Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Kapolda Maluku Pimpin Upacara Pemberangkatan Personel Brimob BKO Polda Papua
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, memimpin langsung upacara Pemberangkatan Personel Satuan Brimob Polda Maluku Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua.Pemberangkatan sebanyak 100 personel Brimob Polda Maluku ini secara resmi dilepas Kapolda di Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (17/10/2025) pukul 15.00 WIT. Turut hadir Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku.Ratusan personel Brimob Polda Maluku akan ditugaskan dalam Satgas Operasi Amole II Tahun 2025 di wilayah hukum Polda Papua. Operasi ini merupakan bagian dari pengamanan objek vital nasional di area PT Freeport Indonesia.Dalam amanatnya, Kapolda Maluku menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri kepada Satuan Brimob Polda Maluku untuk kembali terlibat dalam operasi berskala nasional. “Pimpinan Polri memberikan kepercayaan besar kepada kita. Ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme Brimob Polda Maluku yang telah terbukti dalam berbagai penugasan sebelumnya,” kata Kapolda.Operasi Amole II Tahun 2025, kata Kapolda, merupakan tugas strategis yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual. “Tugas ini bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kehormatan institusi dan membawa nama baik Polda Maluku. Kita harus hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mendukung kelancaran kegiatan di kawasan PT Freeport Indonesia,” ungkapnya.Kapolda juga mengingatkan setiap penugasan operasi memiliki risiko dan tantangan tersendiri, terutama di wilayah Papua yang memiliki kondisi geografis dan sosial yang unik. Untuk itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan profesionalisme seluruh personel. “Kenali wilayah tugas, jaga sikap, dan pahami dinamika masyarakat setempat. Jangan mudah terprovokasi dan tetap fokus pada misi utama yaitu menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.Kepada ratusan personel BKO, Kapolda Maluku juga menitipkan enam pesan penting untuk selalu dijalankan. Pertama, tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta biasakan berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan tugas.Kedua, gunakan dan jaga peralatan dengan baik sesuai dengan kemampuan yang telah dilatihkan.Ketiga, pahami karakter wilayah penugasan dan jaga perilaku agar tidak melakukan pelanggaran.Empat, laksanakan koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya untuk efektivitas tugas.Kelima, ciptakan rasa aman di wilayah penugasan dan bijak dalam menyikapi setiap informasi maupun pemberitaan di media.Enam, jaga kesehatan fisik dan mental, serta laksanakan tugas sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.Seluruh personel juga diminta untuk selalu menjaga kehormatan institusi dan pulang dalam keadaan lengkap serta selamat. “Satu SSK berangkat 100 orang, maka harus kembali 100 orang juga tanpa kurang satu pun. Jaga diri, jaga nama baik Polri, Korps Brimob, dan Polda Maluku. Brimob Maluku harus terus bikin bae!” tegasnya penuh semangat. PNO-12
18 Okt 2025, 12:41 WIT
Perkuat Fungsi Public Relations di Era Digital, Div Humas Polri Gelar Pelatihan Sipenmas 2025
Papuanewsonline.com, Jakarta – Menjawab tantangan kecepatan informasi di era digital, Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri mengambil langkah terdepan menyelenggarakan Pelatihan Sistim Penerangan Masyarakat (Sipenmas) Tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Kristal Cilandak Hotel, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Oktober 2025, merupakan komitmen Polri untuk menguatkan fungsi public relations menjadi garda terdepan institusi.Pelatihan Sipenmas yang diikuti 36 peserta dari Mabes Polri dan Polda jajaran ini dibuka oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, SIK mewakili Kepala Divisi Humas Polri.Karo Penmas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko saat membacakan sambutan Kadiv Humas Polri, menyoroti era real-time, di mana kepercayaan publik dipertaruhkan setiap saat. “Masyarakat kini menilai kinerja Polri secara real time! Informasi yang tersebar di media sosial maupun arus utama detik demi detik adalah penentu utama kepercayaan,” tegasnya.Sipenmas, kata dia, diperkenalkan sebagai inovasi digital game-changer. Aplikasi ini dirancang agar setiap pertanyaan media dapat direspons secara terarah, seragam, dan berbasis data. Tujuannya tunggal, memperkuat sinergi tak terpisahkan antara Humas Mabes dan Humas Polda.“Kehadiran Sipenmas memastikan setiap narasi yang keluar dari Polri bersifat satu suara, terukur dan berdampak positif bagi citra institusi,” ungkap Brigjen Trunoyudo.Menurutnya, Sipenmas turut dilengkapi fitur perekapan otomatis amplifikasi pemberitaan, yang memungkinkan Div Humas melakukan analisis mendalam dan segera mengambil langkah komunikasi strategis yang adaptif terhadap isu yang tengah viral. PNO-12
18 Okt 2025, 12:31 WIT
Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas 139 Personel Kontingen Garuda Bhayangkara
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., memimpin Upacara Purna Tugas dan Penganugerahan Tanda Jasa bagi 139 personel Polri Kontingen Garuda Bhayangkara Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) 6 MINUSCA. Upacara ini digelar dalam rangka menyambut kepulangan mereka setelah menyelesaikan pengabdian selama satu tahun dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Bangui, Republik Afrika Tengah.Wakapolri mengedepankan dan menegaskan komitmen Indonesia sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Umum PBB tanggal 23 September 2025, bahwa Indonesia akan terus aktif dan berkomitmen penuh untuk mengirimkan pasukan terbaiknya dalam berbagai misi perdamaian dunia. Keterlibatan Polri dalam misi PBB merupakan wujud nyata dari komitmen bangsa Indonesia bagi kemanusiaan serta upaya aktif dalam menciptakan keamanan dan ketenangan di wilayah konflik.Wakapolri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas profesionalisme, disiplin, dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan seluruh anggota Satgas FPU 6 MINUSCA. Atas nama pimpinan Polri, beliau mengucapkan terima kasih karena kinerja yang luar biasa tersebut telah mengharumkan nama Polri, bangsa, dan negara di kancah internasional.Upacara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi ini turut dihadiri oleh tamu kehormatan dari kalangan eksternal, antara lain:· Dirbinlat PMPP TNI, Kolonel Adm Janadi, ST., M.Avn., Mgt.;· Diplomat Ahli Pertama Dit. Keamanan dan Perdamaian Internasional, DJ Kerja Sama Multilateral, Kemlu RI, Salma Husna;· Wantimpus LVRI, Irjen Pol (Purn) Drs. Satriya Hari Prasetya, S.H.Pada kesempatan yang penuh khidmat ini, Wakapolri juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Briptu Anumerta Sri Widodo dalam pelaksanaan tugas. Seluruh keluarga besar Polri mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.Wakapolri menekankan bahwa kepulangan Satgas bukanlah akhir pengabdian, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Pengalaman berharga di daerah misi harus menjadi inspirasi untuk terus berkontribusi dan menjadi teladan dalam pelayanan kepada bangsa dan negara.Sebagai puncak acara, dilakukan penyematan tanda jasa kepada personel terpilih berdasarkan:· Keputusan Presiden kepada Kasatgas FPU 6 Minusca, Kombes Pol Muhammad Ikhwan Lazuardi, S.H., S.I.K., M.H. dan Duty Officer Satgas FPU 6 Minusca, Iptu Bunga Herlin Dwitiya, S.Tr.K.· Keputusan Menteri Pertahanan kepada Kompol Omizon Eka Putra, S.H., S.I.K., M.Tr.Sou.Wakapolri menyampaikan penghargaan dan rasa bangga bahwa Polri dan Indonesia memiliki para anggota Satgas Garuda Bhayangkara yang tangguh. Beliau mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air dan berkumpul dengan keluarga tercinta, serta terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan untuk bangsa, negara, dan kemanusiaan. PNO-12
18 Okt 2025, 07:33 WIT
Permava Apresiasi Profesionalisme Polres dan TNI dalam Pengamanan Kunjungan Wapres di Langgur
Papuanewsonline.com, Langgur — Kunjungan
kerja Wakil Presiden Republik Indonesia ke Kabupaten Maluku Tenggara pada Rabu
(15/10/2025) mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, salah satunya
datang dari Persatuan Mahasiswa Evav (Permava) Kota Ambon.
Ketua Umum Permava, David D. Angelo Koanyanan, menilai keberhasilan pengamanan
yang dilakukan oleh Polres Maluku Tenggara, TNI, serta seluruh pihak terkait
mencerminkan profesionalisme dan koordinasi yang solid antara aparat dan
masyarakat. “Kami atas nama keluarga besar
Permava Kota Ambon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran
Polres Malra, TNI, dan seluruh pihak yang telah memastikan seluruh rangkaian
kegiatan kunjungan Wakil Presiden berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar
David saat diwawancarai media ini, Jumat (17/10/2025). David menjelaskan, dari awal
kedatangan hingga kepulangan Wapres, seluruh proses pengamanan berlangsung tertib
dan terencana dengan baik, tanpa ada gangguan berarti di lapangan. Ia menilai,
kesuksesan itu bukan hanya karena kesiapan teknis aparat, melainkan juga berkat
komunikasi dan kerja sama harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat
setempat. “Pengamanan dilakukan dengan
penuh tanggung jawab namun tetap humanis. Ini menunjukkan wajah baru aparat
keamanan yang tidak hanya tegas, tetapi juga dekat dengan masyarakat,”
tambahnya. Menurut David, pendekatan humanis
inilah yang menjadikan masyarakat merasa nyaman dan ikut berpartisipasi dalam
menjaga ketertiban selama kunjungan kenegaraan tersebut. Keberhasilan pengamanan ini, kata
David, menunjukkan bahwa Polres Malra dan TNI memiliki perencanaan matang dan
pelaksanaan lapangan yang efektif. Semua unsur keamanan bekerja sesuai
perannya, mulai dari pengaturan lalu lintas, penjagaan lokasi acara, hingga
pengamanan jalur pergerakan rombongan kenegaraan. “Sinergi lintas sektor yang kuat
sangat terlihat. Polres, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat bersatu
untuk memastikan kunjungan Wapres berjalan tanpa hambatan. Ini menjadi contoh
nyata bahwa koordinasi yang baik akan menghasilkan hasil yang maksimal,”
ujarnya. Ketua Permava juga menekankan
pentingnya menjaga momentum positif ini. Ia berharap kinerja unggul aparat
keamanan dapat terus dipertahankan, bukan hanya saat kunjungan kenegaraan,
tetapi juga dalam keseharian masyarakat. “Kunjungan Wakil Presiden menjadi
barometer kesiapan daerah. Dengan pengamanan yang profesional, Maluku Tenggara
telah membuktikan dirinya sebagai wilayah yang aman, kondusif, dan siap menjadi
pusat pertumbuhan ekonomi serta pariwisata di kawasan timur Indonesia,” jelas
David. Lebih jauh, ia menegaskan
komitmen Permava untuk terus mendukung dan bersinergi dengan aparat keamanan
dalam menjaga situasi kondusif di Kepulauan Kei. “Permava akan terus berperan
sebagai mitra kritis dan konstruktif. Kami ingin membangun sinergi yang positif
antara mahasiswa, aparat, dan masyarakat agar Maluku Tenggara semakin maju dan
damai,” pungkasnya.(GF)
18 Okt 2025, 00:25 WIT
Kapolri Resmikan 35 SPKT di Jajaran Polda Jateng: Wujud Transformasi Pelayanan Publik Polri
Papuanewsonline.com, Semarang — Komitmen
Polri untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kembali ditunjukkan
melalui peresmian 35 Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di jajaran Polda
Jawa Tengah. Acara peresmian dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi
Listyo Sigit Prabowo, Jumat (17/10/2025), di Semarang, Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Jenderal Sigit
menegaskan bahwa kehadiran SPKT yang representatif dan profesional merupakan
bagian penting dari transformasi Polri menuju institusi yang semakin modern,
terpercaya, dan humanis. SPKT, kata Sigit, merupakan garda terdepan dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat. “SPKT adalah wajah pertama Polri
di mata masyarakat. Di sinilah kecepatan, keramahan, dan keadilan pelayanan
diuji. Karena itu, pembenahan sistem, fasilitas, dan personel menjadi hal yang
sangat penting,” tegas Kapolri. Kapolri menjelaskan bahwa
perubahan nomenklatur dari Kanit SPKT menjadi Pamapta (Perwira Pengawas
Masyarakat dan Patroli) merupakan langkah strategis Polri untuk meningkatkan
efektivitas kerja dan memperluas fungsi pelayanan masyarakat. Transformasi ini diharapkan mampu
mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh jajaran Polres dan
Polsek di Indonesia. Dengan sistem yang semakin efisien dan berbasis teknologi,
SPKT kini tidak hanya berfungsi menerima laporan, tetapi juga memberikan
pendampingan awal, informasi hukum, dan koordinasi cepat dengan unit lain untuk
percepatan tindak lanjut. “Perubahan ini bukan sekadar
mengganti nama jabatan, tetapi juga menyangkut perubahan pola pikir dan budaya
kerja agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan
akuntabel,” ujar Sigit. SPKT memiliki peran vital sebagai
pintu pertama bagi masyarakat yang datang ke kantor polisi untuk melapor,
mengadu, atau meminta bantuan hukum. Oleh karena itu, peningkatan sarana,
prasarana, dan kompetensi personel menjadi fokus utama dalam reformasi pelayanan
Polri. Dengan diresmikannya 35 SPKT di
jajaran Polda Jateng, Polri berharap pelayanan terhadap masyarakat dapat
dilakukan dengan lebih baik, cepat, dan humanis. “Kita ingin masyarakat merasa
nyaman dan terbantu saat berurusan di kantor polisi. Pelayanan harus diberikan
dengan hati dan rasa tanggung jawab,” tambah Kapolri. Kegiatan peresmian ini turut
dihadiri oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi, pejabat utama Mabes
Polri, para Kapolres jajaran, serta Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut,
Kapolri juga mengapresiasi jajaran Polda Jateng atas konsistensinya dalam
mengimplementasikan reformasi pelayanan publik Polri. Ia berharap langkah
serupa dapat diikuti oleh Polda lainnya di seluruh Indonesia. “Kami ingin seluruh jajaran Polri
berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang cepat dan
tepat. Polri harus menjadi institusi yang hadir dengan solusi, bukan menambah
masalah,” tegas Sigit di hadapan peserta kegiatan. Melalui peresmian 35 SPKT ini,
Polri kembali menegaskan komitmennya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, mempercepat
respons pelayanan, dan membangun kepercayaan publik. Dengan semangat “Presisi”
(Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Kapolri menekankan
bahwa Polri akan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta
memaksimalkan peran teknologi digital dalam setiap layanan. “Kami ingin setiap warga yang
datang ke SPKT merasakan bahwa Polri hadir untuk membantu dan melindungi.
Itulah makna sejati pelayanan Polri yang Presisi,” tutup Jenderal Listyo Sigit
Prabowo dengan optimisme.(GF)
18 Okt 2025, 00:19 WIT
Kapolri Resmikan 32 dan Groundbreaking 27 SPPG di Jawa Tengah: Perkuat Program MBG Pemerintah
Papuanewsonline.com, Semarang – Dalam
upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program Makan Bergizi Gratis
(MBG) bagi masyarakat, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 32
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta melakukan groundbreaking 27 SPPG
baru di wilayah Polda Jawa Tengah, Jumat (17/10/2025). Acara yang berlangsung di salah
satu lokasi SPPG di Jawa Tengah ini dihadiri oleh pejabat utama Mabes Polri,
Forkopimda Jateng, perwakilan TNI, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan
tersebut menjadi simbol kuat bahwa Polri bukan hanya hadir sebagai penegak
hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat. Dalam sambutannya, Jenderal
Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri berkomitmen mengawal seluruh
kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto, termasuk program MBG (Makan
Bergizi Gratis) yang menjadi salah satu prioritas nasional. “Baru saja kita melaksanakan
kegiatan groundbreaking terhadap kurang lebih 27 SPPG, sekaligus meresmikan 32
SPPG yang mulai beroperasi hari ini. Total, ada 100 SPPG di wilayah Polda Jawa
Tengah, menjadikannya provinsi dengan jumlah SPPG terbanyak di Indonesia,”
jelas Kapolri. Hingga saat ini, Polri telah
memiliki 672 SPPG di berbagai daerah dengan total estimasi penerima manfaat
mencapai 2.352.000 orang dan menyerap 33.600 tenaga kerja. Dari jumlah
tersebut, 159 SPPG telah beroperasi penuh, 115 dalam tahap persiapan, 371 masih
dibangun, dan 27 baru memulai groundbreaking. Kapolri menargetkan agar pada
tahun-tahun mendatang, jumlah total SPPG dapat mencapai 1.500 unit di seluruh
wilayah Indonesia. Peresmian 32 SPPG baru di Jawa
Tengah ini diharapkan mampu melayani 97.622 penerima manfaat dan menyerap 1.541
tenaga kerja lokal. Tidak hanya itu, secara keseluruhan, Polri memproyeksikan
keberadaan SPPG di Jawa Tengah dapat memberikan manfaat kepada lebih dari
400.000 orang serta menciptakan lapangan kerja bagi 5.000 masyarakat lokal. “Harapan kita, dari SPPG yang
dibangun oleh Polda Jawa Tengah ini bisa memberikan manfaat yang nyata — tidak
hanya dalam penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak dan masyarakat kurang
mampu, tapi juga membuka peluang kerja dan ekonomi baru bagi warga sekitar,”
ujar Kapolri. Dalam arahannya, Kapolri Sigit menekankan
pentingnya standar operasional (SOP) dalam pengelolaan dapur SPPG. Ia
mengingatkan seluruh petugas Polri yang bertugas agar memperhatikan higienitas,
kualitas bahan makanan, serta distribusi yang tepat waktu. “Saya minta setiap personel
benar-benar mengawal prosesnya, mulai dari distribusi bahan makanan, proses
masak, hingga pembagian kepada penerima manfaat. Ini penting agar anak-anak
yang menerima bantuan gizi selalu dalam kondisi sehat dan aman,” tegasnya. Selain itu, Kapolri juga
menginstruksikan adanya checklist evaluasi harian di setiap SPPG.
“Checklist ini digunakan untuk menanyakan kondisi makanan, kualitas rasa, dan
umpan balik dari penerima manfaat. Dengan begitu, setiap hari kita bisa
melakukan kontrol dan perbaikan agar kualitas layanan semakin meningkat,”
tambahnya. Program SPPG merupakan salah satu
bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah dalam mewujudkan generasi Indonesia
yang sehat dan cerdas. Melalui penyediaan makanan bergizi, Polri ingin
memastikan anak-anak di seluruh pelosok negeri mendapatkan asupan yang layak,
terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Kapolri menegaskan bahwa
pembangunan SPPG bukan sekadar proyek infrastruktur sosial, melainkan investasi
jangka panjang untuk masa depan bangsa.
“Polri akan terus hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi
bagian dari solusi terhadap persoalan sosial masyarakat. Dengan gizi yang baik,
kita siapkan generasi emas Indonesia 2045,” tutup Jenderal Sigit dengan
optimistis.(GF)
18 Okt 2025, 00:15 WIT
Gelar Bootcamp Genpeace, Densus 88: Bangun Generasi Muda Cerdas Digital & Anti Radikal
Papuanewsonline.com, Jakarta - Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan (Ditcegah) menggelar kegiatan Bootcamp Genpeace yang diikuti oleh 50 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Kota Jakarta Selatan pada Rabu-Kamis, 15-16 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi DKI Jakarta.Kasubdit Kontra Ideologi Kombes Pol. Moh. Dofir, S.Ag., S.H., M.H menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya kita bersama dalam membangun generasi muda madrasah yang cerdas secara digital, kuat dalam nilai kebangsaan, dan moderat dalam beragama. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan materi kelas tentang moderasi agama, penguatan ideologi, dan kontra naratif. Selain itu, mereka juga mengikuti kegiatan outdoor, fun game, leadership, dan malam makrab untuk membangun karakter dan solidaritas peserta. Peserta juga diberikan capacity building bermedsos dan menyusun narasi positif di ruang media digital.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membangun generasi muda yang cerdas digital, anti radikal, dan cinta NKRI. Kegiatan berlangsung dengan antusias, partisipatif, dan bahagia. PNO-12
17 Okt 2025, 18:59 WIT
Rayakan HUT ke-23 Propam Polri, Bidang Propam Polda Maluku Gelar Bakti Sosial di Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Propam Polri, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku menggelar kegiatan bakti sosial di Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas Air Besar Ambon dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batu Merah Ambon, Jumat (17/10/2025).Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K., didampingi para Kasubbid serta seluruh personel Propam Polda Maluku. Aksi kemanusiaan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara institusi kepolisian dengan lingkungan sosial di Maluku.Rombongan Bidang Propam disambut hangat oleh Pimpinan Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas Air Besar Ambon, Ny. Rahmawati Siauta, S.H., bersama para guru pengasuh dan anak-anak panti.Dalam suasana penuh keakraban, Kombes Pol Indera Gunawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan juga bentuk silaturahmi dan perhatian terhadap sesama.“Kehadiran kami di sini adalah bagian dari rasa syukur memperingati HUT ke-23 Propam Polri. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memperkuat hubungan antara keluarga besar Propam Polda Maluku dengan Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas,” ujar Indera Gunawan.Ia juga berharap anak-anak panti tetap semangat mengejar cita-cita dan menjadi generasi penerus yang sukses.Sementara itu, Ny. Rahmawati Siauta, S.H., menyampaikan apresiasi atas perhatian yang konsisten diberikan oleh Propam Polda Maluku.“Ini merupakan kunjungan kedua Bid Propam Polda Maluku ke tempat kami. Kami merasa sangat bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan, semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ucapnya.Usai dari panti asuhan, rombongan melanjutkan kunjungan ke SLB Negeri Batu Merah Ambon, di kawasan Galunggung. Kedatangan Kabid Propam dan jajaran disambut hangat oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Rido Paul, S.Pd., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Novi Soumokil, S.Pd., bersama para guru dan siswa.Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemotongan kue ulang tahun dan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas HUT ke-23 Propam Polri. Selain itu, Propam Polda Maluku juga menyerahkan paket bantuan sosial bagi siswa dan pihak sekolah.“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi wujud kepedulian Polri terhadap pendidikan dan anak-anak berkebutuhan khusus,” ungkap Kombes Pol Indera Gunawan.Wakil Kepala Sekolah SLB, Novi Soumokil, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Propam Polda Maluku.“Kami berdoa semoga Polda Maluku selalu jaya dan semakin dekat dengan masyarakat,” tuturnya.Pada kegiatan bakti sosial ini, Bid Propam Polda Maluku menyalurkan berbagai bantuan berupa: 50 karung beras (5 kg), 10 jerigen minyak goreng (5 liter), 60 rak telur ayam, 40 karton mie instanSeluruh bantuan tersebut dibagikan kepada Yayasan Panti Asuhan Al Ikhlas Air Besar Ambon dan SLB Negeri Batu Merah Ambon.Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-23 Propam Polri, yang menandai peran Propam sebagai pengemban fungsi pengamanan internal Polri pasca berpisah dari ABRI.Kombes Pol Indera Gunawan menegaskan, peringatan HUT Propam bukan hanya momentum seremonial, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai empati dan pengabdian.“Kami ingin kehadiran Propam Polda Maluku tidak hanya dirasakan di lingkungan internal Polri, tetapi juga oleh masyarakat luas,” pungkasnyaKegiatan sosial yang dilakukan oleh Bidang Propam Polda Maluku ini sejalan dengan semangat Polri Presisi; prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, dengan terus memperkuat hubungan humanis antara aparat penegak hukum dan masyarakat. PNO-12
17 Okt 2025, 18:50 WIT
Densus 88 Gandeng Mantan Petinggi HTI Perkuat Ketahanan Ideologi di Kampus UIN Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Upaya pencegahan penyebaran ideologi intoleran dan radikal di lingkungan pendidikan terus diperkuat. Tim Cegah Satgaswil Maluku Densus 88 Antiteror Polri menggandeng mantan petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Dr. Rida Hesti Ratnasari, M.Si., CRGP, sebagai narasumber dalam One Day Seminar bertema “Pencegahan Bahaya Ideologi yang Mengancam NKRI dan Kemanusiaan sebagai Manifestasi Kurikulum Cinta.”Kegiatan yang digelar di Auditorium UIN A.M. Sangadji Ambon, Jumat (17/10/2025) itu menghadirkan sekitar 1.000 peserta dari kalangan civitas akademika, pelajar, dan tokoh pendidikan di Maluku. Seminar ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Densus 88 AT Polri dan UIN A.M. Sangadji Ambon dalam memperkuat ketahanan ideologi di dunia pendidikan.Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon Dr. Abidin Wakano, M.Ag., Ketua MUI Provinsi Maluku Drs. Abdullah Latuapo, jajaran pimpinan universitas, serta sejumlah kepala sekolah dan perwakilan Kementerian Agama Kota Ambon.Dalam sambutannya, IPTU Irawan Rumasoreng selaku Ketua Tim Cegah Satgaswil Maluku Densus 88 AT Polri, mewakili Kasatgaswil Maluku KBP I Wayan Sukarena, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.“Kegiatan ini merupakan bagian dari vaksinasi ideologis bagi generasi muda agar tidak terpapar paham intoleran, radikal, ekstrem, dan terorisme. Kita ingin memastikan dunia pendidikan menjadi benteng utama keutuhan NKRI dan nilai kemanusiaan,” ujar IPTU Irawan.Ia juga memberikan apresiasi kepada Rektor UIN Ambon dan Ketua MUI Maluku atas sinergi yang kuat dengan Densus 88, serta kepada Dr. Rida Hesti Ratnasari yang kini aktif berkolaborasi dalam program pencegahan ideologi radikal di kalangan akademisi.Sementara itu, Rektor UIN A.M. Sangadji Ambon, Dr. Abidin Wakano, M.Ag., menegaskan pentingnya kolaborasi dengan aparat penegak hukum dalam membangun lingkungan kampus yang inklusif dan bebas dari paham ekstrem.“Kurikulum Cinta yang digagas Kementerian Agama RI menanamkan nilai-nilai cinta, kedamaian, dan kemanusiaan. Melalui kerja sama dengan Densus 88, kami ingin menjadikan kampus sebagai ruang yang melahirkan generasi cinta tanah air dan anti kekerasan,” ungkapnya.Dalam pemaparannya, Dr. Rida Hesti Ratnasari, yang pernah menjadi petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), memberikan perspektif mendalam tentang cara kerja infiltrasi ideologi radikal di kalangan muda. Ia menjelaskan konsep “Conveyor Belt”, yaitu proses bertahap yang menjerumuskan seseorang dari pemahaman intoleran hingga ekstrem dan terlibat dalam aksi teror.“Paham intoleran dan radikal sering berawal dari ketidaktahuan. Mahasiswa harus mampu menjadi benteng yang cerdas, toleran, dan cinta tanah air,” tegas Dr. Rida.Ia juga menyoroti peran media sosial sebagai lahan subur penyebaran ideologi radikal, serta menjelaskan tentang daya lenting Hizbut Tahrir yang masih bergerak secara sembunyi meski telah dibubarkan secara resmi oleh pemerintah.Melalui kegiatan ini, Densus 88 dan UIN A.M. Sangadji Ambon menegaskan komitmen bersama dalam membangun “ketahanan ideologi nasional” di lingkungan pendidikan. Seminar ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan generasi muda yang humanis, nasionalis, dan religius, sekaligus menutup ruang gerak penyebaran paham-paham yang mengancam keutuhan NKRI.“Kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga arena pembentukan karakter bangsa. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun benteng ideologis yang kuat bagi Indonesia,” pungkas IPTU Irawan.Bersama Menjaga NKRI dari Bahaya Ideologi Intoleran dan Terorisme.” PNO-12
17 Okt 2025, 18:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru