Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Hadiri Sidang ke-39 Sinode GPM, Kapolda Maluku: Tebarkan Kebaikan dan Cinta Kasih di Tanah Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, mengaku pelaksanaan Sidang ke-39 Sinode GPM merupakan kegiatan yang luar biasa. Sebab, dari forum ini akan lahir kebijakan dan keputusan penting guna menuntun umat Kristiani menuju kehidupan lebih baik. Yaitu membawa nilai-nilai kebaikan dan cinta kasih di Tanah Maluku tercinta.Hal ini disampaikan Kapolda secara langsung saat menghadiri pelaksanaan sidang Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) yang digelar di Gereja Maranatha, Kota Ambon, Minggu (19/10/2025).Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan Sidang ke-39 Sinode GPM Tahun 2025 tersebut.Mengusung tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM (1 Petrus 5:10)”, sidang tersebut turut dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Aspidmil Kejati Maluku, Ketua Umum Persekutuan Gereja Indonesia, Ketua dan Sekretaris MPH Sinode GPM, para kepala daerah se-Provinsi Maluku, anggota DPR RI, pimpinan DPRD, tokoh agama, pimpinan perguruan tinggi, serta seluruh peserta sidang dan tamu undangan.“Pertama-tama saya ingin menyampaikan selamat atas pelaksanaan sidang ke-39 Sinode Gereja Protestan Maluku Tahun 2025," ungkap Kapolda Maluku Prof. Dadang Hartanto. Sidang Sinode GPM, kata Kapolda, merupakan kegiatan luar biasa, karena dari forum ini akan lahir kebijakan dan keputusan penting yang dapat menuntun umat Kristiani menuju kehidupan yang lebih baik, "dengan membawa nilai-nilai kebaikan dan cinta kasih di Tanah Maluku yang kita cintai,” katanya.Kapolda juga menegaskan pentingnya peran Gereja dalam memperkuat semangat persaudaraan dan toleransi di Maluku yang dikenal dengan keragaman suku, ras, dan agama. “Kita ketahui bersama bahwa Maluku ini merupakan wilayah yang memiliki keberagaman luar biasa," ujarnya. Kekuatan dan peran Gereja, kata Kapolda, merupakan bagian penting dalam upaya mempersatukan masyarakat. "Kita berharap GPM dapat terus menumbuhkan semangat optimisme dan menjadi Gereja pemersatu bagi seluruh masyarakat Maluku,” harapnyaOrang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun daerah. “Kita semua harus bersatu padu untuk mewujudkan Maluku yang maju, aman, adil, dan makmur. Maluku tarus biking bae, basudara tarus biking bae, dan GPM tarus biking bae,” tutup Kapolda dengan penuh semangat. PNO-12
20 Okt 2025, 12:24 WIT
100 Personel Brimob Polda Maluku Dikirim ke Papua untuk Operasi Amole II
Papuanewsonline.com, Ambon — Sebanyak
100 personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Maluku resmi diberangkatkan ke Papua
untuk bergabung dalam Operasi Amole II Tahun 2025. Pasukan ini akan
melaksanakan tugas pengamanan di area objek vital nasional PT Freeport
Indonesia, wilayah yang memiliki nilai strategis dan sensitif bagi stabilitas
keamanan nasional. Upacara pemberangkatan
berlangsung khidmat dan penuh semangat di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary,
Tantui, Kota Ambon, Sabtu (19/10/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung
oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., yang
memberikan pesan penting kepada seluruh personel agar menjalankan tugas dengan
penuh tanggung jawab, disiplin tinggi, dan dedikasi terhadap bangsa. Dalam amanatnya, Kapolda Dadang
Hartanto menekankan bahwa misi pengamanan ini bukan hanya soal tugas rutin,
tetapi juga menguji semangat pengabdian dan loyalitas anggota Brimob kepada
institusi dan negara. “Satgas Operasi Amole II Tahun
2025 merupakan bagian dari komitmen Polda Maluku untuk mendukung stabilitas
keamanan nasional, khususnya di wilayah Papua. Tugas ini membutuhkan kesiapan
mental, fisik, dan moral yang kuat. Saya tekankan kepada seluruh personel agar
menjaga kehormatan institusi dan kembali dalam keadaan lengkap serta selamat,”
ujar Kapolda dalam sambutannya. Ia juga mengingatkan bahwa
keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari hasil operasi, tetapi juga dari kemampuan
menjaga citra kepolisian dan menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat di
daerah penugasan. “Tunjukkan bahwa Brimob bukan
hanya pasukan tangguh, tapi juga humanis, siap melindungi masyarakat dan
menjadi teladan di manapun bertugas,” tambahnya. Operasi Amole II merupakan bagian
dari program rutin Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah
sekitar tambang PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kawasan
tersebut dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi karena menjadi pusat
aktivitas ekonomi penting serta kerap menjadi perhatian berbagai pihak. Keterlibatan Brimob Polda Maluku
dalam operasi ini menunjukkan tingginya kepercayaan pimpinan Polri terhadap
kemampuan dan integritas personel Brimob Maluku dalam menghadapi tantangan di
lapangan. Mereka akan bertugas bersama satuan-satuan dari Polda lain di bawah
koordinasi Satgas Operasi Amole II Polri. “Brimob Polda Maluku sudah
terlatih menghadapi situasi darurat dan memiliki pengalaman panjang dalam
operasi kemanusiaan serta pengamanan wilayah rawan. Kami yakin, mereka akan
melaksanakan tugas dengan baik dan membawa nama baik Maluku,” ungkap salah satu
pejabat Polda Maluku yang turut hadir dalam upacara pemberangkatan. Upacara pemberangkatan yang
berlangsung pagi itu diwarnai suasana haru dan bangga. Sejumlah keluarga
personel turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada anggota yang akan
berangkat bertugas ke Papua. Mereka saling berpelukan, berjabat tangan, dan
memberikan doa agar para prajurit Brimob kembali dalam keadaan sehat dan
selamat. Sebelum pelepasan, pasukan juga
menjalani pemeriksaan kesiapan perlengkapan dan personel, termasuk senjata,
logistik, dan perlengkapan medis. Irjen Pol Dadang Hartanto meninjau langsung
barisan pasukan dan memberikan salam penghormatan terakhir sebelum mereka
diberangkatkan menggunakan pesawat TNI Polri. Penugasan ini menjadi bukti nyata
semangat pengabdian Brimob Maluku dalam menjaga keamanan nasional dan mendukung
pembangunan di wilayah Papua. Selama bertugas, mereka diharapkan mampu
menunjukkan profesionalisme, solidaritas, dan komitmen dalam menjaga nama baik
kesatuan. “Kami siap menjalankan tugas
dengan penuh tanggung jawab. Pesan Kapolda akan kami pegang teguh — pulang
harus lengkap, tugas harus tuntas,” ujar salah satu personel yang tergabung
dalam Satgas Amole II sebelum berangkat. Dengan semangat “Jiwa Ragaku Demi
Kemanusiaan,” para prajurit Brimob Polda Maluku mengawali perjalanan panjangnya
ke Papua, membawa harapan agar kedamaian dan keamanan terus terjaga di tanah
emas tersebut. Penulis: Hendrik Editor: GF
20 Okt 2025, 00:59 WIT
Dinas Pertanian Papua Tengah Sosialisasikan Layanan Surat Rekomendasi Produk Olahan Hewan
Papuanewsonline.com, Nabire — Pemerintah
Provinsi Papua Tengah melalui Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Kesehatan
Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan
Perikanan (DP2KP) terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan publik di
sektor peternakan. Salah satu langkah nyata yang kini gencar dilakukan adalah sosialisasi
layanan “Surat Rekomendasi Produk Olahan Hewan/Ternak”, sebuah inovasi
pelayanan publik yang dirancang agar masyarakat dan pelaku usaha lebih mudah
memperoleh legalitas dan jaminan mutu produk peternakan. Program ini menjadi bagian
penting dalam upaya pemerintah daerah menciptakan tata kelola pelayanan publik
yang cepat, transparan, akuntabel, serta mendukung sistem keamanan pangan asal
hewan (Kesmavet) di wilayah Papua Tengah. Melalui penyebaran brosur resmi dan
media digital, masyarakat kini dapat memperoleh informasi lengkap mengenai prosedur,
persyaratan, serta alur pengajuan surat rekomendasi tanpa harus datang langsung
ke kantor dinas. Layanan rekomendasi ini disusun
untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil,
dan menengah (UMKM) di bidang peternakan dan pengolahan produk hewani seperti
daging, susu, dan telur. Proses pengajuan dapat dilakukan secara manual maupun
online melalui formulir elektronik yang tersedia di laman resmi instansi
terkait. Sistem pelayanan ini juga
dilengkapi dengan standar waktu pelayanan yang jelas, yakni setiap hari Senin
hingga Jumat pukul 09.00–16.00 WIT, sehingga masyarakat dapat mengatur waktu
dengan lebih efisien. DP2KP Papua Tengah memastikan seluruh proses pengajuan
dan penerbitan surat rekomendasi berjalan tanpa pungutan biaya (gratis), sesuai
prinsip pelayanan publik yang bersih dan profesional. Selain sebagai dokumen
administratif, Surat Rekomendasi Produk Olahan Hewan/Ternak memiliki fungsi
strategis dalam menjamin keamanan pangan asal hewan di Papua Tengah. Melalui
proses verifikasi teknis oleh tim dinas, setiap produk yang diajukan akan
diperiksa dari aspek kesehatan hewan, kelayakan sarana produksi, hingga
kesesuaian label dan sertifikasi. Program ini sekaligus menjadi
bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mencegah peredaran produk olahan
hewan yang tidak memenuhi standar kesehatan. Dengan demikian, masyarakat Papua
Tengah mendapatkan jaminan produk yang aman, sehat, dan layak konsumsi. Langkah ini juga mendukung
implementasi program nasional tentang pengawasan pangan asal hewan, sekaligus
memperkuat posisi Papua Tengah sebagai daerah yang tangguh dan mandiri dalam
penyediaan bahan pangan hewani berkualitas tinggi. Program layanan ini tidak hanya
mempercepat proses perizinan, tetapi juga mendorong peningkatan daya saing
sektor peternakan di Papua Tengah. Dengan penerapan standar kesehatan dan
keamanan pangan yang ketat, pemerintah berupaya menciptakan ekosistem
peternakan yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. DP2KP Papua Tengah optimistis
bahwa dengan dukungan masyarakat, dunia usaha, dan media, wilayah ini akan
mampu menjadi sentra pangan asal hewan yang berkualitas dan berdaya saing
tinggi di Tanah Papua. Langkah ini sejalan dengan visi
pemerintah provinsi untuk mewujudkan Papua Tengah yang sehat, mandiri, dan
berdaya saing melalui pembangunan sektor pertanian dan peternakan yang modern
dan berkelanjutan.(GF)
20 Okt 2025, 00:21 WIT
Presiden Prabowo Ajak Generasi Muda Pahami Peran dan Tanggung Jawab dalam Kehidupan Berbangsa
Papuanewsonline.com, Bandung — Presiden
Prabowo Subianto menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Kebangsaan
Republik Indonesia (UKRI) dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru Sarjana dan
Magister Tahun Ajaran 2025/2026 serta Wisuda Sarjana dan Dies Natalis UKRI
Tahun 2025, yang digelar di Trans Convention Centre, Kota Bandung, Jawa Barat,
pada Sabtu (18/10/2025). Kehadiran Kepala Negara disambut
hangat oleh para civitas akademika UKRI dan ratusan wisudawan yang memenuhi
ruangan dengan semangat dan rasa bangga. Momen ini menjadi istimewa ketika
Presiden secara langsung menganugerahkan penghargaan kepada wisudawan terbaik,
menandai simbol apresiasi negara terhadap generasi muda yang berprestasi dan
berdedikasi tinggi dalam dunia pendidikan. Dalam sambutannya yang penuh
makna, Presiden Prabowo menyampaikan pesan mendalam kepada para wisudawan dan
mahasiswa baru. Ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan tidak seharusnya berhenti
pada diri sendiri, melainkan menjadi alat untuk mengabdi kepada bangsa dan
kemanusiaan. “Ilmu bukanlah untuk diri
sendiri. Belajarlah sepanjang hidup. Karena ilmu sejati akan membimbing kita
untuk berbuat baik dan memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,”
ujar Presiden. Presiden juga mengingatkan bahwa
perjalanan intelektual tidak pernah berakhir di bangku kuliah. Pendidikan yang
sejati, menurutnya, adalah proses yang berlangsung seumur hidup — proses
memahami makna tanggung jawab, empati, dan keikhlasan dalam mengabdi. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo
menjelaskan pandangannya tentang tiga peran utama dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara, yakni pemimpin, pengikut, dan mereka yang belum memahami perannya. Menurutnya, keseimbangan dan
keberhasilan suatu bangsa ditentukan oleh bagaimana setiap individu memahami
dan menjalankan peran tersebut dengan penuh tanggung jawab. “Tidak semua harus menjadi
pemimpin, tetapi setiap pemimpin membutuhkan pengikut yang sadar akan tanggung
jawabnya. Sebaliknya, seorang pengikut sejati adalah yang memiliki sikap
disiplin, dedikasi, dan cinta terhadap negaranya,” tegasnya. Presiden menambahkan, generasi
muda Indonesia harus mampu mengenali di mana posisi mereka berada, serta
menyiapkan diri untuk berkontribusi sesuai kapasitas dan potensi masing-masing.
“Bangsa ini akan kuat jika seluruh warganya memahami peran dan tanggung
jawabnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya. Lebih lanjut, Presiden Prabowo
menguraikan empat prinsip utama kepemimpinan yang menurutnya harus dimiliki
setiap calon pemimpin bangsa di masa depan, yaitu menggunakan akal sehat, dalam
setiap pengambilan keputusan, bertindak berdasarkan perhitungan yang teliti dan
matang, menjadikan kebenaran sebagai dasar dari setiap langkah dan kebijakan dan
menjaga kepribadian dan akhlak sebagai cerminan moral seorang pemimpin. “Kepemimpinan bukan soal
kekuasaan, tetapi soal tanggung jawab dan pengorbanan. Pemimpin sejati adalah
mereka yang mampu menahan diri, berpikir dengan jernih, dan selalu menempatkan
kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi,” tutur Presiden Prabowo yang
disambut tepuk tangan meriah dari hadirin. Presiden juga menekankan
pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat pengabdian sejak dini
kepada generasi muda. Ia berharap para lulusan UKRI tidak hanya membawa pulang
ijazah, tetapi juga membawa tekad kuat untuk menjadi bagian dari solusi bangsa. “Tugas kalian bukan hanya mencari
pekerjaan, tapi menciptakan perubahan. Indonesia membutuhkan anak muda yang
berani bermimpi, bekerja keras, dan berkomitmen menjaga kehormatan bangsa,”
ujarnya penuh semangat. Acara wisuda UKRI 2025 ini
ditutup dengan prosesi simbolis penyerahan ijazah dan penganugerahan kepada
wisudawan terbaik oleh Presiden Prabowo. Suasana penuh haru dan kebanggaan
menyelimuti ruangan ketika Presiden memberikan ucapan selamat secara langsung
kepada para lulusan.(GF)
19 Okt 2025, 15:19 WIT
Kompolnas Awards 2025 Dorong Penguatan Profesionalisme dan Integritas Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta — Komisi
Kepolisian Nasional (Kompolnas) kembali menggelar Malam Penganugerahan
Kompolnas Awards 2025, sebuah ajang bergengsi yang memberikan penghargaan
kepada satuan kerja dan kewilayahan Polri berprestasi. Acara berlangsung di Hotel
Merlyn, Jakarta, pada Kamis (16/10/2025) dan dihadiri langsung oleh Kapolri
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, jajaran pejabat utama Polri, serta para
pimpinan Polda dan Polres dari seluruh Indonesia. Ajang penghargaan ini tidak hanya
menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum penting bagi Polri untuk
memperkuat komitmen terhadap profesionalisme, transparansi, dan kepercayaan
publik. Dalam sambutannya, Ketua
Kompolnas Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan bahwa penghargaan ini
adalah bentuk dorongan nyata bagi Polri untuk terus berbenah dan berinovasi
dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kompolnas mendorong terwujudnya
Polri yang profesional dan mandiri melalui pemberian penghargaan berbasis
pemantauan serta penilaian kinerja dan integritas personel,” ujar Djamari.
“Melalui Kompolnas Awards 2025, kami ingin menumbuhkan budaya kompetitif yang
sehat guna meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kinerja kepolisian
secara berkelanjutan,” tambahnya. Menurut Djamari, profesionalisme
dan integritas harus menjadi DNA bagi setiap anggota Polri. Penghargaan yang
diberikan Kompolnas diharapkan mampu menginspirasi seluruh satuan kepolisian di
Indonesia untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan publik sebagai
pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Tahun 2025 menjadi tonggak baru
dalam sejarah penilaian Kompolnas Awards. Untuk pertama kalinya, Kompolnas
menerapkan pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam sistem
penilaian. Pendekatan ini tidak hanya
menilai keberhasilan dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga bagaimana satuan
kepolisian memperhatikan dampak sosial, lingkungan, serta tata kelola
organisasi yang transparan dan akuntabel. “Melalui prinsip ESG, Kompolnas
ingin memastikan bahwa setiap prestasi kepolisian memiliki dampak positif dan
berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Djamari. Dalam kesempatan yang sama, Kapolri
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada
Kompolnas atas penghargaan dan kepercayaannya kepada institusi Polri. “Apresiasi ini menjadi energi
positif bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan
publik. Kami berkomitmen menjalankan transformasi menuju Polri yang Presisi —
prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan,” kata Listyo. Menurut Kapolri, penghargaan dari
lembaga independen seperti Kompolnas menjadi bukti bahwa reformasi Polri
berjalan ke arah yang semakin baik dan diakui publik. Berdasarkan hasil penilaian
objektif dan menyeluruh, Kompolnas menetapkan sejumlah satuan kepolisian
terbaik di berbagai kategori, yakni:
No
Kategori
Nominasi
Pemenang
1
Polda Kelompok A
Polda Sulawesi Selatan
2
Polda Kelompok B
Polda Kalimantan Selatan
3
Polres Kelompok A
Polres Pekalongan Kota – Polda
Jawa Tengah
4
Polres Kelompok B
Polres Kerinci – Polda Jambi
5
Polsek A – Penegakan Hukum
Polsek Medan Kota – Polrestabes
Medan, Polda Sumatera Utara
6
Polsek B – Penegakan Hukum
Polsek Batu Ampar – Polresta
Barelang, Polda Kepulauan Riau
7
Polsek A – Harkamtibmas
Polsek Singkil – Polresta
Manado, Polda Sulawesi Utara
8
Polsek B – Harkamtibmas
Polsek Laonti – Polres Konawe
Selatan, Polda Sulawesi Tenggara
9
Satker Mabes Polri –
Operasional
RSB Brimob Kelapa Dua
10
Satker Mabes Polri – Pembinaan
Divkum Polri
Sementara itu, Yusuf Warsyim,
Anggota Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksana Kompolnas Awards 2025, menegaskan
bahwa penghargaan ini merupakan bentuk komitmen Kompolnas dalam mendukung
reformasi kelembagaan Polri. “Melalui Kompolnas Awards 2025,
kami berharap semangat profesionalisme dan integritas Polri terus terjaga serta
menjadi fondasi dalam mewujudkan kepolisian yang modern, humanis, dan
berorientasi pada pelayanan publik,” kata Yusuf. Ia menambahkan, penghargaan
bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari komitmen berkelanjutan untuk
menciptakan institusi kepolisian yang adaptif terhadap perubahan dan kebutuhan
masyarakat.(GF)
19 Okt 2025, 15:14 WIT
Pemprov Papua Mantapkan Peran Linmas sebagai Garda Terdepan Keamanan dan Ketertiban Daerah
Papuanewsonline.com, Jayapura — Pemerintah
Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Satuan Tugas
Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas) sebagai ujung tombak dalam menjaga
ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat. Hal ini disampaikan dalam
kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Pembentukan Satgas Linmas tingkat
Provinsi Papua, yang digelar di Kota Jayapura, Kamis (16/10/2025). Acara yang dihadiri oleh
perwakilan Satpol PP, unsur Linmas kabupaten/kota, dan perwakilan daerah
otonomi baru ini menjadi momentum penting bagi Pemprov Papua untuk menyatukan
langkah dan memperkuat koordinasi antarwilayah dalam membangun sistem perlindungan
masyarakat yang efektif dan berkelanjutan. Pelaksana Tugas Asisten III Setda
Papua, Triwarno Purnomo, yang hadir mewakili Gubernur Papua Komjen Pol (Purn)
Matius Fakhiri, menyampaikan bahwa Linmas memiliki fungsi vital dalam menjaga
stabilitas keamanan dan menjadi bagian integral dari sistem pelayanan publik di
akar rumput. “Bapak Gubernur sangat berharap
kegiatan ini diikuti dengan serius oleh seluruh peserta, karena Linmas bukan
hanya penjaga keamanan lingkungan, tetapi juga penyelamat masyarakat di saat
bencana dan kondisi darurat lainnya,” ujar Triwarno. Ia menegaskan, kehadiran Satgas
Linmas di tengah masyarakat harus mampu menciptakan rasa aman, serta menjadi
simbol kedisiplinan dan kesiapsiagaan di setiap wilayah Papua. Pemerintah
provinsi bertekad memperkuat kapasitas personel Linmas agar memiliki kemampuan
tanggap darurat dan koordinasi yang lebih baik dengan instansi terkait. Dalam Rakortek tersebut, Kepala
Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Provinsi Papua, Omri I. Rumbino,
menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk
memperkuat kelembagaan Linmas di seluruh kabupaten/kota, termasuk wilayah
daerah otonomi baru (DOB). “Rakortek ini menjadi wadah bagi
kita semua untuk memperkuat koordinasi dan menyusun mekanisme kerja yang lebih
terarah. Kami ingin memastikan bahwa urusan perlindungan masyarakat berjalan
efektif, sinergis, dan berkesinambungan,” tutur Omri. Ia menambahkan, penguatan Linmas
akan mencakup sembilan kabupaten/kota dan beberapa DOB di Papua, dengan fokus
pada pembinaan, peningkatan kapasitas personel, serta penyediaan sarana
pendukung. Setiap Linmas diharapkan memiliki kemampuan menghadapi potensi
bencana, konflik sosial, dan tantangan keamanan yang berbeda di tiap daerah. Lebih lanjut, Omri menegaskan
bahwa Linmas adalah garda terdepan pelayanan publik di tingkat bawah. Mereka
tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga berperan penting dalam evakuasi
bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, dan membantu aparat keamanan dalam
situasi darurat. “Mereka adalah ujung tombak di
lapangan. Karena itu, peningkatan kapasitas dan pembinaan berkelanjutan menjadi
prioritas kami. Dengan Linmas yang kuat, maka fondasi keamanan masyarakat Papua
juga akan semakin kokoh,” tegasnya. Kegiatan Rakortek ini juga
menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah daerah dan aparat kewilayahan untuk
menyamakan persepsi tentang pentingnya peran Linmas dalam menjaga kamtibmas
(keamanan dan ketertiban masyarakat). Suasana kebersamaan dan semangat
pelayanan publik terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Para peserta
tampak antusias mengikuti paparan dan diskusi, membahas berbagai strategi untuk
memperkuat sistem perlindungan masyarakat di wilayah masing-masing. Penulis: Jid Editor: GF
19 Okt 2025, 14:34 WIT
Polres Buru Jadi Pelopor Pangan Tangguh, Dukung Petani Lokal Lewat Bantuan Bibit Jagung
Papuanewsonline.com, Buru – Kepolisian Resor (Polres) Buru menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional 2025 dengan menyerahkan secara simbolis bibit jagung pipil kepada masyarakat melalui Kepala Desa Awilinan, Malka Aziz, A.Md. Penyerahan berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polres Buru, Sabtu (18/10/2025).Kegiatan ini turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Buru dan Kapolsek Air Buaya. Langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan Polres Buru terhadap upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, dalam sambutannya menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi stabilitas sosial dan ekonomi bangsa.“Polres Buru akan terus berperan aktif dalam mendukung masyarakat melalui program pemberdayaan dan pendampingan di sektor pertanian. Ini adalah bagian dari pengabdian Polri untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” ujar AKBP Sulastri.Sementara itu, Kepala Desa Awilinan Malka Aziz menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan jajaran Polres Buru.“Bibit jagung ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan hasil pertanian dan memperkuat perekonomian desa. Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ungkapnya.Acara penyerahan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Buru.Melalui program ini, Polres Buru berharap dapat menjadi motor penggerak bagi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di wilayah Maluku.Langkah Polres Buru ini sejalan dengan program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan stabilitas nasional. PNO-12
19 Okt 2025, 12:49 WIT
Kunjungi Call Center 110, Kapolda Maluku: Optimalkan Layanan Cepat dan Responsif untuk Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, meninjau langsung pengoperasian Call Center 110 Polda Maluku yang bertempat di ruang Command Center lantai IV Mapolda Maluku, Jumat (17/10/2025).Pengecekan yang dilakukan secara langsung oleh Kapolda Maluku ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem, personel, dan fasilitas pendukung dalam memberikan pelayanan cepat tanggap kepada masyarakat.Dalam pengecekan tersebut, hadir mendampingi Kapolda yaitu Karo Ops Polda Maluku, Direktur Intelkam, Direktur Reskrimum, Kabid TIK, Ka SPKT, serta Ka Siaga Call Center 110.Kapolda Maluku saat mengunjungi layanan tersebut melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional, mulai dari kesiapan personel, sistem data, hingga kelengkapan fasilitas teknologi yang digunakan dalam mendukung layanan pengaduan masyarakat melalui Call Center 110. Orang nomor 1 Polda Maluku ini menekankan pentingnya fungsi layanan call center tersebut sebagai garda terdepan dalam menerima, merespons, serta menindaklanjuti laporan masyarakat secara cepat, akurat, dan humanis.Menurutnya, sistem Call Center 110 merupakan sarana penting Polri dalam memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat. Olehnya itu, kualitas layanan, kemampuan personel, serta keakuratan data menjadi kunci utama keberhasilan dalam memberikan respons cepat terhadap setiap laporan atau kejadian di wilayah hukum Polda Maluku.“Saya melihat perlu adanya perombakan dan pembenahan terhadap sistem kerja Call Center 110 ini. Mulai dari kinerja personel, tata cara pelaksanaan tugas, hingga panel data kerawanan yang ditampilkan. Semua harus diperbaiki dan dimatangkan agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan optimal,” tegasnya.Irjen Dadang Hartanto juga menekankan bahwa panel data kerawanan wilayah yang ditampilkan pada sistem harus terus diperbarui secara berkala. Pembaruan data tersebut penting untuk membantu pengambilan keputusan cepat dan penentuan langkah-langkah taktis dalam penanganan potensi gangguan kamtibmas. “Data kerawanan harus selalu diupdate, karena dari situ kita bisa mengetahui dinamika lapangan secara real time. Ini penting sebagai dasar pengambilan tindakan cepat di lapangan,” tambahnya.Selain itu, Kapolda menyoroti pentingnya peningkatan kemampuan personel dalam hal komunikasi, pelayanan publik, serta koordinasi dengan satuan fungsi terkait. Ia meminta agar para operator dan petugas Call Center 110 memiliki kepekaan terhadap situasi masyarakat, mampu memberikan respon yang solutif, dan tetap menjaga etika komunikasi yang baik dalam setiap interaksi dengan masyarakat.“Call Center 110 ini merupakan wajah Polri di mata masyarakat. Setiap kata dan tindakan dari petugas mencerminkan institusi. Oleh karena itu, profesionalisme, kecepatan, dan keramahan menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” ujar Kapolda.Ia juga mengingatkan agar pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja layanan terus dilakukan secara rutin. Menurutnya, pelayanan publik yang berbasis teknologi seperti Call Center 110 harus dikelola secara dinamis, adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat, serta didukung oleh sistem monitoring yang efektif.Di akhir kegiatan, Kapolda kembali menegaskan komitmen Polda Maluku untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna.“Harapan saya, dengan adanya pembenahan ini, Call Center 110 benar-benar menjadi sarana komunikasi yang responsif dan dapat diandalkan oleh masyarakat Maluku. Polri harus terus hadir, siap melayani, dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga,” tutup Kapolda. PNO-12
18 Okt 2025, 12:59 WIT
Kapolda Maluku Terima Audiensi Pimpinan BNI Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K menerima audiensi dari jajaran Pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Ambon.Pertemuan yang dilangsungkan di ruang tamu Kapolda Maluku pada Jumat (17/10/2025) untuk mempererat sinergi dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah serta optimalisasi pelayanan keuangan bagi personel kepolisian.Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Pamobvit, Dansat Brimob, serta pejabat Bidkeu Polda Maluku. Sementara dari pihak BNI hadir RCEO BNI Wilayah 07 Muhammad Arafat, Area Head Wilayah 07 I Made Suyanta Yoga dan Yari Yudho Purwanto, Departemen Head RBD Wilayah 07 Emirat Rusli, serta Branch Manager BNI Ambon Alexander R. Naping.Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran BNI Ambon. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara Polda Maluku dan lembaga perbankan dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah. “BNI merupakan mitra paling dekat dengan kami. Saya berharap kerja sama yang sudah terjalin dapat terus diperkuat, baik dalam pengelolaan keuangan personel maupun dalam mendorong kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolda.Kapolda juga menyoroti bahwa sebagian besar sistem remunerasi anggota Polri di lingkungan Polda Maluku difasilitasi oleh BNI. Menurutnya, kehadiran BNI dalam menyalurkan remunerasi memiliki dampak positif bagi roda perekonomian daerah. “Remunerasi yang dikelola melalui BNI menjadi salah satu faktor penggerak ekonomi lokal. Ini adalah kontribusi yang sering kali tidak disadari, tetapi sangat berpengaruh terhadap perputaran uang di wilayah Maluku,” ungkap Kapolda Irjen Dadang Hartanto.Kapolda berharap BNI dapat terus mendukung berbagai program kesejahteraan anggota Polri, pengembangan koperasi Merah Putih dan fasilitas kredit rumah bersubsidi. “Kami berharap peran serta BNI dapat terus ditingkatkan dalam mendukung program pemerintah serta kegiatan ekonomi produktif bagi anggota dan masyarakat,” tambahnya.Sementara itu, RCEO BNI Wilayah 07 Muhammad Arafat menyampaikan terima kasih atas kesempatan audiensi tersebut. Ia menegaskan komitmen BNI untuk terus memberikan layanan terbaik bagi Polda Maluku serta berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan. “Kami datang untuk bersilaturahmi dan memperkuat kerja sama dengan Polda Maluku. Kami berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan, baik di bidang keuangan maupun dalam membantu realisasi program prioritas pemerintah,” ungkapnyaArafat juga menjelaskan bahwa BNI Cabang Ambon memiliki 14 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Maluku, termasuk 9 di antaranya berada di kawasan kepulauan. BNI, kata dia, terus berupaya untuk meningkatkan akses layanan keuangan dan memperluas program-program pemerintah di bidang ekonomi. “Target kami tahun ini adalah menyalurkan 7.000 dari 25.000 program pembiayaan yang telah ditetapkan, sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya.Dalam kesempatan tersebut, pihak BNI juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Polda Maluku dalam menjalin kemitraan selama ini. Mereka berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut dan berkembang dalam berbagai aspek pelayanan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. PNO-12
18 Okt 2025, 12:52 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru