100 Personel Brimob Polda Maluku Dikirim ke Papua untuk Operasi Amole II
Pasukan elit kepolisian itu ditugaskan menjaga objek vital nasional di kawasan PT Freeport Indonesia, dengan pesan tegas untuk menjunjung profesionalisme dan kehormatan institusi selama bertugas.
Papuanewsonline.com - 20 Okt 2025, 00:59 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Ambon — Sebanyak 100 personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Maluku resmi diberangkatkan ke Papua untuk bergabung dalam Operasi Amole II Tahun 2025. Pasukan ini akan melaksanakan tugas pengamanan di area objek vital nasional PT Freeport Indonesia, wilayah yang memiliki nilai strategis dan sensitif bagi stabilitas keamanan nasional.
Upacara pemberangkatan
berlangsung khidmat dan penuh semangat di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary,
Tantui, Kota Ambon, Sabtu (19/10/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung
oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., yang
memberikan pesan penting kepada seluruh personel agar menjalankan tugas dengan
penuh tanggung jawab, disiplin tinggi, dan dedikasi terhadap bangsa.
Dalam amanatnya, Kapolda Dadang
Hartanto menekankan bahwa misi pengamanan ini bukan hanya soal tugas rutin,
tetapi juga menguji semangat pengabdian dan loyalitas anggota Brimob kepada
institusi dan negara.
“Satgas Operasi Amole II Tahun
2025 merupakan bagian dari komitmen Polda Maluku untuk mendukung stabilitas
keamanan nasional, khususnya di wilayah Papua. Tugas ini membutuhkan kesiapan
mental, fisik, dan moral yang kuat. Saya tekankan kepada seluruh personel agar
menjaga kehormatan institusi dan kembali dalam keadaan lengkap serta selamat,”
ujar Kapolda dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan bahwa
keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari hasil operasi, tetapi juga dari kemampuan
menjaga citra kepolisian dan menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat di
daerah penugasan.
“Tunjukkan bahwa Brimob bukan
hanya pasukan tangguh, tapi juga humanis, siap melindungi masyarakat dan
menjadi teladan di manapun bertugas,” tambahnya.
Operasi Amole II merupakan bagian
dari program rutin Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah
sekitar tambang PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kawasan
tersebut dikenal memiliki tingkat kerawanan tinggi karena menjadi pusat
aktivitas ekonomi penting serta kerap menjadi perhatian berbagai pihak.
Keterlibatan Brimob Polda Maluku
dalam operasi ini menunjukkan tingginya kepercayaan pimpinan Polri terhadap
kemampuan dan integritas personel Brimob Maluku dalam menghadapi tantangan di
lapangan. Mereka akan bertugas bersama satuan-satuan dari Polda lain di bawah
koordinasi Satgas Operasi Amole II Polri.
“Brimob Polda Maluku sudah
terlatih menghadapi situasi darurat dan memiliki pengalaman panjang dalam
operasi kemanusiaan serta pengamanan wilayah rawan. Kami yakin, mereka akan
melaksanakan tugas dengan baik dan membawa nama baik Maluku,” ungkap salah satu
pejabat Polda Maluku yang turut hadir dalam upacara pemberangkatan.
Upacara pemberangkatan yang
berlangsung pagi itu diwarnai suasana haru dan bangga. Sejumlah keluarga
personel turut hadir untuk memberikan dukungan moral kepada anggota yang akan
berangkat bertugas ke Papua. Mereka saling berpelukan, berjabat tangan, dan
memberikan doa agar para prajurit Brimob kembali dalam keadaan sehat dan
selamat.
Sebelum pelepasan, pasukan juga
menjalani pemeriksaan kesiapan perlengkapan dan personel, termasuk senjata,
logistik, dan perlengkapan medis. Irjen Pol Dadang Hartanto meninjau langsung
barisan pasukan dan memberikan salam penghormatan terakhir sebelum mereka
diberangkatkan menggunakan pesawat TNI Polri.
Penugasan ini menjadi bukti nyata
semangat pengabdian Brimob Maluku dalam menjaga keamanan nasional dan mendukung
pembangunan di wilayah Papua. Selama bertugas, mereka diharapkan mampu
menunjukkan profesionalisme, solidaritas, dan komitmen dalam menjaga nama baik
kesatuan.
“Kami siap menjalankan tugas
dengan penuh tanggung jawab. Pesan Kapolda akan kami pegang teguh — pulang
harus lengkap, tugas harus tuntas,” ujar salah satu personel yang tergabung
dalam Satgas Amole II sebelum berangkat.
Dengan semangat “Jiwa Ragaku Demi
Kemanusiaan,” para prajurit Brimob Polda Maluku mengawali perjalanan panjangnya
ke Papua, membawa harapan agar kedamaian dan keamanan terus terjaga di tanah
emas tersebut.
Penulis: Hendrik
Editor: GF