logo-website
Senin, 12 Jan 2026,  WIT

100 Personel Brimob Polda Maluku Dikirim ke Papua untuk Operasi Amole II

Pasukan elit kepolisian itu ditugaskan menjaga objek vital nasional di kawasan PT Freeport Indonesia, dengan pesan tegas untuk menjunjung profesionalisme dan kehormatan institusi selama bertugas.

Papuanewsonline.com - 20 Okt 2025, 00:59 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Suasana upacara pemberangkatan 100 personel Brimob Polda Maluku menuju Papua dalam rangka Operasi Amole II Tahun 2025 di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K.

Papuanewsonline.com, Ambon — Sebanyak 100 personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Maluku resmi diberangkatkan ke Papua untuk bergabung dalam Operasi Amole II Tahun 2025. Pasukan ini akan melaksanakan tugas pengamanan di area objek vital nasional PT Freeport Indonesia, wilayah yang memiliki nilai strategis dan sensitif bagi stabilitas keamanan nasional.


Upacara pemberangkatan berlangsung khidmat dan penuh semangat di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Sabtu (19/10/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., yang memberikan pesan penting kepada seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin tinggi, dan dedikasi terhadap bangsa.

Dalam amanatnya, Kapolda Dadang Hartanto menekankan bahwa misi pengamanan ini bukan hanya soal tugas rutin, tetapi juga menguji semangat pengabdian dan loyalitas anggota Brimob kepada institusi dan negara.

“Satgas Operasi Amole II Tahun 2025 merupakan bagian dari komitmen Polda Maluku untuk mendukung stabilitas keamanan nasional, khususnya di wilayah Papua. Tugas ini membutuhkan kesiapan mental, fisik, dan moral yang kuat. Saya tekankan kepada seluruh personel agar menjaga kehormatan institusi dan kembali dalam keadaan lengkap serta selamat,” ujar Kapolda dalam sambutannya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari hasil operasi, tetapi juga dari kemampuan menjaga citra kepolisian dan menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat di daerah penugasan.

“Tunjukkan bahwa Brimob bukan hanya pasukan tangguh, tapi juga humanis, siap melindungi masyarakat dan menjadi teladan di manapun bertugas,” tambahnya.

Operasi Amole II merupakan bagian dari program rutin Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah sekitar tambang PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kawasan tersebut dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi karena menjadi pusat aktivitas ekonomi penting serta kerap menjadi perhatian berbagai pihak.

Keterlibatan Brimob Polda Maluku dalam operasi ini menunjukkan tingginya kepercayaan pimpinan Polri terhadap kemampuan dan integritas personel Brimob Maluku dalam menghadapi tantangan di lapangan. Mereka akan bertugas bersama satuan-satuan dari Polda lain di bawah koordinasi Satgas Operasi Amole II Polri.

“Brimob Polda Maluku sudah terlatih menghadapi situasi darurat dan memiliki pengalaman panjang dalam operasi kemanusiaan serta pengamanan wilayah rawan. Kami yakin, mereka akan melaksanakan tugas dengan baik dan membawa nama baik Maluku,” ungkap salah satu pejabat Polda Maluku yang turut hadir dalam upacara pemberangkatan.

Upacara pemberangkatan yang berlangsung pagi itu diwarnai suasana haru dan bangga. Sejumlah keluarga personel turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada anggota yang akan berangkat bertugas ke Papua. Mereka saling berpelukan, berjabat tangan, dan memberikan doa agar para prajurit Brimob kembali dalam keadaan sehat dan selamat.

Sebelum pelepasan, pasukan juga menjalani pemeriksaan kesiapan perlengkapan dan personel, termasuk senjata, logistik, dan perlengkapan medis. Irjen Pol Dadang Hartanto meninjau langsung barisan pasukan dan memberikan salam penghormatan terakhir sebelum mereka diberangkatkan menggunakan pesawat TNI Polri.

Penugasan ini menjadi bukti nyata semangat pengabdian Brimob Maluku dalam menjaga keamanan nasional dan mendukung pembangunan di wilayah Papua. Selama bertugas, mereka diharapkan mampu menunjukkan profesionalisme, solidaritas, dan komitmen dalam menjaga nama baik kesatuan.

“Kami siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pesan Kapolda akan kami pegang teguh — pulang harus lengkap, tugas harus tuntas,” ujar salah satu personel yang tergabung dalam Satgas Amole II sebelum berangkat.

Dengan semangat “Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” para prajurit Brimob Polda Maluku mengawali perjalanan panjangnya ke Papua, membawa harapan agar kedamaian dan keamanan terus terjaga di tanah emas tersebut.



Penulis: Hendrik

Editor: GF

 

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE