logo-website
Minggu, 29 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Pemeriksaan Kesehatan Untuk Warga Distrik Sinak Papuanewsonline.com, Puncak - Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga kesehatan warga di wilayah pegunungan, Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan momen humanis dengan berinteraksi kepada masyarakat Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Jumat (24/10/2025).Kegiatan yang berlangsung di distrik Sinak ini dipimpin oleh Ipda dr. Shintia Novotna Katoda bersama Briptu Dedi Arianto, dan diikuti oleh sejumlah personel Satgas lainnya, antara lain Aipda Dwi Kuntoro, Briptu Refly Muhamad, Bripda Annisa Mahardika, Bharaka Bastian dan Bripda Alfesa Hafiz.Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan memberikan layanan pemeriksaan kepada masyarakat yang mengeluhkan berbagai masalah kesehatan, seperti nyeri tubuh, kelelahan, dan gangguan kesehatan lainya. Selain pelayanan medis, personel Satgas juga membagikan makanan ringan seperti gula-gula dan kue kering kepada anak-anak dan warga sekitar, disertai obrolan santai yang menumbuhkan suasana kekeluargaan.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada personel yang terus aktif melakukan kegiatan sosial di wilayah tugasnya. “Pendekatan humanis seperti ini sangat penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Kita ingin masyarakat merasakan bahwa negara hadir untuk melindungi dan menyejahterakan mereka,” ungkapnya.Senada dengan hal tersebut, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan dan interaksi sosial ini merupakan bagian menciptakan stabilitas keamanan berbasis kesejahteraan. “Ketika masyarakat merasa diperhatikan dan dilayani, mereka akan lebih percaya dan mendukung upaya penegakan hukum serta pemeliharaan perdamaian di Papua,” tuturnya.Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan momen humanis bersama masyarakat Sinak berjalan dengan penuh kehangatan. Masyarakat terlihat antusias dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh personel Satgas Ops Damai Cartenz di Distrik Sinak. PNO-12 28 Okt 2025, 07:38 WIT
Brimob Amankan Lokasi Anjloknya Kereta Purwojaya di Bekasi Papuanewsonline.com, Jakarta - Kereta Api Purwojaya dengan rute Cilacap–Gambir anjlok di kawasan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (25/10/2025). Menyikapi peristiwa tersebut, personel Brimob Polda Metro Jaya dari Batalion D Pelopor diterjunkan untuk membantu pengamanan serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.Pada Minggu (26/10/2025), Polda Metro Jaya menegaskan bahwa langkah ini mencerminkan profesionalisme dan dedikasi Brimob dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi kedaruratan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.Personel Brimob tiba di lokasi sekitar pukul 20.15 WIB dan langsung berkoordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI), kepolisian setempat, serta instansi terkait lainnya. Mereka kemudian melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lintasan yang terdampak akibat dua gerbong bagian belakang kereta yang anjlok.Menurut keterangan dari pihak KAI, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman menggunakan bus menuju Stasiun Cikampek untuk melanjutkan perjalanan.Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menegaskan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan wujud respons cepat dan kesiapsiagaan Brimob Polda Metro Jaya dalam menghadapi berbagai kondisi darurat."Kehadiran Brimob di lapangan bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan mendukung kelancaran penanganan di lokasi kejadian," ujar Dansat. PNO-12 28 Okt 2025, 07:32 WIT
Pemkab Mimika Mantapkan Langkah Menuju Pembangunan Berbasis Data Akurat Papuanewsonline.com, Timika — Pemerintah Kabupaten Mimika terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berbasis data. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Statistik Sektoral Kabupaten Mimika Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga Timika, Senin (27/10/2025). Kegiatan yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mimika ini mengangkat tema “Membangun Mimika Melalui Data: Dari Sektor ke Satu Data untuk Pembangunan yang Tepat Sasaran.” Seminar ini menjadi ruang kolaboratif bagi para pemangku kepentingan daerah dalam memperkuat integrasi, sinkronisasi, dan validasi data statistik sektoral yang akurat di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mimika, Frans Kambu, mewakili Bupati Mimika, membuka acara sekaligus menyampaikan arah kebijakan pemerintah daerah dalam pengelolaan data pembangunan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa data statistik sektoral merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan publik yang efektif dan berkelanjutan. “Statistik bukan sekadar deretan angka di atas kertas. Di balik setiap angka, ada potret nyata kondisi masyarakat. Data yang akurat akan membawa kebijakan yang lebih tajam, program yang lebih tepat sasaran, dan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” ujar Frans Kambu. Frans menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat lagi mengandalkan perkiraan dalam merumuskan arah pembangunan. Dalam era digital dan keterbukaan informasi seperti saat ini, setiap keputusan pemerintah harus berbasis pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia mencontohkan, data sektor pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan infrastruktur menjadi indikator penting untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat secara komprehensif. Dengan data yang baik, pemerintah dapat mengidentifikasi masalah dan merumuskan solusi yang efektif sesuai kebutuhan tiap wilayah di Mimika. “Kita tidak bisa membuat kebijakan berdasarkan asumsi. Semua harus berdasarkan data yang terukur dan diperbaharui secara berkala,” tambahnya. Momentum penting dalam seminar ini adalah peluncuran Buku Statistik Sektoral Kabupaten Mimika Tahun 2025, yang menjadi tonggak baru dalam sistem pengelolaan data daerah. Buku tersebut memuat berbagai indikator penting dari setiap OPD, mencakup bidang ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika, [nama pejabat, bila tersedia], menjelaskan bahwa buku ini diharapkan menjadi sumber referensi utama bagi OPD, lembaga pendidikan, peneliti, serta pihak swasta dalam mendukung pembangunan daerah berbasis bukti (evidence-based policy). “Melalui buku statistik ini, kami ingin memastikan bahwa semua pihak memiliki akses terhadap data yang sama, sehingga perencanaan pembangunan di Mimika dapat berjalan lebih terarah dan sinergis,” ujarnya. Seminar ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai OPD, akademisi, serta mitra pembangunan. Para peserta berdiskusi mengenai mekanisme pengumpulan, verifikasi, dan integrasi data sektoral menuju penerapan Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Diskusi panel yang interaktif memunculkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola data di setiap OPD, pembentukan Data Center terintegrasi di bawah Diskominfo, serta penguatan regulasi untuk menjaga keamanan dan validitas data. “Dengan kerja sama lintas sektor, Mimika bisa menjadi contoh kabupaten yang mampu memanfaatkan data sebagai kekuatan dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera,” kata Frans menutup sambutannya dengan optimisme. Penulis: Abim Editor: GF 27 Okt 2025, 20:29 WIT
Papua Tengah Gelar Rakorda Pendapatan Daerah: "Pendapatan Kuat, Papua Tengah Maju" Papuanewsonline.com, Timika — Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperkuat pondasi ekonomi daerah melalui upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan lewat penyelenggaraan Rapat Koordinasi Pendapatan Daerah (Rakorda) Tahun 2025, yang digelar di Hotel Grand Tembaga, Timika, selama tiga hari, mulai 27 Oktober 2025. Mengusung tema “Pendapatan Kuat, Papua Tengah Maju!”, Rakorda ini menjadi wadah penting bagi pemerintah provinsi dan delapan pemerintah kabupaten di wilayah Papua Tengah untuk memperkuat kolaborasi, sinkronisasi kebijakan, dan merumuskan strategi peningkatan pendapatan daerah yang mandiri dan berkeadilan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Herman Kayame, yang mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa. Dalam sambutannya, Herman menegaskan pentingnya sinergi antarwilayah untuk memperkuat kemandirian fiskal, terutama di tengah dinamika kebijakan fiskal nasional yang menuntut daerah semakin kreatif dalam mengelola sumber-sumber pendapatannya. “Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah memberi ruang bagi daerah untuk lebih inovatif. Papua Tengah harus mampu memanfaatkan peluang ini untuk memperkuat struktur pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat,” ujar Herman. Dalam paparannya, Herman menyoroti pentingnya implementasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang mulai berlaku pada tahun 2025. Kebijakan ini, menurutnya, tidak hanya memperluas kapasitas fiskal kabupaten, tetapi juga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah melalui sistem perpajakan yang lebih transparan dan akuntabel. Data menunjukkan bahwa setoran opsen pajak dari delapan kabupaten di Papua Tengah telah mencapai Rp59,05 miliar. Meski capaian ini tergolong baik, Herman optimistis angka tersebut masih dapat ditingkatkan melalui kerja sama dan komitmen kuat antarwilayah. “Kita sudah punya pondasi yang baik. Tinggal bagaimana koordinasi antarperangkat daerah bisa lebih solid, sehingga potensi pajak daerah dapat dimaksimalkan tanpa membebani masyarakat,” jelasnya. Dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan, terutama potensi pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (DKD) dalam APBN 2026, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyiapkan langkah konkret dengan membentuk dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor pertambangan dan ketahanan pangan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal. BUMD sektor pertambangan akan berperan dalam pengelolaan potensi sumber daya mineral yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal, sedangkan BUMD ketahanan pangan difokuskan untuk mendukung stabilitas harga bahan pokok dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. “Pembentukan BUMD ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi tentang kedaulatan daerah dalam mengelola sumber dayanya sendiri. Papua Tengah harus bisa berdiri di atas kaki sendiri, dengan PAD yang kuat dan berkelanjutan,” tegas Herman. Rakorda Pendapatan Daerah Papua Tengah 2025 juga menjadi ajang penting bagi para kepala Bapenda dan pejabat terkait untuk berbagi strategi dan inovasi dalam pengelolaan pajak daerah. Diskusi panel, lokakarya teknis, dan penyusunan rencana tindak lanjut dilakukan secara intensif selama kegiatan berlangsung. Peserta Rakorda berasal dari seluruh kabupaten di Papua Tengah, termasuk Nabire, Paniai, Mimika, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya, yang bersama-sama menegaskan komitmen untuk memperkuat sistem pendapatan dan memperbaiki tata kelola fiskal di tingkat daerah. “Kita harus satu visi, satu semangat, dan satu tujuan: membangun Papua Tengah yang mandiri secara fiskal dan sejahtera bagi semua,” tutup Herman penuh optimisme. Penulis: Abim Editor: GF 27 Okt 2025, 20:25 WIT
Pemprov Papua Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Literasi Keuangan: Sinergi OJK dan Pemerintah Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan literasi keuangan dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh wilayah Papua. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua bekerja sama dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Papua, pada Sabtu (25/10/2025) di halaman Kantor Pusat Bank Papua, Jayapura. Acara yang berlangsung meriah ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, mewakili Gubernur Papua, dengan pemukulan tifa sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan. Momen ini menjadi simbol harmoni antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam mendorong inklusi keuangan yang berkeadilan di Tanah Papua. “Tema BIK tahun ini, ‘Inklusi Keuangan Untuk Semua, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju,’ sangat sejalan dengan visi pembangunan Papua 2025–2030, yaitu ‘Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis.’ Pemerintah terus berupaya agar masyarakat Papua tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pelaku aktif dalam sistem ekonomi modern,” ujar perwakilan Gubernur dalam sambutannya. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan apresiasi kepada OJK dan seluruh pelaku industri jasa keuangan atas kontribusinya dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di Papua. Melalui kegiatan edukatif, pelatihan manajemen keuangan, dan pendampingan usaha, diharapkan masyarakat – khususnya pelaku UMKM – mampu memahami dan mengelola keuangan dengan lebih baik. “Kita ingin masyarakat Papua semakin paham cara menabung, berinvestasi, dan mengakses pembiayaan secara formal. Literasi keuangan ini penting agar pelaku UMKM bisa naik kelas dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah,” tegasnya. Pemerintah juga mendorong agar lembaga keuangan, baik perbankan maupun non-bank, memperluas jangkauan layanan hingga ke daerah pedalaman dan pesisir. Upaya ini sejalan dengan visi pemerataan pembangunan yang menjadi prioritas utama Pemprov Papua. Selain meningkatkan inklusi keuangan, kegiatan BIK 2025 juga menitikberatkan pada pengembangan ekosistem usaha produktif berbasis komoditas unggulan Papua, seperti kopi, kakao, pala, perikanan laut, peternakan, serta produk ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Melalui kemitraan dengan Bank Papua, OJK, dan lembaga pembiayaan lainnya, pemerintah berupaya memperluas akses permodalan bagi UMKM agar dapat meningkatkan kapasitas produksi dan menjangkau pasar yang lebih luas. “Papua memiliki potensi ekonomi luar biasa. Tugas kita bersama adalah memastikan potensi itu benar-benar dikelola dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. UMKM adalah tulang punggung ekonomi Papua,” ujar perwakilan Pemprov. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi pelaku UMKM untuk memamerkan produk lokal unggulan di stan pameran yang disediakan panitia. Produk-produk seperti kopi Wamena, tenun Sentani, hasil olahan perikanan Nabire, dan kuliner khas Papua mendapat perhatian besar dari pengunjung. Menariknya, acara Puncak BIK 2025 ini juga bertepatan dengan peringatan 100 tahun (1 Abad) Nubuatan Pdt. I.S. Kijne (1925–2025), yang membawa makna spiritual mendalam bagi masyarakat Papua. Seluruh peserta kegiatan turut mengucapkan selamat dan berdoa bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok yang dikenal telah menanamkan nilai-nilai pendidikan, kerja keras, dan iman dalam kehidupan orang Papua. “Momen ini bukan hanya soal literasi keuangan, tetapi juga tentang membangun harapan baru — Papua yang maju secara ekonomi, kuat secara sosial, dan harmonis secara budaya,” ujar panitia penyelenggara dalam sambutannya. Pemerintah Provinsi Papua menegaskan bahwa kegiatan seperti Bulan Inklusi Keuangan akan terus didorong dan diperluas di tahun-tahun mendatang. Pemerintah menargetkan agar tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Papua dapat meningkat signifikan hingga 80% pada tahun 2030. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan diharapkan menjadi fondasi kuat bagi transformasi ekonomi Papua menuju era baru yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mandiri. “Dengan semangat kebersamaan, kita wujudkan Papua yang maju dan harmonis, di mana setiap warga memiliki akses yang sama terhadap kesempatan ekonomi,” tutup perwakilan Gubernur dengan penuh optimisme. Penulis: Jid Editor: GF   27 Okt 2025, 00:23 WIT
Pemprov Papua Ingatkan OPD: Manfaatkan Sisa Waktu dengan Cermat dan Akuntabel Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah Provinsi Papua kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah menjelang akhir tahun 2025. Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, secara resmi menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPA-P) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam sebuah acara di Jayapura, Rabu (22/10/2025). Penyerahan dokumen ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi tanda dimulainya pelaksanaan tahap akhir Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 di lingkungan Pemprov Papua. Dalam arahannya, Wagub Aryoko menekankan pentingnya tindakan cepat dan terukur agar program dan kegiatan dapat terselesaikan sesuai jadwal. “Setelah menerima dokumen anggaran ini, saya minta seluruh OPD segera bergerak. Waktu kita sangat terbatas, jadi setiap kegiatan harus langsung dieksekusi sesuai dengan rencana kerja,” tegas Aryoko di hadapan para pimpinan OPD. Wagub Aryoko menjelaskan bahwa DPA-P merupakan hasil penyempurnaan dari APBD yang telah melalui proses pembahasan bersama DPR Papua. Sejumlah penyesuaian dilakukan agar pelaksanaan program lebih efisien, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah kini tengah berfokus pada kegiatan yang bersifat prioritas dan berorientasi hasil (result-based program), terutama di bidang pelayanan publik, pembangunan infrastruktur dasar, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat Papua. Oleh karena itu, OPD harus bijak dalam mengelola anggaran — jangan sampai ada kegiatan yang tertunda hanya karena keterlambatan administrasi atau perencanaan yang lemah,” ujarnya. Wakil Gubernur mengingatkan bahwa sisa waktu efektif tahun anggaran 2025 tinggal sekitar dua setengah bulan. Dalam periode singkat itu, Pemprov Papua menuntut agar setiap OPD mampu menuntaskan program kerja dengan prinsip “cepat tapi tidak sembarangan” — artinya percepatan harus tetap menjunjung tinggi akuntabilitas dan transparansi. “Saya hanya ingin mengingatkan, waktu kita tinggal dua setengah bulan. Itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar penyerapan anggaran bisa maksimal dan sesuai aturan,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pemerintah provinsi akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala terhadap kinerja setiap OPD untuk memastikan tidak ada kegiatan yang tertunda tanpa alasan jelas. “Kita tidak ingin nanti ada kegiatan yang tidak selesai dan akhirnya berdampak pada sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA). Ini bukan sekadar soal serapan, tapi soal manfaat yang harus segera dirasakan masyarakat,” tambahnya. Dalam kesempatan yang sama, Wagub Aryoko juga mengajak seluruh pimpinan OPD untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Ia menekankan bahwa keberhasilan program pembangunan tidak hanya bergantung pada satu instansi, tetapi pada kerja sama dan sinergi antarperangkat daerah. Selain itu, ia meminta agar seluruh jajaran birokrasi di lingkungan Pemprov Papua menjaga integritas dan menghindari praktik penyimpangan dalam penggunaan anggaran. “Saya ingatkan kembali, semua kegiatan harus dijalankan secara cermat dan akuntabel. Jangan ada yang bermain-main dengan anggaran rakyat,” tandasnya. Aryoko juga menyampaikan apresiasi kepada OPD yang selama ini telah menunjukkan kinerja baik dan disiplin dalam melaksanakan program kerja. Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan hingga akhir tahun agar capaian pembangunan Papua semakin meningkat. “Saya percaya, kalau kita bekerja dengan hati dan penuh tanggung jawab, semua target bisa tercapai tepat waktu,” ujarnya optimis. Selain fokus pada penyelesaian tahun anggaran 2025, Pemprov Papua juga mulai menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi tahun anggaran 2026. Pemerintah berkomitmen memperkuat sistem perencanaan berbasis data dan memperluas partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. “Evaluasi pelaksanaan DPA-P tahun ini akan menjadi bahan pembelajaran agar di tahun depan kita lebih siap, lebih terarah, dan lebih berdampak,” tutur Wagub. Ia menutup arahannya dengan mengingatkan seluruh jajaran agar tidak menunda pekerjaan yang bisa diselesaikan hari ini. “Jangan tunggu minggu depan. Laksanakan sekarang, agar hasilnya segera dirasakan rakyat Papua,” pungkasnya. Penulis: Jid Editor: GF   26 Okt 2025, 22:47 WIT
Gubernur Fakhiri Resmi Buka Liga Top Skor Papua 2025: Wujud Nyata Membangun Generasi Emas Papuanewsonline.com, Jayapura — Semangat olahraga di Tanah Papua kembali berkobar. Gubernur Papua, Matius Fakhiri, secara resmi membuka Liga Top Skor Papua 2025 untuk kategori usia 10 dan 12 tahun, Sabtu (25/10/2025) di Lapangan Asri, Kampung Nafri, Jayapura. Event ini bukan sekadar turnamen sepak bola, melainkan menjadi wadah pembinaan jangka panjang bagi generasi muda Papua agar terus berkembang dan berprestasi di dunia olahraga. Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri menegaskan pentingnya pembinaan atlet usia dini yang berkesinambungan. Ia menilai bahwa sepak bola tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan semangat juang anak-anak Papua. “Papua punya banyak anak-anak berbakat. Jangan hanya banyak bicara, tapi tunjukkan dengan tindakan nyata. Kompetisi seperti ini harus terus digelar supaya 10 tahun ke depan kita punya penerus atlet-atlet besar dari Papua,” tegas Fakhiri penuh semangat. Fakhiri menambahkan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan olahraga di seluruh kabupaten dan kota, termasuk peningkatan kualitas pelatih, sarana latihan, serta kompetisi berjenjang yang terstruktur. Pembukaan Liga Top Skor Papua 2025 juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Papua, para tokoh olahraga, dan pengurus Asprov PSSI Papua. Kehadiran mereka menjadi bukti kuat bahwa olahraga, khususnya sepak bola, adalah simbol persatuan dan kebanggaan masyarakat Papua. “Melalui olahraga, kita membangun persaudaraan. Lapangan hijau menjadi tempat di mana semua anak Papua bisa belajar sportif, menghargai lawan, dan tumbuh bersama,” ujar salah satu panitia pelaksana. Turnamen ini akan berlangsung selama beberapa minggu dengan melibatkan puluhan tim dari berbagai sekolah sepak bola (SSB) di Jayapura dan sekitarnya. Setiap tim akan bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus kesempatan untuk dilirik dalam pembinaan lanjutan tingkat provinsi maupun nasional. Liga Top Skor Papua diharapkan menjadi pondasi bagi regenerasi atlet sepak bola Papua yang selama ini dikenal sebagai gudang talenta terbaik di Indonesia. Gubernur Fakhiri menegaskan, pemerintah akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk akademi sepak bola, KONI, dan PSSI, untuk menciptakan sistem pembinaan yang terarah. “Kita tidak ingin anak-anak Papua hanya menjadi penonton di ajang nasional. Mereka harus bisa tampil dan membawa nama Papua harum di pentas nasional maupun internasional,” katanya. Selain membina keterampilan sepak bola, Liga Top Skor Papua juga diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai positif seperti kebersamaan, kejujuran, dan semangat kompetitif yang sehat di kalangan anak muda. Penyelenggaraan Liga Top Skor Papua 2025 juga menjadi sinyal bahwa pemerintah provinsi serius dalam menghidupkan kembali atmosfer olahraga di Papua pasca-pandemi dan pasca pelaksanaan PON XX. Pemerintah berencana mengintegrasikan berbagai kompetisi lokal menjadi kalender tahunan pembinaan olahraga daerah. Langkah ini sejalan dengan visi “Papua Sehat, Cerdas, dan Berprestasi” yang dicanangkan Gubernur Fakhiri sejak awal masa kepemimpinannya. Penulis: Jid Editor: GF   26 Okt 2025, 21:53 WIT
Bongkar 38 Ribu Kasus Narkoba: Mahfud MD Apresiasi Polri Atas Capaian Luar Biasa Papuanewsonline.com, Jakarta - Mahfud MD mengapresiasi langkah Polri yang berhasil mengungkap 38.943 kasus narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Dari ribuan kasus itu, polisi juga menyita barang bukti narkotika dengan total berat mencapai 197,71 ton."Prinsipnya setiap keberhasilan tugas dalam perang melawan narkoba harus diapresiasi," ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/10/2025).Mahfud menilai capaian tersebut selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, khususnya komitmen memberantas narkoba. Ia menegaskan agar Polri terus menjaga kedisiplinan dan konsistensi dalam menjalankan tugas."Terus perkuat keseriusan dan kedisiplinan Polri dalam menangani kasus narkoba ini. Harus juga dijaga pengendalian di dalam tubuh Polri," ucapnya.Lebih lanjut, Mahfud mengingatkan pentingnya pengawasan internal agar tidak ada aparat yang terlibat dalam jaringan narkoba. Ia menekankan bahwa kebocoran dalam proses penanganan bisa merusak kepercayaan publik."Yang terpenting harus juga dijaga jangan sampai terjadi kebocoran, misalnya kasus yang gagal diungkap atau hilangnya barang bukti karena kolusi yang melibatkan aparat," tegasnya.Sebelumnya, Polri mencatat sepanjang Januari hingga Oktober 2025 telah menangkap lebih dari 51 ribu pelaku penyalahgunaan narkoba. Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono menyebut keberhasilan tersebut sebagai bukti nyata komitmen institusinya."Pemberantasan dan pencegahan narkoba harus dilakukan terus-menerus. Pak Kapolri sudah menegaskan, perang melawan narkoba dari hulu ke hilir tidak boleh berhenti," kata Syahar dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (22/10).Menurut Syahar, hasil ini merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita ke-7 Presiden Prabowo-Gibran, yakni memberantas narkoba hingga ke akar. PNO-12 26 Okt 2025, 09:08 WIT
Semarak HUT ke-80, Brimob Polda Maluku Gelar Aksi Donor Darah Serentak di Ambon dan Namlea Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri, jajaran Satuan Brimob Polda Maluku melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dan bentuk kepedulian terhadap sesama.Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, KBP Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si., yang berlangsung di Tribun Makosat Brimob Polda Maluku, Ambon, dan diikuti oleh personel Polda Maluku beserta Bhayangkari.Selain di Ambon, kegiatan yang sama juga digelar di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku di Namlea, Kabupaten Buru, sebagai bentuk partisipasi jajaran dalam menyemarakkan HUT ke-80 Korps Brimob Polri tahun 2025.Menurut Dansat Brimob, terdapat total 142 peserta dari berbagai satuan, termasuk Brimob, satuan fungsi Polda Maluku, Polres Buru, dan Bhayangkari yang berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan ini, Dari jumlah tersebut, sebanyak 89 peserta berhasil mendonorkan darahnya.Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku, Bidokes Polda Maluku, serta tenaga medis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Ambon dan RSUD Namlea.Sinergi lintas unsur ini menjadi bukti nyata bahwa Brimob Polda Maluku memiliki rasa kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama, serta berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan.“Bakti sosial donor darah ini adalah bentuk pengabdian Brimob kepada bangsa dan masyarakat. Brimob tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga peduli pada kemanusiaan. Setetes darah yang disumbangkan hari ini bisa menjadi penyelamat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Dansat Brimob Polda Maluku, KBP Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si.Di Ambon, kegiatan diikuti oleh 87 peserta dengan 54 kantong darah berhasil dikumpulkan, Sedangkan di Namlea, kegiatan diikuti 55 peserta dan berhasil mengumpulkan 35 kantong darah.Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan dukungan penuh tenaga medis dan partisipasi antusias para personel serta Bhayangkari.Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi atas inisiatif jajaran Brimob dalam menyemarakkan HUT ke-80 dengan kegiatan yang penuh makna kemanusiaan.“Saya mengapresiasi langkah Brimob Polda Maluku yang merayakan HUT dengan aksi sosial seperti donor darah. Ini mencerminkan semangat Polri yang humanis dan semakin dekat dengan masyarakat,” ungkap Kapolda.Selain dua lokasi tersebut, kompi-kompi Brimob jajaran Polda Maluku lainnya juga akan melaksanakan kegiatan donor darah serupa pada Senin mendatang, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Korps Brimob Polri yang mengusung tema: “Brimob untuk Indonesia: Setia, Berani, dan Peduli.”Dengan semangat pengabdian dan nilai kemanusiaan yang tinggi, Satuan Brimob Polda Maluku terus menunjukkan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelopor solidaritas sosial dan kemanusiaan di Maluku dan Indonesia. PNO-12 26 Okt 2025, 08:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT