logo-website
Senin, 13 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Kriminal Homepage
Sat Reskrim Polres Biak Numfor Ungkap Dua Kasus Pencurian Papuanewsonline.com, Jayapura – Satuan Reserse Kriminal Polres Biak Numfor yang dipimpin Kanit Opsnal Aiptu Denny Christianto, S.E berhasil mengungkap dua kasus pencurian yang terjadi di Jalan Silaspapare Kelurahan Fandoy dan disalah satu toko di wilayah Kampung Baru Biak. Pelaku masing-masing RK (18) dan LK (24) ditangkap didua tempat berbeda. Kapolres Biak Numfor AKBP Damianus D. Susanto, SH.,S.I.K.,M.H melalui Kasat Reskrim Iptu Anugrah S. Dharmawan, S.Tr.K.,S.I.K menjelaskan bahwa pengungkapan dua kasus pencurian tersebut berawal saat Pelaku RK (18) ditangkap tim opsnal pada Kamis (9/3) malam di Jalan Diponegoro terkait kasus pencurian 2 unit HP di Kelurahan Fandoy dan dari hasil pengembangan Pelaku RK (18) bersama rekannya yakni LK (24) sebelumnya telah melakukan pencurian di salah satu toko di wilayah Kampung Baru pada tanggal 15 November 2022 lalu. “Dari pengembangan tersebut, tim melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Pelaku LK (24) di Kediamannya di Kampung Babrimbo,” ungkap Kasat, Sabtu (11/03). Lebih lanjut Kasat menerangkan, kedua Pelaku melakukan aksinya dengan cara melompat dari belakang Toko lalu mencungkil trali jendela, kemudian hasil dari pencurian tersebut kedua pelaku membeli satu unit motor bekas, handphone dan beberapa baju serta celana. Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 50.0000.0000,- dan kini kedua pelaku berikut barang bukti diamankan di Polres Biak Numfor guna pemeriksaan lebih lanjut. (Redaksi) 12 Mar 2023, 01:41 WIT
Polisi Selidiki Kasus Penembakan Pesawat Trigana Air di Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Yahukimo menyelidiki bunyi tembakan sebanyak 9 (sembilan) kali yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada saat pesawat terbang Jenis Trigana Air PK YSC B 373-500 landing dan take off di Bandara Nop Goliat Dekai. Kepala Bidang Humas Polda Papua Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kabid Humas mengatakan kejadian berawal dari informasi dari personel Opsnal Polres Yahukimo yang melakukan pengamanan di Area Bandara Nop Goliat Dekai. “Sekitar pukul 13.35 wit, melalui HT dari personel Opsnal Polres Yahukimo bahwa telah terdengar bunyi tembakan sebanyak 4 (empat) kali pada saat pesawat jenis Trigana Air (Boing) landing di Bandar udara Nop Goliath Dekai yang berasal dari arah seputaran Kali Brasa Dekai,” ucap Kabid Humas saat dihubungi, Sabtu (11/03) Lanjut, Kabid Humas mengatakan tim gabungan bersama pihak maskapai Trigana Air langsung mengecek body pesawat dan tidak ditemukan bekas tembakan pada bagian body pesawat. “Pada saat take off menuju Bandara Sentani Jayapura, Pesawat tersebut kembali ditembaki sebanyak 5 (kali) tembakan,” ungkap Kabid Humas. Kabid Humas menjelaskan saat dilakukan pengecekan kembali di Bandara Sentani Jayapura terdapat 1 (satu) lubang bekas tembakan dibawah pesawat dan satu penumpang terkena serpihan pecahan kursi. “Tim gabungan langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan penyisiran tempat-tempat rawan di area bandara Nop Goliat Dekai,” jelas Kabid Humas. Pada saat melakukan penyisiran, tim gabungan mengamankan 7 orang di sekitar TKP dan beberapa barang bukti antara lain 3 (tiga) Unit motor Merk Vario Warna Hitam, Beat Warna Hitam, Supra X Warna Merah Hitam, 1 (satu) Buah Panah, 1 (satu) Buah Pisau, 1 (satu) Buah Sabit, 1 (satu) Buah Busur, 1 (satu) Buah Sangkur. “7 (tujuh) orang dan beberapa barang bukti kami amankan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan mencari barang bukti senjata api yang dipakai untuk melakukan penembakan,” ungkap Kombes Benny. “Saat ini tim gabungan TNI-Polri melakukan patroli di seputaran area Kota Dekai guna mengantisipasi gangguan keamanan,” imbuhnya. (Redaksi) 12 Mar 2023, 01:33 WIT
Kabid Humas: 2 Warga Sipil di Yahukimo Ditembak Hingga Tewas Oleh OTK Diduga KKB Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Resor Yahukimo tengah menangani kasus penembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Kenal (OTK) yang diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap 2 orang masyarakat di Jalan Poros Logpond Km. 2, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Rabu 8 Maret 2023. Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, saat dikonfirmasi, Kamis (6/3) membenarkan perihal peristiwa penembakan yang mangakibatkan dua orang meninggal dunia tersebut. Kabid Humas mengatakan, korban EP dan VS pada saat itu berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Kompleks PJPR menuju arah Kota. Kemudian sekira pukul 19.40 wit, pada saat kedua korban melintas di Jalan Poros Logpond Km. 2 (depan SPBU), keduanya ditembak sebanyak dua (2) kali oleh OTK yang diduga KKB. “Sekira pukul 19.40 Wit, terdengar suara letusan sebanyak dua kali, selang 5 menit, seorang masyarakat datang melapor ke Polres Yahukimo bahwa ada dua orang tergeletak di Jalan Poros Logpond,” jelas Kabid Humas. Mendapati laporan tersebut, tim Gabungan Polres Yahukimo dann Satgas Damai Cartenz 2023 merespon dengan mendatangi TKP guna mengevakuasi kedua korban ke RSUD Dekai untuk penanganan medis. Lebih lanjut, adapun kedua korban yakni EP (18) mengalami luka tembak pada bagian punggung kiri, luka tembak bagian kepala, lecet pada bagian pipi bagian kanan, tangan serta kaki, korban dinyatakan meninggal pada pukul 22.09 wit. Sementara VS (24) mengalami luka tembak tembus dari punggung sebelah kiri ke perut, luka tembak di leher kanan, luka sobek di dagu dan lecet kaki kiri, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.05 wit. Kapolres Yahukimo AKBP Arief Kristanto, S.H., S.I.K., M.Si. dalam releasenya menjelaskan, saat ini situasi masih dalam keadaan aman, para pelaku masih dalam penyelidikan dan pengejaran oleh Kepolisian dibantu dengan TNI. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada, hindari aktivitas yang tidak perlu, apalagi pada malam hari,” imbau AKBP Arief.   10 Mar 2023, 14:35 WIT
Isu Penculikan Anak Kembali Merengut Nyawa Seorang Seorang Supir Lajuran Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura - Imbas dari isu penculikan anak seorang supir lajuran Jayapura - Wamena harus meregang nyawa di Kampung Meteor, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura, Senin (06/03).Dalam Press Release yang dipimpin Kapolres Jayapura AKBP Frederickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH di dampingi Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizka, S.TK., S,IK., dan Kasie Humas Iptu Priyono dihadapan wartawan menjelaskan, Satuan Reskrim Polres Jayapura membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus pengeroyokan yang menyebabkan H (38) seorang supir lajuran meninggal dunia. "Kejadian berawal dari Korban bersama 4 rekan supir lainnya menggunakan 4 truk berangkat dari Kabupaten Jayawijaya menuju ke Kabupaten Jayapura.Lanjut Kapolres, setelah tiba di Kampung Malili kelima supir tersebut dipalang oleh warga setempat dengan alasan pemeriksaan terkait isu penculikan anak. "Saat dilakukan pemeriksaan oleh warga setempat, 1 unit mobil Triton dan 2 unit motor datang ke TKP Pemalangan dan langsung melakukan pengerusakan terhadap Truk yang dipalang oleh masyarakat," jelas Kapolres.Melihat masyarakat semakin brutal merusak kendaraan, Kelima supir tersebut berpencar dan melarikan diri ke hutan-hutan untuk menyelamatkan diri. "Namun sayang Korban H yang ingin meminta pertolongan di salah satu Kamp PT. Yasa yang jaraknya sekitar 30 Meter dari lokasi Pemalang malah mendapat penganiayaan menggunakan Kayu dari pelaku YW (57) yang merupakan security Camp.PT.YASA dan DA  yang sudah mendapatkan informasi Hoax tentang Penculikan anak.Setelah Para Pelaku melakukan Pengeroyokan terhadap korban, Pelaku YK (21) membawa Korban menuju Jembatan Meteor yang berjarak sekitar 500 Meter dari Camp PT.YASA di ikuti Pelaku YW, SP dan DA. "Sesampainya di Jembatan Meteor Pelaku YK membanting Korban di tengah jembatan Meteor dan melakukan Penikaman menggunakan Pisau badik sebanyak 2 (dua) kali di bagian dada, saat terjadinya Penikaman Pelaku SP (21) dan Pelaku DA bertugas memantau situasi dan memberikan penerangan menggunakan Senter.Melihat Kondisi H yang sudah berlumuran darah, Keempat pelaku mencoba menghilangkan jejak dengan membuang korban dengan badik ke Sungai Mamberamo. "Mendapatkan Informasi, Timsus Polres Jayapura bergerak ke Airu untuk melakukan pencarian keempat supir truk. Keempatnya berhasil ditemukan oleh Petugas dalam kondisi selamat," ucapannya.Berdasarkan informasi yang didapatkan Timsus Polres Jayapura kembali melakukan pencarian pelaku pembunuhan terhadap korban H dan berhasil meringkus para pelaku yakni SP (21), DA (28), YW (57) di Distrik Airu sedangkan YK (21) diringkus saat sudah berada di Sentani. "untuk pelaku DA (28) yang sebelumnya buron, sudah kami tangkap dan sementara diamankan di Pos Pol Airu, sedangkan para pelaku lain sudah mendekam di sel tahanan Polres Jayapura guna menjalani proses hukum, sementara korban H hingga sampai sekarang masih dilakukan pencarian oleh tim Polres Jayapura dan Basarnas Jayapura dibantu masyarakat sekitar," tutupnya.(Redaksi) 08 Mar 2023, 08:32 WIT
Isu Penculikan Anak, Seorang Supir Lajuran Jayapura - Wamena Ditikam papuanewsonline, Jayapura - Imbas dari isu penculikan anak seorang supir lajuran Jayapura - Wamena harus meregang nyawa di Kampung Meteor, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura, Senin (06/03).Dalam Press Release yang dipimpin Kapolres Jayapura AKBP Frederickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH di dampingi Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizka, S.TK., S,IK., dan Kasie Humas Iptu Priyono dihadapan wartawan menjelaskan, Satuan Reskrim Polres Jayapura membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus pengeroyokan yang menyebabkan H (38) seorang supir lajuran meninggal dunia. "Kejadian berawal dari Korban bersama 4 rekan supir lainnya menggunakan 4 truk berangkat dari Kabupaten Jayawijaya menuju ke Kabupaten Jayapura.Lanjut Kapolres, setelah tiba di Kampung Malili kelima supir tersebut dipalang oleh warga setempat dengan alasan pemeriksaan terkait isu penculikan anak. "Saat dilakukan pemeriksaan oleh warga setempat, 1 unit mobil Triton dan 2 unit motor datang ke TKP Pemalangan dan langsung melakukan pengerusakan terhadap Truk yang dipalang oleh masyarakat," jelas Kapolres.Melihat masyarakat semakin brutal merusak kendaraan, Kelima supir tersebut berpencar dan melarikan diri ke hutan-hutan untuk menyelamatkan diri. "Namun sayang Korban H yang ingin meminta pertolongan di salah satu Kamp PT. Yasa yang jaraknya sekitar 30 Meter dari lokasi Pemalang malah mendapat penganiayaan menggunakan Kayu dari pelaku YW (57) yang merupakan security Camp.PT.YASA dan DA  yang sudah mendapatkan informasi Hoax tentang Penculikan anak.Setelah Para Pelaku melakukan Pengeroyokan terhadap korban, Pelaku YK (21) membawa Korban menuju Jembatan Meteor yang berjarak sekitar 500 Meter dari Camp PT.YASA di ikuti Pelaku YW, SP dan DA. "Sesampainya di Jembatan Meteor Pelaku YK membanting Korban di tengah jembatan Meteor dan melakukan Penikaman menggunakan Pisau badik sebanyak 2 (dua) kali di bagian dada, saat terjadinya Penikaman Pelaku SP (21) dan Pelaku DA bertugas memantau situasi dan memberikan penerangan menggunakan Senter.Melihat Kondisi H yang sudah berlumuran darah, Keempat pelaku mencoba menghilangkan jejak dengan membuang korban dengan badik ke Sungai Mamberamo. "Mendapatkan Informasi, Timsus Polres Jayapura bergerak ke Airu untuk melakukan pencarian keempat supir truk. Keempatnya berhasil ditemukan oleh Petugas dalam kondisi selamat," ucapannya.Berdasarkan informasi yang didapatkan Timsus Polres Jayapura kembali melakukan pencarian pelaku pembunuhan terhadap korban H dan berhasil meringkus para pelaku yakni SP (21), DA (28), YW (57) di Distrik Airu sedangkan YK (21) diringkus saat sudah berada di Sentani. "untuk pelaku DA (28) yang sebelumnya buron, sudah kami tangkap dan sementara diamankan di Pos Pol Airu, sedangkan para pelaku lain sudah mendekam di sel tahanan Polres Jayapura guna menjalani proses hukum, sementara korban H hingga sampai sekarang masih dilakukan pencarian oleh tim Polres Jayapura dan Basarnas Jayapura dibantu masyarakat sekitar," tutupnya. (Redaksi) 07 Mar 2023, 14:12 WIT
Biadab, Egianus Kagoya Bunuh Anak Kepala Kampung Berumur Delapan Tahun papuanewsonline, PAPUA - Tak hanya melakukan penyanderaan terhadap pilot Susi Air, pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Egianus Kagoya juga membunuh anak Kepala Kampung Pimbinom, Distrik Kuyugawe, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi sepekan yang lalu, saat Satgas Damai Cartenz 2023 melakukan penjejakan terhadap kelompok kriminal tersebut. Motif pembunuhan karena Kepala Kampung Pimbinom berinisial ST menolak memberikan bantuan bahan makanan."Kepala kampung berinisial ST tidak bersedia membantu kelompok Egianus Kagoya datang ke kampungnya untuk meminta bahan makanan dan akhirnya anak yang berusia 6-8 tahun dengan inisial MT dibunuh oleh Egianus Kagoya sendiri," kata Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz 2023, Kombes Faizal Ramadani di Lanny Jaya, Minggu (5/3/2023).Faizal mengatakan sudah mendapatkan saksi mata yang melihat kekejaman Egianus Kagoya tersebut. "Ada saksi yang kita ambil keterangannya walaupun ada beberapa kendala yakni bahasa, kita coba jembatani bahwa yang melakukan kelompok Egianus Kagoya dan yang menembak adalah EG," bebernya.Saksi sambungnya, juga melihat kelompok EG membawa tiga senapan Laras panjang. Faizal yang juga merupakan Direktur Kriminal Umum Polda Papua menegaskan bertekad untuk menangkap EG dan juga membebaskan pilot Susi Air."Kami terus bertekad untuk berusaha untuk mendapatkan dan menemukan dan menyelamatkan pilot Philips Mark," tandasnya. (Redaksi) 07 Mar 2023, 13:49 WIT
Polisi Sita Delapan HT Milik Simpatisan KKB papuanewsonline, PAPUA - Polres Lanny Jaya menyita delapan unit alat komunikasi berupa Handy Talky yang diduga milik simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dari hasil razia cipta kondisi pada Jumat (3/3/2023).Operasi cipta kondisi gabungan dengan Satgas Operasi Damai Cartenz dipimpin oleh Kasat Reskrim Ipda Yoga Dwi Arjuna di depan Mapolres Lanny Jaya sejak pukul 09.00 WIT. Kapolres Lanny Jaya, AKBP Umar Nasatekay mengatakan sekitar pukul 09.45 WIT, anggota menyetop sebuah mobil jenis Triton yang berisi tujuh orang penumpang."Kita melakukan penggeledahan untuk menemui barang-barang yang mencurigakan sebagai upaya preventif," kata Umar dalam keterangan pada Sabtu (4/3/2023).Dan benar saja, pihaknya menemukan sebuah tas yang berisi delapan unit HT dan sebuah pisau,. Anggota kata Umar, kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang penumpang. Selain itu juga memeriksa telepon seluler untuk mendalami hasil temuan tersebut "Tidak ada satu pun yang mengaku sebagai pemilik alat komunikasi itu. Salah satu penumpang berinisial TK mengaku bahwa dititipkan oleh seseorang tidak dikenal di Wamena untuk dibawa ke Kampung Kuyagawe (Lanny Jaya)," bebernya.Umar menduga bahwa pemilik alat komunikasi tersebut merupakan simpatisan untuk dikirimkan kepada kelompok kriminal yang kerap meresahkan masyarakat. "Kita duga pemiliknya simpatisan KKB," imbuhnya.Sementara untuk para penumpang dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan. Namun, pihaknya akan terus melakukan pengembangan terkait temuan alat komunikasi tersebut."Kita akan terus kembangkan dan melakukan razia dalam rangka mengendalikan situasi  di wilayah Lanny jaya agar aman dari aksi kriminalitas KKB," tandasnya. (Redaksi) 07 Mar 2023, 13:41 WIT
Kapolri Tinjau Lokasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang papuanewsonline, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran Depo Pertamina, Plumpang, Jakarta Utara, Sabtu, 4 Maret 2023. Tinjauan Kapolri tersebut untuk memastikan bahwa, personel TNI-Polri sudah bergerak cepat untuk membantu dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban dari peristiwa tersebut. Dalam peristiwa itu, Kapolri sejak awal telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat. Mulai dari kesiapan Rumah Sakit (RS) Polri, proses identifikasi, mendirikan dapur lapangan dan lainnya. Untuk saat ini, tim Dokkes Polri telah mengerahkan mobil ambulans dan tim medis untuk mengevakuasi korban dan membantu dalam perawatan medis.Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebut, tim Dokkes Polri juga sudah mengirimkan korban luka ke beberapa rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan lebih lanjut."Tim Dokkes Polri juga telah mendirikan posko DVI di Rumah Sakit Polri Kramat Jati," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/3/2023).Pada hari ini, kata Dedi, posko DVI sudah menerima 14  kantong jenazah. Tim DVI pun langsung bekerja untuk melakukan identifikasi korban.Lebih lanjut, Dedi menuturkan tim Labfor hari ini sedang berkoordinasi dengan Bareskrim dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menyelidiki penyebab kebakaran dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)."Langkah yang dilakukan hari setelah clear dari HSE (Health Safety Environment) dari Pertamina baru kita olah TKP. Jumlah anggota sementara 9 orang. Alat yang kita gunakan toolkid kebakaran, drone, alat ambil sampel abu arang dan gunakan teknologi remote sensing," ujar Dedi.Sementara untuk tim inafis hari ini memback-up Polda Metro untuk olah TKP bersama Labfor dan bersama tim DVI Dokkes untuk melakukan proses identifikasi korban meninggal dunia di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.Menurut Dedi, untuk di lokasi kebakaran, Polri melakukan pengamanan terhadap lokasi kebakaran baik di Depo Plumpang, maupun lokasi rumah warga terdampak yang ditinggal mengungsi.Polri juga mendirikan posko tanggap darurat kebakaran secara terpadu dan pengaduan orang hilang di depan halaman Koramil Koja."Mendirikan dapur umum di Pos Polisi oleh Sat Brimobda PMJ dan membantu posko pengungaian BPBD," ucap Dedi. (Redaksi) 07 Mar 2023, 13:25 WIT
Ingin Transaksi 2,4 Kg Ganja Di Atas KM Labobar, Seorang Pemuda Diringkus Polisi Papuanewsonline.com, Serui – Seorang pemuda berinsial NM (36) tak berkutik saat diringkus Anggota Polsek KPL saat  Razia dalam pengamanan kedatangan KM. Labobar di Pelabuhan Laut Serui. NM diketahui membawa sebuah tas yang berisi sebanyak 26 bungkus plastik bening berukuran besar dan 39 bungkus plastik bening berukuran sedang dengan total 65 bungkus plastic yang berisikan Ganja.Saat di konfirmasi, Kapolsek KPL Serui Iptu Wiji Saksono, S.H membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan berawal dari informasi unit tertutup Polsek KPL Serui sesuai dengan Laporan Polisi: A/2/III/2023/SPKT.SATRESNARKOBA/RES KEP. YAPEN /POLDA PAPUA.“Kami telah mengetahui bahwa ada sebuah transaksi jual beli narkoba jenis Ganja diatas Kapal KM. Labobar oleh penumpang yang naik dari Jayapura tujuan Sorong. Sehingga saat tiba disini langsung kami amankan ke Polsek KPL Serui," Ungkapnya.Lanjutnya, saat ini pelaku dan barang bukti sudah diserahkan kepada Sat Narkoba Polres Kepulauan Yapen untuk di tindak lanjuti sesuai UU yang berlaku. Sementara itu, Kasat Narkoba IPTU Zainudin Abubakar, S.Sos., S.H., M.H menambahkan bahwa setelah ditotalkan, jumlah barang bukti diketahui mencapai 2,431,7 Gram atau (2.4 KG)."Pelaku kini diamankan di Ruang Tahanan Polres Kepulauan Yapen beserta barang buktinya untuk selanjutnya dilakukan proses hukum yang sesuai. Dengan perbuatannya, tersangka akan di kenakan pasal yang di sangkakan Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 Tahun penjara," tegas Kasat Narkoba saat dikonfirmasi, Sabtu (4/3/2023). (Redaksi) 04 Mar 2023, 23:32 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT