Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Keerom, Lakukan Olah TKP Penemuan Mayat seorang Pria, di Kampung Wulukubun Arso 14, Kab. Keerom. Sabtu (30/11/24).Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Keerom, yang dipimpin Padal AKP Darwis M turun menuju TKP di Kampung Wulukubun setelah siang tadi, setelah mendapatkan laporan dari Masyarakat telah ditemukannya mayat pria dengan kondisi isi perut yang telah terurai keluar.Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny L. Sohilait,SH.,MH menjelaskan bahwa, berdasarkan keterangan Saksi-saksi dan hasil identifikasi bahwa mayat yang ditemukan merupakan seorang Pria berinisial AT yang merupakan Warga Kampung Wulukubun, yang bekerja sebagai penjaga Kolam milik seorang Warga di Kampung Wulukubun."Mayat ditemukan didekat kolam tempat dia bekerja, saksi yang berada di TKP pertama kali menemukan, melihat kondisi Mayat sudah dalam Isi perut yang terurai keluar, Tim Ident kami sudah melakukan olah TKP tadi lgsung, meminta keterangan Saksi-saksi, dan bertemu dengan Pihak keluarga dari AT juga," kata Kasat Reskrim.Berdasarkan keterangan dari salah satu saksi mengungkapkan bahwa pada hari Senin (25/11) masih bertemu dan tidur bersama AT di Pondok Kamp Karyawan dekat Kolam ikan tempat AT bekerja bersama, keesokan harinya menemukan AT di Pondok dengan Kondisi sakit Malaria.“Pihak dari Keluarga AT juga telah memberikan ijin dan menyerahkan Kepada Kepolisian untuk melakukan Visum Et Repertmum terkait penyebab kematian dari AT, dan jenasah dibawa ke Rumah Sakit Kwaingga Arso, untuk dilakukan Visum Et Repertmum, sebab Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian dari Mayat yang ditemukan” tutupnya. PNO-12
01 Des 2024, 12:07 WIT
Ricuh Saat Pengamanan Pilkada Mamberamo Tengah, Kapolda Jenguk Kapolres di RS Bhayangkara
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin menjenguk Kapolres Mamberamo Tengah, AKBP Rachman, S.Sos., M.Si yang menjadi korban saat pengamanan Pilkada Serentak 2024 di Rumah Sakit Bhayangkara, Kotaraja, Jumat (29/11/2024).Hadir dalam kegiatan tersebut Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol. Sugandi, S.I.K., M.Hum, Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol. dr. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.S., M.H, Kabid Propam Polda Papua, AKBP Rudi Asriman, S.I.K., M.Si dan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, Kompol. dr. Adhika Nur, Sp.OT.Saat menjenguk Kapolres, Kapolda menyampaikan rasa empati kepada keluarga korban dan memberikan motivasi kepada personel yang dirawat."Risiko tugas adalah bagian dari pengabdian mulia bagi bangsa dan negara," kata Kapolda saat menjenguk korban.Risiko dalam tugas, terutama dalam mengawal demokrasi, kata Kapolda, adalah bagian dari tanggung jawab Polri. Namun, keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama."Negara bangga memiliki prajurit seperti Kapolres. Semoga Tuhan selalu melindungi dan memberikan kesembuhan kepada personel yang terluka," kata Kapolda mendoakan.Selain menjenguk Kapolres Mamberamo Tengah, Kapolda beserta rombongan juga menjenguk personel Polres Puncak Jaya, Bripka Arif Hidayat yang menjadi korban pembacokan oleh OTK.“Saat ini kondisi dari Bripka Arif Hidayat sudah mulai membaik, Kami berharap seluruh personel tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan," pungkasnya.Kunjungan Kapolda menegaskan kepedulian pimpinan terhadap para prajurit yang berada di garis depan, sekaligus menginspirasi semangat pengabdian demi menjaga keutuhan NKRI. PNO-12
30 Nov 2024, 12:57 WIT
Mobil Pengangkut Logistik Pilkada di Buru Terbalik, Empat Anggota Polisi Terluka
Papuanewsonline.com, Buru - Satu unit mobil pengangkut logistik Pilkada terbalik di jalan Nipa, Desa Persiapan Waegarahi, Desa Waereman, Kecamatan Fenaleisela, Kabupaten Buru, Senin (25/11/2024).Kecelakaan tunggal yang terjadi pukul 14.00 WIT ini mengakibatkan empat anggota Polisi yang mengamankan logistik tersebut terluka. Mereka sementara dirawat di Puskesmas Wamlana, Buru.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla, membenarkan insiden tersebut. Ia mengaku kecelakaan terjadi diduga akibat kondisi jalan yang kurang baik. Jalan licin dan berbatu karena belum beraspal, ditambah turunnya hujan lebat."Lakalantas terjadi di jalan Nipa. Saat itu logistik diangkut menggunakan mobil strada warna hitam," kata Kombes Areis.Kombes Areis menjelaskan, mobil pengangkut logistik dan personel pengamanan bergerak dari Kantor PPK hendak menuju Desa Waemite."Untuk personel pengamanan ada 14 orang. Yang mana delapan orang personel Polri, satu ketua PPK, satu anggota KPU, tiga masyarakat dan satu sopir mobil," ungkap Kombes Areis.Selain 14 personel di dalam mobil dengan nomor polisi DE 1036 XX ini, juga terdapat logistik Pilkada yakni 4 TPS desa Wemite, 8 kotak suara, 16 bilik suara, dan 4 bungkus kantong plastik.Empat anggota polisi yang terluka diantaranya Bripka Jefix Hatu, Briptu Deni Lumba, Bripda Krisna Lating, dan Bripda Hendri Priatno. Sementara empat personel lainnya selamat yakni Aipda Hakim Tuharea, Aipda Riyadi Mulaicin, Bripka Michael Tampaty, dan Bripka La Ode Dedi."Untuk korban empat personel Polri sementara dirawat di Puskesmas Wamlana. Kita koordinasi dengan Kapolres kalau tim akan melakukan investigasi di TKP," pungkasnya. PNO-12
26 Nov 2024, 07:06 WIT
Jenazah Korban Penembakan KKB Puncak Jaya Diterbangkan Pulang Ke Kampung Halaman
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Jenazah warga sipil korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Sinak, Puncak Jaya telah diterbangkan menuju Kabupaten Mimika. Selanjutnya jenazah akan dibawa ke kampung halaman di Kabupaten Makassar pada hari Minggu (24/11/2024). Sulawesi Selatan.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, korban bernama Asrun Eko Putra (23) dan Imran (23) yang jenazahnya diterbangkan menggunakan pesawat udara Alda Air PK - DLT. Evakuasi ini dimulai dari Kabupaten Puncak Jaya dan berakhir di Kabupaten Mimika lalu menuju Sulsel.“Jenazah kini telah diterbangkan menuju Bandara Udara Timika yang selanjutnya akan diterbangkan ke Desa Bontosunggu dan Desa Tinggimae Kabupaten Makassar Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Benny, Sabtu (23/11/2024).Sementara itu, Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara mengatakan situasi keamanan di Kota Mulia usai penembakan masih aman terkendali. Polres Puncak Jaya meningkatkan patroli dan kewaspadaan guna mengantisipasi tidak terjadi gangguan keamanan yang sama oleh OTK.“Kepada masyarakat sekitar Kota Mulia agar tetap tenang dan tidak mudah terhasut isu meresahkan yang dapat mengganggu situasi keamanan,” ucapnya.Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat ketika melihat adanya orang-orang yang mencurigakan agar segera menginformasikan ke aparat. Hal ini agar polisi dapat melakukan tindakan segera untuk mencegah terjadinya kekerasan yang dapat menimbulkan jatuhnya korban masyarakat.Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan teror. Dua tukang ojek tewas diduga ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan.Kejadian berlangsung pada Kamis, (21/11) di Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sekitar pukul 13:00 WIT. PNO-12
24 Nov 2024, 20:13 WIT
Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta Ke Almarhum Akp Ulil Ryanto
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri menyampaikan rasa duka atas insiden penembakan yang menewaskan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari.Korban meninggal setelah ditembak oleh rekannya, Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar. Sebagai bentuk penghormatan terakhir pada korban, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta.Kapolri menaikkan pangkat korban setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya, yakni ajun komisaris polisi (AKP) menjadi komisaris polisi (kompol). Kompol Anumerta Ulil dinyatakan gugur saat melaksanakan tugas."Ya benar, Bapak Kapolri memberikan KPLB pada korban yang gugur saat bertugas," ungkap Irwasum Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo, Sabtu (23/11/24).Kenaikan pangkat luar biasa Kompol Anumerta Ulil diberikan berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor Kep/1926/XI/2024 tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Keputusan itu diteken Kabag Pangkat Biro Pembinaan Karier Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri, Kombes Fadly Samad atas nama Kapolri.Sebelumnya, peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat (22/11/24) dini hari. Peluru dari senjata api AKP Dadang mengenai wajah korban, yakni bagian pelipis dan pipi. AKP Ryanto lalu tewas di tempat akibat penembakan itu.Kapolri pun memastikan penyidikan kasus itu akan dilakukan transparan. Ia telah memberikan arahan kepada jajarannya untuk menindak tegas pelaku tanpa melihat pangkat yang melekat."Apalagi kalau kemudian motifnya ternyata dilakukan terhadap hal-hal yang selama ini kita anggap menciderai institusi. Jadi saya minta siapapun, apapun pangkatnya, tindak tegas secara kode etik," tegas Kapolri.Lebih lanjut, Div Propam Mabes Polri juga telah diterjunkan dalam mengusut perbuatan pelanggaran etik dari AKP Dadang. Kapolri mengatakan pengusutan secara pidana juga beriringan sedang dilakukan."Propam sedang kita turunkan, yang jelas kalau hal-hal yang sifatnya bisa diproses dengan hal-hal yang bersifat etik, ini secara umum ya, ini akan kita lakukan dan tentunya semuanya bisa berjalan dengan baik. Namun terhadap pelanggaran yang tidak bisa ditolerir saya inta tindak tegas," ujar Kapolri. PNO-12
24 Nov 2024, 19:44 WIT
Personel Polres Puncak Jaya Bersama Tim PMI Evakuasi 2 Jenazah Korban Penembakan
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Personel Puncak Jaya telah melaksanakan proses evakuasi bersama Tim PMI terhadap 2 Jenazah Korban Penembakan masyarakat sipil yang dilakukan oleh OTK yang terjadi di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak Ke Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.Proses evakuasi berlangsung pada Jumat (22/11/2024), dan rencananya Korban akan di evakuasi ke Kota Makassar lewat Kota Timika Pada hari Sabtu esok, adapun nama jenazah korban yakni, Asrun Putra Eko Alias Accung, dan Imran.Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Tim PMI Puncak Jaya dengan menggunakan 2 (dua) Unit Sepeda Motor dan 1 (satu) Unit Ambulance bergeser dari Kota Mulia menuju Distrik Sinak, Kabupaten Puncak."Saat Tim PMI tiba di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, dengan sigap bergerak menuju Pos TNI Pintu Jawa dan segera mengevakuasi 2 Jenazah Korban, setelahnya Tim PMI yang mengevakuasi Korban bergeser dari Distrik Sinak, Kabupaten Puncak menuju Kota Mulia," jelasnya.Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa saat Tim PMI tiba di RSUD Mulia, sesaat Tim tiba di RSUD Mulia, kemudian Jenazah di letakkan diruang Tindakan untuk dilakukan tindakan medis sekaligus Pengecekan Luka-luka Pada Ke 2 (dua) Jenazah tersebut.“Perlu diketahui bahwa, Ke 2 (dua) Korban merupakan warga masyarakat Sipil yang berprofesi sebagai Tukang Ojek di Kota Mulia, Puncak Jaya yang menjadi Korban Penembakan oleh Kelompok OTK di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak pada hari Kamis, tanggal 21 November 2024,” ujar Kapolres. PNO-12
23 Nov 2024, 20:27 WIT
Kembali Berulah, KKB Puncak Bunuh 2 Tukang Ojek
Papuanewsonline.com, Puncak - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Wilayah Puncak kembali Berulah dengan Melakukan penembakan terhadap 2 Tukang Ojek Warga Sipil di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Kamis 21 November 2024, Pukul 13:00: Wit.Ka Ops Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., saat di konfirmasi mengatakan bahwa, Benar telah terjadi pembunuhan terhadap 2 warga sipil di kabupaten puncak yang diduga dilakukan oleh KKB.“Dapat kami menyapaikan bahwa, telah terjadi pembunuhan terhadap 2 warga sipil yang merupakan tukang ojek, di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Kamis 21 November 2024, Pukul 13:00: Wit.”, Ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., membeberkan adanya kronologis singkat dari kejadian tersebut.Menurut Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, kejadian pembunuhan tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 21 November 2024 sekira pukul 13.30 Wit. Saat itu saksi berinisial TT, melihat KALENAK MURIB yang merupakan KKB Puncak bersama-sama dengan KKB lainya sedang melakukan Pembunuhan terhadap 2 orang masyarakat Sipil (Pendatang) dengan cara menembak dan membacok para korban menggunakan parang.“Melihat hal tersebut saksi TT pun langsung menuju Distrik Sinak. Setibanya di Distrik Sinak Kabupaten Puncak, saksi TT langsung menceritakan kejadian tersebut kepada saksi P dan kemudian sekira pukul 16.30 Wit, saksi P langsung melaporkan informasi kejadian tersebut ke Mapolsek Sinak.Lanjut Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, adapaun identitas korban yaitu;1. IMRAN. tempat tanggal lahir di Gowa, pada 02 Februari 2001, berjenis kelamin laki-laki, agama islam dan alamat sesuai KTP yaitu, Botokappong, RT.002.RW.002 Kampung Tinggimae Distrik Barombong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.2. ASRUN EKO PUTRA. tempat tanggal lahir di Bawakung, 20 Desember 2000, berjeniskelamin Laki-laki dan beragama islam, status kawin dan beralamat di Kolongkong, Desa Bontosunggu Kecamatan Gai Esong Utara.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, menambahkan, Jenazah korban belum di evakuasi dikarenakan akses jalan yang tidak memungkinkan akibat dari adanya Jembatan penghubung antara Distrik Sinak dan Distrik Mageabume terputus sehingga direncanakan proses evakuasi akan dilakukan pada hari ini jumat 22 November 2024.“Hingga saat ini Tim kami dari Satgas Ops Damai Catenz-2024 wilayah puncak telah meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi adanya aksi susulan dari KKB dan telah melakukan Upaya-upaya kepolisian untuk mengejar para Pelaku KKB ini”, Tutup Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno. PNO-12
22 Nov 2024, 15:33 WIT
Ketum Bhayangkari Salurkan 3200 Paket Sembako Kepada Masyarakat MBD
Papuanewsonline.com, MBD - Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, secara simbolis menyalurkan sebanyak 3200 paket sembako kepada masyarakat di kabupaten Maluku Barat Daya, Senin (18/11/2024).Penyerahan ribuan paket sembako secara langsung oleh Ketum Bhayangkari Pusat ini turut dihadiri Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny. Hellen Eddy Tambunan.Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan Kalwedo, Kota Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).Turut hadir dalam kegiatan itu yakni Direktur Binmas, Direktur Polairud, Direktur Resnarkoba, dan Kabid Dokkes Polda Maluku. Hadir pula Kapolres MBD beserta Ketua Bhayangkari Cabang MBD, dan Pengurus Bhayangkari setempat."Ibu Ketua umum Bhayangkari hari ini menyerahkan bantuan sembako sejumlah 3200 paket. Bantuan ini berasal dari Pengurus Pusat Bhayangkari dan 1000 paket sembako dari Pengurus Daerah Bhayangkari Maluku," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK melalui keterangannya.Selain penyerahan sembako kepada masyarakat kurang mampu, kegiatan bertajuk Bhayangkari Peduli ini juga dirangkai dengan melaksanakan bakti kesehatan. "Selain penyerahan sembako juga dilakukan pengobatan gratis kepada masyarakat di Kota Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya dengan total masyarakat yang mengikuti 2263 orang," ungkapnya. PNO-12
20 Nov 2024, 08:45 WIT
Tinjau Posko Pengungsian Erupsi Lewotobi, Kapolri Pastikan Pelayanan dan Kebutuhan Warga
Papuanewsonline.com, NTT - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi posko pengungsian bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (18/11/2024)Dalam kunjungannya, Sigit memastikan bahwa masyarakat telah mendapatkan pelayanan dan kebutuhan yang disalurkan oleh Pemerintah terkait dengan penanganan bencana alam tersebut. "Hari ini kami datang mengunjungi beberapa pos untuk memastikan terkait dengan kepastian pelayanan dari Pemerintah khususnya terkait dengan masalah makanan, terkait dengan masalah kebutuhan air, dan kebutuhan kesehatan," kata Sigit. "Jadi kita cek, makan di beberapa tempat sehari tiga kali, kemudian mandi juga sudah bisa dua kali, kemudian untuk layanan kesehatan di masing-masing pos sudah ada," sambungnya.Adapun kebutuhan lainnya, kata Sigit, Polri bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait telah menyiapkan program trauma healing untuk para masyarakat yang terdampak bencana alam. "Kemudian, juga ada kegiatan trauma healing, dan juga sementara pembelajaran walaupun sifatnya belum normal seperti biasa. Namun, rata-rata semua itu bisa dilaksanakan," ujar Sigit.Selain itu, Sigit mengaku sudah menampung aspirasi masyarakat terkait program relokasi. Menurut dia, para warga setuju untuk dipindahkan karena faktor keselamatan."Sebagian besar menginginkan relokasi. Namun demikian juga menginginkan agar tempat relokasinya tidak jauh dari kebun, tempat ternak, atau tempat biasa mereka menanam," ungkap Sigit."Sehingga kemudian semuanya bisa berjalan dengan baik. Tentunya ini menjadi tugas kita, Bu Bupati, untuk membantu mempercepat proses pencarian tanah."Demi masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, Sigit juga memastikan Pemerintah akan segera melakukan pembangunan. Terkait hal ini, Sigit menyebut, pihak terkait akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan persiapan ketika menghadapi bencana alam. "Tentunya setiap saat akan dilaksanakan evaluasi, pengecekan, kemudian seluruh rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk menghadapi rangkaian tanggap darurat sampai dengan di lokasi," tutup Sigit. PNO-12
19 Nov 2024, 07:23 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru