Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Bupati Roni Omba Ikuti Rapat Vidcom Nasional Bersama Presiden RI Bahas Percepatan KDKMP
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, S.IP, pada Selasa (25/11/2025) mengikuti rapat video konferensi
(vidcom) nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Rapat tersebut juga diikuti Menhan RI, Panglima TNI, Wamendagri, Dandim
1711/BVD, serta seluruh kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia. Fokus
pembahasan diarahkan pada perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah
Putih (KDKMP), termasuk pelaksanaannya di Kabupaten Boven Digoel.Program KDKMP disusun sebagai upaya memperkuat kemandirian
ekonomi masyarakat, terutama di daerah perbatasan. Melalui kolaborasi antara
TNI dan pemerintah daerah, program ini dirancang untuk menggerakkan potensi
koperasi desa dan kelurahan agar mampu memberikan dampak nyata bagi
kesejahteraan warga.Dalam sesi laporan daerah, Bupati Roni Omba menegaskan bahwa
rapat tersebut memiliki arti penting bagi Boven Digoel. Ia menyampaikan bahwa
pembahasan mengenai progres KDKMP menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan
program yang saat ini sedang berjalan di daerahnya. Menurutnya, sinergi lintas
lembaga merupakan faktor kunci agar manfaat KDKMP dapat dirasakan secara merata
oleh masyarakat.Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, dalam forum itu
kembali menunjukkan komitmen TNI terhadap pengembangan program KDKMP. Beliau
sebelumnya telah menghadiri rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto
untuk menyoroti berbagai isu strategis, termasuk penanganan judi online dan
perlindungan anak di ruang digital. Keterlibatan TNI diharapkan memperkuat
konsistensi pelaksanaan program di lapangan.Melalui rapat ini, pemerintah pusat menekankan pentingnya
percepatan implementasi KDKMP agar mampu mendukung stabilitas ekonomi lokal,
terutama di daerah yang memiliki tantangan geografis seperti Boven Digoel.
Pemda diminta untuk memastikan program tetap berjalan sesuai jalur dan
memberikan laporan berkala tentang perkembangan yang dicapai.Bupati Roni Omba menyampaikan bahwa pihaknya siap
menindaklanjuti arahan pemerintah pusat. Ia memastikan Boven Digoel terus
memperkuat kerja sama dengan Kodim 1711/BVD dalam mendampingi pengembangan
koperasi desa sehingga mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.Selain membahas progres KDKMP, rapat vidcom tersebut juga
menjadi kesempatan bagi seluruh daerah untuk menyampaikan tantangan di
lapangan, terutama terkait penguatan ekonomi dan peningkatan pelayanan
masyarakat. Boven Digoel menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian
karena posisinya sebagai wilayah perbatasan yang strategis.Pemerintah daerah berharap hasil dari rapat nasional ini
dapat menjadi dorongan baru bagi percepatan pembangunan ekonomi masyarakat,
khususnya melalui penguatan koperasi sebagai motor pertumbuhan di tingkat desa
dan kelurahan.Rapat yang berlangsung secara virtual tersebut ditutup
dengan harapan agar seluruh daerah dapat bekerja lebih efektif dalam
menjalankan program prioritas nasional. Pemerintah pusat menegaskan bahwa
keberhasilan KDKMP akan menjadi salah satu indikator penting dalam mendorong
kemandirian ekonomi masyarakat di masa mendatang. Penulis: HendrikEditor: GF
26 Nov 2025, 01:45 WIT
Bupati Roni Omba Puji Demo Damai Sopir: Janji Benahi Birokrasi dan Atasi Kelangkaan Solar
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Suasana di Boven Digoel
pada Selasa (25/11/2025) berlangsung hangat ketika para sopir menggelar aksi
demo damai untuk menuntut penyelesaian kelangkaan BBM solar yang kembali
terjadi di daerah tersebut. Aksi ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati
Boven Digoel, Roni Omba, yang menilai langkah para sopir sebagai bentuk
kepedulian terhadap kondisi daerah.Dalam pernyataannya, Roni Omba menyampaikan bahwa aspirasi
yang disampaikan secara tertib menunjukkan kepedulian kuat masyarakat terhadap
pelayanan publik. Menurutnya, kritik dan tuntutan seperti ini justru menjadi
masukan penting bagi pemerintah daerah untuk berbenah.Bupati juga menyoroti dugaan adanya oknum nakal yang
memainkan distribusi solar hingga menimbulkan kelangkaan. Ia memastikan
pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan akan menindaklanjuti persoalan
ini agar tidak kembali menjadi beban bagi masyarakat, terutama para sopir yang
bergantung pada BBM untuk bekerja.Dalam kesempatan yang sama, Roni Omba menegaskan bahwa
kepemimpinan di daerah ini bukan milik kelompok tertentu, melainkan seluruh
masyarakat Boven Digoel. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama agar
pembangunan berjalan merata dan tidak terhambat persoalan internal birokrasi.Ia juga menegaskan komitmennya untuk membenahi birokrasi
yang selama ini dinilai bermasalah. Peningkatan pelayanan publik disebut
menjadi fokus utama, termasuk memastikan agar distribusi solar kembali normal
dan tidak lagi dipengaruhi kepentingan pihak-pihak tertentu.Para peserta aksi berharap demo damai ini menjadi titik awal
penyelesaian kelangkaan BBM yang sudah berulang kali terjadi. Mereka menilai
bahwa tanpa penindakan tegas dan pengawasan ketat, masalah distribusi solar
hanya akan menjadi lingkaran masalah yang tak berujung.Pemerintah daerah bersama Pertamina diharapkan dapat bekerja
sama lebih erat untuk memetakan akar permasalahan dan mengatur ulang pola
distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Langkah
konkret seperti pengawasan distribusi dan penataan kembali rantai suplai
dianggap penting untuk mencegah permainan oknum.Menanggapi hal itu, Roni Omba memastikan bahwa pemerintah
tidak akan bekerja sendiri. Ia menegaskan perlunya kolaborasi dengan Pertamina
dan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan
transparan bagi seluruh masyarakat Boven Digoel.Di tengah berbagai harapan yang muncul, masyarakat kini
menantikan tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah. Demo yang berlangsung
tertib tersebut menjadi pengingat bahwa suara masyarakat perlu didengar dan
direspons dengan tindakan konkret.Dengan komitmen yang telah diutarakan, publik berharap
persoalan kelangkaan solar dapat segera terselesaikan sehingga aktivitas
ekonomi dan pelayanan masyarakat dapat kembali berjalan normal di Boven Digoel. Penulis: HendrikEditor: GF
25 Nov 2025, 21:21 WIT
Tanah Leluhur Harga Mati: Pemuda Kamoro Geruduk DPRK, Ultimatum Perang Jadi Peringatan Keras
Papuanewsonline.com, Mimika - Front Pemilik Hak Ulayat
Mimika memblokade halaman Kantor DPRK Mimika, Selasa (25/11/2025), dalam aksi
demonstrasi yang menegangkan. Tuntutan mereka satu: pemerintah harus bertindak
tegas menyelesaikan sengketa tapal batas di wilayah Kapiraya, Distrik Mimika
Barat Tengah. Suasana semakin mencekam ketika Ketua Aliansi Pemuda Kamoro
(APK), Rafael Taorekeyau, dengan lantang menyatakan kesiapan untuk mengangkat
senjata."Ini tanah adat kami, Tuhan sudah tentukan!" seru
Rafael Taorekeyau dengan nada penuh emosi. "Hari ini
kembalikan kami ke Bomberai bukan Meepago! Masyarakat adat pemilik hak ulayat
hanya punya dua pilihan: terima aspirasi kami dan selesaikan, atau kami
perang!" Ultimatum ini jelas menunjukkan betapa frustrasinya masyarakat
Kamoro atas lambatnya penanganan konflik ini.Para pemuda Kamoro menuntut agar pemerintah daerah Deiyai
dan Mimika mencapai kesepakatan final terkait batas wilayah sebelum Natal 2025.
Mereka menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab
penuh atas wilayah adat Mimika Wee dan menolak keras segala upaya pemekaran
kampung di atas tanah leluhur mereka tanpa adanya musyawarah yang melibatkan
pemilik hak ulayat. Penulis: Jid
Editor: GF
25 Nov 2025, 20:58 WIT
Wadansat Brimob Terima Penghargaan dari Raja dan Kades Se-Kabupaten SBB
Papuanewsonline.com, SBB - Wakil Komandan Satuan Brimob (Wadan Satbrimob) Polda Maluku, AKBP Dennie Andreas Dharmawan,SIK, didatangi oleh belasan perwakilan Raja dan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), di Makosat Brimob Polda Maluku.Kedatangan belasan perwakilan raja dan Kades yang dipimpin Raja Hatusua, Kecamatan Kairatu, Petrus Tuhuteru ini sontak mendapatkan perhatian serius dari personil yang ada di Mako tersebut. Kedatangan mereka bukan untuk melakukan aksi, tetapi menyerahkan piagam penghargaan sebagai Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) terbaik, yang pernah memimpin Polres di kabupaten bertajuk Saka Mese Nusa itu.Raja Hatusua, Petrus Tuhuteru mengatakan, piagam penghargaan Kapolres SBB terbaik ini sudah disiapkan sejak delapan bulan silam. Terutama sesaat sebelum AKBP Dennie Andreas Dharmawan, meninggalkan kabupaten SBB."Kedatangan kami (perwakilan raja dan Kades se-kabupaten SBB) di Makosat Brimob Polda Maluku ini untuk menyerahkan penghargaan kami kepada beliau (AKBP Dennie Andreas Dharmawan), semasa menjabat sebagai Kapolres SBB. Sebenarnya piagam penghargaan ini sudah seharusnya kami berikan pada saat lepas sambut dengan pak Kapolres saat ini, tetapi pada saat itu ada beberapa teman yang tidak sempat hadir, jadi kami sepakat untuk nanti kami mencari waktu yang pas untuk menyerahkan langsung kepada beliau di Mako Brimob ini,"kata Tuhuteru, dalam keterangannya yang diterima media, Selasa (25/11/2025).Tuhuteru menjelaskan, penghargaan ini sebagai bentuk dari penilaian 92 Raja dan Kades se-Kabupaten SBB, sebab selama AKBP Dennie Andreas Dharmawan menjabat sebagai Kapolres SBB, telah memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan dan pemeliharaan situasi kamtibmas di kabupaten tersebut."Menurut penilaian kami beliau Kapolres terbaik yang pernah ada. Beliau selalu dekat dengan kami. Beliau juga selalu melihat berbagai masalah yang terjadi di masyarakat, begitu juga untuk kegiatan-kegiatan rohaniawan, untuk seluruh agama di SBB,"paparnya.AKBP Dennie Andreas Dharmawan, kata dia, telah mewujudkan SBB sebagai daerah yang multikulturalisme, dan rumah bersama bagi seluruh agama. Kondisi itulah yang membuat SBB, kondusif selama ia memimpin Polres SBB. "Pak Dennie ini bisa membantu kami dalam menghadirkan tokoh-tokoh agama baik ditingkat Provinsi maupun tingkat nasional, seperti pendeta Yandry Manobe, ustad Das'ad Latif, KH Umar Farouq, dan beberapa ustad dan pendeta ternama di Republik ini,"beber dia.Tuhuteru menegaskan, dalam piagam penghargaan sebagai Kapolres SBB terbaik itu ditandatangi oleh seluruh raja dan kades se-kabupaten SBB."Piagam penghargaan ini ditandatangani langsung oleh 92 raja dan Kades dari 11 Kecamatan, se-SBB. Kami berikan penghargaan ini tanpa ada paksaan atau unsur apapun. Inilah murni penilaian kami dari seluruh Raja dan Kades. Terima kasih buat AKBP Dennie Andreas Dharmawan yang telah memberikan yang terbaik bagi kami di SBB,"tandasnya.Sementara itu, Wadansat Brimob Polda Maluku, AKBP Dennie Andreas Dharmawan mengaku, sangat kaget dengan kedatangan perwakilan raja dan Kades tersebut.Dirinya mengaku, bersyukur atas penghargaan yang diberikan itu. "Yang jelas saya bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh raja-raja di SBB yang sudah datang jauh-jauh, hanya untuk memberikan sebuah penghargaan,"kata dia.Perwira dengan dua melati dipundaknya itu menegaskan, bukan masalah penghargaannya tapi rasa persaudaraan yang terus melekat selama kurang lebih 8 bulan sudah meninggalkan kabupaten SBB."Luar biasa seluruh raja dan Kades se-kabupaten SBB, masih ingat dan mau memberikan penghargaan. Penghargaan ini menunjukkan bahwa masih ada rasa saudara. Saya sangat senang dan ini membuktikan bahwa untuk menjadi saudara itu tidak harus sedarah,"tegas Dennie.Perwira menengah Polri ini berpesan, kepada seluruh masyarakat terutama bagi raja dan Kades, untuk sama-sama menjaga dan memelihara situasi kamtibmas di bumi Saka Mese Nusa itu. "Oleh sebab itu mari kita jaga sama-sama seperti yang disampaikan Bapak Kapolda terus bikin bae. Mungkin ini menjadi momen baik, bagi kita semua untuk melayani masyarakat dan terus bikin baik bagi SBB. Mari sama-sama terus kita menjaga Kamtibmas karena keamanan dan ketertiban ini menjadi hal penting untuk kita bisa maju melangkah kearah yang lebih baik dari saat ini,"pesan mantan Kapolres SBB ini. PNO-12
25 Nov 2025, 19:30 WIT
Hadir di Tengah Momen Hari Guru, Polwan SPN Polda Maluku Bawa Pesan Anti Kekerasan dan PHBS
Papuanewsonline.com, Ambon - Peringatan Hari Guru Nasional ke-80 tahun 2025 di Kota Ambon menjadi lebih hangat dan penuh makna melalui kehadiran jajaran Polwan SPN Polda Maluku yang datang membawa pesan kasih, edukasi, dan penghormatan bagi para guru. Bertempat di SD Naskat Ama Ory Passo dan SMP Xaverius Passo, Selasa (25/11/2025), kegiatan ini menggabungkan ucapan selamat Hari Guru, edukasi anti kekerasan terhadap anak, serta sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada para siswa.Dipimpin oleh Kompol L. Paunno, S.Sos, tim Polwan terdiri dari AKP Irma Masloma, S.H, IPTU Fera Latuputty, S.Pd., M.Pd, IPTU dr. Amanda, Aiptu Israh, Brigpol Mesty Hahury, S.Pd, Briptu Intan Susanti Urah, Amd.Keb, serta dukungan Tim TI SPN Polda Maluku.Suasana penuh kehangatan tercipta ketika para Polwan SPN memberikan ucapan selamat Hari Guru kepada tenaga pendidik yang hadir. Interaksi antara Polwan, guru, dan siswa berlangsung hangat dan sarat nilai edukatif. Para Polwan juga menyampaikan pesan penting terkait pencegahan kekerasan terhadap anak, termasuk bentuk-bentuk kekerasan yang kerap tersembunyi seperti perundungan (bullying), kekerasan verbal, dan tekanan psikologis.Selain itu, kampanye PHBS dibawakan dengan penuh keceriaan sehingga mudah dipahami anak. Para Polwan mengajak siswa untuk menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan benar, serta membiasakan hidup sehat di rumah maupun di sekolah.Merespons kegiatan tersebut Wakasek SD Naskat Ama Ory Passo, Ny. A. Batyol, S.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Polwan SPN Polda Maluku.“Kami merasa sangat dihargai dengan kehadiran para Polwan hari ini. Ucapan selamat yang mereka sampaikan membuat para guru merasa didukung dan dimotivasi. Edukasi tentang anti kekerasan dan PHBS juga sangat bermanfaat bagi siswa kami. Pendekatan Polwan yang lembut dan penuh perhatian membuat anak-anak sangat antusias,” ujarnya.Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda, Senada dengan Wakaset SD Naskat Ama Ory, Kepala Urusan Kesiswaan SMP Xaverius Passo, Mario Souhuken, S.Pd, mengungkapkan kegiatan ini sangat penting bagi perkembangan karakter peserta didik.“Kehadiran Polwan SPN memberikan energi positif bagi sekolah kami. Anak-anak menjadi lebih terbuka untuk berdiskusi tentang kekerasan dan bagaimana melindungi diri mereka. Kami sangat mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan, karena menyentuh aspek-aspek penting bagi pembentukan perilaku dan kedisiplinan siswa,” kata Mario.Kemeriahan peringatan Hari Guru di dua sekolah tersebut turut dihiasi dengan penampilan marching band dari siswa-siswi SD Ama Ory Passo dan SMP Xaverius Passo. Lantunan musik dan langkah teratur para pelajar menggambarkan semangat mereka dalam memberikan penghormatan kepada guru-guru tercinta.Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan aman, diramu dalam suasana edukatif dan penuh kedekatan antara Polwan, guru, dan murid.Kehadiran Polwan SPN Polda Maluku menunjukkan bagaimana Polri mampu membangun pendekatan humanis, terutama pada momen-momen yang menyentuh dunia pendidikan. Kampanye anti kekerasan anak yang disisipkan pada peringatan Hari Guru memberi nilai tambah yang relevan terhadap kondisi sosial saat ini.Sentuhan empati Polwan dalam kegiatan ini memperlihatkan wajah kepolisian yang ramah, komunikatif, dan peduli akan masa depan generasi muda. Kegiatan seperti ini layak diperluas di lebih banyak sekolah untuk menciptakan ruang aman dan sehat bagi anak-anak. PNO-12
25 Nov 2025, 19:20 WIT
Apresiasi HUT ke-80 Hari Guru, Polda Maluku Beri Kejutan di 177 Sekolah
Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Guru Nasional tahun 2025 yang mengusung tema Guru Hebat, Indonesia Kuat, Polda Maluku melaksanakan aksi apresiasi berupa surprise pemberian ucapan selamat hari guru, pemberian kue ulang tahun dan tumpeng secara serentak di 177 sekolah mulai dari TK, SD, SMP, sampai tingkat SMA/SMK dan Madrasah Ibtidaiyah di seluruh wilayah hukum Polda Maluku dan polres/ta jajaran Polda Maluku, Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini merupakan kebijakan langsung dari Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai bentuk penghargaan terhadap guru yang dikenal sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.Kegiatan di Polda Maluku dipimpin oleh para Pejabat Utama polda Maluku ; Karo SDM di SMA Negeri 2, Dir Intelkam di SMA Negeri 3, Dir Krimum di SMA Negeri 4, Kabid Propam di SMA Negeri 11, Kabid TIK di SMK Muhamadiyah, Kabid Humas di SMA Negeri 12, Perwira dan anggota Ditreskrimsus di SMA Negeri 6, Bid Keu di SMK Negeri 7, Dit Pamobvit di SMA Negeri 7, Dit Lantas SMA Negeri 10, Sat Brimob di TK Kemala Bhayangkari Tantui, SPN Passo di SD Naskat Ama Ory dan SMP Xaveius, Bid Kum di SMA Xaverius, Dit Binmas SMK Negeri 3, Ditlantas di SMA Negeri 10, Dit Sampta SMA Negeri 9.Sementara itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa penghargaan kepada guru bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen Polri dalam menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.“Guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi bangsa. Di momen HUT ke-80 Guru Nasional ini, Polda Maluku memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pendidik yang telah mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru hebat akan melahirkan generasi Indonesia yang kuat,” ujar Kapolda.Ia menambahkan bahwa sinergi antara sekolah, guru, masyarakat, dan aparat keamanan menjadi elemen penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.“Kami berkomitmen memperkuat kemitraan dengan dunia pendidikan untuk menciptakan ekosistem belajar yang bermartabat, bebas dari kekerasan, dan berorientasi pada kemajuan,” tegasnya.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan nyata Polri terhadap profesi guru sebagai pilar pembentuk karakter bangsa.“Profesi guru adalah profesi yang sangat mulia. Pada HUT ke-80 Guru Nasional ini, kami merasa wajib menyampaikan terima kasih dan memberikan dukungan moril kepada para pendidik,” ungkap Rositah.Ia menjelaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendukung keamanan dan ketertiban melalui pendidikan etika, moral, dan kedisiplinan kepada peserta didik.“Guru Hebat adalah kunci bagi Indonesia Kuat. Sinergi antara guru, sekolah, dan aparat keamanan harus terus diperkuat demi menciptakan generasi emas yang berintegritas,” tambahnya.Kepala SMA Negeri 12 Ambon, Ibu Dorthea Adriiansz, S.Pd., sebagai salah satu Kepala Sekolah yang mendapat surprise, menyampaikan apresiasi atas perhatian bapak Kapolda Maluku, "kami merasa sangat bahagia di hari guru ini mendapat doa dan perhatian kepada kami, tidak pernah dibayangkan, di momen berharga ini ada perhatian khusus dari pihak kepolisian terhadap lembaga pendidikan, terutama bertepatan dengan hari guru karena tanggung jawab kami terhadap generasi bangsa sama juga dengan tugas pihak kepolisian terhadap keselamatan warga dan para generasi muda, tanggungjawab kita sama hanya beda tugas pokok. Salam hormat kami kepada Kepolisian Daerah Maluku.Di lokasi yang berbeda, Kepala SMA Negeri 6 Ambon Bp Wempie M.G. Mapussa, S.Pd, M.Pd mengucapkan terima Kasih kepada Kapolda Maluku beserta jajaran karena apresiasinya di ulang tahun guru ini luar biasa dan menurut kami pribadi selama menjadi guru tahun ke 35 ini baru pernah ada surprise bagi kami, bertepatan selesai upacara bendera langsung disuguhi dengan surprise kue ulang tahun.Inisiatif Polda Maluku ini mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya lingkungan pendidikan. Apresiasi kepada para guru bukan hanya memperkuat hubungan emosional antara aparat keamanan dan sekolah, tetapi juga menegaskan komitmen Polri dalam membangun ketahanan sosial melalui pendidikan.Pelibatan 177 sekolah secara serentak menunjukkan skala besar dan keseriusan program yang digagas Kapolda Maluku sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan jangka panjang melalui pembinaan generasi muda. Kegiatan ini patut dicatat sebagai langkah progresif Polri dalam memperkuat community engagement, khususnya menjelang era transformasi pendidikan nasional.Melalui kegiatan ini, Polda Maluku berharap hubungan harmonis antara Polri dan komunitas pendidikan semakin erat, sekaligus memotivasi guru untuk terus berinovasi dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa. PNO-12
25 Nov 2025, 19:04 WIT
Tingkatkan Kapasitas Guru, Densus 88 AT Polri dan Disdik: Lawan Kekerasan dan Radikalisme
Papuanewsonline.com, Jakarta - Densus 88 AT Polri bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas bagi 400 Guru Bimbingan Konseling (BK) SD, SMP, dan SMA/SMK se-Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan aman dan bebas dari kekerasan maupun paparan paham radikal."Sekolah perlu menjadi benteng nilai kebangsaan dengan memastikan seluruh warganya guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik berperan aktif menjaga lingkungan belajar dari pengaruh intoleransi, kekerasan, serta konten negatif digital," kata Dr. Nahdiana, S.Pd., M.Pd., Kadisdik Prov. DKI Jakarta.Direktur Pencegahan Densus 88 AT Polri yang diwakilkan oleh Kombespol Moh Dofir, S.Ag., M.H., sebagai Kasubdit Kontra Ideologi Ditcegah Densus 88 AT Polri, menegaskan bahwa perundungan (bullying) tidak boleh lagi dianggap masalah ringan. "Bullying, trauma, dan kerentanan ekstremisme harus ditangani sejak dini," ujarnya.Dr. Naomi Soetikno, S.Psi., M.Pd., Psikolog, menekankan bahwa memahami dinamika psikologis anak adalah fondasi penting dalam menangani kerentanan yang berpotensi dimanfaatkan kelompok radikal. "Guru BK diharapkan mampu menjadi early detector terhadap kondisi psikologis siswa," katanya.Prima Dea Pangestu, M.Pd., perwakilan kementerian PPPA, menegaskan bahwa guru BK memegang peran krusial sebagai garda terdepan dalam perlindungan anak, pencegahan eksploitasi, serta penguatan sikap moderasi beragama di lingkungan sekolah.Solahudin, Akademisi & Peneliti jaringan Teror, menyoroti bahwa anak-anak saat ini hidup dalam dua dunia sekaligus fisik dan virtual di mana dunia virtual menyimpan ancaman yang lebih sulit dilihat oleh orang tua maupun guru.Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sekolah sebagai ruang aman dan bebas ekstremisme, serta meningkatkan kemampuan guru BK dalam mendeteksi dini dan mencegah kekerasan dan radikalisme di lingkungan pendidikan. PNO-12
25 Nov 2025, 18:35 WIT
Transformasi Digital SKCK Raih Kepuasaan Publik Dalam Survei 2025
Papuanewsonline.com, Jakarta – Baintelkam Polri meluncurkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) layanan SKCK di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin (24/11/1025). Survei yang digelar bersama Pusat Riset Ilmu Kepolisian (Pripol) Universitas Syiah Kuala itu menunjukkan peningkatan signifikan kepuasan publik di tahun 2025.Kabid Yanmas Baintelkam Kombes Pol Yosef Sriyono mengatakan kerja sama survei ini sudah berjalan selama 10 tahun. Polri menyebut transformasi digital SKCK menjadi faktor utama peningkatan layanan. “Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mengakses SKCK dari mana saja. Untuk wilayah Metro Jaya, pengambilan juga sudah bisa dilakukan di sejumlah polsek,” katanya.Kemudian Kabid Yanmas Baintelkam menegaskan survei ini menjadi tolak ukur penting layanan publik Polri. “Survei ini adalah cermin bagi kami. Digitalisasi SKCK adalah komitmen kami menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan,” ujar Kombes Yosef.Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Pripol Universitas Syiah Kuala, DR. M. Gausyah, menyebut angka kepuasan publik meningkat dari 86 menjadi 88,03. “Digitalisasi SKCK membuat proses lebih sederhana. Masyarakat kini tak perlu lagi sidik jari karena sudah terintegrasi dengan NIK Dukcapil,” jelasnya.Dari sisi pengawasan eksternal, Ombudsman RI juga melihat tren positif. Siti Uswatun Hasanah, Kepala Keasistenan Penegakan Hukum Ombudsman, mengatakan layanan SKCK kini hampir bebas keluhan. “Di Ombudsman sudah lama tidak ada laporan soal SKCK. Kami juga lakukan mystery shopping, hasilnya petugas ramah, prosedur jelas, bahkan tidak ada pungli. Review resmi Ombudsman terkait layanan SKCK akan kami rilis Desember atau Januari nanti,” ujar Siti. PNO-12
25 Nov 2025, 06:51 WIT
Unjuk Rasa IKB SBT: Polda Maluku Tegaskan Usut Tuntas Kasus Pembacokan
Papuanewsonline.com, Ambon - Puluhan Personel Direktorat Samapta Polda Maluku dan Satuan Samapta Polresta Ambon mengamankan aksi Unjuk Rasa (Unras) dari Ikatan Keluarga Besar Seram Bagian Timur (IKB SBT) Kota Ambon.Aksi Unras yang berlangsung di depan pintu Gerbang Utama Markas Polda Maluku pada Senin (24/11/25) ini meminta Polda Maluku percepat penanganan kasus pembacokan terhadap seorang pemuda asal SBT yang terjadi di kawasan Lorong Putri Ambon beberapa waktu yang lalu.Aksi Unras yang berlangsung damai dan tertib tersebut diterima oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi S.IK di depan pintu gerbang utama Mapolda Maluku.Saat menerima penyampaian aspirasi dari IKB SBT Kota Ambon, Kombes Rositah Umasugi mengaku penanganan kasus tersebut kini tengah dilakukan tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Maluku.Tim penyidik, kata Kombes Rositah tengah berupaya untuk menangkap oknum pelaku pembacokan dan mengungkap motif dari aksi kekerasan dengan senjata tajam di Kawasan Lorong Putri. Kombes Rositah mengajak pihak keluarga korban dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi saat ini. Ia meminta pihak keluarga tidak menimbulkan permasalahan baru yang lebih besar di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya."Polda Maluku saat ini tidak menutup mata dengan persoalan yang terjadi kemarin. Bapak Kapolda juga secara tegas telah mengatakannya saat menjenguk korban di rumah sakit Bhayangkara Ambon, bahwa Polda Maluku akan serius mengusut tuntas kasus ini," tegasnya.Polda Maluku, lanjut Kombes Rositah, merasa prihatin dan menyesalkan peristiwa kekerasan yang terjadi. "Saat ini sudah ada enam orang yang kami periksa. Kami berharap kerjasama dari rekan-rekan semua dalam mengungkap motif dan menangkap pelaku untuk diproses hukum sesuai perbuatannya, sebab sekecil apapun informasi dari rekan-rekan terkait kasus ini maka akan sangat membantu kami Polda Maluku dalam menuntaskan kasus ini," pintanya.Dalam aksi yang dilakukan IKB SBT Kota Ambon, terdapat beberapa poin tuntutan. Di antaranya mengungkap pelaku pembacokan. Mereka juga meminta didirikannya Pos Polisi Permanen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berdomisili di kawasan Arbes Ambon dan sekitarnya. Massa aksi juga meminta pihak Kepolisian untuk tidak lagi memberikan ijin keramaian khususnya terkait acara pesta joget dan kegiatan keramaian lainnya yang berpotensi menimbulkan permasalahan dan gangguan Kamtibmas di tengah-tengah masyarakat. PNO-12
25 Nov 2025, 06:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru