Papuanewsonline.com
Surat Kesaksian: Tanah Timika Milik Suku Aika, Ganti Rugi "Bangun Dulu Urusan Belakang"
Dua Tahun Joel, Ketua Pemuda Kei: Pembangunan Kampung Hanya Wacana, Buka Data Otsus Rp228 Miliar
AMI Desak KPK Periksa Dana SILPA APBD Mimika 2025 Rp 1,1 Triliun
Mafud MD Berikan Selamat Kepada Polri dan Apresiasi Kinerja Kejagung
Sebelum Undur Diri, Febrie Adriansyah Sebut Ada 47 Orang Terlibat Mega Korupsi BGN
KPK Tangkap Bupati Sukoharjo, Brankas Isi Emas 2,5 Kg dan Uang Rp21,2 Miliar
Proyek Ruang Guru SMPN Jila Minim Pengawasan, Kepala Tukang Rangkap Jadi Konsultan
Janji Busuk Pemda Mimika: Ganti Rugi Suku Aika Cuma Omong Kosong, Tanah Tetap Digarap
Breaking News: Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diumumkan Jadi Tersangka
Pimpin Upacara Sertijab 9 Pejabat Polda Maluku, Ini Harapan Kapolda
BERITA TAG Kriminal
Homepage
DPO Kasus Hilangnya Nyawa Anggota Brimob di Bayabiru Paniai, Ditemukan Setelah 8 Tahun
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Paniai akhirnya menemukan Penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa anggota BKO Brimob di Bayabiru, Kabupaten Paniai pada tahun 2015 lalu dan masuk dalam daftar Nomor : DPO/07/XII/2015/Reskrim.Pelaku yang telah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang oleh Kepolisian diketahui bernama UMAR Alias RAMADAN yang menjadi incaran Polisi selama 8 tahun akibat kasus tersebut dan berhasil melarikan diri usai melakukan aksinya.Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, SH, SIK, M.Kom saat ditemui oleh awak media, Kamis (16/3).Kabid Humas menjelaskan bahwa kronologi awal ditemukannya pelaku yakni pada saat Kapolsubsektor Bayabiru Ipda Amir bersama personelnya sedang melaksanakan Patroli rutin disekitaran Kampung Bayabiru.“Saat sedang berpatroli, seseorang mencoba mengecek sebuah rumah kosong yang tak berpenghuni disekitaran Kampung dan terlihat ada seseorang yang berada dirumah tersebut hendak melarikan diri lewat pintu belakang namun sambil membawa sebuah parang,” ungkapnya.Dia melanjutkan, saat diamankan, pelaku kemudian balik menyerang anggota menggunakan parang yang dipegangnya yang tidak lama kemudian anggota memberikan peringatan sebanyak 2 kali ke atas namun tak diindahkan oleh pelaku yang semakin menyerang personel.“Saat pelaku semakin dekat dan mengayunkan parangnya ke anggota, kemudian dilakukan tembakan ke arah pelaku hingga terjatuh dan tak sadarkan diri,” terangnya.Saat dilakukan pengecekan kondisi, pelaku kini dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dialaminya. Ia diketahui menjadi DPO atas Laporan Polisi: LP/52-a/XII/2015/Papua/Res Paniai, tanggal 20 Desember 2015 atas kasus melakukan penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia dan dikenakan Primer Pasal 338 Subsider Pasal 351 ayat(1), ( 3), (4) KUHPidana.“Jenazah pelaku kini telah diterbangkan ke Kabupaten Nabire dari Kabupaten Paniai untuk selajutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutup Kabid Humas. (Redaksi)
16 Mar 2023, 20:23 WIT
Kematian Dokter Spesialis di Nabire Dalam Tahap Penyelidikan Sat Reskrim Polres Nabire
Papuanewsonline.com, Jayapura – Meninggalnya Dokter Spesialis di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah terus didalami pihak Kepolisian Polres NabireKabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, SH. S.IK. M.Kom saat ditemui diruang kerjanya membenarkan bahwa hingga saat ini kasus kematian Dokter Spesialis di Kabupaten Nabire dalam tahan Penyelidikan Sat Reskrim Polres Nabire.Ia menyebutkan, saat ini Kapolres Nabire bersama tim masih melakukan penyelidikan secara profesional untuk mengungkap motif serta penyebab dari meninggalnya Dokter Spesialis tersebut.“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi, selain itu hasil medis oleh pihak terkait masih kami tunggu sehingga dapat kita padukan dengan hasil penyelidikan tim reskrim serta barang bukti yang kami temui di TKP,” tuturnya.Pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin sehingga kasus ini dapat cepat terungkap dan akan disampaikan kepada media, karena hingga kini masih belum bisa dipastikan penyebab dari meninggalnya Almh. Dr. Marwanty Susanty tersebut.“Kepada warga untuk tetap bersabar sambil menunggu hasil penyelidikan oleh personel di lapangan, jangan kita membangun opini yang dapat mengganggu situasi kamtibmas khususnya di Kabupaten Nabire. Percayakan semuanya kepada pihak Kepolisian untuk bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus kematian Dokter Mawar,” imbuhnya.Kasat Reskrim Polres Nabire AKP Akhmad Alfian, S.I.K., M.H menambahkan bahwa dari hasil visum yang dilakukan petugas medis bahwa ditemukan beberapa lebam dibagian tubuh jenazah yaitu diwajah, leher dan diperut yang dimana hal ini dapat dikatakan tidak wajar.“Temuan tersebut yang saat ini juga sedang kami dalami terus guna mengungkap apa penyebab kematian Dokter Mawar karena diketahui bahwa sebelumnya almarhumah tidak mempunya rekam jejak penyakit,” jelasnya.Menurutnya, kejelasan hingga kini dari Dokter Ahli Forensik secara resmi belum ada namun diketahui bersama bahwa adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami almarhumah dan untuk pelaku juga sedang diselidiki dari keterangan saksi yang diperiksa serta barang bukti yang ditemukan di TKP. (Redaksi)
16 Mar 2023, 18:10 WIT
Polisi Tangani Kasus Kebakaran SMP N 2 Dekai, Kabupaten Yahukimo
Papuanewsonline.com, Jayapura – Polres Yahukimo kini tengah menangani kasus kebakarannya bangunan SMPN 2 Dekai, Kabupaten Yahukimo yang terjadi sekitar pukul 01.25 WIB, Kamis (16/3).Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolres Yahukimo AKBP Arief Kristanto, SH, SIK, M.Si saat dimintai keterangannya.Ia menjelaskan bahwa sebelum kejadian sekitar pukul 21.30 WIB, aparat Gabungan TNI-Polri sempat melaksanakan Patroli mengelilingi Kota Dekai dan setelahnya kembali ke Mako Polres Yahukimo untuk Konsolidasi.“Saat kejadian tersebut, kemudian terdengar laporan melalui Hanie Talkie (HT) dari Personel Brimob Polda Papua bahwa adanya api yang cukup besar memakan bangunan SMP N 2 Dekai,” ungkapnya.Mendengar laporan tersebut, personel kemudian langsung bergerak untuk merespon ke TKP untuk melakukan pengamanan serta pemadaman api.“Akibat api yang terlalu besar dan kekurangan fasilitas, sehingga upaya pemadaman sulit dilakukan hingga menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya,” ucap Kapolres.Pihaknya juga telah mengamankan 2 orang untuk dimintai keterangannya terkait kejadian tersebut yakni MW (26) dan EM (14) guna menyelidiki lebih lanjut siapa penyebab dan motifnya.Ia menambahkan, dari hasil Olah TKP ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) lembar seng, 1 (satu) balok kayu dan 1 (satu) komputer yang dalam kondisi hangus terbakar yang diamankan guna proses pengenalan.“Kasus ini masih kami lakukan penyelidikan dan berdasarkan keterangan pihak sekolah, kerugian yang ditafsir mencapai kurang lebih Rp. 2.000.000.000,- (Dua Miliyar Rupiah)," jelas AKBP Arief Kristanto.Di akhir tuntutannya, Kapolres juga menyebutkan bahwa kedepannya aparat Gabungan akan lebih meningkatkan Patroli di rawan kemacetan serta lebih memperluas lokasi pengecualian terlebih pada area sekolah di Kota Dekai guna mengantisipasi hal seperti itu.“Kami juga telah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat membantu meningkatkan kamtibmas dengan mengaktifkan Pos Kamling dan pemberlakuan tamu wajib lapor di daerah masing-masing,” tutupnya. ( Redaksi )
16 Mar 2023, 16:18 WIT
Polres Yahukimo Tangani Kasus Percobaan Pembakaran SD Negeri Dekai
papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor (Polres) Yahukimo menangani kasus percobaan pembakaran terhadap SD Negeri Dekai, Jalan Seredala Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Selasa (14/03). Kapolres Yahukimo AKBP Arief Kristanto, S.H., S.I.K., M.Si,. saat dikonfirimasi membenarkan percobaan pembakaran tersebut yang diduga terjadi sekitar pukul 05.20 wit. Kapolres mengatakan bahwa Kepala Sekolah Karel K. Rihi bersama teman-temannya selalu berjaga, namun karena ada kegiatan sekolah, sekira pukul 03.00 wit dirinya pulang beristirahat. “Sebelum jam 06.00 wit, Kepala Sekolah selalu datang untuk mematikan lampu sekolah, namun saat dia datang, sekitar pukul 05.45 wit, plafon bagian luar kelas IV B sudah dalam keadaan terbakar,” ucap Kapolres Yahukimo."Melihat hal tersebut, dirinya langsung memadamkan api dengan menyiram air," imbuhnya. Hasil olah TKP, Sat Reskrim Polres Yahukimo mengamankan beberapa barang bukti yakni satu (1) buah tempat sampah yang dalam keadaan hangus terbakar, satu (1) buah terpal berwarna putih dalam keadaan terbakar dan satu (1) buah kayu dalam keadaan hangus terbakar.AKBP Arief menuturkan pihaknya telah melakukan Olah TKP dan kasus ini masih dalam penyelidikan. Ia pun menghimbau kepada masyarakat untuk mengaktifkan kegiatan Pos Kamling guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas serta pemberlakuan wajib lapor 1x24 jam bagi tamu atau warga baru. "Apabila terjadi atau mendapatkan informasi sesuatu yang mencurigakan segera laporkan kepada kami," tutupnya. (Redaksi)
14 Mar 2023, 20:39 WIT
Polisi Olah TKP Kasus Kebakaran Sekolah di Dekai Kabupaten Yahukimo
papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor (Polres) Yahukimo melaksanakan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus terbakarnya 1 (satu) unit gedung sekolah SD YPK Metanoia Dekai, Kabupaten Yahukimo, Senin (13/03).Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, SH, SIK, M.Kom., saat dikonfirmasi membenarkan kebakaran tersebut.Kabid Humas mengatakan bahwa Satuan Reskrim Polres Yahukimo saat ini tengah berupaya mencari tau penyebab kebakaran tersebut dengan melakukan Olah TKP.“Tidak hanya melakukan Olah TKP, tetapi dari berbagai keterangan saksi juga kami kumpulkan untuk menambah bukti-bukti yang kami dapatkan,” ucap Kabid Humas saat dihubungi melalui Whatsapp, Selasa (14/03).Ia menyampaikan bahwa dari hasil yang didapati dilapangan, bukti yang diamankan berupa 1 (satu) buah pahat berwarna coklat, 1 (satu) buah kain berwarna biru dalam keadaan sudah terbakar, 1 (satu) buah botol air merk aqua berisikan minyak, 1 (satu) ) buah grendel pintu dan 1 (satu) batang kayu dalam keadaan hangus terbakar.“Kami sempat mengalami kendala akibat minimnya saksi yang berada di lokasi kejadian, namun dari beberapa keterangan yang kami peroleh dan sampel yang telah kami ambil dari TKP, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut,” ujarnya.Terkait standednya stand Jubir TPNPB OPM menurut Kabid Humas itu tidak benar dan tidak dapat dipertanggung jawabkan. Polres Yahukimo saat ini masih mendalami dengan mengumpulkan informasi dan bahan keterangan terkait penyebab kebakaran.Sebelumnya, pada Minggu (12/03) sekitar pukul 01.45 WIB telah terjadi kebakaran gedung sekolah SD YPK Metanoaia Dekai Kabupaten Yahukimo. ( Redaksi )
14 Mar 2023, 13:59 WIT
TNI-Polri Tingkatkan Pengamanan di Bandara Bilorai Sugapa, Kabupaten Intan Jaya
papuanewsonline.com, Jayapura – Aparat Gabungan TNI-Polri hingga kini terus meningkatkan pengamanan disekitaran Bandara Bilorai Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pasca aksi penembakan yang terjadi beberapa waktu lalu.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, SH, SIK, M.Kom menyebutkan hal tersebut saat dirinya dimintai keterangan perkembangan situasi di Wilayah Intan Jaya.Ia mengatakan bahwa situasi dan kondisi di Intan Jaya hingga saat ini tenang, aman serta kondusif dan aktifitas penerbangan telah kembali berjalan.“Aktifitas Penerbangan kini telah dilaksanakan kembali tentunya dengan pengamanan yang ketat oleh aparat gabungan yang terus menjaga di area Bandara untuk memastikan situasi yang aman tanpa adanya gangguan KKB,” ucapnya.Kabid Humas melanjutkan, kini juga aparat terus melakukan pemantauan di 4 Pos yang berada disekitar Bandara Bilorai serta patroli yang rutin dilaksanakan setiap jamnya oleh Personel Polres Intan Jaya, Brimob Ops Damai Cartenz serta Kopasgat AU.“Tentunya ini akan terus kami laksanakan guna meminimalisir adanya aksi maupun gangguan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata yang kemarin telah mengganggu kenyamanan aktifitas penerbangan di Bandara Bilorai Sugapa, Kbaupaten Intan Jaya,” tutupnya. (Redaksi)
14 Mar 2023, 12:32 WIT
Aparat Gabungan TNI/Polri Tingkatkan Pengamanan di Bandara Nop Goliath Dekai, Yahukimo
papuanewsonline.com, Jayapura – Hingga saat ini Aparat Gabungan terus melakukan pengamanan pasca penembakan yang terjadi di Area Bandara Nop Goliath Dekai, Kabupaten Yahukimo dengan sasaran Pesawat Trigana Air PK-YSC B737-500.Hal ini disebutkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, SH, SIK, M.Kom saat ditemui di Media Center, Senin (13/3).Kabid Humas menyampaikan, Pesawat Trigana Air PK-YSC B737-500 yang landing dan take off menuju Bandara Sentani membawa penumpang sebanyak 66 (enam puluh enam) orang tersebut diketahui mendapat gangguan tembakan oleh OTK hingga menyebabkan 1 lobang di bagian bawah pesawat.“Untuk situasi di Kota Dekai hingga saat ini telah kondusif dan berjalan aman, puluhan aparat gabungan TNI/Polri juga terus melakukan penyisiran dan pengamanan di area Bandara Nop Goliat Dekai walaupun belum adanya aktifitas penerbangan agar tidak kembali terjadi hal seperti itu. Kami juga akan melakukan penebalan personel Brimob di Kabupaten Yahukimo dan akan segera kami gugat,” ucapnyaTidak hanya itu, Pengamanan yang dilaksanakan di Bandara Nop Goliat Dekai dilakukan secara Terbuka dan tertutup yang meliputi area Penumpang, Parkiran Pesawat, Area Cargo dan Run way hingga diluar Area Pendaratan dan lepas landasan di seberang sungai Brasa.“Tentunya pengamanan yang kami lakukan ini melibatkan Personil Polres Yahukimo, Tim Lidik Satgas Damai Cartenz serta Personil TNI Kodim 1715 Yahukimo dan rencananya akan ditambah oleh 2 sst Brimob yang akan diterbangkan menuju Yahukimo untuk mengantisipasi serangan KKB terhadap pesawat yang akan beraktifitas nantinya,” terangnya.Kombes Pol. Ignatius Benny juga mengatakan bahwa pasca kejadian tersebut aparat memeriksa 7 orang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut, namun aparat telah meulangkan antara lain 6 orang karena tidak ada keterkaitan dengan kejadian penembakan. “Untuk 1 orang yang masih ditahan, diketahui keterlibatannya dalam Kelompok Kriminal Bersenjata yakni EG (23) yang tergabung dalam KKB KODAP XVI Pimpinan Kopi Tua Heluka Batalyon Yamue,” ungkapnya.Ia menambahkan, EG saat ini masih dalam tahap pemeriksaan lebih dalam guna mengungkap siapa saja yang menjadi dalang pada peristiwa penembakan Pesawat Trigana Air PK-YSC B737-500 beberapa hari lalu. (Redaksi)
13 Mar 2023, 17:13 WIT
Pasca Penembakan Pesawat Trigana Air, Polisi Lakukan Olah TKP
Papuanewsonline.com, Jayapura - Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Jayapura lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Pesawat Trigana Air IL-222 Seri 300 PK-YSC di Bandar Udara Internasional Sentani, Minggu (12/3) pagi.Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Ipda Wajedi, SH., M.Si beserta tim melakukan olah TKP di dalam pesawat tepatnya di kursi Penumpang no.7 C dan 8 D serta di lantai pesawat dekat kursi no.7 C."Untuk penumpang yang menjadi korban atas insiden tersebut kemarin setelah turun dari pesawat, pihak maskapai bersama kami telah melakukan komunikasi dan penumpang tersebut meminta untuk langsung pulang kerumah, Memang ada luka gores dibagian wajah penumpang tersebut tetapi yang bersangkutan meminta untuk langsung pulang karena luka yang diderita tidak terlalu serius," ucap Kapolres.Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ary Prabowo, S.H., S.I.K,. M.Kom mengatakan, olah TKP dilakukan dari pukul 07.37 WIT hingga 08.25 WIT.“Pemeriksaan juga dilakukan pada badan pesawat bagian bawah pada pesawat serta Kompartemen Pesawat bagian depan,” jelasnya.Pesawat terbang Jenis Trigana Air PK YSC B 373-500 sebelumnya dilaporkan terkena tembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada saat landing dan take off di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua.(Redaksi)
13 Mar 2023, 06:51 WIT
Polisi Tangani Kasus Pemalangan, Pengrusakan kendaraan dan penjarahan kios di Jalan Trans Nabire
papuanewsonline.com , Jayapura – Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pemalangan pengrusakan kendaraan dan penjarahan kios milik warga yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat di jalan Trans Nabire-Enarotali pada hari Sabtu 11 Maret 2023 sekira pukul 17.00 WIB.Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ary Prabowo, S.H., S.I.K,. M.Kom ketika dikonfirmasi, Minggu (12/3) membenarkan perihal pemalangan dan pengrusakan kendaraan yang terjadi di Kampung Ekimanida tersebut.Kabid Humas menerangkan, aksi pemalangan dan pengrusakan kendaraan oleh sekelompok masyarakat terhadap korban an. M. Husein (29) bersama keluarganya yang berjumlah 3 (tiga) orang yang hendak melakukan perjalanan dari Kabupaten Nabire menuju Madi Kabupaten Paniai.“Setibanya di TKP tepatnya di pertigaan jalan masuk Kamp. Ekimanida, korban melihat adanya mobil yang berada di depannya sudah di kelilingi massa namun tidak tau apa penyebabnya, karena merasa takut korban memutar balik kendaraannya dengan maksud ingin melaporkan kejadian tersebut ke Polres Dogiyai. Setelah korban memutar balik kendaraannya, kemudian sekitar 50 orang massa mengejar korban dan melakukan pelemparan dengan menggunakan batu ke kendaraan korban,” terang Kabid Humas.Akibat peristiwa itu, kendaraan korban mengalami kerusakan pada kaca depan retak, kaca samping kiri kanan serta kaca belakang yang pecah. Dengan adanya kejadian tersebut, korban melapor ke Polres Dogiyai dan mengamankan diri.Selanjutnya, personel Polres Dogiyai yang dipimpin Kasat Intelkam Polres Dogiyai Ipda Hendra Simbolon bergerak menuju TKP guna memastikan kejadian sebenarnya. Setibanya di lokasi, sekelompok pemuda langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan panah dan batu ke arah petugas.“Pukul 17.20 WIT, Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju, S.H yang tiba di TKP dengan maksud ingin bertemu langsung dengan sekelompok pemuda itu, juga dihujani dengan panah dan batu sehingga Kapolres Dogiyai bersama anggota melakukan barikade di jalan masuk ke Kampung Ekimanida sambil melepaskan tembakan Flash Ball ke kerumunan massa, namun massa tidak menghiraukan,” tambah Kombes Benny.Kapolres Dogiyai Kompol Sarraju, SH menambahkan Akibat penyerangan terhadap petugas, personel Porles Dogiyai Bripda Guntur Febrian Rumaropen terkena anak panah dibagian punggung kaki sebelah kanan. Korban langsung dilarikan ke Polres Dogiyai untuk dilakukan penanganan medis.Pukul 20.00 WIT, personel melakukan koordinasi dengan anggota DPRD Kab. Dogiyai Yuli Gane guna menenangkan situasi. Situasi sempat mereda, dimana personel yang hendak kembali dan bertahan di pertigaan Kalituka, namun disepanjang jalan menuju Pertigaan Kalituka, sekelompok pemuda melakukan pelemparan batu dan anak panah kepada petugas.Dengan adanya kejadian tersebut, Kapolres Dogiyai memerintahkan personil gabungan Brimob dan Personil Polres Dogiyai untuk membubarkan massa yang melakukan pembakaran ban. Namun masa yang semakin bringas kembali menghujani rombongan Kapolres dengan anak panah dan batu.“Akibatnya, salah satu personil Brimob Briptu Andi terkena anak panah dan kemudian dievakuasi ke Kabupaten Nabire untuk penanganan medis.Sejauh ini kami telah melakukan koordinasi dengan Forkopimda serta para tokoh agar kejadian ini tidak berkepanjangan. Pasca kejadian tersebut, saat ini situasi kamtibmas di Kabupaten Dogiyai aman terkendali, aparat gabungan TNI/Polri juga masih berjaga-jaga di berbagai titik lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan. Sementara para pelaku masih dilakukan pengejaran oleh oknum guna mengungkap motifnya yang sebenarnya, ungkap Kapolres. ( Redaksi )
12 Mar 2023, 19:23 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru